Catat! Mulai 24 Maret 2025, Kendaraan Angkutan Barang dan Batu Bara Dilarang Melintas di Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H dan menghadapi arus mudik 2025, mulai Senin, 24 Maret 2025, kendaraan angkutan barang dan batu bara dilarang beroperasi di seluruh wilayah Provinsi Jambi.

Kebijakan ini diterapkan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan arus lalu lintas, sekaligus mengurangi kemacetan di jalan-jalan utama.

Dirlantas Polda Jambi, Kombes Pol Dhafi, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil guna memberikan kelancaran bagi para pemudik yang akan melintasi Jambi selama periode libur lebaran.

Kebijakan ini hanya memberi pengecualian untuk kendaraan pengangkut bahan bakar minyak (BBM) dan sembako, yang tetap diperbolehkan melintas.

“Langkah ini diambil sebagai respons atas tingginya volume angkutan barang dan batu bara yang sering menyebabkan kepadatan lalu lintas,” kata dia.

“Dengan pembatasan ini, kami berharap arus mudik dan distribusi barang penting tetap berjalan lancar, tanpa terganggu kemacetan,” ujar Kombes Pol Dhafi.

Pemberlakuan larangan ini bertujuan untuk mengoptimalkan distribusi barang-barang kebutuhan pokok, serta menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Terlebih, angkutan berat sering menjadi penyebab kemacetan parah di beberapa titik di Provinsi Jambi.

“Penyelesaian ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, terutama pada jalan-jalan yang rawan macet akibat angkutan barang berat,” tambahnya.

Polda Jambi juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi menjaga kelancaran perjalanan dan keselamatan bersama.

Masyarakat diharapkan untuk terus memantau informasi terbaru mengenai kebijakan ini dan mengikuti arahan dari pihak berwenang terkait pengaturan arus lalu lintas di Provinsi Jambi selama periode Lebaran 2025.

Kebijakan ini hanya berlaku sementara, khususnya selama periode Idul Fitri, dan diharapkan memberikan dampak positif bagi kelancaran perjalanan serta mengurangi gangguan akibat kemacetan.(*)




Pemkab Tebo Gelar Operasi Pasar, Stok Kebutuhan Pokok Aman

Muara Tebo, SEPUCUKJAMBI.ID – Mengantisipasi lonjakan harga jelang Idul Fitri 1446 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo melalui Dinas Perindagkop dan UMKM menggelar Operasi Pasar Murah di Taman Tanggo Rajo Pasar Muaro Tebo. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Bupati Tebo, Agus Rubiyanto (ARB), bersama Wakil Bupati Nazar Efendi dan Forkompinda Tebo meninjau langsung jalannya operasi pasar. ARB menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk komitmen Pemkab dalam menjaga ketersediaan bahan pokok serta menstabilkan harga di pasaran.

“Begitu harga melonjak, kita segera bergerak. Operasi pasar ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau,” ujar ARB.

Baca juga:  Dewas Perumda Tirta Muaro Tebo Dilantik, Bupati Agus Berharap Layanan Meningkat

Baca juga:  Sepekan Gas Melon di Tebo Sulit Dicari, Disperindag Tebo Pastikan Tetap Aman

Pantauan di Pasar Tanjung Bungur Muaro Tebo menunjukkan harga cabai, daging ayam, dan daging sapi masih stabil dan diperkirakan mencukupi hingga Lebaran.

“Stok daging ayam dan sapi masih aman, sehingga untuk sementara belum diperlukan operasi pasar tambahan,” tambahnya.

Operasi Pasar Murah ini menawarkan berbagai kebutuhan pokok seperti beras SPHP, minyak goreng, telur ayam ras, tepung terigu, gula pasir, dan susu kental manis dengan harga lebih rendah dari pasaran. Untuk pembelian gas elpiji bersubsidi, warga diwajibkan melampirkan fotokopi KTP dan KK.

