Diduga Tenggelam, Warga Geragai Hilang Saat Mencari Rumput di Sungai Lagan

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Seorang warga Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur dilaporkan hilang saat mencari rumput di sekitar aliran Sungai Lagan, Senin sore (14/4/2025).

Korban diketahui bernama Harto Sukarno (58), warga Dusun Suka Maju, RT 004, RW 001.

Informasi hilangnya korban pertama kali diketahui saat warga melihat perahu milik korban hanyut dengan muatan rumput, namun tanpa keberadaan pemiliknya.

Kepala Desa Suka Maju, Didik Budi Cahyanto, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut lokasi perahu korban ditemukan sekitar 50 meter dari jembatan dekat Kantor Desa Suka Maju.

“Kejadiannya sore tadi. Ada warga yang sedang memperbaiki perahu di bawah jembatan Sungai Lagan melihat perahu korban hanyut, tapi korban tidak ada. Setelah dicek, perahu tersebut benar milik Harto Sukarno yang biasa digunakan untuk mencari rumput ternak,” jelas Kades.

Pihak keluarga juga menyatakan tidak mengetahui keberadaan korban sejak sore. Dugaan sementara, korban tenggelam di aliran Sungai Lagan Suka Maju.

Proses pencarian terhadap korban telah dilakukan sejak sore hari dan masih berlangsung hingga malam pukul 18.50 WIB.

Warga bersama aparat desa masih melakukan penyisiran sambil menunggu kedatangan Tim SAR.

“Kami masih melakukan pencarian bersama warga. Tim SAR juga sedang dalam perjalanan menuju lokasi untuk membantu pencarian,” tambah Kades Didik.

Sementara itu, Kapolsek Geragai, Iptu Budi Sitinjak, juga membenarkan adanya laporan warga hilang tersebut.

Ia menyatakan bahwa anggota Polsek, Babinsa, dan masyarakat telah dikerahkan untuk membantu pencarian menggunakan perahu dan alat lainnya.

“Upaya pencarian terus dilakukan dengan menyisir aliran sungai di sekitar lokasi. Mudah-mudahan korban segera ditemukan,” ujar Kapolsek.(*)




BPPRD Kota Jambi Percepat Layanan BPHTB, Urusan Pajak Kini Hanya 2 Hari

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) resmi meluncurkan kebijakan percepatan layanan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebagai bagian dari upaya strategis meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Program ini diluncurkan secara resmi oleh Wali Kota Jambi, Maulana, pada Selasa (15/4/2025).

Kebijakan ini menjadi program unggulan Pemkot Jambi di sektor perpajakan, yang menargetkan efisiensi layanan dan optimalisasi penerimaan daerah dari pajak properti.

Salah satu terobosan utama dalam kebijakan ini adalah penerapan verifikasi nilai transaksi berdasarkan harga jual beli riil, bukan lagi menggunakan asumsi atau estimasi lama.

“Kita mulai dengan komitmen bersama melalui pakta integritas. Nilai dasar kita adalah kembali kepada harga transaksi sebenarnya,” tegas Wali Kota Jambi, Maulana.

Ia menambahkan bahwa percepatan layanan BPHTB diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat, mendorong transparansi, serta mempercepat proses jual beli properti yang selama ini dinilai cukup lambat.

Selain menyederhanakan prosedur, program ini juga diyakini akan memberikan dampak ekonomi secara luas, seperti meningkatkan aktivitas investasi dan menciptakan lapangan kerja baru di Kota Jambi.

“Dengan percepatan ini, transaksi ekonomi meningkat, investor masuk, dan lapangan kerja terbuka. Kita harapkan PAD naik dari target Rp82 miliar menjadi Rp100 miliar,” ujar Maulana optimistis.

Sementara itu, Kepala BPPRD Kota Jambi, Nella Ervina, menjelaskan bahwa layanan BPHTB kini dapat diselesaikan hanya dalam dua hari tanpa harus dilakukan survei lapangan secara langsung.

