Wali Kota Jambi Tinjau Fasilitas Pengolahan Air, Tirta Mayang Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M bersama Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A. meninjau Intake Pulau Pandan dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Broni, Perumdam Tirta Mayang, Kamis, 10 April 2025. Turut mendampingi kunjungan ini Sekretaris Daerah Kota Jambi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas PUPR, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA, serta tim dari PLN.

Kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi sarana dan prasarana sistem penyediaan air minum, serta memastikan distribusi air minum selalu terjaga di Kota Jambi.

Wali Kota meninjau ruang panel pompa, trafo, gardu listrik, serta sistem pengolahan air di lokasi Intake dan IPA.

Pada kunjungan tersebut, Wali Kota Jambi menyampaikan kepada PLN agar memberikan prioritas suplai listrik yang stabil dan andal bagi Tirta Mayang karena layanan air adalah kebutuhan vital masyarakat.

Langkah ini merupakan bagian dari respons cepat atas keluhan masyarakat terkait gangguan layanan air bersih selama perayaan Idulfitri yang lalu.

Direktur Utama Tirta Mayang, Dwike Riantara, menjelaskan bahwa pihaknya senantiasa melakukan koordinasi secara intensif dengan PLN untuk memastikan kestabilan pasokan listrik serta meningkatkan keandalan sistem kelistrikan.

Menurut Dirut Tirta Mayang, sebagai bentuk pembenahan komprehensif, Tirta Mayang akan berfokus pada implementasi sistem _back up_ kelistrikan dan monitoring interkoneksi antara Intake, IPA, dan Booster yang memungkinkan pengawasan dan kendali distribusi air secara _realtime_.

Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan pelayanan air di Kota Jambi dapat berjalan lebih optimal dan minim gangguan.

Direktur Utama menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan, atas adanya penghentian pengaliran di momen Ramadhan dan Idul Fitri yang lalu serta mohon dukungan semua pihak dalam upaya pembenahan.

Pemerintah Kota Jambi dan Tirta Mayang berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih yang layak dan berkelanjutan.(*)




Meningkat! 2,9 Juta Kendaraan Melintas di JTTS, Turut Dipengaruhi Kehadiran Tol Baleno Jambi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) mencatatkan peningkatan signifikan volume kendaraan pada Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2025 dengan total 2.923.754 kendaraan melintasi seluruh ruas JTTS dalam periode H-10 hingga H+10 Lebaran.

Angka ini merupakan akumulasi dari ruas operasional yang terpantau sejak 21 Maret hingga 10 April 2025, serta ruas fungsional yang beroperasi mulai 24 Maret hingga 10 April 2025, (khusus untuk Tol Palembang – Betung Seksi 2 hingga 8 April).

Direktur Operasi III Hutama Karya Koentjoro mengatakan bahwa total tersebut merupakan akumulasi dari 2.746.461 kendaraan yang melintasi ruas-ruas tol operasional dengan peningkatan sebesar 62,05 persen dibandingkan Volume Lalu Lintas (VLL) normal dan meningkat 9,10 persen dibandingkan periode mudik Lebaran tahun 2024.

Serta 177.293 kendaraan di ruas tol fungsional yaitu Tol Palembang – Betung Seksi 2, Tol Pekanbaru – Padang Seksi Padang – Sicincin, dan Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji – Seulimeum).

“Peningkatan trafik ini turut dipengaruhi oleh kehadiran dua ruas baru yang dioperasikan di akhir tahun 2024 dan di awal tahun 2025, yaitu Tol Betung – Tempino – Jambi Seksi 3 (Bayung Lencir – Tempino) dan Tol Binjai – Langsa Seksi 3 (Tanjung Pura – Pangkalan Brandan),” tutur Koentjoro.

Lebih lanjut Koentjoro memaparkan bahwa puncak arus mudik terjadi pada 28 Maret 2025 dengan 140.362 kendaraan (naik 47,4% dari kondisi normal).

Sementara puncak arus balik tercatat pada 6 April 2025 dengan 180.722 kendaraan (naik 90,06% dari kondisi normal).

Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung menjadi ruas dengan trafik tertinggi mencapai 436.787 kendaraan karena posisinya sebagai koridor vital penghubung Lampung-Palembang saat mudik.

