Moody’s Pertahankan Peringkat Kredit Indonesia, Ekonomi Tetap Stabil

Jakarta, SepucukJambi.id – Lembaga pemeringkat kredit internasional Moody’s Investors Service kembali menegaskan Sovereign Credit Rating (SCR) Republik Indonesia pada level Baa2 dengan outlook stabil. Keputusan ini mencerminkan kepercayaan global terhadap ketahanan ekonomi nasional, di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, menegaskan bahwa keputusan Moody’s merupakan bukti bahwa kebijakan ekonomi Indonesia tetap solid dan mampu menjaga stabilitas sektor keuangan.

“Ini adalah bukti bahwa kebijakan yang kita jalankan secara konsisten mampu menjaga stabilitas di tengah dinamika global. Kami berharap hasil tinjauan berkala Moody’s ini semakin meningkatkan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia,” ujar Mahendra.

Baca juga:  OJK Jambi: Sektor Jasa Keuangan Stabil, Kredit Perbankan Tumbuh 8%

Baca juga:  OJK Terbitkan Kebijakan Buyback Saham

Faktor Penguatan Ekonomi Indonesia

Moody’s menyoroti sejumlah faktor yang mendukung ketahanan ekonomi Indonesia, antara lain:
✅ Keunggulan sumber daya alam dan bonus demografis yang menopang pertumbuhan jangka panjang.
✅ Permintaan domestik yang kuat, terutama dari konsumsi rumah tangga dan investasi.
✅ Kebijakan fiskal yang fleksibel dan upaya pendalaman pasar keuangan.
✅ Daya saing sektor manufaktur dan komoditas yang semakin meningkat.

Dengan kombinasi faktor-faktor ini, ekonomi Indonesia diproyeksikan akan terus tumbuh pada tahun 2025 dan 2026, menciptakan peluang bagi investor dan pelaku bisnis.

OJK Perkuat Stabilitas Keuangan

Sebagai regulator, OJK terus menjalankan program prioritas untuk memastikan ekosistem jasa keuangan yang sehat, inklusif, dan berdaya saing. Sinergi dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dan Pemerintah juga akan terus diperkuat guna mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang sejalan dengan program Asta Cita.

“Kepercayaan investor dan pasar adalah modal utama kita dalam melangkah ke depan,” tambah Mahendra.

Dengan stabilitas ekonomi yang terus dijaga dan kebijakan yang konsisten, Indonesia semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu negara dengan prospek pertumbuhan yang menjanjikan di kawasan.(*)




Posko Mudik dan Tanggap Bencana BPJN Jambi Siap Layani Pemudik 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Posko mudik tanggap bencana yang disiapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui BPJN Jambi menunjukkan kesiapan dalam menghadapi arus mudik 2025.

Terlihat pada Sabtu (22/3/2025), posko PPK 1.1 di batas Kabupaten Tanjabbar – Simpang Tuan ramai dikunjungi pengguna jalan.

Posko berwarna hijau, kuning, dan putih ini mudah ditemukan di sepanjang jalan lintas timur Sumatera.

Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1, Djoko, posko mulai beroperasi pada H-10, yakni sejak 22 Maret hingga 8 April 2025 mendatang.

“Fasilitas di posko sudah kami siapkan untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan, seperti kasur, air mineral, takjil, serta toilet dan tempat salat,” ujar Djoko.

Selain itu, posko ini juga dilengkapi dengan alat berat untuk menangani kejadian tak terduga seperti longsor dan banjir yang sering melanda ruas PPK 1.1, yang mencakup Simpang Tuan, Batas Tanjabbar, Merlung, hingga Batas Riau.

“Kami menyiagakan alat berat seperti Vibro, Pick Up, Stemper, dan alat lainnya yang dapat digeser dari ruas 1.3,” tambahnya.

Seorang pengguna jalan, Ronaldo, mengungkapkan rasa puasnya dengan keberadaan posko Kementerian PU ini.

“Posko ini mudah ditemukan dengan warna hijau dan kuning. Saya langsung beristirahat di sini, apalagi ada kasur dan tempat parkir yang luas,” ungkap Ronaldo.

Sebelumnya, Kepala BPJN Wilayah Jambi, Ibnu Kurniawan, menyampaikan bahwa posko ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat istirahat bagi pemudik, tetapi juga sebagai titik pemantauan lalu lintas.