Dengan adanya operasi pasar ini, Pemkab Tebo berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dan lonjakan harga menjelang Lebaran bisa ditekan.(*)




Arus Mudik 2025: Jembatan Bailey di Sumatera Mulai Padat

Muara Bungo, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, arus mudik di Jalan Lintas Sumatera terus mengalami peningkatan, terutama di Jembatan Bailey yang menghubungkan Provinsi Sumatera Barat dengan Jambi. Jembatan darurat ini mulai digunakan sejak 8 Maret 2025, setelah akses sebelumnya terputus akibat kerusakan pada 2 Maret 2025.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa kendaraan pribadi pemudik mulai memadati jembatan tersebut. Untuk menjaga kelancaran lalu lintas, pihak kepolisian bersama warga setempat memberlakukan sistem buka-tutup, mengingat kapasitas jembatan Bailey yang terbatas.

“Kami sangat bersyukur atas pemasangan jembatan Bailey ini. Kalau tidak ada jembatan ini, kami terpaksa harus memutar lewat jalur alternatif yang lebih jauh. Walaupun ada sistem buka-tutup, setidaknya perjalanan kami menjadi lebih lancar,” ujar Edi, salah satu pemudik yang melintas.

Pihak Balai PUPR tampak terus memantau kondisi jembatan, meskipun belum memberikan keterangan resmi mengenai langkah-langkah selanjutnya untuk infrastruktur tersebut. Sementara itu, guna menjaga keamanan dan kelayakan jembatan, Polres Bungo menetapkan aturan ketat bagi kendaraan yang melintas. Kendaraan dengan berat lebih dari 20 ton dilarang melewati jembatan Bailey dan diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif melalui Solok Selatan atau Kerinci.

Baca juga:  Longsor Ancam Akses Dusun Tapiandanto Bungo, Jalan Tinggal 1 Meter!

Baca juga:  Warga Sei Pinang Hanyut di Sungai Batang Bungo, Pencarian Masih Berlangsung

Dengan semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri, arus mudik diprediksi akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan. Para pemudik diimbau untuk tetap berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan serta kelancaran perjalanan menuju kampunghalaman.

 




Moody’s Pertahankan Peringkat Kredit Indonesia, Ekonomi Tetap Stabil

Jakarta, SepucukJambi.id – Lembaga pemeringkat kredit internasional Moody’s Investors Service kembali menegaskan Sovereign Credit Rating (SCR) Republik Indonesia pada level Baa2 dengan outlook stabil. Keputusan ini mencerminkan kepercayaan global terhadap ketahanan ekonomi nasional, di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, menegaskan bahwa keputusan Moody’s merupakan bukti bahwa kebijakan ekonomi Indonesia tetap solid dan mampu menjaga stabilitas sektor keuangan.

“Ini adalah bukti bahwa kebijakan yang kita jalankan secara konsisten mampu menjaga stabilitas di tengah dinamika global. Kami berharap hasil tinjauan berkala Moody’s ini semakin meningkatkan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia,” ujar Mahendra.

Baca juga:  OJK Jambi: Sektor Jasa Keuangan Stabil, Kredit Perbankan Tumbuh 8%

Baca juga:  OJK Terbitkan Kebijakan Buyback Saham

Faktor Penguatan Ekonomi Indonesia

Moody’s menyoroti sejumlah faktor yang mendukung ketahanan ekonomi Indonesia, antara lain:
✅ Keunggulan sumber daya alam dan bonus demografis yang menopang pertumbuhan jangka panjang.
✅ Permintaan domestik yang kuat, terutama dari konsumsi rumah tangga dan investasi.
✅ Kebijakan fiskal yang fleksibel dan upaya pendalaman pasar keuangan.
✅ Daya saing sektor manufaktur dan komoditas yang semakin meningkat.

Dengan kombinasi faktor-faktor ini, ekonomi Indonesia diproyeksikan akan terus tumbuh pada tahun 2025 dan 2026, menciptakan peluang bagi investor dan pelaku bisnis.

OJK Perkuat Stabilitas Keuangan

Sebagai regulator, OJK terus menjalankan program prioritas untuk memastikan ekosistem jasa keuangan yang sehat, inklusif, dan berdaya saing. Sinergi dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dan Pemerintah juga akan terus diperkuat guna mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang sejalan dengan program Asta Cita.

