Terima Gelar Kehormatan ‘Karangsetyo’, Sri Purwaningsih Ungkap Rasa Syukur dan Permohonan Maaf kepada Warga Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Jambi, Sri Purwaningsih, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penganugerahan gelar adat kehormatan “Karangsetyo” dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi.

Gelar tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdiannya selama 1 tahun 3 bulan memimpin Kota Jambi.

Dalam sambutannya usai menerima gelar adat, Sri Purwaningsih menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepercayaan dan penghormatan dari masyarakat adat Melayu Jambi.

“Saya mengucapkan terima kasih atas gelar ‘Karangsetyo’ yang disematkan kepada saya,” kata dia.

“Ini merupakan kehormatan besar yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya,” ujar Sri dalam prosesi yang berlangsung khidmat.

Dalam nuansa bulan Syawal yang penuh makna, Sri juga memohon maaf kepada seluruh warga Kota Jambi atas kekurangan selama menjalankan tugas sebagai penjabat wali kota.

“Tentu selama saya bertugas di Kota Jambi banyak kekurangan. Di bulan Syawal ini, saya mohon dibukakan pintu maaf oleh Bapak/Ibu sekalian,” ujarnya dengan tulus.

Sri menyebut bahwa, pengabdian di Kota Jambi adalah bagian dari amanah yang diberikan oleh negara.

Ia tak pernah membayangkan akan menjadi bagian penting dari sejarah pemerintahan di Kota Jambi.

“Saya tidak pernah bermimpi, bahkan tidak pernah secara khusus memikirkan tentang Kota Jambi sebelumnya. Tapi inilah takdir dari Allah SWT, dan saya bersyukur dapat menyelesaikan tugas ini dengan baik,” ungkapnya.

Gelar adat “Karangsetyo” yang diberikan oleh LAM Kota Jambi merupakan simbol penghormatan atas dedikasi, ketulusan, dan keteguhan dalam memimpin.

Ketua LAM Kota Jambi, Aswan Hidayat, menyebut bahwa gelar ini adalah bentuk ucapan terima kasih masyarakat adat atas jasa dan kontribusi Sri Purwaningsih selama menjabat.(*)




Sekda Kota Jambi A. Ridwan: Pengukuhan Adat, Bukti Sinergi Pemerintah dan Lembaga Adat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi menggelar prosesi pengukuhan Wali Kota Jambi, dr Maulana, sebagai Pemangku Adat Melayu, serta menganugerahkan gelar adat kehormatan “Karangsetyo” kepada mantan Pj Wali Kota Jambi, Sri Purwaningsih.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan adat sekaligus penguatan nilai budaya Melayu dalam sistem pemerintahan daerah.

Dalam laporan Ketua Pelaksana acara, Sekda Kota Jambi A. Ridwan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan penghargaan dari LAM Kota Jambi kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi yang telah dipilih langsung oleh rakyat.

Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk menjaga kelestarian adat Melayu di Tanah Pilih Pusako Batuah.

“Pengukuhan ini menjadi simbol penghormatan dan penguatan budaya dalam kepemimpinan Kota Jambi,” ujar Sekda Ridwan.

Ketua LAM Kota Jambi, Aswan Hidayat, menyatakan bahwa pengukuhan dr. Maulana sebagai Pemangku Adat merupakan bagian dari aturan kelembagaan adat Melayu di Kota Jambi.

“Ini bukan hanya seremoni, tapi bentuk peneguhan nilai-nilai adat Melayu yang telah mengakar dalam struktur kepemimpinan lokal,” kata Aswan.

Selain pengukuhan wali kota, LAM Kota Jambi juga memberikan gelar adat kehormatan “Karangsetyo” kepada Sri Purwaningsih, yang sebelumnya menjabat sebagai Pj Wali Kota Jambi selama 1 tahun 3 bulan.

Gelar ini diberikan sebagai bentuk ucapan terima kasih atas pengabdiannya dalam memimpin serta menjaga keharmonisan budaya dan pembangunan di Kota Jambi.

Ketua LAM juga menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini tidak menggunakan dana dari APBD.

Pembiayaan sepenuhnya berasal dari partisipasi dan sumbangan masyarakat, termasuk dari tokoh masyarakat seperti owner Donerejo, Sandi.

“Ini murni bentuk antusias dan kecintaan masyarakat Melayu Kota Jambi dalam menyambut serta memuliakan rajanya,” tegas Aswan Hidayat.(*)




LAM Kota Jambi Kukuhkan dr Maulana sebagai Pemangku Adat, Anugerahkan Gelar Karangsetyo kepada Sri Purwaningsih

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi akan menggelar prosesi adat pengukuhan Wali Kota Jambi, d Maulana, sebagai Pemangku Adat Melayu Jambi.

