Minta Camat se-Tanjab Barat Bergerak Cepat Tangani Masalah Daerah

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menegaskan perlunya peran aktif camat, lurah, dan kepala desa dalam menangani berbagai persoalan strategis daerah.

Mulai dari pengelolaan sampah, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), penanggulangan bencana, hingga tingginya angka anak putus sekolah.

Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Camat dan Lurah se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat Triwulan II Tahun 2026 yang digelar di Kantor Camat Muara Papalik, Jumat 12 Juni 2026.

Dorong Aksi Nyata, Bukan Sekadar Sosialisasi

Dalam arahannya, Bupati Anwar Sadat menekankan bahwa penanganan persoalan sampah tidak cukup hanya melalui sosialisasi, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata di lapangan.

Ia mencontohkan pengolahan sampah organik menjadi pupuk sebagai langkah sederhana yang dapat dimulai dari tingkat rumah tangga.

“Yang kita perlukan sekarang adalah aksi. Mulailah dari hal kecil, seperti mengolah sampah organik menjadi pupuk untuk tanaman di rumah. Kalau satu desa berhasil, desa lain akan ikut,” ujarnya.

Penataan TPS dan Depo Sampah Dipercepat

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini tengah menertibkan ratusan titik pembuangan sampah ilegal yang tersebar di berbagai wilayah.

Untuk itu, Bupati meminta camat segera menetapkan lokasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara yang lebih terorganisir agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan.

Selain itu, Pemkab juga menyiapkan sistem pengelolaan sampah berjenjang melalui pembangunan depo sampah sebagai fasilitas penampungan sebelum dibawa ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

“Kita ingin pengelolaan sampah lebih sistematis, dari rumah tangga ke TPS, lalu ke depo, dan akhirnya ke TPA,” jelasnya.

Penguatan Kamtibmas Lewat Program Sabuk Kamtibmas

Di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat, Bupati mengingatkan pentingnya dukungan camat dalam implementasi Program Sabuk Kamtibmas yang telah dideklarasikan bersama Forkopimda.

Ia menegaskan bahwa seluruh unsur pemerintahan di tingkat kecamatan hingga desa memiliki tanggung jawab menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Jangan sampai ada hal yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Penanganan Banjir Jadi Perhatian Serius

Dalam sektor kebencanaan, Bupati menyoroti sejumlah wilayah yang kerap terdampak banjir, seperti Kecamatan Batang Asam dan Muara Papalik.

Pemerintah daerah terus melakukan upaya mitigasi melalui pembangunan infrastruktur seperti drainase dan box culvert di titik-titik rawan banjir.

Namun demikian, ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kebersihan saluran air.

“Drainase harus dijaga agar tetap lancar. Ini tanggung jawab bersama untuk mengurangi risiko banjir,” katanya.

Penataan Pembangunan dan Batas Wilayah

Bupati juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap pembangunan yang belum memenuhi ketentuan perizinan, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Ia menegaskan setiap pembangunan harus sesuai tata ruang, memperhatikan lingkungan, serta memiliki dokumen perizinan yang lengkap.

Selain itu, camat dan kepala desa diminta aktif menyosialisasikan penyelesaian batas wilayah desa untuk mencegah potensi konflik di masyarakat.

“Yang berubah hanya batas administrasi, bukan hak kepemilikan tanah masyarakat,” tegasnya.

Atasi Anak Putus Sekolah untuk Tingkatkan IPM

Salah satu isu yang mendapat perhatian serius adalah tingginya angka anak putus sekolah yang berdampak pada rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Bupati meminta camat dan kepala desa melakukan pendataan serta memastikan anak-anak putus sekolah kembali mengenyam pendidikan di sekolah terdekat.

“Jangan pikirkan dulu seragam atau perlengkapan. Yang penting mereka kembali sekolah. Pemerintah akan membantu,” ujarnya.

Perkuat Layanan Darurat Halo Ustad 112

Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh perangkat daerah untuk tetap fokus memberikan pelayanan kepada masyarakat meskipun di tengah keterbatasan anggaran.

Ia juga meminta sosialisasi layanan darurat “Halo Ustad 112” terus digencarkan hingga tingkat desa agar masyarakat dapat segera melaporkan kejadian darurat seperti kebakaran, bencana, maupun gangguan kesehatan.

“Layanan ini harus diketahui seluruh masyarakat agar bisa dimanfaatkan saat keadaan darurat,” pungkasnya.

Kegiatan rakor tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala OPD, para camat, lurah, ASN, serta unsur terkait lainnya.(*)




KONI Jambi Dorong Konsolidasi IPSI, Fokus Menuju PON 2028

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi terus memperkuat pembinaan cabang olahraga (cabor) binaan sebagai persiapan menghadapi kalender kompetisi nasional.