“Kepercayaan investor dan pasar adalah modal utama kita dalam melangkah ke depan,” tambah Mahendra.

Dengan stabilitas ekonomi yang terus dijaga dan kebijakan yang konsisten, Indonesia semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu negara dengan prospek pertumbuhan yang menjanjikan di kawasan.(*)




Posko Mudik dan Tanggap Bencana BPJN Jambi Siap Layani Pemudik 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Posko mudik tanggap bencana yang disiapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui BPJN Jambi menunjukkan kesiapan dalam menghadapi arus mudik 2025.

Terlihat pada Sabtu (22/3/2025), posko PPK 1.1 di batas Kabupaten Tanjabbar – Simpang Tuan ramai dikunjungi pengguna jalan.

Posko berwarna hijau, kuning, dan putih ini mudah ditemukan di sepanjang jalan lintas timur Sumatera.

Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1, Djoko, posko mulai beroperasi pada H-10, yakni sejak 22 Maret hingga 8 April 2025 mendatang.

“Fasilitas di posko sudah kami siapkan untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan, seperti kasur, air mineral, takjil, serta toilet dan tempat salat,” ujar Djoko.

Selain itu, posko ini juga dilengkapi dengan alat berat untuk menangani kejadian tak terduga seperti longsor dan banjir yang sering melanda ruas PPK 1.1, yang mencakup Simpang Tuan, Batas Tanjabbar, Merlung, hingga Batas Riau.

“Kami menyiagakan alat berat seperti Vibro, Pick Up, Stemper, dan alat lainnya yang dapat digeser dari ruas 1.3,” tambahnya.

Seorang pengguna jalan, Ronaldo, mengungkapkan rasa puasnya dengan keberadaan posko Kementerian PU ini.

“Posko ini mudah ditemukan dengan warna hijau dan kuning. Saya langsung beristirahat di sini, apalagi ada kasur dan tempat parkir yang luas,” ungkap Ronaldo.

Sebelumnya, Kepala BPJN Wilayah Jambi, Ibnu Kurniawan, menyampaikan bahwa posko ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat istirahat bagi pemudik, tetapi juga sebagai titik pemantauan lalu lintas.

“Fungsi posko selain tempat istirahat, kami juga memantau lalu lintas yang menjadi kewenangan kami, serta menyiagakan alat berat untuk mengantisipasi bencana,” sebut Ibnu.

Sebaran posko mudik ini tersebar di berbagai lokasi strategis, di antaranya di Pal 10 Kota Jambi dan sebelum pintu tol Sebapo Muaro Jambi, serta di jalur Batanghari dari Bulian hingga Tugu Ikan.

“Kami juga mendirikan posko di Kabupaten Kerinci, tepatnya antara Siulak dan Lubuk Nanggodang, serta di Kota Sungai Penuh yang berbatasan dengan Tapan,” lanjut Ibnu.

Selain itu, posko ini juga dilengkapi dengan toilet dan tempat shalat, termasuk posko yang terletak di dekat jembatan Bailey di Kabupaten Bungo.

Di setiap posko, BPJN telah menyiapkan alat berat seperti Backhoe Loader, Vibro, Excavator, dan Dump Truck untuk mengantisipasi potensi bencana alam, seperti longsor di Kerinci dan Sungai Penuh.

“Posko sudah beroperasi dan kami pastikan seluruh anggota tim terus bekerja. Kami targetkan semua posko bisa berfungsi sepenuhnya hari ini (Jumat),” pungkas Ibnu Kurniawan. (*)




Polda Jambi Pastikan Stok dan Harga Bahan Pokok Stabil Menjelang Lebaran 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Pada hari ke-22 puasa Ramadhan 1446 H, Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jambi terus intensif melakukan pemantauan dan pengecekan, terhadap ketersediaan stok serta harga bahan pokok di pasar tradisional Angso Duo.

Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa, kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1446 H tetap terjaga dengan baik, baik dari sisi pasokan maupun harga.

Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jambi, AKBP Hernawan Rizky, mengungkapkan bahwa pengawasan ini bertujuan untuk mencegah lonjakan harga dan penimbunan barang.

Menjelang perayaan Lebaran, Polda Jambi memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok tetap stabil.

“Pengecekan harga dan stok ini akan terus dilakukan hingga H-8 Idul Fitri 1446 H untuk memastikan tidak ada kelangkaan atau kenaikan harga yang tidak wajar,” kata Hernawan Rizky.

Berdasarkan hasil pengecekan di pasar, berikut adalah harga bahan pokok yang terpantau:

– Cabe Merah: Rp 30.000,- hingga Rp 32.000,- per kilogram

– Cabe Hijau: Rp 24.000,- hingga Rp 26.000,- per kilogram

– Cabe Rawit: Rp 60.000,- hingga Rp 70.000,- per kilogram

– Cabe Geprek: Rp 90.000,- hingga Rp 100.000,- per kilogram

– Bawang Merah: Rp 34.000,- hingga Rp 36.000,- per kilogram

– Bawang Putih: Rp 38.000,- hingga Rp 40.000,- per kilogram

– Minyak Kita: Rp 15.700,- per liter

– Beras SPHP: Rp 63.000,- per 5 kg

– Telur Ayam Ras: Rp 1.600,- hingga Rp 1.800,- per butir

– Daging Beku: Rp 100.000,- hingga Rp 130.000,- per kilogram

Hernawan menegaskan bahwa ketersediaan bahan pokok seperti cabe, bawang, minyak goreng, beras, telur, dan daging beku saat ini masih aman dan harga tetap stabil selama bulan suci Ramadan.

Lebih lanjut, pada H-4 atau H-3 menjelang Lebaran, Polda Jambi bersama dengan Satgas Pangan Provinsi Jambi berencana melakukan sidak dan pemantauan langsung.

Ini dilakukan untuk memastikan tidak ada lonjakan harga serta ketersediaan bahan pokok yang mencukupi kebutuhan masyarakat saat Idul Fitri.(*)




Jelang Lebaran, Pemkot Jambi Pastikan Distribusi Bahan Pokok Lancar dan Harga Terkendali

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam upaya memastikan kestabilan harga, ketersediaan stok pangan dan juga sekaligus pengendalian inflasi di Kota Jambi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Pemkot Jambi yang dipimpin langsung Wali Kota dokter Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah pusat perbelanjaan dan gudang bahan pokok di kota Jambi, pada Sabtu pagi (22/3/2025).

Turut serta dalam Sidak itu, unsur Forkopimda, instansi terkait, Satgas Pangan dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah TPID) Kota Jambi.

Sidak kali ini dilakukan dibeberapa tempat pusat perbelanjaan dan gudang bahan pokok, yaitu di Pasar Tradisional Aur Duri, Indo Grosir dan Komplek Pergudangan Kastara Kecamatan Paal Merah Kota Jambi.

Usai Sidak itu, Wali Kota Maulana mengatakan, bahwa kondisi stok dan harga hingga pendistribusian bahan pokok pangan dalam keadaan baik dan stabil.

“Kami mengecek langsung mulai dari pasar tradisional, kebutuhan yang rutin dibutuhkan oleh masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri, seperti Daging, Ayam dan Telur, Alhamdulillah semua harganya dalam stabil tidak ada kenaikan,” ujarnya.

“Kemudian dari aspek permbumbuan, komoditi cabe rawit mengalami sedikit kenaikan. Namun seperti cabe merah kriting yang konsumsinya paling banyak harganya dalam kondisi stabil,” lanjutnya.

Sementara itu, untuk komoditi beras, gula dan minyak yang diprediksi akan naik konsumsinya menjelang hari Raya Idul Fitri di kota Jambi juga terpantau dalam kondisi stabil.

“Semuanya dari pantauan hari ini dalam kondisi stabil. Namun kami akan terus memantau melalui Satgas Pangan bersama TNI-Polri lengkap hingga Hari Raya Idul Fitri untuk memastikan semuanya aman dan tidak terjadi kenaikan harga,” jelas Maulana.