Hal ini menjadi solusi atas keluhan masyarakat terkait lamanya waktu pengurusan pajak sebelumnya.

“Proses verifikasi kini bisa dilakukan langsung dari kantor. Ini memangkas waktu secara signifikan dan sangat memudahkan masyarakat,” kata Nella.

Kebijakan percepatan BPHTB juga diperkuat dengan penetapan aturan baru terkait Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), yang kini berbasis data transaksi aktual dengan dukungan surat kebijakan resmi.

Langkah ini menjawab persoalan lama mengenai dasar penetapan NJOP yang belum transparan dan seragam.

“Sekarang NJOP memiliki dasar yang baku dan jelas, dan akan terus kita evaluasi agar tetap akurat dan adil,” tambahnya.

Melalui program ini, Pemkot Jambi dan BPPRD ingin membangun sistem pelayanan pajak daerah yang cepat, transparan, dan akuntabel, sekaligus memperkuat reformasi birokrasi di sektor perpajakan.

Dengan layanan BPHTB berbasis nilai transaksi riil, Kota Jambi semakin siap menjadi daerah ramah investasi dan partisipatif dalam pembangunan.(*)




Razia Gabungan di Lapas Perempuan Jambi, WBP Negatif Narkoba

MUAROJAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-61, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Jambi menggelar razia gabungan di blok hunian warga binaan, Selasa (15/04/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat komitmen terhadap pemberantasan narkoba dan menciptakan lingkungan Lapas yang aman dan bersih dari barang-barang terlarang.

Razia gabungan ini melibatkan unsur aparat keamanan dari berbagai instansi, yaitu Lapas, Kepolisian, TNI, dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi.

Selain pemeriksaan kamar hunian, petugas juga melakukan tes urine secara acak terhadap 25 warga binaan.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi, Meita Eriza, menegaskan bahwa razia ini merupakan bagian dari upaya preventif dan wujud nyata komitmen Lapas dalam mendukung program Lapas Bersih dari Narkoba (Bersinar).

“Ini adalah salah satu rangkaian kegiatan Hari Bhakti Pemasyarakatan. Kami ingin memastikan lingkungan Lapas tetap aman dan bebas dari peredaran gelap narkoba serta barang terlarang lainnya,” ujar Meita.

Dari hasil razia, petugas tidak menemukan narkoba, namun menyita beberapa barang yang berpotensi disalahgunakan seperti paku, jarum jahit, alat cukur, dan pulpen.

Seluruh barang tersebut langsung diamankan guna mencegah potensi gangguan keamanan.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Muaro Jambi, AKP Rodi Hambali, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antar-instansi dalam menjaga ketertiban di dalam Lapas.

“Sebanyak 35 personel gabungan diturunkan dalam kegiatan ini. Ini adalah bentuk komitmen bersama dalam pengawasan dan penegakan ketertiban di lingkungan Lapas,” jelasnya.

Hasil tes urine menunjukkan bahwa seluruh warga binaan yang diperiksa dinyatakan negatif narkoba, yang menjadi indikator positif dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Pihak Lapas menyatakan akan terus menggelar kegiatan serupa secara rutin guna menciptakan situasi yang aman, kondusif, dan mendukung program rehabilitasi serta pembinaan warga binaan secara maksimal.(*)




Baru Menjabat, Irjen Krisno Buktikan Aksi Tegas Berantas Narkoba dan Korupsi di Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sejak resmi dilantik sebagai Kapolda Jambi pada Maret 2025, Irjen Pol Krisno H Siregar langsung menunjukkan komitmen kuat dalam penegakan hukum.

Di bawah kepemimpinannya, Polda Jambi mencetak berbagai prestasi penting dalam pemberantasan narkoba dan pengungkapan kasus korupsi dengan nilai kerugian negara yang signifikan.

Salah satu capaian menonjol adalah pengungkapan kasus narkotika oleh Ditresnarkoba Polda Jambi yang mengamankan satu kilogram sabu dan 2.500 butir ekstasi.