Salah satu langkah strategis tersebut terlihat dalam pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jambi yang digelar di Hotel Ratu, Minggu 14 Juni 2026.

Forum tersebut dihadiri langsung Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, bersama Ketua IPSI Jambi Hasan Basri Harahap, perwakilan Pemerintah Provinsi Jambi, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), serta pengurus perguruan silat se-Provinsi Jambi.

Apresiasi Prestasi Atlet Silat Jambi

Dalam sambutannya, Mat Sanusi memberikan apresiasi kepada IPSI Jambi atas kontribusi atlet pencak silat yang berhasil menyumbangkan medali pada ajang PON Bela Diri di Kudus beberapa waktu lalu.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet di Jambi mulai menunjukkan hasil positif dan perlu terus ditingkatkan secara konsisten.

Musprov Bukan Sekadar Seremonial

Mat Sanusi menegaskan bahwa Musprov tidak boleh hanya dimaknai sebagai agenda rutin organisasi atau pergantian kepengurusan semata.

Lebih dari itu, forum ini harus menjadi ruang strategis untuk melahirkan kepemimpinan baru yang memiliki visi kuat dalam mengembangkan prestasi pencak silat Jambi.

“Musprov ini harus menjadi momentum penting untuk memilih pemimpin yang mampu membawa IPSI Jambi lebih berprestasi ke depan,” ujarnya.

Fokus Soliditas dan Pembangunan Gedung IPSI

Dalam arahannya, Mat Sanusi juga menekankan pentingnya soliditas internal organisasi.

Ia menyebut kekompakan menjadi faktor kunci dalam menghadapi berbagai program kerja ke depan, termasuk rencana pembangunan Gedung IPSI Provinsi Jambi dengan anggaran sekitar Rp6,3 miliar.

“Tantangan ke depan semakin berat. Pembangunan Gedung IPSI membutuhkan kekompakan dan kerja sama seluruh pengurus dan perguruan,” tegasnya.

Target Prestasi Menuju PON 2028

Selain pembangunan infrastruktur, KONI Jambi juga menyoroti agenda kompetisi mendatang.

Pada 2027, Jambi akan menghadapi Babak Kualifikasi (BK) PON serta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

KONI Jambi berharap setiap cabang olahraga, khususnya pencak silat, dapat melakukan inovasi dalam pola latihan untuk meningkatkan daya saing atlet.

Target jangka panjangnya, IPSI Jambi diharapkan mampu meloloskan lebih banyak atlet ke ajang PON NTB–NTT 2028.

IPSI Tekankan Pelestarian Budaya

Sementara itu, Ketua IPSI Jambi Hasan Basri Harahap menegaskan bahwa pencak silat bukan hanya sekadar cabang olahraga prestasi, tetapi juga warisan budaya yang harus dijaga.

“Pencak silat adalah bagian dari identitas budaya bangsa yang harus kita lestarikan, sekaligus menjadi sarana melahirkan atlet berprestasi,” ujarnya.

Ia berharap Musprov ini mampu menghasilkan kebijakan strategis yang sejalan dengan peningkatan kualitas atlet di Provinsi Jambi.

Pengukuhan Pengurus dan Penghargaan

Selain agenda pemilihan pengurus baru, Musprov IPSI Jambi di Hotel Ratu juga dirangkai dengan prosesi pengukuhan anggota baru IPSI.

Di akhir kegiatan, IPSI Jambi turut memberikan piagam penghargaan kepada Ketua KONI Jambi, perwakilan Pemerintah Provinsi Jambi, serta Dispora Jambi sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap perkembangan pencak silat di daerah tersebut.(*)




RT 02 Kenali Besar Pasang CCTV dan Jalankan OPBM di Program Kampung Bahagia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Program prioritas Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Wali Kota Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha mulai diimplementasikan di tingkat lingkungan.

Salah satunya ditandai dengan dimulainya Program “Kampung Bahagia” di RT 02, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Minggu 14 Juni 2026.

Program ini diawali dengan kegiatan gotong royong warga yang fokus pada pembangunan serta revitalisasi drainase sepanjang sekitar 75 meter di ruas jalan utama pintu masuk kawasan RT 02.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat lingkungan permukiman agar lebih bersih, sehat, aman, dan nyaman melalui partisipasi aktif masyarakat.

Warga Dilibatkan Langsung, Anggaran Rp100 Juta Dikelola Bersama

Ketua RT 02 sekaligus Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Bahagia, Solahudin, mengatakan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari keterlibatan warga melalui musyawarah dan semangat gotong royong.

Ia menyebut, RT 02 memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp100 juta yang digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari perbaikan infrastruktur, kegiatan sosial, hingga penguatan sarana dan prasarana lingkungan sesuai mekanisme yang telah diatur dalam Peraturan Wali Kota Jambi.

