Kemas Faried Kritik DLH Kota Jambi: Jangan Biarkan Wali Kota Bekerja Sendiri Urus Sampah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly melontarkan kritik terbuka terhadap kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi terkait pelaksanaan program Operator Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) dan penataan Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

Menurut Kemas, polemik yang muncul di tengah masyarakat belakangan ini menunjukkan masih lemahnya sosialisasi terhadap kebijakan baru yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Jambi tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Kemas saat menghadiri Dialog Publik Pengelolaan Persampahan Kota Jambi yang berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sabtu 13 Juni 2026.

Dalam forum yang dihadiri berbagai elemen masyarakat itu, Kemas secara khusus menyoroti peran DLH Kota Jambi sebagai organisasi perangkat daerah yang menjadi penanggung jawab utama urusan persampahan.

Ia menegaskan bahwa program transformasi tata kelola sampah merupakan kebijakan strategis yang membutuhkan dukungan penuh dari seluruh perangkat daerah, terutama instansi teknis yang menjadi ujung tombak pelaksanaan di lapangan.

“Ini program yang baik dan program baru. Karena itu dibutuhkan kerja sama yang solid dari semua pihak agar tujuan yang ingin dicapai bisa terlaksana dengan baik,” ujar Kemas.

Politisi yang juga menjabat Ketua DPRD Kota Jambi itu menilai DLH harus lebih aktif menjelaskan kepada masyarakat mengenai tujuan, manfaat, hingga mekanisme pelaksanaan OPBM agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun informasi yang simpang siur.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak bisa hanya dibebankan kepada kepala daerah semata.

“Saya mengapresiasi langkah Bapak Wali Kota. Tapi tentu beliau tidak bisa bekerja sendiri. Program sebesar ini harus ditopang seluruh perangkat daerah dan elemen masyarakat agar persoalan sampah di Kota Jambi benar-benar bisa diselesaikan,” tegasnya.

Selain menyoroti aspek sosialisasi, Kemas juga memberikan perhatian terhadap sejumlah komponen pendukung transformasi tata kelola persampahan.

Termasuk pengadaan armada bentor pengangkut sampah dan pengembangan depo transfer sampah yang menjadi bagian dari sistem baru pengelolaan sampah di Kota Jambi.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa setiap program baru pasti memiliki tantangan dan kekurangan pada tahap awal pelaksanaan.

Karena itu, berbagai kritik dan masukan yang muncul dalam dialog publik harus dipandang sebagai bagian dari proses penyempurnaan kebijakan, bukan sebagai bentuk penolakan terhadap program pemerintah.

“Namanya program baru tentu masih ada kekurangan. Yang terpenting adalah bagaimana semua masukan yang muncul dapat menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” katanya.

Salah satu isu yang menurutnya perlu mendapatkan perhatian serius adalah persoalan iuran pengangkutan sampah yang belakangan menjadi pembahasan di tengah masyarakat.

Kemas mengungkapkan DPRD Kota Jambi menerima berbagai aspirasi terkait mekanisme penarikan iuran yang diterapkan di sejumlah wilayah.

Ia meminta Pemerintah Kota Jambi menyusun formulasi yang lebih jelas dan terukur agar tidak memunculkan persoalan baru di kemudian hari.

“Kami meminta ke depan ada formulasi yang lebih jelas. Jangan sampai muncul potensi pungutan liar atau masyarakat kurang mampu justru terbebani oleh kebijakan ini,” ujarnya.

Menurut Kemas, perlindungan terhadap kelompok masyarakat berpenghasilan rendah harus menjadi perhatian dalam setiap kebijakan pelayanan publik, termasuk dalam pengelolaan sampah.

Di sisi lain, ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Jambi yang membuka ruang dialog secara terbuka dengan masyarakat.

Menurutnya, forum seperti ini penting untuk menyerap aspirasi sekaligus meluruskan berbagai informasi yang berkembang di tengah publik.

“Kami terbuka terhadap setiap kritik dan aspirasi masyarakat. Semua masukan yang disampaikan akan menjadi bahan untuk diteruskan kepada pemerintah dan pihak terkait agar kebijakan yang diambil semakin baik,” pungkasnya.

Dialog publik tersebut menjadi salah satu momentum evaluasi terhadap pelaksanaan transformasi tata kelola sampah di Kota Jambi yang saat ini tengah berjalan.

Sejumlah masukan yang mengemuka, mulai dari persoalan sosialisasi, mekanisme iuran, hingga kesiapan infrastruktur pendukung, diperkirakan akan menjadi bahan perbaikan dalam implementasi program OPBM ke depan.(*)




Wawako Diza: Masalah Sampah Sudah Jadi Agenda Nasional, Kota Jambi Harus Bergerak Cepat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha menegaskan bahwa, transformasi tata kelola sampah yang saat ini dijalankan Pemerintah Kota Jambi bukan sekadar program daerah, melainkan bagian dari upaya mendukung agenda nasional dalam menyelesaikan persoalan lingkungan.

Hal itu disampaikan Diza saat menghadiri Dialog Publik Pengelolaan Sampah yang digelar Pemerintah Kota Jambi di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sabtu 13 Juni 2026.

Menurut Diza, isu sampah kini menjadi salah satu perhatian utama pemerintah pusat.

Karena itu, setiap daerah dituntut menghadirkan solusi yang konkret dan berkelanjutan guna mengurangi dampak lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Permasalahan sampah saat ini sudah menjadi agenda nasional. Hal ini juga telah menjadi perhatian Presiden dalam berbagai forum nasional. Pemerintah daerah didorong untuk segera menghadirkan langkah nyata dalam menyelesaikan persoalan sampah,” ujar Diza.