Prosesi ini menjadi simbol penghormatan dan penguatan peran adat dalam tatanan kepemimpinan daerah.

Ketua LAM Kota Jambi, Aswan Hidayat menjelaskan bahwa, pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk peneguhan budaya dalam struktur kepemimpinan modern.

“Pengukuhan ini merupakan bagian dari penghormatan adat serta penegasan nilai-nilai budaya Melayu Jambi yang terus hidup berdampingan dengan pemerintahan formal,” ungkap Aswan.

Sebagai bagian dari rangkaian acara pengukuhan, akan digelar tradisi Makan Benampan, yakni makan bersama secara adat dalam satu nampan besar.

Tradisi khas Melayu Jambi ini sarat makna. Makan Benampan merepresentasikan nilai-nilai kesetaraan, kebersamaan, dan kekeluargaan yang menjadi filosofi hidup masyarakat Melayu.

Dalam kesempatan yang sama, LAM Kota Jambi juga akan menganugerahkan gelar adat kehormatan “Karangsetyo” kepada mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Jambi, Sri Purwaningsih.

Pemberian gelar ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam pembangunan daerah dan pelestarian budaya Melayu selama masa kepemimpinannya.

“Gelar ‘Karangsetyo’ melambangkan keteguhan dan komitmen terhadap pembangunan serta pelestarian nilai-nilai adat di Kota Jambi,”tambah Aswan.

Prosesi ini menjadi momen penting untuk menguatkan kembali peran adat dan budaya dalam pembangunan kota.

Sinergi antara pemimpin formal dan struktur adat diharapkan menjadi pondasi kuat dalam mewujudkan pemerintahan yang berakar pada nilai lokal namun berpandangan global.(*)




Kombes Pol Adi Benny Cahyono Resmi Jabat Dirlantas Polda Jambi, Ini Profil Lengkap dan Rekam Jejaknya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Jabatan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jambi resmi berganti. Kombes Pol Adi Benny Cahyono, SH, SIK, MSi ditunjuk sebagai Dirlantas Polda Jambi menggantikan Kombes Pol Dhafi, dalam upacara serah terima jabatan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar di Mapolda Jambi.

Penunjukan Kombes Adi Benny sebagai Dirlantas Polda Jambi mulai berlaku sejak 12 Maret 2025, sebagai bagian dari rotasi jabatan strategis di lingkungan Polri.

Kombes Pol Adi Benny Cahyono lahir di Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada 10 Januari 1978.

Ia merupakan perwira menengah Polri dengan pengalaman luas di bidang lalu lintas serta berbagai fungsi operasional kepolisian.

Setelah menyelesaikan pendidikan di SMA Taruna Nusantara Magelang, ia melanjutkan ke Akademi Kepolisian (Akpol)*m dan lulus pada tahun 2000. Ia kemudian menempuh pendidikan lanjutan di PTIK, SESPIMEN Polri, hingga meraih gelar Magister dari Universitas Indonesia.

Sebelum menjabat sebagai Dirlantas Polda Jambi, Kombes Adi Benny pernah menduduki berbagai jabatan strategis, antara lain:

– Kasi STNK Polda Banten

– Kasi STNK Polda Metro Jaya

– Kasubdit Siber Polda Jabar

– Kapolres Buton

– Kapolres Garut

– Kabag RBP Rorena Polda Jabar

– Penata Kebijakan Kapolri Madya TK III Polda Jabar (jabatan terakhir sebelum pindah ke Jambi)

Dengan pengalaman panjang dan kepemimpinan yang kuat, Kombes Pol Adi Benny Cahyono diharapkan dapat membawa inovasi dalam pelayanan lalu lintas di wilayah hukum Polda Jambi.

Fokus utamanya adalah:

– Meningkatkan keselamatan berkendara

– Menekan angka kecelakaan lalu lintas

– Mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman, dan lancar

Dalam wawancara khusus, ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kinerja baik dari pejabat sebelumnya dan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Jambi.

Selamat bertugas, Kombes Pol Adi Benny Cahyono. Semoga amanah dan membawa perubahan positif bagi Ditlantas Polda Jambi.




Dandim 0416/BUTE, Letkol Inf Dedy Pungky Irawanto, Luncurkan Visi BUTE PASTI untuk Tingkatkan Semangat dan Kinerja Prajurit

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID  – Komandan Kodim (Dandim) 0416/Bungo Tebo, Letkol Inf Dedy Pungky Irawanto, SIP, MIPol, resmi memperkenalkan visi dan semangat baru bertajuk “BUTE PASTI” kepada seluruh jajaran Kodim, termasuk prajurit, ASN, dan anggota Persit. Peluncuran visi ini dilakukan dalam pengarahan pertamanya setelah acara tradisi penyambutan di Makodim 0416/Bute.

