Tak Puas PI 7 Persen, Al Haris Minta PT JII Kembali Negosiasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi Al Haris meminta PT Jambi Indoguna Internasional (JII) tidak berhenti pada tawaran Participating Interest (PI) migas sebesar 7 persen.

BUMD milik Pemerintah Provinsi Jambi itu diminta kembali membuka ruang negosiasi untuk mendapatkan porsi yang lebih besar.

Al Haris mengatakan, angka 7 persen merupakan tawaran yang diperoleh Pemprov Jambi setelah melakukan komunikasi dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

Namun, menurutnya, angka tersebut belum harus menjadi hasil akhir.

PT JII masih memiliki ruang untuk memperjuangkan porsi PI yang lebih besar melalui proses negosiasi.

“Silakan kamu berusaha lagi. Kalau kami sudah berusaha di angka 7 itu,” kata Al Haris.

Menurut Al Haris, posisi Pemprov Jambi dalam persoalan tersebut lebih sebagai mediator.

Pemerintah provinsi membantu membuka komunikasi dengan SKK Migas untuk mendapatkan kejelasan mengenai skema dan dasar hukum pemberian PI.

Setelah itu, proses negosiasi menjadi kewenangan BUMD melalui PT JII.

“Karena ini memang ranahnya BUMD, saya hanya menjadi mediator saja dengan SKK Migas supaya ada kejelasan hukum. PI ini seperti apa,” ujarnya.

Al Haris Buka Peluang PI Naik Jadi 8 Persen

Al Haris menyebut PT JII masih berupaya memperjuangkan skema PI yang lebih menguntungkan bagi daerah.

Salah satu opsi yang sedang dibahas berkaitan dengan dasar penghitungan PI berdasarkan kontrak yang dimulai pada Januari 2026.

Jika skema tersebut tidak dapat diterapkan untuk mendapatkan angka 7 persen sesuai perhitungan yang diharapkan, PT JII disebut akan kembali mengupayakan kenaikan porsi PI menjadi 8 persen.

“Mereka lagi berusaha. Kalau pun tidak bisa terhitung kontrak awal Januari 2026, mereka akan minta naik ke angka 8 persen,” jelas Al Haris.

Pernyataan tersebut menunjukkan Pemprov Jambi masih membuka peluang agar porsi PI yang diterima daerah tidak berhenti pada tawaran 7 persen.

Bagi pemerintah daerah, semakin besar porsi PI yang berhasil diperoleh, semakin besar pula peluang daerah mendapatkan manfaat ekonomi dari kegiatan usaha hulu migas sesuai mekanisme yang berlaku.

Ada Perbedaan Ketentuan PP dan Permen

Al Haris juga menyinggung adanya perbedaan ketentuan regulasi yang menjadi bagian dari pembahasan PI.

Ia menyebut terdapat ketentuan dalam Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur PI sebesar 10 persen.

Sementara pada tingkat Peraturan Menteri (Permen), terdapat ketentuan yang menggunakan frasa “dapat diberikan”.

“Nah, ini kan dua-dua ketentuan ya, saya kira,” katanya.

Perbedaan pemaknaan regulasi tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diperjelas dalam proses pembahasan PI.

Karena itu, komunikasi dengan pihak terkait tetap diperlukan agar posisi daerah dan BUMD memiliki landasan hukum yang jelas.

Pemprov Jambi, kata Al Haris, sudah berupaya mendapatkan angka 7 persen dalam komunikasi dengan SKK Migas. Selanjutnya, PT JII diminta memaksimalkan ruang negosiasi yang masih tersedia.

Gubernur menegaskan pemerintah provinsi tidak mengambil alih kewenangan BUMD dalam proses tersebut.

PT JII tetap menjadi pihak yang menjalankan proses negosiasi untuk memperjuangkan kepentingan daerah.

Al Haris berharap pembahasan PI migas tersebut segera menemukan titik temu sehingga tidak berlarut-larut.

“Kalau saya sih pengin cepat selesai,” tutupnya.(*)




Ada Perubahan Agenda HUT RI di Jambi, Sidang Paripurna DPRD Dipercepat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.iD – Jadwal Sidang Paripurna DPRD Provinsi Jambi dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia tahun ini mengalami perubahan.

Sidang yang biasanya digelar pada 16 Agustus dimajukan menjadi 14 Agustus 2026.

Perubahan tersebut menjadi salah satu penyesuaian dalam rangkaian agenda peringatan Hari Kemerdekaan di Provinsi Jambi.

Pemprov Jambi saat ini tengah mematangkan seluruh persiapan agar berbagai kegiatan berjalan sesuai jadwal.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Sudirman mengatakan perubahan jadwal dilakukan karena 16 Agustus 2026 bertepatan dengan hari Minggu.

“Persiapannya sudah kita lakukan melalui rapat intensif bersama OPD. Secara umum rangkaian kegiatannya sama seperti tahun-tahun sebelumnya, hanya ada sedikit penyesuaian jadwal,” kata Sudirman.

Menurut Sudirman, sidang paripurna yang berkaitan dengan peringatan Hari Kemerdekaan sekaligus agenda penyampaian RAPBN akan dilaksanakan pada 14 Agustus.

“Sidang paripurna yang biasanya dilaksanakan pagi dan siang pada 16 Agustus, tahun ini bergeser ke 14 Agustus. Baik paripurna dalam rangka Hari Kemerdekaan maupun penyampaian RAPBN juga dilaksanakan pada tanggal tersebut,” jelasnya.

Persiapan Paskibraka Mulai Berjalan

Selain perubahan jadwal sidang paripurna, Pemprov Jambi juga terus mempersiapkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas pada upacara peringatan HUT ke-81 RI.

Para calon Paskibraka dijadwalkan mulai menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan sejak 8 Agustus 2026.

Sudirman mengakui masa pelatihan Paskibraka tahun ini relatif lebih singkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun, pemerintah daerah tetap optimistis para anggota Paskibraka mampu menjalankan tugas pada upacara pengibaran maupun penurunan bendera.

“Kita berharap dengan waktu yang ada, mereka tetap bisa menjalankan tugas secara maksimal, baik saat upacara pagi maupun sore hari,” ujarnya.

Pengukuhan Paskibraka Provinsi Jambi sendiri dijadwalkan berlangsung pada 15 Agustus 2026, atau sehari sebelum rangkaian agenda utama menjelang peringatan kemerdekaan.