“Fungsi posko selain tempat istirahat, kami juga memantau lalu lintas yang menjadi kewenangan kami, serta menyiagakan alat berat untuk mengantisipasi bencana,” sebut Ibnu.

Sebaran posko mudik ini tersebar di berbagai lokasi strategis, di antaranya di Pal 10 Kota Jambi dan sebelum pintu tol Sebapo Muaro Jambi, serta di jalur Batanghari dari Bulian hingga Tugu Ikan.

“Kami juga mendirikan posko di Kabupaten Kerinci, tepatnya antara Siulak dan Lubuk Nanggodang, serta di Kota Sungai Penuh yang berbatasan dengan Tapan,” lanjut Ibnu.

Selain itu, posko ini juga dilengkapi dengan toilet dan tempat shalat, termasuk posko yang terletak di dekat jembatan Bailey di Kabupaten Bungo.

Di setiap posko, BPJN telah menyiapkan alat berat seperti Backhoe Loader, Vibro, Excavator, dan Dump Truck untuk mengantisipasi potensi bencana alam, seperti longsor di Kerinci dan Sungai Penuh.

“Posko sudah beroperasi dan kami pastikan seluruh anggota tim terus bekerja. Kami targetkan semua posko bisa berfungsi sepenuhnya hari ini (Jumat),” pungkas Ibnu Kurniawan. (*)




Polda Jambi Pastikan Stok dan Harga Bahan Pokok Stabil Menjelang Lebaran 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Pada hari ke-22 puasa Ramadhan 1446 H, Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jambi terus intensif melakukan pemantauan dan pengecekan, terhadap ketersediaan stok serta harga bahan pokok di pasar tradisional Angso Duo.

Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa, kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1446 H tetap terjaga dengan baik, baik dari sisi pasokan maupun harga.

Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jambi, AKBP Hernawan Rizky, mengungkapkan bahwa pengawasan ini bertujuan untuk mencegah lonjakan harga dan penimbunan barang.

Menjelang perayaan Lebaran, Polda Jambi memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok tetap stabil.

“Pengecekan harga dan stok ini akan terus dilakukan hingga H-8 Idul Fitri 1446 H untuk memastikan tidak ada kelangkaan atau kenaikan harga yang tidak wajar,” kata Hernawan Rizky.

Berdasarkan hasil pengecekan di pasar, berikut adalah harga bahan pokok yang terpantau:

– Cabe Merah: Rp 30.000,- hingga Rp 32.000,- per kilogram

– Cabe Hijau: Rp 24.000,- hingga Rp 26.000,- per kilogram

– Cabe Rawit: Rp 60.000,- hingga Rp 70.000,- per kilogram

– Cabe Geprek: Rp 90.000,- hingga Rp 100.000,- per kilogram

– Bawang Merah: Rp 34.000,- hingga Rp 36.000,- per kilogram

– Bawang Putih: Rp 38.000,- hingga Rp 40.000,- per kilogram

– Minyak Kita: Rp 15.700,- per liter

– Beras SPHP: Rp 63.000,- per 5 kg

– Telur Ayam Ras: Rp 1.600,- hingga Rp 1.800,- per butir

– Daging Beku: Rp 100.000,- hingga Rp 130.000,- per kilogram

Hernawan menegaskan bahwa ketersediaan bahan pokok seperti cabe, bawang, minyak goreng, beras, telur, dan daging beku saat ini masih aman dan harga tetap stabil selama bulan suci Ramadan.

Lebih lanjut, pada H-4 atau H-3 menjelang Lebaran, Polda Jambi bersama dengan Satgas Pangan Provinsi Jambi berencana melakukan sidak dan pemantauan langsung.

Ini dilakukan untuk memastikan tidak ada lonjakan harga serta ketersediaan bahan pokok yang mencukupi kebutuhan masyarakat saat Idul Fitri.(*)




Jelang Lebaran, Pemkot Jambi Pastikan Distribusi Bahan Pokok Lancar dan Harga Terkendali

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam upaya memastikan kestabilan harga, ketersediaan stok pangan dan juga sekaligus pengendalian inflasi di Kota Jambi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Pemkot Jambi yang dipimpin langsung Wali Kota dokter Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah pusat perbelanjaan dan gudang bahan pokok di kota Jambi, pada Sabtu pagi (22/3/2025).