“Pemanfaatan program Kampung Bahagia kami lakukan sesuai kebutuhan masyarakat yang diputuskan melalui musyawarah. Fokus utama tetap pada keamanan dan kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Pasang CCTV hingga Dukung Sistem Pengelolaan Sampah OPBM

Sebagai bagian dari penguatan keamanan lingkungan, RT 02 juga telah memasang satu unit CCTV yang direncanakan terhubung ke Jambi City Operation Center (JCOC) milik Pemerintah Kota Jambi.

Selain itu, program ini juga menyentuh aspek sosial dan ekonomi masyarakat, termasuk pengadaan kebutuhan berbasis lingkungan serta dukungan terhadap warga yang terlibat dalam kegiatan gotong royong melalui perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Di sektor persampahan, RT 02 juga mulai mendukung penerapan Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) yang saat ini digencarkan Pemkot Jambi.

Menurut Solahudin, sistem OPBM mendorong pengelolaan sampah yang lebih tertib dengan pola pengumpulan dari rumah ke rumah sehingga dapat mengurangi penumpukan sampah di lingkungan permukiman.

“Saat ini kami sudah memiliki dua tenaga pengangkut sampah dari warga. Walaupun belum memiliki kendaraan operasional, mereka menggunakan kendaraan pribadi dengan sistem iuran dari warga secara musyawarah,” jelasnya.

Masih Ada Penolakan, Dinilai karena Minim Sosialisasi

Meski berjalan, Solahudin tidak menampik masih adanya sebagian warga yang memberikan respons negatif terhadap sistem OPBM.

Namun menurutnya, hal tersebut lebih disebabkan oleh kurangnya pemahaman dan sosialisasi terkait manfaat jangka panjang program tersebut.

Ia menilai, jika dijalankan secara konsisten, OPBM dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih teratur.

Jadi Contoh Implementasi Program Berbasis Warga

Melalui pelaksanaan Kampung Bahagia dan OPBM, RT 02 Kenali Besar diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun lingkungan yang lebih tertata melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan solidaritas sosial warga dalam menciptakan kawasan permukiman yang bersih, aman, dan berkelanjutan.(*)




Drama di Boston! Skotlandia Bungkam Haiti Lewat Gol Tunggal McGinn

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Skotlandia memulai langkah di Piala Dunia 2026 dengan hasil positif setelah menundukkan Haiti 1-0 dalam laga Grup C yang berlangsung ketat di Boston Stadium, Amerika Serikat, Minggu 14 Juni 2026 waktu setempat.

Gol tunggal John McGinn di babak pertama menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal.

Sejak kick-off, Skotlandia tampil agresif dengan langsung menekan pertahanan Haiti.

Ben Gannon-Doak dan Lawrence Shankland menjadi ancaman awal melalui sejumlah percobaan tembakan di lima menit pertama pertandingan.

Namun Haiti tidak tinggal diam. Melalui skema serangan balik cepat, Louicius Deedson sempat menciptakan peluang berbahaya yang membuat lini pertahanan Skotlandia harus bekerja keras.

Kedua tim yang sama-sama menggunakan formasi 4-4-2 membuat laga berlangsung terbuka.

Skotlandia Hantam Tiang, Lalu Pecah Kebuntuan

Peluang terbaik Skotlandia hadir pada menit ke-17 ketika Scott McTominay melepaskan tembakan keras kaki kanan dari luar kotak penalti.

Sayangnya, bola hanya membentur tiang gawang dan gagal membuka keunggulan.

Tekanan Skotlandia akhirnya berbuah hasil pada menit ke-28.

Berawal dari kombinasi serangan yang melibatkan Che Adams, bola liar di depan gawang berhasil dimanfaatkan John McGinn untuk membawa timnya unggul 1-0.

Sepakan McGinn sempat mengenai pemain Haiti sebelum akhirnya masuk ke gawang, membuat kiper tak mampu bereaksi cepat.

Haiti Meningkat di Akhir Laga

Haiti mencoba merespons, namun Skotlandia tetap unggul dalam penguasaan momentum hingga turun minum.

Meski demikian, Haiti beberapa kali masih mampu mengancam lewat serangan cepat.

Memasuki babak kedua, Skotlandia tampil lebih terkontrol. Tim asuhan Steve Clarke mampu meredam tekanan Haiti yang kesulitan menciptakan peluang bersih di area pertahanan Angus Gunn.

Sejumlah pergantian pemain dilakukan kedua tim untuk meningkatkan intensitas.

Haiti memasukkan Josue Casimir dan Lenny Joseph untuk menambah daya serang, sementara Skotlandia melakukan rotasi dengan menurunkan Lyndon Dykes, Ryan Christie, Nathan Patterson, Kenny McLean, hingga Findlay Curtis.

