Viral di Media Sosial, Al Haris Pastikan Penanganan Kasus Guru SMKN 3

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kasus dugaan pelecehan atau perlakuan tidak pantas yang menimpa seorang guru bernama Agus Saputra di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur tengah menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa pagi, 13 Januari 2026.

Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan menindaklanjuti insiden ini secara serius.

Ia menyebutkan akan menurunkan tim dari Dinas Pendidikan, khususnya bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), untuk mendalami kasus tersebut.

“Tim dari Diknas akan turun ke sana, kita lihat nanti bagaimana hasilnya,” kata Al Haris.

Menurutnya, masalah ini sudah ditangani melalui rapat mediasi yang melibatkan orang tua siswa, pihak sekolah, camat, dan kepolisian. Al Haris berharap kasus ini tidak berkembang lebih luas.

“Rapat mediasi sudah dilakukan. Saya ingin masalah ini tidak melebar ke mana-mana,” ujarnya.

Gubernur Jambi menegaskan, jika dalam penyelidikan ditemukan kesalahan dari guru, pemerintah akan memberikan sanksi tegas.

Namun, ia juga mengingatkan agar siswa tidak mengambil sikap menghakimi guru secara sendiri, karena hal itu dapat mencoreng dunia pendidikan.

“Kalau gurunya salah tentu akan kita beri sanksi. Kalau perkataannya memang tidak pantas seorang guru, ya ditindak. Tapi siswa juga tidak boleh menghakimi gurunya, ini mencoreng dunia pendidikan,” jelas Al Haris.

Ia berharap kasus ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar insiden serupa tidak terulang di masa depan.

“Dunia pendidikan harus tetap utuh, tidak boleh ada yang mencoreng. Saya kira ini insiden yang kurang baik di dunia pendidikan,” tutupnya.(*)




Hadiri Peresmian 166 Sekolah Rakyat, Gubernur Al Haris Kenang Masa Kecil Penuh Keterbatasan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Al Haris, menghadiri peresmian 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

Acara yang digelar di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin ini menjadi momen haru bagi Al Haris, karena mengingat kembali perjalanan hidupnya saat masih kecil.

Di tengah ribuan anak dari keluarga kurang mampu yang kini mendapatkan kesempatan bersekolah dengan fasilitas layak, Al Haris merasa tersentuh.

Ia melihat masa lalunya sendiri pada wajah-wajah polos para siswa Sekolah Rakyat.

“Saya sangat terharu menyaksikan anak-anak dari keluarga yang kurang beruntung mendapatkan kesempatan bersekolah dengan fasilitas lengkap, gizi yang cukup, serta kurikulum yang modern,” ujar Al Haris, dikutip dari akun Instagram resminya @alharisjambi.

Gubernur Jambi itu mengenang masa kecilnya yang penuh keterbatasan, termasuk berangkat sekolah dengan baju pinjaman dan sering hanya makan satu kali sehari atau bahkan tidak makan sama sekali.

“Sekilas saya teringat masa kecil saya, ketika bersekolah dengan baju yang dipinjamkan oleh salah satu keluarga. Kadang kami hanya makan satu kali sehari, bahkan pernah juga tidak makan sama sekali,” tambah Al Haris.

Al Haris menekankan bahwa program Sekolah Rakyat menjadi jawaban bagi anak-anak yang selama ini terpinggirkan oleh kondisi ekonomi, membuka kesempatan belajar, dan memberikan harapan baru untuk masa depan mereka.

“Semoga program ini memberikan manfaat bagi anak-anak yang kurang mampu, sehingga mereka bisa tersenyum, bahagia, dan mendapatkan masa depan cerah,” tutupnya.

Peresmian 166 Sekolah Rakyat tersebut dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo, menandai komitmen pemerintah untuk meningkatkan akses pendidikan bagi seluruh anak Indonesia.(*)




Gubernur Jambi Harap Anak Muda Siap Bersinergi untuk Masa Depan Kota

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan bahwa sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas adalah aset utama pembangunan daerah, lebih penting daripada kekayaan sumber daya alam.

Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri Simposium dan Expo Riset Pelajar Nurul Ilmi di Lapangan Utama Kantor Wali Kota Jambi, Sabtu (10/01).

Menurut Al Haris, keberadaan SDA akan sia-sia jika tidak dikelola oleh tangan-tangan yang terdidik, kreatif, dan inovatif.

Ia menekankan bahwa generasi muda Jambi harus menjadi motor penggerak pembangunan dan siap menghadapi tantangan global.

