Kopi Kerinci Tembus Pasar Mesir, 19,2 Ton Dikirim Lewat Terminal Talang Duku

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komoditas unggulan asal Provinsi Jambi kembali mencatatkan capaian penting di pasar internasional.

Sebanyak 19,2 ton kopi robusta green bean asal Kerinci resmi diekspor ke Mesir melalui Terminal Petikemas Talang Duku, Jambi.

Pengiriman ini menjadi langkah nyata dalam memperluas jangkauan pasar kopi Jambi sekaligus memperkuat posisi produk lokal di perdagangan global yang semakin kompetitif.

Ekspor kopi ini difasilitasi oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi melalui IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Jambi, sebagai bagian dari dukungan terhadap pengembangan komoditas unggulan daerah.

Proses pengiriman turut dihadiri perwakilan Bea Cukai Jambi, pengurus HIPMI Provinsi Jambi, HIPMI Kota Sungai Penuh, serta sejumlah stakeholder terkait sektor perdagangan dan logistik.

Terminal Head Jambi IPC TPK, Wedhar Tani Aji S, menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen memberikan layanan logistik yang efisien dan terintegrasi untuk mendukung kegiatan ekspor dari Jambi.

“Ekspor kopi robusta Kerinci ini menunjukkan bahwa komoditas Jambi memiliki daya saing tinggi di pasar internasional. Kami berkomitmen mendukung pelaku usaha dengan layanan terminal yang andal agar proses ekspor berjalan lancar,” ujar Wedhar.

Menurutnya, keberhasilan ekspor ini tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pelaku usaha, pemerintah, asosiasi bisnis, hingga penyedia layanan kepelabuhanan.

Perwakilan BPD HIPMI Provinsi Jambi, Fadhillah Hasru, menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Pelindo Jambi yang telah mempermudah akses ekspor bagi pelaku usaha daerah.

Ia menilai, sinergi seperti ini menjadi faktor penting dalam membuka peluang pasar global bagi produk unggulan Jambi, khususnya kopi Kerinci yang kini mulai dikenal luas di luar negeri.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan IPC TPK Jambi. Kolaborasi ini membuka jalan bagi pelaku usaha daerah untuk menembus pasar internasional,” katanya.

Kopi robusta Kerinci dikenal memiliki karakter rasa yang kuat dan khas, menjadikannya salah satu komoditas unggulan dari Provinsi Jambi.

Dengan semakin terbukanya akses ekspor, produk ini dinilai berpotensi memperluas pangsa pasar di berbagai negara.

Terminal Petikemas Talang Duku sendiri terus berperan sebagai gerbang utama logistik ekspor-impor di Provinsi Jambi.

Keberadaan infrastruktur ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan volume perdagangan internasional.(*)




OJK Minta Korban Penipuan Investasi di Purwokerto Segera Melapor

PURWOKERTO, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengambil langkah cepat merespons munculnya kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang terjadi di wilayah Purwokerto, Jawa Tengah.

Lembaga pengawas sektor jasa keuangan tersebut memastikan penanganan kasus ini berjalan dan korban mendapat pendampingan.

OJK juga mengimbau masyarakat yang merasa dirugikan agar segera melapor melalui Kantor OJK Purwokerto atau kanal resmi seperti Kontak Konsumen OJK di nomor (021) 157, WhatsApp 081157157157, serta Aplikasi Portal Pelindungan Konsumen (APPK) melalui https://kontak157.ojk.go.id.

Kasus ini mencuat setelah sejumlah laporan menyebut adanya praktik investasi yang diduga tidak sesuai ketentuan, dengan terlapor merupakan mantan pegawai Bank Mandiri Taspen (Mantap) Kantor Cabang Purwokerto.

Sejumlah korban disebut-sebut tergiur dan menempatkan dana, bahkan sebagian menggunakan fasilitas pinjaman dari bank untuk mengikuti skema investasi tersebut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, OJK melalui fungsi perlindungan konsumen telah memanggil Direksi Bank Mantap untuk meminta klarifikasi dan penjelasan atas kasus yang terjadi.

OJK juga meminta pihak bank melakukan investigasi menyeluruh, termasuk pendataan korban, besaran kerugian, serta langkah pendampingan terhadap nasabah yang terdampak.

Selain itu, OJK turut menelusuri kemungkinan adanya korban dari bank lain di wilayah Purwokerto yang ikut terlibat dalam skema investasi tersebut.

Sebagai langkah percepatan penanganan, OJK berencana membuka Posko Pengaduan langsung di Kantor OJK Purwokerto.

Fasilitas ini disiapkan agar masyarakat dapat menyampaikan laporan secara lebih mudah dan cepat.

OJK juga telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mendalami dugaan tindak pidana dalam kasus tersebut.

OJK kembali mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan tinggi dalam waktu singkat tanpa risiko yang jelas.

