Pawai MTQH ke-55 Makin Semarak, Masjid Baitul Makmur Jadi Identitas Kontingen Merangin

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kontingen Kabupaten Merangin mencuri perhatian dalam Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-55 tingkat Provinsi Jambi di Kota Jambi, Sabtu malam 31 Oktober 2026.

Membawa mobil hias berbentuk replika Masjid Baitul Makmur, rombongan Merangin tampil menonjol di hadapan ribuan masyarakat yang memadati sepanjang rute pawai.

Replika masjid kebanggaan Kabupaten Merangin tersebut menjadi daya tarik utama penampilan kontingen.

Berdiri megah di atas kendaraan hias, miniatur Masjid Baitul Makmur sekaligus memperkenalkan salah satu identitas daerah kepada masyarakat yang menyaksikan kemeriahan pawai.

Kontingen Merangin mengerahkan 62 orang dalam kegiatan tersebut.

Mereka tampil dengan kekompakan barisan dan membawa semangat untuk memperkenalkan daerah sekaligus menyambut pelaksanaan MTQH ke-55.

Pawai Ta’aruf yang diikuti lebih dari 3.000 peserta dimulai sekitar pukul 19.00 WIB dari Gedung Olahraga dan Seni (GOS) Kota Baru.

Rombongan kemudian bergerak menuju kawasan Tugu Keris Siginjai sebagai titik akhir kegiatan.

Suasana semakin semarak dengan kehadiran berbagai kontingen dari kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi, termasuk penampilan pasukan berkuda dari kalangan santri tuan rumah.

Penampilan kontingen Merangin mendapat apresiasi langsung dari Asisten I Setda Merangin sekaligus Ketua Official MTQH Kabupaten Merangin, Sukoso, yang hadir mewakili Bupati Merangin M. Syukur.

Sukoso mengaku bangga melihat kekompakan dan totalitas rombongan Merangin dalam mengikuti pawai pembuka MTQH tersebut.

Menurutnya, mobil hias berbentuk Masjid Baitul Makmur bukan sekadar pelengkap penampilan, tetapi juga menjadi representasi kebanggaan masyarakat Merangin terhadap identitas daerahnya.

“Kami sangat bangga dan terpesona melihat penampilan memukau kafilah Merangin malam ini. Mobil hias Masjid Baitul Makmur yang kita tampilkan berhasil mencuri perhatian publik dan menjadi simbol kebanggaan identitas daerah Kabupaten Merangin,” ungkap Sukoso.

Ia menilai penampilan tersebut mencerminkan kesiapan, kekompakan, dan semangat seluruh anggota kontingen dalam mengikuti rangkaian MTQH ke-55.

Lebih dari sekadar memeriahkan pawai, Sukoso berharap penampilan kontingen Merangin menjadi awal yang positif sebelum para peserta memasuki arena perlombaan.

Ia menginginkan semangat kebersamaan yang terlihat dalam Pawai Ta’aruf terus terjaga selama seluruh rangkaian MTQH berlangsung.

“Penampilan luar biasa ini adalah wujud kesiapan mental, kekompakan, dan semangat tinggi kita. Semoga ini menjadi energi positif bagi kafilah Merangin untuk meraih prestasi gemilang sepanjang gelaran MTQH ke-55 ini,” lanjutnya.

Setelah mengikuti Pawai Ta’aruf, kontingen Merangin bersiap melanjutkan perjuangan dalam berbagai cabang perlombaan MTQH ke-55 tingkat Provinsi Jambi yang dijadwalkan memasuki seremoni pembukaan pada Minggu malam 1 November 2026.

Penampilan melalui replika Masjid Baitul Makmur menjadi salah satu cara kontingen Merangin menunjukkan identitas daerah.

Kini, tantangan berikutnya adalah membawa semangat dan kekompakan tersebut ke arena perlombaan untuk mengharumkan nama Kabupaten Merangin.(*)