Turut serta dalam Sidak itu, unsur Forkopimda, instansi terkait, Satgas Pangan dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah TPID) Kota Jambi.

Sidak kali ini dilakukan dibeberapa tempat pusat perbelanjaan dan gudang bahan pokok, yaitu di Pasar Tradisional Aur Duri, Indo Grosir dan Komplek Pergudangan Kastara Kecamatan Paal Merah Kota Jambi.

Usai Sidak itu, Wali Kota Maulana mengatakan, bahwa kondisi stok dan harga hingga pendistribusian bahan pokok pangan dalam keadaan baik dan stabil.

“Kami mengecek langsung mulai dari pasar tradisional, kebutuhan yang rutin dibutuhkan oleh masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri, seperti Daging, Ayam dan Telur, Alhamdulillah semua harganya dalam stabil tidak ada kenaikan,” ujarnya.

“Kemudian dari aspek permbumbuan, komoditi cabe rawit mengalami sedikit kenaikan. Namun seperti cabe merah kriting yang konsumsinya paling banyak harganya dalam kondisi stabil,” lanjutnya.

Sementara itu, untuk komoditi beras, gula dan minyak yang diprediksi akan naik konsumsinya menjelang hari Raya Idul Fitri di kota Jambi juga terpantau dalam kondisi stabil.

“Semuanya dari pantauan hari ini dalam kondisi stabil. Namun kami akan terus memantau melalui Satgas Pangan bersama TNI-Polri lengkap hingga Hari Raya Idul Fitri untuk memastikan semuanya aman dan tidak terjadi kenaikan harga,” jelas Maulana.

Wali Kota Maulana juga mengatakan, guna mendongkrak perputaran ekonomi melalui peningkatan belanja, Pemkot Jambi juga telah mencairkan gaji, THR beserta TPP ASN.

Yang diprediksi kurun waktu satu minggu kedepan peningkatan belanja dipusat perbelanjaan akan meningkat.

“Kami telah mencairkan gaji, THR, dan TPP ASN sebagai salah satu strategi untuk mendongkrak perputaran ekonomi di Kota Jambi. Dengan adanya pencairan ini, dalam kurun waktu satu minggu ke depan, kami memprediksi akan terjadi peningkatan signifikan dalam belanja masyarakat di pusat perbelanjaan,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Turut serta dalam Sidak ini

Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jambi Warsono, Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binaga Siregar, Dandenpom II/2 Jambi Letkol CPM Sundoro, Kasi Datun Kejari Jambi Wiliyamson, mewakili Dandim 0415/Jambi Mayor Inf Marlianus Pase, Kepala BPOM Jambi Veramika Ginting, perwakilan Bulog Divre Jambi, Sekda A Ridwan beserta jajaran.

Sidak sebagai langkaf sigap ini menunjukkan komitmen nyata Pemkot Jambi dalam menjaga stabilitas ekonomi dan memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang dan penuh kebahagiaan.(*)




Posko Mudik Tanggap Bencana BPJN Jambi Mulai Beroperasi, Cek Lokasinya!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Jambi telah mengoperasikan posko mudik tanggap bencana yang tersebar di 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi.

Posko ini mulai beroperasi sejak 21 Maret 2025, atau H-10 menjelang arus mudik, dan akan terus aktif hingga 8 April 2025.

Kepala BPJN Wilayah Jambi, Ibnu Kurniawan, menjelaskan bahwa posko ini memiliki berbagai fungsi, termasuk sebagai tempat istirahat bagi pemudik.

“Fungsi posko selain sebagai tempat istirahat, juga untuk memantau lalu lintas yang menjadi kewenangan kami, serta menyiagakan alat berat untuk menghadapi potensi bencana,” ujar Ibnu Kurniawan.

Sebaran posko, lanjut Ibnu, tersebar di beberapa lokasi strategis di Provinsi Jambi. Posko dapat ditemukan di antara Pal 10 Kota Jambi dan sebelum pintu tol Sebapo Muaro Jambi.

Selain itu, posko juga tersebar di wilayah Batanghari, tepatnya di jalur dua di Bulian hingga jalur Tugu Ikan.

“Kami juga mendirikan posko di Kabupaten Kerinci, tepatnya antara Siulak dan Lubuk Nanggodang, serta di Kota Sungai Penuh, yang berbatasan dengan Tapan,” ungkap Ibnu.

