TPS Talang Banjar Ditutup, Pemkot Jambi Terapkan Konsep Sampah Terpilah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mulai melakukan transformasi besar dalam sistem pengelolaan sampah, khususnya di wilayah Jambi Timur

. Salah satu langkah awalnya ditandai dengan peninjauan sekaligus penutupan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di depan Pasar Talang Banjar oleh Wali Kota Jambi, Maulana, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Kamis (21/5).

Di balik penutupan tersebut, Pemkot Jambi tengah menyiapkan konsep baru pengelolaan sampah berbasis pemilahan dan pengolahan sementara.

Bekas area pasar lama Talang Banjar akan dijadikan transfer depo sementara sekaligus lokasi percontohan pengolahan sampah modern di Kota Jambi.

Wali Kota Jambi, Maulana, menyebut Jambi Timur menjadi salah satu wilayah dengan produksi sampah terbesar di kota tersebut.

Setiap harinya, sedikitnya 14 truk fuso sampah diangkut menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talang Gulo.

“Jambi Timur ini produksinya sangat besar, sementara kita belum punya transfer depo permanen. Jadi selama ini semua langsung dibawa ke Talang Gulo,” ujar Maulana.

Menurutnya, sistem baru yang akan diterapkan tidak lagi sekadar menampung sampah, melainkan melakukan pemilahan sejak awal.

Sampah organik dan non-organik akan dipisahkan sebelum residunya dikirim ke TPA akhir.

“Di sini nanti ada pemilahan organik dan non-organik. Bekas ruangan pasar lama akan dimanfaatkan untuk pengolahan sementara. Jadi bukan sekadar TPS,” jelasnya.

Pemkot Jambi sebenarnya telah menyiapkan lokasi transfer depo permanen di kawasan dekat Pertamina. Namun, pembangunan fasilitas tersebut masih dalam tahap perencanaan dan penganggaran.

Karena itu, kawasan Talang Banjar dipilih sebagai solusi sementara untuk mengatasi kebutuhan pengelolaan sampah di Jambi Timur, terlebih beberapa TPS lain seperti di Tanjung Sari dan Pasar 46 juga akan ditutup secara bertahap.

Menariknya, penataan kawasan ini juga melibatkan partisipasi masyarakat. Maulana menyebut ada peran aktif warga dan tokoh masyarakat yang turut mendukung penataan secara swadaya.

“Ada inisiatif dari Ketua LPM dan masyarakat di sini. Nantinya area ini akan ditutup menggunakan seng secara gotong royong,” katanya.

Selain itu, alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum juga akan diturunkan untuk membantu penataan lokasi, serta penambahan armada pengangkut sampah guna mempercepat proses pengangkutan.

Maulana menegaskan penutupan TPS dilakukan secara bertahap agar tidak menimbulkan persoalan baru di masyarakat.

Penutupan hanya dilakukan jika program Operasi Pengelolaan Berbasis Masyarakat (OPBM) telah berjalan minimal 80 persen di wilayah terkait.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih aktif dalam sistem pengelolaan sampah berbasis lingkungan, seperti bank sampah dan kelompok pengelola sampah di tingkat RT.

“Jangan pasif lagi. Masyarakat harus aktif mencari informasi ke RT, ikut bank sampah, TPS 3R, atau kelompok pengelola yang sudah berjalan,” tegasnya.

Selain itu, Pemkot Jambi juga telah memetakan armada bentor pengangkut sampah untuk mendukung penutupan TPS liar dan titik penumpukan sampah di berbagai wilayah kota.

Dengan langkah ini, Pemkot Jambi berharap sistem pengelolaan sampah di Jambi Timur tidak lagi bergantung pada pola lama, melainkan bertransformasi menjadi sistem modern berbasis pemilahan, lingkungan, dan partisipasi masyarakat.(*)




Jadi Tuan Rumah MTQ 2026, Pemkot Jambi Siapkan Pelayanan Terbaik untuk Kafilah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi mulai mematangkan seluruh persiapan menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 tingkat Provinsi Jambi tahun 2026.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha memimpin langsung rapat koordinasi bersama jajaran pemerintah daerah dan Forkopimda Kota Jambi di Aula Bapperida, Kamis (21/5/2026).

