Bupati Dillah Hikmah Sari Tinjau Infrastruktur dan Tanggul di Muara Sabak Timur

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) Hj. Dillah Hikmah Sari, S.T., bersama Wakil Bupati Muslimin Tanja, S.Th.I., M.Si., melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan infrastruktur di Kecamatan Muara Sabak Timur, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kondisi jalan, tanggul, dan fasilitas publik, sekaligus mengidentifikasi titik yang membutuhkan perbaikan maupun penanganan lebih lanjut.

Dalam peninjauan, Bupati dan Wakil Bupati meninjau beberapa ruas jalan di Kelurahan Muara Sabak Ulu yang memerlukan perbaikan, termasuk akses menuju Kantor Camat Muara Sabak Timur dan kondisi bangunan kantor yang membutuhkan perhatian.

Selain itu, keduanya mengecek tanggul yang telah selesai dikerjakan untuk memastikan kondisi dan manfaatnya bagi masyarakat sekitar.

Namun, beberapa titik yang belum tertanggul tetap menjadi perhatian, terutama karena di sekitar kawasan tersebut terdapat Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kelurahan Muara Sabak Ulu.

Kegiatan monitoring juga mencakup kawasan Ancol Muara Sabak, salah satu ikon daerah.

Dari hasil peninjauan, ditemukan beberapa fasilitas yang perlu diperbaiki, seperti lampu penerangan jalan rusak dan kabel listrik yang berpotensi membahayakan pengunjung.

Bupati Dillah Hikmah Sari menegaskan, melalui kegiatan monev ini, Pemkab Tanjab Timur berkomitmen menindaklanjuti permasalahan infrastruktur demi meningkatkan kenyamanan, keselamatan, dan kualitas hidup masyarakat.(*)




Densus 88 Kunjungi Pemkab Bungo, Sinergi Pencegahan Terorisme dan Radikalisme

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Bungo menerima kunjungan kerja Kepala Satuan Tugas Wilayah (Kasatgaswil) Densus 88 Anti Teror Polri Jambi, Kombes Pol Beri Diatra, SIK, MH, yang dirangkai dengan silaturahmi dan buka puasa bersama di Rumah Dinas Bupati Bungo, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WIB ini dihadiri oleh Bupati Bungo H. Dedy Putra, unsur Forkopimda, jajaran Pemkab Bungo, serta pihak terkait lainnya.

Pertemuan tersebut menjadi momen penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pencegahan tindak pidana terorisme di wilayah Kabupaten Bungo.

Kunjungan ini juga menindaklanjuti keberhasilan aparat gabungan antara Pemkab Bungo dan Densus 88 Anti Teror Polri dalam mengamankan ratusan kotak amal yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas terorisme.

Bupati Bungo H. Dedy Putra menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dan tegas Densus 88 dalam menindak potensi kejahatan terorisme, sekaligus menjaga keamanan masyarakat.

“Upaya pencegahan dan penindakan terorisme bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan, tapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah. Sinergi ini sangat penting untuk menjaga stabilitas keamanan di daerah kita,” ujar Bupati.

Selain itu, Pemkab Bungo menerima penghargaan dari Kepala Densus 88 Anti Teror Polri atas dukungan dalam program pencegahan terorisme dan pelaksanaan program deradikalisasi eks napiter dan keluarga di Provinsi Jambi.

Pemkab Bungo juga memberikan perhatian kepada para eks napiter melalui bantuan sosial dan santunan, sebagai upaya pembinaan dan reintegrasi agar mereka dapat kembali berpartisipasi aktif di masyarakat.