Sedangkan peningkatan persentase tertinggi dibandingkan VLL normal terjadi di Tol Sigli – Banda Aceh yang mencapai 238,48% berkat penambahan ruas fungsional Seksi Padang Tiji – Seulimeum yang memperkuat alternatif jalur di wilayah Aceh.

Untuk ruas tol fungsional, Tol Pekanbaru – Padang Seksi Padang – Sicincin mencatatkan trafik tertinggi dengan 105.691 kendaraan, menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap jalan tol pertama di Sumatera Barat yang berfungsi sebagai jalur alternatif mengurai kepadatan di lintas barat Sumatera menuju Kota Padang.

Meskipun menghadapi tantangan berupa kepadatan di beberapa gerbang tol dan gangguan cuaca pada beberapa ruas.

Hutama Karya juga telah mengatasi situasi tersebut melalui penambahan gardu tol, pengoperasian 1.400 unit mobile reader, penyediaan 24.200 kartu uang elektronik di titik top-up, serta penanganan cepat dan efektif di lapangan yang meminimalisir dampak terhadap kelancaran arus kendaraan.

“Koordinasi intensif personel di lapangan dan sinergi dengan stakeholder menjadi kunci kelancaran operasional, didukung kesiapan infrastruktur dan respons cepat sebagai prioritas utama selama Lebaran,” sebutnya.

“Hasilnya terbukti, meski terjadi lonjakan trafik signifikan, pelayanan kepada pengguna tetap optimal tanpa kemacetan berarti di gerbang tol sehingga mudik berlangsung tenang menyenangkan,” jelas Koentjoro.

Hutama Karya menerapkan strategi komprehensif melalui pemberlakuan potongan tarif tol 20% selama 8 (delapan) hari pada 24-27 Maret, 3–4 April dan 8–9 April 2025.

Dari pemberlakuan potongan tarif tersebut, menghasilkan peningkatan trafik yang menandakan potongan tarif tersebut cukup efektif dalam mengurai lalu lintas, serta dukungan kebijakan _Work From Anywhere_ (WFA) juga cukup membantu untuk mendistribusikan pergerakan kendaraan.

Ini juga didukung oleh Posko Mudik BUMN di enam titik rest area strategis pada Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung, Tol Indralaya – Prabumulih, dan Tol Pekanbaru – Dumai dengan total pengunjung sebanyak 1.256 pengunjung yang menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian takjil, ruang laktasi, zona bermain anak, dan fasilitas pengisian daya. Selain itu, Hutama Karya juga menyediakan co-working space yang dilengkapi dengan wifi gratis guna mendukung kebijakan WFA di 8 (delapan) lokasi rest area JTTS.

Hutama Karya juga memanfaatkan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) melalui _Intelligence Traffic System_(ITS) yang dapat dipantau 24 jam via aplikasi HK Toll Apps dan dashboard monitoring terintegrasi.

Hal ini memungkinkan pemantauan trafik real-time dan pengambilan keputusan cepat saat terjadi hambatan.

Sehingga berkontribusi signifikan terhadap kelancaran dan keamanan selama periode mudik dimana sebanyak 1.415 orang mengunduh aplikasi ini selama periode Mudik Lebaran 2025.

“Teknologi yang kami terapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” tutup Koentjoro, Direktur Operasi III Hutama Karya.

Sebagai penutup, Hutama Karya menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder pendukung kelancaran arus mudik tahun ini, termasuk Kementerian BUMN, Kementerian PU, Kementerian Perhubungan, BPJT, TNI-Polri, serta instansi lainnya yang membantu jalannya Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025 di JTTS. “Kami juga berterima kasih kepada seluruh pengguna jalan yang telah memilih JTTS sebagai jalur alternatif perjalanan,” kata dia.

