6 Manfaat Pare untuk Kesehatan Tubuh, dari Kontrol Gula Darah hingga Kulit Sehat

SEPUCUKJAMBI.ID – Pare dikenal sebagai sayuran dengan rasa pahit yang khas, namun jangan salah, sayuran ini menyimpan beragam manfaat untuk kesehatan tubuh.

Kandungan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan membuat pare layak dijadikan bagian dari pola makan sehat.

6 Manfaat Pare untuk Kesehatan

  1. Membantu Mengontrol Gula Darah
    Senyawa aktif dalam pare dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu mengatur kadar gula darah. Pare sering dijadikan pilihan untuk pola makan sehat, terutama bagi mereka yang berisiko diabetes.

  2. Menjaga Kesehatan Pencernaan
    Serat dalam pare melancarkan buang air besar dan mencegah sembelit. Selain itu, serat membantu keseimbangan bakteri baik di usus, sehingga sistem pencernaan bekerja lebih optimal.

  3. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
    Vitamin C dan antioksidan dalam pare melindungi tubuh dari radikal bebas serta mendukung sistem imun agar lebih kuat dalam melawan infeksi.

  4. Membantu Menurunkan Berat Badan
    Pare rendah kalori namun tinggi serat, membuatnya ideal untuk program diet. Serat memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga membantu mengurangi konsumsi berlebih.

  5. Menjaga Kesehatan Jantung
    Serat dan antioksidan dalam pare membantu menjaga kadar kolesterol tetap stabil. Dengan kolesterol terkontrol, risiko gangguan jantung dan pembuluh darah bisa ditekan.

  6. Mendukung Kesehatan Kulit
    Nutrisi dalam pare membantu menjaga kulit tetap sehat dan melindungi dari kerusakan akibat faktor lingkungan.

Meski rasanya pahit, pare tetap bisa dinikmati dengan cara yang lebih lezat, misalnya direndam air garam sebelum dimasak atau dicampur dengan bahan lain dalam tumisan.

Konsumsi pare secara rutin dan dalam jumlah wajar dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat.

“Jangan biarkan rasanya yang pahit membuat Anda melewatkan manfaatnya. Dengan pengolahan tepat, pare bisa menjadi sayuran sehat yang mendukung kebugaran tubuh secara menyeluruh,” jelas ahli gizi.(*)




Cara Mengatasi Haus Saat Berpuasa, Cocok untuk Cuaca Panas dan Aktivitas Padat

SEPUCUKJAMBI.ID – Rasa haus menjadi salah satu tantangan terbesar saat menjalani puasa, terutama ketika cuaca panas atau aktivitas harian padat.

Tubuh yang tidak mendapatkan asupan cairan selama berjam-jam akan memberi sinyal berupa tenggorokan kering dan lemas.

Namun, ada beberapa strategi yang bisa diterapkan sejak sahur hingga berbuka agar tubuh tetap terhidrasi lebih lama.

6 Langkah Agar Tubuh Tidak Cepat Haus Saat Puasa

  1. Penuhi Kebutuhan Cairan Saat Sahur
    Minumlah air putih cukup sebelum imsak. Konsumsi secara bertahap agar tubuh menyerapnya optimal. Pola minum teratur membantu tubuh memiliki cadangan cairan sepanjang hari.

  2. Hindari Minuman Berkafein
    Kopi, teh, atau minuman bersoda bersifat diuretik dan dapat membuat tubuh lebih sering buang air kecil. Mengurangi kafein saat sahur membantu rasa haus datang lebih lambat.

  3. Pilih Makanan Kaya Air
    Buah dan sayuran seperti semangka, melon, mentimun, dan tomat membantu menjaga hidrasi tubuh. Mengonsumsi makanan ini saat sahur memperlambat munculnya rasa haus.

  4. Kurangi Makanan Asin dan Berlemak
    Garam berlebih bisa mempercepat kehilangan cairan, sedangkan makanan berlemak cenderung memperlambat pencernaan dan membuat tubuh kurang nyaman. Pilih menu sahur seimbang dengan karbohidrat kompleks, protein, dan sayuran.

