Penertiban Kos dan Hotel Selama Ramadan, Satpol PP Bungo Tindak 16 Remaja

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kabupaten Bungo bersama tim terpadu menggelar operasi penertiban rumah kos dan hotel di wilayah Kabupaten Bungo, Minggu (1/02/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menegakkan Peraturan Daerah (Perda) dan menjaga ketertiban umum selama bulan suci Ramadan.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bungo, Daruqotni, menjelaskan bahwa dalam operasi gabungan tersebut sebanyak 16 muda-mudi diamankan dari beberapa lokasi kos dan hotel.

Seluruhnya dibawa untuk pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk hari ini, kami sudah mengamankan 16 orang. Seluruhnya sedang dalam proses pemeriksaan bersama tim. Nantinya mereka akan diminta membuat surat pernyataan, dan orang tua masing-masing akan kami panggil untuk penyelesaian lebih lanjut,” jelas Daruqotni.

Dari hasil pendataan awal, 12 orang tidak dapat menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat diminta petugas.

Kondisi ini menjadi dasar pengamanan dan pemeriksaan lanjutan oleh tim terpadu.

Sementara itu, satu pasangan diproses secara cepat karena tidak ditemukan indikasi pelanggaran berat.

Namun tetap diberikan tindakan administratif berupa surat pernyataan sebagai bentuk pembinaan.

Operasi penertiban ini melibatkan tim terpadu yang terdiri dari PM TNI, Kejaksaan, Polres Bungo, Dinas Perizinan, serta dinas terkait lainnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penegakan Perda berjalan efektif dan aman.

“Kami tetap siaga selama bulan suci Ramadan ini. Penertiban ini bukan semata-mata razia, tetapi bagian dari upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama. Masyarakat juga dapat melaporkan dugaan pelanggaran yang ditemukan agar segera ditindaklanjuti,” tegas Daruqotni.

Pemerintah Kabupaten Bungo mengimbau pemilik kos dan pengelola hotel untuk lebih selektif dalam menerima tamu, memastikan kelengkapan identitas, dan mematuhi ketentuan yang berlaku.

Operasi penertiban serupa akan terus dilakukan secara intensif selama bulan Ramadan.

Operasi berlangsung aman dan kondusif, menunjukkan komitmen Satpol PP Bungo dalam menjaga ketertiban umum dan keamanan masyarakat selama momen ibadah Ramadan.(*)




Transformasi Digital Indonesia: AI-RAN Indosat Hadirkan Konektivitas Cerdas

BARCELONA, SEPUCUKJAMBI.ID – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat Ooredoo Hutchison), bekerja sama dengan Nokia dan NVIDIA, menghadirkan panggilan 5G berbasis kecerdasan buatan (AI) pertama di Asia Tenggara.

Demonstrasi ini dilakukan dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Spanyol, dan menjadi tonggak penting transformasi digital Indonesia.

Uji coba tersebut menunjukkan kemampuan jaringan Indosat dalam memproses instruksi, data, dan video secara instan lintas negara dengan aman.

Integrasi AI ke dalam jaringan (AI-RAN) memungkinkan layanan lebih cepat, cerdas, dan responsif, sekaligus memperluas akses bagi masyarakat di kota besar maupun daerah terpencil.

 “Teknologi ini memastikan setiap orang Indonesia, di mana pun mereka berada, dapat merasakan manfaat digitalisasi dan AI. Komitmen kami sederhana; tidak seorang pun boleh tertinggal,” papar Vikram Sinha, Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison.

Dengan platform AI-RAN, jaringan Indosat meminimalkan latensi, meningkatkan efisiensi energi, dan mengoptimalkan spektrum.

Inovasi ini membuka peluang nyata: petani dapat mengakses perangkat pertanian cerdas, tenaga kesehatan memanfaatkan diagnostik berbasis AI, dan guru mempersonalisasi pembelajaran bagi murid-murid di mana pun.

