Hujan Lebat Bikin Rumah Warga Jambi Amblas, Ketua DPRD Tanggap Cepat Beri Bantuan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Akibat hujan lebat yang melanda Kota Jambi pada lebaran pertama, Senin (31/3/2025) pagi, dinding rumah milik warga di Lorong Sidodadi RT 21, Kelurahan Aur Kenali, Kecamatan Telanaipura, amblas ke sungai.

Selain dinding yang berbatasan langsung dengan bantaran anak sungai, bagian dinding lainnya juga mengalami retak-retak.

Di rumah lainnya, lantai dapur amblas sedalam 3 meter.

Menanggapi kejadian tersebut, Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, segera merespon cepat laporan dari warga.

Meskipun masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri, Kemas Faried langsung mengunjungi lokasi bencana pada Kamis (3/4/2025) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Ia didampingi oleh Sekretaris DPRD Noviarman, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jambi Mustari Affandi, Andrian Sekretaris Camat Telanaipura, dan tokoh masyarakat setempat.

“Kami mewakili Pemkot Jambi sudah berkoordinasi dengan wali kota dan wawako. Kami langsung melihat kondisi rumah Ibu Zomi dan Ibu Izla yang dindingnya amblas akibat penahannya juga amblas,” kata Kemas Faried.

Dalam kunjungannya, Kemas Faried melakukan video call dengan Wali Kota Jambi Maulana dan Wakil Wali Kota Diza Hazra untuk membahas langkah selanjutnya.

Maulana dan Diza segera memerintahkan dinas terkait untuk memberikan bantuan tanggap darurat sementara dan berkoordinasi dengan dinas lain untuk langkah-langkah selanjutnya.

Selain itu, Kemas Faried juga langsung menghubungi Kepala BWSS VI, David Partonggo Oloan Marpaung, untuk meminta bantuan pembuatan bronjong sementara.

Warga setempat juga akan ikut bergotong royong dalam proses pengerjaan tersebut sebagai langkah antisipasi sebelum kejadian serupa terulang.

“Ini menjadi langkah antisipasi sementara sebelum ada kejadian lain. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya. Nanti akan dilakukan kajian oleh Perkim, Dinsos juga akan memberikan bantuan,” lanjut Kemas Faried.

Sebagai bentuk bantuan, Pemkot Jambi juga akan memberikan bantuan perbaikan rumah sebesar Rp 15 juta melalui dana APBD yang bisa digunakan untuk perbaikan rumah warga yang terdampak bencana.

Kemas Faried mengimbau warga untuk selalu waspada mengingat kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

“Warga yang tinggal di rumah yang berbatasan dengan bantaran sungai harus lebih waspada. Kita tidak tahu ketahanan rumah, jadi evakuasi sejak dini sangat penting,” katanya.

Warga setempat pun mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas respon cepat dari Ketua DPRD Kota Jambi.

“Terima kasih, Pak Kemas, atas kedatangannya melihat kondisi rumah kami,” ujar Izla, salah satu warga yang rumahnya terdampak.

Sebagai penutup, Kemas Faried mewakili Pemkot Jambi menyerahkan bantuan tanggap bencana berupa paket logistik keluarga kepada Zoma dan Izla yang rumahnya terdampak bencana tersebut. (*)




Fasilitas Lengkap di Posko Mudik PUPR PPK 1.2 Menjamin Kenyamanan Pemudik di Perbatasan Batanghari-Sarolangun

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Posko mudik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) PPK 1.2 di perbatasan Batanghari-Sarolangun, km 120, Bukit Peranginan, Kabupaten Sarolangun, siap menyambut pemudik yang akan kembali melanjutkan perjalanan setelah merayakan Idul Fitri di kampung halaman.

Posko ini diharapkan menjadi tempat istirahat yang nyaman dan aman bagi para pemudik yang hendak melakukan perjalanan balik.

Posko mudik yang dibangun dengan fasilitas lengkap ini menyediakan sejumlah kenyamanan bagi para pengendara.

