Bukan Sekadar SK, Tapi Janji Pengabdian: Momen Emosional Saat Wali Kota Jambi Melantik 1.953 ASN

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Rintik hujan yang membasahi lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi pada Rabu pagi (30/4/2025) menjadi saksi bisu atas haru dan rasa syukur ribuan Tenaga Kerja Kontrak (TKK) yang akhirnya resmi menyandang status sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Tangis haru tak terbendung, setelah bertahun-tahun menanti, akhirnya hari ini menjadi bukti bahwa perjuangan mereka tak sia-sia setelah mereka secara resmi diangkat dan menerima SK sebagai PPPK Pemerintah Kota Jambi dari Wali Kota Jambi.

Namun bukan hanya SK yang menjadi hadiah pada hari itu. Di tengah guyuran hujan yang semakin lebat, Wali Kota dokter Maulana, turun dari podium. Tanpa payung, Ia melangkah masuk ke barisan peserta yang basah kuyup. Bersama mereka, Ia berdiri dalam hujan, menghormati pengabdian, ketekunan, dan kesetiaan mereka dalam mengabdi sebagai tenaga kontrak selama ini.

Keteladanan yang tak biasa dari seorang Maulana itu, bukan sekadar seremoni, tapi memberikan pesan khusus bahwa moment itu menjadi simbol kuat komitmen bersama untuk membangun Kota Jambi yang lebih baik.

Dikesempatan itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menyerahkan surat keputusan kepada 1.909 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan 44 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada penerimaan 2024. Terdiri dari, tenaga pendidik, tenaga kesehatan dan tenaga teknis.

Mengawali sambutannya, Wali Kota Maulana mengajak para PPPK dan CPNS yang baru saja dilantik untuk selalu bersyukur dengan capaian saat ini, dan terus meningkatkan kinerja.

“Bekerjalah dengan kesungguhan hati, karena posisi kalian banyak yang memimpikannya, maka dari itu, berikan layanan terbaik bagi masyarakat kota Jambi,” ujar Maulana.

“Jika saya mendengar atau menerima laporan ada yang tidak baik, akan saya cabut SK nya. Mulai hari ini tolong niatkan jangan bekerja sekedar berangkat dan pulang,” tegas Wali Kota.

Dirinya menyebut, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi juga sedang melakukan tahapan tes PPPK pada tahap II yang akan mengisi 1.468 formasi.

“Jadi tahun ini jumlah keseluruhan PPPK kita berjumlah 5.907 lebih banyak dibandingkan ASN yang hanya 4. 200,” sebutnya.

“Dengan jumlah tersebut menyatakan, kekuatan pelayanan kita di masyarakat sangat dipengaruhi oleh semangat dan motivasi dari PPPK. Oleh karena itu, diharapkan PPPK dapat memberikan layanan publik terbaik, dan terus berinovasi,” lanjutnya.

Selain itu, Maulana juga mengingatkan terkait dengan kode etik dan kode perilaku selaku abdi negara, dengan menjunjung tinggi kehormatan dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.

“Jadilah ASN BerAKHLAK yaitu ASN yang Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif. Untuk itu teruslah mengembangkan kompetensi diri, menguasai keterampilan yang diperlukan dalam bekerja dan tentunya teruslah bersyukur dengan menunjukkan integritas tinggi dalam melaksanakan tugas sebaik-baiknya,” ucapnya.

“Semua itu harus dikelola dengan baik dan saling bersinergi untuk mencapai visi dan misi Kota Jambi BAHAGIA (Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif dan Sejahtera) dalam segala aspek kehidupan yang harus diwujudkan dalam lima tahun ke depan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Jambi itu juga mengungkapkan kedepan jika ada regulasi yang membolehkan PPPK mempunyai jabatan akan langsung diseleksi siapa yang terbaik.

Wali Kota Jambi itu juga menyoroti adanya tenaga pendidik, yang tidak bisa mengikuti seleksi PPPK dikarenakan berbagai hal.