Rapat tersebut membahas berbagai kesiapan teknis, mulai dari lokasi pelaksanaan, akomodasi kafilah, transportasi, keamanan, kebersihan, hingga teknis perlombaan.

Pemerintah Kota Jambi menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik demi menyukseskan pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Jambi yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober hingga 8 November 2026.

Ajang syiar Islam terbesar di Provinsi Jambi itu nantinya akan dipusatkan di EX Arena MTQ Provinsi Jambi dengan mengusung tema “Melalui MTQ ke-55 Provinsi Jambi, Kita Teguhkan Nilai-Nilai Al-Qur’an Dalam Membentuk Generasi Penerus Yang Beriman, Berkarakter Mantap Menuju Masa Depan Yang Bahagia”.

Dalam arahannya, Wali Kota Maulana meminta seluruh perangkat daerah memperkuat koordinasi lintas sektor agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses.

“MTQ bukan hanya ajang perlombaan keagamaan, tetapi juga momentum mempererat ukhuwah Islamiyah dan syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat. Karena itu seluruh persiapan harus dilakukan secara matang,” ujar Maulana.

Ia menegaskan, kesempatan menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Jambi merupakan momentum penting bagi Kota Jambi setelah menunggu selama 11 tahun.

Menurutnya, seluruh tamu dan kafilah dari kabupaten/kota se-Provinsi Jambi harus mendapatkan pelayanan terbaik selama berada di Kota Jambi.

“Saya ingin seluruh tamu yang pulang dari Kota Jambi membawa kesan positif dan mengapresiasi pelayanan yang diberikan Pemerintah Kota Jambi,” katanya.

Selain itu, Maulana juga meminta seluruh anggaran dan sumber daya yang tersedia dapat dioptimalkan agar pelaksanaan MTQ berlangsung maksimal.

Ia turut meminta dukungan TNI, Polri, dan seluruh stakeholder terkait dalam menjaga kelancaran serta keamanan selama kegiatan berlangsung.

“Kami bersama tim sudah menyusun konsep kegiatan, termasuk menentukan titik-titik arena perlombaan di sejumlah masjid bersejarah sebagai bagian dari pengembangan wisata religi di Kota Jambi,” ungkapnya.

Sebagai tuan rumah, Maulana berharap seluruh masyarakat Kota Jambi ikut berpartisipasi menyukseskan MTQ ke-55 tingkat Provinsi Jambi.

“Kepada seluruh pengurus masjid dan masyarakat Kota Jambi, mari bersama-sama menjadi tuan rumah yang baik agar kegiatan ini berjalan sukses dan memberikan kesan terbaik,” tutupnya.

Pemerintah Kota Jambi juga optimistis mampu kembali meraih prestasi terbaik pada ajang MTQ tingkat Provinsi Jambi, setelah empat tahun berturut-turut sukses menjadi juara umum.(*)




DPMPTSP Kota Jambi Dorong Investasi Berkelanjutan, Melalui Temu Bisnis 2026 

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggelar kegiatan Temu Bisnis dan Penganugerahan Investment Award Kota Jambi Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat iklim investasi dan kemitraan usaha di daerah.

Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 itu menjadi momentum strategis untuk mempererat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan stakeholder pembangunan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Kepala DPMPTSP Kota Jambi, Abu Bakar, mengatakan kegiatan tersebut merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Kota Jambi dan menjadi langkah strategis yang diinisiasi langsung oleh Wali Kota Jambi Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha.

“Temu Bisnis dan Investment Award ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam membangun ekosistem investasi yang semakin kuat, sehat, dan berkelanjutan,” ujar Abu Bakar dalam laporannya pada acara tersebut.

Menurutnya, momentum temu bisnis dan pemberian penghargaan kepada pelaku usaha sangat penting untuk menghadirkan ruang dialog serta mempererat kemitraan antara pemerintah dan dunia usaha.

“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kolaborasi yang kokoh antara pemerintah, pelaku usaha, UMKM, dan seluruh stakeholder pembangunan lainnya demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Abu Bakar menjelaskan, kegiatan tersebut juga merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM RI Nomor 3 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pelaksanaan Kemitraan di Bidang Penanaman Modal antara usaha besar dan UMKM.