Masyarakat diminta menerapkan prinsip “2L” sebelum berinvestasi, yakni:

Legal – memastikan lembaga atau produk investasi telah memiliki izin resmi dari OJK atau otoritas berwenang.
Logis – mewaspadai imbal hasil tidak wajar, terutama yang menjanjikan keuntungan tetap (fixed return) dalam waktu singkat.

OJK juga membuka ruang konsultasi bagi masyarakat yang ingin memastikan legalitas produk investasi melalui Kontak 157, WhatsApp resmi, maupun kantor OJK terdekat.(*)




BPBD Kota Jambi: Pencarian Korban Tenggelam Dilanjutkan Besok Pagi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Proses pencarian seorang pria bernama Hendra yang diduga terjatuh ke Sungai Batanghari di kawasan RT 02 Kelurahan Buluran Kenali, Kecamatan Telanai Pura, Kota Jambi, resmi dihentikan sementara pada Kamis malam 5 Juni 2026.

Penghentian sementara dilakukan sekitar malam hari setelah tim gabungan mempertimbangkan faktor keselamatan serta kondisi pencahayaan yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan penyisiran di aliran sungai.

Pencarian rencananya akan kembali dilanjutkan pada Sabtu pagi 6 Juni 2026 pukul 07.30 WIB dengan fokus di sekitar lokasi kejadian hingga aliran menuju kawasan Pasar Angso Duo.

Kepala BPBD Kota Jambi, Doni Sumatriadi, menjelaskan bahwa sejak laporan diterima, pihaknya langsung bergerak cepat berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait.

“Begitu laporan masuk, kami langsung berkoordinasi dengan Basarnas, Polairud, Polsek Telanai Pura, Danramil, Camat Telanai Pura, Lurah Buluran Kenali, serta masyarakat sekitar untuk melakukan pencarian,” ujar Doni Sumatriadi.

Ia menyebutkan, tim gabungan sempat melakukan penyisiran di sejumlah titik menggunakan perahu karet dan perahu mesin di sepanjang Sungai Batanghari.

Doni menegaskan bahwa keputusan menghentikan sementara operasi pencarian dilakukan demi keselamatan seluruh tim di lapangan.

“Kondisi sudah gelap dan arus sungai cukup sulit untuk dilakukan pencarian maksimal, sehingga diputuskan untuk dihentikan sementara dan dilanjutkan besok pagi,” jelasnya.

Dalam operasi pencarian tersebut, sejumlah unsur diterjunkan di lapangan,  dikerahkan sekitar 3 unit perahu karet, serta sejumlah penyelamam dari tim gabungan dan relawan.

Pencarian sebelumnya dilakukan menyisir area sekitar lokasi kejadian hingga ke arah hilir Sungai Batanghari.

Korban diketahui bernama Hendra, laki-laki yang berdomisili di RT 17 Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanai Pura.

Hingga saat ini, usia korban belum diketahui dan keberadaannya masih dalam pencarian.

Berdasarkan informasi awal, korban diduga terjatuh ke Sungai Batanghari saat sedang memancing di sekitar lokasi kejadian.

BPBD Kota Jambi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar Sungai Batanghari, terutama pada malam hari, mengingat kondisi arus dan minimnya penerangan di beberapa titik.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih belum membuahkan hasil dan akan kembali dilanjutkan pada pagi hari sesuai rencana tim gabungan.(*)




Libatkan Sejumlah Tim Penyelam, BPBD Kota Jambi dan Tim Masih Cari Warga Pematang Sulur yang Dikabarkan Tenggelam

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Seorang pria bernama Hendra dilaporkan diduga terjatuh ke aliran Sungai Batanghari saat sedang memancing di kawasan RT 02, Kelurahan Buluran Kenali, Kecamatan Telanai Pura, Kota Jambi, Kamis malam 4 Juni 2026 sekitar pukul 22.30 WIB.

Hingga saat ini, korban yang diketahui berjenis kelamin laki-laki tersebut masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Korban diketahui berdomisili di RT 17 Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanai Pura. Usia korban belum diketahui secara pasti.

Berdasarkan informasi awal di lapangan, korban diduga terjatuh ke Sungai Batanghari saat sedang memancing di sekitar lokasi kejadian.

Warga yang mengetahui peristiwa tersebut kemudian melaporkan kepada pihak berwenang.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti penyebab korban terjatuh ke sungai.

Kepala BPBD Kota Jambi, Doni Sumatriadi, menyampaikan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan berbagai unsur terkait untuk melakukan pencarian korban.

“Begitu laporan kami terima, langsung dilakukan koordinasi dengan Basarnas, Polairud, Polsek Telanai Pura, Danramil, Camat Telanai Pura, Lurah Buluran Kenali, serta masyarakat sekitar untuk membantu proses pencarian,” ujar Doni Sumatriadi.