“Kami Pemerintah Kota telah mengambil langkah strategis, khususnya bagi guru-guru tahfiz dengan tetap menyiapkan insentif dari Bagian Kesra nantinya, namun bukan untuk menjadi honorer, sehingga masih bisa tetap bekerja,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Maulana mengucapkan selamat kepada para PPPK dan CPNS dilingkungan Pemkot Jambi, teruslah menjaga sikap dan perilaku.

“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa saudara memiliki kompetensi.Untuk itu, sekali lagi Saya berharap agar PPPK dan CPNS dapat bekerja dengan baik, mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja dan yang terpenting adalah untuk tidak merasa berpuas diri, teruslah belajar dan meningkatkan kapasitas diri, menunjukkan kinerja yang baik dan memahami kultur atau budaya kerja dimana saudara berada,” pungkasnya.

Tuurut hadir pada acara pelantikan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) A. Ridwan, Plt. Kepala Kantor Regional VII BKN Palembang Prima Sepriza, Kepala UPT BKN. Provinsi Jambi Sumpena Adi Putra, Kabid Pengangkatan dan Pensiun BKN 7 Palembang Januar Wigianto, Staf Ahli Wali Kota, Assisten Sekda, Kepala Taspen Provinsi Jambi, Bank 9 Jambi Cabang Sutomo, Kepala BPJS Kesehatan, serta Kepala Perangkat Daerah dan jajaran dilingkungan Pemkot Jambi.(*)




Usai Serahkan SK, Wali Kota Jambi Minta PPPK Patuhi Etika ASN

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana memberikan peringatan tegas kepada para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kota Jambi yang baru saja menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan.

Dalam arahannya, Maulana menekankan pentingnya pemahaman kode etik, etika pribadi, dan tanggung jawab sebagai ASN.

“Sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, kalian wajib menjunjung tinggi kehormatan bangsa, pemerintah, dan martabat ASN. Jangan kedepankan kepentingan pribadi atau golongan. Bekerjalah dengan jujur, cermat, dan penuh integritas,” tegas Maulana.

Ia juga mewanti-wanti agar para PPPK mengembangkan budaya kerja yang harmonis, menjauhi sikap egois yang bisa memicu konflik dalam organisasi besar seperti Pemerintah Kota Jambi.

Maulana menutup arahannya dengan ajakan untuk menjadi ASN BerAKHLAK dan profesional dalam melayani masyarakat.(*)




PPPK Dominasi ASN di Kota Jambi, Walikota Maulana Minta Pelayanan Publik Ditingkatkan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Wali Kota Jambi, Maulana menegaskan pentingnya peningkatan kinerja dan pelayanan publik bagi para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang baru saja menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan.

Sebanyak 1.953 ASN diserahkan SK pengangkatannya oleh Pemerintah Kota Jambi, terdiri dari 1.909 PPPK dan 44 CPNS hasil seleksi tahun 2024.

Dalam arahannya, Maulana menekankan bahwa masa depan kualitas pelayanan publik Kota Jambi sangat bergantung pada kinerja PPPK.

“Jumlah PNS saat ini hanya sekitar 4.200 orang. Dengan bertambahnya 5.907 PPPK setelah tahap kedua nanti, pelayanan publik akan lebih banyak ditopang oleh PPPK. Maka saya minta kinerja dan pelayanan terus ditingkatkan,” tegas Maulana.

Ia juga meminta PPPK terus berinovasi dan menjaga profesionalisme.

Seleksi tahap kedua untuk 1.468 formasi PPPK akan berlangsung pada 5–10 Mei 2025 di UPT BKN Kota Jambi.(*)




Wali Kota Maulana Serahkan 1.953 SK PPPK dan CPNS Kota Jambi di Tengah Hujan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Di tengah hujan rintik pagi ini, Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, tetap berdiri tegak di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi untuk menyerahkan 1.909 SK Pengangkatan PPPK dan 44 SK CPNS formasi tahun 2024.