“Kolaborasi IOH, NVIDIA, dan Nokia mempercepat ambisi digital Indonesia. Kami bangga mendukung inovasi lokal, membentuk tolok ukur global baru bagi jaringan seluler berbasis AI, dan memberdayakan talenta Indonesia,” Pallavi Mahajan, Chief Technology and AI Officer Nokia

“AI-RAN adalah platform untuk mendistribusikan kecerdasan ke masyarakat dan pelaku usaha,” tegas Ronnie Vasishta, Senior Vice President NVIDIA.

“Integrasi AI canggih dari Indosat, didukung perangkat lunak 5G Nokia dan komputasi NVIDIA, memperkuat ekosistem nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital,” tambahnya,

Ke depan, Indosat berencana membangun empat klaster AI-RAN di berbagai wilayah Indonesia, sebagai transisi dari tahap uji coba ke operasional nyata.

Langkah ini akan meningkatkan kualitas layanan, network intelligence, dan pertumbuhan aplikasi berbasis AI.

Selain itu, Indosat memperkuat talenta lokal melalui AI-RAN Research Center di Surabaya, bekerja sama dengan Nokia dan NVIDIA.

Program ini mendukung para engineer Indonesia untuk mengembangkan inovasi AI dan memastikan talenta lokal menjadi inti dari kemajuan teknologi nasional.

Dengan AI-RAN, Indosat menghadirkan inovasi inklusif untuk smart city, layanan publik, dan layanan digital di seluruh Indonesia, termasuk wilayah terpencil.

Platform ini tidak hanya menghubungkan perangkat, tetapi juga membuka kesempatan baru bagi masyarakat untuk membangun, memimpin, dan memanfaatkan AI secara bermakna.

Indosat menegaskan komitmen jangka panjangnya: memastikan AI tidak hanya tersedia, tetapi juga memberdayakan masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari dan masa depan digital bangsa.(*)




Yamaha DDS Jambi Apresiasi Dukungan Media Lewat Acara Buka Puasa Bersama

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Yamaha DDS Jambi kembali mempererat silaturahmi dengan para jurnalis melalui kegiatan gathering dan buka puasa bersama, Senin (2/3/2026).

Acara ini menjadi momen apresiasi sekaligus refleksi atas kerja sama yang telah terjalin antara Yamaha dan insan pers di Provinsi Jambi.

Tahun ini menjadi tahun kedua Yamaha Jambi mengadakan pertemuan Ramadan dengan media, dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Selain berbuka puasa bersama, kegiatan juga diisi dengan diskusi ringan mengenai perkembangan industri otomotif roda dua di Jambi, termasuk program sosial dan aktivitas Yamaha sepanjang tahun.

Norman, Chief Yamaha DDS Jambi, menyampaikan apresiasi kepada media atas peran pentingnya dalam menyebarkan informasi mengenai produk, kegiatan, dan program Yamaha di wilayah Jambi.

“Terima kasih atas dukungan rekan-rekan jurnalis yang telah membantu menampilkan informasi dan kegiatan Yamaha di Jambi. Ini tahun kedua kita bisa berkumpul bersama di momen Ramadan 1447H yang penuh berkah,” ujar Norman.

Ia menambahkan, media berperan penting dalam membangun komunikasi positif antara Yamaha dan masyarakat.

Melalui pemberitaan yang informatif dan berimbang, masyarakat dapat mengenal inovasi produk, layanan purna jual, dan program sosial Yamaha di Jambi.

Sebagai bagian dari jaringan distribusi resmi Yamaha di Sumatera, Yamaha DDS Jambi menegaskan komitmennya menghadirkan layanan terbaik bagi konsumen.

Tak hanya fokus pada penjualan, Yamaha aktif menjalankan program edukasi keselamatan berkendara, servis gratis, serta kegiatan sosial seperti berbagi di bulan Ramadan.

Sepanjang tahun terakhir, Yamaha Jambi mencatat pertumbuhan positif seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap produk-produk unggulan Yamaha yang irit, bertenaga, dan berdesain modern.