Ia menjelaskan, tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi dengan menggunakan sejumlah perahu karet dan perahu mesin untuk menyisir area Sungai Batanghari.

Dalam proses pencarian tersebut, dikerahkan sekitar 3 unit perahu karet, serta sejumlah penyelam dari tim gabungan dan relawan.

Pencarian dilakukan menyusuri area sekitar lokasi kejadian hingga ke kawasan Pasar Angso Duo.

Doni Sumatriadi menambahkan bahwa pencarian sempat dihentikan sementara pada malam hari mengingat kondisi gelap dan faktor keselamatan tim di lapangan.

“Pencarian sementara dihentikan malam ini dan akan dilanjutkan kembali besok pagi pukul 07.30 WIB,” jelasnya.

Ia menegaskan, pencarian akan kembali difokuskan di sekitar lokasi kejadian hingga wilayah hilir Sungai Batanghari.

BPBD Kota Jambi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran Sungai Batanghari, terutama pada malam hari, mengingat kondisi arus dan minimnya penerangan di beberapa titik.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian dan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan oleh pihak berwenang.(*)




Skuad Bintang Grup G Piala Dunia 2026: De Bruyne, Salah, hingga Taremi

SEPUCUKJAMBI.ID – Grup G Piala Dunia 2026 menghadirkan persaingan menarik antara empat negara dengan karakter permainan yang berbeda.

Belgia, Mesir, Iran, dan Selandia Baru sama-sama membawa skuad dengan kombinasi pemain berpengalaman di Eropa serta talenta lokal yang siap bersaing di level tertinggi.

Dari nama-nama besar seperti Kevin De Bruyne, Mohamed Salah, hingga Mehdi Taremi, grup ini diprediksi akan menyajikan pertandingan yang penuh strategi, intensitas, dan kejutan.

Belgia: Generasi Emas yang Masih Sangat Berbahaya

Belgia tetap menjadi salah satu tim paling berbahaya di Grup G.

Belgia tetap menjadi salah satu tim paling berbahaya di Grup G.

Di sektor penjaga gawang, mereka masih mengandalkan salah satu kiper terbaik dunia, Thibaut Courtois (Real Madrid), didukung Senne Lammens (Manchester United) dan Mike Penders (Strasbourg).

Lini belakang Belgia diisi pemain berpengalaman seperti Timothy Castagne (Fulham), Thomas Meunier (Lille), serta Arthur Theate (Eintracht Frankfurt). Kehadiran Zeno Debast (Sporting CP) dan Maxim De Cuyper (Brighton) memberi regenerasi yang cukup kuat.

Di lini tengah, Belgia masih bertumpu pada kreativitas Kevin De Bruyne (Napoli), didukung Youri Tielemans (Aston Villa) dan Amadou Onana (Aston Villa) yang memberikan keseimbangan antara kreativitas dan kekuatan fisik.

Sektor depan menjadi salah satu yang paling menakutkan dengan nama-nama seperti Romelu Lukaku (Napoli), Jeremy Doku (Manchester City), Charles De Ketelaere (Atalanta), hingga Leandro Trossard (Arsenal). Belgia masih dianggap favorit utama di grup ini.

Mesir: Bertumpu pada Mohamed Salah dan Generasi Lokal

Mesir kembali mengandalkan kombinasi pemain lokal dan bintang Eropa.

Mesir kembali mengandalkan kombinasi pemain lokal dan bintang Eropa.

Di posisi kiper, ada Mohamed El Shenawy (Al Ahly) yang menjadi andalan utama.

Lini belakang Mesir didominasi pemain dari liga domestik seperti Mohamed Hany (Al Ahly) dan Ahmed Fatouh (Zamalek) yang dikenal disiplin dalam bertahan.

Di lini tengah, Mesir memiliki banyak pemain aktif seperti Emam Ashour (Al Ahly) dan Marwan Ateya (Al Ahly) yang menjadi pengatur ritme permainan.

Namun kekuatan utama Mesir tetap berada di lini depan. Mohamed Salah (Liverpool) menjadi pusat serangan, didukung Omar Marmoush (Manchester City) yang semakin berkembang di Eropa.

Kehadiran pemain muda seperti Hamza Abdelkarim (Barcelona) juga memberi harapan baru.

Iran: Solid, Taktis, dan Selalu Menyulitkan

Iran dikenal sebagai tim yang sangat terorganisir dengan pertahanan kuat.

Iran dikenal sebagai tim yang sangat terorganisir dengan pertahanan kuat.

Di bawah mistar, ada Alireza Beiranvand (Tractor FC) yang sudah berpengalaman di level internasional.

Lini belakang Iran diisi pemain seperti Hossein Kanaani (Persepolis) dan Ramin Rezaeian (Foolad FC) yang menjadi tulang punggung pertahanan.

Di lini tengah, Iran memiliki pemain berpengalaman seperti Saeid Ezatolahi (Shabab Al Ahli) dan Saman Ghoddos (Kalba FC) yang berperan dalam transisi permainan.