Wali Kota Maulana juga mengatakan, guna mendongkrak perputaran ekonomi melalui peningkatan belanja, Pemkot Jambi juga telah mencairkan gaji, THR beserta TPP ASN.

Yang diprediksi kurun waktu satu minggu kedepan peningkatan belanja dipusat perbelanjaan akan meningkat.

“Kami telah mencairkan gaji, THR, dan TPP ASN sebagai salah satu strategi untuk mendongkrak perputaran ekonomi di Kota Jambi. Dengan adanya pencairan ini, dalam kurun waktu satu minggu ke depan, kami memprediksi akan terjadi peningkatan signifikan dalam belanja masyarakat di pusat perbelanjaan,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Turut serta dalam Sidak ini

Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jambi Warsono, Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binaga Siregar, Dandenpom II/2 Jambi Letkol CPM Sundoro, Kasi Datun Kejari Jambi Wiliyamson, mewakili Dandim 0415/Jambi Mayor Inf Marlianus Pase, Kepala BPOM Jambi Veramika Ginting, perwakilan Bulog Divre Jambi, Sekda A Ridwan beserta jajaran.

Sidak sebagai langkaf sigap ini menunjukkan komitmen nyata Pemkot Jambi dalam menjaga stabilitas ekonomi dan memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang dan penuh kebahagiaan.(*)




Posko Mudik Tanggap Bencana BPJN Jambi Mulai Beroperasi, Cek Lokasinya!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Jambi telah mengoperasikan posko mudik tanggap bencana yang tersebar di 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi.

Posko ini mulai beroperasi sejak 21 Maret 2025, atau H-10 menjelang arus mudik, dan akan terus aktif hingga 8 April 2025.

Kepala BPJN Wilayah Jambi, Ibnu Kurniawan, menjelaskan bahwa posko ini memiliki berbagai fungsi, termasuk sebagai tempat istirahat bagi pemudik.

“Fungsi posko selain sebagai tempat istirahat, juga untuk memantau lalu lintas yang menjadi kewenangan kami, serta menyiagakan alat berat untuk menghadapi potensi bencana,” ujar Ibnu Kurniawan.

Sebaran posko, lanjut Ibnu, tersebar di beberapa lokasi strategis di Provinsi Jambi. Posko dapat ditemukan di antara Pal 10 Kota Jambi dan sebelum pintu tol Sebapo Muaro Jambi.

Selain itu, posko juga tersebar di wilayah Batanghari, tepatnya di jalur dua di Bulian hingga jalur Tugu Ikan.

“Kami juga mendirikan posko di Kabupaten Kerinci, tepatnya antara Siulak dan Lubuk Nanggodang, serta di Kota Sungai Penuh, yang berbatasan dengan Tapan,” ungkap Ibnu.

Posko juga dilengkapi dengan fasilitas seperti toilet dan tempat salat. Salah satu posko berada di Kabupaten Bungo, dekat jembatan Bailey.

“Semua daerah PPK (Paket Pengelola Kegiatan) kami pasang posko, dan di setiap posko disiapkan alat berat untuk mengantisipasi longsoran, seperti di Kerinci dan Sungai Penuh,” tambahnya.

Di dalam Kota Jambi, BPJN juga menyiapkan CPH MA (campuran aspal dingin) yang dapat langsung digunakan untuk menambal lubang jalan.

Berbagai alat berat seperti Backhoe Loader, Vibro, Excavator, dan Dump Truck telah disiapkan di posko-posko dengan potensi bencana alam yang ada.

“Hari ini, posko sudah beroperasi, dan saya pastikan semua anggota masih berproses. Kami targetkan malam ini akan selesai, dan posko diharapkan dapat beroperasi sepenuhnya hari ini (Jumat),” tutup Ibnu Kurniawan. (*)




Tim Satgas Pangan Kota Jambi Lakukan Sidak Pasar Jelang Idul Fitri, Walikota Maulana Pastikan Harga Stabil

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Menjelang Idul Fitri, Walikota Jambi, Maulana, bersama Wakil Walikota Jambi, Diza, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jambi, A. Ridwan, memimpin Tim Satgas Pangan Kota Jambi untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar-pasar tradisional di kota tersebut, Sabtu 21 Maret 2025.

