Cuaca Ekstrem di Jambi Siang Ini, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat hingga Pukul 14.00 WIB

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Provinsi Jambi pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Dalam laporan yang dirilis pada pukul 11.37 WIB, BMKG menyebutkan bahwa beberapa wilayah di Jambi berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang mulai sekitar pukul 12.07 WIB.

Wilayah yang berpotensi terdampak lebih awal meliputi Kecamatan Kumpeh di Kabupaten Muaro Jambi serta Kecamatan Sadu dan Berbak di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Berpotensi Meluas ke Sejumlah Daerah

BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca tersebut berpotensi meluas ke berbagai wilayah lain di Provinsi Jambi.

Beberapa daerah yang diperkirakan terdampak antara lain:

  • Kecamatan Tabir Barat di Kabupaten Merangin

  • Kecamatan Mersam, Muara Tembesi, Muara Bulian, Batin XXIV, Maro Sebo Ulu, Bajubang, dan Maro Sebo Ilir di Kabupaten Batanghari

  • Kecamatan Sekernan, Maro Sebo, Kumpeh Ulu, Sungai Gelam, dan Taman Rajo di Kabupaten Muaro Jambi

  • Kecamatan Betara dan Renah Mendaluh di Kabupaten Tanjung Jabung Barat

  • Kecamatan Muara Sabak Timur, Nipah Panjang, Rantau Rasau, Dendang, Muara Sabak Barat, Mendahara Ulu, dan Geragai di Kabupaten Tanjung Jabung Timur

  • Kecamatan Pelepat, Limbur Lubuk Mengkuang, dan Bathin III Ulu di Kabupaten Bungo

  • Kecamatan Tebo Ilir di Kabupaten Tebo

BMKG memprediksi kondisi cuaca ini dapat berlangsung hingga sekitar pukul 14.00 WIB.

Warga Diminta Tetap Waspada

Masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan cuaca ekstrem seperti hujan lebat, petir, maupun angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

Selain itu, warga juga disarankan untuk memperhatikan perkembangan informasi cuaca terbaru yang dikeluarkan oleh BMKG guna mengantisipasi potensi dampak seperti genangan air, pohon tumbang, maupun gangguan aktivitas di luar ruangan.()*




BMKG Jambi Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem hingga Pukul 21:00 WIB! Cek Wilayah Terdampak

Jambi – BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Jambi, 15 Desember 2025

BMKG memperbarui peringatan dini cuaca untuk wilayah Jambi pada 15 Desember 2025 pukul 18:48 WIB. Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, mulai pukul 19:00 WIB.

Wilayah terdampak utama:

  • Kabupaten Merangin: Pamenang, Tabir Selatan, Pamenang Barat, Margo Tabir, Tabir Lintas

  • Kabupaten Sarolangun: Pauh, Mandiangin, Air Hitam

  • Kabupaten Batanghari: Mersam, Muara Tembesi, Muara Bulian, Batin XXIV, Pemayung, Maro Sebo Ulu, Bajubang, Maro Sebo Ilir

  • Kabupaten Muaro Jambi: Sekernan, Kumpeh, Maro Sebo, Mestong, Kumpeh Ulu, Sungai Bahar, Sungai Gelam, Bahar Utara, Bahar Selatan, Taman Rajo

  • Kabupaten Tanjung Jabung Barat: Tungkal Ilir, Pengabuan, Betara, Merlung, Batang Asam, Renah Mendaluh, Muara Papalik, Seberang Kota, Bram Itam, Kuala Betara, Senyerang

  • Kabupaten Tanjung Jabung Timur: Nipah Panjang, Mendahara, Rantau Rasau, Sadu, Muara Sabak Barat, Kuala Jambi, Mendahara Ulu, Geragai, Berbak

  • Kabupaten Tebo: Tebo Tengah, Tebo Ilir, Sumay, Tengah Ilir, Serai Serumpun, Muara Tabir

Potensi meluas ke wilayah lainnya:

Kabupaten Kerinci, Merangin (Jangkat, Bangko, Tabir Ulu, Lembah Masurai, dan lainnya), Sarolangun (Batang Asai, Pelawan, Bathin VIII) dan Muaro Jambi (Jambi Luar Kota).

Kemudian Tanjung Jabung Barat (Tungkal Ulu, Tebing Tinggi), Tanjung Jabung Timur (Muara Sabak Timur, Dendang), Bungo (Tanah Tumbuh, Pelepat Ilir), Tebo (Tebo Ulu, Rimbo Bujang), Kota Jambi (Telanaipura, Jambi Selatan, Pasar Jambi, Danau Teluk, Kota Baru, Jelutung, Alam Barajo, Danau Sipin, Paal Merah), dan Kota Sungai Penuh (Kumun Debai, Pondok Tinggi).

BMKG memperkirakan kondisi cuaca ekstrem ini akan berlangsung hingga pukul 21:00 WIB.

Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati, menghindari aktivitas di luar rumah bila tidak penting, dan memperhatikan keselamatan, terutama di daerah rawan banjir dan angin kencang.(*)




Puting Beliung di Perumahan Torino Jambi, Atap Masjid Terangkat dan 4 Rumah Rusak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Warga Perumahan Torino, Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, diguncang angin kencang disertai hujan lebat dan petir pada Rabu (3/12/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.