“Kami berharap hubungan baik dengan media terus terjalin. Dukungan media menjadi bagian penting dalam perjalanan Yamaha di Jambi. Ke depan, kami akan terus menghadirkan inovasi produk dan program yang lebih dekat dengan masyarakat,” tambah Norman.

Acara gathering Ramadan juga menjadi wadah komunikasi dua arah antara Yamaha dan jurnalis.

Suasana kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta menikmati hidangan berbuka puasa.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto dan ramah tamah, menandai komitmen berkelanjutan Yamaha Jambi dalam membangun hubungan harmonis dengan media.

Melalui kegiatan ini, Yamaha DDS Jambi berharap terus tumbuh bersama masyarakat dan insan pers, menghadirkan inovasi, semangat kebersamaan, dan kontribusi positif bagi pembangunan daerah di Provinsi Jambi.(*)




Ketua Baznas RI Launching Z Corner di Kota Jambi, Dorong Pemberdayaan UMKM dan Bedah Rumah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Baznas RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., resmi meluncurkan program Z Corner Baznas RI di Taman Banjuran Budayo, Kota Jambi, Senin (02/03/2026).

Kehadiran Z Corner ini menjadi langkah strategis Baznas dalam pemberdayaan masyarakat, UMKM, dan penyaluran zakat tepat sasaran.

Dalam sambutannya, Ketua Baznas RI menekankan bahwa Z Corner bukan sekadar pusat kuliner, tetapi wadah untuk meningkatkan potensi ekonomi masyarakat sekaligus menjadi tempat transaksi zakat yang transparan.

“Dimana ada kerumunan, di situ pasti ada potensi. Z Corner mendekatkan potensi pemberdayaan masyarakat yang sangat dibutuhkan,” sebutnya.

“Harga yang ditawarkan bersaing, dan pendapatan per tenant rata-rata hampir Rp8 juta per bulan. Jika program ini berjalan baik, Baznas RI akan membantu pengembangan Z Corner di lokasi lain di Kota Jambi,” ujar Noor Achmad.

Program ini juga mendukung kegiatan sosial, termasuk bedah rumah. Sebanyak 11 dari 50 rumah yang direncanakan telah selesai dibangun, memberikan manfaat langsung kepada warga kurang mampu.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, mengapresiasi langkah Baznas RI yang menjadikan Kota Jambi sebagai lokasi peluncuran nasional Z Corner.

Menurutnya, keberadaan Z Corner telah mendorong perputaran ekonomi UMKM selama Ramadan.

“Omset UMKM di Z Corner selama 11 hari pertama Ramadan telah mencapai Rp3,5 miliar dengan lebih dari 100 tenant. Ini memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha lokal, sekaligus menjadi tempat wisata kuliner dan dakwah,” kata Wali Kota Maulana.

Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, juga memberikan dukungan atas program ini sebagai salah satu strategi penguatan ekonomi lokal dan penyaluran zakat yang tepat sasaran.

Peluncuran Z Corner di Kota Jambi menegaskan kolaborasi efektif antara Baznas RI dan Pemerintah Kota Jambi, serta menjadi model pemberdayaan masyarakat dan UMKM yang dapat direplikasi di wilayah lain.(*)




Bupati Bungo Fokus Peningkatan Akses dan Kesejahteraan Warga Dusun Empelu

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Safari Ramadhan 1446 Hijriah di Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Minggu (01/03/2026) malam menjadi momentum bagi Bupati Bungo Dedy Putra, SH., M.Kn untuk menyoroti pembangunan infrastruktur dan program kesejahteraan masyarakat.

Bupati Dedy Putra hadir bersama jajaran Pemerintah Provinsi Jambi, termasuk Gubernur Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, dan Wakil Bupati Tri Wahyu Hidayat, SH, dalam kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Falah, salah satu masjid tertua di Pulau Sumatera yang berdiri sejak 1830 M.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bungo memaparkan sejumlah progres pembangunan infrastruktur yang tengah dijalankan di wilayahnya. Di antaranya:

  • Pembangunan ruas jalan Batang Uleh sepanjang 32 kilometer dari Bukit Kemang hingga Tanah Bekali yang menghubungkan 11 desa.

