Gerakan Nasional Indonesia Asri Dimulai di Danau Sipin, Ini Pesan Menteri LH

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, memimpin langsung apel dan aksi gotong royong dalam rangka Gerakan Nasional Indonesia Asri di kawasan Rest Area Danau Sipin, Kota Jambi, Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penguatan komitmen nasional dalam menjaga kebersihan lingkungan yang berkelanjutan, tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi budaya sehari-hari di masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Jambi Al Haris, Wali Kota Jambi Maulana, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, serta jajaran Forkopimda dan OPD Pemerintah Kota Jambi.

Dalam arahannya, Menteri Hanif menegaskan bahwa gerakan kebersihan harus dilakukan secara konsisten di seluruh daerah.

“Gerakan ini harus rutin dilakukan. Kami minta kepala daerah menggelar aksi seperti ini minimal sekali dalam seminggu,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa dari 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi, enam daerah telah menghentikan praktik open dumping, sementara lima daerah lainnya ditargetkan segera menyusul.

Selain itu, pemerintah pusat terus mendorong program waste to energy atau pengolahan sampah menjadi energi listrik.

Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi masuk dalam proyek prioritas nasional sesuai Perpres Nomor 109 Tahun 2025.

Menteri LH juga menekankan pentingnya perubahan pola kerja aparatur sipil negara (ASN) dengan membiasakan aksi bersih lingkungan sebelum memulai aktivitas kerja.

“ASN sebaiknya memulai hari dengan membersihkan lingkungan sekitar. Ini bagian dari membangun budaya hidup bersih,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana menjelaskan bahwa Pemkot Jambi tengah memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui program Operator Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM).

Program ini akan melibatkan sekitar 250 ribu rumah tangga di Kota Jambi, dengan sistem pengangkutan sampah dari rumah ke depo sebelum dipilah ke tempat pengolahan akhir.

“Kami ingin sampah tidak lagi dibuang sembarangan. Semua harus dikelola dari sumbernya,” kata Maulana.

Ia juga menyebut beberapa wilayah sudah menunjukkan hasil positif, termasuk Kecamatan Pelayangan yang kini bebas dari TPS liar.

Program OPBM sendiri direncanakan diluncurkan pada 2 Juni 2026 bertepatan dengan HUT Kota Jambi.

Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan ini. Ia menilai program tersebut sebagai solusi nyata terhadap persoalan sampah perkotaan.

“Ini langkah konkret. Ke depan sampah bukan hanya dikelola, tetapi juga bisa menjadi energi listrik yang bermanfaat,” ujarnya.

Kegiatan di Danau Sipin ditutup dengan aksi gotong royong membersihkan kawasan wisata tersebut.

Aksi ini menjadi simbol sinergi pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan bersih dan berkelanjutan.

Dengan kolaborasi tersebut, Kota Jambi diharapkan mampu menjadi salah satu daerah percontohan nasional dalam pengelolaan sampah modern dan bernilai ekonomi.(*)




Liga 4 Jambi 2026 Resmi Bergulir, Gubernur Al Haris Targetkan Lahir Talenta Baru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gairah sepak bola kembali terasa di Provinsi Jambi. Kompetisi Liga 4 Provinsi Jambi 2026 resmi dibuka pada Jumat (10/04/2026) di Stadion Jambi Swarnabhumi.

Pembukaan ditandai dengan pertandingan eksibisi antara tim Pemerintah Provinsi Jambi melawan tim DPRD Provinsi Jambi yang berlangsung meriah dan penuh keakraban.

Laga tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mendukung kemajuan olahraga di daerah.

Kompetisi Liga 4 tahun ini diikuti oleh tujuh klub lokal, yakni Tabir FC, Persisko 1960, Merangin FC, Persikoja, Perselu, PS Sailun Salimbai, dan Persebri Batanghari.

Seluruh tim akan bersaing memperebutkan gelar juara sekaligus tiket menuju tingkat nasional.

Dalam sambutannya, Al Haris menegaskan pentingnya kompetisi ini sebagai wadah pembinaan atlet muda sekaligus penguatan ekosistem olahraga di Jambi.

“Saya berharap Liga 4 ini terus berkembang dan menghadirkan lebih banyak pertandingan. Stadion ini juga harus dimanfaatkan secara maksimal sebagai pusat latihan dan kegiatan sepak bola,” ujarnya.

Ia juga membuka peluang agar fasilitas olahraga di Jambi dapat masuk dalam agenda nasional sebagai tuan rumah berbagai event besar di masa mendatang.

Menurut Al Haris, sepak bola memiliki kekuatan besar dalam menyatukan masyarakat sekaligus menjadi sarana lahirnya atlet berprestasi dari daerah.