Kegiatan kunjungan kerja dilanjutkan dengan silaturahmi, koordinasi lintas sektor, dan buka puasa bersama, berlangsung dalam suasana hangat dan akrab.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Densus 88 dan Pemkab Bungo semakin solid, serta dapat mencegah penyebaran paham radikalisme dan aksi terorisme di tengah masyarakat.(*)




Aksi Sosial dan Religi Istri Bupati Merangin, Pererat Silaturahmi Anak Ponpes dan Panti Asuhan

BANGKO, SEPUCUKJAMBi.ID – Memanfaatkan momentum hari Jumat penuh berkah, Lavita Syukur, istri Bupati Merangin M. Syukur, mengadakan aksi religi dan sosial dengan menyambangi pondok pesantren dan panti asuhan untuk menyalurkan santunan serta paket takjil, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan ini dilakukan secara sinergis bersama empat organisasi wanita besar yang dipimpinnya, yakni PKK, BKMT, Bunda PAUD, dan Dekranasda, bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus meringankan beban anak-anak di lembaga pendidikan dan sosial.

Rombongan pertama mengunjungi Pondok Pesantren El Kaffah di Desa Sungai Ulak. Para pengasuh dan santri menyambut kehadiran rombongan dengan hangat.

Selanjutnya, kunjungan dilanjutkan ke Panti Asuhan ‘Aisyiyah Muhammadiyah di Desa Mentawak. Di kedua lokasi, Lavita Syukur menyerahkan paket takjil untuk berbuka puasa serta santunan uang tunai, amanah langsung dari Bupati Merangin M. Syukur.

“Kegiatan ini adalah wujud kepedulian kami dan pemerintah daerah terhadap anak-anak di ponpes dan panti asuhan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Lavita Syukur di sela-sela kegiatan.

Turut mendampingi dalam rombongan, Ketua GOW Merangin Hj. Emi Minarsih dan Ketua DWP Merangin Sri Rizki, yang menegaskan soliditas organisasi wanita dalam mendukung program sosial kemasyarakatan di Merangin.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan Buka Puasa Bersama di Rumah Dinas Bupati, dihadiri jajaran anggota BKMT, PKK, Dekranasda, dan Bunda PAUD sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para pengurus organisasi selama ini.(*)




Bupati Merangin Bermalam di Tabir Timur, Infrastruktur Jalan Tetap Jadi Prioritas Meski Anggaran Dipangkas

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin M. Syukur melakukan kunjungan kerja intensif di Desa Sri Sembilan, Kecamatan Tabir Timur, Jumat (6/3/2026), dalam rangka Safari Ramadan dan peringatan Nuzulul Qur’an 17 Ramadan 1447 Hijriah.

Kunjungan ini sekaligus bagian dari program prioritas “Bupati Ngantor di Kecamatan”, di mana Bupati bermalam untuk memantau langsung kondisi masyarakat dan pembangunan di daerah perbatasan.

Didampingi Wakil Bupati A. Khafidh, Wakil Ketua DPRD Herman Effendi, Sekda Zulhifni, serta seluruh kepala OPD, Bupati menegaskan komitmennya membangun infrastruktur meski menghadapi keterbatasan anggaran.

Dalam sambutannya di Masjid Al Barokah, Bupati menyebut adanya pemotongan anggaran hingga Rp240 miliar pada tahun 2026.

Hal ini berdampak pada penanganan jalan sepanjang lebih dari 1.000 km di Kabupaten Merangin.

“Persoalan jalan di Tabir Timur memang berat. Meski anggaran dipotong, pemerintah tetap bertanggung jawab. Tahun 2026 tetap ada pembangunan jalan, dan saya sudah minta Kadis PU menambah titik-titik tertentu agar akses masyarakat lancar,” ujar Bupati.

Sebagai solusi, Pemkab Merangin menyiapkan alat berat berupa dua unit Grader dan dua unit Bomag untuk memastikan jalan tetap fungsional, mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan warga.

Selain infrastruktur, Bupati juga menyoroti pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Di bidang pendidikan, Pemkab menyediakan beasiswa kuliah, bantuan perlengkapan sekolah untuk anak yatim dan kurang mampu, serta kursus bahasa asing gratis di tiap kecamatan.

Di bidang kesehatan, fasilitas RSUD Kolonel Abundjani ditingkatkan, dan kuota Jamkesda ditambah hingga 10.000 peserta.

Bupati meminta kepala desa aktif melakukan pendataan agar warga mudah mengakses layanan kesehatan.