“Evaluasi tahun ini akan menjadi bekal penting untuk terus meningkatkan pelayanan di masa mendatang dengan komitmen menghadirkan jalan tol yang aman, nyaman, dan handal bagi seluruh pengguna,” tutup Koentjoro, Direktur Operasi III Hutama Karya.(*)




Gebrakan Kapolda Jambi Baru: Bongkar Kasus Korupsi Alat Praktik SMK, Kerugian Negara Capai Rp21,8 Miliar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Di bawah kepemimpinan Kapolda Jambi yang baru, Ditreskrimsus Polda Jambi berhasil mengungkap kasus korupsi besar terkait pengadaan alat praktik untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Kerugian negara dalam kasus ini ditaksir mencapai Rp21,8 miliar

Kasus korupsi ini merupakan bagian dari implementasi program 100 hari kerja Kapolda Jambi, sekaligus mendukung komitmen Presiden RI dalam pemberantasan korupsi melalui Asta Cita dan program prioritas Kapolri.

Pengadaan peralatan praktik utama SMK tersebut menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2022 dengan total anggaran mencapai Rp122 miliar.

Fokus penyidikan sendiri mengarah pada anggaran untuk SMK, terpisah dari Rp51 miliar yang diperuntukkan bagi SMA.

Wadirreskrimsus AKBP Taufik Nurmandia, didampingi Kasubdit Tipikor Kompol Zamri Elfino, dalam konferensi pers yang digelar Jumat (11/4/2025), menjelaskan bahwa kasus ini bermula dari laporan polisi tertanggal 7 Oktober 2024 dengan nomor LP: LTA 26/10/2024.

“Hingga kini, penyidik telah memeriksa 90 saksi dan sejumlah ahli, menyita lebih dari 500 dokumen, serta uang tunai senilai Rp6,07 miliar,” ungkap AKBP Taufik.

Dijelaskan pula bahwa, dugaan tindak pidana korupsi terjadi akibat adanya kesepakatan antara oknum Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan penyedia jasa pengadaan, dengan melibatkan peran broker.

Mereka menyepakati fee sebesar 17% dari nilai proyek.

Mirisnya, hasil pengecekan di sejumlah sekolah menunjukkan bahwa alat praktik yang dikirim tidak layak digunakan dan hingga kini belum pernah dipakai oleh para siswa.

“Temuan ini memperkuat indikasi penyimpangan dalam proses pengadaan barang,” ujarnya.

Berdasarkan hasil audit dan penyidikan, negara mengalami kerugian sebesar Rp21.892.252.403.

Saat ini, penyidik telah menetapkan satu tersangka berinisial PPK, yang menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen saat proyek berjalan.

Tersangka dijerat dengan pasal-pasal dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, antara lain Pasal 2 ayat 1, Pasal 3, Pasal 5 ayat 1, Pasal 15, dan Pasal 18, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara serta denda hingga Rp1 miliar.

Selain satu tersangka utama, Polda Jambi juga tengah menyelidiki tiga laporan polisi lainnya yang berhubungan dengan kasus ini. Beberapa nama disebut sudah masuk dalam radar penyidik, termasuk inisial RWS dan sejumlah pihak dari perusahaan penyedia jasa seperti PT TDI, TBI, dan RT.

Pengusutan kasus ini menunjukkan keseriusan Polda Jambi dalam memberantas tindak pidana korupsi, khususnya dalam sektor pendidikan yang seharusnya menjadi fondasi pembangunan masa depan generasi bangsa.(*)




Satgas Pangan Polda Jambi Cek Harga dan Stok Sembako Pasca Lebaran di Pasar Tradisional

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Satgas Pangan Kepolisian Daerah (Polda) Jambi melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Subdit I Indagsi melakukan pengecekan harga dan ketersediaan stok bahan pokok di Pasar Tradisional Angso Duo, Jumat (11/4/2025).

Pengecekan dilakukan terhadap sejumlah komoditas penting seperti cabai merah, cabai hijau, cabai rawit, cabai geprek, bawang putih, bawang merah, minyak goreng kemasan rakyat (Minyak Kita), beras SPHP, daging beku, daging segar, telur ayam ras, dan daging ayam.

Kasubdit I Indagsi AKBP Hernawan Rizky mewakili Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Dr Bambang Yugo Pamungkas mengatakan, kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan stok dan kestabilan harga pangan strategis pasca Hari Raya Idulfitri 1446 H.