Dalam sambutannya, Letkol Pungky—alumni Akmil 2005—menyampaikan bahwa kehadirannya di Kodim 0416/Bungo Tebo diharapkan membawa energi positif dan semangat baru.

Visi “BUTE PASTI” merupakan akronim dari:

– BerBUat TErbaik

– Profesional

– Adaptif

– Sinergis

– Tangguh

– Inovatif

“Terima kasih atas sambutan hangatnya. Ini sebuah kehormatan bagi saya dan keluarga. Saya mengajak seluruh jajaran Kodim 0416/Bute untuk menyatukan tekad dan meningkatkan pengabdian terbaik kepada masyarakat, TNI, bangsa, dan negara,” tegas Dandim Pungky dalam arahannya.

Pengarahan yang berlangsung selama 2,5 jam ini disampaikan dalam suasana hangat, santai, dan penuh kekeluargaan.

Gaya komunikasi Letkol Pungky yang humble dan humoris membuat setiap poin penting tersampaikan secara efektif dan diterima dengan antusias oleh seluruh personel.

Visi “BUTE PASTI” menjadi langkah awal Dandim Pungky dalam memperkuat kinerja dan sinergi internal Kodim 0416/Bungo Tebo, serta sebagai komitmen dalam menjalankan tugas secara profesional di tengah dinamika tantangan bangsa.(*)




Aneka Keunggulan Y-Connect pada MAXi Yamaha, Navigasi Canggih hingga Notifikasi Malfungsi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Yamaha Indonesia konsisten menghadirkan berbagai inovasi terkini yang mampu menciptakan kepuasan tertinggi bagi para konsumennya.

Selain fokus menghasilkan sepeda motor berkualitas tinggi, Yamaha pun juga turut menelurkan inovasi dalam pengembangan teknologi aplikasi yang canggih pada industri sepeda motor, yaitu Y-Connect (Yamaha Motorcycle Connect).

Didukung oleh teknologi CCU (Communication Control Unit) generasi terbaru yang canggih dan inovatif, Y-Connect membuat seluruh pengguna setia Yamaha dapat mengetahui kondisi motor mereka secara aktual dan up to date melalui smartphone maupun layar TFT Infotainment Display, contohnya seperti yang terdapat pada varian MAXi Yamaha, yakni NMAX “TURBO” dan AEROX ALPHA.

“Y-Connect telah memberikan begitu banyak manfaat bagi seluruh konsumen setia Yamaha dalam menunjang kebutuhan berkendara yang semakin beragam. Berbagai inovasi dan upgrade pun terus kami hadirkan. Selain sudah menggunakan teknologi CCU generasi terbaru yang mampu memberikan data informasi berkendara, terbaru kami juga telah menyediakan sistem navigasi pada AEROX ALPHA dalam bentuk Turn by Turn yang muncul pada layar TFT Infotainment Display dan sudah terintegrasi langsung dengan Google Maps. Melalui inovasi yang ada, kami berharap dapat semakin meningkatkan kepuasan pelanggan, sehingga seluruh konsumen dapat semakin loyal dalam menjadikan Yamaha sebagai teman andalan berkendara yang menyenangkan,” ujar Adita, Manager Digital Customer Xperience PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

Berikut ini adalah berbagai keunggulan Y-Connect yang mampu memberikan berbagai kemudahan serta kenyamanan bagi para pengguna setia Yamaha dalam berkendara:

1. Riding Log

Fitur unggulan pertama yang terdapat pada aplikasi Y-Connect adalah riding log.

Fitur ini sendiri memungkinkan para penggunanya untuk bisa mendapatkan rangkuman aktivitas berkendara, seperti jarak tempuh, kecepatan rata-rata, sekaligus rata-rata konsumsi bahan bakar.

Selain itu, fitur ini juga memampukan para pengguna untuk mengetahui total nilai konsumsi bahan bakar saat berkendara, di mana total nilai ini terkonversi menjadi poin berkendara eco pada aplikasi Y-Connect.

2. Sistem Navigasi Canggih

Keunggulan berikutnya yang hadir pada aplikasi Y-Connect terkini adalah mampu menampilkan sistem navigasi canggih pada layar TFT Infotainment Display di NMAX “TURBO” dan juga AEROX ALPHA:

• Pada NMAX “TURBO”, sistem navigasi pada motor kini telah dilengkapi dengan Garmin Street Cross.

Fitur ini sendiri memungkinkan para pengguna untuk bisa mendapatkan petunjuk arah yang jelas melalui tampilan peta digital.