Di bidang ekonomi dan keagamaan, Pemkab memberikan bantuan Rp100 juta untuk pesantren, subsidi bibit sawit, bantuan UMKM, dan dukungan bagi pegawai syarak.

Bupati juga menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan hanya soal gizi anak, tetapi juga mendorong ekonomi desa.

“Kebutuhan telur, ayam, dan sayur besar. Saya minta BUMDes memanfaatkan peluang ini agar uang berputar di masyarakat kita,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan audiensi langsung dengan warga, buka puasa, bermalam, dan sahur bersama di Tabir Timur. Bupati menekankan pentingnya mendekatkan pemerintah dengan masyarakat.

Selain itu, Bupati menyerahkan bantuan CSR dari Bank Jambi dan BAZNAS berupa bantuan untuk tempat ibadah serta paket sembako bagi warga kurang mampu.(*)




THR Karyawan Swasta Dikenakan Pajak, ASN Terima Penuh Tanpa Potongan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan penjelasan terkait perbedaan perlakuan pajak pada tunjangan hari raya (THR) antara pekerja sektor swasta dan aparatur sipil negara (ASN).

Hal ini menyusul pertanyaan publik mengenai alasan THR swasta dikenakan pajak, sementara THR ASN diterima penuh tanpa potongan langsung.

Purbaya menegaskan bahwa perbedaan perlakuan pajak ini sesuai dengan aturan yang berlaku dalam sistem perpajakan nasional.

Pemerintah tetap berupaya menjaga prinsip keadilan pajak bagi seluruh wajib pajak.

“Pemerintah akan menjalankan perpajakan yang cukup fair,” ujar Purbaya dikutip Sabtu (7/3/2026).

Menurutnya, THR termasuk bagian dari penghasilan karyawan dalam satu tahun pajak.

Oleh karena itu, bagi pekerja swasta, THR menjadi objek Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21, yang dipotong dari tunjangan yang diterima.

Sementara itu, THR ASN sebenarnya juga dikenakan pajak penghasilan. Namun, pajak ditanggung pemerintah melalui APBN.

Sehingga ASN menerima THR secara penuh. Perbedaan ini terjadi karena pemerintah bertindak sebagai pemberi kerja bagi ASN.

“Untuk ASN ditanggung kan (pemerintah) bosnya. Jadi, kalau swasta protes, protes ke bosnya,” jelas Purbaya.

Ia menambahkan, perubahan aturan pajak tidak bisa dilakukan secara parsial untuk memenuhi kepentingan satu kelompok saja.

Semua kebijakan harus mempertimbangkan dampak terhadap sistem perpajakan nasional.

Perusahaan swasta memiliki opsi untuk menanggung pajak THR agar karyawan menerima tunjangan penuh. Beberapa perusahaan sudah menerapkan skema ini sebagai bentuk tambahan kesejahteraan.

Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan perusahaan masing-masing.

Direktorat Jenderal Pajak menegaskan, THR termasuk penghasilan tidak teratur, sehingga tetap menjadi objek PPh karyawan.

Perhitungan pajak THR mengikuti sistem Tarif Efektif Rata-rata (TER) untuk menyederhanakan mekanisme penghitungan pajak.

Meski wacana pembebasan pajak THR bagi pekerja swasta kerap muncul menjelang hari raya, pemerintah menegaskan bahwa mekanisme perpajakan THR tetap mengacu pada aturan nasional yang berlaku.(*)




Aturan Baru! Anak di Bawah 16 Tahun Bakal Dibatasi Akses Media Sosial

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Indonesia akan segera menerapkan kebijakan pembatasan penggunaan media sosial bagi anak-anak yang belum berusia 16 tahun.

Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat perlindungan anak di ruang digital yang dinilai semakin rentan terhadap berbagai ancaman.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak, yang dikenal dengan nama PP Tunas.

Melalui aturan ini, pemerintah mewajibkan platform digital memperketat sistem verifikasi usia pengguna.

Penerapan kebijakan ini dijadwalkan mulai diberlakukan secara bertahap pada 28 Maret 2026.