Agenda Berlanjut Setelah Upacara 17 Agustus

Rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Provinsi Jambi tidak berhenti pada pelaksanaan upacara 17 Agustus.

Setelah upacara peringatan Hari Kemerdekaan, Pemprov Jambi akan melanjutkan sejumlah agenda sosial dan kegiatan rutin, termasuk kunjungan ke sejumlah panti.

“Insyaallah pengukuhan Paskibraka dilaksanakan tanggal 15 Agustus. Setelah upacara 17 Agustus nanti juga ada kunjungan ke panti dan beberapa kegiatan rutin lainnya dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan,” kata Sudirman.

Pemprov Jambi memastikan koordinasi antar-OPD terus dilakukan untuk memastikan seluruh agenda peringatan HUT ke-81 RI dapat berlangsung tertib.

Penyesuaian jadwal dilakukan agar setiap tahapan kegiatan tetap berjalan tanpa mengurangi substansi peringatan Hari Kemerdekaan.

Dengan perubahan tersebut, masyarakat perlu mencatat bahwa salah satu agenda penting menjelang HUT ke-81 RI di Jambi, yakni Sidang Paripurna DPRD Provinsi Jambi, akan dilaksanakan lebih awal pada Jumat, 14 Agustus 2026.(*)




Pimpin Sertijab Wakapolda, Kapolda Jambi Titip Pesan kepada Brigjen K Yani Sudarto

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tongkat komando Wakapolda Jambi resmi berganti. Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., kini dipercaya mendampingi Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., setelah menerima jabatan tersebut dari Brigjen Pol. Benny Ali, S.H., S.I.K.

Serah terima jabatan (Sertijab) dipimpin langsung Kapolda Jambi di Lapangan Hitam Polda Jambi, Selasa 11 Agustus 2026.

Pergantian Wakapolda ini menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri sekaligus upaya menjaga kesinambungan kepemimpinan dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas di jajaran Polda Jambi.

Melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, Kapolda menyampaikan apresiasi kepada Benny Ali atas dedikasi, loyalitas dan pengabdiannya selama menjabat Wakapolda Jambi.

“Kapolda Jambi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Brigjen Pol. Benny Ali atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian selama menjalankan tugas sebagai Wakapolda Jambi. Banyak kontribusi yang telah diberikan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan program Polda Jambi,” ujar Erlan.

Sementara kepada K. Yani Sudarto, Kapolda menyampaikan ucapan selamat datang dan meminta pejabat baru segera beradaptasi dengan lingkungan kerja serta karakteristik wilayah hukum Polda Jambi.

Namun, ada sejumlah pekerjaan penting yang menjadi perhatian Kapolda. Salah satunya penguatan soliditas internal di tengah tuntutan tugas kepolisian yang semakin kompleks.

K. Yani Sudarto diminta memperkuat koordinasi dan sinergitas dengan seluruh jajaran Polda Jambi.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap kebijakan pimpinan dapat diterjemahkan secara efektif hingga ke tingkat satuan kewilayahan.

“Kapolda menekankan kepada Wakapolda yang baru agar dapat memperkuat soliditas internal, meningkatkan koordinasi dan sinergitas dengan seluruh jajaran, serta bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Jambi tetap aman dan kondusif,” jelas Erlan.

Sebagai orang nomor dua di jajaran Polda Jambi, Wakapolda memiliki posisi strategis dalam membantu Kapolda menggerakkan organisasi.

Tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, Wakapolda juga berperan memastikan program dan kebijakan pimpinan berjalan optimal.

Karena itu, Kapolda berharap kehadiran K. Yani Sudarto dapat memberikan energi baru dalam pengelolaan organisasi sekaligus mendorong peningkatan profesionalisme personel.

Aspek integritas juga menjadi perhatian. Kapolda meminta jajaran kepolisian tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kapolda berharap pejabat yang baru dapat membawa semangat dan energi positif dalam pelaksanaan tugas, meningkatkan profesionalisme dan integritas personel, serta terus mengedepankan pendekatan yang humanis dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat,” pungkas Erlan.

Sertijab dihadiri Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Subandi, S.I.K., M.H., para pejabat utama Polda Jambi, para Kapolres/ta jajaran Polda Jambi serta seluruh peserta upacara.

Prosesi sertijab meliputi pembacaan Keputusan Kapolri, penanggalan dan penyematan tanda pangkat serta tanda jabatan, pengambilan sumpah jabatan, hingga penandatanganan berita acara serah terima jabatan, berita acara sumpah jabatan dan pakta integritas.

Dengan dilantiknya K. Yani Sudarto, kepemimpinan Polda Jambi kini memasuki fase baru dengan Wakapolda baru yang diharapkan mampu memperkuat koordinasi internal, menjaga soliditas jajaran dan mendukung Kapolda dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di Provinsi Jambi.(*)




Kombes Mardiono Resmi Jadi Kabidkum Polda Jambi, Kapolda Tekankan Integritas dan Ketelitian

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Struktur Bidang Hukum (Bidkum) Polda Jambi berganti. Kombes Pol. Mardiono, S.H., S.I.K., resmi menerima jabatan sebagai Kepala Bidang Hukum (Kabidkum) Polda Jambi setelah menggantikan Kombes Pol. John H. Ginting, S.I.K., M.H.

Serah terima jabatan (Sertijab) dipimpin langsung Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., di Lobi Gedung A Polda Jambi, Selasa 11 Agustus 2026 sekitar pukul 07.45 WIB.

Pergantian tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rotasi dan pembinaan karier personel, tetapi juga menjadi momentum bagi Polda Jambi untuk memperkuat fungsi hukum dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

Melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, Kapolda Jambi menyampaikan apresiasi kepada John H. Ginting atas dedikasi selama memimpin Bidkum Polda Jambi.

Sementara kepada Mardiono, Krisno meminta pejabat baru segera beradaptasi dan melanjutkan program kerja yang telah berjalan.

“Kapolda Jambi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pejabat lama, Kombes Pol. John H. Ginting, atas dedikasi dan pengabdian selama menjalankan tugas sebagai Kabidkum Polda Jambi. Kepada pejabat yang baru, Kombes Pol. Mardiono, Kapolda mengucapkan selamat atas amanah yang diberikan dan berharap dapat segera beradaptasi serta melanjutkan program dan tugas-tugas Bidang Hukum Polda Jambi,” ujar Erlan.