Adapun, fitur ini sendiri juga sangat cocok untuk digunakan oleh para bikers khususnya saat lakoni perjalanan touring.

• Sedangkan pada AEROX ALPHA, sistem navigasi pada motor disuguhkan dalam bentuk Turn By Turn, di mana aplikasi Y-Connect sudah terkoneksi langsung dengan aplikasi Google Maps.

Dengan tampilannya yang simple berbentuk penunjuk arah membuat sistem navigasi ini sangat cocok dan praktis digunakan untuk riding di dalam area perkotaan yang dinamis.

3. Menyimpan Lokasi Favorit & Menemukan SPBU Terdekat

Selain sistem navigasi, para pengguna MAXi Yamaha khususnya AEROX ALPHA pun kini juga sudah dimungkinkan untuk dapat menemukan lokasi SPBU terdekat dan juga menyimpan lokasi tujuan favorit untuk Satmori, Sunmori, Night Ride atau pun hangout dan join ke berbagai playground para youngster masa kini yang stand out dan anti-mainstream.

4. Rekomendasi Perawatan

Melalui fitur Y-Connect pada NMAX “TURBO” dan AEROX ALPHA, para pengguna kini juga dimudahkan untuk memantau dan mengetahui kondisi motor sekaligus mendapatkan rekomendasi perawatan, seperti oli mesin dan kelistrikan aki agar perjalanan para pengguna semakin lancar dan nyaman.

5. Notifikasi Malfungsi

Tidak hanya rekomendasi perawatan, melalui aplikasi Y-Connect para pengguna NMAX “TURBO” dan AEROX ALPHA pun juga bisa mendapatkan notifikasi malfungsi yang dikirim melalui email maupun aplikasi Y-Connect itu sendiri.

Dengan adanya fitur notifikasi malfungsi, para pengguna kini dapat mengetahui masalah pada motor dengan tepat sekaligus dapat segera mengambil tindakan untuk melakukan servis.

6. Notifikasi Telepon, Pesan, dan Email

Dengan aplikasi Y-Connect para pengguna pun kini juga dimungkinkan untuk mendapatkan notifikasi telepon, pesan, dan email yang dapat ditampilkan pada layar TFT Infotainment Display di NMAX “TURBO” dan juga AEROX ALPHA.

Dengan demikian, para pengguna dimungkinkan untuk dapat menepi dan berhenti terlebih dahulu agar dapat menerima panggilan telepon yang bersifat penting.

7. Konsumsi Bahan Bakar (BBM)

Aplikasi Y-Connect juga dapat berfungsi untuk memberikan data analisis terkait konsumsi BBM yang dibutuhkan oleh motor selama berkendara.

Dengan menampilkan data fuel consumption average yang dapat membantu seluruh pengguna NMAX “TURBO” dan AEROX ALPHA untuk memperkirakan jumlah bahan bakar yang harus mereka isi saat akan menempuh suatu perjalanan.

Kecanggihan fitur Y-Connect tidak hanya terdapat pada NMAX “TURBO” maupun AEROX ALPHA saja.

Namun, fitur Y-Connect juga sudah tersedia pada varian seperti Yamaha GEAR ULTIMA, New R25, New MT-25, Fazzio, Grand Filano, XMAX, dan aneka varian lainnya.

Selain canggih dan sangat mudah diakses, dengan menggunakan aplikasi Y-Connect para pengguna juga berkesempatan untuk dapatkan poin My Yamaha Motor Member dan raih berbagai keuntungan yang menarik.

Seperti dealer voucher, free SKY (Servis Kunjung Yamaha) service, perpanjangan Kartu Servis Garansi (KSG), special goods, dan hadiah menarik lainnya.(*)




Romeo & Juliet: Cinta Sejati atau Cinta Buta?

SEPUCUKJAMBI.ID – Ketika berbicara tentang cinta paling ikonik sepanjang masa, satu kisah yang langsung muncul di benak kita adalah Romeo & Juliet karya William Shakespeare. Kisah mereka telah diadaptasi ke berbagai film, drama, dan bahkan lagu! Tapi… apakah kisah mereka benar-benar romantis? Atau justru kisah tragis tentang keputusan yang terlalu cepat?

Mari kita bongkar fakta menariknya!

Jatuh Cinta dalam Sekejap: Manis atau Berbahaya?

Romeo dan Juliet berasal dari dua keluarga yang sudah bermusuhan selama bertahun-tahun. Namun, saat mereka bertemu di sebuah pesta, boom!—cinta langsung bersemi dalam hitungan detik!

