LPKNI Bongkar Dugaan Mafia Minyak Goreng, Oknum Lurah di Kota Jambi Terlibat?

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dugaan praktik mafia minyak goreng kembali mencuat di Kota Jambi. Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Indonesia (LPKNI) mengungkap adanya penimbunan MinyaKita kemasan 1 liter di sebuah rumah di Jalan Walisongo, Aur Kenali, Telanaipura, yang diduga milik oknum Lurah berinisial MH.

Dalam operasi investigasi yang dilakukan tim LPKNI, terlihat puluhan truk penuh kardus MinyaKita terparkir di halaman rumah tersebut.

Spanduk yang terpasang menyebutkan penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng Provinsi Jambi pada Oktober–November 2025.

Ketua Umum LPKNI, Kurniadi Hidayat, yang ikut langsung dalam operasi mengatakan, jumlah minyak goreng mencapai 1.000 dus.

“1.000 dus MinyaKita kemasan 1 liter ini jelas menyalahi aturan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah,” tegas Kurniadi, kemarin.

Dugaan bermula dari informasi bahwa salah satu Rumah Pangan Kita (RPK) binaan Perum Bulog Jambi menerima kuota minyak goreng fantastis, sementara RPK lain hanya mendapatkan 40 dus untuk dua minggu.

Kurniadi menilai jika minyak tersebut dijual ke pedagang lain, harga di pasaran bisa melonjak di atas HET, merugikan masyarakat yang seharusnya memperoleh harga terjangkau.

Investigasi LPKNI mencatat minyak goreng ini diduga akan dijual ke Bayung Lincir, Sumatera Selatan, dan Kabupaten Batang Hari dengan harga Rp188 ribu–Rp200 ribu per dus.

“Kalau jumlahnya sudah ribuan begini, ini bukan sekadar cari makan, tapi cari kaya. Ini bisa dikategorikan penimbunan dan tindak pidana bahan pokok,” ujar Kurniadi.

Ketum LPKNI juga menyoroti dugaan adanya permainan di internal Perum Bulog Jambi. Ia menekankan bahwa setiap RPK seharusnya memiliki toko resmi dengan titik koordinat yang tercatat.

“Kami meminta Perum Bulog Pusat mengevaluasi pejabat Bulog Jambi karena dugaan praktik yang merugikan masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, Kurniadi meminta Wali Kota Jambi, Dr. dr. Maulana, untuk mengevaluasi dan mencopot oknum Lurah MH atas dugaan penyalahgunaan wewenang.(*)




KPK Klarifikasi Gratifikasi Jet Pribadi OSO, Nasaruddin Umar Tidak Terjerat Hukum

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa Menteri Agama Nasaruddin Umar tidak dikenai sanksi pidana terkait laporan penerimaan fasilitas jet pribadi dari Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang (OSO).

Keputusan ini diambil setelah KPK melakukan verifikasi gratifikasi yang disampaikan Nasaruddin dalam batas waktu yang ditentukan oleh undang-undang.

Direktur Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK, Arif Waluyo, menjelaskan bahwa pelaporan dilakukan sebelum tenggat 30 hari kerja, sehingga Pasal 12B UU Tipikor yang mengatur ancaman pidana tidak berlaku.

“Beliau menyampaikan sebelum 30 hari kerja. Sesuai Pasal 12C, apabila laporan disampaikan tepat waktu, unsur pidana tidak terpenuhi,” jelas Arif.

Arif menambahkan bahwa meski sanksi pidana tidak berlaku, proses administratif masih berlangsung.

KPK akan menilai nilai fasilitas yang diterima untuk menentukan apakah ada bagian yang perlu disetorkan ke kas negara.

“Prosesnya seperti itu. Nantinya akan ditentukan berapa yang harus dikembalikan atau disetor ke kas negara,” tambah Arif.

Kasus ini juga menjadi momentum edukasi publik, agar masyarakat dan pihak swasta memahami pentingnya transparansi dan tidak memberikan gratifikasi kepada pejabat publik.

“Ini juga menjadi edukasi bagi masyarakat dan pihak swasta agar tidak memberikan hadiah kepada penyelenggara negara,” ujarnya.(*)




BPJS Kesehatan Defisit Hampir Rp20 Triliun, Pemerintah Pertimbangkan Kenaikan Iuran

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan kondisi keuangan BPJS Kesehatan saat ini masih mengalami defisit hampir Rp20 triliun per tahun.