Pesan utama Kapolda kepada pejabat baru berkaitan dengan profesionalisme dan integritas dalam menjalankan fungsi hukum.

Bidkum memiliki posisi penting dalam memastikan pelaksanaan tugas kepolisian memperoleh dukungan dan landasan hukum yang memadai.

Karena itu, setiap kajian, pendampingan maupun bantuan hukum dituntut dilakukan secara cermat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kapolda menekankan agar Bidang Hukum terus memberikan pendampingan dan bantuan hukum secara profesional, objektif dan berintegritas, sehingga setiap pelaksanaan tugas kepolisian memiliki landasan hukum yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Erlan.

Selain memberikan bantuan hukum, Bidkum juga memiliki tugas dalam memberikan kajian hukum dan penyuluhan hukum serta memastikan berbagai kebijakan dan tindakan kepolisian tetap berada dalam koridor peraturan perundang-undangan.

Menurut Erlan, fungsi tersebut membuat posisi Kabidkum memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas Polda Jambi.

Pergantian pejabat diharapkan tidak sekadar menjadi perubahan personel, tetapi juga membawa energi baru untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan dukungan hukum di lingkungan Polda Jambi.

Kapolda juga meminta seluruh personel Bidkum meningkatkan kompetensi serta menjaga integritas dalam menjalankan setiap tugas.

“Pergantian jabatan ini diharapkan dapat membawa semangat baru bagi Bidang Hukum Polda Jambi. Kapolda juga berpesan agar seluruh personel terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas serta memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung terwujudnya Polri yang profesional, modern dan dipercaya masyarakat,” pungkas Erlan.

Sertijab tersebut turut dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, S.H., S.I.K., Ketua Bhayangkari Polda Jambi Ny. Evi Krisno H. Siregar, Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Subandi, S.I.K., M.H., para pejabat utama Polda Jambi serta para Kapolres/ta jajaran.

Rangkaian upacara diawali dengan pembacaan keputusan Kapolri, dilanjutkan penanggalan dan penyematan tanda pangkat serta tanda jabatan, pengambilan sumpah jabatan, dan penandatanganan sejumlah berita acara serta pakta integritas.

Dengan dilantiknya Mardiono sebagai Kabidkum, Bidkum Polda Jambi kini memasuki fase baru dengan tuntutan untuk semakin memperkuat pendampingan hukum, kajian hukum dan kepastian aspek legal dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.(*)




Kualitas Udara Muaro Jambi Memburuk, Dinkes: Warga Rentan Jangan Banyak Beraktivitas di Luar

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kualitas udara di Kabupaten Muaro Jambi mulai mengkhawatirkan.

Asap yang diduga berkaitan dengan aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 190, atau berada dalam kategori tidak sehat.

Kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Muaro Jambi.

Masyarakat diminta tidak menganggap sepele paparan asap, terutama karena partikulat halus yang terkandung di dalamnya dapat masuk ke saluran pernapasan.

Kepala Dinkes Muaro Jambi Aang Hambali mengatakan memburuknya kualitas udara dapat memicu sejumlah gangguan kesehatan, mulai dari iritasi saluran pernapasan hingga batuk.

“Kondisi seperti ini dapat meningkatkan rasa iritasi pada saluran pernapasan, batuk, atau gangguan kesehatan lainnya, terutama bagi kelompok rentan,” kata Aang Hambali, Senin 10 Agustus 2026.

Menurut Aang, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian lebih bagi masyarakat yang masuk kelompok rentan.

Anak-anak, lanjut usia, serta warga yang memiliki penyakit jantung atau gangguan paru-paru dinilai lebih berisiko mengalami dampak ketika kualitas udara memburuk.

Karena itu, Dinkes meminta kelompok tersebut mengurangi aktivitas di luar ruangan selama ISPU masih berada pada kategori tidak sehat.

“Batasi kegiatan di luar ruangan, khususnya bagi anak-anak, lansia, dan penderita penyakit jantung atau paru-paru. Kalau tidak ada keperluan penting, sebaiknya hindari aktivitas di luar rumah,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah, perlindungan saluran pernapasan juga menjadi hal yang penting.

Dinkes menyarankan penggunaan masker yang mampu menyaring partikulat halus.

Aang secara khusus menyebut masker N95 atau KF94 sebagai pilihan perlindungan ketika masyarakat harus berada di tengah kondisi udara yang tercemar asap.

“Jika terpaksa keluar rumah, pakailah masker pelindung seperti N95 atau KF94. Ini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi paparan partikulat halus ke saluran pernapasan,” tandasnya.

Meningkatnya ISPU menjadi pengingat bahwa dampak karhutla tidak hanya dirasakan di sekitar lokasi kebakaran.

Asap dapat terbawa angin dan memengaruhi kualitas udara di wilayah permukiman maupun pusat aktivitas masyarakat.

Dinkes Muaro Jambi mengimbau warga terus memperhatikan perkembangan kualitas udara dan menyesuaikan aktivitas apabila kondisi semakin memburuk.

Kewaspadaan terutama diperlukan bagi kelompok rentan.

Dengan ISPU yang telah mencapai 190, masyarakat diimbau mengambil langkah perlindungan sejak dini untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap dan partikulat halus.(*)




Karhutla Mengancam, Pemkab Tebo Perpanjang Status Siaga hingga Akhir Agustus

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Tebo belum berakhir.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo memperpanjang status siaga darurat karhutla hingga akhir Agustus 2026 menyusul kondisi kemarau yang masih berlangsung.

Keputusan tersebut diambil setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan Kabupaten Tebo masih berada pada periode puncak musim kemarau sepanjang Agustus.

Kepala BPBD Tebo Joko Adriawan mengatakan perpanjangan status siaga dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menghadapi potensi kebakaran yang masih tinggi.

“Perpanjangan hanya sampai akhir bulan Agustus,” ujar Joko Adriawan, Senin (10/8/2026).

Status siaga sebelumnya telah diberlakukan Pemkab Tebo selama tiga bulan, yakni Mei, Juni, dan Juli 2026.

Namun, kondisi cuaca yang masih kering membuat pemerintah daerah memutuskan untuk memperpanjang masa kesiapsiagaan.

Data BPBD Tebo menunjukkan ancaman karhutla selama periode tersebut bukan sekadar potensi.

Sebanyak 121 titik panas atau hotspot terpantau di wilayah Kabupaten Tebo, dengan luas lahan yang terbakar mencapai lebih dari 30 hektare.

