Jangan Salah Jemput, Ini Jadwal Lengkap Pesawat Tiba di Bandara Jambi 2 Oktober

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bagi Anda yang hendak menjemput keluarga, kerabat, teman, maupun rekan bisnis di Bandara Sultan Thaha Jambi, mencatat jadwal kedatangan pesawat menjadi hal penting agar tidak salah waktu.

Pada Jumat, 2 Oktober 2026, terdapat sembilan penerbangan kedatangan yang dijadwalkan mendarat di Bandara Sultan Thaha (DJB).

Mayoritas penerbangan tersebut berasal dari Jakarta melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK).

Sementara satu penerbangan lainnya datang dari Yogyakarta International Airport (YIA).

Yang perlu diperhatikan, terdapat sejumlah jadwal kedatangan yang waktunya berdekatan.

Dua pesawat bahkan dijadwalkan mendarat hanya dengan selisih lima menit.

Berikut jadwal lengkapnya:

No Maskapai Nomor Penerbangan Asal Kode Waktu Tiba
1 Batik Air ID6804 Jakarta CGK 10.15 WIB
2 Garuda Indonesia GA126 Jakarta CGK 10.25 WIB
3 Citilink QG960 Jakarta CGK 11.25 WIB
4 Garuda Indonesia GA128 Jakarta CGK 13.40 WIB
5 Citilink QG966 Jakarta CGK 15.15 WIB
6 Super Air Jet IU840 Jakarta CGK 15.20 WIB
7 Citilink QG964 Jakarta CGK 17.00 WIB
8 Super Air Jet IU376 Yogyakarta YIA 17.35 WIB
9 Batik Air ID6806 Jakarta CGK 18.40 WIB

Kedatangan Pagi Dimulai Pukul 10.15 WIB

Rangkaian kedatangan dalam jadwal tersebut dimulai dengan Batik Air ID6804 dari Jakarta.

Pesawat ini dijadwalkan mendarat di Bandara Sultan Thaha pada 10.15 WIB.

Hanya berselang 10 menit, Garuda Indonesia GA126 dari Jakarta juga dijadwalkan tiba, tepatnya pukul 10.25 WIB.

Setelah itu, Citilink QG960 dari Jakarta dijadwalkan mendarat pukul 11.25 WIB.

Bagi penjemput, rentang pukul 10.15 hingga 11.25 WIB menjadi salah satu periode yang perlu diperhatikan karena terdapat tiga kedatangan dari Jakarta.

Jadwal Siang Hanya Satu Penerbangan

Pada siang hari, satu penerbangan dijadwalkan tiba di Jambi.

Garuda Indonesia GA128 dari Jakarta dijadwalkan mendarat pada 13.40 WIB.

Setelah kedatangan tersebut, penerbangan berikutnya baru tersedia pada sore hari.

Dua Pesawat Tiba Selisih Lima Menit

Perhatian khusus diperlukan bagi penjemput yang memiliki keluarga atau kerabat dalam penerbangan sore.

Citilink QG966 dari Jakarta dijadwalkan tiba pada 15.15 WIB. Hanya lima menit kemudian, Super Air Jet IU840 dari Jakarta dijadwalkan mendarat pada 15.20 WIB.

Dengan jarak waktu yang sangat berdekatan, penjemput perlu memastikan kembali nomor penerbangan yang akan dipantau agar tidak keliru.

Satu Penerbangan Datang dari Yogyakarta

Menjelang petang, Citilink QG964 dari Jakarta dijadwalkan tiba pada 17.00 WIB.

Berikutnya, ada Super Air Jet IU376 dari Yogyakarta International Airport (YIA) yang dijadwalkan mendarat pada 17.35 WIB.

Dalam daftar jadwal tersebut, penerbangan IU376 menjadi satu-satunya kedatangan yang berasal dari Yogyakarta. Sementara penerbangan lainnya berasal dari Jakarta.

Rangkaian kedatangan kemudian ditutup oleh Batik Air ID6806 dari Jakarta yang dijadwalkan tiba pada 18.40 WIB.

Kenali Kode Bandara

Agar tidak salah membaca rute penerbangan, berikut kode bandara yang muncul dalam jadwal:

  • DJB: Bandara Sultan Thaha Jambi, sebagai bandara tujuan.

  • CGK: Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta.

  • YIA: Bandara Internasional Yogyakarta.

Cek Status Penerbangan Sebelum Berangkat

Jadwal di atas merupakan jadwal kedatangan yang tersedia untuk Jumat, 2 Oktober 2026.

Waktu penerbangan tetap dapat berubah karena faktor operasional, cuaca, maupun kondisi lainnya.