Ia menjelaskan, kebijakan transformasi tata kelola sampah yang sedang diterapkan di Kota Jambi, termasuk melalui program Operator Pengangkut Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM), merupakan bagian dari dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI yang mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Diza menilai keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari tingkat RT, komunitas lingkungan, akademisi, hingga dunia usaha.

“Kita ingin membangun budaya baru dalam pengelolaan sampah. Persoalan ini tidak bisa hanya diselesaikan pemerintah, tetapi harus menjadi gerakan bersama seluruh masyarakat,” katanya.

Dialog publik yang dihadiri berbagai kalangan itu menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik, saran, maupun masukan terhadap kebijakan persampahan yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Jambi.

Sejumlah isu yang mengemuka dalam forum tersebut di antaranya terkait mekanisme OPBM, penutupan Tempat Pembuangan Sementara (TPS), sosialisasi program, hingga persoalan iuran pengangkutan sampah di tingkat lingkungan.

Wali Kota Jambi Maulana yang turut hadir dalam forum itu menyambut berbagai masukan yang disampaikan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama dari seluruh kebijakan yang diambil adalah menciptakan Kota Jambi yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Menurut Maulana, meningkatnya volume sampah dari tahun ke tahun membuat pemerintah harus melakukan transformasi tata kelola persampahan.

Data Pemkot Jambi mencatat volume sampah harian meningkat dari sekitar 200 ton per hari pada tahun 2000 menjadi hampir 448 ton per hari pada 2025.

“Secara umum masyarakat mendukung arah kebijakan ini. Namun memang ada beberapa hal yang harus menjadi evaluasi bersama, terutama terkait sosialisasi, mekanisme pelaksanaan, dan transparansi,” kata Maulana.

Dalam dialog tersebut, Pemerintah Kota Jambi juga menyerap berbagai masukan dari akademisi, tokoh masyarakat, pengurus RT, mahasiswa, hingga pegiat lingkungan.

Sebagai tindak lanjut hasil dialog, Pemerintah Kota Jambi akan melakukan evaluasi terhadap sejumlah kebijakan yang sedang berjalan.

Salah satunya dengan menghentikan sementara penutupan dan pembongkaran TPS hingga dilakukan kajian lebih lanjut terhadap mekanisme pelaksanaannya.

Diza berharap forum seperti ini dapat terus dilakukan agar setiap kebijakan publik yang dijalankan pemerintah memperoleh dukungan dan pemahaman yang sama dari masyarakat.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita memiliki tujuan yang sama, yaitu mewujudkan Kota Jambi yang bersih, sehat, nyaman, dan menjadi kota yang membanggakan bagi seluruh warganya,” pungkas Diza.(*)




Dialog Publik Persampahan Kota Jambi: OPBM Didukung, TPS Dievaluasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi membuka ruang evaluasi terhadap kebijakan transformasi tata kelola sampah setelah menerima berbagai masukan dari masyarakat dalam Dialog Publik Persampahan yang digelar di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sabtu 13 Juni 2026.

Salah satu hasil penting dari forum tersebut adalah keputusan untuk menghentikan sementara penutupan dan pembongkaran Tempat Pembuangan Sementara (TPS) hingga dilakukan kajian lanjutan terhadap mekanisme dan implementasi di lapangan.

Dialog yang dipimpin langsung Wali Kota Jambi Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha itu menghadirkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi lingkungan, mahasiswa, insan pers, hingga Forum Ketua RT Kota Jambi.

Forum tersebut menjadi wadah terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan dukungan, kritik, sekaligus masukan terhadap program Operator Pengangkut Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) dan kebijakan penataan TPS yang belakangan menjadi perhatian publik.

Dalam paparannya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa transformasi pengelolaan sampah bukan sekadar program jangka pendek, melainkan bagian dari arah pembangunan Kota Jambi dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih, dan berkelanjutan.

Menurutnya, kebijakan tersebut berangkat dari fakta meningkatnya volume sampah yang terus bertambah seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi di Kota Jambi.

Data Pemerintah Kota Jambi menunjukkan produksi sampah harian meningkat lebih dari dua kali lipat dalam kurun 25 tahun terakhir.

Jika pada tahun 2000 volume sampah tercatat sekitar 200 ton per hari, maka pada 2025 jumlahnya telah mencapai hampir 448 ton per hari.

Di sisi lain, kapasitas dan pola pengelolaan sampah dinilai sudah tidak lagi mampu mengimbangi pertumbuhan tersebut.

“Secara umum seluruh peserta dialog mendukung tujuan program ini, yaitu menciptakan lingkungan yang bersih.

Namun ada beberapa hal yang menjadi catatan, seperti sosialisasi, mekanisme pelaksanaan, dan persoalan iuran yang harus lebih transparan,” kata Maulana.

Ia menegaskan bahwa Kota Jambi membutuhkan langkah-langkah baru dalam mengatasi persoalan sampah.

Salah satu target yang ingin dicapai adalah mendorong sampah menjadi sumber nilai ekonomi melalui sistem pemilahan sejak dari rumah tangga.

Menurut Maulana, program Kampung Bahagia yang menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah akan menjadi fondasi penguatan OPBM di tingkat lingkungan.

“Tahun depan kita ingin masuk ke tahap berikutnya, yaitu pemilahan sampah dari rumah sehingga sampah tidak lagi menjadi beban, tetapi memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam dialog itu, Maulana juga menjawab berbagai kritik terkait pembongkaran sejumlah TPS yang sebelumnya menuai pro dan kontra.

Ia menegaskan langkah tersebut dilakukan setelah adanya permintaan dan kesiapan masyarakat di wilayah yang telah memiliki sistem pengangkutan sampah berbasis lingkungan.