Tekanan Akhir Haiti Tak Berbuah Gol

Menjelang akhir pertandingan, Haiti meningkatkan tekanan dan hampir menyamakan kedudukan.

Frantzdy Pierrot mendapat peluang emas melalui sundulan, namun bola melenceng tipis dari gawang Skotlandia.

Di masa injury time, Haiti terus melancarkan umpan-umpan panjang ke area pertahanan Skotlandia.

Namun lini belakang Skotlandia tampil disiplin dan berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan 1-0 ini membuat Skotlandia mengamankan tiga poin pertama sekaligus memuncaki klasemen sementara Grup C Piala Dunia 2026.(*)




Ditahan Maroko, Brasil Dapat Warning dari Ancelotti

SEPUCUKJAMBI.ID – Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, memberikan evaluasi terbuka usai timnya ditahan imbang Maroko 1-1 pada laga pembuka Grup C Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, East Rutherford, Minggu 14 Juni 2026 waktu setempat.

Hasil tersebut membuat kedua tim harus berbagi satu poin dan membuka persaingan Grup C yang masih berlangsung ketat sejak awal turnamen.

Maroko lebih dulu unggul melalui gol Ismael Saibari pada menit ke-21.

Brasil kemudian merespons lewat aksi individu Vinicius Junior yang menyamakan kedudukan pada menit ke-32.

Namun, setelah gol tersebut, tidak ada tambahan skor hingga laga berakhir.

Kedua tim gagal memaksimalkan peluang di babak kedua, meski sempat meningkatkan intensitas permainan.

Brasil Kesulitan di Babak Pertama

Brasil tampil di bawah tekanan sejak menit awal. Tim Samba terlihat kesulitan mengendalikan ritme permainan dan kerap kalah dalam duel serta penguasaan bola di lini tengah.

Maroko tampil disiplin dan agresif, membuat Brasil kesulitan keluar dari tekanan selama babak pertama berlangsung.

Meski sempat tertinggal, Brasil menunjukkan perbaikan di babak kedua. Namun, upaya tersebut belum cukup untuk mengamankan kemenangan di laga pembuka ini.

Ancelotti Akui Start Tidak Sesuai Harapan

Carlo Ancelotti secara jujur mengakui timnya tidak memulai pertandingan dengan baik dan sempat mengalami kesulitan besar menghadapi tekanan lawan.

“Saya pikir kami tidak memulai dengan sangat baik, saya sedikit khawatir. Kami kalah banyak duel dan penguasaan bola, tetapi kami membaik di babak kedua dalam pertandingan yang sulit karena Maroko adalah tim yang bagus,” ujar Ancelotti.

Ia menambahkan bahwa masalah utama Brasil terletak pada kontrol permainan, terutama saat menghadapi pressing tinggi dari Maroko di babak pertama.

“Di babak pertama, kami kesulitan keluar dari tekanan dan seharusnya bisa lebih mengontrol permainan,” lanjutnya.

Jadi Evaluasi Penting Brasil

Ancelotti menegaskan bahwa hasil imbang ini akan menjadi bahan evaluasi penting bagi timnya sebelum menghadapi laga berikutnya di fase grup.

Ia mengakui ekspektasi terhadap Brasil cukup tinggi, namun belum semua berjalan sesuai rencana.

“Apakah saya puas? Tidak juga, saya mengharapkan awal yang lebih baik,” kata Ancelotti.

Meski demikian, ia menilai situasi seperti ini masih bisa terjadi dalam turnamen besar dan meminta timnya segera berbenah.

“Tetapi hal seperti ini bisa terjadi dan sekarang saya akan fokus ke pertandingan berikutnya,” pungkasnya.

Dengan hasil ini, Brasil harus segera memperbaiki konsistensi permainan jika ingin menjaga peluang melangkah jauh di Piala Dunia 2026.(*)




Fakta atau Mitos: Tidur Tanpa Pakaian Bisa Bikin Lebih Produktif?

SEPUCUKJAMBI.ID – Kebiasaan tidur tanpa pakaian belakangan kembali menjadi perbincangan di ruang digital setelah sejumlah artikel gaya hidup menyoroti potensi manfaatnya bagi kualitas tidur, kesehatan tubuh, hingga kondisi psikologis seseorang.

Meski bukan hal baru, praktik ini masih tergolong tidak umum.

Survei yang dikutip dari berbagai sumber menunjukkan hanya sebagian kecil orang yang terbiasa tidur tanpa busana, namun jumlahnya diperkirakan meningkat seiring meningkatnya perhatian terhadap kualitas tidur.

Sejumlah penelitian dan pandangan ahli tidur menyebutkan bahwa kualitas tidur yang baik memang berperan penting terhadap fungsi kognitif, stabilitas emosi, hingga produktivitas seseorang di siang hari.

Namun, apakah benar tidur tanpa pakaian menjadi faktor penentu kesuksesan hidup seperti yang sering diklaim di media sosial?