Sementara di lini depan, Iran mengandalkan Mehdi Taremi (Olympiakos) sebagai ujung tombak utama, didukung Mohammad Mohebi (Rostov) dan Alireza Jahanbakhsh (FC Dender). Iran dikenal sebagai tim yang sulit dikalahkan karena disiplin taktiknya.

Selandia Baru: Underdog dengan Semangat Tinggi

Selandia Baru datang sebagai tim non-unggulan, namun memiliki organisasi permainan yang cukup rapi.

Selandia Baru datang sebagai tim non-unggulan, namun memiliki organisasi permainan yang cukup rapi.

Di posisi kiper, ada Max Crocombe (Millwall) dan Alex Paulsen (Lechia Gdansk).

Lini belakang mereka diperkuat pemain seperti Michael Boxall (Minnesota United) dan Liberato Cacace (Wrexham) yang memberikan stabilitas pertahanan.

Di lini tengah, Selandia Baru mengandalkan Marko Stamenic (Swansea) dan Joe Bell (Viking FK) yang menjadi penghubung antar lini.

Sementara di lini depan, mereka memiliki striker andalan Chris Wood (Nottingham Forest) yang menjadi tumpuan utama dalam mencetak gol, didukung Ben Waine (Port Vale) dan Kosta Barbarouses (Western Sydney Wanderers).

Analisis Grup G Piala Dunia 2026

Grup G menghadirkan empat karakter permainan yang berbeda:

  • Belgia: kualitas individu tinggi dan skuad berpengalaman
  • Mesir: bertumpu pada Mohamed Salah dan serangan cepat
  • Iran: disiplin, defensif, dan sangat taktis
  • Selandia Baru: underdog dengan semangat juang tinggi

Belgia tetap menjadi favorit utama untuk lolos. Namun Mesir bisa menjadi ancaman serius jika Salah dalam performa terbaik.

Iran selalu berbahaya dalam turnamen besar, sementara Selandia Baru berpotensi mencuri poin lewat permainan disiplin dan fisik.(*)




Belanda Paling Diunggulkan di Grup F, Ini Komposisi Lengkap Skuad Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Grup F Piala Dunia 2026 menjadi salah satu grup yang paling menarik perhatian karena dihuni oleh empat tim dengan karakter permainan yang sangat berbeda.

Belanda, Jepang, Swedia, dan Tunisia sama-sama membawa komposisi skuad yang solid.

Berisi kombinasi pemain muda berbakat dan pemain berpengalaman yang sudah matang di level Eropa maupun dunia.

Belanda: Kedalaman Skuad dan Kualitas Individu yang Merata

Belanda kembali tampil sebagai salah satu tim dengan skuad paling seimbang di Eropa.

Belanda kembali tampil sebagai salah satu tim dengan skuad paling seimbang di Eropa.

Di sektor penjaga gawang, mereka memiliki Bart Verbruggen (Brighton) yang mulai menjadi pilihan utama, serta Mark Flekken (Bayer Leverkusen) dan Robin Roefs (Sunderland) sebagai pelapis.

Lini belakang Belanda terlihat sangat kokoh dengan nama besar seperti Virgil van Dijk (Liverpool) sebagai pemimpin pertahanan.

Ia didukung oleh Nathan Aké (Manchester City), Denzel Dumfries (Inter Milan), serta generasi baru seperti Jorrel Hato (Chelsea) dan Jurrien Timber (Arsenal).

Di lini tengah, Belanda memiliki kombinasi kreativitas dan fisik melalui Frenkie de Jong (Barcelona), Ryan Gravenberch (Liverpool), Teun Koopmeiners (Juventus), hingga Tijjani Reijnders (Manchester City).

Sementara di lini depan, Belanda dikenal memiliki banyak opsi tajam seperti Cody Gakpo (Liverpool), Memphis Depay (Corinthians), Donyell Malen (Roma), hingga Noa Lang (Galatasaray).

Kedalaman skuad ini membuat Belanda menjadi salah satu favorit kuat di grup ini.

Jepang: Generasi Emas yang Semakin Matang di Eropa

Jepang datang dengan skuad yang semakin kuat dan berpengalaman di level klub top Eropa.

Jepang datang dengan skuad yang semakin kuat dan berpengalaman di level klub top Eropa.

Di posisi kiper, Zion Suzuki (Parma) menjadi salah satu nama yang diproyeksikan sebagai masa depan tim.

Lini pertahanan Jepang diperkuat oleh pemain-pemain seperti Takehiro Tomiyasu (Ajax), Hiroki Ito (Bayern Munich), dan Ko Itakura (Ajax) yang dikenal disiplin dan konsisten.