“Anak-anak Jambi inilah yang akan meneruskan perjuangan membangun daerah. SDM unggul harus menjadi prioritas utama, karena dari sinilah lahir pemimpin, inovator, dan penggerak ekonomi masa depan,” ujar Al Haris.

Sejalan dengan itu, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, menambahkan bahwa kualitas SDM generasi muda adalah modal terbesar Kota Jambi.

Menurutnya, kemampuan anak-anak dalam berpikir kritis, menganalisis, dan menciptakan inovasi menjadi fondasi agar kota ini tidak hanya menjadi penonton di era global.

“Daerah yang tidak memiliki SDA melimpah harus bisa melompat lebih jauh melalui keunggulan SDM-nya. Kecintaan pada ilmu pengetahuan sejak dini adalah investasi jangka panjang bagi kota ini,” ujar Maulana.

Sejauh ini, upaya peningkatan kualitas SDM mulai membuahkan hasil.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Jambi kini mencapai 8,23 persen, tertinggi di Provinsi Jambi.

Namun Maulana menekankan bahwa angka ini harus diikuti dengan lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, dan siap bersaing.

Expo riset ini menampilkan berbagai proyek ilmiah siswa dari berbagai tingkatan, yang membuktikan bahwa pendidikan di Jambi mulai menekankan karakter, daya kritis, dan inovasi, bukan sekadar hafalan.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Wali Kota terhadap peran Yayasan Nurul Ilmi dalam menjaga mutu pendidikan.

“Investasi terbesar kota ini adalah anak-anaknya. Kegiatan seperti ini menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, dan semangat inovasi di setiap generasi muda Jambi,” tambah Maulana.

Dengan sinergi antara pemerintah provinsi dan kota, Gubernur Al Haris berharap anak-anak Jambi mampu menjadi generasi emas yang membawa pembangunan daerah lebih maju dan berdaya saing di kancah nasional maupun global.(*)




Gubernur Jambi Serukan Kewaspadaan Bencana Hidrometeorologi!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi Al Haris mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam sepanjang tahun 2026.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jambi yang memperkirakan musim hujan akan terjadi lebih dari satu periode.

Menurut Al Haris, berdasarkan informasi BMKG, musim hujan diperkirakan berlangsung pada Januari dan kembali terjadi pada April 2026.

Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Provinsi Jambi.

“BMKG memprediksi Januari masuk musim hujan, dan April nanti kembali terjadi musim hujan,” ujar Al Haris.

Menghadapi kondisi tersebut, Gubernur mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

Upaya sederhana seperti menjaga kebersihan saluran air, tidak membuang sampah sembarangan, serta menjaga kawasan rawan longsor dinilai penting untuk meminimalkan dampak bencana.

Selain banjir dan longsor, Al Haris juga menyoroti ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang hampir setiap tahun melanda Jambi.

Terutama saat musim kemarau. Ia menekankan bahwa, persoalan bencana tidak bisa ditangani pemerintah saja, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

“Setiap tahun kita menghadapi karhutla, banjir, dan berbagai bencana lainnya. Ini butuh rasa persatuan dan kepedulian bersama. Jambi ini kampung kita, jadi harus kita jaga bersama-sama,” tegasnya.

Al Haris berharap tahun 2026 dapat dilalui tanpa bencana besar dan Provinsi Jambi tetap dalam kondisi aman dan kondusif.

Ia menilai keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, tetapi juga oleh keamanan, ketertiban, serta kepedulian terhadap lingkungan.

“Pembangunan bukan hanya soal fisik, tapi juga keamanan dan ketertiban. Mari kita jaga lingkungan dan situasi sosial agar Jambi tetap aman,” ujarnya.

Gubernur juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, kondisi sosial yang kondusif menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jambi.(*)




Lengkap! Ini Daftar UMP dan UMK se-Provinsi Jambi Tahun 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi Al Haris secara resmi mengumumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Provinsi Jambi Tahun 2026.

Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Jambi dan wajib dipatuhi seluruh perusahaan di wilayah Provinsi Jambi.

Gubernur Al Haris menjelaskan, upah minimum merupakan batas upah terendah bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun.

Sementara bagi pekerja dengan masa kerja lebih dari satu tahun, perusahaan wajib menerapkan struktur dan skala upah sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Upah minimum adalah batas terendah bagi pekerja dengan masa kerja di bawah satu tahun. Bagi yang sudah lebih dari satu tahun, perusahaan wajib menerapkan struktur dan skala upah,” ujar Al Haris, Rabu (24/12/2025).