“Antara lain kamar mandi yang bersih, tempat istirahat yang nyaman, dan area parkir yang luas,” kata PPK 1.2, Rudi Juharni, Kamis 3 April 2025.

Fasilitas ini ditujukan untuk memberikan rasa aman dan lelah para pemudik yang sudah menempuh perjalanan panjang.

Selain itu, petugas juga siap memberikan pelayanan terbaik, memberikan informasi lalu lintas terkini.

“Serta memastikan keselamatan para pemudik selama berada di posko,” kata dia.

Posko mudik Kementerian PUPR PPK 1.2 ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kelelahan pengendara, mengingat tingginya volume kendaraan yang melintas pada masa mudik.

Bagi para pemudik yang hendak beristirahat sejenak, posko ini siap memberikan layanan terbaik untuk memastikan perjalanan balik Anda lebih aman dan nyaman.(*)




Kenaikan Tarif AS 32%: Apa Dampaknya Bagi Indonesia?

Jakarta, SEPUCUKJAMNI.ID– Pada Rabu, 2 April 2025, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kebijakan baru yang akan menaikkan tarif impor sebesar 10% pada barang-barang yang masuk ke AS dari banyak negara, termasuk Indonesia. Dalam pengumuman yang disampaikan melalui unggahan di Instagram Gedung Putih, Indonesia terdaftar sebagai salah satu negara yang terkena dampak, dengan tarif yang dikenakan sebesar 32%. Negara ini menempati urutan kedelapan dalam daftar negara-negara yang akan menerima kenaikan tarif tersebut.

Apa Itu Tarif Timbal Balik?

Kenaikan tarif ini adalah bagian dari kebijakan tarif timbal balik yang bertujuan menanggapi tarif yang diterapkan negara lain terhadap barang-barang AS. Indonesia, bersama dengan sekitar 60 negara lainnya, akan dikenakan tarif tambahan yang jumlahnya sebanding dengan tarif yang mereka berlakukan terhadap AS. Beberapa negara Asia Tenggara, seperti Malaysia (24%), Kamboja (49%), Vietnam (46%), dan Thailand (36%), juga terdaftar dalam kebijakan ini.

Tujuan Kebijakan Trump: Meningkatkan Lapangan Pekerjaan di AS

Dalam pengumumannya, Trump mengklaim bahwa kebijakan tarif tersebut dimaksudkan untuk menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat Amerika Serikat. Trump menyebutkan bahwa kebijakan ini menjadi “Hari Pembebasan” bagi AS, yang selama ini merasa dirugikan akibat praktik perdagangan yang dianggap tidak adil oleh pemerintahannya. Ia berpendapat bahwa kebijakan tersebut akan meningkatkan daya saing industri dalam negeri dan memulihkan perekonomian AS yang selama ini terpuruk.

Kebijakan Baru AS yang Menyebabkan Ketegangan Perdagangan Global

Sejak terpilih kembali untuk masa jabatan kedua pada Januari 2025, Trump telah memberlakukan beberapa kebijakan tarif baru. Salah satunya adalah tarif tambahan 25% untuk mobil yang diproduksi di luar Amerika Serikat, yang akan mulai diberlakukan pada Kamis, 4 April 2025. Selain itu, AS juga memberlakukan tarif 25% pada seluruh impor baja dan aluminium dari negara-negara mitra dagangnya.

Dampak dari kebijakan ini tidak hanya dirasakan oleh Indonesia, tetapi juga akan mempengaruhi negara-negara lain di seluruh dunia yang bergantung pada perdagangan dengan AS. Bagi negara-negara yang terkena tarif tambahan ini, seperti Indonesia, kebijakan ini berpotensi meningkatkan biaya impor barang-barang dari AS dan dapat menyebabkan lonjakan harga yang signifikan.

Apa Dampaknya Bagi Ekonomi Indonesia?