Di lini tengah, Jepang memiliki banyak pemain kreatif dan dinamis seperti Wataru Endo (Liverpool), Daichi Kamada (Crystal Palace), Ritsu Doan (Eintracht Frankfurt), hingga Takefusa Kubo (Real Sociedad) yang menjadi motor serangan utama.

Di lini depan, Jepang mengandalkan kecepatan dan efektivitas melalui Daizen Maeda (Celtic) dan Ayase Ueda (Feyenoord). Jepang kerap disebut sebagai tim yang bisa memberikan kejutan di turnamen besar.

Swedia: Kekuatan Fisik dan Lini Depan yang Mematikan

Swedia dikenal sebagai tim dengan kekuatan fisik dan organisasi permainan yang rapi.

Swedia dikenal sebagai tim dengan kekuatan fisik dan organisasi permainan yang rapi.

Di bawah mistar, ada Viktor Johansson (Stoke City) yang menjadi andalan.

Di lini belakang, Swedia memiliki pemain berpengalaman seperti Victor Lindelof (Aston Villa), Isak Hien (Atalanta), dan Emil Holm (Bologna) yang memberikan stabilitas pertahanan.

Lini tengah Swedia diisi generasi muda seperti Lucas Bergvall (Tottenham Hotspur) dan Yasin Ayari (Brighton) yang membawa energi baru dalam permainan.

Namun kekuatan utama Swedia terletak pada lini depan. Duet Alexander Isak (Liverpool) dan Viktor Gyökeres (Arsenal) menjadi salah satu kombinasi striker paling berbahaya di Eropa saat ini.

Ditambah Anthony Elanga (Newcastle United), Swedia punya kecepatan dan penyelesaian akhir yang sangat berbahaya.

Tunisia: Kolektivitas dan Disiplin Jadi Senjata Utama

Tunisia mungkin tidak memiliki banyak nama besar, tetapi mereka dikenal sebagai tim yang solid secara kolektif.

Tunisia mungkin tidak memiliki banyak nama besar, tetapi mereka dikenal sebagai tim yang solid secara kolektif.

Di posisi penjaga gawang, terdapat Aymen Dahman (CS Sfaxien) dan Sabri Ben Hessen (Etoile Sahel).

Lini belakang Tunisia diperkuat oleh Montassar Talbi (Lorient) dan Dylan Bronn (Servette Geneva) yang menjadi tumpuan utama pertahanan.

Di lini tengah, Tunisia mengandalkan pemain berpengalaman seperti Ellyes Skhiri (Eintracht Frankfurt) serta Hannibal Mejbri (Burnley) yang memiliki kreativitas tinggi dalam membangun serangan.

Di lini depan, Tunisia mengandalkan pemain seperti Elias Achouri (FC Copenhagen) dan Elias Saad (Hannover 96) yang bekerja keras dan cepat dalam transisi serangan.

Analisis Grup F Piala Dunia 2026

Grup F menghadirkan empat gaya sepak bola yang berbeda:

  • Belanda: teknis, seimbang, dan penuh pemain bintang
  • Jepang: disiplin, cepat, dan sangat terorganisir
  • Swedia: fisik kuat dengan striker kelas dunia
  • Tunisia: kolektivitas tinggi dan permainan efektif

Belanda tetap menjadi unggulan utama, namun Jepang dan Swedia berpotensi memberikan tekanan serius.

Tunisia bisa menjadi tim “kuda hitam” yang menyulitkan lawan jika mampu bermain disiplin.

Grup ini diprediksi akan berlangsung ketat hingga laga terakhir karena tidak ada tim yang bisa dianggap benar-benar mudah dikalahkan.(*)




Polemik Lahan Muara Sabak, Pemprov Jambi Beberkan Bukti HPL dan Surat Resmi Kantor Pertanahan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi Jambi menegaskan bahwa lahan yang berada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan belakangan menjadi sorotan publik memiliki dasar hukum yang jelas melalui Sertifikat Hak Pengelolaan (HPL) yang diterbitkan negara.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul munculnya berbagai klaim dan tudingan terkait status kepemilikan tanah di wilayah Muara Sabak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Juru Bicara Pemerintah Provinsi Jambi yang juga menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi, Ariansyah, mengatakan bahwa Pemprov Jambi memiliki dua Sertifikat Hak Pengelolaan yang telah tercatat secara resmi.

Kedua sertifikat tersebut berada di Desa Kampung Singkep, Kecamatan Muara Sabak Barat dengan luas mencapai 1.876.060 meter persegi dan di Desa Sungai Itik, Kecamatan Sadu seluas 519.946 meter persegi.

Menurut Ariansyah, setiap pihak yang mengklaim kepemilikan atas suatu bidang tanah wajib membuktikannya melalui dokumen hukum yang sah berupa sertifikat yang diterbitkan oleh negara.

Ia menegaskan bahwa dasar kepemilikan tanah tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan informasi dalam aplikasi maupun dokumen yang tidak memiliki kekuatan hukum sebagai bukti hak atas tanah.