Meski demikian, Pemerintah Kota Jambi memutuskan untuk melakukan evaluasi lebih lanjut terhadap kebijakan tersebut dengan menghentikan sementara proses penutupan TPS hingga kajian tambahan selesai dilakukan.

Selain persoalan TPS, isu iuran sampah juga menjadi perhatian dalam forum tersebut.

Maulana menilai sistem retribusi yang selama ini dititipkan melalui rekening pelanggan PDAM belum sepenuhnya mencerminkan rasa keadilan karena tidak semua warga menggunakan layanan PDAM.

Karena itu, pemerintah akan mencari formulasi yang lebih tepat agar pembiayaan pengelolaan sampah dapat berjalan efektif tanpa membebani masyarakat.

Wali Kota Jambi juga membantah anggapan bahwa kebijakan penataan TPS akan menghilangkan mata pencaharian para pemulung.

Sebaliknya, pemerintah berencana melibatkan para pemulung sebagai bagian dari sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

“Kami ingin pemulung yang merupakan warga Kota Jambi dapat menjadi mitra dalam sistem OPBM sehingga tetap memperoleh manfaat ekonomi dari pengelolaan sampah,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha menambahkan bahwa transformasi tata kelola sampah yang sedang dijalankan daerah juga sejalan dengan arah kebijakan nasional.

Menurutnya, pemerintah pusat saat ini mendorong seluruh daerah untuk mempercepat penyelesaian persoalan sampah melalui berbagai inovasi pengelolaan lingkungan.

“Masalah sampah menjadi perhatian nasional. Pemerintah daerah didorong untuk menghadirkan solusi yang nyata dan berkelanjutan,” kata Diza.

Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly yang turut hadir dalam forum tersebut mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Jambi membuka ruang dialog secara terbuka.

Menurutnya, perbedaan pandangan terhadap sebuah kebijakan merupakan hal yang wajar, terutama ketika menyangkut perubahan sistem yang selama ini sudah berjalan.

Karena itu, ia mendorong Organisasi Perangkat Daerah terkait untuk memperkuat sosialisasi agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai tujuan dan manfaat program OPBM.

“Masukan dari masyarakat harus menjadi bahan evaluasi. Yang terpenting, semua pihak memiliki tujuan yang sama, yaitu mewujudkan Kota Jambi yang lebih bersih dan lebih baik,” ujarnya.

Dialog publik tersebut menjadi salah satu langkah evaluatif yang dilakukan Pemerintah Kota Jambi dalam memastikan transformasi tata kelola persampahan berjalan efektif, diterima masyarakat, dan mampu menjawab tantangan peningkatan volume sampah di masa mendatang.(*)




Dialog Pengelolaan Sampah Kota Jambi: Dukungan Mengalir, Evaluasi Tetap Dibutuhkan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Upaya Pemerintah Kota Jambi membenahi tata kelola persampahan mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat.

Namun, dukungan tersebut disertai sejumlah catatan penting, mulai dari perlunya sosialisasi yang lebih masif hingga mekanisme iuran yang dinilai perlu diatur secara adil dan transparan.

Aspirasi itu mengemuka dalam Dialog Publik Pengelolaan Sampah yang digelar Pemerintah Kota Jambi di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sabtu 13 Juni 2026.

Forum terbuka tersebut menghadirkan akademisi, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pengurus RT, hingga warga yang secara langsung menyampaikan pandangan terkait program Operator Pengangkut Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) dan kebijakan penutupan sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di kawasan kota.

Secara umum, peserta dialog sepakat bahwa Kota Jambi membutuhkan perubahan dalam pengelolaan sampah.

Namun, transformasi itu dinilai harus dibarengi komunikasi yang intensif kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di lapangan.

Rektor Universitas Jambi, Prof. Helmi, menilai langkah yang diambil Pemerintah Kota Jambi merupakan respons terhadap kondisi darurat sampah yang muncul seiring pertumbuhan penduduk dan meningkatnya aktivitas perkotaan.

Menurutnya, pembenahan sistem persampahan merupakan kebutuhan mendesak apabila Kota Jambi ingin berkembang sebagai pusat perdagangan, jasa, sekaligus destinasi wisata yang nyaman bagi masyarakat maupun pendatang.

“Transformasi tata kelola sampah yang dilakukan pemerintah daerah merupakan langkah positif. Kebersihan, ketertiban, dan keindahan kota akan berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Prof. Helmi menegaskan, keberhasilan program tersebut tidak mungkin hanya bergantung pada pemerintah.

Partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan kebijakan pengelolaan sampah dalam jangka panjang.

Senada dengan itu, Pakar Lingkungan Universitas Jambi, Prof. Ir. Rosyani, menyebut OPBM sebagai salah satu bentuk inovasi yang berpotensi mendorong perubahan perilaku masyarakat terhadap sampah.

Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih, menurutnya, sistem tersebut juga dapat membuka peluang ekonomi apabila masyarakat mulai melakukan pemilahan sampah dan memanfaatkan limbah yang masih memiliki nilai jual.

“Ini bukan sekadar soal mengangkut sampah, tetapi bagaimana masyarakat mulai melihat sampah sebagai sesuatu yang bisa dikelola dan memiliki nilai ekonomi,” katanya.

Meski mendukung arah kebijakan tersebut, sejumlah peserta dialog juga menyampaikan masukan terkait implementasi di lapangan.

Tokoh masyarakat Jambi, Usman Ermulan, menyoroti persoalan iuran pengangkutan sampah yang belakangan menjadi pembahasan di tengah masyarakat.

Ia berharap ada kebijakan yang mempertimbangkan kondisi ekonomi warga.

Menurut mantan Bupati Tanjung Jabung Barat itu, masyarakat kurang mampu sebaiknya mendapatkan keringanan atau bentuk subsidi tertentu sehingga program kebersihan dapat berjalan tanpa menimbulkan beban baru.