“Kami ingin memastikan harga dan stok kebutuhan pokok seperti cabai, bawang, daging, dan telur ayam tetap stabil di pasar tradisional,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pengecekan, berikut harga komoditas yang ditemukan di lapangan:

– Cabai Merah: Rp50.000 – Rp55.000/kg

– Cabai Hijau: Rp20.000 – Rp24.000/kg

– Cabai Rawit: Rp20.000 – Rp26.000/kg

– Cabai Geprek: Rp90.000 – Rp100.000/kg

– Bawang Merah: Rp42.000 – Rp44.000/kg

– Bawang Putih: Rp36.000 – Rp38.000/kg

– Minyak Kita: Rp15.700/liter

– Beras SPHP: Rp63.000 per karung (5 kg)

– Telur Ayam Ras: Rp1.500 – Rp1.900/butir

– Daging Ayam: Rp28.000 – Rp30.000/kg

– Daging Beku: Rp100.000 – Rp125.000/kg

– Daging Segar: Rp140.000/kg

AKBP Hernawan menegaskan bahwa secara umum, harga bahan pokok di Pasar Angso Duo masih tergolong stabil dan stok dalam kondisi aman.

“Stok dan harga bahan pokok seperti cabai, bawang, minyak goreng, beras, telur ayam, serta daging segar dan beku masih terkendali pasca Lebaran,” pungkasnya.  (*)




Pasca Idul Fitri 1446 H, Satgas Pangan Polda Jambi Cek Stok Sembako di Bulog dan PT Abadi Makmur

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Meskipun bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1446 H telah usai, Satgas Pangan Polda Jambi terus melakukan pemantauan terhadap sejumlah bahan pokok di tingkat grosir pada Jum’at (11/4/2025).

Pengecekan tersebut dilakukan Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Jambi dalam rangka memastikan ketersediaan stok bahan pokok hingga menjaga stabilitas harga di pasar.

Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Dr Bambang Yugo Pamungkas melalui Kasubdit Indagsi AKBP Hernawan Rizky mengatakan pihaknya melakukan pengecekan stok beras, gula, minyak goreng, tepung di Gudang Bulog dan gula serta kedelai di PT Abadi Makmur.

“ Hari ini kita dari satgas pangan Polda Jambi telah melakukan pemantauan di dua tempat yaitu di Gudang Bulog Jambi dan PT Abadi Makmur,” ujarnya.

AKBP Hernawan mengatakan, pengecekan dilakukan memastikan bahwa stok bahan pokok masih aman, dan stabilitas harga juga stabil pasca Idul Fitri 1446 H.

“ Berdasarkan hasil pengecekan dan pemantauan untuk stok beras saat ini Cbp sebanyak 6.826.965 Kg, dan beras kom sebanyak 141.119 Kg,” lanjutnya.

Untuk ketersediaan sendiri pasokan stok beras masih aman 3 atau 4 bulan kedepan, sedangkan untuk harga beras SPHP 11.300 /1 Kg atau Rp. 56.500 /5 Kg.

Tidak sampai itu saja, untuk stok gula saat ini sebanyak 19.380 Kg, Minyak Goreng 141.820 liter dan Tepung sebanyak 4.124Kg.

Pengecekan di PT Abadi Makmur yang beralamat di Jalan Lingkar Selatan 2 No 35 RT 46 Kelurahan Bakung Jaya Kecamaran Paalmerah Kota Jambi.

Di mana, Kedelai merek Mata/Bola Stok 900 Sak/karung kemasan 50 Kg, Gula merek PSM Stok sebanyak 2.800 Sak/karung kemasan 50 Kg dengan harga Rp. 16.950.- /Kg.

“ Kita dari Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Jambi akan terus melakukan pemantauan dan pengecekan terhadap sejumlah bahan pokok memastikan ketersediaan dan stok untuk masyarakat,” pungkasnya. (*)




Dokter PPDS Unpad Diduga Perkosa Keluarga Pasien di RSHS

Dokter PPDS Unpad Priguna Anugerah Pratama

Bandung, SEPUCUKJAMBI.ID Publik dikejutkan dengan dugaan kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh seorang dokter muda dari Universitas Padjadjaran (Unpad). Priguna Anugerah Pratama (31), dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi, diduga memperkosa seorang perempuan berinisial FH (21) yang merupakan keluarga pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung.