“Bukti kepemilikan tanah yang diakui adalah sertifikat resmi, bukan aplikasi,” tegasnya.

Ariansyah menjelaskan bahwa ketentuan tersebut merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 yang mengatur mengenai Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, dan Pendaftaran Tanah.

Dalam aturan tersebut, masyarakat yang masih memiliki bukti tanah berupa dokumen lama seperti girik, petuk, pipil maupun bukti hak adat diberikan waktu untuk melakukan pendaftaran dan memperoleh sertifikat resmi.

Menurutnya, masa transisi yang diberikan pemerintah berlangsung selama lima tahun sejak peraturan tersebut diterbitkan.

“Bukti tanah lama harus segera didaftarkan agar memperoleh legalitas yang sah. Setelah masa yang ditentukan berakhir, dokumen seperti girik, petuk, pipil maupun verponding tidak lagi menjadi bukti kepemilikan yang berdiri sendiri,” jelas Ariansyah.

Lebih lanjut, posisi hukum lahan milik Pemprov Jambi juga diperkuat oleh data resmi dari Kantor Pertanahan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Sebelumnya, melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), Pemerintah Provinsi Jambi mengajukan permohonan data terkait alas hak tanah menyusul adanya aktivitas pembukaan lahan pada sebagian kawasan yang berada di atas HPL Nomor 03 Tahun 2007 di Kelurahan Kampung Singkep.

Permohonan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Tanjung Jabung Timur melalui surat resmi Nomor IP.01/152-16.07/IV/2025 yang ditandatangani Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Egi Metri Wilda.

Dalam surat tersebut disebutkan bahwa berdasarkan data yang dimiliki Kantor Pertanahan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, tidak ditemukan adanya hak atas tanah lain yang terbit di atas Sertifikat Hak Pengelolaan milik Pemerintah Provinsi Jambi.

Keterangan tersebut menjadi salah satu dasar yang memperkuat posisi hukum kepemilikan lahan oleh Pemerintah Provinsi Jambi.

Dengan adanya sertifikat resmi yang diterbitkan negara serta dukungan data dari instansi pertanahan, Pemprov Jambi menegaskan bahwa status lahan yang saat ini menjadi polemik memiliki landasan hukum yang jelas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pemerintah Provinsi Jambi juga memastikan seluruh proses administrasi terkait pengelolaan lahan tersebut telah dijalankan sesuai prosedur dan mekanisme yang berlaku.(*)




Sinsen Perkuat Komunitas Honda Scoopy Lewat Event Couple Ride yang Penuh Inspirasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Scoopy Your Mode Your Ride yang digelar PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen), Main Dealer Honda Provinsi Jambi, di Café Ruang Rimbun, Danau Teluk, Minggu (31/5/2026).

Kegiatan ini menghadirkan pengalaman berbeda bagi para pengguna Honda Scoopy dengan menggabungkan unsur gaya hidup, kreativitas, dan keselamatan berkendara dalam satu rangkaian acara yang menarik.

Mengusung tema Couple Ride, event tersebut mempertemukan komunitas dan pengguna setia Honda Scoopy dari berbagai kalangan untuk menikmati waktu berkualitas bersama pasangan sekaligus memperkuat ikatan antaranggota komunitas.

Assistant Manager Marketing Communication Sinsen, Frank Setia, mengatakan bahwa Honda Scoopy hadir bukan hanya sebagai kendaraan harian, tetapi juga menjadi bagian dari identitas dan gaya hidup penggunanya.

Menurutnya, melalui kegiatan ini Honda ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan konsumen, sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk mengekspresikan diri dalam suasana yang menyenangkan.

“Melalui kegiatan ini, peserta dapat menikmati momen kebersamaan bersama pasangan, membangun relasi baru, sekaligus menyalurkan kreativitas melalui berbagai aktivitas yang telah disiapkan,” ujarnya.

Sebelum memasuki acara utama, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti sesi edukasi keselamatan berkendara di Safety Riding Centre Honda Sinsen Pal 6.

Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik berkendara yang aman, penggunaan perlengkapan keselamatan, hingga pemahaman terhadap potensi risiko saat berada di jalan raya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan city rolling menuju lokasi acara di Café Ruang Rimbun. Konvoi berlangsung tertib dengan tetap mengedepankan prinsip keselamatan berkendara yang menjadi kampanye utama Honda kepada seluruh pengguna sepeda motor.

Sesampainya di lokasi, peserta langsung disuguhkan berbagai aktivitas interaktif yang mengundang antusiasme.

Salah satunya Couple Totebag Challenge, sebuah kompetisi kreatif yang mengajak pasangan mendesain totebag sesuai karakter dan gaya masing-masing.

Nuansa santai semakin terasa saat peserta menikmati picnic lunch di area terbuka yang dikelilingi pepohonan rindang.

