Penyelundupan Narkoba Gagal di Lapas Muara Tebo, Dua Paket Sabu Ditemukan di Kotak Rokok

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Tebo berhasil digagalkan oleh petugas, Jumat (25/7/2025).
Seorang pria berinisial I kedapatan membawa dua paket kecil sabu yang disembunyikan di dalam kotak rokok saat hendak menemui salah satu Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di area kebun luar Lapas.
Peristiwa bermula sekitar pukul 10.30 WIB ketika petugas tengah melakukan pengawasan rutin di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), kebun binaan yang berada di luar tembok Lapas.
Gerak-gerik mencurigakan dari pria yang mengaku ingin bertemu WBP berinisial M, membuat petugas melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam penggeledahan badan dan kendaraan, petugas menemukan dua unit handphone serta dua paket kecil yang diduga narkotika jenis sabu yang diselipkan dalam kotak rokok.
Kepala Lapas Muara Tebo, Refin Tua Simanullang, menyampaikan bahwa keberhasilan penggagalan ini merupakan bukti komitmen jajarannya dalam menjaga integritas lembaga dari peredaran barang terlarang.
“Tindakan cepat ini adalah bentuk keseriusan kami dalam menjaga Lapas dari segala bentuk penyelundupan. Kami tidak akan mentolerir tindakan seperti ini,” tegas Refin.
Setelah diamankan ke ruang Kamtib, pria berinisial I langsung dimintai keterangan oleh petugas dan dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh tim Satresnarkoba Polres Tebo.
Dua warga binaan yang diduga berkaitan, yakni Rahmad dan Mustofa, juga turut diperiksa dan menjalani tes urine—hasilnya negatif dari narkotika.
Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Juliyan Syaputra, mengatakan bahwa barang bukti sudah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.
“Kami terus memperkuat pengawasan dan menerapkan sistem deteksi dini berlapis di seluruh area Lapas. Ini bagian dari strategi pencegahan Zero Halinar: bebas handphone, pungli, dan narkoba,” ujarnya.
Kasus ini menambah daftar bukti pentingnya kolaborasi erat antara Lapas dan aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran narkoba yang melibatkan WBP maupun pihak luar.
Lapas Muara Tebo juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung 13 program akselerasi Direktur Jenderal Pemasyarakatan, termasuk dalam pemberantasan narkoba dan penguatan sistem keamanan berbasis teknologi.(*)