Menu Buka Puasa Favorit Anak: Kolak Pisang yang Manis dan Segar

SEPUCUKJAMBI.ID – Kolak pisang selalu menjadi favorit keluarga saat berbuka puasa.

Rasanya manis dan teksturnya lembut, membuat menu ini cocok untuk anak-anak maupun orang dewasa.

Selain mudah dibuat, kolak pisang juga menyegarkan dan menghangatkan tubuh setelah seharian berpuasa.

Bahan-Bahan Kolak Pisang

  • 4 buah pisang raja atau pisang kepok

  • 200 ml santan kental

  • 2 sendok makan gula merah serut

  • 1 sendok makan gula pasir

  • 3 lembar daun pandan

  • ½ sendok teh garam

  • 500 ml air

Cara Membuat Kolak Pisang

  1. Rebus pisang dengan air hingga empuk.

  2. Masukkan santan, gula merah, dan daun pandan. Masak hingga mendidih.

  3. Tambahkan gula pasir dan garam sesuai selera.

  4. Sajikan kolak pisang selagi hangat.

Kolak pisang ini bisa menjadi menu buka puasa rumahan yang cepat, praktis, dan pasti disukai anak-anak maupun keluarga.(*)




Jangan Panik! Ini Langkah Tepat Mengatasi Diare Saat Ramadan

SEPUCUKJAMBI.ID – Diare saat puasa bisa menjadi masalah yang cukup mengganggu.

Selain perut tidak nyaman, tubuh juga berisiko kekurangan cairan karena tidak ada asupan minum selama berjam-jam.

Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini dapat memicu rasa lemas, pusing, hingga dehidrasi.

Perubahan pola makan selama puasa menjadi salah satu pemicu utama gangguan pencernaan.

Konsumsi makanan pedas, berlemak, terlalu manis, atau kurang higienis saat berbuka dapat memicu iritasi usus.

Ditambah kebiasaan makan berlebihan setelah menahan lapar seharian, sistem pencernaan bisa “kaget” dan memicu diare.

Berikut lima cara efektif mengatasi diare saat puasa:

1. Penuhi Kebutuhan Cairan Secara Bertahap

Minum air putih secara bertahap saat berbuka dan sahur membantu menggantikan cairan yang hilang akibat diare.

Hindari langsung menenggak air dalam jumlah banyak sekaligus agar tubuh dapat menyerap cairan secara optimal dan mencegah dehidrasi.

2. Gunakan Larutan Rehidrasi Oral (Oralit)

Oralit mengandung campuran gula dan garam yang membantu tubuh menyerap cairan lebih efektif. Minuman ini dianjurkan terutama jika diare terjadi berulang kali atau disertai rasa lemas.

3. Pilih Makanan yang Mudah Dicerna

Saat berbuka, pilih makanan lembut seperti bubur, nasi putih, roti tawar, pisang, atau sup bening.

Hindari makanan pedas, gorengan, santan, dan tinggi lemak sementara waktu karena bisa memperparah iritasi saluran cerna.

4. Hindari Minuman Berkafein dan Tinggi Gula

Kopi, teh pekat, soda, atau minuman manis berlebihan dapat merangsang pergerakan usus dan memperburuk diare. Pilih air putih atau minuman hangat yang lebih ramah untuk lambung.

5. Istirahat yang Cukup

Tubuh membutuhkan energi ekstra untuk memulihkan gangguan pencernaan. Tidur yang cukup di malam hari dan mengurangi aktivitas fisik berlebihan membantu proses pemulihan berjalan lebih cepat.

Kapan Harus ke Dokter?