Momen tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk bersantai sekaligus mempererat hubungan dengan pasangan maupun sesama anggota komunitas.

Keseruan berlanjut melalui Love Letter Challenge. Dalam sesi ini, para peserta diminta menuliskan pesan spesial untuk pasangan mereka.

Aktivitas sederhana tersebut justru menjadi salah satu momen paling berkesan karena menghadirkan suasana penuh kehangatan dan kebahagiaan.

Salah satu peserta, Sist Icha, mengaku sangat menikmati konsep acara yang dinilai berbeda dari kegiatan komunitas otomotif pada umumnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan bersama pasangan sekaligus berbagi pengalaman dengan sesama pengguna Honda Scoopy.

“Acara seperti ini sangat menyenangkan karena memberikan pengalaman baru, menambah teman, dan menjadi ajang refreshing bersama pasangan. Semoga kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan ke depannya,” katanya.

Melalui penyelenggaraan Scoopy Your Mode Your Ride, Sinsen berharap dapat terus menghadirkan kegiatan yang inspiratif bagi pengguna Honda Scoopy di Jambi.

Selain memperkuat ikatan komunitas, kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa Honda Scoopy terus berkembang sebagai kendaraan yang dekat dengan gaya hidup generasi muda, fashionable, kreatif, dan selalu relevan dengan tren masa kini.(*)




Sekolah Rakyat Kota Jambi Capai 70 Persen, Mensos Pastikan Tampung 1.080 Siswa Keluarga Miskin

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jambi, Jumat 5 Juni 2026 , untuk meninjau perkembangan program Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu prioritas nasional dalam peningkatan akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu.

Dalam agenda tersebut, Mensos yang akrab disapa Gus Ipul didampingi Gubernur Jambi Al Haris dan Wali Kota Jambi Maulana.

Rombongan meninjau kegiatan belajar di Sekolah Rakyat Sentra Alyatama serta melihat langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Kota Jambi yang berlokasi di Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo.

Saat memberikan keterangan, Gus Ipul menegaskan bahwa peserta didik Sekolah Rakyat diprioritaskan berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi paling rentan.

Program ini tidak mengutamakan prestasi akademik, melainkan memberikan kesempatan pendidikan berkualitas bagi anak-anak yang selama ini memiliki keterbatasan akses.

Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Dengan konsep sekolah berasrama, para siswa mendapatkan pendampingan penuh selama 24 jam serta fasilitas belajar yang dirancang untuk mendukung perkembangan akademik dan karakter.

“Program ini diperuntukkan bagi keluarga yang benar-benar membutuhkan. Anak-anak mereka berhak mendapatkan lingkungan pendidikan yang baik agar memiliki masa depan yang lebih cerah,” ujar Gus Ipul.

Ia menjelaskan, saat ini Sekolah Rakyat telah beroperasi di 166 lokasi yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Program tersebut melayani jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP hingga SMA dan terus melakukan perekrutan tenaga pendidik maupun tenaga pendukung.

Dalam kunjungannya ke Jambi, Mensos mengaku senang melihat perkembangan para siswa yang telah mengikuti proses pembelajaran selama hampir satu tahun.

Ia menilai perubahan positif terlihat dari tingkat kepercayaan diri, kedisiplinan, kesehatan hingga kenyamanan siswa selama berada di lingkungan sekolah.

Tak hanya itu, Gus Ipul juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kota Jambi yang dinilai aktif mendukung realisasi program tersebut.

Menurutnya, keberhasilan Sekolah Rakyat membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian, serta berbagai lembaga terkait.

Sementara itu, pembangunan Sekolah Rakyat Kota Jambi di kawasan Bagan Pete dilaporkan telah mencapai sekitar 70 persen.

Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan konstruksi dapat diselesaikan pada akhir Juni 2026.

Jika sesuai jadwal, sekolah tersebut akan mulai digunakan pada tahun ajaran baru dan mampu menampung hingga 1.080 peserta didik dari tingkat SD, SMP, dan SMA.

Mayoritas siswa yang diterima berasal dari keluarga kurang mampu yang telah melalui proses verifikasi berlapis oleh pemerintah daerah dan Badan Pusat Statistik (BPS).

Wali Kota Jambi Maulana mengatakan proses penjaringan calon siswa terus berjalan.

Untuk jenjang SMP dan SMA, tahapan verifikasi lapangan bahkan telah dilakukan hingga ke tempat tinggal calon peserta didik guna memastikan penerima manfaat berasal dari kelompok masyarakat yang benar-benar berhak.

“Kami memastikan siswa yang diterima berasal dari keluarga miskin sesuai kriteria yang telah ditetapkan pemerintah,” kata Maulana.

Ia berharap pembangunan Sekolah Rakyat Bagan Pete dapat selesai tepat waktu sehingga seluruh siswa yang saat ini belajar di Sentra Alyatama dapat segera menempati fasilitas baru yang lebih representatif.