Karena itu, penjemput sebaiknya mengecek status penerbangan terbaru melalui kanal resmi maskapai atau Bandara Sultan Thaha sebelum berangkat.

Dengan begitu, Anda dapat menyesuaikan waktu keberangkatan menuju bandara dan menghindari terlalu lama menunggu di terminal kedatangan.(*)




Pesawat dari Jambi ke Jakarta dan Yogyakarta, Ini Jadwal Lengkap Jumat 2 Oktober

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bagi calon penumpang yang akan bepergian melalui  Bandar Udara Sultan Thaha pada Jumat, 2 Oktober 2026, penting untuk mengecek kembali jadwal penerbangan sebelum menuju bandara.

Berdasarkan jadwal yang tersedia, terdapat sembilan penerbangan keberangkatan dari Jambi (DJB) pada hari tersebut.

Mayoritas penerbangan menuju Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta (CGK), sementara satu penerbangan melayani rute Jambi–Yogyakarta (YIA).

Salah satu penerbangan paling pagi adalah Batik Air ID6807 yang dijadwalkan berangkat dari Jambi pukul 06.00 WIB menuju Jakarta.

Jadwal tersebut juga terkonfirmasi pada data pelacakan penerbangan untuk 2 Oktober 2026.

Berikut jadwal keberangkatan yang menjadi panduan calon penumpang:

No Maskapai Nomor Penerbangan Tujuan Kode Jadwal
1 Batik Air ID6807 Jakarta CGK 06.00 WIB
2 Super Air Jet IU377 Yogyakarta YIA 09.00 WIB
3 Batik Air ID6805 Jakarta CGK 11.00 WIB
4 Garuda Indonesia GA127 Jakarta CGK 11.10 WIB
5 Citilink QG961 Jakarta CGK 11.55 WIB
6 Garuda Indonesia GA129 Jakarta CGK 14.55 WIB
7 Citilink QG967 Jakarta CGK 15.45 WIB
8 Super Air Jet IU841 Jakarta CGK 16.00 WIB
9 Citilink QG965 Jakarta CGK 17.30 WIB

Penerbangan Pagi: Batik Air Jadi yang Paling Awal

Calon penumpang yang memiliki agenda pagi di Jakarta dapat memilih penerbangan Batik Air ID6807 dengan jadwal keberangkatan pukul 06.00 WIB.

Penerbangan berikutnya adalah Super Air Jet IU377 menuju Yogyakarta International Airport (YIA) pada pukul 09.00 WIB.

Data penerbangan yang tersedia juga mencatat IU377 pada rute Jambi–Yogyakarta untuk 2 Oktober 2026.

Tiga Pesawat Berangkat Hampir Berurutan

Periode menjelang siang menjadi salah satu rentang waktu dengan jadwal penerbangan yang cukup rapat.

Batik Air ID6805 dijadwalkan berangkat pukul 11.00 WIB, kemudian Garuda Indonesia GA127 pada pukul 11.10 WIB dan Citilink QG961 pada pukul 11.55 WIB.

Ketiga penerbangan tersebut sama-sama menuju Jakarta.

Bagi calon penumpang pada jam tersebut, waktu perjalanan menuju bandara perlu diperhitungkan dengan cermat agar tidak terburu-buru saat proses check-in dan pemeriksaan sebelum keberangkatan.

Jadwal Sore hingga Penerbangan Terakhir

Pilihan penerbangan kembali tersedia pada sore hari.

Garuda Indonesia GA129 dijadwalkan berangkat menuju Jakarta pukul 14.55 WIB. Berikutnya, Citilink QG967 berangkat pukul 15.45 WIB, disusul Super Air Jet IU841 pukul 16.00 WIB.

Sementara itu, penerbangan terakhir dalam daftar jadwal yang tersedia adalah Citilink QG965 dengan tujuan Jakarta dan waktu keberangkatan 17.30 WIB.

Data jadwal penerbangan daring juga mencatat keberangkatan Citilink dari Jambi menuju Jakarta pada pukul 17.30 WIB untuk 2 Oktober 2026.

Kenali Kode Bandara Sebelum Berangkat

Agar tidak keliru saat memeriksa tiket, berikut kode bandara yang digunakan dalam jadwal tersebut:

  • DJB: Bandara Sultan Thaha, Jambi.

  • CGK: Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta.

  • YIA: Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo.

Jadwal Bisa Berubah

Jadwal di atas merupakan jadwal penerbangan yang tersedia untuk Jumat, 2 Oktober 2026.

Waktu keberangkatan dapat berubah karena faktor operasional, cuaca, maupun kebijakan maskapai.

Karena itu, calon penumpang tetap disarankan mengecek status penerbangan melalui maskapai atau kanal resmi bandara sebelum berangkat.