  5. Minum Bertahap Saat Berbuka
    Hindari langsung minum banyak air sekaligus. Minum sedikit demi sedikit membantu tubuh menyerap cairan lebih baik dan mencegah perut kembung.

  6. Batasi Aktivitas Berat di Siang Hari
    Paparan sinar matahari dan aktivitas fisik berlebihan meningkatkan pengeluaran cairan melalui keringat. Atur jadwal aktivitas agar tidak terlalu menguras energi saat berpuasa.

Menjaga tubuh tetap terhidrasi bukan hanya soal jumlah air yang diminum, tetapi juga pola makan dan kebiasaan sehari-hari.

Dengan strategi tepat, rasa haus bisa lebih terkendali, puasa tetap lancar, dan tubuh bugar hingga waktu berbuka.(*)




Goreng Saham, Empat Pihak Didenda OJK Total Rp 11,05 Miliar

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali memberikan sanksi tegas terhadap praktik manipulasi pasar atau goreng saham, dengan total denda mencapai Rp 11,05 miliar.

Sanksi ini dijatuhkan kepada empat pihak atas pelanggaran yang terjadi antara 2016 hingga 2022.

Pejabat Sementara Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengumumkan sanksi tersebut dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (20/2/2026).

“Hari ini OJK resmi mengenakan sanksi berupa denda, melalui pendekatan UNAFIA, total Rp 11,05 miliar kepada 4 pihak atas pelanggaran terkait manipulasi pasar pada beberapa saham antara 2016-2022,” ujar Hasan.

Rincian Sanksi OJK

  1. PT Dana Mitra Kencana – Denda Rp 2,1 miliar
    Terbukti melakukan transaksi tidak wajar pada saham PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melalui rekening terafiliasi untuk menciptakan ilusi likuiditas dan aktivitas perdagangan tinggi. Praktik ini membentuk harga tidak sesuai mekanisme pasar.

  2. UPT (perorangan) – Denda Rp 1,8 miliar
    Melakukan transaksi saham IMPC secara terkoordinasi, menciptakan gambaran semu pergerakan harga yang berpotensi menyesatkan investor.

  3. MLN (perorangan) – Denda Rp 1,8 miliar
    Terlibat dalam transaksi terstruktur saham IMPC yang tidak mencerminkan mekanisme pasar wajar. OJK menilai ini termasuk manipulasi pasar.

  4. BVN (influencer pasar modal) – Denda Rp 5,35 miliar
    Menyebarkan informasi menyesatkan dan melakukan transaksi yang memengaruhi harga saham, termasuk PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS), PT MD Pictures Tbk, dan PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML). Praktik ini berpotensi memicu keputusan investasi berbasis informasi tidak akurat.

OJK menegaskan bahwa pendekatan UNAFIA (Unlawful Act in Financial Industry Activity) diterapkan untuk memastikan penegakan hukum berjalan efektif.

Regulator juga menekankan pengawasan perdagangan saham akan terus diperketat demi menjaga integritas pasar modal Indonesia sekaligus melindungi kepentingan investor.

“Pengawasan ketat dan sanksi tegas diperlukan agar pasar modal tetap sehat dan transparan. Investor harus dapat membuat keputusan investasi berdasarkan informasi yang akurat,” kata Hasan.(*)




Permintaan Maaf Penerima LPDP Jadi Sorotan, Netizen Soroti Etika Digital

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Seorang penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menyampaikan permohonan maaf terbuka setelah pernyataannya yang berbunyi “Cukup saya WNI, anak jangan” viral di media sosial.

Pernyataan itu memicu perdebatan luas dan kritik karena dianggap merendahkan identitas sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).

Video yang memuat pernyataan tersebut beredar cepat dan menjadi sorotan publik beberapa hari terakhir, menimbulkan diskusi soal tanggung jawab moral penerima beasiswa pemerintah dalam menyampaikan pendapat di ruang publik.

Menanggapi polemik, yang bersangkutan memberikan klarifikasi sekaligus meminta maaf. Ia mengakui bahwa pemilihan kata yang digunakan tidak tepat dan berpotensi menimbulkan tafsir keliru di masyarakat.