UMP Provinsi Jambi Tahun 2026

UMP Jambi Tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp3.471.497, atau naik Rp236.962 dibandingkan UMP 2025.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Jambi juga menetapkan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP):

  • Sektor Perkebunan Kelapa Sawit dan Industri Pengolahan Minyak Sawit: Rp3.513.120

  • Sektor Pertambangan Batu Bara, Minyak Bumi, dan Gas Alam: Rp3.574.446

Daftar Lengkap UMK Provinsi Jambi Tahun 2026

Berikut rincian Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2026 di Provinsi Jambi:

  • Kota Jambi
    UMK 2026: Rp3.868.963 (naik Rp261.740 atau 7,26%)

  • Kabupaten Muaro Jambi
    UMK 2026: Rp3.651.917 (naik Rp273.296 atau 8,09%)

  • Kabupaten Tanjung Jabung Barat
    UMK 2026: Rp3.551.430 (naik Rp221.834 atau 6,66%)

  • Kabupaten Sarolangun
    UMK 2026: Rp3.533.562 (naik 6,36%)

    • UMSK Sawit: Rp3.557.406

    • UMSK Pertambangan: Rp3.629.309

  • Kabupaten Tanjung Jabung Timur
    UMK 2026: Rp3.486.521 (naik Rp251.986 atau 7,79%)
    (Tanjab Timur menjadi daerah pertama yang mengusulkan UMK)

Sementara itu, Kabupaten Batanghari, Tebo, Bungo, Merangin, Kerinci, dan Kota Sungai Penuh belum menetapkan UMK.

Sehingga sejumlah kabupaten/kota ini, masih menggunakan UMP atau UMSP Provinsi Jambi Tahun 2026, yakni senilai Rp3.471.497.

Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa penetapan upah minimum mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan.

Nilai UMK berasal dari usulan bupati dan wali kota berdasarkan rekomendasi Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota, kemudian ditetapkan melalui SK Gubernur.

Di akhir penyampaiannya, Al Haris berharap seluruh perusahaan di Provinsi Jambi mematuhi ketentuan UMP dan UMK 2026 demi meningkatkan kesejahteraan pekerja dan menciptakan hubungan industrial yang harmonis.(*)




Al Haris Pastikan Tim Gabungan Siap, Tangani Bencana Banjir dan Tanah Longsor

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi memastikan kesiapan penuh menghadapi potensi bencana banjir dan tanah longsor, seiring meningkatnya intensitas hujan di sejumlah wilayah.

Gubernur Jambi, Al Haris, mengatakan seluruh tim gabungan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, telah disiagakan untuk menghadapi dampak musim penghujan.

“Kami telah menyiapkan tim gabungan di semua daerah untuk mengantisipasi ancaman bencana banjir dan tanah longsor,” ujar Al Haris, Selasa (28/10/2025).

Tim siaga tersebut terdiri dari unsur BPBD, Basarnas, TNI-Polri, dan berbagai instansi teknis lainnya. Seluruh personel juga telah mendapat pelatihan khusus dalam menghadapi situasi darurat bencana alam.

Al Haris berharap, dengan kesiapan tersebut, dampak bencana dapat diminimalkan dan proses tanggap darurat berjalan lebih cepat.

Ia juga mengingatkan masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan lereng perbukitan untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.

“Kewaspadaan masyarakat menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko bencana,” tegasnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kerinci menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025 pada Kamis (23/10) lalu.

Kegiatan yang dipimpin oleh Bupati Kerinci, Monadi, menjadi langkah awal penguatan koordinasi lintas sektor menghadapi potensi banjir, longsor, dan angin kencang.

“Kerinci termasuk daerah dengan tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi. Dengan kondisi geografis bergunung dan curah hujan tinggi, kewaspadaan menjadi hal wajib,” kata Monadi.

Berdasarkan data dari BMKG Stasiun Meteorologi Depati Parbo Kerinci, puncak musim hujan diperkirakan berlangsung pada Desember 2025 hingga April 2026.

Sejumlah kecamatan yang memiliki potensi banjir kategori rendah hingga menengah antara lain Air Hangat Timur, Batang Merangin, Bukit Kerman, Danau Kerinci, Gunung Kerinci, Kayu Aro Barat, Sitinjau Laut, dan Siulak Mukai.

Bupati Monadi menegaskan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya soal logistik dan peralatan, tetapi juga tentang kesadaran masyarakat.