Untuk penerbangan pagi, khususnya jadwal pukul 06.00 WIB, penumpang sebaiknya memperhitungkan waktu perjalanan menuju bandara dan proses check-in agar tidak datang terlalu mepet dengan jadwal keberangkatan.(*)




Air Sungai Batanghari Keruh Ekstrem, Tirta Mayang Tak Bisa Paksa Produksi Air Normal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Perumda Tirta Mayang Kota Jambi menghadapi kondisi tak biasa di Sungai Batanghari.

Tingkat kekeruhan air baku melonjak hingga 4.500 NTU, jauh di atas kisaran yang selama ini masih dapat ditangani dalam proses pengolahan air.

Lonjakan tersebut memaksa Perumda Tirta Mayang mengurangi produksi air sekitar 20 persen.

Dampaknya, distribusi air berpotensi terganggu bagi sekitar 38 ribu pelanggan, terutama mereka yang berada di wilayah ujung dan pinggiran Kota Jambi.

Direktur Utama Perumda Tirta Mayang Kota Jambi, Ariyanto, mengatakan kondisi Sungai Batanghari saat ini tergolong ekstrem.

Hal tersebut disampaikannya saat meninjau langsung Intake Pulau Pandan, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi, Kamis 1 Oktober 2026.

Kekeruhan Melonjak hingga 4.500 NTU

Menurut Ariyanto, persoalan di Sungai Batanghari dalam beberapa hari terakhir tidak hanya berkaitan dengan kualitas air. Debit sungai juga sempat turun cukup signifikan.

Beberapa hari sebelumnya, ketinggian debit disebut hanya sekitar 60 sentimeter.

Padahal, agar pompa penyedot air dapat bekerja secara optimal, dibutuhkan ketinggian sekitar 100 sentimeter.

Kondisi itu membuat Perumda Tirta Mayang melakukan penyesuaian pada sistem penyedotan.

“Karena turun debit air sungai, kami melakukan peningkatan dan memperpanjang pipa penyedot air,” kata Ariyanto.

Situasi debit kemudian membaik. Dalam sepekan terakhir, ketinggian Sungai Batanghari bahkan disebut kembali mencapai sekitar 250 sentimeter.

Namun, membaiknya debit justru diikuti persoalan baru: air sungai menjadi jauh lebih keruh.

“Ini kabar baik bagi kami dari sisi debit. Namun tidak menutup kemungkinan kualitas air Sungai Batanghari mengalami kekeruhan yang meningkat,” ujarnya.

Ariyanto menyebut tingkat kekeruhan yang masih dapat ditangani berada di kisaran 200 hingga 250 NTU.

Dalam beberapa hari terakhir, angka tersebut melonjak drastis hingga mencapai 4.500 NTU.

Menurut dia, kondisi tersebut belum pernah dialami Perumda Tirta Mayang sejak perusahaan daerah tersebut beroperasi.

“Ini pertama kali sejarah tingkat kekeruhan air Sungai Batanghari naik signifikan. Bisa saya katakan, sejak berdiri PDAM Tirta Mayang, baru kali ini kekeruhan air sungai mencapai 4.500 NTU,” tegasnya.

Produksi Air Dipangkas 20 Persen

Kualitas air baku yang ekstrem membuat Tirta Mayang tidak dapat mempertahankan kapasitas produksi seperti kondisi normal.

Perusahaan akhirnya memangkas produksi sekitar 20 persen sebagai penyesuaian terhadap kemampuan pengolahan air baku.

“Kita mengurangi produksi mencapai 20 persen. Sehingga terdampak pelayanan penyaluran air kepada pelanggan, yaitu sekitar 38 ribu pelanggan,” jelas Ariyanto.

Dampak gangguan distribusi diperkirakan lebih terasa pada pelanggan yang berada di wilayah ujung maupun pinggiran Kota Jambi.

Kondisi tersebut menjadi konsekuensi dari keputusan untuk menyesuaikan produksi dengan kualitas air baku yang masuk ke instalasi pengolahan.

Dosis Bahan Kimia Tak Bisa Terus Dinaikkan

Persoalan tidak serta-merta dapat diselesaikan dengan menambah bahan kimia untuk proses penjernihan.

Ariyanto menjelaskan penggunaan bahan kimia memiliki batas tertentu. Penambahan dosis secara berlebihan bukan solusi yang dapat diterapkan tanpa mempertimbangkan standar proses pengolahan.

“Kami sudah menggunakan bahan kimia penjernihan air. Kalau 200, tidak boleh mencapai 400 dosis karena sudah ambang batas,” katanya.