“Kalau memungkinkan, warga yang kurang mampu bisa mendapat bantuan atau subsidi. Yang penting semangat kebersamaan tetap terjaga dan masyarakat tidak merasa terbebani,” ujarnya.

Usman juga mengapresiasi keberanian Pemerintah Kota Jambi menutup sejumlah TPS yang selama ini berada di kawasan protokol dan dinilai mengganggu estetika kota.

Baginya, wajah Kota Jambi sebagai ibu kota provinsi menjadi representasi daerah secara keseluruhan sehingga persoalan kebersihan harus menjadi perhatian bersama.

Sementara itu, warga RT 18 Kelurahan Mayang Mangurai, Saprudin, menilai munculnya pro dan kontra terhadap program OPBM lebih disebabkan minimnya informasi yang diterima masyarakat.

Ia mengatakan konsep pengangkutan sampah berbasis lingkungan sebenarnya bukan hal baru.

Namun perubahan kebijakan yang berlangsung cepat membuat sebagian warga belum memahami tujuan dan mekanisme program tersebut.

“Yang menjadi persoalan bukan programnya, tetapi banyak masyarakat yang belum mendapatkan penjelasan secara utuh sehingga muncul kebingungan di lapangan,” katanya.

Menutup diskusi, Ketua Forum RT Kota Jambi, Suparyono, menegaskan bahwa mekanisme iuran yang diterapkan dalam program pengangkutan sampah berbasis masyarakat merupakan hasil kesepakatan warga di masing-masing lingkungan dan bukan ditetapkan langsung oleh Pemerintah Kota Jambi.

Ia mencontohkan pelaksanaan OPBM di wilayahnya yang telah berjalan selama satu dekade tanpa menimbulkan keberatan dari masyarakat karena besarannya ditentukan melalui musyawarah bersama.

Dialog publik tersebut akhirnya menghasilkan satu benang merah yang sama, yakni dukungan terhadap cita-cita menjadikan Kota Jambi lebih bersih dan tertata.

Namun keberhasilan program dinilai bergantung pada kolaborasi pemerintah, masyarakat, pengurus lingkungan, hingga dunia akademik dalam memastikan kebijakan berjalan efektif dan diterima seluruh lapisan warga.(*)




Tanpa Pesaing, Irwansyah Kembali Nahkodai PWI Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Irwansyah kembali dipercaya memimpin Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi setelah terpilih secara aklamasi dalam Konferensi PWI Kota Jambi yang digelar di Meeting Room Kopi Tiam 72, Kota Jambi, Sabtu 13 Juni 2026.

Terpilihnya Irwansyah tanpa pesaing menjadi sinyal kuat masih besarnya dukungan anggota terhadap kepemimpinannya.

Dalam proses konferensi, tidak muncul kandidat lain yang mendaftar hingga batas akhir pencalonan, sehingga sidang pleno menetapkan Irwansyah sebagai ketua terpilih secara aklamasi.

Sidang pleno dipimpin Wakil Ketua Organisasi PWI Provinsi Jambi, Nalom Siadari, didampingi Wakil Ketua Bidang Daerah Surya Darma serta Saprizal Pradana Zebua dari Seksi Organisasi PWI Kota Jambi.

Konferensi tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan pengurus organisasi kewartawanan, mulai dari perwakilan PWI Pusat, Mukhtadi Putra Nusa, Ketua PWI Provinsi Jambi HR Ridwan Agus, Sekretaris PWI Provinsi Jambi Drs Arwani, Dewan Pakar Firdaus, hingga para penasehat dan pengurus PWI Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Mukhtadi Putra Nusa yang mewakili PWI Pusat mengapresiasi jalannya konferensi yang berlangsung lancar dan kondusif.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga soliditas organisasi di tengah dinamika dunia pers yang terus berkembang.

“Siapa pun yang memimpin harus mampu merangkul seluruh anggota. Kekompakan dan kemandirian organisasi harus terus dijaga. Jika ada perbedaan pandangan atau dinamika kecil dalam organisasi, itu merupakan hal yang wajar,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Jambi HR Ridwan Agus mengaku bangga karena seluruh tahapan konferensi berjalan sesuai mekanisme organisasi.

Menurutnya, proses pemilihan yang berlangsung secara aklamasi menunjukkan tingginya kepercayaan anggota kepada kepemimpinan Irwansyah.

Ia menjelaskan, sebelumnya PWI Provinsi Jambi telah membuka kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh anggota yang memenuhi syarat untuk mencalonkan diri sebagai Ketua PWI Kota Jambi.

“Kesempatan sudah dibuka bagi seluruh anggota. Namun hingga proses pencalonan berakhir, hanya Irwansyah yang maju sehingga ditetapkan secara aklamasi,” kata Ridwan Agus.

Dalam kesempatan itu, Ridwan juga menegaskan bahwa keberadaan PWI Kota Jambi tetap dipertahankan sebagai bagian dari struktur organisasi yang dinilai masih relevan dan dibutuhkan. Keputusan tersebut, menurutnya, telah melalui konsultasi dengan PWI Pusat.

Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Irwansyah menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya.

Ia menilai amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh komitmen.

Menurutnya, fokus kepengurusan ke depan tidak hanya memperkuat kapasitas anggota, tetapi juga membangun kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai pihak demi mendukung profesionalisme insan pers di Kota Jambi.

“Kepercayaan ini adalah amanah yang harus saya jaga. Ke depan kami akan terus meningkatkan pembinaan anggota serta memperkuat sinergi dengan berbagai sektor untuk kemajuan organisasi dan dunia jurnalistik di Kota Jambi,” ujarnya.