Sebagian besar diare ringan membaik dalam beberapa hari dengan perawatan di rumah. Namun segera periksa ke tenaga medis jika muncul gejala berikut:

  • Demam tinggi

  • Muntah terus-menerus

  • Feses berdarah

  • Tanda dehidrasi berat seperti jarang buang air kecil atau pusing hebat

Diare saat puasa memang tidak nyaman, tetapi dengan langkah tepat, kondisi ini bisa diatasi tanpa mengganggu ibadah

Kuncinya adalah menjaga cairan, mengatur pola makan, dan memberi tubuh waktu untuk pulih secara optimal.(*)




Agar Tidak Dehidrasi Saat Puasa, Ini Cara Atur Minum yang Benar

SEPUCUKJAMBI.ID – Berpuasa berarti tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama lebih dari 12 jam.

Tanpa pengaturan pola minum yang tepat saat berbuka dan sahur, risiko dehidrasi bisa meningkat.

Gejala dehidrasi saat puasa bisa berupa pusing, tubuh lemas, sulit berkonsentrasi, bibir kering, hingga warna urine yang lebih pekat.

Karena itu, penting untuk tidak hanya minum banyak, tetapi juga memahami cara dan waktu minum yang benar.

Minum Bertahap, Bukan Sekaligus

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah langsung minum dalam jumlah besar saat berbuka. Padahal, tubuh lebih optimal menyerap cairan jika diminum secara bertahap.

Saat azan magrib, awali dengan satu gelas air putih untuk menggantikan cairan yang hilang.

Setelah itu, lanjutkan minum secara berkala hingga malam hari dan menjelang sahur.

Cara ini membantu mencegah rasa kembung sekaligus menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Utamakan Air Putih Saat Sahur

Air putih tetap menjadi sumber hidrasi terbaik. Minumlah sebelum dan sesudah makan sahur agar tubuh memiliki cadangan cairan selama berpuasa.

Air membantu mengatur suhu tubuh, menjaga fungsi organ, serta mendukung metabolisme tetap stabil sepanjang hari.

Batasi Minuman Berkafein dan Tinggi Gula

Minuman seperti kopi dan teh pekat memiliki efek diuretik yang dapat meningkatkan produksi urine, sehingga tubuh lebih cepat kehilangan cairan.

Begitu juga minuman bersoda atau tinggi gula yang justru bisa memicu rasa haus lebih cepat.

Sebaiknya batasi konsumsi minuman jenis ini, terutama saat sahur.

Konsumsi Buah Kaya Air

Untuk membantu hidrasi, konsumsi buah-buahan dengan kandungan air tinggi seperti semangka, melon, jeruk, dan timun.

Jus buah tanpa tambahan gula juga bisa menjadi alternatif, namun tetap tidak menggantikan peran air putih sepenuhnya.

Penuhi Target Cairan Harian

Secara umum, kebutuhan cairan orang dewasa sekitar 8 gelas per hari, tergantung aktivitas dan kondisi tubuh.

Saat puasa, jumlah tersebut tetap harus terpenuhi dalam rentang waktu berbuka hingga sahur.

Agar tidak lupa, Anda bisa membagi pola minum, misalnya:

  • 1 gelas saat berbuka

  • 2 gelas setelah makan malam

  • 2 gelas sebelum tidur

  • 3 gelas saat sahur

Dengan pola minum yang teratur dan pemilihan minuman yang tepat, tubuh dapat tetap terhidrasi dengan baik selama puasa. Kuncinya adalah konsisten dan tidak menunggu sampai rasa haus berlebihan muncul.(*)




Bahaya Tidur Setelah Sahur yang Jarang Disadari, Nomor 1 Paling Sering Terjadi

SEPUCUKJAMBI.ID – Rasa kantuk setelah sahur memang sulit ditahan. Banyak orang memilih kembali ke tempat tidur sebelum memulai aktivitas pagi.

Namun, kebiasaan ini ternyata bisa berdampak kurang baik bagi kesehatan, terutama pada sistem pencernaan dan metabolisme tubuh.

Setelah makan, tubuh membutuhkan waktu untuk mencerna makanan dan menyerap nutrisi secara optimal.

Jika Anda langsung berbaring, proses tersebut dapat terganggu dan memicu sejumlah masalah kesehatan.