Dengan kondisi tersebut, pengurangan produksi menjadi pilihan yang harus dilakukan untuk menyesuaikan proses pengolahan dengan kondisi air baku.

Pelanggan Terdampak Bisa Ambil Air

Perumda Tirta Mayang menyebut kondisi kekeruhan Sungai Batanghari tersebut telah dilaporkan kepada pemerintah, termasuk mengenai potensi dampaknya terhadap pelayanan air bersih masyarakat.

Untuk mengantisipasi gangguan distribusi, pelanggan yang terdampak dapat mengambil air secara langsung ke kantor maupun titik pelayanan Perumda Tirta Mayang.

Namun, skema tersebut juga menghadapi keterbatasan karena jumlah armada tangki air yang tersedia belum mencukupi apabila gangguan terjadi dalam cakupan yang luas.

“Solusinya, pelanggan yang terdampak bisa datang ke kantor PDAM untuk mengambil air. Kalau hanya mengandalkan PDAM, unit tangki kita juga kurang,” pungkas Ariyanto.

Untuk sementara, pengurangan produksi sekitar 20 persen tetap diberlakukan sebagai langkah menghadapi kondisi air baku Sungai Batanghari yang mengalami kekeruhan ekstrem.(*)




Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Sultan Thaha, Hari Ini 6 Jadwal Terdampak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Kabut asap kembali mengganggu operasional penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi, Kamis 1 Oktober 2026.

Penurunan jarak pandang membuat sejumlah penerbangan dari dan menuju Jambi mengalami dampak operasional hingga pukul 11.00 WIB.

Branch Communication Bandara Sultan Thaha Jambi, Ikhsan Pulungan, mengatakan jarak pandang pada pukul 06.00 WIB masih berada di angka 1.500 meter.

Kondisi tersebut memungkinkan Batik Air ID 6807 tujuan Jakarta berangkat pada pukul 06.00 WIB.

Pesawat Batik Air tersebut merupakan pesawat ex-RON (Remain Over Night), yakni pesawat yang sebelumnya bermalam di Bandara Sultan Thaha.

Namun, kondisi berubah setelah jarak pandang menurun.

Pesawat Super Air Jet IU 974 tujuan Batam yang dijadwalkan berangkat pukul 10.28 WIB masih tertahan ketika proses boarding karena visibility turun menjadi sekitar 1.000 meter.

“Untuk kondisi saat ini, jarak pandang masih menjadi salah satu faktor yang memengaruhi operasional penerbangan. Tim terus memantau kondisi dan berkoordinasi dengan maskapai serta pihak terkait,” kata Ikhsan.

Perubahan jarak pandang menjadi persoalan utama di Bandara Sultan Thaha.

Setelah berada di angka 1.500 meter pada pukul 06.00 WIB, visibility pada rentang pukul 07.00 hingga 10.00 WIB berada di kisaran 1.200 hingga 1.500 meter.

Di tengah kondisi tersebut, penerbangan Susi Air SI 7219 dari Dabo Singkep masih dapat mendarat di Bandara Sultan Thaha pada pukul 07.45 WIB.

Pesawat kemudian melanjutkan penerbangan menuju Kerinci dengan nomor penerbangan SI 7223 pada pukul 08.15 WIB.

Namun, tidak seluruh penerbangan dapat berjalan sesuai jadwal.

Hingga pukul 11.00 WIB, terdapat enam jadwal penerbangan yang terdampak kabut asap, terdiri dari tiga penerbangan kedatangan dan tiga penerbangan keberangkatan.

Untuk penerbangan kedatangan, tiga penerbangan dari Jakarta yang terdampak adalah:

  • Batik Air ID 6804 rute Jakarta-Jambi, jadwal tiba pukul 10.15 WIB.

  • Citilink QG 960 rute Jakarta-Jambi, jadwal tiba pukul 10.25 WIB.

  • Garuda Indonesia GA 126 rute Jakarta-Jambi, jadwal tiba pukul 10.25 WIB.

Sementara untuk penerbangan keberangkatan, tiga jadwal yang terdampak yakni:

  • Citilink QG 961 tujuan Jakarta, jadwal berangkat pukul 10.55 WIB.

  • Batik Air ID 6805 tujuan Jakarta, jadwal berangkat pukul 11.00 WIB.

  • Garuda Indonesia GA 127 tujuan Jakarta, jadwal berangkat pukul 11.10 WIB.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dampak kabut asap tidak hanya dirasakan pesawat yang hendak mendarat, tetapi juga dapat berimbas pada jadwal penerbangan lanjutan dari Bandara Sultan Thaha.

Pihak bandara terus melakukan pemantauan kondisi jarak pandang sekaligus berkoordinasi dengan maskapai dan instansi terkait.