Dengan mengusung tema “Menguatkan Kemitraan, Mendorong Investasi Berkelanjutan, Mewujudkan Kota Jambi Bahagia”, kegiatan itu diharapkan mampu menghadirkan investasi yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Investasi yang hadir di Kota Jambi diharapkan mampu memperkuat pelaku usaha lokal, meningkatkan kemitraan dengan UMKM, serta menciptakan kesejahteraan masyarakat secara merata,” jelas Abu Bakar.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Jambi juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pelaku usaha melalui ajang Investment Award Kota Jambi Tahun 2026.

Penghargaan diberikan dalam tiga kategori, yakni kepatuhan pelaku usaha dalam penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), pelaku usaha dengan realisasi investasi tertinggi, serta pelaku usaha dengan penyerapan tenaga kerja lokal terbanyak.

Abu Bakar turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Republik Indonesia yang terus bersinergi dalam penguatan pelayanan penanaman modal di Kota Jambi.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal yang baik dalam menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif, inklusif, dan mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kota Jambi,” pungkasnya.(*)




Perumdam Tirta Mayang Lakukan Pengurasan IPA Broni 1, Sejumlah Wilayah Alami Penurunan Debit Air

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Guna menjaga kualitas air tetap optimal bagi pelanggan, Perumdam Tirta Mayang Kota Jambi akan melaksanakan pengurasan berkala pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Broni 1, Kamis (21/5/2026) mulai pukul 05.00 WIB.

Kegiatan pemeliharaan tersebut dilakukan sebagai langkah rutin untuk memastikan kualitas air yang didistribusikan kepada masyarakat tetap bersih dan layak digunakan.

Plt Sekretaris Perumdam Tirta Mayang Kota Jambi, Rendy mengatakan, pengurasan berkala merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga mutu pelayanan air bersih kepada pelanggan.

“Pengurasan IPA ini merupakan kegiatan rutin yang kami lakukan untuk menjaga kualitas air agar tetap terjaga dengan baik saat sampai ke pelanggan. Kami berharap masyarakat dapat memahami adanya gangguan sementara selama proses pekerjaan berlangsung,” ujarnya.

Sehubungan dengan pekerjaan tersebut, sejumlah wilayah diperkirakan akan mengalami penurunan debit distribusi air selama kurang lebih 12 jam.

Adapun wilayah terdampak meliputi Kelurahan Kenali Asam Atas seperti Perum Namira, Jalan Perdana, Perum Jambi Garden, Jalan Talang Tomat, Jalan Citra, kawasan Pertamina dan sekitarnya.

Selain itu, gangguan juga terjadi di wilayah Kelurahan Kenali Asam Bawah, di antaranya Jalan Bensol, Perum Mutiara Selatan, Jalan Langgar, Perum Kedaton dan sekitarnya.

Sedangkan di Kelurahan Mayang Mangurai meliputi Jalan SK Syahbudin, Jalan KH Ismail Malik, Jalan Kebun Daging, Villa Kenali, Jalan Serma Ishak, Perum Barcelona dan wilayah sekitar.

Normalisasi pengaliran diperkirakan berlangsung secara bertahap dalam waktu 1 x 24 jam setelah pekerjaan selesai dilaksanakan.

Perumdam Tirta Mayang mengimbau pelanggan di wilayah terdampak untuk menyiapkan cadangan air guna mengantisipasi gangguan sementara selama proses pengurasan berlangsung.

Bagi pelanggan yang membutuhkan bantuan suplai air bersih menggunakan mobil tangki gratis, dapat menghubungi layanan bantuan Perumdam Tirta Mayang di nomor 0821-2121-9894.

Perumdam Tirta Mayang Kota Jambi juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan serta mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kerja sama pelanggan.(*)




Reformasi Birokrasi Kota Jambi Melonjak, Maulana-Diza Raih Predikat A- Nasional

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Maulana dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Pemkot Jambi berhasil meraih Indeks Reformasi Birokrasi Tahun 2025 sebesar 82,36 dengan predikat A-.

Capaian tersebut berdasarkan hasil Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Tahun 2025 yang tertuang dalam surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Nomor B/157/RB.06/2026 tertanggal 10 April 2026.