Ia meminta seluruh camat dan kepala desa di wilayah rawan seperti Kayu Aro, Gunung Tujuh, dan Air Hangat Timur, untuk terus memberikan edukasi mitigasi kepada masyarakat.

“Apel ini bukan hanya seremonial, tapi wujud komitmen kita untuk melindungi masyarakat dan menjaga keselamatan lingkungan,” ucapnya.

Pemerintah Provinsi Jambi juga memperkuat sistem koordinasi dengan kabupaten/kota, khususnya dalam penyaluran bantuan logistik dan peralatan evakuasi ke wilayah yang sulit dijangkau.

“Pencegahan jauh lebih penting daripada penanganan. Karena itu, kami terus berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan seluruh lini menghadapi musim hujan tahun ini,” pungkas Al Haris.(*)




Al Haris Ingin MBG Gunakan Bahan Lokal Demi Ekonomi Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Gubernur Jambi Al Haris mengajak pemilik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menjalin kerja sama dengan petani serta pelaku usaha beras dan bahan pokok di wilayah Jambi.

Langkah ini dinilai penting guna mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung Presiden Prabowo Subianto.

Program MBG dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi pelajar Indonesia sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Indonesia Emas.

Di tingkat daerah, Al Haris menekankan pentingnya memanfaatkan produk pertanian lokal agar manfaat program ini berdampak langsung pada perekonomian masyarakat.

“Kita ingin agar dana dari program MBG ini tidak mengalir ke luar daerah, tetapi tetap berputar di Jambi,” ujar Al Haris, Rabu (27/8/2025).

Untuk merealisasikan hal tersebut, Gubernur berencana menggelar pertemuan antara pemilik SPPG, petani lokal, dan pelaku usaha pangan.

Ia berharap sinergi ini akan menciptakan rantai pasok yang efisien, mandiri, dan mendukung ketahanan pangan daerah.

“Kalau kebutuhan pangan untuk MBG dipenuhi oleh petani Jambi, maka dampaknya akan sangat terasa. Kita juga ingin petani lokal menjadi pemain utama dalam penyediaan bahan pangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Al Haris menyebut bahwa langkah ini tidak hanya akan menekan ketergantungan terhadap pasokan luar daerah, tetapi juga meningkatkan pendapatan petani dan kontribusi ekonomi regional.

Menurutnya, keberhasilan program MBG harus sejalan dengan tujuan jangka panjang, yaitu mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat daya tahan ekonomi lokal.

“Melalui MBG, kita bisa tekan angka stunting sekaligus memperkuat ketahanan pangan Jambi. Jadi manfaatnya ganda, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi,” tutupnya.(*)




Ditbinmas Polda Jambi Gaungkan Pesan Kamtibmas Lewat Subuh Keliling

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Direktorat Binmas Polda Jambi melalui Subdit Bintibsos turut ambil bagian dalam kegiatan Subuh Keliling (Subling) yang digelar pada Jumat, 25 April 2025 di Masjid Baitul Mukminin, Palmerah, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi.

Kegiatan religius ini merupakan agenda rutin Pemerintah Provinsi Jambi yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jambi, H.Al Haris, dan dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan ormas, OPD, serta jajaran Ditbinmas Polda Jambi.

Subuh Keliling tidak hanya menjadi momen ibadah, tetapi juga sarana memperkuat ukhuwah islamiyah, menyampaikan pesan kamtibmas secara humanis, serta menjalin silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat.

“Melalui Subling, kami hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai,” ujar salah satu perwakilan Ditbinmas Polda Jambi.

Ditbinmas Polda Jambi menegaskan tiga tujuan utama dari kegiatan ini:

  • Meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya keamanan lingkungan.

  • Menumbuhkan rasa kebersamaan antara polisi dan masyarakat.

  • Menanamkan nilai gotong royong sebagai fondasi menjaga ketertiban.

Selain salat subuh berjamaah, acara diisi dengan dialog hangat dan silaturahmi yang mempererat hubungan antar elemen masyarakat.

Kegiatan Subuh Keliling ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya membangun Jambi yang religius, aman, dan harmonis.(*)




Al Haris Siap Nahkodai PAN Jambi, Elektabilitas Tinggi Jadi Modal Kuat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Al Haris, memberikan sinyal kuat kesiapannya untuk memimpin Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Provinsi Jambi periode 2025–2030.

Pernyataan ini disampaikan menyusul dinamika internal partai setelah ditariknya H. A. Bakri ke struktur DPP PAN.