Akibat cuaca ekstrem ini, atap Masjid Nurul Muhsiniin terangkat, dan empat rumah warga mengalami kerusakan di Blok J26, Blok N Atas, Blok G, dan Blok D

Salah satu atap bahkan terbang hingga mengenai mobil warga, meski tidak menimbulkan kerusakan.

Di Blok J26, kabel listrik sempat putus akibat atap yang rubuh.

Ketua RT 13, Nopal, mengatakan awalnya mendapat informasi melalui video dari grup WhatsApp warga.

“Katanya masjid rubuh, atap samping terangkat sampai ruang marbot sengnya ikut terangkat,” ujar Nopal.

Ia menambahkan, pihak 112 dan PLN segera datang untuk menertibkan dan memperbaiki kerusakan.

Meski kerusakan material cukup besar, tidak ada korban jiwa.

Warga langsung melakukan perbaikan agar aktivitas ibadah, termasuk sholat Jumat, tetap dapat berjalan.

Bantuan dari tetangga juga mengalir, termasuk sumbangan Rp1 juta dari Ketua RT 03, Khairul Anno, untuk perbaikan masjid.

Salah satu warga, Beduh, menceritakan kondisi saat berada di dalam rumah bersama keluarga.

“Posisi kami ada empat orang, termasuk dua cucu. Kerusakan terlihat di kanopi depan dan atap depan sampai pintu. Listrik sempat mati tapi sudah diperbaiki PLN,” ujarnya.

Warga lain, Hanafi Zebua, menggambarkan angin datang tiba-tiba.

“Awalnya cuma mendung dan gerimis, tiba-tiba petir menyambar dan angin puting beliung langsung menghantam masjid dan rumah sampingnya,” sebutnya.

“Kanopi rumah belakang masjid juga jebol, seng rumah marbot ikut terangkat,” katanya.

Ia berharap ada bantuan dari pihak terkait maupun masyarakat untuk meringankan biaya perbaikan.

Pihak kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan BPBD langsung meninjau lokasi serta memastikan kondisi masjid dan rumah terdampak aman.

Warga setempat berupaya bersama-sama memperbaiki kerusakan dan memulihkan fasilitas umum yang terdampak.(*)




Siaga Karhutla Dicabut, BPBD Jambi Alihkan Fokus Hadapi Bencana Hidrometeorologi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi Jambi resmi mengakhiri status darurat siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada 31 Oktober 2025.

Saat ini, fokus penanganan bencana bergeser pada kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi basah seiring meningkatnya curah hujan dan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Jambi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah, menjelaskan bahwa perubahan status ini mengikuti hasil evaluasi bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang menyatakan bahwa wilayah Jambi telah memasuki awal musim hujan.

“Wilayah Jambi sudah mulai memasuki musim hujan. Status siaga Karhutla resmi berakhir dan kita beralih ke status kesiapsiagaan hidrometeorologi basah,” ujar Bachyuni, Sabtu (1/11).

Ancaman bencana kini bergeser dari kebakaran hutan dan lahan ke banjir, tanah longsor, serta angin kencang.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan, banjir, tanah longsor, dan gangguan transportasi akibat cuaca ekstrem.

Warga diharapkan berhati-hati terutama di wilayah dengan kondisi tanah labil dan daerah aliran sungai.(*)




Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat dan Petir Landa Jambi hingga Pukul 00.00 WIB

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jambi mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Kamis malam, 8 Mei 2025.

Berdasarkan pembaruan pada pukul 21.37 WIB, masih berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Jambi pada pukul 21.50 WIB dan diperkirakan berlangsung hingga pukul 00.00 WIB.

Wilayah yang terdampak meliputi:

Kabupaten Merangin: Bangko, Tabir, Tabir Ulu, Tabir Selatan, Bangko Barat, Nalo Tantan, Pamenang Barat, Tabir Ilir, Jangkat Timur, Pamenang Selatan, Margo Tabir, Tabir Lintas, Tiang Pumpung.

Kabupaten Sarolangun: Batang Asai, Limun, Bathin VIII, Cermin Nan Gedang.

Kabupaten Batanghari: Mersam, Muara Tembesi, Batin XXIV, Maro Sebo Ulu.

Kabupaten Tebo: Tebo Tengah, Sumay, VII Koto, Tengah Ilir, Muara Tabir.

Potensi meluas ke wilayah:

Kerinci (Batang Merangin, Keliling Danau), Merangin (Jangkat, Sungai Manau, Pamenang, Lembah Masurai, Batang Masumai, Tabir Timur, Renah Pembarap, Renah Pamenang, Tabir Barat).

Kemudian Sarolangun (Sarolangun, Pauh, Pelawan, Mandiangin, Air Hitam, Singkut), Batanghari (Muara Bulian, Pemayung, Bajubang, Maro Sebo Ilir).

Kemudian Muaro Jambi (Sungai Bahar, Sungai Gelam, Bahar Utara), Tanjung Jabung Barat (Merlung, Batang Asam, Renah Mendaluh, Muara Papalik).

Kemudian Bungo (Pelepat, Pelepat Ilir), Tebo (Tebo Ilir, Serai Serumpun, VII Koto Ilir), dan Kota Sungai Penuh (Kumun Debai).

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir, pohon tumbang, dan gangguan aktivitas malam hari akibat cuaca ekstrem.(*)