Peristiwa ini terjadi di lantai 7 gedung Medical Check-Up Center RSHS. Berdasarkan keterangan korban, pelaku mengajak FH ke ruangan dengan alasan pemeriksaan darah. Namun di dalam ruangan, Priguna justru menyuntikkan jarum hingga 15 kali ke tubuh korban, yang menyebabkan korban kehilangan kesadaran.

Setelah tidak sadarkan diri, FH mengaku mengalami pelecehan seksual oleh pelaku. Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Polisi segera bergerak cepat melakukan pencarian terhadap pelaku.

Baca juga:  Kasus Judi Sabung Ayam Way Kanan: Kapendam TNI Sebut Ada Oknum yang Terlibat

Baca juga:  Kejaksaan Agung Gali Peran Ahok dalam Kasus Korupsi PT Pertamina

Pelaku akhirnya ditemukan di unit apartemennya. Saat hendak ditangkap, pelaku ditemukan dalam kondisi luka parah di pergelangan tangan akibat percobaan bunuh diri. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis.

Polda Jawa Barat menyatakan bahwa pelaku kini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat dengan pasal tentang pemerkosaan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yang ancaman hukumannya mencapai 12 tahun penjara.

Universitas Padjadjaran sebagai institusi pendidikan pelaku menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden ini. Pihak kampus menegaskan akan mendukung penuh proses hukum yang berjalan dan mengevaluasi sistem pembinaan serta pengawasan terhadap mahasiswa residen.

Kasus ini memicu kemarahan warganet dan masyarakat luas. Banyak yang mempertanyakan keamanan dan etika profesi dalam dunia medis, terutama saat dokter justru melakukan tindakan yang melanggar hukum dan kemanusiaan.

Hingga kini, proses penyelidikan terus berlangsung. Korban telah mendapat pendampingan hukum dan psikologis. Sementara itu, pelaku masih dalam perawatan medis sambil menunggu proses hukum selanjutnya. (*)




Titiek Puspa Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun

penyanyi legendaris Indonesia yang wafat di usia 87 tahun.

Jakarta, SEPUCUKJAMBI.ID – Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi legendaris Titiek Puspa tutup usia pada Kamis (11/4) pukul 16.30 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta. Kepergian sang maestro pada usia 87 tahun itu dikonfirmasi langsung oleh manajernya, Mia, melalui pesan singkat kepada media.

“Telah wafat sekitar pukul 16.30, Eyang Titiek Puspa di RS Medistra,” kata Mia.

Kabar duka ini pun segera mendapat respons luas dari publik dan tokoh-tokoh nasional. Pihak Musica Studio, label yang selama ini menaungi karya-karya Titiek Puspa, menyampaikan belasungkawa mendalam serta doa untuk almarhumah.

“Semoga amal ibadah dan segala kebaikan Eyang Titiek Puspa diterima dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tulis pihak Musica Studio.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon juga turut menyampaikan penghormatan terakhir melalui akun media sosial pribadinya di platform X (dulu Twitter). “Selamat jalan komposer dan penyanyi legendaris Indonesia, Mbak Titiek Puspa… al-Fatihah,” tulisnya.

Baca juga:  Polres Metro Jakarta Barat Gagalkan Pengiriman 13 Motor Curian ke Bengkulu

Baca juga:  Pinjol Ilegal Dominasi Kasus Keuangan Ilegal, OJK Gencarkan Edukasi Masyarakat

Sebelum kepergiannya, Titiek Puspa sempat dikabarkan mengalami serangan stroke dan menjalani operasi. Informasi tersebut diungkap oleh pengamat musik Stanley Tulung lewat unggahan di Instagram, menyebutkan bahwa sang penyanyi sempat jatuh sakit saat berada di Studio Trans TV.

“Bangun tidur dengar kabar kalau penyanyi senior @titiekpuspa_official kena stroke dan langsung dioperasi dini hari tadi pukul 01.00–03.00. Semoga lekas pulih seperti semula, Tante Titiek. Aamiin,” tulis Stanley, kala itu masih berharap sang legenda bisa pulih.