Posko juga dilengkapi dengan fasilitas seperti toilet dan tempat salat. Salah satu posko berada di Kabupaten Bungo, dekat jembatan Bailey.

“Semua daerah PPK (Paket Pengelola Kegiatan) kami pasang posko, dan di setiap posko disiapkan alat berat untuk mengantisipasi longsoran, seperti di Kerinci dan Sungai Penuh,” tambahnya.

Di dalam Kota Jambi, BPJN juga menyiapkan CPH MA (campuran aspal dingin) yang dapat langsung digunakan untuk menambal lubang jalan.

Berbagai alat berat seperti Backhoe Loader, Vibro, Excavator, dan Dump Truck telah disiapkan di posko-posko dengan potensi bencana alam yang ada.

“Hari ini, posko sudah beroperasi, dan saya pastikan semua anggota masih berproses. Kami targetkan malam ini akan selesai, dan posko diharapkan dapat beroperasi sepenuhnya hari ini (Jumat),” tutup Ibnu Kurniawan. (*)




Tim Satgas Pangan Kota Jambi Lakukan Sidak Pasar Jelang Idul Fitri, Walikota Maulana Pastikan Harga Stabil

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Menjelang Idul Fitri, Walikota Jambi, Maulana, bersama Wakil Walikota Jambi, Diza, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jambi, A. Ridwan, memimpin Tim Satgas Pangan Kota Jambi untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar-pasar tradisional di kota tersebut, Sabtu 21 Maret 2025.

Sidak ini bertujuan untuk memastikan kestabilan harga bahan pokok jelang hari raya Idul Fitri.

Kegiatan yang dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Jambi, termasuk Ketua DPRD, Wakil Walikota, dan Kapolres, dilakukan untuk mengecek ketersediaan dan harga barang yang rutin dibutuhkan masyarakat, yang biasanya mengalami kenaikan menjelang Idul Fitri.

“Kami melakukan pengecekan di pasar tradisional, khususnya pada barang-barang yang sering mengalami kenaikan harga seperti daging, ayam, dan telur. Alhamdulillah, harga-harga tersebut masih stabil,” kata Maulana.

Ia juga mencatat adanya sedikit kenaikan pada harga cabai rawit, namun harga cabai merah keriting tetap stabil.

Selain itu, Maulana menekankan pentingnya memantau harga minyak goreng, yang biasanya meningkat menjelang Idul Fitri.

Namun, menurutnya, sejauh ini tidak ada kenaikan signifikan pada bahan pokok tersebut.

Walikota Jambi juga menyampaikan bahwa, Pemkot Jambi bersama Satgas Pangan yang terdiri dari polisi dan TNI akan terus memantau pasar hingga memastikan semua kebutuhan pokok aman dan harga tetap stabil.

“Kami juga ingin memastikan tidak ada lonjakan harga yang tidak wajar, agar masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan tenang,” ujar Maulana.

Lebih lanjut, Maulana menjelaskan bahwa, Pemkot Jambi telah mencairkan Tunjangan Profesi Pekerjaan (TPP) dan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Aparatur Sipil Negara (ASN).

Langkah ini diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi di masyarakat melalui belanja para ASN.

Dengan langkah-langkah tersebut, Pemkot Jambi berharap bisa menjaga kestabilan harga dan ketersediaan barang selama perayaan Idul Fitri.(*)




Wali Kota Maulana Luncurkan Maskot KERIS, Mantapkan Kesiapan Pemilihan Ketua RT Serentak 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, dokter Maulana, secara resmi mensosialisasikan Peraturan Wali Kota Jambi (Perwali) Nomor 6 Tahun 2025 tentang Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan dan Lembaga Adat Kelurahan.

Acara yang berlangsung pada Jumat pagi (21/3/2025) di Aula Serbaguna Taman Pemancingan Donorejo, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Jambi Selatan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Sekda Kota Jambi A. Ridwan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Fahmi, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Noverentiwi Dewanti beserta jajaran Pemerintah Kota Jambi lainnya.

Selain sosialisasi Perwali, kegiatan ini juga menjadi momentum penting karena dirangkai dengan penyerahan insentif bagi Ketua RT, LPM, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

Tak hanya itu, Wali Kota Jambi bersama Wakil Wali Kota dan Wakil Gubernur Jambi juga secara simbolis meluncurkan Maskot Pemilihan Ketua RT Serentak se-Kota Jambi Tahun 2025, sebagai penanda akan dimulainya pemilihan Ketua RT yang akan digelar serentak pada April mendatang.