  • Pengembangan irigasi Tanah Bekali–Empelu yang mampu mengairi lebih dari 1.500 hektare sawah, dengan rencana penambahan anggaran sekitar Rp40 miliar tahun ini.

  • Peningkatan dan pembangunan jalan Muaro Bungo–Peninjau sepanjang 32 kilometer serta Peninjau–Limbur Lubuk Mengkuang sepanjang 34 kilometer.

  • Usulan pembangunan turap penahan tebing yang diajukan ke BNPB untuk mengantisipasi bencana dan menjaga keselamatan masyarakat.

Bupati Dedy Putra menegaskan bahwa semua pembangunan bertujuan meningkatkan aksesibilitas, mempermudah distribusi hasil pertanian, dan mengangkat perekonomian warga, khususnya bagi petani.

“Alhamdulillah kita masih diberikan kesehatan untuk bersilaturahmi dengan masyarakat. Infrastruktur ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat Bungo,” ujar Bupati Dedy Putra.

Dalam kunjungan ini, Bupati Dedy Putra juga menyampaikan progres pembangunan yang mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Jambi, termasuk Jembatan Empelu menuju Embacang Gedang sepanjang 120 meter yang menjadi akses strategis antar desa.

Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, meminta Dinas PU Provinsi dan Kabupaten Bungo untuk menghitung kebutuhan anggaran pembangunan jembatan agar bisa direalisasikan secara bertahap.

Selain itu, Gubernur Al Haris juga meninjau kondisi Jalan Provinsi Jambi dari Simpang Tanah Tumbuh hingga Limbur sepanjang 60 kilometer, dan memastikan anggaran penanganannya segera dihitung.

Bupati Dedy Putra turut menyerahkan bantuan sosial kepada warga setempat.

Pemerintah Kabupaten Bungo melalui CSR Bank Jambi menyalurkan bantuan sebesar Rp10 juta untuk Masjid Al Falah, sementara Pemerintah Provinsi Jambi memberikan tambahan Rp20 juta.

BAZNAS Provinsi Jambi menyalurkan bantuan kepada 30 fakir miskin serta satu unit kursi roda.

Program ASN Peduli Stunting juga menyalurkan 20 paket bantuan berisi beras, telur, kacang hijau, dan biskuit untuk keluarga berisiko stunting.

Datuk Rio Dusun Empelu H.M. Thohir menyampaikan apresiasi atas perhatian Bupati Bungo dan Pemerintah Provinsi Jambi terhadap pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami bangga Bupati dan Gubernur hadir langsung di Dusun Empelu. Semua perhatian terhadap jalan, jembatan, dan irigasi sangat terasa manfaatnya bagi masyarakat, khususnya petani,” ujarnya.

Safari Ramadhan 1446 H ini menjadi bukti komitmen Bupati Bungo Dedy Putra untuk hadir di tengah masyarakat, menyerap aspirasi warga, serta memastikan pembangunan berjalan merata hingga pelosok desa.

Kehadiran Bupati bersama rombongan juga memperkuat ukhuwah Islamiyah di bulan suci dan sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten untuk pembangunan berkelanjutan.(*)




Masjid Tertua Bungo Jadi Lokasi Safari Ramadhan, Gubernur Jambi Respon Aspirasi Masyarakat

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Safari Ramadhan 1446 Hijriah Pemerintah Provinsi Jambi berlangsung khidmat di Masjid Al Falah, Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Minggu (01/03/2026) malam.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, didampingi Bupati Bungo Dedy Putra, SH., M.Kn, dan Wakil Bupati Tri Wahyu Hidayat, SH.

Masjid Al Falah, berdiri sejak 1830 M, dikenal sebagai salah satu masjid tertua di Pulau Sumatera. Kehadiran Gubernur Al Haris menjadi momentum istimewa bagi warga, sekaligus memperkuat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur mengenang jasa almarhum H. Hanafi, inisiator berdirinya Provinsi Jambi dan putra asli Empelu.