Dalam pelaksanaannya, platform digital yang dianggap memiliki risiko tinggi bagi anak-anak diminta untuk membatasi bahkan menutup akun pengguna yang tidak memenuhi batas usia yang ditentukan.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan langkah penting untuk melindungi anak dari berbagai ancaman yang semakin marak di dunia digital.

Ia menyebutkan bahwa anak-anak saat ini menghadapi beragam risiko di internet, mulai dari paparan konten pornografi, perundungan siber, hingga penipuan online.

Selain itu, kecanduan terhadap penggunaan media sosial juga menjadi perhatian serius pemerintah.

Menurutnya, perkembangan teknologi yang sangat cepat harus diimbangi dengan kebijakan perlindungan yang kuat terhadap generasi muda.

Pemerintah ingin memastikan bahwa kemajuan teknologi tidak justru merugikan proses tumbuh kembang anak.

Meutya juga menegaskan bahwa perusahaan platform digital memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan pengguna, khususnya anak-anak.

Jika ditemukan akun milik anak yang belum memenuhi batas usia tanpa pengawasan atau verifikasi yang jelas, maka akun tersebut wajib ditutup sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menambahkan bahwa regulasi ini juga diharapkan dapat membantu para orang tua dalam mengawasi penggunaan teknologi oleh anak-anak mereka.

Meski terdapat pembatasan pada platform tertentu, anak-anak tetap dapat memanfaatkan internet untuk berbagai kebutuhan yang lebih aman.

Misalnya untuk mengakses layanan pendidikan digital, konten pembelajaran, maupun hiburan yang ramah anak.

Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap ruang digital di Indonesia dapat menjadi lingkungan yang lebih aman bagi anak-anak sekaligus mendukung perkembangan generasi muda secara sehat di tengah pesatnya perkembangan teknologi.(*)




Jangan Salah Pilih! Ini 7 Buah yang Baik Dikonsumsi Saat Sahur

SEPUCUKJAMBI.ID – Sahur menjadi waktu makan yang sangat penting bagi umat Muslim selama menjalani ibadah puasa.

Menu yang dikonsumsi saat sahur berperan besar dalam menjaga energi tubuh sepanjang hari.

Karena itu, pemilihan makanan bergizi sangat dianjurkan agar tubuh tetap kuat dan tidak mudah lemas.

Selain makanan utama seperti karbohidrat dan protein, menambahkan buah dalam menu sahur juga bisa menjadi pilihan sehat.

Buah mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin, mineral, serat, serta kandungan air yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh selama berpuasa.

Berikut beberapa jenis buah yang baik dikonsumsi saat sahur agar tubuh tetap bertenaga sepanjang hari.

1. Pisang

Pisang dikenal sebagai buah yang kaya energi karena mengandung karbohidrat alami, kalium, serta vitamin B6.

Nutrisi tersebut dapat membantu menjaga stamina tubuh sekaligus mendukung fungsi otot saat beraktivitas.

Pisang juga mampu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga cocok menjadi menu sahur.

2. Kurma

Kurma sering dikonsumsi saat bulan Ramadan karena mengandung gula alami seperti glukosa dan fruktosa yang dapat menjadi sumber energi cepat.

Selain itu, kurma juga kaya serat, kalium, dan antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh.

3. Apel

Apel memiliki kandungan serat yang cukup tinggi sehingga dapat membantu memperlambat proses pencernaan. Hal ini membuat rasa kenyang bertahan lebih lama dan membantu mengurangi rasa lapar selama puasa.

Selain itu, apel juga mengandung vitamin C serta antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.

4. Alpukat

Alpukat dikenal sebagai buah yang kaya lemak sehat dan serat. Kandungan tersebut membantu menjaga rasa kenyang lebih lama serta memberikan energi yang stabil.

Selain itu, alpukat juga mengandung kalium dan berbagai vitamin yang mendukung kesehatan tubuh.

5. Jeruk

Jeruk memiliki kandungan air yang tinggi sehingga dapat membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi selama berpuasa. Buah ini juga kaya akan vitamin C yang berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh.