“Saya menyadari sepenuhnya bahwa kalimat tersebut kurang tepat dan dapat dimaknai sebagai bentuk perendahan terhadap identitas sebagai Warga Negara Indonesia. Untuk itu, saya mengakui kesalahan dalam pemilihan kata dan menyampaikannya di ruang publik,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa dirinya bertanggung jawab penuh atas dampak pernyataan tersebut, terlepas dari kondisi emosional saat mengucapkannya.

“Apa pun latar belakang emosionalnya, dampak pernyataan tetap menjadi tanggung jawab saya sepenuhnya. Melalui pernyataan ini, saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada pihak yang merasa tersakiti serta atas kegaduhan yang terjadi,” lanjutnya.

Permintaan maaf ini mendapat beragam respons. Sebagian publik menerima klarifikasi sebagai bentuk tanggung jawab, sementara yang lain menilai peristiwa ini menjadi pembelajaran penting tentang etika komunikasi di era digital.

Banyak warganet menekankan bahwa setiap pernyataan di ruang publik, terutama oleh penerima program negara, memiliki konsekuensi sosial yang besar.

Kasus ini juga menyoroti pentingnya literasi digital dan sensitivitas terhadap isu identitas nasional.

LPDP sebagai program strategis pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia unggul menekankan bahwa penerima beasiswa tidak hanya mewakili diri sendiri, tetapi juga institusi dan nilai kebangsaan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kebebasan berpendapat harus disertai tanggung jawab, terutama di media sosial dengan jangkauan luas.

Ketelitian dalam memilih kata dan memahami konteks menjadi kunci agar polemik yang tidak perlu dapat dihindari.(*)




BAZNAS Perluas Program Kesehatan Gratis, Akses Layanan Medis Selama Ramadhan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memperluas layanan kesehatan gratis bagi masyarakat selama bulan Ramadhan 1447 H/2026 M.

Program ini sebelumnya dijadwalkan hanya sebelum Ramadhan, namun tingginya antusiasme masyarakat mendorong BAZNAS untuk memperpanjangnya sepanjang bulan puasa.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menjelaskan bahwa perpanjangan program bertujuan menjaga kondisi fisik warga agar tetap prima saat menjalankan ibadah puasa.

“Awalnya dilaksanakan sebelum Ramadhan, lalu kami perpanjang selama bulan puasa, karena kebutuhannya banyak dan antusiasme masyarakat tinggi,” ujar Saidah, Sabtu (21/2/2026).

BAZNAS menegaskan layanan ini terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat. Program mencakup pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, serta pemberian obat-obatan dasar sesuai diagnosis tenaga medis.

“Silakan datang dan manfaatkan layanan yang tersedia. Bagi yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, BAZNAS juga menyediakan layanan di Rumah Sehat BAZNAS Indonesia di Jatinegara, yang memiliki fasilitas klinik pratama, pemeriksaan gigi, hingga USG,” tambah Saidah.

Selain pemeriksaan dasar di berbagai titik, fasilitas Rumah Sehat BAZNAS Indonesia di Jatinegara mampu menangani kebutuhan medis lebih lengkap, termasuk pemeriksaan ultrasonografi (USG) dan layanan kesehatan gigi.

Program kesehatan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tidak hanya melalui bantuan ekonomi dan sosial, tetapi juga memperluas akses layanan medis.

Diharapkan, masyarakat dapat menjalani Ramadhan dengan kondisi fisik yang lebih terjaga, sehingga ibadah bisa dilakukan dengan lebih khusyuk.(*)




Zodiak Minggu Ini: Waktu Tepat Selesaikan Urusan Tertunda dan Nikmati Momen Sederhana

SEPUCUKJAMBI.ID – Minggu ini energi terasa dinamis, memberi peluang untuk menata prioritas, memperbaiki komunikasi, dan menuntaskan urusan tertunda.

Waktu tepat untuk menyelaraskan kehidupan pribadi, hubungan, dan keuangan sambil menikmati momen sederhana dengan lebih tenang.