“Malam ini saya berada di kampung inisiator pendiri Provinsi Jambi, almarhum Bapak H. Hanafi. Semoga Allah melapangkan kuburnya dan mengampuni dosa-dosanya,” ujar Gubernur Al Haris.

Salah satu aspirasi utama masyarakat yang disampaikan adalah pembangunan Jembatan Empelu menuju Embacang Gedang sepanjang 120 meter melintasi Sungai Batang Tebo.

Gubernur memperkirakan pembangunan jembatan membutuhkan anggaran sekitar Rp30 miliar dan meminta Dinas PU Provinsi Jambi untuk berkoordinasi dengan Dinas PU Kabupaten Bungo.

Selain itu, kondisi Jalan Provinsi Jambi dari Simpang Tanah Tumbuh hingga Limbur sepanjang 60 kilometer menjadi perhatian.

Gubernur menekankan perlunya peninjauan lapangan dan perhitungan anggaran segera agar pembangunan infrastruktur bisa berdampak langsung pada perekonomian masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Jambi menyalurkan bantuan CSR Bank Jambi sebesar Rp20 juta untuk Masjid Al Falah, sementara Pemerintah Kabupaten Bungo melalui CSR Bank Jambi memberikan Rp10 juta.

BAZNAS Provinsi Jambi juga menyalurkan bantuan bagi 30 orang fakir miskin serta satu unit kursi roda.

Melalui program ASN Peduli Stunting, sebanyak 20 paket bantuan diberikan kepada keluarga berisiko stunting, berisi beras 5 kg, telur satu karpet, kacang hijau 1 kg, dan biskuit untuk mendukung gizi masyarakat.

Bupati Bungo Dedy Putra menyampaikan progres pembangunan di wilayahnya, termasuk jalan Batang Uleh sepanjang 32 km, pengembangan irigasi Tanah Bekali–Empelu, dan perbaikan ruas jalan Muaro Bungo–Peninjau serta Peninjau–Limbur Lubuk Mengkuang.

Usulan pembangunan turap penahan tebing juga diajukan ke BNPB untuk antisipasi bencana.

Datuk Rio Dusun Empelu H.M. Thohir menyampaikan rasa bangga atas kehadiran Gubernur Jambi dan rombongan, sekaligus mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap infrastruktur, irigasi, dan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi petani.

Safari Ramadhan ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi hadir di tengah masyarakat, mendengar kebutuhan warga, dan memastikan pembangunan merata hingga pelosok desa.

Kehadiran Gubernur dan rombongan tidak hanya mempererat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga memperkuat sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten dalam pembangunan berkeadilan.(*)




Z Corner Baznas RI di Kota Jambi Resmi Dibuka, Wali Kota Maulana Soroti Pemberdayaan UMKM

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, memberikan apresiasi tinggi atas peluncuran program Z Corner Baznas RI di Taman Banjuran Budayo, Kota Jambi, Senin (02/03/2026).

Program yang juga dihadiri Ketua Baznas RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, M.H, dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha ini menjadi momentum penting bagi pemberdayaan UMKM lokal dan penguatan ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menekankan bahwa keberadaan Z Corner memberi dampak nyata bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, serta menjadi wahana dakwah dan wisata kuliner.

“Kami sangat bersyukur Baznas RI memilih Kota Jambi sebagai lokasi launching secara nasional. Dari laporan, Z Corner di Taman Banjuran Budayo memberikan omset tertinggi se-Indonesia,” sebutnya.

“Selama 11 hari awal Ramadan, omset UMKM telah mencapai Rp3,5 miliar dengan lebih dari 100 tenant yang terlibat,” ujar Maulana.

Wali Kota Jambi menambahkan, Z Corner juga menghadirkan program bedah rumah, dengan 11 rumah telah dibangun dari total 50 yang direncanakan.

Ia berharap keberhasilan ini mendorong pengembangan Z Corner di lokasi lain, seperti Eks Terminal Rawasari / Rumah Milenial, untuk meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat pasca Ramadan.