Dengan terpilihnya kembali Irwansyah, PWI Kota Jambi diharapkan dapat terus memperkuat peran organisasi dalam meningkatkan kompetensi wartawan, menjaga profesionalisme, serta menjawab berbagai tantangan industri media yang terus berubah.(*)




Brasil Kelimpungan Hadapi Pressing Maroko, Vinicius Selamatkan Selecao dari Kekalahan

SEPUCUKJAMBI.ID – Brasil harus bekerja keras untuk menghindari kekalahan saat menghadapi Maroko dalam laga persahabatan internasional yang berlangsung Minggu 14 Juni 2026 pukul 05.00 WIB.

Sempat berada di bawah tekanan sepanjang babak pertama, Tim Samba akhirnya memaksa hasil imbang 1-1 berkat aksi individu Vinicius Junior.

Hasil tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa Maroko bukan lagi tim yang bisa dipandang sebelah mata.

Wakil Afrika itu tampil lebih agresif, lebih berani mengambil risiko, dan beberapa kali membuat Brasil kehilangan identitas permainannya.

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Maroko langsung menerapkan tekanan tinggi yang membuat lini belakang Brasil kesulitan membangun serangan dari bawah.

Umpan-umpan pendek yang biasanya menjadi senjata utama Selecao justru berkali-kali terputus akibat rapatnya pressing yang diperagakan pasukan Atlas Lions.

Situasi itu membuat Brasil lebih banyak bertahan daripada menyerang pada fase awal pertandingan.

Bahkan, sejumlah kesalahan operan di area sendiri hampir berujung petaka bagi tim asal Amerika Selatan tersebut.

Dominasi Maroko akhirnya terbayar pada menit ke-21.

Ibrahim Diaz yang bergerak bebas di sektor serang berhasil mengirimkan umpan matang ke area pertahanan Brasil yang sedang terbuka.

Ismael Saibari yang lolos dari pengawalan hanya menghadapi situasi menguntungkan dengan minim tekanan.

Gelandang PSV Eindhoven tersebut kemudian melepaskan sontekan cerdas yang melambung melewati Alisson Becker sebelum bersarang di dalam gawang.

Gol itu membuat Maroko semakin percaya diri. Mereka terus mengendalikan tempo permainan dan memaksa Brasil bermain di luar karakter biasanya.

Namun ketika permainan kolektif tidak berjalan maksimal, Brasil memiliki pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan melalui kualitas individu.

Pada menit ke-32, Vinicius Junior menunjukkan alasan mengapa dirinya menjadi salah satu pemain paling berbahaya di dunia saat ini.

Menerima bola di sisi kiri serangan, bintang Real Madrid itu melakukan penetrasi cepat ke jantung pertahanan Maroko.

Beberapa pemain belakang lawan berhasil dilewatinya sebelum Vinicius melepaskan tembakan keras kaki kanan yang mengarah ke sudut gawang.

Kiper Yassine Bounou atau Bono tidak mampu menjangkau bola yang meluncur deras.

Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung lebih seimbang.

Brasil mulai menemukan ritme permainan dan menguasai bola lebih lama, sementara Maroko tetap berbahaya melalui serangan balik cepat yang beberapa kali merepotkan lini pertahanan lawan.

Statistik pertandingan menunjukkan Brasil unggul dalam penguasaan bola dengan 54 persen berbanding 46 persen milik Maroko.

Namun dari sisi agresivitas serangan, Maroko justru lebih aktif dengan melepaskan 13 tembakan, sementara Brasil hanya mencatatkan delapan percobaan.

Meski kedua tim terus berusaha mencari gol kemenangan, solidnya lini pertahanan serta penampilan disiplin masing-masing penjaga gawang membuat skor tidak berubah hingga pertandingan berakhir.

Bagi Brasil, hasil ini menjadi peringatan bahwa masih ada sejumlah aspek yang perlu diperbaiki, terutama saat menghadapi lawan yang bermain dengan tekanan tinggi.

Sementara bagi Maroko, hasil imbang melawan salah satu raksasa sepak bola dunia menjadi bukti bahwa mereka tetap layak diperhitungkan di level tertinggi sepak bola internasional.

Statistik Pertandingan

Brasil:

  • Tembakan: 8
  • Tembakan Tepat Sasaran: 5
  • Penguasaan Bola: 54%
  • Operan: 499
  • Akurasi Operan: 87%
  • Pelanggaran: 16
  • Kartu Kuning: 2
  • Tendangan Sudut: 6

Maroko:

  • Tembakan: 13
  • Tembakan Tepat Sasaran: 4
  • Penguasaan Bola: 46%
  • Operan: 474
  • Akurasi Operan: 88%
  • Pelanggaran: 14
  • Kartu Kuning: 0
  • Tendangan Sudut: 2

Pencetak Gol:

  • Ismael Saibari (21′) – Maroko
  • Vinicius Junior (32′) – Brasil.(*)



Hasil Qatar vs Swiss 1-1: Boualem Khoukhi Jadi Pahlawan, Swiss Gagal Menang

SEPUCUKJAMBI.ID – Qatar berhasil mencuri satu poin dramatis saat menghadapi Swiss pada laga pembuka Grup B Piala Dunia 2026.

Tertinggal hampir sepanjang pertandingan, wakil Timur Tengah itu memaksa Swiss puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 di Levi’s Stadium, Santa Clara, Minggu 14 Juni 2026 dini hari WIB.

Hasil ini membuat persaingan Grup B langsung memanas.

Seluruh kontestan grup mengawali turnamen dengan koleksi satu poin setelah tak ada tim yang mampu meraih kemenangan pada pertandingan pertama.

Swiss sebenarnya tampil lebih dominan sejak awal laga.