Angka tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah daerah tidak menurunkan tingkat kewaspadaan meski periode siaga sebelumnya telah berakhir.

Dengan status siaga kembali diperpanjang, BPBD Tebo meningkatkan koordinasi dengan sejumlah unsur terkait, termasuk TNI, Polri dan masyarakat peduli api (MPA).

Patroli di kawasan yang dinilai rawan karhutla juga terus dilakukan.

Langkah tersebut ditujukan untuk mendeteksi potensi kebakaran sedini mungkin sekaligus mencegah api meluas apabila ditemukan titik kebakaran.

Kondisi kemarau juga membuat pencegahan di tingkat masyarakat menjadi perhatian.

BPBD mengingatkan warga agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

Pembukaan lahan menggunakan api dinilai berisiko tinggi di tengah kondisi vegetasi yang relatif kering. Api yang semula kecil dapat dengan cepat meluas dan sulit dikendalikan apabila didukung cuaca panas serta kondisi lahan kering.

Pemkab Tebo juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Perpanjangan status siaga hingga akhir Agustus diharapkan dapat memperkuat kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi potensi karhutla selama puncak musim kemarau.

Pemerintah daerah menilai pencegahan tetap menjadi langkah utama karena dampak karhutla tidak hanya menyangkut kerusakan lahan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kabut asap yang mengganggu kesehatan, aktivitas masyarakat dan lingkungan.

Dengan masih berlangsungnya puncak kemarau, kewaspadaan terhadap karhutla di Kabupaten Tebo dipastikan belum akan diturunkan hingga kondisi cuaca kembali lebih aman.(*)




Jaksa Tuntut Eks Kades Muara Emat 3,5 Tahun, Uang Pengganti Rp769 Juta

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Mantan Kepala Desa Muara Emat, Kabupaten Kerinci, Jasman, menghadapi tuntutan 3 tahun 6 bulan penjara dalam perkara dugaan korupsi pengelolaan APBDes tahun anggaran 2020 dan 2021.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kerinci Sungai Penuh menilai Jasman terbukti melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan subsidair Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Tuntutan tersebut dibacakan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jambi, Senin 10 Agustus 2026.

Tak hanya pidana badan, jaksa juga meminta majelis hakim menjatuhkan denda Rp50 juta kepada Jasman.

Jika denda tidak dibayar, terdakwa dituntut menjalani pidana kurungan selama 50 hari.

Jaksa turut menuntut pembayaran uang pengganti sebesar Rp769 juta. Apabila uang pengganti tersebut tidak dibayarkan, Jasman dituntut menjalani pidana tambahan selama 1 tahun 9 bulan.

“Terbukti bersalah dan dihukum 3 tahun 6 bulan penjara serta denda Rp50 juta,” kata JPU saat membacakan tuntutan.

Dugaan penyimpangan APBDes hampir Rp900 juta

Dalam uraian tuntutannya, jaksa menyebut pengelolaan APBDes Muara Emat selama dua tahun menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp894.851.610.

Angka tersebut berasal dari kerugian pada pengelolaan APBDes 2020 sebesar sekitar Rp437,392 juta dan tahun 2021 sekitar Rp457,459 juta.

Jaksa mendasarkan penghitungan tersebut pada Laporan Hasil Audit Inspektorat Kabupaten Kerinci tentang Penghitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) Nomor 700/072/LHAPKKN/ITDA/2025 tertanggal 20 Oktober 2025.

Salah satu persoalan yang diungkap dalam perkara ini berkaitan dengan kegiatan pembangunan jalan lingkungan permukiman atau rabat beton pada 2020.

Kegiatan tersebut memiliki anggaran sekitar Rp243,521 juta. Namun, berdasarkan uraian jaksa, pekerjaan itu tidak dilaksanakan oleh pemerintah desa.

Jalan yang dimaksud disebut merupakan bagian dari bantuan sosial atau program CSR PT Kerinci Merangin Hydro.

Meski demikian, menurut jaksa, pekerjaan tersebut tetap dimasukkan ke dalam laporan pertanggungjawaban APBDes.

Jaksa juga menyoroti sejumlah surat pertanggungjawaban (SPJ) dengan nilai sekitar Rp169,072 juta yang dinilai tidak dapat diyakini kebenarannya.

Dari berbagai temuan pada pengelolaan APBDes 2020 tersebut, jaksa menghitung kerugian negara mencapai sekitar Rp437,392 juta.

Pembangunan Pertashop ikut dipersoalkan

Dugaan penyimpangan berlanjut pada pengelolaan APBDes Muara Emat tahun 2021.

Pada tahun tersebut, APBDes Muara Emat tercatat sekitar Rp1,338 miliar. Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian jaksa adalah pembangunan Pertashop dengan anggaran sekitar Rp205,310 juta.

Dalam dakwaan yang kembali menjadi dasar tuntutan, jaksa menyebut pembangunan tersebut tidak dilaksanakan, tetapi tetap dibuat pertanggungjawaban seolah-olah kegiatan telah direalisasikan.

Selain persoalan Pertashop, jaksa juga menemukan SPJ Dana Desa senilai sekitar Rp208,637 juta yang disebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Ada pula kegiatan senilai Rp43,510 juta yang menurut jaksa tidak dilaksanakan dan tidak memiliki SPJ.

Dari sejumlah persoalan tersebut, kerugian negara pada pengelolaan APBDes 2021 dihitung sekitar Rp457,459 juta.

Jika digabungkan, dugaan kerugian negara pada 2020 dan 2021 mencapai Rp894,851 juta.

Sebagian kerugian sudah dikembalikan

Dalam tuntutan, jaksa juga mempertimbangkan adanya pengembalian sebagian kerugian negara oleh terdakwa.

Jasman disebut telah mengembalikan Rp125 juta. Pengembalian tersebut menjadi salah satu faktor yang meringankan tuntutan.

Sementara itu, jaksa menilai perbuatan terdakwa sebagai hal yang memberatkan karena dianggap tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Hal yang meringankan, terdakwa telah membayar uang pengganti sebesar Rp125 juta. Sedangkan yang memberatkan, terdakwa tidak mendukung pemerintah dalam memberantas korupsi,” ujar JPU.