Penanganan terhadap penumpang yang terdampak penundaan juga dilakukan sembari menunggu perkembangan kondisi operasional.

Ikhsan mengatakan, pembaruan informasi mengenai penerbangan akan terus dilakukan seiring perubahan kondisi di lapangan.

Manajemen Bandara Sultan Thaha mengimbau calon penumpang untuk tidak hanya mengandalkan jadwal awal penerbangan. Pengguna jasa diminta mengecek kembali status penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum menuju bandara.

Untuk informasi kebandarudaraan, pengguna jasa juga dapat menghubungi Contact Center Injourney Airports melalui 172.

Pihak manajemen PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sultan Thaha menyatakan akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga pelayanan kepada pengguna jasa di tengah kondisi kabut asap.

Di sisi lain, manajemen berharap persoalan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi dapat segera ditangani sehingga kondisi udara dan operasional penerbangan kembali normal.(*)




Kapolresta Jambi Beri Reward 47 Personel, Tekankan Profesionalitas dan HAM

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Sebanyak 47 personel Polresta Jambi menerima penghargaan atas prestasi dan keberhasilan dalam menjalankan tugas kepolisian.

Penghargaan tersebut diberikan dalam upacara yang dipimpin Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang, S.I.K., M.M., di Lapangan Hijau Mapolresta Jambi, Kamis 1 Oktober 2026.

Para personel yang menerima penghargaan dinilai telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, keberanian dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas, termasuk dalam pengungkapan sejumlah perkara yang menjadi perhatian masyarakat.

Dalam amanatnya, Ananto menyoroti keberhasilan personel mengungkap tindak pidana narkotika dengan sejumlah barang bukti.

Di antaranya 192 refill cartridge berisi cairan yang diduga mengandung narkotika dengan total 465,8 mililiter, 22 butir pil ekstasi, 336,03 gram sabu, serta 29 paket besar ganja dengan berat sekitar 29 kilogram.

Menurut Ananto, pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja personel Satnarkoba bersama timsus Polresta Jambi dalam memberantas peredaran gelap narkotika.

“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang telah berhasil mengungkap tindak pidana narkotika dengan sejumlah barang bukti. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras Satnarkoba dan timsus serta bagian dari komitmen Polresta Jambi untuk terus memberantas peredaran gelap narkotika,” ujar Ananto.

Selain perkara narkotika, penghargaan juga diberikan kepada personel yang berhasil mengungkap kasus penganiayaan berat yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Kasus tersebut berkaitan dengan aksi penyiraman air keras terhadap korban.

Kapolresta menilai pengungkapan perkara tersebut membutuhkan kemampuan penyelidikan, kecepatan, ketelitian dan profesionalisme personel.

“Pengungkapan kasus tersebut tentunya membutuhkan kemampuan, kecepatan, ketelitian, serta profesionalisme,” katanya.

Ananto mengatakan pemberian penghargaan tidak semata-mata ditujukan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan menyelesaikan perkara.

Penghargaan juga diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Namun, di tengah tuntutan peningkatan kinerja, Ananto mengingatkan personel agar proses penegakan hukum tetap berjalan dalam koridor aturan.

Ia meminta seluruh anggota berpedoman pada peraturan perundang-undangan, standar operasional prosedur (SOP), kode etik profesi Polri, serta menjunjung tinggi hak asasi manusia dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Dalam setiap proses penegakan hukum, kita harus mampu menunjukkan bahwa Polri hadir untuk memberikan rasa aman, kepastian hukum, dan keadilan bagi masyarakat,” tegasnya.

Ananto juga meminta seluruh personel mempertahankan semangat kerja, meningkatkan profesionalisme serta memperkuat soliditas dan kerja sama internal.

Menurutnya, setiap keberhasilan dalam menjalankan tugas harus menjadi bagian dari pengabdian kepolisian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Upacara penghargaan tersebut turut dihadiri para Kabag, Kasat, Kasi, personel Polresta Jambi serta seluruh anggota yang menerima penghargaan.(*)




Al Haris Soroti Ancaman Perpecahan, Generasi Muda Diminta Jaga Pancasila

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Gubernur Jambi, Al Haris mengingatkan generasi muda agar tidak melupakan sejarah perjalanan bangsa dan tetap menjaga Pancasila sebagai dasar negara.

Menurutnya, tantangan terhadap persatuan Indonesia dapat muncul dalam bentuk yang berbeda seiring perubahan zaman.

Pesan tersebut disampaikan Al Haris saat memimpin peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Garuda Kantor Gubernur Jambi, Kamis 1 Oktober 2026.

Upacara tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI/Polri, aparatur sipil negara (ASN), organisasi masyarakat, mahasiswa hingga pelajar.