6. Semangka

Semangka termasuk buah dengan kandungan air yang sangat tinggi. Mengonsumsi semangka saat sahur dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh sehingga risiko dehidrasi saat puasa bisa berkurang.

7. Pepaya

Pepaya mengandung serat dan enzim alami yang dapat membantu melancarkan sistem pencernaan.

Dengan pencernaan yang sehat, tubuh dapat menyerap nutrisi dengan lebih optimal sehingga energi tetap terjaga selama menjalani puasa.

Menambahkan buah ke dalam menu sahur merupakan cara sederhana untuk menjaga kesehatan selama Ramadan.

Kandungan vitamin, mineral, dan serat dalam buah dapat membantu menjaga stamina tubuh sekaligus mencegah dehidrasi.

Namun, konsumsi buah sebaiknya tetap diimbangi dengan makanan bergizi lainnya seperti karbohidrat kompleks, protein, serta cukup minum air putih agar tubuh tetap fit selama menjalankan ibadah puasa.(*)




Cuaca Ekstrem di Jambi Siang Ini, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat hingga Pukul 14.00 WIB

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Provinsi Jambi pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Dalam laporan yang dirilis pada pukul 11.37 WIB, BMKG menyebutkan bahwa beberapa wilayah di Jambi berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang mulai sekitar pukul 12.07 WIB.

Wilayah yang berpotensi terdampak lebih awal meliputi Kecamatan Kumpeh di Kabupaten Muaro Jambi serta Kecamatan Sadu dan Berbak di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Berpotensi Meluas ke Sejumlah Daerah

BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca tersebut berpotensi meluas ke berbagai wilayah lain di Provinsi Jambi.

Beberapa daerah yang diperkirakan terdampak antara lain:

  • Kecamatan Tabir Barat di Kabupaten Merangin

  • Kecamatan Mersam, Muara Tembesi, Muara Bulian, Batin XXIV, Maro Sebo Ulu, Bajubang, dan Maro Sebo Ilir di Kabupaten Batanghari

  • Kecamatan Sekernan, Maro Sebo, Kumpeh Ulu, Sungai Gelam, dan Taman Rajo di Kabupaten Muaro Jambi

  • Kecamatan Betara dan Renah Mendaluh di Kabupaten Tanjung Jabung Barat

  • Kecamatan Muara Sabak Timur, Nipah Panjang, Rantau Rasau, Dendang, Muara Sabak Barat, Mendahara Ulu, dan Geragai di Kabupaten Tanjung Jabung Timur

  • Kecamatan Pelepat, Limbur Lubuk Mengkuang, dan Bathin III Ulu di Kabupaten Bungo

  • Kecamatan Tebo Ilir di Kabupaten Tebo

BMKG memprediksi kondisi cuaca ini dapat berlangsung hingga sekitar pukul 14.00 WIB.

Warga Diminta Tetap Waspada

Masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan cuaca ekstrem seperti hujan lebat, petir, maupun angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

Selain itu, warga juga disarankan untuk memperhatikan perkembangan informasi cuaca terbaru yang dikeluarkan oleh BMKG guna mengantisipasi potensi dampak seperti genangan air, pohon tumbang, maupun gangguan aktivitas di luar ruangan.()*




Mengenal Desa Penglipuran di Bali, Desa Adat Terbersih yang Mendunia

SEPUUCKJAMBI.ID – Desa Penglipuran dikenal sebagai salah satu desa adat paling terkenal di Bali.

Desa yang berada di wilayah Kabupaten Bangli ini menjadi destinasi wisata budaya yang populer karena tata ruangnya yang tertata rapi, kebersihan lingkungannya, serta tradisi masyarakat yang masih terjaga hingga kini.

Desa Penglipuran bahkan kerap disebut sebagai salah satu desa terbersih di dunia.

Keunikan tersebut menjadikannya tujuan wisata yang menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin melihat sisi lain dari Bali selain pantai dan kawasan wisata modern.