“Aku jatuh cinta padamu!” – Romeo
“Kita baru kenal 5 menit, tapi aku juga cinta!” – Juliet

Tapi tunggu… Romeo baru saja patah hati dari Rosaline, wanita yang ia gilai sebelumnya. Banyak yang bilang, apakah ini benar-benar cinta sejati atau hanya pelarian dari kesedihan?

Yang lebih mengejutkan lagi, hanya dalam satu malam, Romeo dan Juliet memutuskan untuk menikah secara diam-diam. Berani banget!

Cinta vs. Dendam: Ketika Segalanya Berantakan!

Tak ada kisah cinta tanpa konflik! Sayangnya, hubungan mereka malah memicu lebih banyak pertumpahan darah.

Tybalt (sepupu Juliet) membunuh Mercutio (sahabat Romeo) dalam duel yang panas!
 Romeo, yang marah dan berduka, akhirnya membalas dendam dengan membunuh Tybalt!
Akibatnya? Romeo diusir dari Verona!

Sementara itu, Juliet dipaksa menikah dengan pria lain bernama Paris. Dalam kepanikan, Juliet meminum ramuan tidur agar terlihat mati—strategi yang dirancang agar bisa melarikan diri bersama Romeo.

Tragedi Besar: Ketika Kesalahpahaman Membunuh!

Di sinilah semuanya menjadi kacau…

Romeo tidak tahu bahwa Juliet hanya pura-pura mati!
Dalam keputusasaan, ia langsung meminum racun di sisi tubuh Juliet yang “tak bernyawa”.
Juliet bangun dan menemukan Romeo telah mati. Hancur hatinya, ia memilih untuk menghunus belati ke dadanya sendiri!

Tragedi ini akhirnya membuka mata kedua keluarga, yang akhirnya berdamai setelah kehilangan anak-anak mereka.

Pelajaran dari Romeo & Juliet: Cinta Itu Harus Pakai Otak!

Walaupun Romeo & Juliet sering dianggap sebagai simbol cinta sejati, kita juga bisa belajar beberapa hal penting dari kisah mereka:

1️⃣ Jangan terburu-buru dalam cinta.
Cinta pada pandangan pertama memang menggebu-gebu, tapi keputusan impulsif bisa berakibat fatal.

2️⃣ Komunikasi itu penting!
Jika Romeo tahu Juliet hanya pura-pura mati, tragedi ini bisa dicegah.

3️⃣ Kadang, cinta butuh lebih dari sekadar perasaan.
Cinta sejati harus dibangun dengan kepercayaan, pemahaman, dan keputusan yang matang—bukan hanya emosi sesaat.

💬 Jadi, Romeo & Juliet: Cinta Sejati atau Cinta Buta?

Apakah mereka benar-benar pasangan yang ditakdirkan, atau hanya remaja yang terbawa emosi? 🤔

Bagikan pendapatmu di kolom komentar! Apakah menurutmu kisah ini adalah romansa legendaris atau hanya cinta yang terlalu cepat dan berbahaya?




Benahi Infrastruktur Kota Jambi, Wali Kota Maulana Ekspos Dihadapan Komisi V DPR RI

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Dalam upaya memberikan solusi konkrit terhadap permasalahan infrastruktur dan banjir di Kota Jambi, Wali Kota Jambi, dokter Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha dan Gubernur Jambi Al Haris, menerima kunjungan kerja (Kunker) Komisi V DPR RI.

Kegiatan inspeksi yang berlangsung pada Senin (14/4/2025) ini menyoroti berbagai langkah strategis guna meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur dan transportasi di Provinsi Jambi.

Kunjungan kerja yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ir Ridwan Bae (F-Golkar-Sultra), dihadiri pula oleh sejumlah anggota lintas fraksi, termasuk Edi Purwanto (F-PDIP) dan A Bakri H.M (F-PAN) dari daerah pemilihan Provinsi Jambi – yang ingin memastikan bahwa aspirasi masyarakat terkait isu banjir dan pembangunan infrastruktur terlontar secara langsung ke aparat penentu kebijakan.

Rombongan inspeksi diawali dengan peninjauan Pintu Pengendali Banjir Sungai Asam, yang selama ini menjadi titik krusial dalam pengendalian banjir di Kota Jambi.

Dalam pendampingan tersebut, perwakilan dari BWSS VI Jambi dan Kementerian Pekerjaan Umum memberikan paparan mengenai kondisi dan rencana perbaikan infrastruktur yang diharapkan mampu meredam dampak banjir saat intensitas curah hujan tinggi.

Tak hanya itu, Wali Kota Maulana dan Wakil Wali Kota Diza juga turut mendampingi kunjungan kerja Komisi V DPR RI itu ke Tol Jambi-Rengat dan Tol Jambi-Palembang.