Kualitas Tidur Jadi Kunci Utama, Bukan Sekadar Kebiasaan

Para ahli kesehatan tidur menegaskan bahwa faktor utama yang memengaruhi performa harian adalah kualitas tidur secara keseluruhan, bukan semata pilihan pakaian saat tidur.

Tidur yang nyenyak membantu otak melakukan proses pemulihan, termasuk konsolidasi memori dan pembuangan sisa metabolisme di otak.

Proses ini diyakini berperan penting dalam menjaga fokus, daya ingat, dan kestabilan emosi seseorang keesokan harinya.

Namun, faktor seperti suhu kamar, kenyamanan kasur, dan rutinitas sebelum tidur memiliki pengaruh yang jauh lebih signifikan dibandingkan sekadar mengenakan atau tidak mengenakan pakaian tidur.

Potensi Manfaat Tidur Tanpa Pakaian

Beberapa studi kecil dan laporan kesehatan gaya hidup menyebutkan bahwa tidur tanpa pakaian dapat memberikan sejumlah efek yang dirasakan sebagian orang, di antaranya:

1. Membantu pengaturan suhu tubuh

Tidur tanpa pakaian dapat membantu tubuh lebih mudah menyesuaikan suhu, terutama di lingkungan yang hangat. Suhu tubuh yang lebih stabil dapat membantu sebagian orang lebih cepat tertidur.

2. Meningkatkan rasa nyaman saat tidur

Sebagian individu merasa lebih bebas dan tidak terbatasi oleh pakaian tidur, sehingga kualitas tidur mereka menjadi lebih baik secara subjektif.

3. Berpotensi mendukung relaksasi

Tidur dalam kondisi rileks dapat membantu menurunkan tingkat stres. Namun, efek ini lebih dipengaruhi oleh kualitas tidur secara keseluruhan, bukan semata-mata tanpa pakaian.

4. Mendukung hubungan pasangan (dalam konteks tertentu)

Beberapa penelitian gaya hidup menyebutkan bahwa kontak fisik antar pasangan saat tidur dapat meningkatkan rasa kedekatan emosional, namun hal ini bersifat individual dan tidak berlaku umum.

Klaim “Meningkatkan Kesuksesan” Perlu Dilihat Secara Kritis

Sejumlah narasi di media sosial mengaitkan kebiasaan tidur tanpa pakaian dengan peningkatan produktivitas, bahkan kesuksesan karier dan kondisi finansial.

Namun, para ahli menilai klaim tersebut tidak memiliki hubungan langsung yang kuat secara ilmiah.

Peningkatan performa kerja lebih banyak dipengaruhi oleh pola tidur yang konsisten, manajemen stres, pola makan, dan aktivitas fisik.

Dengan kata lain, tidur tanpa pakaian bukanlah “kunci sukses”, melainkan salah satu preferensi gaya hidup yang mungkin membantu sebagian orang merasa lebih nyaman saat beristirahat.

Kesimpulan: Kembali ke Kualitas Tidur yang Sehat

Tidur tanpa pakaian dapat memberikan kenyamanan bagi sebagian orang, terutama terkait suhu tubuh dan relaksasi.

Namun, manfaatnya bersifat individual dan tidak dapat digeneralisasi sebagai faktor penentu kesuksesan hidup.

Fokus utama yang lebih penting adalah menjaga kualitas tidur yang baik, durasi yang cukup, serta kebiasaan hidup sehat secara menyeluruh.

Dengan demikian, setiap orang dapat memilih pola tidur yang paling sesuai dengan kenyamanan tubuh masing-masing tanpa terjebak pada klaim berlebihan yang tidak sepenuhnya didukung bukti ilmiah.(*)




Perut Buncit Bisa Picu Penyakit Serius, Ini Cara Menguranginya

SEPUCUKJAMBI.ID – Perut buncit kerap dianggap sekadar persoalan penampilan.

Namun di balik itu, kondisi ini juga dapat menjadi sinyal awal adanya gangguan kesehatan yang lebih serius, mulai dari obesitas hingga penyakit jantung.

Kondisi penumpukan lemak di area perut diketahui berkaitan erat dengan peningkatan risiko penyakit metabolik seperti diabetes tipe 2, sesak napas, hingga gangguan kardiovaskular.

Meski banyak orang mencoba berbagai cara instan seperti konsumsi air lemon dan madu, hasilnya sering kali tidak signifikan jika tidak dibarengi dengan perubahan gaya hidup secara menyeluruh.

Ahli kesehatan menegaskan bahwa kunci utama untuk mengurangi lemak perut bukan hanya pada satu jenis minuman atau diet tertentu, melainkan perubahan pola hidup secara konsisten.