“Kota Jambi adalah wajah Provinsi Jambi, kami terus menata kota agar ekonomi masyarakat bergerak. Pengembangan Kampung Batik di Ulu Gedong dan pembenahan pedagang di kawasan Ancol juga akan dilakukan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Baznas RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., menegaskan bahwa Z Corner hadir untuk pemberdayaan masyarakat dan UMKM, serta menjadi tempat transaksi zakat yang tepat sasaran.

“Z Corner memberikan harga bersaing dan pendapatan yang layak bagi pelaku usaha. Rata-rata pendapatan per tenant hampir Rp8 juta per bulan,” kata dia.

“Jika program ini berjalan baik, kami akan mengembangkan Z Corner di lokasi lain di Kota Jambi,” jelasnya.

Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris juga mengapresiasi program ini sebagai upaya penguatan ekonomi masyarakat dan penyaluran zakat yang tepat sasaran.

Peluncuran Z Corner menjadi bukti kolaborasi efektif antara Pemerintah Kota Jambi dan Baznas RI, sekaligus mendukung peningkatan ekonomi lokal, pemberdayaan UMKM, dan kesejahteraan masyarakat.(*)




Bank Jambi Dipantau DPRD, Nasabah Masih Khawatir Dana Belum Bisa Diakses

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kekhawatiran nasabah Bank Jambi terkait keberadaan saldo di rekening mereka masih terasa, meski pihak bank secara bertahap telah mulai mengembalikan dana para nasabah.

Situasi ini menjadi perhatian serius, tidak hanya dari masyarakat umum, tetapi juga dari kalangan anggota DPRD di Jambi.

Seorang anggota DPRD, yang enggan disebutkan namanya, menyayangkan kondisi ini terjadi pada Bank Jambi, terutama menjelang pengiriman gaji dan Idul Fitri 1447 H.

“Belum jelas Bank Jambi ini. Di dalam uang yang dikembalikan itu ada dana untuk berbagai kebutuhan, misalnya pendidikan anak, pembayaran angsuran, dan lainnya. Situasinya membuat khawatir,” ujarnya.

Selain itu, keterbatasan penarikan dana melalui sistem digital dan ATM semakin menambah beban nasabah.

Anggota DPRD tersebut menuturkan, jika harus melakukan tarik tunai manual melalui loket Bank Jambi, waktu yang dibutuhkan cukup lama karena pihak bank membatasi transaksi maksimal 200 nasabah per hari.

Meski pengembalian saldo terus berjalan secara bertahap, ketidakpastian ini tetap menimbulkan keresahan.

Banyak nasabah berharap proses penarikan bisa lebih cepat dan efisien, agar kebutuhan mendesak menjelang Idul Fitri tetap terpenuhi.

Bank Jambi sendiri belum memberikan keterangan resmi terkait jadwal penuh pengembalian saldo dan perbaikan sistem digital agar nasabah dapat mengakses dananya secara mudah.(*)




Ketegangan Timur Tengah Picu Kekhawatiran Inflasi, DPR Dorong Langkah Proaktif Pemerintah

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketegangan antara Iran dan Israel, yang juga melibatkan Amerika Serikat, memunculkan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi global.

Di Indonesia, DPR RI meminta pemerintah segera menyiapkan skenario mitigasi ekonomi untuk menjaga APBN serta stabilitas nilai tukar rupiah, khususnya menjelang bulan Ramadhan.

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyoroti bahwa Ramadhan biasanya diikuti peningkatan konsumsi masyarakat.

Jika bersamaan dengan kenaikan harga energi global dan fluktuasi nilai tukar, tekanan inflasi domestik berpotensi meningkat.

“Momentum Ramadhan selalu identik dengan meningkatnya konsumsi masyarakat. Jika pada saat yang sama harga energi global melonjak dan nilai tukar berfluktuasi, maka tekanan terhadap inflasi domestik akan semakin terasa. Jadi pemerintah harus bergerak cepat dengan skenario fiskal yang jelas dan langkah stabilisasi yang konkret,” jelas Misbakhun di Jakarta, Senin (2/3/2026).