Barang bukti tersebut dimusnahkan dengan cara diblender sebagai simbol keseriusan dalam memerangi peredaran narkoba di Provinsi Jambi.

Pemusnahan ini bukan hanya langkah hukum, tapi juga bentuk pencegahan. Setidaknya 7.500 jiwa berhasil diselamatkan dari ancaman narkoba.

Saat ini, pengembangan kasus terus berlanjut, termasuk pelacakan aset Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) milik tersangka dan jaringan terkait.

Selain fokus pada kejahatan narkotika, Irjen Pol Krisno turut mengintensifkan upaya pemberantasan korupsi.

Melalui Ditreskrimsus, Polda Jambi membongkar kasus korupsi besar dengan nilai kerugian negara mencapai Rp21,8 miliar, yang melibatkan penyalahgunaan anggaran dalam proyek pemerintahan.

Kasus ini menjadi salah satu pengungkapan korupsi terbesar di Jambi dalam beberapa tahun terakhir dan mendapat perhatian luas dari publik.

Irjen Pol Krisno H Siregar bukan sosok baru dalam dunia penegakan hukum.

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dan pernah memimpin Lembaga Pendidikan Kepolisian sebagai Gubernur Akpol.

Saat tiba di Jambi, ia disambut hangat dengan prosesi adat dan dukungan penuh dari Forkopimda Provinsi Jambi.

Dalam arahannya kepada jajaran Polda Jambi, Irjen Pol Krisno menekankan pentingnya kerja tim dan integritas. Ia menyampaikan filosofi “Power is for Service”, bahwa jabatan dan wewenang adalah alat untuk melayani masyarakat.

“Bukan sekadar bekerja bersama, tapi menjadi tim yang saling percaya dan mengingatkan agar tidak ada celah kesalahan,” ujar Kapolda Jambi dalam Komander Wish-nya.

Dengan strategi dan visi yang jelas, Irjen Pol Krisno H Siregar diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dalam mewujudkan Jambi sebagai wilayah yang bersih dari narkoba, bebas dari korupsi, dan lebih aman bagi masyarakat.(*)




Hutama Karya dan Kementerian PU Survei Lokasi Dapur Makan Bergizi Gratis di Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka mendukung program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran melalui Makan Bergizi Gratis (MBG), PT Hutama Karya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan survei lokasi bakal dapur MBG di Komplek PU Pasir Putih, Jambi, pada Senin (14/4).

Survei ini dihadiri oleh Staf Ahli Menteri PU Bidang Hubungan Antar Lembaga, Triono Junoasmono, serta EVP Divisi Perencanaan Jalan Tol Hutama Karya, Iwan Hermawan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Nota Kesepakatan antara Kementerian PU dan Hutama Karya pada 22 Maret 2025 lalu.

“Lokasi dapur sangat strategis dan desainnya sudah disiapkan. Kami akan segera proses perizinan dan berharap pembangunannya bisa segera dimulai oleh Hutama Karya,” sebutnya.

“Walikota Jambi juga mendukung penuh dan berharap dapur ini menjadi percontohan nasional,” ujar Triono Junoasmono.

EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menyampaikan bahwa, Dapur MBG akan dibangun di atas lahan seluas 28 x 70 meter milik Kementerian PU.

Lokasi ini hanya 5 menit dari Bandara Sultan Thaha Saifuddin dan 50 menit dari Gerbang Tol Muaro Sebapo di ruas Tol Bayung Lencir – Tempino.

“Dapur MBG ini akan memiliki dua area utama, yaitu area dapur dan area staf. Fasilitas dapur mencakup ruang produksi makanan, gudang, area pencucian dan loading,” kata dia.

“Sementara itu, area staf akan dilengkapi ruang kerja, area sterilisasi, loker, dan toilet. Kami juga menyediakan halaman dan area parkir,” jelas Adjib.