Berikut beberapa risiko yang perlu diwaspadai:

1. Asam Lambung Mudah Naik

Saat tubuh dalam posisi berbaring, isi lambung lebih mudah naik ke kerongkongan.

Kondisi ini dapat menimbulkan sensasi panas di dada (heartburn), rasa pahit di mulut, hingga nyeri ulu hati.

Risiko semakin tinggi jika sahur mengandung makanan berlemak, pedas, asam, atau dalam porsi besar.

2. Meningkatkan Risiko GERD

Kebiasaan tidur setelah makan dapat memicu gangguan yang dikenal sebagai Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).

Penyakit ini ditandai dengan naiknya asam lambung secara berulang dan dapat menyebabkan iritasi pada dinding kerongkongan.

Jika terjadi terus-menerus, GERD bisa menimbulkan rasa tidak nyaman berkepanjangan bahkan komplikasi.

3. Pencernaan Lebih Lambat

Proses pencernaan terbantu oleh gravitasi ketika tubuh berada dalam posisi tegak. Saat langsung tidur, makanan akan lebih lama berada di lambung.

Akibatnya, perut terasa penuh, kembung, atau mual ketika bangun tidur.

4. Memicu Sembelit

Pencernaan yang melambat juga berdampak pada kerja usus. Penyerapan cairan di usus besar meningkat sehingga feses menjadi lebih keras.

Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa memicu sembelit atau buang air besar tidak lancar selama puasa.

5. Berat Badan Lebih Mudah Naik

Kalori dari makanan sahur yang tidak segera digunakan sebagai energi berpotensi disimpan sebagai lemak.

Jika kebiasaan tidur setelah makan terus dilakukan, risiko kenaikan berat badan akan meningkat, terutama bila asupan tinggi gula dan lemak.

6. Tubuh Terasa Lemas Saat Puasa

Alih-alih bangun dalam kondisi segar, sebagian orang justru merasa perut tidak nyaman dan tubuh berat.

Gangguan pencernaan dapat membuat energi tidak tersalurkan optimal sehingga aktivitas puasa terasa lebih melelahkan.

Beri Jeda Sebelum Tidur

Agar tubuh tetap nyaman selama berpuasa, sebaiknya beri jeda sekitar 1–2 jam sebelum kembali tidur setelah sahur.

Anda bisa melakukan aktivitas ringan seperti berjalan santai di dalam rumah atau duduk tegak sambil bersantai.

Kebiasaan sederhana ini membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal dan menjaga tubuh tetap bugar sepanjang hari puasa.(*)




Terlihat Pintar dan Sukses, Kenapa Orang Cerdas Rentan Kesepian?

SEPUCUKJAMBI.ID – Kesepian kerap dikaitkan dengan kurangnya pergaulan atau minimnya teman.

Padahal, tak sedikit orang yang terlihat pintar, sukses, dan sibuk justru menyimpan perasaan sepi yang tidak tampak dari luar.

Secara psikologis, ada sejumlah karakteristik yang kerap muncul pada individu berinteligensi tinggi yang membuat mereka lebih rentan terhadap kesepian.

Bukan karena lemah, melainkan karena cara berpikir dan merasakan yang berbeda dari kebanyakan orang.

Berikut lima ciri yang sering ditemui:

1. Pola Pikir Kompleks dan Mendalam

Orang cerdas cenderung memikirkan banyak hal secara mendalam mulai dari makna hidup, relasi sosial, hingga persoalan eksistensial.

Proses berpikir yang kompleks ini membuat mereka sulit menemukan orang yang benar-benar “nyambung”.

Ketika lingkungan sekitar tidak berada pada frekuensi yang sama, muncul rasa berbeda dan terpisah. Perasaan inilah yang perlahan bisa berkembang menjadi kesepian.

2. Nyaman dengan Waktu Sendiri

Menyendiri bagi individu cerdas bukan berarti anti-sosial. Justru, waktu sendiri menjadi cara untuk mengisi ulang energi mental.