Tim asuhan Murat Yakin mengontrol permainan, menciptakan lebih banyak peluang, dan beberapa kali memaksa kiper Qatar, Mahmoud Abunada, bekerja keras menjaga gawangnya tetap aman.

Meski demikian, ancaman pertama justru datang dari Qatar.

Saat pertandingan baru berjalan dua menit, Edmilson Junior berhasil menembus pertahanan Swiss.

Namun peluang emas tersebut mampu dimentahkan Gregor Kobel melalui penyelamatan krusial.

Swiss merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Dan Ndoye menjadi motor ancaman tim Eropa itu lewat sejumlah penetrasi berbahaya.

Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil setelah wasit menunjuk titik penalti menyusul pelanggaran di area terlarang yang dikonfirmasi melalui tinjauan VAR.

Breel Embolo yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang pada menit ke-17. Striker andalan Swiss itu sukses mengecoh Abunada dan membawa timnya unggul 1-0.

Setelah gol tersebut, Swiss terus menekan dan memiliki beberapa peluang untuk memperlebar keunggulan.

Namun penampilan gemilang Abunada membuat Qatar tetap bertahan dalam pertandingan.

Kiper tersebut menggagalkan sejumlah peluang berbahaya dari Ndoye maupun Ruben Vargas hingga skor 1-0 bertahan sampai turun minum.

Memasuki babak kedua, Swiss tetap mendominasi jalannya laga. Granit Xhaka hampir mencatatkan namanya di papan skor lewat tendangan jarak jauh yang hanya melayang tipis di atas mistar.

Sementara itu, Qatar kesulitan mengembangkan permainan. Anak asuh Julen Lopetegui lebih banyak mengandalkan serangan balik dan bola-bola panjang untuk membongkar pertahanan disiplin Swiss.

Peluang emas kembali diperoleh Swiss pada menit ke-75 ketika Ruben Vargas berhadapan langsung dengan kiper.

Namun lagi-lagi Abunada tampil sebagai penyelamat dengan refleks cepat yang menjaga harapan Qatar tetap hidup.

Ketidakmampuan Swiss mengonversi sejumlah peluang menjadi gol tambahan akhirnya harus dibayar mahal.

Saat kemenangan sudah berada di depan mata, Qatar menemukan momentum pada masa injury time.

Tepat pada menit ke-90+4, Boualem Khoukhi menyambut umpan silang Homam Al Amin dengan sundulan akurat yang tak mampu dijangkau Kobel.

Gol tersebut membungkam dominasi Swiss sekaligus memastikan Qatar mengamankan satu poin berharga.

Hasil imbang ini membuat persaingan Grup B masih sepenuhnya terbuka.

Swiss boleh menyesali kegagalan mempertahankan keunggulan, tetapi Qatar pantas mendapat apresiasi berkat semangat juang yang membuat mereka terhindar dari kekalahan di laga perdana.

Susunan Pemain

Qatar (4-3-3): Mahmoud Abunada; Homam El Amin, Boualem Khoukhi, Pedro Miguel, Ayoub Al Oui; Issa Laye, Assim Madibo, Jassem Gaber; Akram Afif, Yusuf Abdurisag, Edmilson Junior.
Pelatih: Julen Lopetegui.

Swiss (3-4-2-1): Gregor Kobel; Nico Elvedi, Manuel Akanji, Denis Zakaria; Ricardo Rodriguez, Granit Xhaka, Remo Freuler, Michel Aebischer; Ruben Vargas, Dan Ndoye; Breel Embolo.
Pelatih: Murat Yakin.(*)




Tuan Rumah Menggila! Amerika Serikat Sapu Paraguay dan Puncaki Grup D

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Amerika Serikat mengirim pesan tegas kepada para pesaingnya di Grup D Piala Dunia 2026.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, skuad asuhan Mauricio Pochettino tampil dominan dan menghancurkan Paraguay dengan skor telak 4-1 pada laga pembuka grup, Sabtu 13 Juni 2026.

Kemenangan ini langsung menempatkan Amerika Serikat di puncak klasemen sementara Grup D dengan koleksi tiga poin.

Sebaliknya, Paraguay harus memulai turnamen dengan hasil mengecewakan setelah kesulitan mengimbangi agresivitas tuan rumah sepanjang pertandingan.

Sejak menit awal, Amerika Serikat menunjukkan ambisi besar untuk mengamankan kemenangan.

Tekanan tinggi yang diterapkan membuat Paraguay lebih banyak bertahan dan kesulitan mengembangkan permainan.

Keunggulan tuan rumah datang sangat cepat. Saat pertandingan baru berjalan tujuh menit, upaya Paraguay menghalau serangan justru berujung petaka.

Damian Bobadilla tanpa sengaja mengarahkan bola ke gawang sendiri saat berusaha mengantisipasi situasi berbahaya di area penalti.

Gol bunuh diri itu membuat Amerika Serikat unggul 1-0.

Setelah membuka keunggulan, The Yanks semakin percaya diri.

Kombinasi Christian Pulisic, Weston McKennie, dan Folarin Balogun terus mengacak-acak organisasi pertahanan Paraguay.

Balogun sebenarnya sempat mencetak gol pada menit ke-27.

Namun kegembiraan publik Los Angeles harus tertunda setelah wasit menganulir gol tersebut karena offside.

Striker AS itu akhirnya benar-benar mencatatkan namanya di papan skor empat menit kemudian.

Berawal dari umpan tarik akurat Christian Pulisic dari sisi kiri, Balogun yang berdiri bebas di kotak penalti melepaskan tembakan mendatar yang gagal diantisipasi kiper Paraguay.

Keunggulan dua gol membuat Paraguay semakin tertekan.

Situasi bertambah sulit ketika Balogun kembali menunjukkan ketajamannya menjelang turun minum.

