Plt Direktur RSUD Raden Mattaher Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Gubernur Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi Al Haris memberikan klarifikasi terkait sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mengenai dugaan rangkap jabatan di lingkungan RSUD Raden Mattaher Jambi.

Isu tersebut mencuat setelah Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi disebut merangkap jabatan sebagai Direktur RSUD sekaligus Badan Pengawas Rumah Sakit.

Menanggapi hal itu, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa tidak terdapat rangkap jabatan sebagaimana yang dipersoalkan.

Ia menjelaskan bahwa posisi yang dijalankan saat ini bersifat sementara dan dilakukan dalam kapasitas Pelaksana Tugas (Plt), sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Menurut Al Haris, penunjukan Plt diperbolehkan dan tidak melanggar aturan. Penugasan tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran pelayanan kesehatan serta pengelolaan rumah sakit.

Gubernur Jambi juga menjelaskan bahwa secara struktur anggaran, Dinas Kesehatan Provinsi Jambi dan RSUD Raden Mattaher berada dalam satu rumpun.

Kepala Dinas Kesehatan berperan sebagai Pengguna Anggaran (PA), termasuk untuk RSUD Raden Mattaher, sementara Direktur RSUD bertindak sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

Dengan struktur tersebut, Al Haris memastikan tidak ada konflik kewenangan maupun pelanggaran regulasi.

Ia menilai penempatan Plt Direktur RSUD Raden Mattaher dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi dan tetap berada dalam koridor hukum.

Sebelumnya, sejumlah anggota DPRD Jambi mengkritisi adanya dugaan rangkap jabatan yang dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

Namun Pemerintah Provinsi Jambi menegaskan bahwa penugasan tersebut bersifat sementara dan telah disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.(*)




Gubernur Al Haris Tegaskan Efisiensi Anggaran Harus Dongkrak Kinerja dan Inovasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH menegaskan bahwa penyelenggaraan pemerintahan harus dijalankan dengan komitmen kerja yang terukur, fokus, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Penegasan tersebut disampaikan saat Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026 di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Senin (04/02/2026).

Kegiatan ini dihadiri para Asisten Setda, Staf Ahli Gubernur, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi.

Dalam arahannya, Gubernur Al Haris menjelaskan bahwa perjanjian kinerja merupakan amanah dari Kementerian PANRB yang bersifat mengikat dan wajib dilaksanakan oleh seluruh pejabat pemerintahan, mulai dari kepala daerah hingga pejabat struktural di OPD.

Menurut Al Haris, perjanjian kinerja adalah janji kerja tertulis yang memiliki indikator jelas dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

Seluruh target kinerja harus mengacu pada RPJMD serta visi dan misi pembangunan Provinsi Jambi.

Ia menekankan bahwa perjanjian kinerja tidak boleh dipahami sebagai rutinitas administratif semata.

Dokumen tersebut merupakan instrumen manajemen kinerja untuk memastikan setiap program dan kebijakan berjalan efektif serta menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui perjanjian kinerja, capaian OPD dapat diukur secara objektif, dievaluasi secara terbuka, dan dipertanggungjawabkan secara transparan.

Karena itu, setiap pejabat diminta memahami tugas dan fungsi sesuai jabatannya serta menyusun indikator kinerja utama yang realistis dan terukur.

Gubernur Al Haris juga mengajak seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Jambi untuk memiliki target bersama membawa Jambi masuk dalam 10 besar provinsi terbaik secara nasional pada berbagai indikator kinerja pemerintahan.

Ia menyinggung sejumlah capaian positif yang telah diraih, seperti peringkat pertama nasional dalam penilaian Ombudsman RI serta peningkatan nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK.

Selain itu, Al Haris menekankan pentingnya penempatan sumber daya manusia yang profesional dan sesuai kompetensi.

Ia meminta pimpinan OPD berani melakukan evaluasi serta penyesuaian personel demi mendukung pencapaian visi pembangunan daerah.

Ia juga mengingatkan agar setiap penugasan memiliki output dan outcome yang jelas, bukan sekadar menghasilkan laporan administratif.