Berdasarkan informasi dari laman Kementerian Kesehatan RI, berikut sejumlah langkah yang dapat membantu mengurangi lemak perut secara bertahap dan sehat.

1. Perbanyak Serat dan Protein

Asupan tinggi serat dan protein membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga nafsu makan lebih terkontrol.

Sumber protein yang disarankan antara lain telur, ikan, dada ayam, kacang-kacangan, susu, dan daging rendah lemak.

2. Batasi Gula dan Karbohidrat Olahan

Gula berlebih menjadi salah satu pemicu utama penumpukan lemak di area perut.

Minuman manis, soda, hingga makanan berbasis tepung olahan seperti roti, kue, dan sereal perlu dibatasi untuk mencegah penimbunan lemak.

3. Kurangi Konsumsi Alkohol

Konsumsi alkohol dalam jangka panjang dapat meningkatkan lemak visceral di perut.

Selain itu, alkohol juga dikaitkan dengan risiko penyakit serius seperti hepatitis, kanker, hingga sirosis hati.

4. Kelola Stres dengan Baik

Stres yang tidak terkontrol dapat memicu peningkatan hormon yang meningkatkan nafsu makan. Kondisi ini berpotensi membuat seseorang makan berlebihan tanpa disadari.

5. Tidur yang Cukup

Kurang tidur dapat mengganggu hormon pengatur rasa lapar sehingga meningkatkan keinginan makan. Tidur ideal sekitar tujuh jam per malam membantu menjaga metabolisme tubuh tetap stabil.

6. Kunyah Makanan Lebih Lambat

Mengunyah secara perlahan memberi waktu bagi otak untuk menerima sinyal kenyang lebih cepat, sehingga membantu mengurangi porsi makan secara alami.

7. Gunakan Piring Berukuran Kecil

Strategi sederhana ini dapat membantu mengontrol porsi makan. Piring kecil membuat makanan terlihat lebih banyak sehingga membantu mengurangi konsumsi berlebihan.

8. Cukupi Kebutuhan Cairan

Minum air putih sebelum makan dapat membantu menekan rasa lapar. Konsumsi sekitar setengah liter air 30 menit sebelum makan dapat membantu mengurangi porsi makan.

9. Jangan Lewatkan Sarapan

Sarapan berperan penting dalam menjaga pola makan sepanjang hari. Kebiasaan ini dapat mencegah makan berlebihan pada siang atau malam hari.

10. Batasi Asupan Natrium

Makanan tinggi garam dapat menyebabkan tubuh menahan cairan sehingga tampak lebih bengkak. Mengurangi konsumsi natrium membantu menjaga bentuk tubuh tetap ideal.

Para ahli menekankan bahwa tidak ada cara instan untuk mengecilkan perut buncit. K

onsistensi dalam pola makan sehat, aktivitas fisik, serta gaya hidup seimbang menjadi faktor utama dalam menjaga berat badan ideal dan kesehatan jangka panjang.(*)




Anime, Remaja dan Asap Rokok di Balik Layar Streaming

Oleh: Maya Zuriati

Baru saja memasuki pekan pertama bulan juni 2026 lini masa digital indonesia dikejutkan oleh lonjakan drastis kata kunci rokok di platform Google trends dengan status breakout.

Fenomena ini tidak lahir dari ruang hampa melainkan dipicu oleh rilisnya serial anime ” Smoking Behind the supermarket with you” di platform Crunchyroll pada Rabu 3 Juni 2026.

Hanya dalam hitungan hari sejak perilisan resminya versi terjemahan bahaa indonesia dari anime tersebut telah beredar luas di puluhan situs streaming ilegal.

Tanpa adanya sistem verifikasi usia, tayangan yang mengemas aktivitas merokok sebagai sebuah estetika yang keren, karismatik, dan menenangkan ini bebas diakses oleh siapa saja termasuk pelajar SMP.

Padahal Indonesia saat ini sedang berada dalam kondisi darurat perokok remaja dengan data Kementerian Kesehatan yang mencatat jumlah perokok aktif kini telah menembus angka fantastis 70 juta orang, dimana mayoritasnya adalah anak muda.

Persoalannya tentu bukan sekadar perkara visualisasi karakter yang secara eksplisit mengajarkan merokok. melainkan ada mekanisme dibaliknya yang bekerja secara halus dan tepat.

Psikolog Albert Bandura melalui teori pembelajaran sosial menyatakan bahwa perilaku manusia sebagian besar dibentuk melalui proses peniruan terhadap lingkungan dan soosk yang dikagumi.

Citra keren dan karismatik dari karakter dalam anime inilah yang ditangkap oleh radar psikologis remaja lalu diimitasi sebagai sebuah pencapaian identitas diri.

Kepulan asap rokok yang digambarkan dengan penuh estetika tanpa efek batuk maupun peringatan kesehatan dalam budaya pop digital ini akhirnya menjadi tamparam keras bagi pemerintah.