Hasil ini menunjukkan peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Pada 2024, Pemerintah Kota Jambi masih berada pada kategori BB dengan nilai 72,97.

Kini, nilainya melonjak lebih dari 9 poin hingga berhasil masuk kategori A-.

Tak hanya mengalami kenaikan tajam, capaian tersebut juga menempatkan Kota Jambi berada di atas nilai Reformasi Birokrasi Provinsi Jambi yang sama-sama meraih kategori A-, namun dengan skor 81,35.

Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Jambi, Rini Yuliani, mengatakan peningkatan tersebut menjadi bukti komitmen seluruh jajaran Pemerintah Kota Jambi dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang semakin profesional, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Alhamdulillah tahun ini Indeks Reformasi Birokrasi Kota Jambi meningkat signifikan menjadi 82,36 dengan kategori A-. Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Jambi,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).

Menurut Rini, keberhasilan tersebut tidak lepas dari berbagai upaya pembenahan birokrasi yang terus dilakukan, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan tata kelola pemerintahan digital, hingga pembangunan budaya kerja ASN yang profesional dan adaptif.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh organisasi perangkat daerah yang telah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas Reformasi Birokrasi di Kota Jambi.

“Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus melakukan inovasi dan pembenahan agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” tambahnya.

Peningkatan nilai Reformasi Birokrasi ini sekaligus menjadi indikator bahwa implementasi tata kelola pemerintahan di Kota Jambi berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ke depan, Pemerintah Kota Jambi berkomitmen terus menghadirkan birokrasi yang sigap, transparan, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat melalui pelayanan publik yang optimal.(*)




Walikota Maulana Akui Peran Besar Wartawan dalam Membangun Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa keberadaan wartawan dan insan pers memiliki kontribusi besar.

Khususnya, dalam membantu pemerintah menyampaikan informasi kepada masyarakat, termasuk melalui kritik yang bersifat membangun demi kemajuan daerah.

Hal itu disampaikan Maulana saat menjamu makan malam Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, bersama rombongan tim penguji Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Mandiri PWI Kota Jambi Tahun 2026, Selasa malam (19/5/2026).

Dalam suasana penuh keakraban tersebut, Maulana mengaku Pemerintah Kota Jambi selama ini sangat merasakan manfaat dari peran media dan jurnalis dalam menyebarluaskan berbagai program pembangunan kepada masyarakat.

Menurutnya, wartawan bukan hanya sekadar penyampai informasi, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan edukasi sekaligus kontrol sosial yang positif.

“Kami merasakan betul kontribusi wartawan maupun jurnalis di Kota Jambi dalam penyampaian informasi kepada masyarakat, termasuk membantu menyampaikan program-program pemerintah. Bahkan kritik yang diberikan juga menjadi masukan yang konstruktif bagi pemerintah daerah,” ujar Maulana.

Ia menambahkan, pers memiliki posisi penting di tengah masyarakat karena mampu menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan publik.

Karena itu, Maulana berharap hubungan baik antara Pemerintah Kota Jambi dan insan pers dapat terus terjalin dengan harmonis serta saling mendukung demi pembangunan daerah yang lebih baik.

“Harapan kami sinergi dan silaturahmi ini terus terbangun dengan baik ke depannya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan Wali Kota Jambi kepada rombongan PWI Pusat dan tim penguji UKW Mandiri PWI Kota Jambi 2026.

Menurut Akhmad Munir, hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan pers menjadi modal penting dalam menciptakan iklim informasi yang sehat serta bermanfaat bagi masyarakat.

“Pers dan pemerintah harus terus bersinergi. Pers juga memiliki fungsi kontrol sosial melalui kritik, namun tentu kritik yang disampaikan harus bersifat konstruktif,” katanya.

Jamuan makan malam tersebut berlangsung hangat dan penuh nuansa silaturahmi antara Pemerintah Kota Jambi dengan jajaran PWI Pusat serta insan pers yang hadir di Kota Jambi.(*)




Wali Kota Jambi Maulana Jamu Ketum PWI Pusat, Bahas Peran Strategis Pers untuk Daerah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, menggelar jamuan makan malam bersama Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, serta rombongan tim penguji Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Mandiri PWI Kota Jambi Tahun 2026, Selasa malam (19/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara Pemerintah Kota Jambi dengan insan pers nasional maupun daerah yang hadir dalam pelaksanaan UKW Mandiri di Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Maulana menyampaikan apresiasi atas kedatangan Ketua Umum PWI Pusat beserta tim penguji UKW ke Kota Jambi.