Regenerasi aparatur pun harus mulai dipersiapkan sejak dini mengingat adanya pejabat yang akan memasuki masa pensiun dalam beberapa tahun ke depan.

Dalam pengelolaan anggaran, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa kebijakan efisiensi tidak boleh menurunkan kinerja pemerintah daerah.

Sebaliknya, efisiensi harus mendorong inovasi, kreativitas, dan optimalisasi potensi daerah, khususnya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menutup arahannya, Al Haris mengingatkan pentingnya menjaga integritas aparatur, terutama bagi PPTK dan PPK, agar seluruh program dan kegiatan berjalan aman serta terhindar dari praktik penyimpangan hukum.(*)




Apresiasi Prestasi Atlet Jambi, Gubernur Al Haris Berikan Umroh bagi Orang Tua Atlet

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komitmen Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, dalam memberikan apresiasi terhadap prestasi atlet terus ditunjukkan.

Orang tua dari tujuh atlet peraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh–Sumatera Utara 2024 akan diberangkatkan umroh sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan anak-anak mereka mengharumkan nama Jambi di tingkat nasional.

Gubernur Al Haris menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk dukungan moral sekaligus penghormatan bagi para atlet dan keluarga.

“Sejak awal saya ingin memberi semangat kepada atlet kita. Kalau sampai tidak terlaksana, itu justru menjadi dosa bagi saya,” ungkapnya saat didampingi Ketua Umum KONI Jambi, Mat Sanusi, di Kantor Gubernur Jambi, Rabu (4/2/2026).

Untuk memastikan program ini berjalan lancar, Al Haris mengumpulkan KONI Jambi, Dispora, dan pihak travel umroh guna memastikan jadwal keberangkatan.

“Insyaallah jadwal keberangkatan akan diatur langsung bersama orang tua atlet, KONI, dan Dispora,” tegasnya.

Gubernur menekankan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi juga motivasi agar atlet Jambi terus berprestasi di tingkat nasional dan internasional.

Ia juga mendorong para atlet tetap fokus berlatih dan siap menghadapi event olahraga besar berikutnya.

Untuk atlet yang belum memiliki pekerjaan, pemerintah daerah membuka peluang dukungan sesuai potensi masing-masing.

Ketua Umum KONI Jambi, Mat Sanusi, menambahkan bahwa pemberangkatan umroh bagi orang tua atlet merupakan tindak lanjut komitmen Gubernur saat pelepasan kontingen PON Aceh–Sumut.

“Ini menggunakan dana pribadi beliau. Perhatian Pemprov Jambi sangat luar biasa. Atlet dan orang tua tidak perlu khawatir soal masa depan,” ujarnya.

Tujuh atlet peraih medali emas PON Aceh–Sumut yang orang tuanya akan diberangkatkan umroh adalah:

  1. Muhammad Ripqy Ramadha

  2. Juliana Klarisa

  3. Mutiara Rahma Putri

  4. Topan Satria

  5. Aprilian Anggara

  6. M. Angger Dharmawan

  7. M. Angger Setiawan

Langkah ini dinilai sebagai motivasi moral sekaligus wujud nyata penghargaan Pemprov Jambi terhadap prestasi olahraga dan pendidikan karakter generasi muda.(*)




Dari Manasik hingga Quran Lansia, Ini Konsep Baru Jambi Islamic Center

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi Al Haris mengungkapkan rencana besar pengelolaan Jambi Islamic Center agar kawasan tersebut benar-benar memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Menurutnya, bangunan yang sudah tersedia saat ini tinggal dimaksimalkan fungsinya melalui pengelolaan yang terarah dan berkelanjutan.

“Jambi Islamic Center ini tinggal kita gunakan dengan baik. Kami akan menyusun pengurusnya, nanti kita juga akan studi banding ke Islamic Center DKI Jakarta,” ujar Al Haris saat diwawancarai.