Mereka menikmati membaca, menganalisis, atau sekadar berpikir tanpa gangguan. Namun, jika waktu sendiri berlangsung terlalu lama tanpa interaksi bermakna, rasa sepi bisa muncul tanpa disadari.

3. Sensitivitas Emosional yang Tinggi

Kemampuan memahami situasi dan membaca emosi orang lain sering kali lebih tajam. Hal ini membuat mereka empatik, tetapi juga lebih mudah merasa kecewa ketika hubungan tidak berjalan sesuai harapan.

Sensitivitas tinggi dapat mendorong mereka menarik diri untuk melindungi perasaan, yang akhirnya mempersempit ruang sosial.

4. Standar Tinggi terhadap Diri dan Orang Lain

Kecerdasan sering berjalan beriringan dengan standar yang tinggi. Mereka ingin kualitas terbaik, baik dalam pekerjaan maupun hubungan.

Namun, ekspektasi yang tidak terpenuhi bisa menimbulkan rasa tidak dimengerti. Dalam jangka panjang, sikap kritis ini bisa membuat relasi terasa rumit dan memicu kesepian.

5. Sulit Menemukan Teman yang “Selevel”

Individu dengan tingkat intelektual tertentu biasanya lebih selektif dalam berteman. Mereka memilih sedikit teman dengan koneksi emosional kuat dibanding banyak relasi tanpa kedalaman.

Pilihan ini sehat secara kualitas, tetapi bisa terasa sepi ketika tidak ada sosok dekat yang benar-benar hadir saat dibutuhkan.

Kesepian bukan berarti seseorang kurang bergaul atau gagal bersosialisasi. Justru individu yang berpikir dalam, sensitif, dan mandiri menghadapi tantangan sosial yang unik.

Memahami ciri-ciri ini bisa membantu seseorang lebih menerima diri sendiri.

Membangun koneksi bermakna, bergabung dengan komunitas yang memiliki minat serupa, atau berbicara dengan profesional dapat menjadi langkah sehat tanpa harus mengubah jati diri.

Pada akhirnya, kecerdasan dan koneksi emosional bukan dua hal yang saling bertentangan. Keduanya bisa berjalan berdampingan selama ada keseimbangan yang tepat.(*)




Ketua Banggar DPR Tegaskan Anggaran MBG Sudah Disetujui di APBN 2025–2026

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Said Abdullah, menegaskan bahwa alokasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah dibahas dan disepakati secara resmi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 dan 2026.

Ia menyatakan sejalan dengan penjelasan Teddy Indra Wijaya selaku Sekretaris Kabinet, bahwa penganggaran MBG termasuk yang bersumber dari pos pendidikan telah melalui pembahasan bersama pemerintah dan DPR di forum Banggar.

“Saya mengamini apa yang disampaikan Pak Teddy bahwa anggaran MBG dibahas dan disetujui bersama antara pemerintah dan DPR sejak 2025 dan 2026 sebagaimana tertuang dalam APBN. Seluruh fraksi bulat menyetujui APBN tahun 2025 dan 2026 yang di dalamnya menganggarkan MBG,” ujar Said, Jumat (27/2/2026).

Menurut Said, keputusan tersebut merupakan bagian dari fungsi penganggaran DPR sebagai lembaga legislatif.

Ia menegaskan bahwa DPR tidak dapat melepaskan diri dari keputusan yang telah diambil melalui mekanisme resmi pembahasan APBN.

“Dengan demikian saya dan seluruh anggota DPR bertanggung jawab secara etik dan konstitusional atas persetujuan anggaran MBG,” katanya.

Penegasan ini muncul di tengah perdebatan publik terkait penggunaan sebagian anggaran pendidikan untuk mendukung program MBG.

Said menjelaskan, dukungan DPR terhadap program MBG dilandasi tujuan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.