Ketika kebijakan pengendalian tembakau yang dirumuskan kementerian kesehatan dan kemeneterian komunikasi dan digital masih bertumpu pada medium konvensional seperti baliho, spanduk dan iklan televisi. dunia digital telah bergerak jauh kedepan.

Kondisi ini memicu kegelisahan mendasar bagaimana negara bisa melindungi generasi muda jika regulasi yang ada sellau kalah cepat dari algoritma budaya pop?

Regulasi

Sebelum era internet yang semakin maju, anime atau sejenisnya beredar terbatas di televisi ataupun bioskop yang tayang di waktu tertentu.

Namun saat ini, algoritma platform seperti Crunchyroll, tiktok, instagram dan youtube sangat mudah diakses kapan pun, tidak ada aturan waktu bahkan menyarankan kepada penonton untuk menonton hal yang serupa.

Algoritmanya bekerja tanpa ada pengawasan pada kelompok belum cukup umur yang mungkin bisa mendorong mereka untuk membeli sebungkus bahkan sebatang rokok di penjual toko kelontong.

Kementerian Komunikasi dan Digital memang telah menyusun regulasi mengenai pengendalian tembakau di Indonesia. Tetapi tidak ada menyangkut mengenai representasi konten animasi di platform digital.

Bahkan pelaporan pelanggaran  iklan rokok pun harus melalui pelaporan dari penonton terlebih dahulu dan ini tanggapan yang kurang cepat karena konten sudah diakses oleh banyak orang dalam waktu yang bersamaan.

Tanpa adanya regulasi pengendalian tembakau khususnya di ranah ini akan terus menyebabkan kebocoran dari pintu budaya dari platform digital Over The Top (OTT).

Meskipun pemerintah terus berusaha dan tidak diam saja, terlihat dari Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2024 tentang Kesehatan. Salah satu poin utamanya  adalah larangan promosi rokok di media sosial dan platform digital.

Peraturan tersebut tidak secara eksplisit digunakan untuk hal seperti karakter yang ada dalam anime yang tidak dirancang untuk promosi sehingga peraturan seperti itu tidak bisa mengatasi paparan jenis film remaja.

Indonesia masih membicarakan larangan tentang promosi iklan dan kemasan rokok.

Bukan Soal Sensor tetapi Kecepatan

Merespon hal tersebut, perlu ditegaskan bahwa yang dibutuhkan saat ini bukan untuk melakukan larangan pada anime, memblokir situs platform digital ataupun larangan sebuah konten seni yang menampilkan rokok, karena sebuah karya memiliki hak dalam menggambarkan fakta.

Hal yang dibutuhkan saat ini adalah kecepatan respons negara dalam literasi kebijakan terhadap budaya dan teknologi yang semakin cepat.

Jika seorang remaja Indonesia membuka gawai dan mengetik nama sebuah anime di platform digital, menonton dua karakter dewasa menghembuskan asap rokok di bawah lampu belakang supermarket dengan citra yang tenang, keren dan tidak ada beban.

Tidak ada label satupun, konteks apapun dan tidak ada informasi bahwa perilaku tersebut berbahaya. Keesokan harinya algoritma menyarankan hal yang mungkin anda sukai.

Namun kondisi negara masih memperdebatkan kemasan atau sesuatu yang masih terlihat padahal kemasan atau paparan tersebut sudah masuk ke dalam kamar remaja.

Maka 70 juta perokok hari ini hanya akan menjadi pembuka untuk laporan yang terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang.

Kementerian perlu cepat dan tepat membuat bagian atau divisi tertentu yang secara aktif memantau tren dan pelanggaran yang terdeteksi merancang protokol respons cepat terhadap tren konten, mendorong platform streaming resmi menerapkan label konten tembakau yang jelas dan menegakkan verifikasi usia yang tidak bisa diakali.

Hal yang paling mendesak lagi negara tidak lagi berkomunikasi melalui iklan layanan masyarakat tengah malam di televisi tetapi menyesuaikan medan yang sama dengan remajanya.

Sasaki bisa saja terus menghembuskan asap rokoknya di bawah lampu supermarket, tetapi kita tidak punya alasan lagi untuk pura-pura tidak melihat.(*)

Penulis adalah mahasiswa Bidang Kesehatan masyarakat, dengan minat perilaku dan promosi kesehatan




Brasil vs Maroko 1-1, Gustavo Poyet Kritik Tajam: Selecao di Luar Standar

SEPUCUKJAMBI.ID – Laga pembuka Grup C Piala Dunia 2026 antara Brasil dan Maroko berakhir tanpa pemenang.

Kedua tim harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 di MetLife Stadium, East Rutherford, Minggu 14 Juni 2026 pagi WIB.