Dalam perkara tersebut, jaksa juga menguraikan bahwa Jasman diduga memerintahkan sejumlah pihak untuk membantu menyusun dokumen pertanggungjawaban APBDes yang memuat laporan yang disebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Kuasa hukum siapkan pledoi

Atas tuntutan 3 tahun 6 bulan penjara tersebut, kuasa hukum Jasman, Essy, menyatakan akan mengajukan nota pembelaan atau pledoi pada persidangan berikutnya.

“Kita akan sampaikan pembelaan di sidang selanjutnya,” kata Essy.

Pihak kuasa hukum juga menyatakan sependapat dengan salah satu pertimbangan yang meringankan, yakni adanya pengembalian sebagian kerugian negara oleh terdakwa.

Perkara ini selanjutnya memasuki agenda pembacaan pledoi. Setelah mendengar tuntutan jaksa dan pembelaan terdakwa, majelis hakim akan mempertimbangkan seluruh fakta serta bukti yang terungkap dalam persidangan sebelum menjatuhkan putusan.

Jasman sendiri hingga kini masih berstatus terdakwa. Penentuan bersalah atau tidaknya terdakwa sepenuhnya menjadi kewenangan majelis hakim melalui putusan pengadilan.(*)




Kenapa Harus Belajar Bahasa Inggris? Ini Manfaatnya untuk Kehidupan Kamu

SEPUCUKJAMBI.IDKenapa harus belajar bahasa Inggris? Pertanyaan ini sering kali muncul, terutama bagi mereka yang ingin meningkatkan kualitas hidup, baik dalam aspek karir maupun kehidupan sehari-hari.

Bahasa Inggris bukan hanya bahasa internasional yang digunakan di banyak negara, tetapi juga merupakan kunci untuk membuka berbagai peluang, baik untuk karir global maupun interaksi dengan orang dari berbagai budaya.

Dalam dunia yang semakin terhubung, kemampuan berbahasa Inggris memberikan banyak keuntungan, mulai dari memudahkan komunikasi di tempat kerja hingga membuka akses ke informasi terbaru di bidang teknologi, pendidikan, dan bahkan hiburan.

Oleh karena itu, kursus bahasa Inggris bukan hanya soal menambah keterampilan, melainkan investasi besar untuk masa depan.

Kenapa Harus Belajar Bahasa Inggris? Ini Manfaatnya

Belajar bahasa Inggris kini bukan hanya sekadar keahlian tambahan, tetapi sebuah kebutuhan yang sangat penting dalam berbagai aspek kehidupan.

Dengan menguasai bahasa internasional ini, kamu bisa membuka banyak peluang, baik dalam dunia pendidikan, karir, maupun kehidupan sosial.

Untuk lebih jelasnya lagi berikut ini beberapa manfaat yang bisa kamu rasakan ketika belajar bahasa Inggris:

Bahasa Inggris Digunakan untuk Komunikasi Global

Bahasa Inggris digunakan sebagai bahasa internasional yang menghubungkan individu, kelompok, dan negara di seluruh dunia.

Dengan kemampuan bahasa Inggris, kamu dapat menjangkau berbagai kesempatan yang sebelumnya mungkin tidak dapat diakses.

Kenapa harus belajar Bahasa Inggris? Salah satunya adalah karena bahasa ini digunakan dalam hampir semua forum internasional, mulai dari konferensi ilmiah, pertemuan bisnis, hingga interaksi diplomatik antara negara.

Karena sifatnya yang universal, banyak organisasi besar, seperti PBB, NATO, dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi mereka. Ini memudahkan negara-negara yang berbeda bahasa untuk berkomunikasi dengan lebih efisien.

Tidak hanya di dunia pemerintahan dan organisasi internasional, di sektor swasta pun bahasa Inggris memiliki peran penting.

Perusahaan-perusahaan multinasional, yang memiliki cabang dan mitra di berbagai negara, umumnya menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar di kantor pusat maupun di berbagai cabangnya.

Hal ini memudahkan komunikasi antar karyawan, serta dalam membuat kesepakatan bisnis lintas negara.

Di dunia pendidikan, bahasa Inggris juga memegang peranan besar. Banyak perguruan tinggi di luar negeri yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar untuk program-program akademik, termasuk di universitas-universitas top dunia seperti di Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Australia.

Oleh karena itu, menguasai bahasa Inggris bukan hanya penting untuk komunikasi pribadi, tetapi juga untuk mengikuti pendidikan tinggi di level internasional.

Selain itu, bahasa Inggris sangat membantu dalam menjalin hubungan antar individu dari berbagai latar belakang budaya.

Banyak platform media sosial dan aplikasi komunikasi yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa standar, memungkinkan kamu untuk berinteraksi dan melakukan conversation dengan teman-teman dari seluruh dunia, tanpa hambatan bahasa yang menghalangi.

Peluang Karir yang Lebih Luas

Peluang karir yang lebih luas menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang bertanya, kenapa harus belajar bahasa Inggris? Bahasa Inggris telah menjadi bahasa internasional yang digunakan secara luas dalam dunia bisnis, diplomasi, dan teknologi.

Banyak perusahaan multinasional, baik di sektor teknologi, keuangan, maupun manufaktur, mengutamakan kemampuan berbahasa Inggris yang profesional dalam proses rekrutmen.

Dengan semakin banyaknya perusahaan yang beroperasi secara global, kebutuhan untuk berkomunikasi dalam bahasa yang umum digunakan ini menjadi sangat penting.

Karyawan yang memiliki kemampuan bahasa Inggris tidak hanya dapat berkomunikasi dengan kolega dari berbagai negara, tetapi juga memiliki kesempatan untuk dipromosikan ke posisi yang lebih strategis.

Dalam banyak kasus, perusahaan akan lebih cenderung memilih kandidat yang bisa berbahasa Inggris dengan baik karena mereka dapat dengan mudah bekerja dengan tim internasional, menghadiri rapat atau presentasi, serta memahami dan memproduksi materi yang menggunakan bahasa Inggris.

Ini menjadi keuntungan kompetitif yang besar, mengingat semakin banyaknya perusahaan yang melebarkan sayapnya ke pasar internasional.

Misalnya, di sektor teknologi, peran-peran yang berhubungan dengan penelitian dan pengembangan (R&D) sering kali membutuhkan interaksi dengan mitra global atau pemangku kepentingan yang mungkin tidak berbicara bahasa lokal.

Akses ke Informasi dan Teknologi

Akses ke informasi dan teknologi adalah salah satu alasan utama kenapa harus belajar Bahasa Inggris.