“Pemerintah akan terus mendukung pembinaan, peningkatan fasilitas, dan kompetisi berjenjang agar pemain-pemain Jambi bisa bersaing di level nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Muzakir menyebut Liga 4 bukan sekadar kompetisi, tetapi juga panggung bagi talenta muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Ini adalah kesempatan bagi putra daerah untuk berkembang dan meraih prestasi. Kami ingin dari sini lahir pemain hebat yang bisa menembus level profesional,” ujarnya.

Dengan bergulirnya Liga 4 ini, diharapkan menjadi titik awal kebangkitan sepak bola Jambi serta membuka jalan bagi generasi muda untuk mengukir prestasi di kancah nasional.(*)




Gubernur Al Haris Siapkan Generasi Muda Berdaya Saing Global!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH memberikan apresiasi tinggi terhadap prestasi SMA Negeri 3 Kota Jambi dalam menyiapkan generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Pernyataan itu disampaikan saat pembukaan Chromatic Anniversary of Netco’s 48th Milestone (CINEMA) dalam rangka memperingati HUT ke-48 SMA Negeri 3 Kota Jambi, Rabu (4/2/2026) pagi.

Gubernur Al Haris menekankan bahwa SMA Negeri 3 Kota Jambi konsisten membentuk siswa yang berkarakter, adaptif terhadap perubahan zaman, dan siap memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa.

“Saya memberikan apresiasi kepada SMAN 3 Kota Jambi yang eksistensinya semakin kuat. Dari 14 bidang studi yang diuji melalui Tes Kemampuan Akademik (TKA), ada 12 bidang studi yang nilainya di atas rata-rata nasional. Ini luar biasa dan menjadi bukti konsistensi pola pendidikan yang diterapkan guru. Bahkan ada siswa yang sudah diterima di Singapura, ini sangat membanggakan,” ujar Gubernur.

Gubernur Al Haris menambahkan bahwa capaian TKA siswa SMAN 3 Kota Jambi sudah tercatat di Kementerian Pendidikan, dan evaluasi akan terus dilakukan untuk mempertahankan kualitas pendidikan.

“Fokus pemerintah pusat saat ini adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program revitalisasi ribuan sekolah. Indonesia kini memasuki status negara maju, sehingga persaingan SDM tidak lagi lokal, tetapi global. Kita harus menyiapkan generasi yang bertaraf internasional,” jelasnya.

Selain itu, Gubernur Al Haris menyoroti tantangan modernisasi, termasuk pengaruh narkoba, media judi online, dan paham radikalisme yang mengancam anak-anak melalui media sosial.

Ia menekankan pentingnya peran pemerintah, pendidik, dan orang tua dalam membimbing generasi muda.

“Modernisasi dan digitalisasi harus menjadi alat untuk kemajuan, bukan merusak kehidupan. Kita harus memastikan anak-anak kita siap menghadapi tantangan zaman dengan kepribadian yang kuat dan pola pikir yang sehat,” pungkas Gubernur Al Haris.(*)




Konflik Transmigrasi Gambut Jaya di Jambi, Pemerintah Siapkan Solusi Mediasi

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah pusat menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan yang membelit program Transmigrasi Swakarsa Mandiri (TSM) IV di Desa Gambut Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.

Hal itu disampaikan Menteri Transmigrasi RI, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, saat melakukan kunjungan kerja bersama Gubernur Jambi Al Haris di Rumah Dinas Bupati Muaro Jambi, Rabu (20/08/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Iftitah mengatakan bahwa pihaknya akan menempuh jalur mediasi atau hukum untuk menyelesaikan permasalahan yang menyangkut legalitas dan kesejahteraan transmigran.

“Keterangan dari saksi-saksi dan tokoh masyarakat akan menjadi bagian penting dalam proses penyelesaian ini,” ujar Iftitah.

Selain itu, Kementerian Transmigrasi juga akan memperkuat kawasan transmigrasi di Jambi melalui pendekatan pendidikan dan inovasi industri.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah akan membangun Kampus Patriot dengan empat jurusan utama: Teknologi Pertanian, Teknik Kimia, Teknik Mesin, dan Teknik Elektro, sebagai pusat pengembangan SDM transmigrasi.

“Kami ingin mencetak ahli-ahli industri, khususnya di sektor gula, agar kawasan transmigrasi memiliki kontribusi nyata secara nasional,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi V, Edi Purwanto, menyampaikan dua hal krusial yang menjadi fokus legislasi terkait transmigrasi, yakni:

  1. Pelepasan status kawasan hutan dari wilayah transmigrasi, agar warga mendapatkan kepastian hukum;
  2. Pembenahan regulasi, terutama yang berkaitan dengan pertanahan dan tata ruang.

“Ini menjadi prioritas pembahasan kami di Komisi V agar ke depan transmigrasi bukan hanya solusi pemukiman, tapi juga pusat pertumbuhan baru,” kata Edi.

Pertemuan ini diharapkan mampu menjadi titik awal percepatan penyelesaian konflik lahan transmigrasi dan penguatan program jangka panjang berbasis pemberdayaan masyarakat.(*)