Hasil ini menjadi sorotan karena Brasil datang dengan status favorit juara, namun gagal menunjukkan dominasi penuh sepanjang pertandingan.

Maroko lebih dulu membuka keunggulan melalui gol Ismael Saibari pada menit ke-21.

Gol tersebut lahir dari skema serangan cepat yang dipimpin Brahim Diaz, yang memberikan umpan matang ke lini depan.

Brasil tidak butuh waktu lama untuk merespons. Vinicius Junior menyamakan kedudukan pada menit ke-32 lewat aksi individu yang memecah pertahanan Maroko.

Namun setelah gol tersebut, tidak ada tambahan skor hingga laga berakhir.

Memasuki babak kedua, tempo permainan kedua tim cenderung menurun.

Baik Brasil maupun Maroko terlihat lebih berhati-hati dalam membangun serangan, sehingga pertandingan berjalan kurang agresif.

Mantan pemain Chelsea dan pelatih Gustavo Poyet ikut memberikan pandangan kritis terhadap performa Brasil dalam laga tersebut.

Ia menilai Selecao tidak tampil sesuai ekspektasi, terutama dari sisi kolektivitas tim.

“Kami kecewa dengan Brasil. Kami berharap lebih, terutama dalam permainan tim,” ujar Poyet kepada BBC One.

Ia menilai kemampuan individu pemain Brasil memang tetap berbahaya, tetapi tidak cukup untuk memenangkan pertandingan.

“Secara individu kita tahu mereka bisa muncul kapan saja. Vinicius melakukannya hari ini, tapi itu tidak cukup,” lanjutnya.

Poyet juga menyoroti banyaknya kesalahan teknis yang dilakukan Brasil, terutama dalam distribusi bola sederhana yang biasanya menjadi kekuatan mereka.

“Saya terkejut melihat betapa buruknya mereka secara teknis hari ini. Saya tidak tahu apakah itu karena lapangan, tetapi mereka kehilangan banyak umpan sederhana,” katanya.

Menurutnya, kondisi lapangan memang bisa menjadi faktor, namun tidak sepenuhnya menjelaskan penurunan kualitas permainan Brasil.

Di sisi lain, ia menilai kedua tim sama-sama tidak tampil dengan intensitas tinggi untuk mencari kemenangan di babak kedua.

“Pada akhirnya kedua tim tidak bermain untuk menang, mereka bermain untuk tidak kalah,” tutup Poyet.

Hasil imbang ini membuat persaingan di Grup C Piala Dunia 2026 semakin terbuka, sementara Brasil harus segera berbenah untuk menjaga peluang lolos ke fase berikutnya.(*)




Setelah Lama Rusak, Jalan Jalur 2 Merlung Mulai Ditingkatkan, Ini Pesan Bupati Tanjab Barat

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Upaya Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperbaiki infrastruktur jalan terus berlanjut. Bupati Tanjab Barat, Anwar Sadat, turun langsung meninjau pekerjaan peningkatan Jalan Jalur 2 Merlung yang selama ini dikeluhkan warga akibat kondisinya yang rusak dan sulit dilalui.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangkaian kegiatan Jumat Berkah yang digelar pada Jumat, 12 Juni 2026.

Kehadiran bupati di lokasi sekaligus memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai rencana dan dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat.

Jalan Jalur 2 Merlung merupakan salah satu akses penting yang menghubungkan sejumlah desa dengan pusat pemerintahan kecamatan.

Selama beberapa tahun terakhir, kondisi jalan yang rusak kerap menjadi kendala bagi aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas warga hingga distribusi hasil perkebunan dan pertanian.

Dalam peninjauan tersebut, Anwar Sadat menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan masyarakat dalam menjaga kondisi jalan setelah selesai dibangun.

Ia meminta pemerintah kecamatan bersama masyarakat untuk mengawasi kendaraan yang melintas agar tidak membawa muatan melebihi kapasitas jalan.

Menurutnya, kendaraan bertonase berlebih menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat kerusakan jalan di sejumlah wilayah.

Selain itu, bupati juga menyoroti pentingnya perawatan saluran drainase di sepanjang ruas jalan.

Ia mengingatkan agar drainase yang telah dibangun pada tahun 2025 tetap dijaga kebersihannya sehingga aliran air tetap lancar dan tidak menyebabkan genangan yang berpotensi merusak badan jalan.

“Pemerintah sudah membangun, namun menjaga dan merawatnya menjadi tanggung jawab bersama. Gotong royong secara rutin perlu dilakukan agar saluran air tetap berfungsi dengan baik,” pesannya.

Peninjauan tersebut turut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat, mulai dari staf ahli, asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat hingga sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Peningkatan Jalan Jalur 2 Merlung diharapkan mampu memperlancar konektivitas antarwilayah, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat akses pelayanan pemerintahan di Kecamatan Merlung.(*)