Harga Cabai Fluktuatif, Disperindag Kota Jambi Pastikan Stok Aman

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Fluktuasi harga cabai kembali terjadi di pasar tradisional Kota Jambi dalam sepekan terakhir.

Setelah sempat menyentuh Rp40 ribu per kilogram, harga cabai merah kini berangsur turun dan stabil di kisaran Rp30 ribu per kilogram.

Kondisi ini masih tergolong terkendali menurut Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Jambi.

Lonjakan harga dianggap bersifat sementara, dipicu faktor distribusi dan pasokan harian di tingkat pedagang.

Kepala Disperindag Kota Jambi, Nella Ervina, menjelaskan pihaknya rutin memantau langsung pasar tradisional untuk memastikan stok kebutuhan pokok aman dan harga tidak melonjak signifikan.

“Kenaikan harga hanya berlangsung sekitar dua hari. Saat ini harga sudah kembali normal di kisaran Rp30 ribu per kilogram. Kami terus memantau pergerakan harga dan memastikan distribusi lancar,” ujarnya.

Menurut Nella, fluktuasi harga cabai merupakan hal lazim karena dipengaruhi cuaca, kelancaran distribusi, dan pasokan dari daerah penghasil.

Untuk menjaga kestabilan, Pemkot Jambi menjalin kerja sama dengan penghasil cabai di Magelang, Jawa Tengah, dan Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

“Pasokan tambahan dari luar daerah menjadi langkah antisipasi agar stok tetap tersedia di pasar. Meski ada biaya transportasi, cara ini efektif menahan gejolak harga di konsumen,” jelasnya.

Disperindag juga mengimbau pedagang untuk tidak menimbun cabai yang bisa memicu kelangkaan dan lonjakan harga.

Dengan sinergi antara pemerintah, distributor, dan pedagang, harga cabai di Kota Jambi diharapkan tetap stabil beberapa pekan ke depan.)(*)




Gubernur Jambi Al Haris Pastikan Puluhan Ribu Warga Dapat Rumah Layak

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, bergerak cepat memastikan warga Provinsi Jambi mendapatkan hunian layak.

Senin (23/2/2026), ia menggelar audiensi dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, di Kantor Kementerian PKP, Jakarta.

Tak sendiri, Gubernur Al Haris memboyong seluruh Bupati, Wali Kota, dan Kepala Dinas Perkim se-Provinsi Jambi.

Pertemuan ini menjadi momen penting untuk membahas program rumah layak, bedah rumah (BSPS), penataan kawasan kumuh, hingga rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Kami hadir membawa puluhan ribu aspirasi rakyat Jambi yang merindukan rumah sehat dan layak huni. Program seperti bedah rumah, penataan kawasan kumuh, dan rumah subsidi diharapkan dapat digelontorkan secara masif ke Jambi,” ujar Al Haris.

Gubernur juga menegaskan pemerintah daerah siap menyiapkan data akurat agar bantuan dari pusat tepat sasaran.

“Kami ingin kawasan di Jambi tertata baik, ekonomi warga meningkat, dan pendidikan anak-anak terjamin karena rumahnya sehat,” tambahnya.

Respons Menteri PKP: Terobosan Besar Hunian Layak

Menteri PKP Maruarar Sirait menyambut baik inisiatif Gubernur Al Haris. Ia memaparkan empat strategi utama untuk Jambi:

  1. Pemberdayaan Ekonomi Rumah Tangga – Bekerja sama dengan PNM Mekaar agar rumah yang direnovasi juga menjadi tempat usaha produktif.

  2. Penataan Kawasan Kumuh – Mengubah kawasan kumuh menjadi pemukiman sehat.

  3. BSPS (Bedah Rumah) – Menjamin seluruh kabupaten/kota di Jambi memperoleh jatah program rumah swadaya.

  4. Penyederhanaan Subsidi – Mempermudah akses KPR Tapak dan Rusun bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Menteri Ara menambahkan, pemerintah juga menyiapkan skema bunga KPR rendah 5% bagi 16 juta nasabah, khususnya ibu rumah tangga yang menjalankan usaha di rumah.