Sebagian besar konten di internet, seperti artikel, buku, jurnal, dan berbagai materi penelitian lainnya, tersedia dalam bahasa Inggris.

Hal ini membuat bahasa Inggris menjadi kunci utama untuk mengakses pengetahuan global.

Banyak sumber daya pendidikan dan ilmiah yang hanya tersedia dalam bahasa Inggris atau lebih dulu diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, yang menjadikannya sebagai bahasa utama dalam dunia akademis dan penelitian.

Dengan menguasai bahasa Inggris, kamu dapat menjelajahi berbagai sumber daya ini dan memperoleh wawasan yang lebih luas dalam berbagai bidang, mulai dari sains, teknologi, hingga seni.

Selain itu, banyak platform pembelajaran online yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, seperti kursus, video tutorial, dan e-book yang dapat membantu kamu dalam meningkatkan kemampuan di berbagai bidang, termasuk bisnis dan teknologi.

Saat kamu menguasai bahasa Inggris, kamu juga akan lebih mudah memahami berbagai manual perangkat lunak atau teknologi yang sebagian besar disusun dalam bahasa Inggris.

Teknologi terbaru, dari aplikasi hingga perangkat keras, biasanya memerlukan pemahaman terhadap bahasa Inggris untuk dapat dipahami dan digunakan dengan maksimal.

Sebagai contoh, software populer, alat pengembangan web, atau bahkan dokumentasi teknis di perusahaan-perusahaan besar sering kali ditulis dalam bahasa Inggris.

Bisa Mendapatkan Kesuksesan Akademik

Kemampuan berbahasa Inggris memainkan peran yang sangat penting dalam mencapai kesuksesan akademik, terutama di perguruan tinggi ternama yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama.

Seiring dengan semakin banyaknya universitas di dunia yang menawarkan program-program berkualitas dengan pengajaran dalam bahasa Inggris, penguasaan bahasa ini menjadi syarat utama bagi mahasiswa internasional.

Universitas seperti Harvard, Oxford, dan Stanford, misalnya, menggunakan bahasa Inggris dalam semua aspek perkuliahan mereka, dari kuliah hingga ujian, tugas, dan penelitian.

Oleh karena itu, menguasai bahasa Inggris akan mempermudah mahasiswa untuk beradaptasi dengan materi kuliah, berkomunikasi dengan dosen dan teman sekelas, serta mengakses literatur akademik yang mayoritas ditulis dalam bahasa Inggris.

Selain itu, kemampuan bahasa Inggris yang baik juga berpengaruh besar pada proses memperoleh beasiswa.

Banyak program beasiswa internasional, seperti Fullbright, Chevening, dan Erasmus Mundus, mensyaratkan peserta untuk memiliki skor TOEFL atau IELTS yang baik.

Beasiswa tersebut seringkali membutuhkan bukti kemampuan bahasa Inggris yang memadai untuk memastikan bahwa penerima beasiswa dapat mengikuti perkuliahan dan berkomunikasi dengan lancar di lingkungan akademik internasional.

Mahasiswa yang memiliki kemampuan bahasa Inggris yang lebih tinggi biasanya memiliki peluang lebih besar untuk diterima di universitas-universitas top dan mendapatkan pendanaan untuk studi mereka.

Meningkatkan Percaya Diri

Menguasai bahasa Inggris dapat menjadi faktor yang sangat penting dalam meningkatkan rasa percaya diri, terutama ketika berinteraksi dalam berbagai situasi yang melibatkan banyak orang dari latar belakang budaya yang berbeda.

Hal ini berlaku di banyak aspek kehidupan, baik itu di tempat kerja, di sekolah, atau saat bepergian ke luar negeri.

Ketika kamu memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik, kamu akan merasa lebih nyaman berbicara dengan orang dari berbagai negara dan budaya.

Hal ini bisa mengurangi rasa cemas atau ragu-ragu yang sering muncul ketika berbicara dengan orang yang tidak kamu kenal, apalagi jika bahasa yang digunakan bukan bahasa ibu kamu.

Di tempat kerja, terutama di perusahaan internasional, kemampuan berbahasa Inggris memungkinkan kamu untuk lebih percaya diri dalam berkomunikasi dengan rekan kerja atau atasan dari negara lain.

Kamu akan merasa lebih mampu dalam menyampaikan pendapat, ide, atau bahkan berpartisipasi dalam rapat yang melibatkan peserta dari berbagai belahan dunia.

Rasa percaya diri ini akan membuat kamu lebih dihargai dan mampu menunjukkan potensi yang kamu miliki secara lebih optimal.

Begitu juga saat kamu berada di lingkungan akademik, baik itu di universitas atau sekolah internasional, kemampuan berbahasa Inggris akan memungkinkan kamu untuk berbicara dengan lebih lancar dan jelas dalam diskusi, presentasi, atau bahkan saat bekerja dalam kelompok.

Ini akan memperkuat posisi kamu dalam percakapan atau tugas akademik, serta membantu kamu untuk lebih mudah beradaptasi dengan sistem belajar di luar negeri.

Membantu Mobilitas Global

Meningkatan mobilitas global kini menjadi kenyataan yang semakin terasa. Seiring dengan kemajuan teknologi komunikasi dan transportasi, batasan geografis semakin tidak relevan dalam dunia kerja dan kehidupan sosial.

Hal ini membuka kesempatan bagi banyak orang untuk bekerja atau tinggal di luar negeri, serta berinteraksi dengan berbagai budaya.

Salah satu faktor yang memperlancar transisi tersebut adalah kemampuan berbahasa Inggris.

Bahasa ini menjadi penghubung utama di banyak industri internasional, mulai dari teknologi, bisnis, hingga hiburan.

Dengan adanya berbagai platform digital, perusahaan global, dan berbagai kesempatan internasional, banyak negara mengandalkan bahasa Inggris untuk komunikasi sehari-hari, terutama dalam sektor profesional.

Di hampir semua industri, seperti di perusahaan multinasional, sektor teknologi, dan media digital, bahasa Inggris bukan lagi sekadar alat komunikasi tambahan, melainkan menjadi bahasa utama yang digunakan untuk berkoordinasi dengan kolega, klien, atau mitra bisnis dari berbagai belahan dunia.

Bahkan dalam dunia hiburan, sebagian besar film, musik, dan media digital diproduksi dengan bahasa Inggris, menjadikannya bahasa yang sangat vital untuk berkomunikasi dan memahami tren global.