Hal itu juga menegaskan sinergi antar instansi dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang menjadi penggerak utama mobilitas dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi.

Usai turun lapangan, anggota Komisi V DPR RI ini melanjutkan rapat bersama Pemrov dan Pemkot Jambi serta stakeholder terkait lainnya di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana mengungkapkan kebanggaannya atas hadirnya rombongan Komisi V DPR RI sebagai wujud representasi masyarakat kepada pemkot.

“Saya bangga atas kunjungan ini. Ini adalah kesempatan bagi kami untuk menyampaikan aspirasi masyarakat, terutama dalam membenahi infrastruktur dan menangani permasalahan banjir yang selama ini menyulitkan warga,” ujarnya.

Menurut Maulana, upaya penanganan banjir di Kota Jambi telah menunjukkan langkah konkret melalui kerja sama dengan BWSS VI Jambi dalam normalisasi aliran Sungai Asam.

“Kami telah mengirimkan surat dan menyiapkan dana pendampingan sebesar 1,8 miliar rupiah untuk mendukung normalisasi aliran. Ini merupakan awal komitmen nyata dari pemerintah kota dalam mengatasi persoalan banjir,” tambahnya.

Wali Kota Jambi itu juga menyoroti kondisi kritis di aliran Sungai Asam yang saat ini mengalami penyempitan dan memerlukan dana sekitar 75 miliar rupiah untuk pembebasan dan ganti rugi lahan.

“Pak Gubernur telah mengusulkan 25 miliar dari Provinsi dan 5 miliar dari Kota, sedangkan dana sisanya kami usahakan melalui koordinasi dengan Komisi V DPR RI dan Kementerian PUPR agar program pembebasan lahan ini dapat segera terealisasi,” pungkas Maulana.

Menyikapi hal itu, Gubernur Jambi Al Haris memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi siap mendukung apa yang diupayakan Pemkot Jambi dalam mengatasi permasalahan banjir.

“Saat ini tinggal penyelesaian lahan, sementara untuk pekerjaan fisiknya sudah siap untuk dilaksanakan oleh pihak Balai,” terang Gubernur Al Haris.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae menekankan, dari kunjungannya bersama anggota Komisi V lainnya, permasalahan pembebasan lahan di aliran Sungai Asam dan penyediaan kolam retensi menjadi fokus utama, dikarenakan terkendala oleh pembiayaan yang cukup besar.

“Ini adalah sejumlah masalah yang menjadi penyebab banjir, khususnya di Kota Jambi. Oleh karena itu, dari dana 75 Miliar yang dibutuhkan dan 30 Miliar nya telah disepakati oleh Pemprov dan Pemkot. Sisanya kami akan menyakinkan Menteri PUPR untuk merelokasikan anggaran sebesar 45 miliar untuk mengatasi masalah ini,” tekannya.

Menurutnya, mengatasi permasalahan banjir tidak dapat dikerjakan secara sendiri, namun diperlukan sinergitas antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota, bersama stakeholder terkait lainnya.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat semua ini bisa tercapai, sehingga permasalahan banjir segera teratasi dan masyarakat merasa nyaman. Saya yakin ditengah efisiensi anggaran yang dilakukan Pak Presiden, beliau akan memprioritaskan hal-hal yang khusus, salah satunya adalah masalah ini yang menyebabkan kesusahan bagi masyarakat,” singkatnya.

Turut hadir dalam Kunjungan Kerja dari Komisi V RI itu, Ketua DPRD Provinsi Jambi M Hafiz, Kepala BWSS VI Jambi David Partonggo Oloan Marpaung, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Sudirman, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarrelly, serta para Kepala Perangkat Daerah terkait dilingkungan Pemprov Jambi dan Kota Jambi.(*(




Wali Kota Maulana akan Launching Percepatan BPHTB, Optimisme Ekonomi Makin Menguat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terus digelorakan, termasuk dengan memberikan kemudahan dalam transaksi jual beli tanah dan bangunan.

Pemkot Jambi melakukan perubahan fundamental terhadap proses Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di Kota Jambi dengan tagline BPHTB Mudah, Cepat dan Membahagiakan.

Hal itu mengemuka saat Wali Kota Jambi dokter Maulana membuka Sosialisasi Percepatan Transaksi BPHTB kepada para Notaris/PPAT anggota IPPAT di Kota Jambi yang diselenggarakan secara daring, Senin (14/4/2025).

Sosialisasi percepatan transaksi BPHTB ini dilakukan pasca ditandatanganinya Pakta Integritas oleh Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Kota Jambi dan Pemerintah Kota Jambi yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) A Ridwan pada tanggal 11 April 2025 lalu.