Selain itu, Menteri PKP akan melakukan kunjungan balasan ke Jambi dan Sulawesi Tengah pada April untuk meninjau langsung progres di lapangan.

“Saya senang bertemu Gubernur yang profesional seperti Pak Al Haris dan Pak Rusdy Mastura. Kami akan hadir langsung ke Jambi dan Sulteng bulan April untuk memastikan program berjalan,” pungkasnya.

Gubernur Al Haris didampingi sejumlah pejabat OPD Provinsi Jambi, termasuk Kadis Kominfo, Kepala Bappeda, Plt. Kadis Perkimtan, Karo Kesra, Plt. Karo Adpim, dan Plt. Kepala Badan Penghubung.(*)




Hunian Layak MBR Jadi Prioritas, Gubernur Jambi Temui Menteri PKP RI

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., melakukan langkah strategis untuk percepatan pembangunan hunian layak bagi masyarakat.

Bersama seluruh kepala daerah kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, Gubernur Al Haris menggelar audiensi dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, di Wisma Mandiri Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (23/02/2026).

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program perumahan daerah dengan kebijakan nasional.

Menteri Maruarar Sirait, yang akrab disapa Menteri Ara, didampingi jajaran Sekretaris Jenderal dan Direktur Jenderal Kementerian PKP.

Dalam diskusi hangat, Gubernur Al Haris memaparkan tiga prioritas strategis: peningkatan kualitas rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui bedah rumah, pembangunan rumah susun di lokasi strategis, serta penyediaan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) untuk kawasan kumuh.

“Kehadiran kami hari ini menunjukkan komitmen memastikan warga Jambi memperoleh hunian layak. Usulan kami fokus pada manfaat nyata seperti bedah rumah dan penataan kawasan kumuh,” ujar Al Haris.

Menteri Ara menegaskan bahwa penanganan kemiskinan dan kawasan kumuh harus terintegrasi, tidak parsial.

Ia mendorong Jambi menjadi wilayah percontohan program kolaboratif yang menggabungkan APBN, APBD, CSR perusahaan, BSPS, hingga skema KUR Perumahan.

Selain itu, Kementerian PKP juga akan melibatkan sektor perbankan dan pembiayaan melalui PNM (Permodalan Nasional Madani).

Menteri Ara menambahkan, program ini tidak hanya memperbaiki fisik lingkungan, tapi juga mendorong kemandirian ekonomi warga dan munculnya wirausaha lokal baru.

Sinergi ini diapresiasi oleh seluruh kepala daerah, dan Kementerian PKP berencana melakukan kunjungan kerja untuk meninjau kesiapan lahan dan validasi data usulan.

Gubernur Al Haris didampingi sejumlah pejabat kunci OPD Provinsi Jambi, termasuk Kepala Bappeda, Kadis Kominfo, Plt. Kadis Perkimtan, Karo Kesra, Plt. Karo Adpim, dan Plt. Kepala Badan Penghubung.

Pertemuan ditutup dengan kesepakatan untuk mematangkan data teknis agar program rumah subsidi dan penataan kawasan kumuh di Provinsi Jambi dapat terealisasi secara bertahap sepanjang tahun 2026.(*)




Baznas Kota Jambi Dorong Literasi Zakat Anak PAUD Sejak Usia Dini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komitmen membangun generasi peduli dan gemar berbagi terus diperkuat di Kota Jambi.

Melalui program manasik zakat untuk anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), literasi zakat kini mulai diperkenalkan secara sistematis sejak usia emas pertumbuhan anak.

Ketua Baznas Kota Jambi, Muhammad Padli, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni edukatif, tetapi bagian dari strategi jangka panjang meningkatkan pemahaman zakat di tengah masyarakat, dimulai dari anak-anak.

Menurutnya, konsep manasik zakat dikemas dalam bentuk simulasi sederhana dan interaktif agar mudah dipahami sesuai tingkat perkembangan anak.

“Anak-anak dikenalkan tata cara berzakat dari berbagai profesi melalui simulasi ringan dan menyenangkan. Dengan pendekatan ini, mereka bisa memahami konsep dasar zakat tanpa merasa digurui,” jelasnya.

Padli menyebut, metode belajar berbasis praktik ini efektif menanamkan pemahaman sekaligus membangun pengalaman emosional anak tentang arti berbagi.