Pada Maret 2025, Hutama Karya telah menandatangani dua perjanjian kerja sama strategis, yaitu:

1. Dengan Kementerian PU untuk pembangunan dapur MBG senilai hingga Rp3,6 miliar.

2. Dengan Badan Gizi Nasional untuk pengadaan peralatan dapur dan kendaraan senilai Rp835 juta.

Sinergi antar lembaga ini menjadi bentuk komitmen nyata dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis yang termasuk Program Hasil Terbaik Cepat dalam RPJMN 2025–2029.

Provinsi Jambi ditunjuk sebagai salah satu lokasi pilot project bersama Jawa Tengah dan Jawa Barat karena memenuhi kriteria ketersediaan bahan pangan seperti singkong, jagung, padi, dan ternak.

Setelah survei lokasi, Hutama Karya akan mempercepat proses perizinan dan konstruksi, sekaligus menyusun skema penyaluran program TJSL agar tepat sasaran dan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik.(*)




26 April Pemilihan Ketua RT Serentak di Kota Jambi, 15 Mei Dilantik dan Dikukuhkan sebagai Pemangku Adat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi akan menggelar pemilihan Ketua RT secara serentak pada 26 April 2025.

Pemilihan ini menjadi momentum demokrasi tingkat lingkungan yang melibatkan seluruh masyarakat Kota Jambi dalam menentukan pemimpin di tingkat rukun tetangga (RT).

Wali Kota Jambi, Maulana, menyampaikan bahwa pemilihan RT secara serentak dilakukan untuk memperkuat sistem pemerintahan berbasis partisipasi warga, serta menjamin keterwakilan masyarakat secara adil dan merata.

“RT adalah ujung tombak pelayanan publik di tingkat masyarakat. Maka dari itu, pemilihannya harus dilakukan secara transparan dan demokratis,” ujarnya.

Setelah pemilihan selesai, para Ketua RT terpilih akan dilantik secara serentak pada 15 Mei 2025 yang akan berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Jambi.

Acara pelantikan ini juga akan dirangkaikan dengan prosesi pengukuhan adat oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi, di mana seluruh Ketua RT yang dilantik akan resmi menjadi Pemangku Adat di lingkungan masing-masing.

Wali Kota Maulana menegaskan, pengukuhan adat ini penting agar Ketua RT tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya Melayu Jambi.

“Dengan pengukuhan sebagai Pemangku Adat, Ketua RT akan menjadi tokoh masyarakat yang berperan menjaga keharmonisan sosial dan adat istiadat di tengah warganya,” jelasnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Jambi dalam membangun sinergi antara struktur pemerintahan formal dan kelembagaan adat.

Selain meningkatkan pelayanan publik, pendekatan ini juga memperkuat identitas budaya Kota Jambi sebagai Tanah Pilih Pusako Batuah.

Pemerintah berharap seluruh masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam pemilihan 26 April nanti, serta mendukung penuh pelantikan dan pengukuhan RT terpilih pada 15 Mei mendatang.(*)




Terima Gelar Kehormatan ‘Karangsetyo’, Sri Purwaningsih Ungkap Rasa Syukur dan Permohonan Maaf kepada Warga Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Jambi, Sri Purwaningsih, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penganugerahan gelar adat kehormatan “Karangsetyo” dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi.

Gelar tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdiannya selama 1 tahun 3 bulan memimpin Kota Jambi.

Dalam sambutannya usai menerima gelar adat, Sri Purwaningsih menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepercayaan dan penghormatan dari masyarakat adat Melayu Jambi.

“Saya mengucapkan terima kasih atas gelar ‘Karangsetyo’ yang disematkan kepada saya,” kata dia.

“Ini merupakan kehormatan besar yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya,” ujar Sri dalam prosesi yang berlangsung khidmat.

Dalam nuansa bulan Syawal yang penuh makna, Sri juga memohon maaf kepada seluruh warga Kota Jambi atas kekurangan selama menjalankan tugas sebagai penjabat wali kota.