Al Haris mengatakan Hari Kesaktian Pancasila tidak seharusnya berhenti sebagai agenda seremonial tahunan.

Momentum 1 Oktober, menurutnya, perlu menjadi ruang untuk melihat kembali perjalanan sejarah Indonesia sekaligus memperkuat komitmen menjaga persatuan.

Ia mengingatkan bahwa Pancasila pernah menghadapi tantangan dalam perjalanan sejarah bangsa. Indonesia, kata dia, berhasil melewati berbagai dinamika tersebut dan tetap berdiri sebagai negara yang utuh.

“Hari ini kita melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026. Tentu ini menunjukkan bahwa sebagai bangsa yang besar, kita harus selalu melihat sejarah,” ujar Al Haris.

Menurutnya, pemahaman terhadap sejarah penting bagi generasi saat ini agar nilai-nilai kebangsaan tidak semakin jauh dari kehidupan masyarakat.

Karena itu, Al Haris meminta generasi muda dan seluruh masyarakat menjaga persatuan melalui penguatan sikap gotong royong, toleransi, serta penghormatan terhadap keberagaman.

“Hari Kesaktian Pancasila ini kita jadikan refleksi terutama bagi anak muda dan bagi anak-anak bangsa bahwa kita harus bersatu padu. Kita harus solid. Tugas kita bersama adalah menjaga, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Al Haris juga menyoroti perubahan bentuk tantangan terhadap persatuan bangsa.

Jika dalam sejarah Indonesia ancaman terhadap negara pernah muncul dalam bentuk kekerasan dan konflik politik, menurutnya, tantangan saat ini dapat muncul melalui intoleransi dan kelompok yang berupaya memecah persatuan.

“Pemecah belah itu sekarang mungkin modelnya beda. Kalau dulu mungkin modelnya menculik para jenderal dan sebagainya. Hari ini ada juga kelompok yang masih radikal, yang masih intoleransi dan sebagainya yang diam-diam berusaha untuk memecah belah kita. Dan ini yang tidak boleh terjadi di negara kita,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat tidak mudah terpengaruh isu yang berpotensi memecah persatuan.

Menurutnya, soliditas masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan berbangsa sekaligus mendukung pembangunan daerah dan nasional.

Al Haris juga mendorong masyarakat untuk terlibat dalam pembangunan bersama pemerintah. Menurutnya, pembangunan membutuhkan partisipasi berbagai unsur masyarakat, bukan hanya pemerintah.

“Kita harus solid sebagai bangsa setanah air dan ikut terlibat dalam pembangunan bersama-sama dengan pemerintah. Bersama kita kuat, Indonesia akan menjadi negara yang selamanya jaya,” pungkasnya.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk kembali mengingatkan pentingnya persatuan, sekaligus mengajak generasi muda memahami sejarah sebagai bagian dari upaya menjaga nilai-nilai kebangsaan.(*)




Ranperda Perubahan APBD Jambi 2026 Disepakati, Al Haris Soroti Optimalisasi Anggaran

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemerintah Provinsi Jambi dan DPRD Provinsi Jambi menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Gubernur Jambi Al Haris dan pimpinan DPRD Provinsi Jambi dalam rapat paripurna, Rabu 30 September 2026.

Rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Provinsi Jambi itu memiliki tiga agenda utama, yakni penyampaian laporan Badan Anggaran (Banggar) mengenai Ranperda Perubahan APBD 2026, pengambilan keputusan DPRD, serta penandatanganan nota kesepakatan antara pemerintah provinsi dan DPRD.

Gubernur Jambi Al Haris hadir dalam rapat tersebut dan mengapresiasi proses pembahasan yang dilakukan bersama DPRD.

Menurutnya, pembahasan perubahan anggaran tetap dapat diselesaikan meski pemerintah daerah menghadapi sejumlah tantangan, termasuk kondisi udara yang dinamis akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Al Haris menilai proses pembahasan anggaran yang diwarnai perbedaan pandangan merupakan bagian dari mekanisme demokrasi.

Perbedaan tersebut, menurut dia, perlu ditempatkan sebagai bagian dari proses untuk menyelaraskan kebijakan anggaran dengan kebutuhan pembangunan daerah.

“Melalui kerja sama yang baik antara eksekutif dan legislatif, program dan kegiatan yang diselaraskan dengan sasaran pembangunan nasional serta ketentuan peraturan dapat dijadikan landasan kuat untuk pelaksanaan pembangunan yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Al Haris.

Setelah kesepakatan tersebut dicapai, perhatian pemerintah daerah selanjutnya tertuju pada pelaksanaan program dan kegiatan yang telah direncanakan dalam perubahan APBD.