Tak berhenti pada kegiatan seremonial, Baznas Kota Jambi berencana mengusulkan agar manasik zakat dapat diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan karakter, khususnya dalam penguatan literasi zakat.

Koordinasi pun akan dilakukan bersama Baznas Provinsi Jambi dan Baznas RI untuk membahas aspek regulasi serta pengembangan program secara lebih luas.

“Kegiatan ini akan kami laporkan sebagai bahan evaluasi dan kajian. Harapannya, literasi zakat bisa menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan anak usia dini,” ujarnya.

Setelah resmi diluncurkan oleh Bunda PAUD Kota Jambi, program manasik zakat dijadwalkan dilaksanakan secara bertahap di 11 kecamatan dan menyasar seluruh lembaga PAUD yang ada di Kota Jambi.

Langkah masif ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membangun budaya berbagi serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Edukasi sejak dini diyakini menjadi kunci lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial.

Dengan pendekatan edukatif, menyenangkan, dan terstruktur, program ini berpotensi menjadi model percontohan literasi zakat anak di tingkat nasional.(*)




Manasik Zakat PAUD di Kota Jambi, Cara Unik Tanamkan Empati Sejak Usia Dini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Upaya membentuk generasi berkarakter terus digencarkan di Kota Jambi. Salah satu langkah inovatif dilakukan melalui kegiatan manasik zakat bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang bertujuan menanamkan nilai kepedulian sosial sejak masa golden age anak.

Kegiatan ini menjadi sarana edukasi awal agar anak-anak memahami makna berbagi dan pentingnya zakat dalam kehidupan bermasyarakat. Sejak dini, mereka dikenalkan bahwa dalam setiap rezeki yang dimiliki, terdapat hak orang lain yang membutuhkan.

Bunda PAUD Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG, menegaskan bahwa pendidikan karakter harus berjalan beriringan dengan penguatan akademik.

Menurutnya, manasik zakat bukan sekadar pengenalan ibadah, melainkan proses membangun empati dan tanggung jawab sosial.

“Zakat memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial. Anak-anak perlu dikenalkan bahwa berbagi adalah bagian dari akhlak mulia,” ujarnya.

Ia menambahkan, usia dini merupakan fase emas pembentukan karakter. Nilai empati yang ditanamkan sejak kecil diyakini akan membentuk kesalehan sosial di masa depan.

Tak hanya itu, peran orang tua dan guru juga dinilai sangat krusial. Keteladanan dalam kehidupan sehari-hari menjadi kunci agar nilai berbagi tidak berhenti pada teori, tetapi benar-benar dipraktikkan.

Program ini diharapkan dapat menjadi percontohan (pilot project) yang terus dikembangkan di seluruh wilayah Kota Jambi.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan dapat diadopsi sebagai bagian dari penguatan kurikulum pendidikan karakter secara lebih luas.

Dengan pendekatan edukatif dan menyenangkan, manasik zakat di tingkat PAUD ini menjadi langkah strategis dalam membangun generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus matang secara sosial dan spiritual.(*)




Leher Terlihat Tebal? Begini Cara Mengurangi Lemak Secara Alami

SEPUCUKJAMBI.ID – Penumpukan lemak di area leher sering membuat banyak orang merasa kurang percaya diri.

Leher yang terlihat tebal dapat membuat garis rahang kurang tegas dan wajah tampak lebih bulat.

Kondisi ini cukup umum dan bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kenaikan berat badan hingga perubahan elastisitas kulit seiring bertambahnya usia.

Penyebab Lemak di Leher

Lemak di leher tidak muncul begitu saja. Beberapa faktor utama yang berkontribusi meliputi:

  • Pola makan tinggi kalori, gula, dan lemak jenuh

  • Kurangnya aktivitas fisik dan olahraga rutin

  • Kebiasaan postur tubuh yang buruk, seperti menunduk terlalu lama

  • Faktor genetik yang membuat beberapa orang lebih mudah menyimpan lemak di dagu dan leher

Cara Mengurangi Lemak di Leher Secara Alami

  1. Atur Pola Makan
    Mengurangi konsumsi gula, makanan cepat saji, dan lemak jenuh dapat menekan penumpukan lemak. Sebaliknya, memperbanyak protein, serat, buah, dan sayur membantu metabolisme lebih stabil. Penurunan berat badan secara keseluruhan biasanya juga akan memengaruhi tampilan leher.