Peningkatan Konektivitas Budaya

Bahasa Inggris memainkan peran kunci dalam meningkatkan konektivitas budaya di seluruh dunia.

Sebagai bahasa global yang digunakan di banyak bidang, seperti seni, hiburan, dan ilmu pengetahuan, bahasa Inggris membuka akses yang luas untuk memahami dan menikmati berbagai budaya dari seluruh penjuru dunia.

Misalnya, dalam dunia hiburan, banyak film internasional yang diproduksi dalam bahasa Inggris, atau setidaknya diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Ini memungkinkan kamu untuk menikmati film-film dari berbagai negara tanpa kendala bahasa, serta memperkenalkan budaya yang berbeda melalui sinematografi, cerita, dan karakter yang unik.

Selain film, musik juga merupakan aspek budaya yang sangat dipengaruhi oleh bahasa Inggris.

Banyak genre musik populer seperti pop, rock, dan hip-hop menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama, yang tidak hanya mendominasi pasar musik internasional, tetapi juga mempengaruhi tren musik di berbagai belahan dunia.

Lirik-lirik dalam bahasa Inggris memungkinkan pendengar dari berbagai latar belakang budaya untuk merasakan pesan dan emosi yang terkandung dalam karya musik tersebut, serta menciptakan keterhubungan antarbudaya.

Lebih jauh lagi, bahasa Inggris juga mendominasi dunia sastra. Banyak karya sastra besar, baik yang ditulis oleh penulis berbahasa Inggris maupun karya-karya terjemahan dari bahasa lain, dipublikasikan dalam bahasa Inggris.

Karya-karya tersebut tidak hanya mencerminkan pemikiran dan nilai-nilai budaya dari negara asalnya, tetapi juga memberikan wawasan baru kepada pembaca dari seluruh dunia.

Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggrismu di ICAN Learning Center

Belajar Bahasa Inggris menjadi hal yang sangat penting di era globalisasi ini.

Kemampuan berbahasa Inggris membuka banyak peluang di berbagai aspek kehidupan, seperti karir, pendidikan, hingga perjalanan internasional.

Bahasa Inggris tidak hanya digunakan dalam percakapan sehari-hari, tetapi juga menjadi bahasa utama dalam banyak bidang profesional, teknologi, dan ilmiah.

Dengan menguasai Bahasa Inggris, kamu akan memiliki akses yang lebih luas terhadap informasi global, bisa berkomunikasi dengan orang dari berbagai negara, serta meningkatkan peluang untuk mendapatkan pekerjaan impian atau melanjutkan studi di luar negeri.

Jika kamu ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggrismu secara efektif dan terstruktur, bergabunglah dengan ICAN Learning Center! Di ILC, kamu akan mendapatkan pelatihan dari pengajar profesional yang berpengalaman, dengan metode yang dirancang untuk memaksimalkan pemahaman dan keterampilan berbahasa Inggris.

Selain itu, ICAN Learning Center menawarkan berbagai keuntungan, seperti kelas yang fleksibel, materi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhanmu, dan lingkungan yang mendukung untuk belajar secara maksimal.

Dengan dukungan ICAN English, kamu akan lebih percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris di berbagai situasi dan siap menghadapi tes-tes internasional seperti TOEFL, SAT atau IELTS. Jadi, tunggu apa lagi? Tingkatkan kemampuan Bahasa Inggrismu sekarang juga di ICAN English.(*)




Udara Kota Jambi Memburuk, ISPU 105 Dipicu Asap Karhutla dari Wilayah Sekitar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai memberi dampak langsung terhadap kualitas udara di Kota Jambi.

Pemantauan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi mencatat Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) telah mencapai 105, yang berarti kualitas udara sudah masuk kategori tidak sehat.

Angka tersebut terpantau melalui Air Quality Monitoring System (AQMS) milik DLH Kota Jambi.

Sekretaris DLH Kota Jambi Pahlewi mengatakan angka 105 menjadi sinyal agar masyarakat mulai meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika aktivitas karhutla di wilayah sekitar masih berlangsung.

“Dari data yang kami terima melalui alat AQMS, nilai indeks saat ini berada di angka 105. Ini sudah masuk kategori tidak sehat,” ujar Pahlewi.

Dalam klasifikasi ISPU, rentang 100 hingga 200 masuk kategori tidak sehat.

Pada kondisi tersebut, kualitas udara mulai berpotensi memberikan dampak terhadap kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang lebih sensitif terhadap polusi.

Asap dari luar kota ikut masuk

Memburuknya kualitas udara Kota Jambi tidak serta-merta menunjukkan adanya sumber pencemaran di dalam wilayah kota.

DLH mencermati adanya aktivitas karhutla di sejumlah wilayah sekitar yang berpotensi menjadi sumber asap.

Beberapa daerah yang menjadi perhatian antara lain Muaro Jambi, Tebo dan Tanjung Jabung Barat.

Data pemantauan dari berbagai sumber juga menunjukkan keberadaan titik panas di sejumlah wilayah tersebut.

“Dari indikasi data yang ada, baik dari KLHK maupun hasil monitoring AQMS, ada kebakaran di beberapa titik wilayah tetangga Kota Jambi, seperti Muaro Jambi, Tebo dan Tanjung Jabung Barat. Ini menjadi salah satu indikasi sumber asap yang memengaruhi kualitas udara kita,” kata Pahlewi.

Menurutnya, asap karhutla tidak berhenti di lokasi kebakaran. Partikel asap dapat berpindah mengikuti kondisi atmosfer, terutama arah angin.

Kondisi itulah yang membuat Kota Jambi ikut merasakan dampak kebakaran yang terjadi di wilayah lain.

Arah angin jadi faktor penting

DLH Kota Jambi juga mencermati pergerakan angin untuk mengetahui potensi masuknya asap ke wilayah perkotaan.

Berdasarkan peta yang dipantau, arah angin memungkinkan asap dari sejumlah wilayah sekitar bergerak menuju Kota Jambi.

“Kalau kita lihat dari peta KLHK, arah angin mengarah ke Kota Jambi. Jadi salah satu penyebab asap terbawa dari kabupaten dan kota di sekitar, bahkan dari wilayah provinsi di sekitar Kota Jambi,” jelas Pahlewi.

Artinya, kualitas udara Kota Jambi sangat dipengaruhi kondisi di luar wilayah administrasinya.