Memanfaatkan umpan terobosan Malik Tillman, penyerang berusia 24 tahun itu lolos dari jebakan offside sebelum melepaskan tembakan keras yang menghujam pojok gawang Paraguay.

Gol tersebut menutup babak pertama dengan skor 3-0 dan membuat Amerika Serikat berada dalam posisi sangat nyaman.

Memasuki babak kedua, Paraguay mencoba keluar dari tekanan.

Tim asuhan Gustavo Alfaro mulai bermain lebih berani dan berusaha memanfaatkan celah di lini belakang tuan rumah.

Perjuangan mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-73.

Julio Enciso mengirimkan umpan pendek yang berhasil dimanfaatkan Mauricio untuk memperkecil ketertinggalan.

Tembakan mendatar yang dilepaskannya membuat skor berubah menjadi 3-1.

Gol itu sempat memberi harapan bagi Paraguay untuk bangkit. Namun Amerika Serikat merespons dengan cepat.

Intensitas serangan kembali ditingkatkan dan sejumlah peluang berbahaya berhasil diciptakan melalui Timothy Weah dan Ricardo Pepi.

Paraguay beruntung masih memiliki kiper Gill yang beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk mencegah skor menjadi lebih besar.

Meski demikian, tekanan tanpa henti dari Amerika akhirnya kembali membuahkan hasil pada masa injury time.

Gio Reyna yang masuk sebagai pemain pengganti berhasil mencetak gol setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Paraguay.

Gol tersebut memastikan kemenangan meyakinkan 4-1 bagi Amerika Serikat sekaligus menjadi salah satu penampilan paling impresif pada pekan pembuka Piala Dunia 2026.

Hasil ini memperlihatkan efektivitas lini serang Amerika Serikat yang tampil tajam dan terorganisasi.

Di sisi lain, Paraguay masih memiliki pekerjaan rumah besar, terutama dalam memperbaiki koordinasi lini belakang yang beberapa kali terlihat rapuh menghadapi tekanan cepat tuan rumah.

Dengan performa seperti ini, Amerika Serikat mengirim sinyal bahwa mereka bukan sekadar tuan rumah, tetapi juga kandidat serius untuk melangkah jauh di Piala Dunia 2026.(*)




Bosnia Bikin Kejutan di Piala Dunia 2026, Kanada Dipaksa Puas Raih Satu Poin

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Kanada gagal memaksimalkan status tuan rumah saat menjalani laga perdana Grup B Piala Dunia 2026.

Sempat tertinggal lebih dulu, Kanada harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Bosnia dan Herzegovina di Toronto Stadium, Sabtu (13/6/2026) dini hari WIB.

Hasil ini membuat persaingan di Grup B langsung berlangsung ketat sejak pertandingan pertama. Kanada memang tampil dominan dalam penguasaan bola dan jumlah peluang, namun rapatnya lini pertahanan Bosnia membuat tim asuhan Jesse Marsch kesulitan mengonversi dominasi menjadi kemenangan.

Sejak peluit awal dibunyikan, Kanada berusaha mengambil kendali permainan.

Dukungan puluhan ribu suporter membuat tuan rumah tampil menekan, terutama melalui pergerakan Jonathan David dan Tani Oluwaseyi di lini depan.

Peluang demi peluang mulai tercipta. Pada menit ke-17, Jonathan David mendapatkan ruang tembak ideal di dalam kotak penalti.

Namun penyelesaiannya masih mampu diamankan penjaga gawang Bosnia, Nikola Vasilj.

Saat Kanada sedang menikmati momentum, Bosnia justru memberi kejutan.

Memanfaatkan situasi bola mati pada menit ke-21, Sead Kolasinac memenangkan duel udara dalam skema sepak pojok sebelum bola jatuh di depan gawang dan disambar Jovo Lukic.

Gol tersebut membuat Bosnia unggul 1-0.

Keunggulan itu semakin meningkatkan kepercayaan diri Bosnia.

Mereka tampil disiplin, menjaga jarak antarlini, dan memaksa Kanada kesulitan menemukan ruang di area berbahaya.

Kanada terus berupaya menyamakan kedudukan hingga akhir babak pertama.

Namun sejumlah peluang yang diperoleh masih gagal berbuah gol. Skor 1-0 untuk Bosnia bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tekanan Kanada meningkat drastis. Serangan bertubi-tubi dilancarkan dari kedua sisi lapangan.

Tani Oluwaseyi hampir menyamakan kedudukan pada awal babak kedua, tetapi refleks cepat Nikola Vasilj kembali menyelamatkan Bosnia.

Momen krusial terjadi pada menit ke-54.

Richie Laryea nyaris mencetak gol setelah menerima rangkaian umpan cepat yang membelah pertahanan Bosnia.

Namun Sead Kolasinac tampil sebagai penyelamat dengan sapuan heroik di garis gawang yang membuat bola membentur mistar.

Bosnia bukan tanpa ancaman. Serangan balik cepat yang mereka bangun beberapa kali merepotkan lini belakang Kanada.

Edin Demirovic bahkan memiliki peluang emas untuk menggandakan keunggulan, tetapi Maxime Crepeau melakukan penyelamatan penting yang menjaga harapan tuan rumah tetap hidup.

Setelah terus menggempur pertahanan lawan, Kanada akhirnya menemukan jalan keluar pada menit ke-78.

Cyle Larin yang baru masuk dari bangku cadangan langsung memberi dampak instan.

Menerima umpan matang Jonathan David, Larin berhasil melewati kawalan bek Bosnia sebelum melepaskan tembakan yang berubah arah dan mengecoh kiper Vasilj.

Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 dan membakar semangat tuan rumah untuk memburu kemenangan.