  2. Latihan Fisik dan Kardio
    Olahraga seperti jalan cepat, lari, atau latihan kardio lain membantu membakar kalori. Selain itu, latihan khusus otot leher juga bermanfaat. Gerakan sederhana seperti mengangkat dagu ke atas, memiringkan kepala ke kanan dan kiri, atau mendorong rahang ke depan dapat memperkuat otot leher dan membuat tampilannya lebih kencang.

  3. Perbaiki Postur Tubuh
    Kebiasaan menunduk saat menatap ponsel atau laptop dapat melemahkan otot leher dan membuat kulit tampak kendur. Menjaga posisi duduk tegak dan sejajar dengan layar membantu mengurangi tekanan pada leher serta mendukung tampilan yang lebih proporsional.

  4. Perawatan Tambahan
    Pijatan ringan di area leher dapat melancarkan sirkulasi darah dan membantu menjaga elastisitas kulit. Menggunakan pelembap secara rutin juga penting untuk mempertahankan kelembapan dan kekencangan kulit seiring waktu.

Kesimpulan

Tidak ada cara instan untuk menghilangkan lemak di leher.

Perubahan memerlukan konsistensi dan gaya hidup sehat secara menyeluruh.

Kombinasi pola makan seimbang, olahraga rutin, latihan otot leher, postur yang baik, dan perawatan kulit dapat membantu tampilan leher menjadi lebih proporsional secara bertahap.(*)




Bekam untuk Nyeri dan Stres? Ini yang Perlu Diketahui Sebelum Mencoba

SEPUCUKJAMBI.ID – Terapi bekam atau cupping therapy merupakan metode pengobatan tradisional yang sudah dipraktikkan selama ribuan tahun di berbagai belahan dunia, termasuk Tiongkok dan Timur Tengah.

Belakangan ini, bekam kembali populer sebagai terapi alternatif untuk mengatasi berbagai keluhan kesehatan.

Namun, apakah bekam benar-benar terbukti efektif secara medis?

Apa Itu Bekam?

Bekam dilakukan dengan menempelkan cawan khusus pada kulit untuk menciptakan hisapan.

Tujuannya adalah merangsang aliran darah di area tertentu, sehingga dipercaya dapat membantu meredakan ketegangan otot, mengurangi peradangan ringan, dan memberi efek relaksasi.

Manfaat Bekam yang Umum Dirasakan

Banyak orang menggunakan bekam untuk mengatasi:

  • Nyeri otot, sakit punggung, pegal di leher dan bahu

  • Sakit kepala ringan

  • Stres dan kelelahan

Efek relaksasi yang dirasakan kemungkinan terkait dengan peningkatan sirkulasi darah lokal dan stimulasi saraf pada kulit.

Jenis Terapi Bekam

Terdapat dua jenis utama:

  1. Bekam kering: tanpa melukai kulit, hanya hisapan pada permukaan.

  2. Bekam basah: melibatkan sayatan kecil untuk mengeluarkan sedikit darah setelah proses hisap.

Kedua metode bertujuan memberikan efek terapeutik melalui stimulasi jaringan tubuh.

Apa Kata Medis?

Bukti ilmiah mengenai bekam masih terbatas. Beberapa studi menunjukkan terapi ini dapat membantu meredakan nyeri ringan hingga sedang, terutama gangguan otot dan sendi.

Namun, bekam tidak dianjurkan sebagai pengobatan utama untuk penyakit serius, melainkan sebagai terapi komplementer.

Risiko dan Efek Samping

Efek samping yang umum meliputi:

  • Memar atau kemerahan pada kulit

  • Nyeri ringan di area terapi

  • Iritasi kulit

Bagi orang dengan kondisi tertentu seperti gangguan pembekuan darah, anemia, infeksi kulit, atau sistem imun lemah, terapi bekam bisa menimbulkan komplikasi jika tidak dilakukan dengan benar.