Tata Ruang Desa yang Unik dan Simetris

Saat memasuki kawasan desa, pengunjung akan langsung merasakan suasana yang berbeda.

Jalan utama desa membentang lurus dari pintu masuk hingga ke bagian dalam, dengan rumah-rumah warga tersusun rapi dan simetris di kedua sisi jalan.

Hampir setiap rumah memiliki bentuk yang seragam dengan gerbang khas Bali yang disebut angkul-angkul.

 Tata ruang ini mengikuti filosofi tradisional masyarakat Bali yang menekankan keseimbangan antara manusia, alam, dan unsur spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

Tradisi Adat yang Masih Dijaga

Selain keindahan arsitekturnya, Desa Penglipuran juga dikenal karena kuatnya aturan adat yang dijalankan masyarakat setempat.

Berbagai peraturan tradisional masih diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari tata letak rumah hingga hubungan sosial antarwarga.

Aturan adat tersebut diwariskan secara turun-temurun sehingga identitas budaya desa tetap terjaga meskipun perkembangan zaman terus berlangsung.

Desa yang Terkenal karena Kebersihannya

Salah satu hal yang paling mencolok dari Desa Penglipuran adalah kebersihan lingkungannya.

Kendaraan bermotor tidak diperbolehkan melintas di jalan utama desa sehingga suasana menjadi lebih tenang dan bebas polusi.

Masyarakat secara bersama-sama menjaga kebersihan desa, baik di halaman rumah maupun area publik.

Sistem pengelolaan sampah juga diterapkan dengan disiplin sehingga desa selalu terlihat rapi dan nyaman bagi pengunjung.

Hutan Bambu yang Menjadi Ikon Desa

Di bagian belakang desa terdapat kawasan hutan bambu yang cukup luas.

Hutan ini tidak hanya berfungsi sebagai area hijau yang menjaga keseimbangan lingkungan, tetapi juga memiliki nilai spiritual bagi masyarakat setempat.

Selain itu, bambu dari kawasan tersebut sering dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan adat maupun bahan bangunan tradisional.

Masuk Daftar Desa Terindah di Dunia

Berbagai pengakuan internasional pernah menempatkan Desa Penglipuran dalam daftar desa terindah dan terbersih di dunia.

Hal ini tidak hanya karena keindahan visualnya, tetapi juga karena keberhasilan masyarakat mempertahankan tradisi dan harmoni sosial selama ratusan tahun.

Kini Desa Penglipuran menjadi salah satu destinasi wisata budaya penting di Bali.

Wisatawan dapat berjalan menyusuri jalan desa, melihat rumah adat dari dekat, hingga merasakan langsung kehidupan masyarakat yang masih memegang teguh nilai tradisional.

Perpaduan antara kebersihan, arsitektur tradisional, serta kekuatan budaya menjadikan Desa Penglipuran sebagai contoh bagaimana modernisasi dapat berjalan berdampingan dengan pelestarian tradisi lokal.(*)




OJK Dorong Hilirisasi Emas, Roadmap Ekosistem Bulion Nasional Resmi Diluncurkan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama sejumlah kementerian dan lembaga resmi meluncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Kegiatan Usaha serta Ekosistem Bulion 2026–2031.

Langkah ini dilakukan sebagai strategi memperkuat industri emas nasional sekaligus mendorong hilirisasi dan pendalaman pasar keuangan.

Peluncuran roadmap tersebut digelar dalam forum bertajuk “Peringatan 1 Tahun Kegiatan Usaha Bulion: Launching Indonesia’s Bullion Ecosystem Roadmap – Consolidating the First Year, Strengthening the Next Phase” yang diselenggarakan di Jakarta oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia bersama OJK.

Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Airlangga Hartarto selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Dian Ediana Rae sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, serta pimpinan lembaga keuangan seperti Damar Latri Setiawan dari PT Pegadaian dan Anggoro Eko Cahyo dari Bank Syariah Indonesia Tbk.