Ia menilai wartawan memiliki posisi penting sebagai penyampai informasi sekaligus penghubung antara pemerintah dan masyarakat.

Menurut Maulana, keberadaan media dan jurnalis selama ini memberikan kontribusi besar dalam mendukung penyebaran informasi pembangunan daerah kepada masyarakat secara luas.

“Pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat. Bahkan kritik yang diberikan juga menjadi bahan evaluasi dan masukan yang sangat konstruktif,” ujar Maulana.

Ia juga berharap hubungan baik antara pemerintah daerah dan insan pers dapat terus terjalin demi mendukung kemajuan Kota Jambi ke depan.

Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengaku terkesan dengan sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kota Jambi kepada rombongan PWI Pusat dan tim penguji UKW.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan pers menjadi faktor penting dalam menciptakan pembangunan daerah yang sehat dan transparan.

“Kehadiran pers harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Pers juga memiliki fungsi kontrol sosial, namun kritik yang disampaikan harus tetap konstruktif dan bertanggung jawab,” kata Akhmad Munir.

Ia menambahkan, hubungan harmonis antara pemerintah daerah dan media diharapkan mampu menciptakan iklim informasi yang positif sekaligus edukatif bagi masyarakat Kota Jambi.(*)




Waka DPRD Kota Jambi Apresiasi Produktivitas Petani Jagung di Paal Lima

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Muhammad Yasir menghadiri kegiatan panen raya jagung yang digelar Kelompok Tani Tunas Jaya di RT 15, Kelurahan Paal Lima, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi.

Kegiatan panen raya tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung peningkatan produktivitas pertanian masyarakat di Kota Jambi.

Dalam kesempatan itu, Muhammad Yasir yang juga menjabat sebagai Ketua DPC HKTI Kota Jambi meninjau langsung proses panen jagung bersama para petani, penyuluh pertanian, serta unsur organisasi tani.

Ia mengapresiasi semangat dan kerja keras para petani yang terus menjaga produktivitas lahan pertanian di tengah berbagai tantangan sektor pangan saat ini.

“Panen raya ini menunjukkan semangat dan kerja keras petani kita luar biasa. HKTI bersama DPRD tentu mendukung penuh penguatan sektor pertanian, termasuk peningkatan kesejahteraan petani dan pengembangan komoditas jagung di Kota Jambi,” ujar Yasir.

Menurutnya, keberhasilan panen raya jagung tersebut menjadi bukti bahwa kelompok tani memiliki peran strategis dalam mendukung stabilitas dan ketahanan pangan daerah.

Kegiatan itu turut didampingi Rosnaneti, S.PKP dan Yasnanita, S.PKP selaku penyuluh pertanian Kabupaten Muaro Jambi.

Kehadiran para penyuluh dinilai penting dalam memberikan pendampingan teknis kepada kelompok tani agar hasil produksi pertanian semakin optimal.

Selain melakukan panen bersama, rombongan juga berdialog dengan para petani terkait kondisi pertanian, kebutuhan sarana produksi, hingga pengembangan pertanian jagung ke depan.

Para petani berharap dukungan pemerintah dan organisasi tani terus diperkuat, terutama dalam penyediaan bibit unggul, pupuk, serta akses pemasaran hasil panen.

Panen raya jagung Kelompok Tani Tunas Jaya ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi kelompok tani lainnya untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal di Kota Jambi.(*)




Jelang Idul Adha 2026, Wali Kota Maulana Buka Operasi Pasar Murah di Paal Merah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Maulana membuka operasi pasar murah di kawasan Jerambah Bolong, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya Pemerintah Kota Jambi menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Program yang digelar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Jambi tersebut menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar, seperti minyak goreng, gula pasir, tepung, hingga beras SPHP.

Dalam sambutannya, Maulana mengatakan operasi pasar murah dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan harga sembako yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.