Salah satu rencana pengembangan yang disiapkan Pemerintah Provinsi Jambi adalah pembangunan miniatur Ka’bah.

Fasilitas tersebut nantinya akan dimanfaatkan sebagai lokasi manasik haji dan umrah bagi masyarakat Jambi.

“Saya berharap ke depannya ada miniatur Ka’bah untuk orang manasik haji dan umrah di sini,” kata Al Haris.

Tak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, Jambi Islamic Center juga dirancang sebagai ruang produktif bagi masyarakat.Ke depan, akan tersedia ruangan khusus yang dapat digunakan untuk bekerja sekaligus menjadi pusat informasi terkait haji dan keagamaan.

Berbagai agenda kegiatan keislaman juga telah disiapkan untuk menghidupkan kawasan Islamic Center.

Di antaranya Bimbingan Teknis (Bimtek) Imam Masjid, wisuda remaja masjid bersama BKPRMI, serta pelatihan pengelolaan bisnis masjid.

Selain itu, program pembinaan Al-Qur’an turut menjadi fokus, seperti Quran Lansia dan Quran Milenial.

Program ini menyasar anak-anak, remaja, hingga ibu-ibu yang ingin memperbaiki dan memperlancar bacaan Al-Qur’an.

“Intinya kita ingin Islamic Center ini menjadi sebuah pendidikan non-kampus. Orang bisa belajar apa saja di sini, termasuk anak-anak yang belum bisa shalat,” jelasnya.

Saat ini, struktur kepengurusan Jambi Islamic Center masih dalam tahap penyusunan. Al Haris menargetkan pengelolaan Islamic Center sudah berjalan secara optimal pada tahun 2026.

“Struktur pengurusannya sedang diatur dan InsyaAllah tahun 2026 sudah berjalan,” tutupnya.(*)




Tujuh Unsur Forkopimda Terima Gelar Adat Melayu Jambi, Ini Pesan Gubernur Al Haris

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH menegaskan bahwa pemberian gelar adat kepada tujuh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Sekretaris Daerah Provinsi Jambi oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi merupakan bentuk penghargaan sekaligus pengakuan sebagai bagian dari masyarakat adat Melayu Jambi.

Penganugerahan gelar adat tersebut berlangsung di Balairungsari LAM Jambi, Rabu (21/1/2026) pagi.

Prosesi ini menjadi simbol penghormatan adat yang disesuaikan dengan karakter, kebiasaan, dan keahlian masing-masing penerima gelar, disertai harapan dan doa sesuai makna gelar yang diberikan.

Acara diawali dengan pembacaan penganugerahan gelar oleh Ketua LAM Provinsi Jambi, Datuk Hasan Basri Agus. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyematan pin, pemasangan selempang, dan Gordon.

Selanjutnya dilakukan kata penyisipan serta penyerahan keris oleh Gubernur Jambi Al Haris selaku Pembina LAM Jambi, serta penyerahan Piagam Gelar Adat dan Buku Pokok Adat Melayu Jambi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah oleh Wakil Gubernur Jambi H. Abdullah Sani. Acara juga diisi dengan prosesi tepuk tawar dan pengumuman adat.

Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa pemberian gelar adat tersebut telah melalui proses dan pertimbangan panjang sesuai ketentuan yang berlaku di LAM Jambi.

Gelar diberikan kepada sosok-sosok terbaik yang dinilai memiliki ketulusan, kapasitas, dan dedikasi dalam membina masyarakat, adat, dan budaya di Provinsi Jambi.

“Alhamdulillah pada siang yang penuh berkah ini kita menyaksikan pemberian gelar kepada unsur Forkopimda yang sehari-hari juga berperan sebagai pembina Lembaga Adat Melayu Jambi. Gelar ini menunjukkan betapa LAM Jambi memuliakan para pembinanya sesuai peran dan jabatan masing-masing,” ujar Al Haris.

Gubernur berharap momentum penganugerahan gelar adat ini semakin memperkuat falsafah dan kearifan lokal Melayu Jambi yang dikenal dengan prinsip adat bersendi syara’, syara’ bersendi kitabullah, serta syara’ mengato adat memakai sebagai pedoman kehidupan masyarakat.