Menurut Budi, kondisi ini membuat penyesuaian iuran BPJS menjadi langkah yang tak terhindarkan untuk menjaga keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“BPJS itu sudah negatif setahunnya Rp20-an triliun, sudah hampir Rp20 triliun. Jadi memang tidak mungkin tarif BPJS itu tidak disesuaikan setiap lima tahun,” ujar Budi, dikutip dari kanal YouTube BPJS Kesehatan, Selasa (24/2/2026).

Budi Gunadi menekankan bahwa persoalan pembiayaan JKN bukan sekadar masalah teknis, melainkan tantangan struktural yang membutuhkan kebijakan berani.

Ia menambahkan, lembaga asuransi sosial seperti BPJS Kesehatan tidak ideal jika terus defisit, karena bisa mengganggu stabilitas layanan kesehatan nasional.

“Perkembangan dinamika antara realita teknis dan politis mesti kami jaga agar teknisnya jangan sampai rusak,” tambah Budi.

Menteri Budi menjelaskan, jika kondisi defisit dibiarkan, keberlanjutan layanan kesehatan bisa terancam. Oleh karena itu, penyesuaian iuran perlu dilakukan, terutama bagi peserta mampu.

“BPJS sudah negatif, harusnya tidak boleh negatif. Artinya iuran memang harus naik. Memang ada pertimbangan politis karena ini ramai, tapi yang seharusnya ramai itu harusnya yang kaya,” jelasnya.

Kebijakan ini diharapkan tetap memprioritaskan akses layanan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sambil menjaga stabilitas fiskal program JKN.

Dengan defisit yang terus terjadi, pemerintah kini meninjau kembali kemungkinan penyesuaian iuran BPJS Kesehatan sebagai langkah strategis untuk memastikan sistem jaminan kesehatan nasional tetap berkelanjutan dan stabil.(*)




LPDP Awardee Masuk Daftar Blacklist, Negara Tegaskan Komitmen Kebangsaan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Kasus viral pernyataan “cukup saya WNI” yang diucapkan seorang awardee Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menjadi pengingat keras tentang tanggung jawab moral penerima beasiswa negara.

Ucapan tersebut memicu polemik luas di ruang publik dan berujung pada sanksi tegas, sekaligus menjadi refleksi penting tentang komitmen kebangsaan dan etika dalam menyampaikan pendapat.

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan respons keras terhadap kasus tersebut.

Ia menegaskan bahwa konsekuensi yang diberikan bukan sekadar peringatan biasa, melainkan bentuk penegasan komitmen terhadap nilai kebangsaan.

“Nanti saya akan blacklist dia di seluruh pemerintahan tidak akan bisa masuk,” tegas Purbaya.

Purbaya juga mengingatkan bahwa penerima beasiswa negara semestinya menunjukkan rasa hormat terhadap Indonesia sebagai pihak yang membiayai pendidikan mereka.

Ia menilai kritik boleh saja disampaikan, namun tidak dengan merendahkan negara sendiri.

“Saya harap teman-teman yang dapat pinjaman dari LPDP kalau enggak senang ya tidak usah menghina negara lah. Jangan menghina negara sendiri,” ungkapnya.

Kontroversi ini pun berkembang menjadi diskursus yang lebih luas mengenai tanggung jawab moral awardee LPDP.

Banyak pihak menilai bahwa beasiswa negara bukan hanya soal bantuan pendidikan, melainkan amanah publik yang melekatkan konsekuensi etis pada penerimanya.

Berujung pada status blacklist, kasus tersebut menjadi pelajaran bahwa pernyataan di ruang publik dapat berdampak langsung pada masa depan profesional seseorang.

Tidak hanya individu yang terdampak, citra program beasiswa negara juga ikut menjadi sorotan.

Peristiwa ini sekaligus mendorong refleksi tentang pentingnya pembinaan karakter, nasionalisme, serta kesadaran publik bagi para penerima beasiswa.

Di satu sisi, negara perlu memastikan sistem seleksi dan pengawasan berjalan optimal.

Di sisi lain, para awardee diingatkan bahwa komitmen terhadap Indonesia adalah bagian tak terpisahkan dari kepercayaan yang telah diberikan kepada mereka.(*)




32 Dugaan Pelanggaran Pasar Modal, OJK Bisa Lanjutkan ke Ranah Pidana

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menindaklanjuti 32 dugaan pelanggaran di pasar modal yang melibatkan beragam pihak, termasuk korporasi, perorangan, hingga influencer.