Aries (21 Maret–19 April)

Peruntungan: Saatnya mengungkap keraguan sambil tetap peka terhadap orang lain.
Keuangan: Selesaikan pekerjaan kompleks dan sesuaikan aktivitas dengan tujuan pribadi.
Asmara: Jaga keseimbangan antara memberi perhatian dan kebutuhan diri sendiri.

Taurus (20 April–20 Mei)

Peruntungan: Optimisme dan rasa percaya diri membantumu selaras dengan lingkungan, namun jangan lupakan istirahat.
Keuangan: Lepaskan tekanan dan buka babak baru dalam pengelolaan keuangan.
Asmara: Bangun hubungan baru dan pelihara kehangatan dengan pasangan.

Gemini (21 Mei–20 Juni)

Peruntungan: Sosialisasi dan dinamismu membuatmu menonjol hari ini.
Keuangan: Selesaikan urusan administratif yang tertunda dengan lancar.
Asmara: Bersikap terbuka terhadap perubahan agar hubungan lebih ringan dan penuh harapan.

Cancer (21 Juni–22 Juli)

Peruntungan: Suasana santai memungkinkanmu menikmati interaksi menyenangkan.
Keuangan: Fokus kembali pada hal-hal penting secara perlahan.
Asmara: Nikmati kebersamaan dan bagikan kegembiraan dengan orang terdekat.

Leo (23 Juli–22 Agustus)

Peruntungan: Hati-hati dengan emosi dan kata-kata agar percakapan tetap positif.
Keuangan: Kritik menjadi evaluasi konstruktif jika diterima dengan lapang dada.
Asmara: Jangan biarkan tuntutan orang lain menguras energimu, beri waktu istirahat.

Virgo (23 Agustus–22 September)

Peruntungan: Hari ini mendukung penguatan persahabatan dan hubungan sosial.
Keuangan: Energi positif dan strategi membantumu mengelola urusan penting.
Asmara: Nikmati hidup dan ciptakan momen istimewa bersama orang tercinta.

Libra (23 September–22 Oktober)

Peruntungan: Objektif dalam menilai situasi membantu keputusan realistis.
Keuangan: Mengukur keraguan dengan realitas memberi kejelasan finansial.
Asmara: Hindari memaksakan kehendak sendiri untuk menjaga keharmonisan.

Scorpio (23 Oktober–21 November)

Peruntungan: Energi batin kuat dan tindakan selaras dengan nilai diri sendiri.
Keuangan: Pengaruhmu pada orang lain besar, gunakan kesempatan dengan bijak.
Asmara: Suasana hati dan cara bicara meyakinkan membantu menghapus keraguan pasangan.

Sagitarius (22 November–21 Desember)

Peruntungan: Pikiran tajam, tapi hati-hati jangan memicu konflik.
Keuangan: Tekanan tinggi, luangkan waktu istirahat sejenak.
Asmara: Kelola pengeluaran dan hindari keputusan emosional.

Capricorn (22 Desember–19 Januari)

Peruntungan: Penyelesaian masalah memberi ketenangan dan rasa damai.
Keuangan: Tantangan pekerjaan tinggi, namun motivasi untuk memulai hal baru kuat.
Asmara: Keluar dari rutinitas untuk menciptakan momen manis bersama pasangan.

Aquarius (20 Januari–18 Februari)

Peruntungan: Emosi lebih terkendali, keputusan rumit lebih mudah dibuat.
Keuangan: Ungkapkan perasaan agar orang memahami pilihanmu.
Asmara: Selaras dengan lingkungan, mampu membuat pilihan terbaik.

Pisces (19 Februari–20 Maret)

Peruntungan: Aktivitas kreatif menyeimbangkan batin dan energi positif.
Keuangan: Hadiah kecil dan kesenangan memberi kedamaian sambil menjaga proyek tetap berjalan.
Asmara: Percaya diri dan suasana hati ceria membuat hubungan menyenangkan.(*)




Tak Perlu Tahapan Panjang, Pelaku Usaha Mikro di Kota Jambi Kini Lebih Cepat Dapat KKPR

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota melalui Pemerintah Kota Jambi kembali menghadirkan terobosan untuk mendukung pertumbuhan usaha mikro.