“Melalui sinergi bersama, nilai-nilai budaya lokal dapat menjadi pemersatu dan mendukung pembangunan daerah. Kepada unsur Forkopimda yang menerima gelar adat, semoga semakin mempererat hubungan emosional dan silaturahmi dengan masyarakat adat dan Pemerintah Provinsi Jambi,” harapnya.

Selain itu, Al Haris juga mengajak seluruh unsur Forkopimda untuk terus berkontribusi dalam memberikan sumbangan pemikiran, saran, serta dedikasi dalam melestarikan dan mengembangkan nilai adat istiadat serta kearifan lokal di Provinsi Jambi.

Sementara itu, Ketua LAM Provinsi Jambi Datuk Hasan Basri Agus menegaskan bahwa penganugerahan gelar adat bukan sekadar seremonial, melainkan mengandung amanah dan tanggung jawab moral.

“Yang menerima gelar harus menjadi teladan. Penganugerahan ini bukan hanya sah secara adat, tetapi juga memiliki legitimasi hukum karena telah diatur dalam ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Ia berharap penganugerahan ini semakin memperkokoh kolaborasi antara unsur adat dan negara dalam menjaga keharmonisan sosial masyarakat Jambi.

Khusus pemberian gelar kehormatan kepada Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman, Datuk HBA menyebutnya sebagai penghargaan atas peran, loyalitas, dan kontribusinya dalam menggerakkan roda pemerintahan daerah.(*)




Bulan K3 di Jambi, Gubernur Al Haris Apresiasi Dunia Usaha Inklusif

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi Jambi menggelar Upacara Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang dirangkaikan dengan Apel Kesadaran Nasional Aparatur Sipil Negara (ASN), di lapangan depan Kantor Gubernur Jambi, Senin (19/01/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penguatan komitmen antara pemerintah dan dunia usaha dalam menjamin keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan pekerja, termasuk tenaga kerja penyandang disabilitas.

Gubernur Jambi Al Haris menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja bukan sekadar kewajiban normatif, tetapi wujud nyata perhatian pemerintah dan perusahaan dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi pekerja.

“Ini adalah bentuk komitmen dari pemerintah dan perusahaan untuk memberikan layanan, perhatian, dan perlindungan kepada seluruh pekerja kita,” kata dia.

“Pekerja harus bekerja dengan aturan yang ada, namun perusahaan juga wajib menjalankan kewajibannya, yakni mempekerjakan pekerja dengan rasa aman, nyaman, dan dilindungi,” ujar Al Haris.

Gubernur juga menekankan pentingnya jaminan perlindungan apabila terjadi kecelakaan kerja, termasuk melalui regulasi asuransi pekerja yang telah tertata dengan baik.

Selain itu, Al Haris menyoroti kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Provinsi Jambi yang terus meningkat setiap tahunnya, sebagai indikator perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan pekerja.

Dalam acara tersebut, Pemprov Jambi memberikan penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki komitmen tinggi dalam mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas, antara lain:

  1. PT Selaras Jaya Indah Hotelindo (Swiss-Belhotel)

  2. PT Agrowiyana

  3. PT Agro Mitra Madani

  4. PT Petaling Mandraguna

  5. PT Wirakarya Sakti

  6. PT Dasa Anugrah Sejati PMKS Taman Rajo

  7. PT Sumber Alfaria Trijaya

  8. PT Surya Utama Agro Lestari

  9. PT Aneka Bumi Pratama

  10. PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry

  11. PT Surya Gemilang Agro Mandiri

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar dunia usaha semakin inklusif dan memberikan kesempatan kerja yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat.(*)




Viral di Media Sosial, Al Haris Pastikan Penanganan Kasus Guru SMKN 3

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kasus dugaan pelecehan atau perlakuan tidak pantas yang menimpa seorang guru bernama Agus Saputra di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur tengah menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa pagi, 13 Januari 2026.

Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan menindaklanjuti insiden ini secara serius.

Ia menyebutkan akan menurunkan tim dari Dinas Pendidikan, khususnya bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), untuk mendalami kasus tersebut.

“Tim dari Diknas akan turun ke sana, kita lihat nanti bagaimana hasilnya,” kata Al Haris.

Menurutnya, masalah ini sudah ditangani melalui rapat mediasi yang melibatkan orang tua siswa, pihak sekolah, camat, dan kepolisian. Al Haris berharap kasus ini tidak berkembang lebih luas.

“Rapat mediasi sudah dilakukan. Saya ingin masalah ini tidak melebar ke mana-mana,” ujarnya.

Gubernur Jambi menegaskan, jika dalam penyelidikan ditemukan kesalahan dari guru, pemerintah akan memberikan sanksi tegas.

Namun, ia juga mengingatkan agar siswa tidak mengambil sikap menghakimi guru secara sendiri, karena hal itu dapat mencoreng dunia pendidikan.

“Kalau gurunya salah tentu akan kita beri sanksi. Kalau perkataannya memang tidak pantas seorang guru, ya ditindak. Tapi siswa juga tidak boleh menghakimi gurunya, ini mencoreng dunia pendidikan,” jelas Al Haris.

Ia berharap kasus ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar insiden serupa tidak terulang di masa depan.

“Dunia pendidikan harus tetap utuh, tidak boleh ada yang mencoreng. Saya kira ini insiden yang kurang baik di dunia pendidikan,” tutupnya.(*)




Hadiri Peresmian 166 Sekolah Rakyat, Gubernur Al Haris Kenang Masa Kecil Penuh Keterbatasan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Al Haris, menghadiri peresmian 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

Acara yang digelar di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin ini menjadi momen haru bagi Al Haris, karena mengingat kembali perjalanan hidupnya saat masih kecil.

Di tengah ribuan anak dari keluarga kurang mampu yang kini mendapatkan kesempatan bersekolah dengan fasilitas layak, Al Haris merasa tersentuh.

Ia melihat masa lalunya sendiri pada wajah-wajah polos para siswa Sekolah Rakyat.

“Saya sangat terharu menyaksikan anak-anak dari keluarga yang kurang beruntung mendapatkan kesempatan bersekolah dengan fasilitas lengkap, gizi yang cukup, serta kurikulum yang modern,” ujar Al Haris, dikutip dari akun Instagram resminya @alharisjambi.

Gubernur Jambi itu mengenang masa kecilnya yang penuh keterbatasan, termasuk berangkat sekolah dengan baju pinjaman dan sering hanya makan satu kali sehari atau bahkan tidak makan sama sekali.

“Sekilas saya teringat masa kecil saya, ketika bersekolah dengan baju yang dipinjamkan oleh salah satu keluarga. Kadang kami hanya makan satu kali sehari, bahkan pernah juga tidak makan sama sekali,” tambah Al Haris.

Al Haris menekankan bahwa program Sekolah Rakyat menjadi jawaban bagi anak-anak yang selama ini terpinggirkan oleh kondisi ekonomi, membuka kesempatan belajar, dan memberikan harapan baru untuk masa depan mereka.

“Semoga program ini memberikan manfaat bagi anak-anak yang kurang mampu, sehingga mereka bisa tersenyum, bahagia, dan mendapatkan masa depan cerah,” tutupnya.

Peresmian 166 Sekolah Rakyat tersebut dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo, menandai komitmen pemerintah untuk meningkatkan akses pendidikan bagi seluruh anak Indonesia.(*)




Gubernur Jambi Harap Anak Muda Siap Bersinergi untuk Masa Depan Kota

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan bahwa sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas adalah aset utama pembangunan daerah, lebih penting daripada kekayaan sumber daya alam.

Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri Simposium dan Expo Riset Pelajar Nurul Ilmi di Lapangan Utama Kantor Wali Kota Jambi, Sabtu (10/01).