Titiek Puspa, yang memiliki nama asli Hj. Sudarwati, lahir pada 1 November 1937. Karier musiknya dimulai dari kota Semarang, lewat ajang kompetisi menyanyi “Bintang Radio.” Sejak saat itu, ia terus menunjukkan konsistensinya di dunia hiburan Indonesia sebagai penyanyi, pencipta lagu, aktris, hingga pelakon seni panggung.

Ia dikenal melalui karya-karya musik yang menyentuh hati seperti Kupu-Kupu Malam, Bing, hingga Marilah Kemari. Selain bernyanyi, ia juga aktif dalam sejumlah operet seperti Bawang Merah Bawang Putih, Kartini Manusiawi, serta tampil di layar lebar melalui film-film seperti Karminem, Inem Pelayan Sexy, dan Apanya Dong.

Lebih dari sekadar seniman, Titiek Puspa adalah simbol ketangguhan dan dedikasi dalam berkarya, yang menembus batas zaman dan generasi. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, namun juga warisan seni yang tak akan lekang oleh waktu. (*)

 




Respon Keluhan Warga, Wali Kota Maulana Turun Cek IPA dan Intake PDAM

JAMBI,SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi dokter Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha meninjau langsung Instalasi Pengolahan Air (IPA) Broni dan Intake Pulau Pandan milik Perumda Air Minum Tirta Mayang, di Kelurahan Danau Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Kamis pagi (10/4/2025).

Dalam pengecekan ini, keduanya turut didampingi oleh Sekda A. Ridwan, Direktur Utama PDAM Tirta Mayang Dwike Riantara beserta Dewan Pengawas, Asisten Sekda Amirullah, Kadis PUPR Momon Sukmana, Kabag Ekonomi dan SDA Hendra Saputra, Camat Danau Sipin Efrin, serta perwakilan PLN Jambi.

Wali Kota Maulana bersama rombongan memantau berbagai sarana pendukung operasional layanan air, seperti ruang Panel Pompa, Trafo, Gardu, dan Genset.

Kegiatan ini dilakukan sebagai respons terhadap keluhan masyarakat terkait gangguan distribusi air bersih saat perayaan Idulfitri lalu.

Dalam keterangannya, Wali Kota menegaskan bahwa pelayanan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi pemerintah.

“Hari ini saya mengajak langsung pihak PLN, Perumdam Tirta Mayang, dan jajaran Pemkot Jambi untuk melihat langsung sarana pendukung kelistrikan, karena ini menjadi prioritas utama dalam operasional distribusi air bersih,” ujar Maulana.

Maulana menekankan pentingnya kelistrikan sebagai faktor utama pendukung distribusi air.

Ia meminta seluruh jajaran PDAM melakukan evaluasi menyeluruh.

“Tidak ada gunanya peralatan canggih jika kelistrikan sebagai sarana pendukung tidak memadai. Ini hal serius, karena gangguan kelistrikan menjadi akar masalah distribusi air bersih,” tambahnya.

Wali Kota Maulana juga menegaskan komitmennya untuk memastikan layanan air bersih tetap optimal bagi masyarakat Kota Jambi.

“Apapun akan kami lakukan untuk menjamin air bersih terus mengalir 24 jam, tidak hanya saat hari besar, tapi setiap hari,” tegasnya.

Usai pengecekan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota memimpin rapat evaluasi bersama pihak PLN, Perumdam Tirta Mayang, dan Dewan Pengawas untuk menindaklanjuti persoalan kelistrikan yang mengganggu layanan air saat Idulfitri.

“Hasil diskusi hari ini, kami tekankan pentingnya memprioritaskan daya dukung produksi air agar kejadian serupa tidak terulang,” jelas Maulana.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas gangguan layanan air bersih selama perayaan Idulfitri.

“Kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat Kota Jambi atas terhentinya distribusi air bersih selama beberapa hari saat Idulfitri lalu,” ujarnya.

Untuk mencegah gangguan serupa, Maulana menegaskan bahwa sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM), ia akan terus melakukan pembinaan dan evaluasi langsung, terutama dalam pengelolaan kelistrikan di instalasi pompa air.