Tips Aman Menjalani Bekam

  • Konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan, terutama bagi penderita penyakit kronis

  • Pastikan praktik dilakukan oleh terapis berpengalaman

  • Gunakan alat yang higienis dan steril

💡 Kesimpulan:
Terapi bekam bisa memberikan manfaat berupa relaksasi dan membantu meredakan keluhan ringan.

Namun, selalu perhatikan faktor keamanan dan konsultasi medis agar efek positifnya optimal tanpa menimbulkan risiko.(*)




Rahasia Menjaga Kolesterol Tetap Normal Saat Ramadan

SEPUCUKJAMBI.ID – Puasa bukan hanya soal menahan lapar dan haus, tetapi juga memengaruhi pola makan yang dapat berdampak pada kesehatan jantung, khususnya kadar kolesterol.

Kolesterol adalah lemak yang diproduksi oleh hati dan didapat dari makanan.

Meski tubuh membutuhkannya, kadar kolesterol tinggi terutama LDL atau kolesterol jahat dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Selama Ramadan, beberapa kebiasaan justru bisa membuat kolesterol naik, padahal tujuan berpuasa adalah menjaga kesehatan.

Berikut lima faktor utama yang memengaruhi kolesterol saat puasa:

1. Pilihan Menu Sahur dan Berbuka

Jenis makanan saat sahur dan berbuka sangat menentukan kadar kolesterol. Menu tinggi lemak jenuh, gorengan, daging merah berlemak, atau makanan cepat saji bisa meningkatkan kolesterol jahat dalam darah.

Hindari konsumsi berlebihan makanan yang “balas dendam” setelah seharian berpuasa.

2. Kebiasaan Mengonsumsi Gorengan

Gorengan memang nikmat dan cepat mengenyangkan, tapi kandungan lemak trans dan kalorinya tinggi.

Lemak trans dapat menurunkan kolesterol baik (HDL) dan menaikkan LDL, meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

3. Aktivitas Fisik yang Berkurang

Puasa kadang membuat tubuh terasa lemas sehingga aktivitas fisik menurun. Padahal, kurang bergerak dapat memperlambat metabolisme dan memengaruhi cara tubuh memproses lemak.

Hal ini berisiko menaikkan berat badan dan gangguan metabolisme lipid.

4. Camilan Manis dan Minuman Bergula

Selain gorengan, makanan manis dan minuman bersoda atau bergula sering dikonsumsi saat berbuka.

Gula tambahan bisa memicu kenaikan berat badan dan resistensi insulin, yang berhubungan dengan ketidakseimbangan kadar kolesterol.

5. Dehidrasi dan Asupan Serat yang Rendah

Kurang minum selama puasa bisa menyebabkan dehidrasi ringan, memengaruhi metabolisme tubuh.

Menu sahur dan berbuka yang minim serat, seperti sayur dan buah, juga bisa mengurangi kemampuan tubuh menurunkan kadar kolesterol.

💡 Tips Puasa Sehat: Pilih makanan rendah lemak jenuh, perbanyak serat dari sayur dan buah, batasi gorengan dan gula, tetap aktif dengan olahraga ringan, serta pastikan cukup minum air saat sahur dan berbuka.

Dengan langkah sederhana ini, kolesterol tetap stabil dan kesehatan jantung terjaga selama Ramadan.(*)




Komisi IX DPR RI Tinjau RSUD Raden Mattaher, Soroti KRIS dan Antrean Operasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja ke RSUD Raden Mattaher pada Senin (23/2/2026) untuk mengevaluasi kesiapan rumah sakit rujukan utama di Jambi.

Beberapa fokus utama kunjungan adalah penerapan KRIS (Kelas Rawat Inap Standar), pelayanan KJS, serta antrean operasi yang saat ini disebut bisa mencapai satu bulan.

Wakil Ketua Komisi IX, Nihayatul Wafiroh, menjelaskan kunjungan ini bertujuan melihat langsung kesiapan rumah sakit dalam memenuhi standar pelayanan Kementerian Kesehatan.

“Kunjungan ini untuk meninjau pelayanan KJS dan kesiapan KRIS, karena KRIS menjadi prioritas Kemenkes. Kita ingin mengetahui apakah rumah sakit ini siap atau belum,” ujarnya.