Penanganan kasus ini menegaskan bahwa tidak semua dugaan pelanggaran terkait figur media sosial.

Pjs Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menjelaskan bahwa kasus-kasus yang ditangani berbeda-beda dari sisi konstruksi dan pola pelanggaran.

“32 kasus itu bukan semuanya influencer. Ada yang korporasi, perorangan, bahkan pemberi informasi atau influencer,” ujarnya di Gedung Bank Indonesia Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Hasan menjelaskan sebagian kasus mengarah pada penyampaian informasi tidak benar, sementara yang lain terkait manipulasi harga saham atau perdagangan semu yang menciptakan pergerakan pasar tidak wajar.

“Ada yang mengarah kepada penipuan, penciptaan harga atau perdagangan yang tidak sewajarnya, atau manipulasi harga di pasar,” imbuhnya.

Proses pembuktian kasus ini dinilai tidak sederhana, karena OJK harus melakukan rekonstruksi transaksi secara menyeluruh, mulai dari identifikasi pergerakan harga yang tidak wajar hingga menelusuri seluruh aktivitas jual-beli terkait.

“Kita menelusuri setiap pelaku, jual dan beli yang membentuk harga tidak wajar, baru kemudian merekonstruksi apakah itu terkait pihak yang terindikasi melanggar,” jelas Hasan.

OJK membuka kemungkinan bahwa sebagian kasus bisa berlanjut ke ranah pidana jika ditemukan unsur pelanggaran hukum sesuai peraturan perundang-undangan.

“Jika unsur pidana bisa dibuktikan, baru kemudian kita limpahkan ke Kejaksaan,” tambah Hasan.

Langkah ini menunjukkan komitmen OJK untuk menjaga integritas pasar modal dan memberikan efek jera bagi pelaku manipulasi, baik influencer, individu, maupun korporasi.(*)




Ramalan Zodiak Rabu Hari Ini: 5 Zodiak Paling Beruntung, Rezeki dan Cinta Menguat!

SEPUCUKJAMBI.ID – Rabu ini membawa energi yang mendorong keseimbangan batin sekaligus ketajaman membaca situasi.

Momentum ini tepat untuk memperbaiki relasi, menyelesaikan urusan tertunda, hingga mengambil keputusan dengan kepala dingin.

Beberapa zodiak bahkan diprediksi mendapat kabar menggembirakan soal keuangan dan asmara.

Simak ramalan lengkap 12 zodiak hari ini:

♈ Aries (21 Maret–19 April)

Hari ini kamu dikelilingi aura positif. Dukungan teman dan kabar baik membuat suasana hati terasa ringan.
Keuangan: Percaya diri meningkat, keputusan finansial lebih mantap.
Asmara: Pendekatan diplomatis menjaga hubungan tetap harmonis.

♉ Taurus (20 April–20 Mei)

Fokus pada hubungan yang benar-benar berarti. Kamu makin selektif soal pergaulan.
Keuangan: Cocok mulai mengatur pola hidup sehat dan pengeluaran rutin.
Asmara: Lebih jujur pada diri sendiri soal perasaan.

♊ Gemini (21 Mei–20 Juni)

Aktivitas padat tak menghalangimu untuk tetap tenang. Kamu justru menemukan cara recharge yang efektif.
Keuangan: Relasi sosial membuka peluang baru.
Asmara: Keterbukaan menciptakan dinamika yang lebih hangat.

♋ Cancer (21 Juni–22 Juli)

Empatimu jadi kekuatan utama hari ini. Orang terdekat merasa nyaman di sisimu.
Keuangan: Perhatikan waktu istirahat agar produktivitas tetap terjaga.
Asmara: Ketulusan memperjelas arah hubungan.

♌ Leo (23 Juli–22 Agustus)

Produktivitas sedang tinggi. Kamu tampil penuh percaya diri dan jadi pusat perhatian.
Keuangan: Potensi diri dilirik orang penting.
Asmara: Komunikasi jujur mempererat ikatan.

♍ Virgo (23 Agustus–22 September)

Meski cenderung pendiam, fokusmu luar biasa tajam.
Keuangan: Hindari multitasking berlebihan agar tidak kewalahan.
Asmara: Nikmati momen santai untuk menjaga stabilitas hubungan.