Aspek intervensi perbaikan gizi dinilai menjadi pertimbangan utama dalam pembahasan anggaran.

“Program ini diniatkan sebagai intervensi perbaikan gizi anak-anak dan kita mendukung atas hal itu. Kalau tidak mendukung, tidak mungkin kami setujui pada APBN,” ujarnya.

Meski demikian, ia memberikan catatan agar implementasi program dilakukan dengan tata kelola yang baik dan akuntabel.

Pengawasan serta evaluasi berkala dinilai penting agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat dan tidak menimbulkan persoalan baru.

Banggar DPR menegaskan seluruh proses pengalokasian anggaran MBG telah melalui prosedur resmi dan disepakati secara bulat oleh fraksi-fraksi di DPR bersama pemerintah.

Dengan pernyataan tersebut, DPR menyatakan komitmennya untuk bertanggung jawab atas keputusan politik anggaran yang telah ditetapkan dalam APBN 2025–2026, termasuk terkait pendanaan Program Makan Bergizi Gratis.(*)




Kenapa Tak Bisa Login Wikipedia? Ini Penjelasan Resmi Komdigi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberikan penjelasan terkait gangguan akses yang dialami sejumlah pengguna Wikipedia di Indonesia.

Komdigi menegaskan, yang dibatasi bukan seluruh situs Wikipedia, melainkan fitur login dan pembuatan akun baru.

Pembatasan dilakukan karena pengelola platform belum memenuhi kewajiban administratif sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE).

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, menyampaikan bahwa pembatasan dilakukan karena Wikimedia Foundation belum mendaftarkan diri sebagai PSE Lingkup Privat sesuai regulasi yang berlaku di Indonesia.

“Yang kami lakukan adalah pembatasan pada fitur autentikasi akun, bukan memblokir seluruh akses Wikipedia,” ujarnya.

Menurutnya, fitur yang terdampak berada pada subdomain autentikasi. Akibatnya, pengguna di Indonesia tidak dapat masuk (login) atau membuat akun baru.

Namun, masyarakat tetap bisa mengakses dan membaca artikel seperti biasa.

“Konten Wikipedia tetap bisa diakses oleh masyarakat. Yang dibatasi hanya fitur login dan pembuatan akun,” tegasnya.

Komdigi menjelaskan bahwa kewajiban pendaftaran PSE berlaku bagi seluruh penyelenggara layanan digital yang beroperasi dan memberikan layanan di Indonesia, termasuk platform global.

Langkah pembatasan ini disebut bersifat sementara hingga proses pendaftaran diselesaikan.

Jika Wikimedia Foundation telah memenuhi kewajiban administrasi tersebut, akses fitur login dan pembuatan akun akan kembali dibuka.

Pembatasan ini sempat memicu keluhan, terutama dari kontributor aktif yang membutuhkan akses akun untuk menyunting artikel atau berpartisipasi dalam diskusi komunitas.

Dengan tidak bisa login, aktivitas penyuntingan dari Indonesia pun terhenti sementara.

Komdigi menekankan bahwa kebijakan ini bukan bentuk sensor terhadap isi Wikipedia. Pemerintah memastikan akses terhadap informasi dan pengetahuan tetap terbuka bagi publik.

Regulasi PSE sebelumnya juga telah diterapkan kepada sejumlah platform digital lain yang belum memenuhi kewajiban pendaftaran.

Pemerintah menyatakan komitmennya untuk menegakkan aturan secara konsisten terhadap semua penyelenggara sistem elektronik.

Dengan penjelasan ini, Komdigi berharap masyarakat memahami bahwa pembatasan bersifat teknis dan administratif.

Pemerintah juga membuka ruang komunikasi dengan Wikimedia Foundation agar proses registrasi dapat segera dirampungkan sehingga fitur login kembali normal di Indonesia.(*)




Kesepakatan Dagang RI–AS Dikritik, Ekonom Peringatkan Risiko ke Industri Dalam Negeri

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Kesepakatan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat kembali menjadi sorotan.