Acara ini juga sekaligus menjadi momen pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan fungsional PPPK dan CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Penyerahan SK ini mencakup formasi dari tenaga pendidik, tenaga kesehatan, hingga tenaga teknis.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan selamat kepada seluruh penerima SK dan mengapresiasi perjuangan mereka yang telah lolos melalui seleksi ketat berbasis Computer Assisted Test (CAT).

“Keberhasilan ini membuktikan bahwa kalian adalah individu terpilih dan kompeten. Namun, jangan berpuas diri. Adaptasi, kinerja, dan perilaku kalian akan terus dinilai oleh lingkungan kerja,” tegas Maulana.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan terus meningkatkan kapasitas sebagai abdi negara di lingkungan Pemkot Jambi.(*)




Gantikan Sultan Thaha, Ini Rencana Lokasi Bandara Baru di Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi Jambi tengah mematangkan rencana pembangunan bandara internasional baru, guna menggantikan peran Bandara Sultan Thaha Saifuddin yang saat ini belum memenuhi standar internasional.

Salah satu hambatannya adalah panjang runway yang masih belum sesuai regulasi Kementerian Perhubungan.

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, menyampaikan bahwa dua wilayah telah disiapkan sebagai kandidat lokasi pembangunan bandara, yakni Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

“Dua lokasi ini sudah kami siapkan. Keduanya berpotensi, tapi nantinya investor yang akan menentukan lokasi paling tepat,” ujar Sudirman, Selasa (29/4/2025).

Dari hasil kajian awal, lokasi di Muaro Jambi diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk terpilih karena lahan di Tanjab Timur sebagian besar merupakan gambut yang membutuhkan biaya tinggi dalam pembangunan infrastruktur.

Sudirman menambahkan, terdapat tiga titik potensial di Muaro Jambi, salah satunya berada di Kecamatan Kumpeh.

Naskah akademik dan studi teknis untuk pembangunan bandara tersebut pun telah rampung dan menunggu evaluasi dari calon investor.(*)




Kebakaran SPBU Jelutung Jambi, Damkar Padamkan Api dalam 45 Menit

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Kebakaran hebat terjadi di SPBU Jelutung, tepatnya di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, pada Jumat malam (29/4).

Insiden yang mengagetkan warga sekitar ini berhasil ditangani dengan cepat oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi.

Menurut Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandy, laporan pertama diterima langsung dari warga sekitar pada pukul 23.30 WIB.

Warga mendatangi langsung Mako Damkartan untuk melaporkan kebakaran yang diduga berasal dari salah satu pompa minyak di SPBU tersebut.

“Begitu laporan diterima, tim langsung bergerak cepat menuju lokasi dan tiba dalam waktu 6 menit. Pemadaman dilakukan secara intensif dengan menerapkan metode 5T: Terencana, Terukur, Terarah, Terlayani dan Tuntas,” ungkap Mustari.

Kronologi menyebutkan api menyambar salah satu kendaraan roda empat dan genset yang berada dekat dengan pompa minyak.

Tak butuh waktu lama, dengan kekuatan penuh sebanyak 30 personel dari Pleton 3 Mako, Pos Albar, dan Pos Kota Baru, serta dukungan 10 armada (termasuk 5 unit armada tempur dan 2 unit supply), kobaran api berhasil dipadamkan dalam waktu 45 menit.

Dalam proses pemadaman, petugas menggunakan sekitar 46.000 liter air dan 100 liter liquit foam untuk memastikan area benar-benar aman dan tidak terjadi penyebaran api lebih luas.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Tim dari PLN Kota Jambi, Polda Jambi, Polresta Jambi, Polsek Jelutung, serta aparat lingkungan setempat turut hadir membantu proses penanganan dan pengamanan lokasi kejadian.