♎ Libra (23 September–22 Oktober)

Saatnya bicara dari hati ke hati. Energi positif mendukung langkahmu.
Keuangan: Hasil kerja keras mulai terasa.
Asmara: Percaya diri meningkat, hubungan terasa lebih romantis.

♏ Scorpio (23 Oktober–21 November)

Intuisi jadi senjata utama. Kamu mampu menyampaikan ide tanpa memicu konflik.
Keuangan: Waktu tepat memulai proyek atau diskusi penting.
Asmara: Pendekatan lembut memperkuat koneksi emosional.

♐ Sagitarius (22 November–21 Desember)

Tekanan sekitar tak membuatmu goyah. Kamu tetap tenang menghadapi situasi.
Keuangan: Atur ritme kerja agar tidak kelelahan.
Asmara: Fokuskan pikiran agar hubungan tidak terasa renggang.

♑ Capricorn (22 Desember–19 Januari)

Ingin menata ulang prioritas dan suasana sekitar.
Keuangan: Kendalikan emosi saat mengambil keputusan penting.
Asmara: Ekspresi diri membantu menguatkan batin.

♒ Aquarius (20 Januari–18 Februari)

Emosi lebih stabil. Momen kebersamaan terasa menyenangkan.
Keuangan: Aktivitas fisik ringan bantu menjaga energi.
Asmara: Hubungan berjalan konstruktif dan penuh tawa.

♓ Pisces (19 Februari–20 Maret)

Tak semua berjalan sempurna, tapi peluang tetap terbuka lebar.
Keuangan: Hindari keputusan terburu-buru.
Asmara: Langkah terukur menciptakan keharmonisan.(*)




Tak Ada Toleransi! Ditpolairud Polda Jambi Gelar Tes Urine Internal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Upaya menjaga integritas dan profesionalisme terus diperkuat. Ditpolairud Polda Jambi menggelar tes urine terhadap seluruh personel usai apel pagi, Senin (24/02/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kantor Ditpolairud ini melibatkan tim medis dari Biddokes Polda Jambi yang dipimpin langsung oleh dr. Sahril.

Tes urine dilakukan sebagai bentuk deteksi dini sekaligus komitmen institusi dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan kepolisian.

Pemeriksaan ini juga menjadi bagian dari pengawasan internal untuk memastikan seluruh anggota tetap berada pada jalur profesionalisme.

Direktur Polairud Polda Jambi, Dhovan Oktavianton, menegaskan tidak ada toleransi bagi personel yang terbukti melanggar.

“Kegiatan ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan seluruh anggota tetap disiplin, profesional, dan tidak terlibat penyalahgunaan narkotika. Tidak ada toleransi bagi yang melanggar,” tegasnya.

Seluruh personel mengikuti prosedur pemeriksaan sesuai standar medis yang berlaku. Proses berlangsung tertib dan lancar tanpa hambatan.

Langkah ini diharapkan semakin memperkuat kedisiplinan anggota serta menjaga marwah institusi di mata masyarakat

Dengan pengawasan ketat dan komitmen internal, Ditpolairud Polda Jambi ingin memastikan pelayanan kepada publik tetap maksimal dan bebas dari praktik penyalahgunaan narkoba.(*)




RSUD Raden Mattaher Pastikan Ketersediaan Obat Aman Selama Ramadan dan Lebaran

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – RSUD Raden Mattaher Jambi memastikan ketersediaan obat-obatan dan layanan kesehatan tetap aman selama bulan Ramadan hingga Lebaran 2026.

Hal ini disampaikan Wakil Direktur Pelayanan, Anton Trihartanto, yang menyebut proses pengadaan obat sudah berjalan lancar dan sebagian besar obat sudah mulai tersedia.

“Alhamdulillah, support dari APBD sudah membantu pengadaan obat. Proses pemesanan sudah berjalan dan keluhan terkait obat-obatan mulai berkurang,” ujar Anton.

Anton menjelaskan pihak rumah sakit menyiapkan tiga strategi utama: pembelanjaan obat, BMHP (Bahan Medis Habis Pakai) dasar, dan BMHP khusus.

  • Obat dasar: Dijamin tersedia, dan rumah sakit menargetkan enam bulan ke depan tidak ada keluhan kekosongan.

  • BMHP dasar: Termasuk infus, kateter, selang hidung, dan sarung tangan steril, dipastikan selalu tersedia.