Menurut Al Haris, keberadaan SDA akan sia-sia jika tidak dikelola oleh tangan-tangan yang terdidik, kreatif, dan inovatif.

Ia menekankan bahwa generasi muda Jambi harus menjadi motor penggerak pembangunan dan siap menghadapi tantangan global.

“Anak-anak Jambi inilah yang akan meneruskan perjuangan membangun daerah. SDM unggul harus menjadi prioritas utama, karena dari sinilah lahir pemimpin, inovator, dan penggerak ekonomi masa depan,” ujar Al Haris.

Sejalan dengan itu, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, menambahkan bahwa kualitas SDM generasi muda adalah modal terbesar Kota Jambi.

Menurutnya, kemampuan anak-anak dalam berpikir kritis, menganalisis, dan menciptakan inovasi menjadi fondasi agar kota ini tidak hanya menjadi penonton di era global.

“Daerah yang tidak memiliki SDA melimpah harus bisa melompat lebih jauh melalui keunggulan SDM-nya. Kecintaan pada ilmu pengetahuan sejak dini adalah investasi jangka panjang bagi kota ini,” ujar Maulana.

Sejauh ini, upaya peningkatan kualitas SDM mulai membuahkan hasil.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Jambi kini mencapai 8,23 persen, tertinggi di Provinsi Jambi.

Namun Maulana menekankan bahwa angka ini harus diikuti dengan lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, dan siap bersaing.

Expo riset ini menampilkan berbagai proyek ilmiah siswa dari berbagai tingkatan, yang membuktikan bahwa pendidikan di Jambi mulai menekankan karakter, daya kritis, dan inovasi, bukan sekadar hafalan.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Wali Kota terhadap peran Yayasan Nurul Ilmi dalam menjaga mutu pendidikan.

“Investasi terbesar kota ini adalah anak-anaknya. Kegiatan seperti ini menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, dan semangat inovasi di setiap generasi muda Jambi,” tambah Maulana.

Dengan sinergi antara pemerintah provinsi dan kota, Gubernur Al Haris berharap anak-anak Jambi mampu menjadi generasi emas yang membawa pembangunan daerah lebih maju dan berdaya saing di kancah nasional maupun global.(*)




Gubernur Jambi Serukan Kewaspadaan Bencana Hidrometeorologi!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi Al Haris mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam sepanjang tahun 2026.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jambi yang memperkirakan musim hujan akan terjadi lebih dari satu periode.

Menurut Al Haris, berdasarkan informasi BMKG, musim hujan diperkirakan berlangsung pada Januari dan kembali terjadi pada April 2026.

Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Provinsi Jambi.

“BMKG memprediksi Januari masuk musim hujan, dan April nanti kembali terjadi musim hujan,” ujar Al Haris.

Menghadapi kondisi tersebut, Gubernur mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

Upaya sederhana seperti menjaga kebersihan saluran air, tidak membuang sampah sembarangan, serta menjaga kawasan rawan longsor dinilai penting untuk meminimalkan dampak bencana.

Selain banjir dan longsor, Al Haris juga menyoroti ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang hampir setiap tahun melanda Jambi.

Terutama saat musim kemarau. Ia menekankan bahwa, persoalan bencana tidak bisa ditangani pemerintah saja, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

“Setiap tahun kita menghadapi karhutla, banjir, dan berbagai bencana lainnya. Ini butuh rasa persatuan dan kepedulian bersama. Jambi ini kampung kita, jadi harus kita jaga bersama-sama,” tegasnya.

Al Haris berharap tahun 2026 dapat dilalui tanpa bencana besar dan Provinsi Jambi tetap dalam kondisi aman dan kondusif.

Ia menilai keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, tetapi juga oleh keamanan, ketertiban, serta kepedulian terhadap lingkungan.

“Pembangunan bukan hanya soal fisik, tapi juga keamanan dan ketertiban. Mari kita jaga lingkungan dan situasi sosial agar Jambi tetap aman,” ujarnya.

Gubernur juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, kondisi sosial yang kondusif menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jambi.(*)