Selain melayani warga Kota Jambi, sekolah tersebut nantinya juga berpotensi menerima peserta didik dari daerah lain di Provinsi Jambi, termasuk anak-anak dari komunitas Suku Anak Dalam (SAD) yang membutuhkan akses pendidikan.

Di sisi lain, Gubernur Jambi Al Haris menyambut positif pembangunan Sekolah Rakyat sebagai peluang besar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak.

Ia mengungkapkan bahwa selain Kota Jambi dan Tanjung Jabung Timur, sejumlah daerah lain seperti Sungai Gelam, Batanghari, Bungo, Tebo, Merangin, dan Sarolangun juga sedang mempersiapkan pembangunan Sekolah Rakyat.

Pemerintah Provinsi Jambi berharap program tersebut mampu menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka jalan bagi generasi muda untuk keluar dari lingkaran kemiskinan melalui pendidikan yang lebih baik.(*)




Maulana Pastikan Penerima Manfaat Tepat Sasaran, Seleksi Siswa Sekolah Rakyat Dilakukan Hingga ke Rumah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Maulana memastikan program Sekolah Rakyat di Kota Jambi terus berjalan sesuai target.

Bahkan, pembangunan Sekolah Rakyat yang berlokasi di Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo, kini telah mencapai sekitar 70 persen dan ditargetkan rampung pada akhir Juni 2026.

Komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam menghadirkan akses pendidikan berkualitas bagi keluarga kurang mampu itu mendapat perhatian langsung dari Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf yang melakukan kunjungan kerja ke Jambi, Jumat (5/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Mensos Saifullah Yusuf bersama Gubernur Jambi Al Haris meninjau Sekolah Rakyat Sentra Alyatama dan melihat secara langsung perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat Kota Jambi yang dipersiapkan menjadi pusat pendidikan berasrama bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Wali Kota Maulana mengatakan saat ini proses penjaringan calon peserta didik terus dilakukan secara ketat agar program tersebut benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, untuk jenjang SMP dan SMA, tim telah melakukan verifikasi hingga ke rumah calon siswa guna memastikan seluruh penerima manfaat berasal dari keluarga yang masuk kategori kurang mampu.

“Kami memastikan siswa yang diterima benar-benar berasal dari keluarga miskin sesuai kriteria yang telah ditetapkan pemerintah. Verifikasi dilakukan langsung ke lapangan agar program ini tepat sasaran,” ujar Maulana.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Jambi tidak hanya fokus pada pembangunan fisik sekolah, tetapi juga memastikan proses seleksi peserta didik berjalan transparan dan akuntabel.

Saat ini, kata Maulana, tantangan terbesar berada pada penjaringan siswa tingkat sekolah dasar karena sebagian orang tua masih perlu diberikan pemahaman terkait sistem pendidikan berasrama yang diterapkan di Sekolah Rakyat.

Meski demikian, dirinya optimistis program tersebut akan mendapat dukungan penuh dari masyarakat karena manfaat yang diberikan sangat besar bagi masa depan anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Maulana berharap pembangunan Sekolah Rakyat Bagan Pete dapat selesai tepat waktu sehingga seluruh siswa yang saat ini belajar di Sentra Alyatama dapat segera menempati gedung baru yang lebih representatif dan modern.

Jika telah beroperasi penuh, Sekolah Rakyat Kota Jambi akan mampu menampung hingga 1.080 siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA.

Tidak hanya melayani warga Kota Jambi, sekolah tersebut juga diproyeksikan menjadi pusat pendidikan bagi peserta didik dari berbagai daerah di Provinsi Jambi, termasuk anak-anak dari komunitas Suku Anak Dalam (SAD) yang membutuhkan akses pendidikan yang lebih baik.

“Kami ingin memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi. Sekolah Rakyat ini menjadi salah satu solusi untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan,” tegas Maulana.

Dalam kesempatan itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Jambi yang dinilai aktif mendukung percepatan program Sekolah Rakyat.

Menurut Mensos, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor penting dalam mewujudkan program pendidikan yang berkualitas bagi keluarga miskin.

Ia juga mengungkapkan rasa senangnya melihat perkembangan para siswa yang saat ini mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Sentra Alyatama.

Perubahan positif terlihat dari tingkat kedisiplinan, kesehatan, hingga kepercayaan diri para peserta didik.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menyatakan dukungannya terhadap pengembangan Sekolah Rakyat di berbagai daerah di Provinsi Jambi sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membuka peluang yang lebih baik bagi generasi muda dari keluarga kurang mampu.

Dengan progres pembangunan yang terus berjalan dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Sekolah Rakyat Kota Jambi diharapkan dapat mulai beroperasi pada tahun ajaran baru mendatang serta menjadi harapan baru bagi ribuan anak dari keluarga prasejahtera di Provinsi Jambi.(*)