“Tentu selama saya bertugas di Kota Jambi banyak kekurangan. Di bulan Syawal ini, saya mohon dibukakan pintu maaf oleh Bapak/Ibu sekalian,” ujarnya dengan tulus.

Sri menyebut bahwa, pengabdian di Kota Jambi adalah bagian dari amanah yang diberikan oleh negara.

Ia tak pernah membayangkan akan menjadi bagian penting dari sejarah pemerintahan di Kota Jambi.

“Saya tidak pernah bermimpi, bahkan tidak pernah secara khusus memikirkan tentang Kota Jambi sebelumnya. Tapi inilah takdir dari Allah SWT, dan saya bersyukur dapat menyelesaikan tugas ini dengan baik,” ungkapnya.

Gelar adat “Karangsetyo” yang diberikan oleh LAM Kota Jambi merupakan simbol penghormatan atas dedikasi, ketulusan, dan keteguhan dalam memimpin.

Ketua LAM Kota Jambi, Aswan Hidayat, menyebut bahwa gelar ini adalah bentuk ucapan terima kasih masyarakat adat atas jasa dan kontribusi Sri Purwaningsih selama menjabat.(*)




Sekda Kota Jambi A. Ridwan: Pengukuhan Adat, Bukti Sinergi Pemerintah dan Lembaga Adat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi menggelar prosesi pengukuhan Wali Kota Jambi, dr Maulana, sebagai Pemangku Adat Melayu, serta menganugerahkan gelar adat kehormatan “Karangsetyo” kepada mantan Pj Wali Kota Jambi, Sri Purwaningsih.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan adat sekaligus penguatan nilai budaya Melayu dalam sistem pemerintahan daerah.

Dalam laporan Ketua Pelaksana acara, Sekda Kota Jambi A. Ridwan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan penghargaan dari LAM Kota Jambi kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi yang telah dipilih langsung oleh rakyat.

Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk menjaga kelestarian adat Melayu di Tanah Pilih Pusako Batuah.

“Pengukuhan ini menjadi simbol penghormatan dan penguatan budaya dalam kepemimpinan Kota Jambi,” ujar Sekda Ridwan.

Ketua LAM Kota Jambi, Aswan Hidayat, menyatakan bahwa pengukuhan dr. Maulana sebagai Pemangku Adat merupakan bagian dari aturan kelembagaan adat Melayu di Kota Jambi.

“Ini bukan hanya seremoni, tapi bentuk peneguhan nilai-nilai adat Melayu yang telah mengakar dalam struktur kepemimpinan lokal,” kata Aswan.

Selain pengukuhan wali kota, LAM Kota Jambi juga memberikan gelar adat kehormatan “Karangsetyo” kepada Sri Purwaningsih, yang sebelumnya menjabat sebagai Pj Wali Kota Jambi selama 1 tahun 3 bulan.

Gelar ini diberikan sebagai bentuk ucapan terima kasih atas pengabdiannya dalam memimpin serta menjaga keharmonisan budaya dan pembangunan di Kota Jambi.

Ketua LAM juga menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini tidak menggunakan dana dari APBD.

Pembiayaan sepenuhnya berasal dari partisipasi dan sumbangan masyarakat, termasuk dari tokoh masyarakat seperti owner Donerejo, Sandi.

“Ini murni bentuk antusias dan kecintaan masyarakat Melayu Kota Jambi dalam menyambut serta memuliakan rajanya,” tegas Aswan Hidayat.(*)




LAM Kota Jambi Kukuhkan dr Maulana sebagai Pemangku Adat, Anugerahkan Gelar Karangsetyo kepada Sri Purwaningsih

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi akan menggelar prosesi adat pengukuhan Wali Kota Jambi, d Maulana, sebagai Pemangku Adat Melayu Jambi.

Prosesi ini menjadi simbol penghormatan dan penguatan peran adat dalam tatanan kepemimpinan daerah.