Bagi Indonesia, kenaikan tarif ini dapat berdampak pada berbagai sektor, terutama yang bergantung pada ekspor dan impor barang. Misalnya, produk-produk yang diekspor ke AS mungkin akan menghadapi hambatan tarif yang lebih tinggi, sementara barang-barang impor dari AS, seperti teknologi dan bahan baku industri, juga akan semakin mahal.

Pemerintah Indonesia akan segera mencari cara untuk menanggapi kebijakan ini, baik melalui negosiasi perdagangan dengan AS atau dengan mencari pasar alternatif untuk produk-produk Indonesia. Namun, tantangan yang dihadapi Indonesia adalah bagaimana menjaga daya saing produk-produk dalam negeri di pasar internasional yang semakin kompetitif.

Tarif Baru Mulai Berlaku April 2025

Menurut pejabat senior Gedung Putih, tarif universal yang dikenakan pada barang-barang impor dari berbagai negara akan mulai berlaku pada Sabtu, 5 April 2025. Sementara itu, tarif timbal balik yang menargetkan sekitar 60 mitra dagang AS, termasuk Indonesia, akan diberlakukan mulai Rabu, 9 April 2025.

Kebijakan ini diperkirakan akan semakin memperburuk ketegangan perdagangan global, yang dapat memicu respons balasan dari negara-negara yang terkena dampak. Ini juga dapat mempengaruhi hubungan ekonomi internasional dan memperburuk ketidakpastian pasar global.

Kenaikan tarif ini tentu saja menambah tantangan bagi Indonesia, yang harus menghadapi potensi dampak negatif terhadap ekonomi domestiknya. Namun, kebijakan ini juga membuka peluang bagi pemerintah dan pelaku industri Indonesia untuk mengeksplorasi pasar baru dan memperkuat daya saing produk dalam negeri.(*)




Coco Berjuang Demi Cintanya: Akankah Takdir Berpihak Padanya?

SEPUCUKJAMBI.ID – Cinta sering kali datang tanpa melihat status, latar belakang, atau restu orang lain. Namun, bagi Coco, cinta yang ia yakini justru datang dengan berbagai rintangan yang nyaris mustahil dilewati.

Kisah Cinta Terlarang: Mengapa Coco Harus Berjuang?

Coco jatuh cinta pada Maya, seorang gadis yang berasal dari dunia yang sangat berbeda dengannya. Hubungan mereka tidak hanya ditentang oleh keluarga, tetapi juga lingkungan sekitar yang menganggap keduanya tidak seharusnya bersatu.

Perbedaan status sosial menjadi masalah utama.
Keluarga menolak keras hubungan mereka.
Lingkungan sekitar ikut menekan mereka dengan berbagai prasangka.

Namun, bagi Coco, perasaan ini bukan sekadar ketertarikan sesaat. Ia ingin memperjuangkan cinta yang menurutnya layak dipertahankan.

Perjuangan Dimulai: Antara Cinta dan Pandangan Orang Lain

Seperti kisah cinta di drama atau novel, hubungan mereka tak semudah kelihatannya. Maya mulai merasa hubungan ini terlalu sulit untuk dijalani.

“Mungkin kita memang tak ditakdirkan bersatu,” ucap Maya dengan ragu.
Coco tak ingin menyerah begitu saja. Baginya, cinta adalah sesuatu yang harus diperjuangkan, bukan sekadar diterima begitu saja.

Namun, apakah perjuangannya akan membuahkan hasil?

Bukti Nyata: Inilah Cara Coco Melawan Takdir!

Di tengah tekanan dan ketidakpastian, Coco memilih untuk tidak mundur.

1️⃣ Membuktikan pada keluarga bahwa cintanya tulus.
Dengan ketekunan dan kesabaran, Coco mencoba meyakinkan orang-orang terdekat bahwa Maya adalah pilihannya.

2️⃣ Menghadapi komentar negatif dengan kepala tegak.
Lingkungan sekitar mungkin tak berhenti berbisik, tetapi Coco tak membiarkan pendapat orang lain mengontrol hidupnya.