Dalam paparannya, Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa Perwali Nomor 6 Tahun 2025 itu dirancang untuk memperkuat peran Ketua RT sebagai garda terdepan dalam pembangunan berbasis komunitas.

Melalui regulasi ini, RT kini memiliki struktur organisasi yang lebih jelas, terdiri dari Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta bidang-bidang strategis seperti Pembangunan, Keamanan dan Ketertiban, serta Pembinaan Masyarakat.

“Perwali ini hadir untuk memperkuat peran Ketua RT, yang selama ini menjadi ujung tombak dalam pelayanan masyarakat. Dengan adanya struktur yang lebih jelas, RT diharapkan bisa berperan lebih aktif dalam membangun lingkungan, turut meningkatkan kesejahteraan warga, serta menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Maulana.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa Perwali ini juga merupakan turunan dari Peraturan Menteri Dalam Negeri yang mengatur tentang lembaga kemasyarakatan kelurahan dan lembaga adat.

Salah satu poin pentingnya adalah penyesuaian masa jabatan Ketua RT menjadi lima tahun, agar ada kesinambungan dalam kepemimpinan dan perencanaan pembangunan di tingkat paling bawah.

“Kami ingin semua program pemerintah tersinergi dari tingkat RT hingga ke tingkat kota. Dengan periode jabatan yang lebih panjang, Ketua RT dapat bekerja lebih efektif dalam menjalankan program-program yang berkelanjutan,” tambahnya.

Dengan disahkannya Perwal ini, Pemkot Jambi akan segera melaksanakan Pemilihan Ketua RT Serentak pada April 2025, yang akan dilanjutkan dengan pelantikan serentak pada Mei 2025.

“Kami berharap pemilihan ini berjalan dengan baik dan menghasilkan Ketua RT yang benar-benar mampu menjadi perwakilan masyarakat, serta mampu berkolaborasi dengan pemerintah dalam pembangunan,” harap Wali Kota Maulana.

Sebagai bagian dari persiapan, acara ini juga menjadi forum diskusi antara pemerintah dan para Ketua RT, LPM, serta pihak terkait untuk memastikan pemahaman yang sama dalam pelaksanaan regulasi ini.

Terkait dengan peran RT dalam menciptakan situasi kondusif menyambut Hari Raya Idul Fitri, Wali Kota Maulana meminta RT untuk bekerja sama dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam mendata warga yang mudik maupun yang datang ke wilayah mereka.

“Saya imbau kepada warga yang akan mudik agar menitipkan rumahnya kepada tetangga, memastikan keamanan listrik, serta mengunci rumah dengan baik. Jangan sampai terjadi kejadian yang tidak diinginkan seperti kebakaran atau pencurian,” pesannya.

Selain itu, Wali Kota Maulana juga menegaskan kepada Dinas Lingkungan Hidup agar memastikan tidak ada sampah yang berserakan selama perayaan Idul Fitri.

“Kota Jambi harus tetap bersih dan nyaman bagi siapa pun yang berkunjung. Mari kita wujudkan Kota Jambi yang tertib dan berdaya saing,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani memberikan apresiasinya atas langkah inovatif Pemkot Jambi dalam memperkuat peran lembaga kemasyarakatan.

Ia menilai kegiatan ini sebagai sejarah baru dalam pengelolaan pemerintahan berbasis komunitas.

“Kegiatan ini luar biasa karena berhasil mengumpulkan seluruh elemen masyarakat yang menjadi ujung tombak pemerintahan. Kota Jambi sebagai ibu kota provinsi harus terus maju dengan inovasi seperti ini,” ujar Wagub Abdullah Sani.

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap Pemilihan Ketua RT Serentak karena akan menciptakan keseragaman dalam kepemimpinan di tingkat kelurahan dan meningkatkan efektivitas koordinasi antara RT dan pemerintah daerah.

“Saya berharap kebijakan ini tidak hanya berdampak bagi Kota Jambi, tetapi juga bisa menjadi inspirasi bagi kabupaten/kota lain di Provinsi Jambi. Kolaborasi dari tingkat RT hingga pemerintah daerah sangat penting untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera,” tutupnya.