“Hari ini kita melakukan operasi pasar tujuannya untuk menyambut Idul Adha supaya jangan ada kenaikan harga bahan pokok. Kita siapkan minyak 200 dus, gula 100 kilogram, tepung 100 kilogram, dan beras 500 kilogram. Silakan masyarakat membeli, tidak perlu rebutan karena semuanya sudah disiapkan,” ujar Maulana.

Menurutnya, operasi pasar murah menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam menekan inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat Kota Jambi.

“Kalau tidak dilakukan operasi pasar, biasanya setiap hari besar harga kebutuhan pokok naik. Hari ini kami bersama Disperindag melakukan operasi pasar di seluruh wilayah Kota Jambi dan yang pertama di Jerambah Bolong. Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Maulana berharap masyarakat dapat menyambut Hari Raya Idul Adha dengan lebih tenang karena harga kebutuhan pokok tetap terkendali.

“Permintaan biasanya meningkat menjelang Idul Adha. Jika tidak diantisipasi, hal ini bisa berdampak pada inflasi. Karena itu, pemerintah hadir untuk memastikan harga tetap terkendali. Bukan harganya yang naik, justru kita tekan agar harga sembako tetap stabil,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi, Nella Ervina menjelaskan, operasi pasar murah merupakan program rutin Pemerintah Kota Jambi untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Menurut Nella, khusus di kawasan Jerambah Bolong, Lingkar Selatan, Paal Merah, disediakan kuota sekitar 500 konsumen dengan sejumlah persyaratan pembelian yang telah ditetapkan.

“Dengan adanya operasi ini, harga yang diterima masyarakat jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar. Harapannya kebutuhan pokok tetap terjangkau dan harga di pasaran tetap stabil menjelang Idul Adha,” jelasnya.

Ia menambahkan, operasi pasar murah yang diinisiasi Disperindag Kota Jambi bekerja sama dengan Bulog itu nantinya akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh kecamatan di Kota Jambi. (*)




Kemas Faried Minta Pemkot Fokus Ciptakan Investasi di Kota Jambi Nyaman dan Transparan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menegaskan pentingnya menciptakan iklim investasi yang sehat dan nyaman guna mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Jambi ke depan.

Hal itu disampaikannya dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemerintah Kota Jambi serta menjelang rapat paripurna Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 yang akan digelar pada 2 Juni mendatang.

Menurut Kemas Faried, Kota Jambi harus mampu memperkuat sektor jasa dan perdagangan sebagai penopang utama ekonomi daerah. Sebab, Kota Jambi tidak memiliki sumber daya alam besar seperti daerah lain.

“Kota Jambi ini mengandalkan sektor jasa, perdagangan dan retribusi. Karena itu, yang paling penting adalah bagaimana pemerintah mampu menghadirkan iklim investasi yang nyaman sehingga ekonomi bisa terus tumbuh,” ujarnya.

Ia menyebut, meningkatnya investasi akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terbukanya lapangan pekerjaan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kemas Faried juga mengapresiasi berbagai capaian Pemerintah Kota Jambi selama beberapa tahun terakhir.

Namun, menurutnya, di usia ke-80 Pemkot Jambi tidak boleh cepat merasa puas karena masih banyak tantangan pembangunan yang harus diselesaikan bersama.

“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara kolaboratif antara pemerintah, DPRD dan masyarakat. Kota Jambi harus terus bergerak maju,” katanya.

Selain penguatan investasi, Ketua DPRD Kota Jambi itu juga menyoroti pentingnya transparansi penggunaan APBD agar pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Ia menegaskan, program “Kota Jambi Bahagia” harus berjalan berkelanjutan dan didukung tata kelola anggaran yang baik demi menjaga kepercayaan publik dan menarik minat investor.

“Kota Jambi Bahagia harus berkelanjutan. Tidak hanya soal infrastruktur atau sampah, tetapi juga bagaimana tata kelola pemerintahan dan transparansi anggaran mampu memberikan rasa nyaman bagi masyarakat maupun investor,” tegasnya.

Menurutnya, sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Jambi menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pembangunan daerah dan meningkatkan daya saing kota di bidang investasi.

Momentum HUT Pemkot Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah, lanjut dia, harus menjadi refleksi bersama untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah melalui kebijakan yang pro investasi dan berpihak pada kepentingan masyarakat.(*)