Dalam Pakta Intergritas yang memuat 4 pernyataan itu diterakan, bahwa PPAT berkomitmen ; menjalankan prinsip kehati-hatian dalam proses jual beli sebagai perwujudan kepastian hukum, bersedia menerima sanksi apabila tidak menggunakan prinsip kehati-hatian tersebut.

Selain itu, PPAT juga harus menggunakan nilai transaksi yang disampaikan oleh pihak penjual dan pihak pembeli sebagaimana tertera dalam surat pernyataan dan akta jual beli.

Dan terakhir, PPAT mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyimpangan dalam pelaporan nilai transaksi, serta berpartisipasi aktif dalam sosialisasi dan edukasi terkait kepatuhan hukum dalam transaksi jual beli tanah dan bangunan.

Wali Kota Maulana meyakini dengan perubahan proses yang fundamental ini akan meningkatkan kepercayaan dan kenyamanan masyarakat dalam bertransaksi BPHTB serta menggairahkan perekonomian yang tentunya juga akan berdampak pula pada perluasan lapangan pekerjaan, menumbuhkan iklim bisnis dan investasi yang positif di kota Jambi.

“Tujuan utama penyederhanaan layanan ini adalah untuk memperlancar transaksi ekonomi di Kota Jambi. Kita tidak ingin lagi aset-aset di kota ini terbengkalai. Banyak ruko dan properti yang dibangun, namun berhenti beroperasi karena berbagai kendala, salah satunya adalah proses administrasi yang rumit dan lambat. Padahal, potensi ekonomi dan lapangan kerja yang bisa tercipta sangat besar bila transaksi dan pengelolaan aset dipermudah yang akan berdampak pada peningkatan PAD Kota Jambi karena frekuensi transaksi dari sektor BPHTB akan menjadi meningkat,” ujarnya.

Menurut Maulana, kebijakan percepatan BPHTB ini juga merupakan hal yang penting diawal masa jabatannya karena masuk dalam program 100 hari kerjanya sebagai Wali Kota Jambi.

Ia berharap dengan perbaikan mendasar ini, proses BPHTB dapat diselesaikan dalam kurun waktu 2 hari, tidak seperti sebelumnya yang memakan waktu hingga berbulan-bulan.

“Kami mendorong kebijakan percepatan BPHTB ini setelah mendengar masukan dan saran dari masyarakat yang membangun opini bahwa transaksi BPHTB di kota Jambi ini mahal, sulit transaksinya dan membutuhkan waktu yang panjang. Nah percepatan ini guna merubah opini itu, menjadi bertransaksi BPHTB di Kota Jambi, mudah, cepat dan membahagiakan sebagai upaya maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambah Maulana.

Pemkot optimis, dengan percepatan proses BPHTB ini akan meningkatkan jumlah transaksi.

Dari rata-rata 7.000 transaksi per tahun menjadi 10.000 transaksi per tahun yang akan berdampak pada peningkatan PAD sebesar 100 miliar dalam kurun waktu satu tahun.

“Walaupun mungkin tarif pajak bisa lebih rendah, namun volume transaksi meningkat, sehingga perputaran ekonomi akan jauh lebih besar. Dampaknya sudah jelas perekonomian dan dunia usaha di Kota Jambi bergerak cepat, lapangan pekerjaan terbuka, dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” tutur Maulana.

Untuk percepatan BPHTB tersebut, Pemkot Jambi menerapkan aspek-aspek yang menjadi dasar menetapkan nilai transaksi, yang mencakup Zona Nilai Tanah (ZNT), Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dan Nilai Pasar.

“Biasanya, transaksi jual beli erat kaitannya dengan nilai pasar, kecuali dalam kondisi tertentu seperti kebutuhan mendesak atau kebangkrutan. Prinsip kita adalah menerapkan harga transaksi riil antara penjual dan pembeli, agar tidak ada yang merasa terbebani. Kami tidak ingin pajak dihitung tidak wajar, begitupun transaksi, kami juga tidak ingin ada upaya menurunkan harga transaksi secara tidak wajar,” tambahnya.

Untuk mencapai tujuan itu, kata Maulana integritas menjadi hal yang penting baik bagi PPAT maupun jajarannya dalam proses percepatan BPHTB itu.

“Kami juga akan membentuk Tim Audit dan Pengawasan yang dipimpin oleh Sekda. Juga akan dilakukan uji petik, dan bila ditemukan transaksi yang mencurigakan, maka kami akan tindaklanjuti. Ada Pakta Integritas yang dipatuhi, diantaranya kesediaan membayar kekurangan pajak apabila ada data yang dimanipulasi,” tegasnya.