Dorong Pendalaman Pasar Keuangan

Dalam sambutannya, Dian Ediana Rae menyampaikan bahwa OJK terus mendorong pengembangan kegiatan usaha bulion oleh lembaga jasa keuangan sebagai bagian dari strategi memperdalam pasar keuangan nasional.

Menurutnya, sektor bulion memiliki potensi besar untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi, terutama melalui penguatan rantai industri emas dari hulu hingga hilir.

“Selain memperdalam pasar keuangan, kegiatan usaha bulion juga diharapkan mampu mendukung hilirisasi di sektor emas,” ujar Dian.

Ia menambahkan bahwa pengembangan ekosistem bulion membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, lembaga keuangan, hingga pelaku industri.

Harga Emas Global Terus Menguat

Sementara itu, Airlangga Hartarto menilai sektor emas memiliki prospek yang sangat menjanjikan, seiring dengan lonjakan harga emas global dalam beberapa waktu terakhir.

Ia mengungkapkan bahwa harga emas yang sebelumnya berada di kisaran 3.000 dolar AS per troy ounce kini telah melampaui 5.000 dolar AS per troy ounce.

Kenaikan tersebut menunjukkan potensi investasi emas yang sangat besar.

Menurut Airlangga, emas merupakan komoditas strategis karena memiliki rantai nilai yang lengkap, mulai dari kegiatan pertambangan hingga pengembangan produk jasa keuangan berbasis emas.

Strategi Pengembangan Ekosistem Bulion

Roadmap Ekosistem Bulion 2026–2031 disusun melalui kolaborasi antara pemerintah, OJK, serta para pemangku kepentingan di sektor emas nasional.

Dokumen tersebut berfungsi sebagai panduan arah pengembangan industri bulion di Indonesia dalam lima tahun ke depan.

Roadmap ini terdiri dari dua bagian utama, yaitu:

  • Roadmap Ekosistem Bulion dari hulu hingga hilir

  • Roadmap Kegiatan Usaha Bulion di industri jasa keuangan

Dokumen tersebut juga bersifat fleksibel atau living document, sehingga dapat disesuaikan dengan perkembangan ekonomi dan dinamika industri emas di masa depan.

ETF Emas dan Tokenisasi Mulai Dikembangkan

Sebagai bagian dari penguatan pasar emas, OJK juga telah menerbitkan regulasi baru yaitu Peraturan OJK Nomor 2 Tahun 2026 tentang reksa dana berbentuk kontrak investasi kolektif yang diperdagangkan di bursa dengan aset dasar emas atau dikenal sebagai ETF emas.

Selain itu, inovasi lain yang sedang dikembangkan adalah tokenisasi emas. Melalui uji coba di sandbox OJK, sebanyak 3.750 gram emas telah berhasil ditokenisasi dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp8 miliar.

Teknologi ini dinilai mampu memberikan sejumlah manfaat seperti efisiensi transaksi, transparansi, serta memungkinkan kepemilikan emas secara fraksional.

Fatwa Syariah untuk Industri Bulion

Dukungan terhadap pengembangan industri emas juga datang dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) yang menerbitkan Fatwa Nomor 166/DSN-MUI/II/2026 tentang kegiatan usaha bulion berdasarkan prinsip syariah.

Fatwa tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian hukum syariah bagi pelaku usaha sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri emas nasional.

Pengelolaan Emas Capai 153 Ton

Perkembangan industri bulion di Indonesia juga tercermin dari meningkatnya pengelolaan emas oleh lembaga jasa keuangan.

Hingga Februari 2026, total pengelolaan emas oleh lembaga keuangan tercatat mencapai sekitar 153,05 ton, yang sebagian besar berasal dari Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia.

Pegadaian mencatat pengelolaan emas mencapai 147,8 ton, termasuk kegiatan gadai dan berbagai layanan bisnis emas lainnya.

Sementara itu, Bank Syariah Indonesia juga mencatat aktivitas perdagangan, penitipan, dan simpanan emas yang terus berkembang.

Menurut Dian, capaian tersebut menunjukkan adanya sinergi kuat antar pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem bulion nasional yang lebih solid dan berkelanjutan.(*)