Kepala DPMPPA Kota Jambi, Noverentiwi Dewanti, melaporkan bahwa sosialisasi ini dihadiri oleh 1980 peserta, yang terdiri dari 11 Camat, 68 Lurah, 115 Babinsa, 68 Bhabinkamtibmas, 1650 Ketua RT dan 68 Ketua LPM.

“Dengan jumlah peserta yang besar, kami berharap sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman yang komprehensif tentang tugas dan fungsi Ketua RT serta LPM. Selain itu, ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah dan lembaga kemasyarakatan dalam menyukseskan program pembangunan Kota Jambi Bahagia,” jelasnya.

Dengan adanya Perwali Nomor 6 Tahun 2025 ini, diharapkan Kota Jambi dapat semakin maju dengan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, partisipatif, dan berbasis pada kebutuhan masyarakat.(*)




Satgas PASTI Blokir 536 Entitas Ilegal, Waspada Penipuan Jelang Lebaran

Jakarta, Sepucukjambi.id – Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap berbagai modus penipuan keuangan yang marak menjelang Idulfitri 1446 H. Sepanjang Januari hingga Februari 2025, Satgas PASTI telah memblokir 508 entitas pinjaman online ilegal dan 28 konten pinjaman pribadi (pinpri) yang berpotensi merugikan masyarakat.

Dalam upaya melindungi masyarakat, Satgas PASTI menyoroti beberapa modus penipuan yang kerap terjadi selama bulan Ramadan, antara lain pinjaman online ilegal, investasi bodong, phising, impersonation (penyalahgunaan identitas lembaga berizin), serta tawaran kerja paruh waktu palsu.

Masyarakat diminta untuk tidak mudah tergiur dengan tawaran pinjaman atau investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Selain itu, masyarakat diimbau untuk selalu mengecek legalitas penyedia layanan keuangan sebelum melakukan transaksi.

Sejak 2017 hingga 13 Maret 2025, Satgas PASTI telah menghentikan 12.721 entitas keuangan ilegal, yang terdiri dari:

Baca juga:  OJK Jambi: Sektor Jasa Keuangan Stabil, Kredit Perbankan Tumbuh 8%

Baca juga:  OJK Terbitkan Kebijakan Buyback Saham

  • 1.737 entitas investasi ilegal,
  • 10.733 entitas pinjaman online ilegal/pinpri, dan
  • 251 entitas gadai ilegal.

Satgas PASTI juga menyoroti maraknya kembali investasi ilegal World Pay One (WPONE) di beberapa wilayah seperti Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Selatan. Entitas ini telah dinyatakan ilegal sejak 24 Januari 2025, namun masih beroperasi di bawah berbagai skema yang menipu masyarakat.

Selain itu, 1.092 nomor debt collector terkait pinjaman online ilegal telah diajukan untuk pemblokiran oleh Satgas PASTI kepada Kementerian Komunikasi dan Digital RI, menyusul laporan ancaman dan intimidasi terhadap peminjam.

Sebagai langkah lanjutan, Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) telah didirikan untuk menangani kasus penipuan keuangan secara lebih efektif. Sejak beroperasi pada 22 November 2024 hingga 12 Maret 2025, IASC telah menerima 67.866 laporan dengan total kerugian mencapai Rp1,2 triliun, dan berhasil memblokir dana sebesar Rp129,1 miliar dari rekening terkait penipuan.

Bagi masyarakat yang menjadi korban penipuan, laporan dapat disampaikan melalui website IASC di http://iasc.ojk.go.id atau menghubungi Kontak OJK di nomor 157, WhatsApp (081 157 157 157), serta email konsumen@ojk.go.id atau satgaspasti@ojk.go.id. (*)




Tiga Tersangka Penambangan Minyak Ilegal di Batanghari Diserahkan ke Kejaksaan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tim Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jambi bmengamankan tiga pelaku penambangan minyak bumi ilegal di Kabupaten Batanghari.

Tepatnya di Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, pada Rabu 22 Januri 2025 lalu.

Setelah melalui rangkaian penyidikan dan koordinasi dengan Kejaksaan, penyidik Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jambi melimpahkan kasus ini ke Kejaksaan Negeri Batanghari (tahap II) pada Jumat, 21 Maret 2025.

Proses penuntutan akan dilanjutkan oleh Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri Batanghari, untuk memastikan kepastian hukum terkait perbuatan para tersangka.