Kata Maulana, perubahan yang diterapkan itu tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah semata.

Semua pihak yang terlibat dalam proses transaksi, termasuk Notaris, PPAT, Pengembang, Bank, dan masyarakat harus berkomitmen mendukungnya.

“Kalau program ini tidak kita dukung bersama, bagaimana kita bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi? Bapak Presiden pun telah menegaskan bahwa tidak boleh ada layanan publik yang terhenti. Jangan ada lagi kasus orang yang sudah membawa uang untuk transaksi, tetapi harus menunggu dua bulan hanya untuk mengurus administrasi saja,” sebutnya.

Dia juga menegaskan, bila ada yang tidak bersedia mendukung sistem baru itu, maka Pemkot Jambi akan memilih untuk bekerja sama dengan pihak yang siap mendukung perubahan tersebut.

Sistem itu juga bisa dinamis sebutnya, dan akan di evaluasi sesuai kebutuhan prinsip pelayanan yang baik.

“Dalam tiga bulan ke depan, kebijakan itu akan kita evaluasi bersama. Jika ada kekurangan, kita perbaiki. Kebijakan ini fleksibel, bukan sesuatu yang kaku. Ciri perubahan adalah adaptasi terhadap kondisi di lapangan,” jelas Wali Kota Jambi itu.

“Mulai besok, sistem baru ini akan kita jalankan. Siap tidak siap, kita mulai. Yang belum siap, kami anggap belum siap untuk bertransaksi. Saya minta kepada anggota IPPAT dan seluruh pihak terkait untuk menghubungi kembali penjual dan pembeli yang transaksinya tertunda, karena ada kebijakan baru yang bisa mempercepat proses ini,” pungkasnya.

Sementara itu, merespon hal tersebut, Ketua IPPAT Kota Jambi Galenita Santiliana mengapresiasi upaya Pemkot Jambi dalam rangka percepatan proses BPHTB itu.

“Tidak hanya berdampak bagi konsumen, namun juga memudahkan bagi kami sebagai PPAT dalam menjalankan tugas jabatan kami,” ujarnya.

“Saya juga mengimbau agar rekan-rekan PPAT menyambut positif dan mendukung upaya percepatan BPHTB yang mudah, murah dan membahagiakan ini,” singkatnya.

Dalam sosialisasi tersebut, Wali Kota Jambi didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) A Ridwan, Asisten Sekda bidang Administrasi Umum M. Jaelani, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Nella Ervina, Kepala Dinas Kominfo Abu Bakar, dan Kepala Bagian Hukum Gempa Awaljon Putra.

Pemkot Jambi menargetkan, Selasa besok (15 April 2025-red), Wali Kota Jambi Maulana akan melaunching secara resmi Percepatan Transaksi BPHTB Kota Jambi yang akan berlangsung di counter pelayanan BPHTB di kantor BPPRD Kota Jambi, Kompleks Perkantoran Wali Kota Jambi Jalan Basuki Rahmat – Kotabaru.(*)




Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-61: Ditjenpas Jambi Gelar Aksi Sosial untuk Anak Yatim

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-61, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jambi, Hidayat, menggelar kegiatan bakti sosial di Rumah Asuhan Yatim Piatu Umi Ikhlas, Kota Jambi, Senin (14/4/2025).

Kegiatan yang dilangsungkan penuh kehangatan tersebut menjadi wujud nyata dari semangat kepedulian sosial, terutama kepada anak-anak yatim piatu yang membutuhkan uluran tangan dan perhatian dari berbagai pihak.

Dalam kesempatan itu, Hidayat menyerahkan bantuan berupa uang tunai dan sejumlah kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, gula, mie instan, serta barang-barang esensial lainnya. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada pengelola panti asuhan.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan di momen Hari Bhakti Pemasyarakatan ini. Semoga bantuan ini bermanfaat dan membawa keberkahan bagi adik-adik kita di Panti Asuhan Umi Ikhlas,” ujar Hidayat.

Pengelola Rumah Asuhan Yatim Piatu Umi Ikhlas menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh Kanwil Ditjenpas Jambi. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan harian anak-anak panti yang kini diasuhnya.

“Kami sangat bersyukur atas perhatian dari Pak Kakanwil dan jajaran. Ini sangat berarti bagi anak-anak kami,” ungkap pengelola panti.

Kegiatan bakti sosial ditutup dengan doa bersama dan momen interaksi penuh kehangatan antara Kakanwil Hidayat dan anak-anak panti asuhan. Suasana haru dan kebersamaan menyelimuti kegiatan tersebut, memperkuat ikatan emosional antara institusi dan masyarakat.(*)