Kini, proses pengurusan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) Darat dapat dilakukan lebih sederhana melalui mekanisme pernyataan mandiri di sistem Online Single Submission (OSS).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Jambi, Abu Bakar, menjelaskan bahwa kebijakan ini dirancang untuk memangkas proses teknis yang selama ini dinilai memakan waktu.

“Pelaku usaha mikro cukup mengisi data usaha dan membuat pernyataan mandiri melalui OSS. Tidak ada lagi tahapan teknis berlapis seperti sebelumnya. Legalitas lokasi usaha bisa diperoleh lebih cepat,” ujarnya, Jumat (20/02/2026).

Skema baru ini berlaku bagi pelaku usaha skala mikro, baik perorangan maupun berbentuk badan usaha mikro. Meski prosedur dipermudah, aspek pengawasan tata ruang tetap menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

Bagi warga yang sebelumnya telah mengajukan permohonan KKPR Darat namun masih dalam tahap proses sebelum surat edaran terbaru diterbitkan, kini dapat mengajukan ulang melalui mekanisme pernyataan mandiri di OSS.

“Tidak perlu menunggu proses lama. Silakan ajukan kembali melalui skema terbaru agar segera mendapatkan kepastian layanan,” tegas Abu Bakar.

Dalam pengajuan KKPR Darat melalui pernyataan mandiri, pelaku usaha wajib menyiapkan beberapa informasi penting, antara lain:

  • Informasi lokasi administratif

  • Titik koordinat lokasi

  • Alamat lengkap usaha

  • Foto tampak depan lokasi

  • Luas total lahan usaha

Meski prosesnya lebih praktis, untuk usaha mikro dengan tingkat risiko tinggi tetap diwajibkan berkoordinasi dengan dinas tata ruang setempat guna memastikan kesesuaian dengan rencana tata ruang daerah.

Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Jambi dalam mendorong UMKM agar memiliki legalitas jelas dan mampu berkembang lebih cepat.

Dengan kepastian hukum terkait lokasi usaha, pelaku usaha mikro diharapkan lebih mudah mengakses pembiayaan maupun program pemberdayaan lainnya.

“Semakin cepat legalitas diperoleh, semakin besar peluang usaha untuk berkembang dan naik kelas,” pungkasnya.(*)




Soal Uang, 5 Zodiak Ini Terkenal Disiplin dan Anti Boro

SEPUCUKJAMBI.ID – Hemat sering kali disalahartikan sebagai pelit.

Padahal, sikap hemat justru menunjukkan kemampuan mengelola keuangan secara bijak dan terencana.

Orang yang hemat tahu kapan harus menahan diri, kapan saatnya menabung, dan bagaimana memprioritaskan kebutuhan.

Dalam astrologi, setiap zodiak memiliki karakter berbeda dalam memperlakukan uang.

Ada yang spontan dan gemar belanja, tetapi ada pula yang sangat berhati-hati serta berpikir panjang sebelum mengeluarkan dana.

Berikut lima zodiak yang dikenal paling cermat dan bertanggung jawab dalam urusan finansial:

1. Virgo (23 Agustus – 22 September)

Virgo dikenal sebagai sosok yang analitis dan detail. Dalam hal keuangan, mereka cenderung membuat anggaran, mencatat pengeluaran, serta mempertimbangkan segala risiko sebelum membeli sesuatu.

Virgo jarang melakukan pembelian impulsif. Mereka lebih nyaman menyimpan uang atau menggunakannya untuk kebutuhan yang jelas manfaatnya dalam jangka panjang.

2. Capricorn (22 Desember – 19 Januari)

Capricorn identik dengan disiplin dan perencanaan jangka panjang. Mereka memahami bahwa stabilitas finansial membutuhkan proses.

Capricorn biasanya lebih memilih investasi atau tabungan dibanding mengikuti tren konsumtif. Sikap ini membuat kondisi keuangan mereka cenderung stabil dan terkontrol.