Pada masa injury time, Kanada hampir melakukan comeback sempurna.

Namun tembakan Larin kembali digagalkan lini pertahanan Bosnia yang tampil disiplin hingga peluit panjang berbunyi.

Meski gagal meraih tiga poin di depan publik sendiri, Kanada menunjukkan karakter kuat dengan bangkit dari ketertinggalan.

Di sisi lain, Bosnia layak mendapat apresiasi berkat organisasi permainan yang solid dan kemampuan bertahan yang membuat salah satu unggulan grup kesulitan sepanjang laga.

Satu poin yang diraih kedua tim membuat persaingan Grup B masih terbuka lebar.

Kanada dan Bosnia sama-sama menjaga peluang untuk melangkah ke fase berikutnya dalam turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.(*)




Promo Besar Yamaha di Jakarta Fair 2026, Tukar Tambah hingga Lelang Motor

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Yamaha Indonesia kembali meramaikan gelaran Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 yang berlangsung di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 11 Juni hingga 12 Juli 2026.

Kehadiran Yamaha di pameran tahunan ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan produk, layanan, serta pengalaman berkendara kepada masyarakat luas.

Tahun ini, booth Yamaha tidak hanya menampilkan jajaran produk unggulan dari berbagai segmen, tetapi juga menghadirkan berbagai aktivitas interaktif, program promo, hingga hiburan yang ditujukan untuk menarik minat pengunjung selama pameran berlangsung.

MX King 150 Livery Pramac Jadi Sorotan

Salah satu daya tarik utama yang dipamerkan Yamaha adalah kehadiran Yamaha MX King 150 dengan livery Prima Pramac.

Tampilan terbaru ini hadir dengan desain lebih sporty dan agresif yang menegaskan DNA racing Yamaha di kancah internasional.

Motor tersebut menjadi simbol penguatan identitas motorsport Yamaha sekaligus inspirasi bagi pecinta otomotif di Indonesia.

“Jakarta Fair Kemayoran selalu menjadi momen spesial bagi Yamaha untuk menghadirkan pengalaman lebih dekat dengan masyarakat. Tahun ini kami membawa penyegaran produk sekaligus berbagai aktivitas interaktif dan promo menarik,” ujar Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

Ia menambahkan, Yamaha ingin pengunjung tidak hanya melihat produk, tetapi juga merasakan langsung pengalaman di area booth melalui berbagai aktivitas yang telah disiapkan.

Deretan Promo dan Program Berhadiah

Selain pameran produk, Yamaha juga menghadirkan sejumlah program penjualan dan apresiasi konsumen selama Jakarta Fair 2026.

Beragam promo tersebut mencakup kemudahan kepemilikan motor hingga peluang mendapatkan hadiah menarik.

Beberapa program yang ditawarkan antara lain:

  • Program Tukar Tambah
    Pengunjung dapat menukar kendaraan lama untuk mendapatkan penawaran khusus pembelian motor Yamaha terbaru.
  • Lelang Yamaha Grand Filano Hybrid
    Digelar setiap akhir pekan pada minggu ke-3 hingga ke-5 Jakarta Fair, program ini menawarkan kesempatan memiliki Grand Filano Hybrid dengan harga spesial.
  • Yamaha Executive Service (YES 24)
    Pembeli MAXi Yamaha dan Classy Yamaha mendapatkan layanan voucher servis antar-jemput untuk menjaga performa kendaraan.
  • Kolaborasi #GantengMAXimal x Captain Barbershop
    Konsumen MAXi Yamaha memperoleh voucher potongan harga layanan barbershop sebagai bagian dari gaya hidup premium pengguna MAXi Yamaha.
  • Program Miliarder Yamaha
    Setiap pembelian motor Yamaha berkesempatan mengikuti undian berhadiah nasional yang berlangsung hingga 17 Agustus 2026.

Yamalube Experience dan Aktivitas Interaktif

Booth Yamaha juga menghadirkan area Yamalube Experience, di mana pengunjung bisa mendapatkan voucher diskon pembelian oli Yamalube Turbo Matic dan Yamalube Power XP Matic, serta mengikuti berbagai permainan interaktif.

Pengunjung cukup berfoto di booth Yamaha, mengunggahnya ke Instagram, serta mengikuti akun resmi Yamaha untuk mendapatkan kesempatan mengikuti Turbo Games dan meraih merchandise eksklusif.

Selain itu, Yamaha juga memberikan potongan harga hingga 45 persen untuk produk apparel, helm, dan aksesori resmi.

Fashion show produk terbaru serta kompetisi foto dengan total hadiah Rp5 juta turut menambah kemeriahan booth.

Game Interaktif Berhadiah Motor

Keseruan lain hadir melalui simulator game ULTIMATE POWER RACE, hasil kolaborasi Yamaha GEAR ULTIMA dan EXTRA JOSS.

Pengunjung dapat bersaing mencetak skor tertinggi untuk masuk leaderboard selama pameran berlangsung.

Peserta dengan skor terbaik hingga akhir event berkesempatan memenangkan hadiah utama berupa satu unit Yamaha GEAR ULTIMA hasil modifikasi kolaborasi tersebut.

Selain itu, hadiah mingguan juga disiapkan bagi peserta dengan performa terbaik.

Komitmen Hadirkan Pengalaman Lebih Dekat

Melalui berbagai program, promo, dan aktivitas interaktif ini, Yamaha berharap dapat menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung Jakarta Fair Kemayoran 2026.

Kehadiran Yamaha di ajang ini juga menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi mobilitas yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia yang terus berkembang.

Pengunjung dapat langsung mengunjungi booth Yamaha di JIEXPO Kemayoran atau mengikuti informasi resmi melalui akun Instagram @yamahaindonesia.(*)