“Jika diberi amanah oleh Ketua Umum dan DPP PAN, tentu saya siap. Di PAN, keputusan ada di pusat. Tidak perlu deklarasi, cukup jalani ketika ditunjuk,” ujar Al Haris saat diwawancarai pada Senin, 21 April 2025.

Al Haris juga mengonfirmasi bahwa dirinya saat ini telah masuk dalam struktur kepengurusan pusat PAN (DPP PAN).

Namun, ia memilih bersikap menunggu hingga pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) PAN Jambi yang dijadwalkan pada 26 April 2025.

“Kita tunggu saja bagaimana arah keputusan dari pusat. Semua tergantung DPP dan Ketua Umum,” tambahnya dengan nada diplomatis.

Dukungan terhadap Al Haris tidak hanya datang dari elite partai, tetapi juga dari sejumlah kader dan pengurus PAN di kabupaten/kota.

Salah satu pengurus DPW PAN yang enggan disebutkan namanya menyebut bahwa, Al Haris adalah sosok yang dibutuhkan untuk memperkuat soliditas partai di Jambi.

“Beliau punya daya tarik elektoral yang tinggi, jaringan politiknya luas, dan gaya kepemimpinannya inklusif. PAN Jambi butuh figur seperti Al Haris untuk menghadapi tantangan politik ke depan,” ujarnya.

Sejumlah pengamat politik lokal menyebut bahwa, jika Al Haris ditunjuk sebagai Ketua DPW PAN Jambi, partai berlambang matahari putih ini bisa lebih kompetitif di Pemilu mendatang.

Selain memiliki basis kuat di eksekutif, Al Haris juga dinilai mampu menjembatani komunikasi dengan legislatif dan berbagai elemen masyarakat.

Kehadirannya di DPP PAN juga menandakan bahwa partai melihat Al Haris sebagai tokoh strategis yang layak diberikan mandat lebih besar.

Kini tinggal menunggu keputusan formal dalam Muswil untuk memastikan siapa yang akan menakhodai PAN Jambi lima tahun ke depan.(*)




Al Haris Dijagokan Pimpin DPW PAN Jambi, Ini Lima Nama Formatur Diajukan ke DPP

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Al Haris, disebut-sebut menjadi kandidat kuat Ketua DPW PAN Provinsi Jambi periode 2025–2030.

Namanya masuk dalam daftar lima formatur yang telah diajukan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP PAN) menjelang pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) yang dijadwalkan pada 26 April 2025 mendatang.

Kelima nama formatur tersebut yakni:

  • Al Haris (Gubernur Jambi)

  • Maulana (Wali Kota Jambi)

  • Muhammad Hafiz (Ketua DPRD Provinsi Jambi)

  • Bambang Bayu Suseno (Bupati Muaro Jambi)

  • Madian (Ketua Bappilu DPW PAN Jambi)

Sumber internal menyebut, nama-nama tersebut telah dikirim ke DPP PAN sebelum jadwal Muswil.

Selanjutnya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) akan memilih satu nama untuk ditunjuk sebagai Ketua Formatur, yang kemudian otomatis akan menjabat sebagai Ketua DPW PAN Jambi periode lima tahun ke depan.

Posisi Ketua DPW PAN Jambi saat ini dipegang oleh H. Bakri, yang dipromosikan menjadi Ketua Badan Sosial DPP PAN.

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum PAN dalam acara halal bihalal partai beberapa waktu lalu.

Dengan beralihnya posisi H. Bakri ke tingkat pusat, peluang Al Haris untuk menduduki pucuk kepemimpinan DPW PAN Jambi semakin menguat, mengingat posisinya sebagai kepala daerah sekaligus tokoh politik berpengaruh di Jambi.

Wali Kota Jambi, dr. Maulana, saat dikonfirmasi menyatakan siap mengikuti apapun keputusan partai.

“Sesuai arahan Ketum, PAN Jambi harus semakin besar. Sebagai kader, kami siap membesarkan partai,” ujarnya diplomatis.

Ia juga menegaskan, keputusan Ketua Umum pasti telah mempertimbangkan dinamika dan kebutuhan partai ke depan.

“Yang penting, target politik PAN bisa tercapai. Saat ini ada delapan kepala daerah yang merupakan kader PAN. Ini kekuatan besar,” tambahnya.

Sementara itu, Madian Saswadi yang juga masuk dalam daftar formatur, memilih untuk tidak berspekulasi.

“Saya belum tahu siapa saja formatur yang dipilih. Yang pasti, Ketum yang akan menentukan satu nama untuk menjadi Ketua Formatur,” ujarnya singkat.(*)