Sidak ini bertujuan untuk memastikan kestabilan harga bahan pokok jelang hari raya Idul Fitri.

Kegiatan yang dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Jambi, termasuk Ketua DPRD, Wakil Walikota, dan Kapolres, dilakukan untuk mengecek ketersediaan dan harga barang yang rutin dibutuhkan masyarakat, yang biasanya mengalami kenaikan menjelang Idul Fitri.

“Kami melakukan pengecekan di pasar tradisional, khususnya pada barang-barang yang sering mengalami kenaikan harga seperti daging, ayam, dan telur. Alhamdulillah, harga-harga tersebut masih stabil,” kata Maulana.

Ia juga mencatat adanya sedikit kenaikan pada harga cabai rawit, namun harga cabai merah keriting tetap stabil.

Selain itu, Maulana menekankan pentingnya memantau harga minyak goreng, yang biasanya meningkat menjelang Idul Fitri.

Namun, menurutnya, sejauh ini tidak ada kenaikan signifikan pada bahan pokok tersebut.

Walikota Jambi juga menyampaikan bahwa, Pemkot Jambi bersama Satgas Pangan yang terdiri dari polisi dan TNI akan terus memantau pasar hingga memastikan semua kebutuhan pokok aman dan harga tetap stabil.

“Kami juga ingin memastikan tidak ada lonjakan harga yang tidak wajar, agar masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan tenang,” ujar Maulana.

Lebih lanjut, Maulana menjelaskan bahwa, Pemkot Jambi telah mencairkan Tunjangan Profesi Pekerjaan (TPP) dan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Aparatur Sipil Negara (ASN).

Langkah ini diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi di masyarakat melalui belanja para ASN.

Dengan langkah-langkah tersebut, Pemkot Jambi berharap bisa menjaga kestabilan harga dan ketersediaan barang selama perayaan Idul Fitri.(*)




Wali Kota Maulana Luncurkan Maskot KERIS, Mantapkan Kesiapan Pemilihan Ketua RT Serentak 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, dokter Maulana, secara resmi mensosialisasikan Peraturan Wali Kota Jambi (Perwali) Nomor 6 Tahun 2025 tentang Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan dan Lembaga Adat Kelurahan.

Acara yang berlangsung pada Jumat pagi (21/3/2025) di Aula Serbaguna Taman Pemancingan Donorejo, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Jambi Selatan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Sekda Kota Jambi A. Ridwan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Fahmi, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Noverentiwi Dewanti beserta jajaran Pemerintah Kota Jambi lainnya.

Selain sosialisasi Perwali, kegiatan ini juga menjadi momentum penting karena dirangkai dengan penyerahan insentif bagi Ketua RT, LPM, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

Tak hanya itu, Wali Kota Jambi bersama Wakil Wali Kota dan Wakil Gubernur Jambi juga secara simbolis meluncurkan Maskot Pemilihan Ketua RT Serentak se-Kota Jambi Tahun 2025, sebagai penanda akan dimulainya pemilihan Ketua RT yang akan digelar serentak pada April mendatang.

Dalam paparannya, Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa Perwali Nomor 6 Tahun 2025 itu dirancang untuk memperkuat peran Ketua RT sebagai garda terdepan dalam pembangunan berbasis komunitas.

Melalui regulasi ini, RT kini memiliki struktur organisasi yang lebih jelas, terdiri dari Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta bidang-bidang strategis seperti Pembangunan, Keamanan dan Ketertiban, serta Pembinaan Masyarakat.

“Perwali ini hadir untuk memperkuat peran Ketua RT, yang selama ini menjadi ujung tombak dalam pelayanan masyarakat. Dengan adanya struktur yang lebih jelas, RT diharapkan bisa berperan lebih aktif dalam membangun lingkungan, turut meningkatkan kesejahteraan warga, serta menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Maulana.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa Perwali ini juga merupakan turunan dari Peraturan Menteri Dalam Negeri yang mengatur tentang lembaga kemasyarakatan kelurahan dan lembaga adat.