3️⃣ Membantu Maya meyakini cinta mereka.
“Jika kita menyerah sekarang, kita akan menyesal seumur hidup,” ucap Coco.

Happy Ending atau Justru Luka yang Mendalam?

Tidak semua kisah cinta berakhir bahagia, tetapi perjuangan Coco mengajarkan kita bahwa cinta sejati bukan hanya tentang perasaan, tetapi juga tentang keberanian untuk memperjuangkannya.

💡 Apakah cinta Coco dan Maya akan menang melawan takdir, atau justru harus kandas karena kenyataan?

🔥 Bagikan pendapatmu! Apakah cinta selalu harus diperjuangkan, atau ada saatnya kita harus merelakan?  (*)

 




Puncak Arus Balik Lebaran 2025 Diprediksi 5 April, Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID  – Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 akan terjadi pada Sabtu, 5 April.

Untuk mengantisipasi kemacetan, Polri telah menyiapkan sejumlah langkah strategis dan rekayasa lalu lintas, bekerja sama dengan berbagai stakeholder.

“Arus balik diprediksi akan terjadi pada 5 atau 6 April. Kami akan melakukan langkah-langkah strategis dengan semua pihak terkait untuk mengelola rekayasa lalu lintas,” kata Agus kepada wartawan pada Rabu, 2 April 2025.

Agus menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas yang diterapkan meliputi sistem contraflow dan one way.

Untuk contraflow, rencananya akan diterapkan di Tol Jakarta-Cikampek dari KM 70 hingga KM 47. Jika volume kendaraan meningkat, contraflow akan diperpanjang hingga KM 36.

Selain itu, mulai 3 April 2025, Polri akan memberlakukan sistem one way lokal.

Tahap pertama one way akan diterapkan dari KM 188 Tol Palimanan hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama.

“Jika pada 4 April arus balik dari arah timur ke Jakarta masih teras, kami akan menerapkan one way tahap dua dari KM 246 hingga KM 188,” jelas Agus.

“Dan pada 5 April, kami akan memperpanjang one way, mungkin mulai dari Batang atau KM 414.”

Agus menambahkan bahwa pihaknya akan menambah jumlah personel di lapangan, khususnya di tol Cikampek hingga Palimanan dan di rest area.

Penebalan anggota ini untuk membantu pengaturan arus lalu lintas dan mencegah terjadinya kecelakaan.

“Kami juga akan mempertebal kehadiran anggota, terutama di kilometer 37 hingga 70, serta di rest area. Ini melibatkan anggota Sabara dan tim urai lalu lintas,” katanya.

Polri juga mempersiapkan pengamanan dan pengaturan arus di tol fungsional.

“Hari ini kami akan melakukan gladi untuk tol fungsional dari Sadang hingga kilometer 34, mengalihkan arus balik dari Bandung melalui tol tersebut untuk mengurangi beban di Cikampek,” tutur Agus.

Dengan persiapan matang ini, Polri berharap dapat meminimalkan kemacetan dan memastikan kelancaran arus balik Lebaran 2025. (*)




Menteri PKP: Rumah Subsidi untuk Penghasilan di Atas Rp 7 Juta akan Dibahas Setelah Lebaran

JAKARTA,  SEPUCUKJAMBI.ID – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Ara), mengungkapkan bahwa pemerintah akan membahas syarat bagi warga dengan penghasilan lebih dari Rp 7 juta untuk mendapatkan unit rumah subsidi.

Ara menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan agar alokasi program rumah subsidi lebih diperuntukkan bagi rakyat yang membutuhkan.

“Kita akan sesuaikan syaratnya, agar lebih banyak masyarakat yang dapat mengakses program ini sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Ara, setelah menghadiri acara open house Ketua MPR RI Ahmad Muzani di Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (2/4/2025).

Ara menambahkan, pihaknya akan membahas hal ini lebih lanjut dengan Bappenas dan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memastikan data yang akurat dan tepat sasaran.

Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya memberikan rumah subsidi kepada warga berpenghasilan rendah atau mereka yang tidak memiliki slip gaji.

“Pembicaraan terkait ini akan dilakukan setelah Lebaran 2025, bersama BPS dan Bappenas untuk memastikan alokasi rumah subsidi tepat sasaran dan berkualitas,” ujar Ara.

Sebelumnya, Ara mengungkapkan bahwa pemerintah juga tengah menyiapkan program rumah subsidi khusus untuk tenaga kesehatan (nakes), guru, dan nelayan.

Dalam acara open house di rumah dinas Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Selasa (1/4), Ara mengungkapkan bahwa sebanyak 30 ribu rumah subsidi akan disiapkan untuk tenaga kesehatan, 20 ribu rumah untuk guru, dan 20 ribu rumah untuk nelayan.

Selain itu, pemerintah juga telah mengalokasikan 1.000 rumah subsidi untuk wartawan.

Ara menjelaskan bahwa alokasi rumah subsidi untuk kelompok lainnya juga meliputi 20 ribu untuk petani, 20 ribu untuk buruh, dan 20 ribu untuk tenaga migran.

TNI-AD akan mendapatkan sekitar 5 ribu rumah subsidi, sedangkan kepolisian sebanyak 14.500 rumah dari total kuota 220 ribu unit rumah subsidi.

“Program ini bertujuan untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan mendapatkan akses ke rumah subsidi yang layak,” ujar Ara.

Dengan langkah-langkah ini, pemerintah berharap dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat, terutama yang berpenghasilan rendah, untuk memiliki rumah idaman.(*)




Panduan Lengkap Fidyah: Syarat, Keutamaan, dan Cara Pembayarannya

SEPUCUKJAMBI.ID – Fidyah adalah salah satu bentuk ibadah yang dapat dilakukan oleh umat Muslim yang tidak mampu menjalankan kewajiban puasa selama bulan Ramadan.

Dalam panduan ini, kami akan membahas secara lengkap apa itu fidyah, siapa yang wajib membayarnya, dan bagaimana cara membayarnya sesuai dengan ketentuan agama Islam.

Fidyah berasal dari kata bahasa Arab yang berarti “tebusan” atau “ganti”.

Dalam konteks ibadah puasa Ramadan, fidyah merujuk pada pembayaran berupa makanan atau nilai tertentu sebagai ganti puasa yang tidak dapat dijalankan.

Fidyah ini diberikan bagi orang yang tidak dapat berpuasa karena alasan tertentu, seperti sakit permanen atau usia tua yang tidak memungkinkan untuk berpuasa.

Siapa yang Wajib Membayar Fidyah?

Berdasarkan ajaran Islam, fidyah wajib dibayar oleh beberapa golongan berikut:

  1. Orang yang Sakit Parah dan Tidak Bisa Sembuh
    Orang yang mengalami sakit parah dan tidak ada harapan untuk sembuh, seperti penyakit kronis, dapat membayar fidyah karena mereka tidak dapat menjalankan puasa selama bulan Ramadan.

  2. Orang Tua yang Tidak Mampu Berpuasa
    Mereka yang sudah lanjut usia dan tidak mampu berpuasa lagi dapat membayar fidyah sebagai pengganti puasa yang ditinggalkan.

  3. Wanita Hamil dan Menyusui
    Wanita hamil atau menyusui yang khawatir akan kondisi kesehatan mereka atau anaknya saat berpuasa dapat membayar fidyah jika tidak dapat menjalankan ibadah puasa.

  4. Orang yang Dalam Perjalanan Jauh (Musafir)
    Musafir atau orang yang sedang dalam perjalanan jauh dan tidak mampu berpuasa juga boleh membayar fidyah jika mereka memilih untuk tidak berpuasa selama perjalanan tersebut.

Bagaimana Cara Membayar Fidyah?