Al Haris meminta seluruh kepala perangkat daerah memastikan pelaksanaan kegiatan pembangunan 2026 berjalan secara optimal.

Ia juga mengingatkan agar sisa anggaran yang tersedia dimanfaatkan secara efektif sehingga target pembangunan yang telah ditetapkan dapat dicapai.

“Upaya ini penting untuk membangun kepercayaan publik dan memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan di seluruh wilayah Provinsi Jambi,” katanya.

Menurut Al Haris, pemerintah provinsi tetap berkomitmen memperkuat kondisi makro daerah di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.

Pelaksanaan program pembangunan, kata dia, harus diarahkan agar memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat di berbagai wilayah Jambi.

Rapat paripurna kemudian ditutup dengan penandatanganan Nota Kesepakatan antara Gubernur Jambi dan pimpinan DPRD Provinsi Jambi terkait Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Penandatanganan tersebut menjadi penanda kesepakatan eksekutif dan legislatif terhadap tahapan pembahasan perubahan anggaran, sekaligus menjadi dasar untuk melanjutkan proses penyelenggaraan pembangunan daerah sesuai ketentuan yang berlaku.(*)




Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Polda Jambi, Kapolda Tekankan Profesionalitas Polri

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 menjadi momentum bagi jajaran Polda Jambi untuk kembali menegaskan pentingnya nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas kepolisian dan kehidupan bermasyarakat.

Pesan tersebut disampaikan dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar di Lapangan Hitam Mapolda Jambi, Kamis 1 Oktober 2026.

Upacara dipimpin Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., selaku inspektur upacara. Kegiatan diikuti para Pejabat Utama Polda Jambi serta personel kepolisian.

Rangkaian upacara berlangsung dengan sejumlah agenda, mulai dari laporan Komandan Upacara, penghormatan pasukan, mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan dan pendahulu bangsa, hingga pembacaan teks Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Dalam upacara tersebut juga dibacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila dan doa sebelum rangkaian kegiatan ditutup dengan Andhika Bhayangkari serta penghormatan pasukan.

Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, peringatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi personel Polri untuk mengimplementasikan nilai Pancasila dalam menjalankan tugas.

“Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali meneguhkan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bagi personel Polri, nilai tersebut harus diwujudkan melalui sikap profesional, integritas, disiplin, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Erlan menyampaikan pesan Kapolda Jambi.

Menurutnya, nilai Pancasila juga memiliki relevansi dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Karena itu, kepolisian mendorong seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga kerukunan dan menghormati perbedaan.

“Polri, khususnya Polda Jambi, berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memperkuat persatuan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Pesan tersebut menjadi bagian dari refleksi Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober.

Bagi jajaran Polda Jambi, momentum tersebut sekaligus dikaitkan dengan pelaksanaan tugas kepolisian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Melalui peringatan tersebut, Polda Jambi menegaskan kembali komitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus mendorong penguatan persatuan di tengah masyarakat yang beragam.(*)




Emas Antam Hari Ini Turun, Simak Harga 0,5 Gram hingga 1 Kilogram

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID — Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali bergerak turun pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Berdasarkan pemantauan laman Logam Mulia pada pukul 09.29 WIB, harga emas Antam turun Rp14.000 per gram menjadi Rp2.581.000.

Sehari sebelumnya, harga emas Antam masih berada di level Rp2.595.000 per gram.

Penurunan juga terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback. Harga buyback emas Antam tercatat sebesar Rp2.391.000 per gram.

Pergerakan harga tersebut menjadi perhatian bagi masyarakat yang tengah memantau harga emas, baik untuk kebutuhan investasi maupun transaksi jual beli emas batangan.

Namun, harga emas Antam bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pembaruan harga pada laman resmi Logam Mulia.

Daftar Harga Emas Antam

Berikut harga dasar emas batangan Antam berdasarkan berat pada Kamis:

Berat Harga Dasar
0,5 gram Rp1.340.500
1 gram Rp2.581.000
2 gram Rp5.102.000
3 gram Rp7.628.000
5 gram Rp12.680.000
10 gram Rp25.305.000
25 gram Rp63.137.000
50 gram Rp126.195.000
100 gram Rp252.312.000
250 gram Rp630.515.000
500 gram Rp1.260.820.000
1.000 gram Rp2.521.600.000

Ketentuan Pajak Transaksi Emas Antam

Selain harga jual dan buyback, transaksi emas Antam juga memiliki ketentuan perpajakan.

Untuk transaksi buyback dengan nilai lebih dari Rp10 juta, dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen.

Pajak tersebut dipotong langsung dari nilai transaksi saat proses buyback dilakukan.