Sejumlah ekonom menilai struktur tarif dalam perjanjian tersebut tidak sepenuhnya seimbang, meski diklaim bersifat resiprokal.

Kritik disampaikan oleh ekonom dari INDEF, Heri Gunawan, dalam diskusi publik yang digelar Jumat (27/2/2026). Ia menilai skema tarif yang disepakati menunjukkan pola asimetris.

“Struktur tarifnya asimetris tapi resiprokal. Ada ketidakseimbangan di mana Indonesia menghapus 99 persen tarif produk dari Amerika Serikat. Ini hampir full liberalisasi, artinya bebas masuk ke pasar domestik,” ujarnya.

Menurut Heri, penghapusan tarif hingga 99 persen secara praktis membuka akses sangat luas bagi barang-barang asal Amerika Serikat ke pasar dalam negeri.

Kondisi ini dinilai berpotensi menekan industri domestik apabila tidak diimbangi dengan strategi penguatan daya saing sektor produksi nasional.

Terutama bagi sektor manufaktur dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang rentan terhadap lonjakan produk impor.

Sejumlah pengamat juga menyoroti bahwa di sisi lain, AS disebut masih mempertahankan tarif untuk sejumlah produk asal Indonesia.

Hal ini memunculkan pertanyaan mengenai keseimbangan manfaat dalam implementasi perjanjian tersebut.

Pemerintah memandang kesepakatan ini sebagai peluang untuk memperluas akses ekspor serta menarik investasi dari AS.

Liberalisasi perdagangan diyakini dapat membuka pasar lebih besar bagi produk nasional.

Namun, kalangan ekonom mengingatkan bahwa liberalisasi dalam skala besar harus disertai langkah mitigasi yang terukur.

Tanpa penguatan struktur industri, peningkatan produktivitas, serta perlindungan adaptif bagi sektor terdampak, pembukaan pasar yang terlalu luas bisa memicu tekanan kompetitif yang berat.

Perdebatan mengenai keseimbangan manfaat kesepakatan dagang RI–AS masih terus bergulir.

Sejumlah pihak mendorong adanya evaluasi berkala terhadap implementasi perjanjian guna memastikan kepentingan nasional tetap terlindungi.

Transparansi data, pemantauan dampak terhadap industri domestik, serta kebijakan pendukung bagi UMKM dinilai menjadi kunci agar liberalisasi perdagangan benar-benar menghasilkan manfaat jangka panjang bagi perekonomian Indonesia.(*)




Konsolidasi Perbankan Daerah, OJK Sahkan BPR Nusamba Tanjungsari

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Langkah konsolidasi perbankan kembali bergulir.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menyetujui penggabungan empat Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di wilayah Priangan Timur menjadi satu entitas baru bernama BPR Nusamba Tanjungsari.

Kebijakan ini ditujukan untuk memperkuat struktur permodalan serta meningkatkan kapasitas pembiayaan, khususnya bagi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

OJK menilai konsolidasi sebagai strategi penting untuk mendorong efisiensi operasional dan meningkatkan daya saing BPR di tengah dinamika industri keuangan yang semakin kompleks.

Dengan penggabungan tersebut, entitas baru diharapkan memiliki:

  • Struktur permodalan lebih solid

  • Tata kelola perusahaan yang lebih baik

  • Manajemen risiko yang lebih kuat

  • Kapasitas ekspansi bisnis yang lebih luas

Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, menyampaikan bahwa langkah ini menjadi fondasi penting untuk memperkuat layanan kepada masyarakat.

“Penggabungan ini diharapkan menghasilkan entitas BPR yang lebih kuat, sehat, dan mampu menghadirkan produk serta layanan yang lebih inovatif guna meningkatkan kepercayaan masyarakat,” ujarnya dalam acara penyerahan Surat Keputusan di Kantor OJK Tasikmalaya, Kamis (26/2/2026).