Baca juga:  Ditreskrimsus Polda Jambi Cek Sejumlah SPBU, Pastikan Tera dan Kualitas BBM

Baca juga:  Polda Jambi dan Kementerian ESDM Investigasi Kerusakan Lingkungan di Koto Boyo Batanghari

Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol DR Bambang Yugo Pamungkas menjelaskan bahwa, pelimpahan ini dilakukan setelah pemeriksaan dan pemberkasan dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sebelumnya, Tim Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jambi menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 10.00 WIB mengenai aktivitas penambangan ilegal.

Tim kemudian bergerak untuk melakukan pengecekan, dan sekitar pukul 20.40 WIB, petugas berhasil menangkap seorang pelaku, Dadan Saputra, yang diduga terlibat dalam penambangan ilegal tersebut.

Tak lama setelahnya, sekitar pukul 21.00 WIB, dua pelaku lainnya, Rio Admawan bin Mujito dan Ribudianto bin Kamad, juga berhasil ditangkap.

Ketiganya beserta barang bukti berupa peralatan penambangan ilegal dan minyak bumi yang ditemukan di lokasi, langsung dibawa ke Polda Jambi untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam kegiatan ilegal yang dapat merusak lingkungan dan membahayakan keselamatan.

Para tersangka disangkakan melanggar Pasal 52 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, yang telah diubah dengan Pasal 40 angka 7 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja, yang berbunyi “Setiap orang yang melakukan eksplorasi dan/atau eksploitasi tanpa izin berusaha atau kontrak kerja sama” dengan ancaman hukuman penjara paling lama 6 tahun dan denda hingga Rp 60.000.000.000.

Ditreskrimsus Polda Jambi mengingatkan masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas penambangan minyak ilegal yang dapat merusak lingkungan dan jelas melanggar hukum.(*)




Jalan Nasional di Kerinci Rusak, Arus Mudik Lebaran Terancam

Kondisi jalan nasional di Kerinci yang rusak parah dengan lubang besar, menghambat arus kendaraan menjelang mudik Lebaran 2025.

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ruas Jalan Nasional di Kabupaten Kerinci mengalami kerusakan parah, terutama di kawasan Siulak Deras dan beberapa titik lain menuju Kayu Aro. Kondisi ini dikhawatirkan akan menghambat kelancaran arus mudik Lebaran 2025.

Salah satu titik paling terdampak berada di bekas area tambang galian C ilegal yang kini sudah tidak beroperasi. Kerusakan jalan diperparah oleh lalu lintas dump truck bermuatan berat yang sebelumnya mengangkut material pasir dari tambang tersebut.

Kerusakan jalan di kawasan Siulak Deras diduga akibat aktivitas tambang pasir ilegal yang sudah berlangsung lama. Truk-truk pengangkut pasir yang melintasi jalur ini membawa muatan berlebih hingga melebihi kapasitas tonase jalan, menyebabkan aspal cepat rusak dan berlubang.

Menurut salah satu pengendara, Dodi, kondisi jalan yang rusak ini sangat mengkhawatirkan. “Jalan ini penuh lubang besar, sangat berbahaya bagi pengendara, terutama saat musim mudik nanti. Truk-truk bermuatan pasir yang melewati jalur ini membuat aspal cepat terkelupas dan rusak,” ujarnya.

Baca juga:  Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci Terdampak Banjir Akibat Hujan Lebat

Baca juga:  Polsek Air Hangat Timur Sigap Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kerinci

Pasir yang diangkut dalam kondisi basah dan berat, semakin mempercepat kerusakan jalan. Akibatnya, para pengendara yang melintas harus ekstra berhati-hati, terutama saat hujan karena jalan menjadi lebih licin dan sulit dilewati.

Menjelang arus mudik Lebaran 2025, ruas jalan nasional ini diperkirakan akan dipadati kendaraan pemudik dan wisatawan yang menuju Kayu Aro, salah satu destinasi wisata unggulan di Kerinci. Warga setempat berharap agar Balai Wilayah Jalan Nasional segera melakukan perbaikan sebelum puncak arus mudik tiba.

“Kami berharap perbaikan dilakukan secepatnya. Jalan ini tidak hanya untuk mudik, tapi juga akses utama menuju objek wisata di Kayu Aro,” ujar seorang warga.

Dengan meningkatnya jumlah kendaraan yang melintas menjelang Idul Fitri, perbaikan jalan menjadi kebutuhan mendesak guna menghindari kemacetan dan kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak parah. (*)