Sementara itu, pembelian emas Antam dikenakan PPh sebesar 0,25 persen dari harga dasar yang tercantum pada laman resmi.

Dengan demikian, harga yang dibayarkan pembeli perlu memperhitungkan ketentuan pajak tersebut.

Begitu pula hasil transaksi buyback di atas batas yang ditentukan akan mengalami pemotongan sesuai ketentuan pajak yang berlaku.

Bagi masyarakat yang hendak membeli maupun menjual kembali emas Antam, pembaruan harga sebaiknya diperiksa sebelum transaksi karena harga emas dapat berubah sewaktu-waktu.(*)




Satpol PP Dituntut Sigap, DPRD Kota Jambi Soroti Armada dan Dukungan Operasional

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Keterbatasan armada patroli menjadi salah satu persoalan yang disoroti DPRD Kota Jambi dalam pelaksanaan tugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

DPRD menilai keterbatasan sarana operasional dapat memengaruhi mobilitas petugas, terutama ketika harus merespons laporan masyarakat atau melakukan penertiban di sejumlah titik.

Anggota Komisi I DPRD Kota Jambi, Azhar, S.E., mendorong Pemerintah Kota Jambi mengevaluasi kembali kebutuhan operasional Satpol PP.

Evaluasi tersebut mencakup armada, perlengkapan pendukung hingga anggaran pengawasan dan penegakan peraturan daerah (perda).

Menurut Azhar, Satpol PP memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu perangkat daerah yang bertugas memastikan perda dan peraturan kepala daerah dapat diterapkan di lapangan.

“Satpol PP ini merupakan ujung tombak pemerintah daerah dalam penegakan perda. Karena itu, jangan sampai petugas dibebani tugas yang besar, tetapi dukungan anggaran dan fasilitas operasionalnya masih terbatas,” ujar Azhar.

Persoalan fasilitas operasional tersebut mencuat dalam rapat dengar pendapat yang membahas pelaksanaan tugas dan kebutuhan Satpol PP di lapangan.

Azhar secara khusus menyoroti ketersediaan kendaraan operasional.

Menurutnya, armada patroli menjadi bagian penting dalam menunjang kecepatan petugas ketika menerima pengaduan atau menemukan dugaan pelanggaran ketertiban umum.

“Kalau armada terbatas, tentu mobilitas petugas juga ikut terbatas. Padahal laporan dari masyarakat bisa datang kapan saja dan membutuhkan respons yang cepat,” katanya.

Karena itu, DPRD meminta kebutuhan armada tidak hanya dilihat dari jumlah kendaraan yang tersedia, tetapi juga dibandingkan dengan luas wilayah pengawasan serta beban tugas Satpol PP di Kota Jambi.

Azhar menegaskan penguatan Satpol PP tidak cukup dilakukan dengan sekadar menambah anggaran.

Menurutnya, alokasi anggaran harus disusun berdasarkan kebutuhan operasional yang benar-benar dihadapi petugas.

“Yang kita dorong bukan hanya penambahan anggaran, tetapi anggaran itu harus disesuaikan dengan kebutuhan nyata di lapangan. Fasilitas yang diberikan juga harus mampu menunjang tugas mereka,” tegasnya.

Dukungan tersebut, lanjut Azhar, diperlukan agar kegiatan pengawasan dan penertiban dapat dilakukan secara lebih optimal.

Ia juga mengingatkan bahwa tugas Satpol PP tidak terbatas pada penindakan pelanggaran perda.

Keberadaan mereka berkaitan dengan upaya pemerintah daerah menjaga ketertiban umum, keamanan lingkungan, serta kondisi kota agar tetap tertata.

DPRD berharap kebutuhan operasional Satpol PP menjadi salah satu pertimbangan dalam penyusunan APBD Kota Jambi mendatang.

Azhar menilai dukungan anggaran yang memadai akan memberikan ruang bagi Satpol PP untuk menjalankan pengawasan dan penegakan perda secara lebih konsisten.

“Kita berharap ini menjadi perhatian Pemkot dalam penyusunan anggaran ke depan. Kalau sarana dan anggarannya cukup, kita tentu berharap kinerja Satpol PP dalam menegakkan perda juga semakin optimal,” ujarnya.

DPRD Kota Jambi, kata Azhar, akan terus mendorong agar perangkat daerah yang berhubungan langsung dengan pelayanan dan ketertiban masyarakat mendapatkan dukungan sesuai kebutuhan.

“Intinya, kita ingin Satpol PP bisa bekerja maksimal. Pemerintah daerah harus memastikan mereka memiliki dukungan yang cukup untuk menjalankan tugas sesuai aturan,” pungkasnya.(*)