  • BMHP khusus: Untuk tindakan operasi tertentu, seperti tulang belakang atau penggunaan plat dan besi, rumah sakit berupaya maksimal menangani pasien kelas 3 atau yang tidak mampu. Pasien dengan kasus tertentu bisa dirujuk ke rumah sakit lain jika belum tercover.

Anton menambahkan beberapa obat khusus, seperti kontras, masih dalam proses pembelian melalui APBD dan BLUD.

Selama Ramadan, tren kunjungan pasien mengalami fluktuasi. Menurut Anton, awal Ramadan biasanya mengalami penurunan, kemudian kembali meningkat menjelang pertengahan bulan.

Hari pertama dan kedua Lebaran cenderung menurun, tetapi sejak hari ketiga angka kunjungan kembali naik.

“Meski ada fluktuasi, pasien tetap bisa ditangani dengan baik. Layanan tetap optimal,” katanya.

RSUD Raden Mattaher menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan dan menjaga kepercayaan masyarakat.

“Ini rumah sakit kita bersama. Mudah-mudahan di bulan Ramadan ini menjadi doa kita bersama agar pelayanan semakin baik,” tutup Anton.(*)




Resep Es Cincau Segar, Minuman Kenyal Cocok untuk Berbuka Puasa

SEPUCUKJAMBI.ID – Es Cincau terkenal dengan teksturnya yang kenyal dan menyegarkan. Cocok dipadukan dengan bahan lain seperti jelly, santan, gula merah, atau buah-buahan.

Minuman ini sempurna untuk berbuka puasa atau menghilangkan dahaga di siang hari.

Bahan-Bahan:

  • Cincau powder

  • Jelly powder

  • Air

  • Gula merah

  • Es batu

  • Daun pandan

  • Santan

  • Sedikit garam

Cara Membuat:

  1. Masak cincau dan jelly

    • Campur cincau powder dan jelly powder dengan air, masak hingga matang dan kental, kemudian dinginkan.

  2. Membuat gula merah pandan

    • Rebus gula merah dengan daun pandan hingga larut dan mengental, kemudian sisihkan.

  3. Membuat santan

    • Rebus santan dengan sedikit garam hingga matang, lalu sisihkan.

  4. Menyajikan

    • Siapkan gelas, masukkan es batu, cincau, jelly, gula merah, dan santan.

    • Aduk rata dan sajikan dingin.

Nikmati kesegaran Es Cincau dengan sensasi kenyalnya yang unik, manis dari gula merah, dan gurih dari santan.

Minuman ini juga bisa ditambahkan potongan buah favorit agar lebih segar dan kaya rasa.(*)




Penerimaan Pajak Kota Jambi Tembus Rp53 Miliar, Sektor Makanan dan Perhotelan Dominan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Realisasi penerimaan pajak daerah Kota Jambi menunjukkan tren positif pada awal tahun 2026.

Hingga pertengahan Februari, capaian pajak daerah telah menembus 11,20 persen atau lebih dari Rp53 miliar dari target Rp536,9 miliar.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Jambi, Dr. Ardi, menjelaskan bahwa realisasi pada Januari 2026 saja sudah mencapai 9,1 persen dari target tahunan.

Angka tersebut terus meningkat pada Februari seiring kepatuhan wajib pajak dan optimalisasi pemungutan di berbagai sektor.

“Dari target yang dibebankan sebesar kurang lebih Rp536 miliar, pada Januari sudah tercapai 9,1 persen. Memasuki pertengahan Februari, realisasi meningkat menjadi 11,20 persen atau di atas Rp53 miliar. Melihat tren ini, insya Allah target 100 persen dapat tercapai,” ujar Ardi.

Kontribusi terbesar datang dari sektor Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), khususnya usaha makanan, minuman, dan perhotelan.

Untuk PBJT perhotelan, target 2026 sebesar Rp21,5 miliar, dengan realisasi hingga pertengahan Februari mencapai Rp4,19 miliar.

Sementara PBJT makanan dan minuman yang ditargetkan Rp81 miliar, telah terealisasi Rp15,19 miliar.

“Sektor makan dan minum serta perhotelan masih menjadi penyumbang terbesar penerimaan pajak daerah. Aktivitas ekonomi di sektor ini cukup stabil sehingga berdampak positif terhadap capaian pajak,” jelasnya.

BPPRD Kota Jambi optimistis tren positif ini akan berlanjut, mendukung pencapaian target penerimaan pajak daerah sepanjang tahun 2026.(*)