Politikus DPR ini menekankan pentingnya menjaga ruang fiskal agar pemerintah tetap bisa merespons gejolak eksternal tanpa mengorbankan program prioritas, terutama perlindungan sosial.

Penguatan cadangan fiskal dan penajaman prioritas belanja disebut sebagai langkah penting agar APBN tetap sehat.

Selain itu, Misbakhun menekankan perlunya koordinasi erat antara kebijakan fiskal dan moneter.

Menurutnya, stabilitas sistem keuangan menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan pelaku usaha dan masyarakat di tengah ketidakpastian global.

“Stabilitas rupiah dan kecukupan likuiditas perbankan tidak boleh terganggu. Dunia usaha memerlukan kepastian, sementara masyarakat membutuhkan rasa aman. Karena itu, kebijakan fiskal dan moneter harus berjalan selaras untuk menenangkan gejolak pasar,” tambahnya.

Anggota DPR juga meminta pemerintah memprioritaskan perlindungan daya beli masyarakat menjelang Idul Fitri, agar kebutuhan rumah tangga yang meningkat tidak menimbulkan beban tambahan bagi masyarakat.

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah berpotensi mendorong harga minyak dunia naik dan memicu arus modal keluar dari negara berkembang, termasuk Indonesia.

Hal ini bisa melemahkan rupiah sekaligus meningkatkan tekanan pada APBN melalui kenaikan subsidi energi.

Karena itu, DPR mendorong pemerintah untuk bersikap proaktif dan menyiapkan langkah antisipatif sejak dini.

Tujuannya agar stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga, inflasi terkendali, dan masyarakat tidak terbebani selama momentum Ramadhan dan Idul Fitri.(*)




Pemerintah Evaluasi Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Masyarakat Miskin Tetap Aman

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah terus mengkaji kemungkinan penyesuaian iuran BPJS Kesehatan seiring meningkatnya tantangan pembiayaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwa jika ada kenaikan tarif, kelompok masyarakat miskin tetap tidak terdampak.

Kelompok miskin yang masuk kategori desil 1 hingga 5 tetap mendapat perlindungan melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI), sehingga iuran mereka sepenuhnya ditanggung pemerintah.

“Kalau tarif dinaikkan untuk orang-orang miskin desil 1-5 itu tidak ada pengaruhnya. Karena orang-orang miskin itu dibayari oleh pemerintah,” ujar Budi.

Menteri Kesehatan menekankan prinsip BPJS Kesehatan sebagai asuransi sosial yang mengedepankan gotong royong.

Peserta dengan kemampuan ekonomi lebih tinggi berkontribusi lebih untuk membantu pembiayaan layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

“Konsepnya asuransi sosialitas BPJS memang ada orang yang kaya itu mensubsidi yang miskin. Sama seperti pajak, orang kaya bayarnya lebih, tapi akses jalannya sama,” tambahnya.

Saat ini, iuran BPJS Kesehatan masih mengacu pada ketentuan lama. Peserta PBI sepenuhnya ditanggung negara, sementara peserta bukan penerima upah (PBPU) dan pekerja mandiri membayar sesuai kelas layanan.

Pekerja penerima upah membayar iuran berdasarkan persentase gaji, dengan sebagian ditanggung pemberi kerja.

Pemerintah menilai keberlanjutan pembiayaan JKN penting untuk dijaga, mengingat biaya layanan kesehatan terus meningkat setiap tahun.

Ketidakseimbangan antara penerimaan iuran dan pengeluaran klaim menjadi salah satu faktor evaluasi.

Meski demikian, Budi menegaskan belum ada keputusan final terkait kenaikan iuran, dan setiap kebijakan akan mempertimbangkan daya beli masyarakat serta keberlanjutan sistem jaminan kesehatan nasional.

Dengan penegasan ini, pemerintah memastikan semangat keadilan sosial tetap menjadi dasar pengelolaan BPJS Kesehatan, di mana masyarakat mampu berkontribusi lebih besar, sementara kelompok rentan tetap terlindungi tanpa tambahan beban biaya.(*)