3. Taurus (20 April – 20 Mei)

Meski menyukai kenyamanan, Taurus bukan tipe yang boros. Mereka sangat selektif dalam berbelanja dan lebih memilih kualitas dibanding kuantitas.

Taurus rela menunggu dan menabung demi mendapatkan barang yang benar-benar tahan lama dan bernilai, ketimbang membeli barang murah yang cepat rusak.

4. Cancer (21 Juni – 22 Juli)

Cancer memiliki kebutuhan kuat akan rasa aman, termasuk dalam hal finansial. Mereka cenderung menyiapkan dana darurat dan rutin menabung demi masa depan.

Bagi Cancer, keamanan keluarga dan stabilitas jangka panjang jauh lebih penting dibanding kesenangan sesaat.

5. Scorpio (23 Oktober – 21 November)

Scorpio dikenal memiliki kontrol diri yang tinggi. Mereka tidak mudah terpengaruh tekanan sosial untuk mengikuti gaya hidup konsumtif.

Scorpio biasanya memiliki strategi finansial tersendiri dan lebih fokus pada kestabilan jangka panjang dibanding pengeluaran impulsif.

Hemat Bisa Dipelajari Siapa Saja

Meski lima zodiak di atas sering dianggap paling hemat, kemampuan mengatur uang bukan semata-mata ditentukan oleh zodiak.

Disiplin, perencanaan, dan kesadaran finansial bisa dilatih oleh siapa pun.

Pada akhirnya, sikap bijak dalam mengelola uang adalah kunci menciptakan rasa aman dan kebebasan finansial di masa depan.(*)




Jangan Dianggap Sepele, Ini Penyebab Panu dan Cara Mencegahnya

SEPUCUKJAMBI.ID – Panu kerap dianggap masalah kulit ringan.

Namun ketika bercak putih atau kecokelatan mulai terlihat di punggung, dada, leher, bahkan lengan, kondisi ini bisa mengganggu penampilan dan menurunkan rasa percaya diri.

Secara medis, panu dikenal sebagai Tinea versicolor, yaitu infeksi jamur pada kulit yang cukup umum terjadi di wilayah beriklim tropis seperti Indonesia.

Penyebab Panu: Jamur yang Tumbuh Berlebihan

Panu disebabkan oleh pertumbuhan berlebih jamur Malassezia. Jamur ini sebenarnya hidup secara alami di permukaan kulit manusia dan biasanya tidak menimbulkan masalah.

Namun dalam kondisi tertentu, keseimbangan kulit bisa terganggu. Saat itulah jamur berkembang lebih cepat dan menyebabkan perubahan warna kulit yang tampak sebagai bercak.

Faktor yang Memicu Panu

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko panu antara lain:

1. Cuaca Panas dan Lembap
Lingkungan yang membuat tubuh mudah berkeringat menjadi tempat ideal bagi jamur berkembang. Jika keringat tidak segera dibersihkan, risiko infeksi meningkat.

2. Kebersihan Tubuh Kurang Terjaga
Jarang mandi, tidak mengganti pakaian setelah berkeringat, atau menggunakan handuk lembap dapat mempercepat pertumbuhan jamur.

3. Kulit Berminyak
Produksi minyak berlebih di kulit memudahkan jamur tumbuh dan menyebar.

4. Daya Tahan Tubuh Menurun
Stres berkepanjangan, kurang tidur, atau kondisi medis tertentu dapat melemahkan sistem imun sehingga tubuh sulit mengontrol pertumbuhan jamur.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Panu biasanya ditandai dengan:

  • Bercak lebih terang atau lebih gelap dari warna kulit sekitar

  • Permukaan kulit sedikit bersisik

  • Rasa gatal, terutama saat berkeringat

Meski tidak berbahaya, panu yang dibiarkan bisa semakin meluas dan membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh.

Cara Mengatasi Panu

Untuk kasus ringan, panu dapat diatasi dengan krim atau sampo antijamur yang dijual bebas.

Namun jika bercak semakin banyak, sangat gatal, atau tidak membaik setelah pengobatan, sebaiknya periksa ke dokter untuk mendapatkan terapi yang sesuai.