Nihayatul menambahkan, RSUD Raden Mattaher yang dibangun sejak 1972 masih menggunakan model infrastruktur lama. Beberapa titik perlu penyesuaian agar sesuai regulasi terbaru Kemenkes.

Selain itu, kekurangan tenaga kesehatan menjadi perhatian khusus, terutama pada layanan jantung yang membutuhkan tambahan tenaga radiografi dan staf pendukung lainnya.

“Kami minta pengajuan segera diproses dan akan kami kawal agar tenaga kesehatan bisa mendapatkan beasiswa,” tambahnya.

Komisi IX juga berencana mendengarkan pemaparan lebih lanjut dari Wakil Gubernur dan Kepala Dinas Kesehatan yang juga Direktur RSUD Raden Mattaher untuk menentukan dukungan dari pusat.

“Kunjungan ini untuk mendukung agar pelayanan kesehatan di Jambi lebih baik lagi,” kata Nihayatul.

Meski dinilai cukup baik, beberapa fasilitas RSUD Raden Mattaher masih belum dimanfaatkan maksimal. Contohnya ruang VIP di sekitar ICU dan fasilitas hemodialisa yang memiliki sekitar 30 alat.

Nihayatul menekankan pemanfaatan ruang dan fasilitas agar tidak terbuang percuma.

Saat ini, rumah sakit memiliki kapasitas sekitar 400 tempat tidur, namun masih belum mencukupi kebutuhan pasien. Antrean operasi bahkan disebut bisa mencapai satu bulan.

Menurut Nihayatul, solusi salah satunya adalah menambah fasilitas kesehatan dan mempercepat proses layanan.

“Kebutuhan rumah sakit ini pasti lebih dari 400 bed. Antrian operasi cukup panjang, jadi harus ada upaya untuk meminimalkan antrean dan mempercepat pelayanan,” jelasnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong peningkatan fasilitas dan pelayanan kesehatan di Jambi, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan lebih cepat, nyaman, dan maksimal.(*)




Update Harga Emas Antam Terbaru: 1 Gram Kini Rp3.068.000

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan Selasa pagi.

Berdasarkan pembaruan dari laman resmi Logam Mulia pukul 08.44 WIB di Jakarta, harga emas Antam melonjak Rp40.000 per gram.

Kini, harga emas 1 gram berada di level Rp3.068.000, naik dari sebelumnya Rp3.028.000 per gram.

Kenaikan ini mempertegas tren positif logam mulia di tengah dinamika pasar global.

Tak hanya harga jual, nilai pembelian kembali (buyback) emas Antam juga mengalami kenaikan.

Saat ini, harga buyback tercatat di angka Rp2.854.000 per gram.

Perlu diketahui, harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar dan kebijakan perusahaan.

Berikut daftar lengkap harga emas batangan Antam berdasarkan pecahan:

  • 0,5 gram: Rp1.584.000

  • 1 gram: Rp3.068.000

  • 2 gram: Rp6.076.000

  • 3 gram: Rp9.089.000

  • 5 gram: Rp15.115.000

  • 10 gram: Rp30.175.000

  • 25 gram: Rp75.312.000

  • 50 gram: Rp150.545.000

  • 100 gram: Rp301.012.000

  • 250 gram: Rp752.265.000

  • 500 gram: Rp1.504.320.000

  • 1.000 gram (1 kg): Rp3.008.600.000

Ketentuan Pajak Transaksi Emas Antam

Mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017:

Pajak Pembelian Emas

  • PPh 22 sebesar 0,45% bagi pemilik NPWP

  • PPh 22 sebesar 0,9% bagi non-NPWP

  • Setiap transaksi pembelian akan disertai bukti potong PPh 22

Pajak Buyback (Penjualan Kembali)

  • Untuk nilai di atas Rp10 juta:

    • 1,5% bagi pemilik NPWP

    • 3% bagi non-NPWP

  • Pajak dipotong langsung dari total nilai buyback

Investor disarankan memperhitungkan komponen pajak sebelum melakukan transaksi agar estimasi keuntungan lebih akurat.()