Ketua LAM Kota Jambi, Aswan Hidayat menjelaskan bahwa, pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk peneguhan budaya dalam struktur kepemimpinan modern.

“Pengukuhan ini merupakan bagian dari penghormatan adat serta penegasan nilai-nilai budaya Melayu Jambi yang terus hidup berdampingan dengan pemerintahan formal,” ungkap Aswan.

Sebagai bagian dari rangkaian acara pengukuhan, akan digelar tradisi Makan Benampan, yakni makan bersama secara adat dalam satu nampan besar.

Tradisi khas Melayu Jambi ini sarat makna. Makan Benampan merepresentasikan nilai-nilai kesetaraan, kebersamaan, dan kekeluargaan yang menjadi filosofi hidup masyarakat Melayu.

Dalam kesempatan yang sama, LAM Kota Jambi juga akan menganugerahkan gelar adat kehormatan “Karangsetyo” kepada mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Jambi, Sri Purwaningsih.

Pemberian gelar ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam pembangunan daerah dan pelestarian budaya Melayu selama masa kepemimpinannya.

“Gelar ‘Karangsetyo’ melambangkan keteguhan dan komitmen terhadap pembangunan serta pelestarian nilai-nilai adat di Kota Jambi,”tambah Aswan.

Prosesi ini menjadi momen penting untuk menguatkan kembali peran adat dan budaya dalam pembangunan kota.

Sinergi antara pemimpin formal dan struktur adat diharapkan menjadi pondasi kuat dalam mewujudkan pemerintahan yang berakar pada nilai lokal namun berpandangan global.(*)




Kombes Pol Adi Benny Cahyono Resmi Jabat Dirlantas Polda Jambi, Ini Profil Lengkap dan Rekam Jejaknya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Jabatan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jambi resmi berganti. Kombes Pol Adi Benny Cahyono, SH, SIK, MSi ditunjuk sebagai Dirlantas Polda Jambi menggantikan Kombes Pol Dhafi, dalam upacara serah terima jabatan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar di Mapolda Jambi.

Penunjukan Kombes Adi Benny sebagai Dirlantas Polda Jambi mulai berlaku sejak 12 Maret 2025, sebagai bagian dari rotasi jabatan strategis di lingkungan Polri.

Kombes Pol Adi Benny Cahyono lahir di Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada 10 Januari 1978.

Ia merupakan perwira menengah Polri dengan pengalaman luas di bidang lalu lintas serta berbagai fungsi operasional kepolisian.

Setelah menyelesaikan pendidikan di SMA Taruna Nusantara Magelang, ia melanjutkan ke Akademi Kepolisian (Akpol)*m dan lulus pada tahun 2000. Ia kemudian menempuh pendidikan lanjutan di PTIK, SESPIMEN Polri, hingga meraih gelar Magister dari Universitas Indonesia.

Sebelum menjabat sebagai Dirlantas Polda Jambi, Kombes Adi Benny pernah menduduki berbagai jabatan strategis, antara lain:

– Kasi STNK Polda Banten

– Kasi STNK Polda Metro Jaya

– Kasubdit Siber Polda Jabar

– Kapolres Buton

– Kapolres Garut

– Kabag RBP Rorena Polda Jabar

– Penata Kebijakan Kapolri Madya TK III Polda Jabar (jabatan terakhir sebelum pindah ke Jambi)

Dengan pengalaman panjang dan kepemimpinan yang kuat, Kombes Pol Adi Benny Cahyono diharapkan dapat membawa inovasi dalam pelayanan lalu lintas di wilayah hukum Polda Jambi.

Fokus utamanya adalah:

– Meningkatkan keselamatan berkendara

– Menekan angka kecelakaan lalu lintas

– Mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman, dan lancar

Dalam wawancara khusus, ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kinerja baik dari pejabat sebelumnya dan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Jambi.

Selamat bertugas, Kombes Pol Adi Benny Cahyono. Semoga amanah dan membawa perubahan positif bagi Ditlantas Polda Jambi.