Jika titik kebakaran bertambah atau arah angin berubah, kondisi udara di Kota Jambi juga dapat berubah dalam waktu relatif cepat.

Karena itu, DLH tidak hanya mengandalkan pengamatan visual terhadap kabut atau asap.

Data dari AQMS terus digunakan untuk melihat perubahan kualitas udara secara lebih terukur.

Anak-anak dan lansia diminta lebih waspada

Dengan ISPU yang sudah berada di angka 105, masyarakat diminta mulai menyesuaikan aktivitas, terutama kelompok yang lebih rentan terhadap paparan polusi udara.

Anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang sensitif terhadap kualitas udara disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara memburuk.

Masyarakat juga diimbau menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar ruangan.

Selain itu, DLH mengingatkan warga agar tidak menambah pencemaran dengan melakukan pembakaran terbuka, termasuk membakar sampah.

“Yang paling penting adalah bagaimana kebakaran di sumbernya dapat segera ditangani sehingga asap yang masuk ke Kota Jambi juga bisa berkurang,” ujar Pahlewi.

Karhutla bukan lagi persoalan daerah sumber api

Kondisi ISPU Kota Jambi menjadi gambaran bahwa dampak karhutla tidak berhenti di lokasi titik api.

Kebakaran yang terjadi di kawasan gambut atau lahan kering di kabupaten sekitar dapat membawa persoalan baru ke wilayah perkotaan ketika asap bergerak mengikuti arah angin.

Karena itu, DLH menilai penanganan karhutla membutuhkan koordinasi lintas daerah. Pemadaman di sumber kebakaran menjadi langkah penting untuk menekan dampak asap yang terbawa ke wilayah lain.

DLH Kota Jambi juga terus memantau perkembangan ISPU seiring kondisi cuaca, titik panas dan arah angin.

Masyarakat diminta aktif memantau informasi kualitas udara dan mengurangi aktivitas luar ruangan apabila indeks pencemaran kembali meningkat.

Dengan ISPU 105, kualitas udara Kota Jambi kini sudah berada pada level yang perlu diwaspadai.

Jika aktivitas karhutla terus meningkat dan kondisi angin tetap membawa asap ke arah kota, kualitas udara berpotensi kembali memburuk.(*)




Jambi Dilanda Panas dan Karhutla, Al Haris Ajak Ulama Gelar Salat Istisqa

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Cuaca panas dan kondisi kering yang melanda sejumlah wilayah Jambi mulai memperbesar ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Di tengah situasi tersebut, Gubernur Jambi Al Haris mengajak para ulama, kiai dan imam masjid menggelar salat istisqa sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan.

Ajakan itu disampaikan Al Haris saat meninjau langsung kebakaran lahan gambut di Desa Persiapan Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Minggu 9 Agustus 2026.

Al Haris bahkan ikut membantu proses penanganan kebakaran di lapangan. Ia melihat langsung kondisi lahan yang kering dan cuaca panas yang membuat risiko api semakin besar.

Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan kewaspadaan seluruh lapisan masyarakat, terutama desa-desa yang memiliki kawasan gambut.

“Pastikan lahan-lahan di desa kita aman dari api. Saya minta tolong masyarakat desa di mana pun di Jambi ini, pastikan desanya tidak ada lahan yang terbakar,” ujar Al Haris.

Al Haris minta desa petakan kawasan gambut

Gubernur meminta pemerintah desa bersama masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan, terutama di wilayah yang memiliki lahan gambut.

Menurut Al Haris, karakteristik gambut membuat kawasan tersebut membutuhkan penanganan lebih cepat ketika muncul titik api.

Ia meminta setiap desa melakukan pemetaan terhadap kawasan rawan serta mengaktifkan relawan untuk melakukan pencegahan sejak dini.

“Petakan daerah gambut. Yang di desa-desanya ada gambutnya, mohon betul tim relawan desa siaga duluan. Jangan sampai terjadi kebakaran hutan di desa masing-masing,” katanya.

Langkah tersebut dinilai penting karena pencegahan menjadi kunci agar api tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

Al Haris ajak ulama gelar salat istisqa

Di tengah upaya pemadaman dan pencegahan karhutla, Al Haris juga mengajak masyarakat memperkuat ikhtiar melalui doa.

Ia meminta para ulama, kiai dan imam masjid di berbagai daerah di Jambi menyediakan waktu untuk melaksanakan salat istisqa, yakni salat yang dilakukan untuk memohon turunnya hujan.

Seruan tersebut muncul karena kondisi cuaca yang semakin panas dan kering.

Al Haris menyebut ketersediaan air mulai menjadi persoalan di sejumlah lokasi, sementara kondisi lingkungan juga semakin berdebu.

“Mohon pada para ulama, kiai, imam masjid, mari kiranya kita sediakan waktu kita habis salat wajib untuk melakukan salat istisqa. Meminta kepada Allah agar hujan turun dengan cepat di bumi Jambi ini,” tuturnya.

Bagi Al Haris, salat istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar masyarakat di tengah kondisi alam yang sedang sulit.

Di sisi lain, ia menegaskan upaya penanganan karhutla tetap harus dilakukan secara nyata melalui kesiapsiagaan masyarakat dan kerja tim di lapangan.

Doakan petugas yang berjibaku melawan api

Selain meminta doa agar hujan segera turun, Al Haris juga mengajak masyarakat mendoakan personel yang saat ini berada di lapangan untuk menangani kebakaran.

Ia berharap seluruh tim yang terlibat dalam pemadaman diberikan keselamatan dan mampu mengendalikan api tanpa menimbulkan korban.

“Mohon doakan kami, mohon doanya agar kami, tim bekerja selamat, sukses, tidak ada korban, dan api bisa dipadamkan,” kata Al Haris.

Ia menekankan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama.

Pemerintah, petugas, relawan dan masyarakat harus mengambil peran masing-masing untuk mencegah api meluas.

Dengan kondisi cuaca yang masih panas dan kering, Al Haris meminta kewaspadaan tidak hanya dilakukan ketika api sudah muncul.

Masyarakat diminta memastikan lingkungan desa, terutama kawasan gambut, tetap aman dari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Di tengah ancaman karhutla dan minimnya hujan, Pemprov Jambi kini mendorong dua ikhtiar berjalan bersamaan: memperkuat pencegahan dan pemadaman di lapangan sekaligus memperbanyak doa agar hujan segera turun.(*)