“Kami juga telah mengamanatkan kepada Dirut dan jajaran untuk membangun tata kelola perusahaan yang baik. Jika semua program berjalan lancar, BUMD Tirta Mayang tidak hanya akan meningkatkan produksi dan pendapatan, tapi juga memperluas dampak sosial melalui program CSR untuk Kota Jambi,” pungkasnya.(*)




Gangguan Landasan Pacu Akibat Cuaca Panas, Bandara Sultan Thaha Jambi Kembali Beroperasi

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID – Bandara Sultan Thaha Jambi memastikan operasional penerbangan kembali normal setelah mengalami gangguan pada landasan pacu yang menyebabkan penundaan sejumlah penerbangan.

General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, menjelaskan bahwa kendala teknis terjadi akibat panas terik matahari yang menyebabkan roda pesawat lengket pada landasan pacu.

“Masalah ini disebut ‘landasan lendut’, di mana pesawat menjadi terlalu berat, dan roda pesawat tidak bisa lepas dari landasan,” ujar Ardon, Kamis (10/4).

Gangguan tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB dan mengakibatkan penumpang yang sudah berada di dalam pesawat terpaksa turun.

Beruntung, permasalahan berhasil diatasi dalam waktu dua jam, dan bandara kembali beroperasi normal pada pukul 17.30 WIB.

Saat ini, pihak bandara memastikan bahwa landasan pacu telah kembali dapat digunakan dengan aman.

Perbaikan sementara telah dilakukan, sementara perbaikan permanen akan dilakukan setelah seluruh penerbangan selesai malam ini.

“Setelah penerbangan terakhir malam ini, perbaikan permanen akan segera dilakukan,” tambah Ardon.

Pihak otoritas bandara juga meminta maaf kepada seluruh penumpang yang mengalami gangguan akibat keterlambatan penerbangan ini.

Pada hari ini, Bandara Sultan Thaha Jambi melayani 17 penerbangan keberangkatan dan 18 penerbangan kedatangan.(*)




Pembangunan Box Culvert di Jujuhan Bungo Dimulai, Kendaraan Berat Segera Bisa Melintas

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Proyek pembangunan box culvert di jalan penghubung antara Provinsi Jambi dan Sumatera Barat (Sumbar), tepatnya di Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, akhirnya dimulai.

Box culvert ganda (double) dengan ukuran 3 meter x 3 meter ini didanai melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari sejumlah perusahaan besar.

Informasi yang dihimpun dari Jambi Independent, proyek ini direncanakan oleh P2JN Jambi, sementara pelaksanaan konstruksinya ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jambi.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Bungo, Dwi Herwindo, mengonfirmasi bahwa pembangunan box culvert ini sangat dibutuhkan karena jembatan sementara sebelumnya, yaitu jembatan bailey, hanya mampu dilalui kendaraan dengan tonase maksimal 20 ton.

“Jembatan bailey sebelumnya hanya bisa dilalui kendaraan dengan tonase di bawah 20 ton. Dengan adanya box culvert ini, kendaraan berat dengan muatan di atas 20 ton akan bisa melintas dengan aman,” jelas Dwi.

Proyek infrastruktur ini disambut antusias oleh warga sekitar, termasuk para sopir angkutan barang yang sering melewati jalan penghubung Jambi-Sumbar.

Salah satunya adalah Ari, seorang warga Jujuhan yang merasa lega dengan dimulainya pembangunan box culvert.

“Alhamdulillah, box culvert sudah mulai dibangun. Dengan ukuran 3 x 3 meter, kendaraan dengan tonase lebih dari 20 ton sudah bisa melintas. Ini sangat membantu aktivitas kami,” ungkap Ari.

Para sopir angkutan yang biasa melewati jalur ini juga menyambut baik proyek ini. Mereka berharap dengan selesainya pembangunan, kemacetan akibat pembatasan tonase pada jembatan bailey bisa dihindari.

“Pembangunan box culvert ini sudah lama dinantikan oleh banyak sopir angkutan. Semoga pengerjaan berjalan lancar dan arus lalu lintas kembali normal,” tambah Ari.

Proyek pembangunan box culvert ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan distribusi barang serta jasa antara Jambi dan Sumatera Barat. Terutama bagi kendaraan angkutan berat yang selama ini terkendala dengan keterbatasan akses pada jembatan bailey.(*)