Pencegahan Agar Tidak Kambuh

Langkah pencegahan sangat penting, terutama di daerah beriklim tropis. Beberapa cara yang bisa dilakukan:

  • Mandi secara teratur, terutama setelah berkeringat

  • Segera mengganti pakaian basah

  • Menggunakan pakaian yang menyerap keringat

  • Tidak berbagi handuk atau pakaian pribadi

  • Menjaga daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat

Panu memang terlihat sepele, tetapi jika tidak ditangani dengan benar, infeksi ini bisa menyebar dan kambuh berulang kali. Dengan menjaga kebersihan dan mengenali pemicunya sejak dini, risiko panu dapat diminimalkan.(*)




Sudah Tidur 8 Jam Tapi Masih Lemas? Ini 7 Penyebab yang Sering Tak Disadari

SEPUCUKJAMBI.ID – Banyak orang mengira tidur 7–8 jam setiap malam sudah cukup untuk mengembalikan energi tubuh.

Namun kenyataannya, tidak sedikit yang tetap merasa lemas, kurang bertenaga, bahkan cepat lelah sepanjang hari meskipun jam tidur terpenuhi.

Kondisi ini bisa menjadi sinyal adanya gangguan kesehatan atau faktor gaya hidup tertentu yang sering kali tidak disadari.

Berikut beberapa penyebab umum tubuh tetap terasa lemah meski sudah tidur cukup:

1. Anemia

Anemia terjadi ketika tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh.

Kekurangan oksigen membuat organ dan otot bekerja kurang optimal sehingga memicu rasa lelah berkepanjangan.

Gejala lain yang sering muncul antara lain kulit pucat, jantung berdebar, hingga sesak napas ringan saat beraktivitas.

2. Gangguan Tiroid

Kelenjar tiroid berperan penting dalam mengatur metabolisme. Kondisi seperti Hipotiroidisme (tiroid kurang aktif) dapat memperlambat metabolisme sehingga tubuh terasa lesu.

Sebaliknya, Hipertiroidisme juga bisa menyebabkan kelelahan akibat metabolisme yang terlalu cepat.

3. Kekurangan Nutrisi Penting

Defisiensi vitamin dan mineral tertentu seperti vitamin B12, vitamin D, magnesium, dan zat besi dapat mengganggu produksi energi di tingkat sel. Akibatnya, tubuh terasa cepat lelah meskipun waktu tidur cukup.

4. Penyakit yang Tidak Terdeteksi

Beberapa kondisi medis kronis seperti Diabetes, gangguan ginjal, penyakit hati, atau penyakit autoimun dapat menyebabkan kelelahan berkepanjangan. Penyakit-penyakit ini memengaruhi cara tubuh memproses energi.

5. Sleep apnea

Sleep apnea adalah gangguan tidur di mana pernapasan berhenti sementara saat tidur. Meskipun durasi tidur cukup, kualitasnya buruk karena tubuh sering “terbangun” tanpa disadari. Akibatnya, tubuh tidak benar-benar beristirahat.

6. Stres dan Masalah Kesehatan Mental

Stres kronis, kecemasan, hingga depresi dapat menguras energi. Hormon stres yang terus aktif membuat tubuh berada dalam kondisi siaga, sehingga pemulihan saat tidur tidak optimal.

7. Dehidrasi dan Pola Hidup

Kurang minum air, jarang bergerak, pola makan rendah nutrisi, serta konsumsi kafein berlebihan juga bisa menjadi pemicu tubuh terasa lemas.

Bahkan dehidrasi ringan saja sudah cukup membuat konsentrasi dan stamina menurun.

Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Jika rasa lemas berlangsung lebih dari 2–4 minggu, semakin berat, atau disertai gejala seperti pucat, pusing, penurunan berat badan tanpa sebab, atau sesak napas, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter.

Pemeriksaan seperti tes darah, evaluasi kadar hormon, atau pemeriksaan fungsi organ dapat membantu mengidentifikasi penyebab utamanya lebih dini.(*)