Menurut OJK, konsolidasi BPR berperan strategis dalam memperluas akses pembiayaan di daerah, terutama bagi pelaku UMKM.

Dengan modal yang lebih besar dan struktur organisasi yang lebih efisien, bank hasil merger diharapkan dapat meningkatkan penyaluran kredit secara lebih optimal dan berkelanjutan.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya memperkuat inklusi keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi regional.

Selain penguatan permodalan, OJK menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan regulasi dan teknologi digital.

BPR dituntut untuk terus meningkatkan tata kelola serta sistem manajemen risiko agar tetap relevan dan kompetitif.

Melalui konsolidasi ini, OJK kembali menegaskan komitmennya dalam membangun industri perbankan yang lebih sehat dan resilien.

Dengan fondasi yang lebih kokoh, BPR Nusamba Tanjungsari diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Priangan Timur dan memperkuat pembiayaan sektor UMKM.(*)




Pesona Masjid Tiban di Turen, Destinasi Wisata Religi Unik di Malang Raya

SEPUCUKJAMBI.ID – Di kawasan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, berdiri sebuah masjid dengan tampilan yang langsung mencuri perhatian.

Berada di lingkungan pesantren yang relatif tenang, bangunan ini tampak megah dengan kubah dan menara yang berbeda dari masjid pada umumnya.

Dari kejauhan, siluet arsitekturnya menyerupai istana dengan detail yang rumit dan bertingkat.

Tak heran jika banyak orang terkesima saat pertama kali melihatnya.

Nama “Tiban” berasal dari bahasa Jawa yang berarti “muncul tiba-tiba”. Julukan tersebut melekat karena proses pembangunan masjid ini sempat jarang terekspos publik.

Ketika bangunannya mulai terlihat megah, muncul anggapan bahwa masjid tersebut berdiri secara misterius.

Namun faktanya, Masjid Tiban dibangun secara bertahap oleh para santri dan pengelola Pondok Pesantren Salafiyah Bihaaru Bahri ‘Asali Fadlaailir Rahmah.

Prosesnya berlangsung dalam waktu panjang dan dilakukan secara kolektif, bukan secara instan seperti cerita yang beredar.

Secara visual, Masjid Tiban menghadirkan kombinasi gaya arsitektur yang kaya. Ornamen khas Timur Tengah berpadu dengan sentuhan Mughal dan nuansa Asia Selatan.

Kubah-kubah kecil menghiasi bagian atas bangunan, sementara lengkungan besar dan pilar tinggi memperkuat kesan monumental.

Kompleks ini terdiri dari beberapa lantai yang saling terhubung melalui tangga dan lorong berkelok. Tata ruangnya unik dan kerap disebut menyerupai labirin.

Selain ruang utama salat, terdapat aula, balkon, serta berbagai ruangan lain yang membuat pengalaman berkunjung terasa eksploratif.

Bagian dalam masjid tak kalah memikat. Dominasi warna biru, putih, dan emas menciptakan suasana megah namun tetap nyaman.

Kaligrafi dan motif geometris menghiasi sudut-sudut ruangan, memperkuat identitas religius sekaligus estetika bangunan.

Detail dekoratifnya menunjukkan pengerjaan yang teliti dan konsisten, mencerminkan dedikasi para santri dalam proses pembangunan.

Kini, Masjid Tiban menjadi salah satu tujuan wisata religi populer di Malang Raya. Banyak pengunjung datang untuk melihat langsung keindahan arsitekturnya sekaligus beribadah.

Meski ramai didatangi wisatawan, suasana pesantren tetap terjaga. Pengunjung diharapkan menghormati aturan yang berlaku selama berada di area kompleks.

Di balik cerita misterius yang beredar, Masjid Tiban sejatinya adalah simbol kerja kolektif dan proses panjang yang konsisten.

Ia tidak hadir secara ajaib, melainkan tumbuh perlahan hingga menjadi salah satu ikon religi di selatan Malang.(*)