Salah satu poin pentingnya adalah penyesuaian masa jabatan Ketua RT menjadi lima tahun, agar ada kesinambungan dalam kepemimpinan dan perencanaan pembangunan di tingkat paling bawah.

“Kami ingin semua program pemerintah tersinergi dari tingkat RT hingga ke tingkat kota. Dengan periode jabatan yang lebih panjang, Ketua RT dapat bekerja lebih efektif dalam menjalankan program-program yang berkelanjutan,” tambahnya.

Dengan disahkannya Perwal ini, Pemkot Jambi akan segera melaksanakan Pemilihan Ketua RT Serentak pada April 2025, yang akan dilanjutkan dengan pelantikan serentak pada Mei 2025.

“Kami berharap pemilihan ini berjalan dengan baik dan menghasilkan Ketua RT yang benar-benar mampu menjadi perwakilan masyarakat, serta mampu berkolaborasi dengan pemerintah dalam pembangunan,” harap Wali Kota Maulana.

Sebagai bagian dari persiapan, acara ini juga menjadi forum diskusi antara pemerintah dan para Ketua RT, LPM, serta pihak terkait untuk memastikan pemahaman yang sama dalam pelaksanaan regulasi ini.

Terkait dengan peran RT dalam menciptakan situasi kondusif menyambut Hari Raya Idul Fitri, Wali Kota Maulana meminta RT untuk bekerja sama dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam mendata warga yang mudik maupun yang datang ke wilayah mereka.

“Saya imbau kepada warga yang akan mudik agar menitipkan rumahnya kepada tetangga, memastikan keamanan listrik, serta mengunci rumah dengan baik. Jangan sampai terjadi kejadian yang tidak diinginkan seperti kebakaran atau pencurian,” pesannya.

Selain itu, Wali Kota Maulana juga menegaskan kepada Dinas Lingkungan Hidup agar memastikan tidak ada sampah yang berserakan selama perayaan Idul Fitri.

“Kota Jambi harus tetap bersih dan nyaman bagi siapa pun yang berkunjung. Mari kita wujudkan Kota Jambi yang tertib dan berdaya saing,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani memberikan apresiasinya atas langkah inovatif Pemkot Jambi dalam memperkuat peran lembaga kemasyarakatan.

Ia menilai kegiatan ini sebagai sejarah baru dalam pengelolaan pemerintahan berbasis komunitas.

“Kegiatan ini luar biasa karena berhasil mengumpulkan seluruh elemen masyarakat yang menjadi ujung tombak pemerintahan. Kota Jambi sebagai ibu kota provinsi harus terus maju dengan inovasi seperti ini,” ujar Wagub Abdullah Sani.

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap Pemilihan Ketua RT Serentak karena akan menciptakan keseragaman dalam kepemimpinan di tingkat kelurahan dan meningkatkan efektivitas koordinasi antara RT dan pemerintah daerah.

“Saya berharap kebijakan ini tidak hanya berdampak bagi Kota Jambi, tetapi juga bisa menjadi inspirasi bagi kabupaten/kota lain di Provinsi Jambi. Kolaborasi dari tingkat RT hingga pemerintah daerah sangat penting untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera,” tutupnya.

Kepala DPMPPA Kota Jambi, Noverentiwi Dewanti, melaporkan bahwa sosialisasi ini dihadiri oleh 1980 peserta, yang terdiri dari 11 Camat, 68 Lurah, 115 Babinsa, 68 Bhabinkamtibmas, 1650 Ketua RT dan 68 Ketua LPM.

“Dengan jumlah peserta yang besar, kami berharap sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman yang komprehensif tentang tugas dan fungsi Ketua RT serta LPM. Selain itu, ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah dan lembaga kemasyarakatan dalam menyukseskan program pembangunan Kota Jambi Bahagia,” jelasnya.

Dengan adanya Perwali Nomor 6 Tahun 2025 ini, diharapkan Kota Jambi dapat semakin maju dengan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, partisipatif, dan berbasis pada kebutuhan masyarakat.(*)