Pembayaran fidyah dapat dilakukan dengan cara memberi makan orang miskin atau membayar sejumlah uang yang setara dengan harga makanan pokok.

Berikut adalah langkah-langkah yang perlu dilakukan:

  1. Memberikan Makanan kepada Orang Miskin
    Sebagai ganti puasa yang ditinggalkan, seorang Muslim bisa memberikan makanan kepada orang miskin. Umumnya, satu fidyah dihitung dengan memberi makan satu orang miskin untuk setiap hari yang ditinggalkan.

  2. Membayar Uang Setara dengan Harga Makanan
    Jika memberi makanan kepada orang miskin sulit dilakukan, fidyah bisa dibayar dengan uang yang setara dengan harga makanan pokok, seperti beras, yang diberikan kepada orang yang membutuhkan.

Berapa Banyak Fidyah yang Harus Dibayar?

Jumlah fidyah yang dibayar adalah sebesar satu mud makanan (sekitar 600 gram) per hari yang ditinggalkan.

Jika fidyah dibayar dalam bentuk uang, jumlahnya akan disesuaikan dengan harga makanan pokok di wilayah tempat tinggal seseorang.

Keutamaan Membayar Fidyah

Membayar fidyah memiliki banyak keutamaan, di antaranya adalah mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Meskipun tidak menjalankan ibadah puasa, orang yang membayar fidyah masih mendapatkan ganjaran atas niat baik mereka untuk membantu orang lain.

Fidyah juga merupakan bentuk rasa tanggung jawab seorang Muslim terhadap kewajibannya selama Ramadan.

Pentingnya Fidyah dalam Islam

Fidyah adalah alternatif bagi umat Muslim yang tidak dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan karena alasan yang sah, seperti sakit atau usia lanjut.

Dengan membayar fidyah, mereka tetap dapat memenuhi kewajiban agama dan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Penting untuk memahami siapa saja yang wajib membayar fidyah dan bagaimana cara melakukannya sesuai dengan syariat Islam.(*)




Kakanwil Ditjenpas Jambi Tinjau Pelaksanaan Kunjungan WBP selama Lebaran 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jambi, Hidayat memastikan bahwa layanan kunjungan untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di LPKA Muara Bulian dan Lapas Muara Bulian berjalan dengan baik selama Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

Hal ini diungkapkan oleh Hidayat dalam pernyataannya mengenai persiapan kunjungan bagi keluarga WBP yang berlangsung dengan lancar dan aman.

Hidayat menjelaskan bahwa LPKA Muara Bulian dan Lapas Muara Bulian telah menyiapkan petugas staf untuk mendukung pengamanan dan kelancaran layanan kunjungan selama Lebaran.

Tidak hanya petugas dari LPKA dan Lapas, tetapi juga ada penambahan kekuatan dari Bapas Jambi, aparat penegak hukum dari Kodim 0415 Batanghari, dan Polres Batanghari yang turut serta memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

“Petugas dari berbagai instansi telah disiagakan untuk memastikan pelayanan kunjungan berjalan dengan baik. Kami ingin memastikan agar para keluarga dapat merayakan silaturahmi dengan WBP dengan nyaman dan aman,” ujar Hidayat.

Sebagai bagian dari upaya untuk menjaga kelancaran layanan, Kakanwil Hidayat telah mengeluarkan surat perintah yang menginstruksikan jajaran Ditjenpas Jambi untuk tetap bersiaga selama hari raya.

“Situasi Lebaran adalah waktu yang sangat akrab untuk bersilaturahmi bersama keluarga, oleh karena itu, kami telah memastikan bahwa pengawasan dan bantuan dilaksanakan dengan maksimal di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan,” tegas Hidayat.

Instruksi tersebut mencakup kegiatan monitoring dan pengawasan di seluruh Lapas, Rutan, dan LPKA di wilayah Jambi.

Hal ini diharapkan dapat mengantisipasi lonjakan jumlah pengunjung yang datang mengunjungi keluarga mereka di dalam fasilitas pemasyarakatan selama libur Lebaran.

Tidak hanya mengeluarkan instruksi, Hidayat juga melakukan peninjauan langsung ke beberapa area yang menjadi rute kunjungan bagi keluarga WBP.

Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa layanan kunjungan hari raya berjalan dengan lancar dan tidak ada hambatan yang berarti.

Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Ditjenpas Jambi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama bagi keluarga WBP yang ingin berkunjung selama hari raya.

Dengan adanya persiapan yang matang dan dukungan dari berbagai pihak, Layanan Kunjungan Hari Raya Idul Fitri 1446 H di LPKA Muara Bulian dan Lapas Muara Bulian dipastikan dapat berjalan dengan baik.

Hidayat dan seluruh jajaran Ditjenpas Jambi berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang aman dan nyaman, sehingga keluarga WBP dapat merayakan Lebaran dengan penuh kebahagiaan.(*)




Ruben Onsu Resmi Memeluk Islam, Cerita Perjalanan Spiritual Menuju Mualaf

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Presenter dan pengusaha Ruben Onsu mengungkapkan perjalanan panjang yang mengantarnya pada keputusan untuk memeluk agama Islam.

Dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube perusahaan miliknya, MOP Channel, Ruben berbagi cerita tentang pergulatan batin yang ia alami selama bertahun-tahun sebelum akhirnya memutuskan untuk menjadi mualaf.

Ruben mengungkapkan bahwa proses menuju Islam bukanlah hal yang mudah baginya.

“Saya melewati beberapa tahun yang sangat tidak mudah. Namun, yang saya lihat adalah siapa yang harus saya jadikan panutan,” kata Ruben dalam wawancara dengan pendakwah Usman Bin Yahya yang diunggah pada Senin, 31 Maret 2025.

Ia mengingat berbagai ujian berat yang dihadapi, termasuk musibah kebakaran toko dan gempa yang terjadi pada 2018 dan 2019, yang membuatnya semakin tertekan.

“Satu hari berturut-turut, toko kebakaran, acara tempat acara yang saya bikin gempa… Itu dahsyat sekali,” kenang Ruben dengan mata berkaca-kaca.

Selama proses pergulatan batin, Ruben mendapatkan dukungan besar dari Habib Usman, seorang tokoh agama yang membantunya mencari kedamaian.

“Habib Usman selalu bertanya, ‘kapan masuk Islam?’,” kata Ruben. Dukungan dan perhatian yang terus diberikan oleh Habib Usman memperkuat rasa penasaran Ruben terhadap Islam.

Selain ujian dalam kehidupannya, Ruben juga berbagi tentang masalah pribadi dan keluarganya.

Ia mengakui bahwa banyak pihak yang pernah menyakitinya dan membuatnya merasa sendirian.

Salah satu momen emosional yang ia ungkapkan adalah terkait dengan hubungannya dengan ibunya.

“Ada fase di mana saya sudah enggak berani angkat telepon, enggak berani balas WhatsApp,” ungkap Ruben dengan suara bergetar.

Namun, meskipun mengalami banyak ujian, Ruben memilih untuk memaafkan mereka yang telah menyakitinya dan tidak menyimpan dendam.

Ruben mengakui bahwa proses spiritual menuju Islam sangat berat dan penuh pertimbangan.

“Saya tidak ingin ada air mata dalam proses ini. Saya ingin berjalan dari hati yang paling dalam, tanpa paksaan,” ungkapnya.

Proses tersebut berlangsung panjang dan penuh perdebatan batin yang akhirnya membawa Ruben pada keputusan untuk menjadi seorang muslim.

Pada hari pertama Lebaran 2025, Ruben Onsu mengumumkan keputusannya untuk memeluk agama Islam melalui media sosial.

Ia juga meminta maaf jika ada perkataan atau tindakan yang mungkin menyinggung pihak lain, serta memohon doa agar tetap istiqamah dalam menjalani hidup sebagai seorang muslim.

Keputusan untuk memeluk Islam ini, menurut Ruben, bukan dipengaruhi oleh masalah rumah tangga atau paksaan dari pihak manapun.

Ia menegaskan bahwa keputusan ini adalah hasil pencarian dan keputusan hati yang tulus.

Ruben Onsu sebelumnya menikah dengan Sarwendah pada 22 Oktober 2013.

Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua anak, Thalia (lahir 2015) dan Thania (lahir 2019).

Namun, pernikahan mereka berakhir pada September 2024 setelah melalui proses perceraian yang diputuskan secara verstek oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Keputusan Ruben Onsu untuk memeluk Islam adalah hasil dari perjalanan spiritual yang panjang dan penuh pergulatan batin.

Meskipun harus melewati banyak ujian berat, Ruben akhirnya menemukan kedamaian dan keputusan untuk menjalani hidup sebagai seorang muslim.

Ia berharap agar keputusan ini dapat membawa kedamaian dalam hidupnya dan mengharapkan doa serta dukungan dari publik untuk tetap konsisten dalam menjalani kehidupan baru ini.(*)




Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025: 114.891 Kendaraan Melintas di Jalan Tol Trans Sumatera

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) menginformasikan bahwa arus mudik dan balik Lebaran 2025 di Jalan Tol Trans Sumatera mengalami lonjakan signifikan.

Pada 31 Maret 2025, total trafik kendaraan yang melintas mencapai 114.891 kendaraan, mencatatkan peningkatan sebesar 49,89% dibandingkan trafik normal pada hari yang sama tahun sebelumnya.

Selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2025, JTTS mengalami lonjakan yang cukup besar, dengan sebagian besar kendaraan melintas melalui ruas tol utama.

Selain itu, terdapat 9.997 kendaraan yang melintas melalui ruas tol fungsional, yang turut menyumbang pada peningkatan volume lalu lintas selama periode libur Lebaran ini.

Angka trafik yang signifikan ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik dan kembali ke daerah asal mereka menggunakan Jalan Tol Trans Sumatera, yang menghubungkan berbagai provinsi di Pulau Sumatera.

Sebagai pengelola Jalan Tol Trans Sumatera, PT Hutama Karya (Persero) berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik selama arus mudik dan balik Lebaran 2025.

Perusahaan berusaha menciptakan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh pengguna jalan tol.

Adjib Al Hakim, EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), juga mengimbau agar pengguna jalan terus memantau akun resmi media sosial Hutama Karya di @HutamaKaryaTollRoad dan @HutamaKarya untuk mendapatkan informasi terkini terkait arus mudik dan balik Lebaran, serta selalu mencatat nomor call center yang disediakan untuk situasi darurat atau informasi lebih lanjut.

Dalam rangka memaksimalkan kenyamanan perjalanan, PT Hutama Karya juga memberikan beberapa tips untuk pengguna jalan yang hendak melakukan perjalanan mudik atau balik Lebaran:

  1. Persiapkan Kendaraan dengan Baik: Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat, terutama untuk perjalanan jauh.

  2. Pantau Informasi Trafik: Gunakan aplikasi atau media sosial untuk memantau kondisi lalu lintas di JTTS dan menghindari kemacetan.

  3. Istirahat Secara Rutin: Jangan lupa untuk beristirahat dan mengisi bahan bakar di rest area atau SPBU yang tersedia sepanjang tol.

  4. Patuhi Protokol Kesehatan: Tetap jaga kesehatan dan ikuti protokol kesehatan yang berlaku, terutama selama periode arus mudik.

Dengan peningkatan trafik yang cukup signifikan, PT Hutama Karya berkomitmen untuk terus menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Peningkatan volume kendaraan ini menjadi indikasi bahwa semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan Jalan Tol Trans Sumatera untuk mudik Lebaran, dan perusahaan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik selama periode mudik dan balik Lebaran 2025.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi akun resmi media sosial PT Hutama Karya atau hubungi call center yang tersedia.(*)