Damkar Kota Jambi memastikan bahwa layanan ini berjalan sesuai standar operasional berdasarkan Permendagri No. 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis SPM Sub Urusan Kebakaran Daerah Kabupaten/Kota.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu. Dokumentasi dan laporan lengkap akan segera kami sampaikan secara tertulis kepada pimpinan dan instansi terkait,”  tutup Mustari Affandy.(()




OJK Resmi Luncurkan Panduan AI untuk Perbankan, Dorong Transformasi Digital

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi meluncurkan Tata Kelola Kecerdasan Artifisial Perbankan Indonesia, yang menjadi pedoman penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI) secara bertanggung jawab di sektor perbankan nasional.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menjelaskan, AI kini memegang peran sentral dalam transformasi digital perbankan. Pemanfaatannya terus meluas tidak hanya pada layanan pelanggan, tetapi juga untuk pengembangan produk, penetapan harga, kepatuhan, manajemen risiko, deteksi penipuan, hingga analisis data pasar perbankan.

“Namun, penerapan AI harus diiringi manajemen risiko yang efektif serta prinsip kehati-hatian. Ini penting untuk menjaga kepercayaan publik dan stabilitas sistem keuangan,” kata Dian saat peluncuran panduan tata kelola AI di Jakarta, Selasa (28/4/2025).

Tata Kelola AI ini dirancang menyeluruh, mencakup siklus hidup AI dan siklus bisnis perbankan, serta mengacu pada praktik terbaik global seperti AI Act Uni Eropa dan panduan dari Basel Committee.

Panduan ini juga melengkapi berbagai regulasi OJK lainnya seperti Cetak Biru Transformasi Digital Perbankan, POJK No. 11/2022, serta panduan ketahanan siber dan maturitas digital perbankan.

Menurut Dian, kemampuan bank dalam mengelola teknologi menjadi faktor penentu daya saing di masa depan. Oleh karena itu, bank diharapkan menyusun langkah strategis, termasuk konsolidasi, guna memperkuat daya saing dan efisiensi.(*)




8 Jadwal Keberangkatan dari Jambi Hari Ini, Didominasi Rute CGK

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bandara Sultan Thaha (kode IATA: DJB) merilis daftar jadwal keberangkatan pesawat untuk Rabu, 30 April 2025. Total delapan penerbangan dijadwalkan berangkat dari Jambi menuju dua kota besar, yaitu Jakarta dan Medan.

Rute terbanyak adalah Jambi (DJB) ke Jakarta (CGK) yang dilayani oleh Super Air Jet, Garuda Indonesia, Batik Air, dan Citilink. Sementara satu penerbangan lainnya menuju Bandara Internasional Kualanamu Medan (KNO).

Berikut rincian jadwal keberangkatan dari Bandara Sultan Thaha Jambi:

  1. Super Air Jet IU 845 – DJB ke Soekarno-Hatta (CGK) – 08:00 WIB

  2. Super Air Jet IU 987 – DJB ke Kualanamu Medan (KNO) – 10:15 WIB

  3. Batik Air ID 6805 – DJB ke Soekarno-Hatta (CGK) – 11:05 WIB

  4. Garuda Indonesia GA 127 – DJB ke Soekarno-Hatta (CGK) – 11:25 WIB

  5. Super Air Jet IU 843 – DJB ke Soekarno-Hatta (CGK) – 12:25 WIB

  6. Citilink QG 967 – DJB ke Soekarno-Hatta (CGK) – 15:40 WIB

  7. Garuda Indonesia GA 135 – DJB ke Soekarno-Hatta (CGK) – 17:45 WIB

  8. Batik Air ID 6803 – DJB ke Soekarno-Hatta (CGK) – 18:10 WIB

Jam operasional Bandara Sultan Thaha Jambi ditetapkan mulai pukul 06.00 hingga 19.00 WIB. Calon penumpang diimbau tiba lebih awal untuk proses check-in dan pemeriksaan keamanan.(*)




Pemkot Jambi Tutup Dua LKS Terafiliasi NII, Tegas Tolak Paham Radikal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menunjukkan komitmen serius dalam memberantas paham radikal dan terorisme dengan menghentikan operasional dua Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) yang diduga berafiliasi dengan paham Negara Islam Indonesia (NII). Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa paham menyimpang tidak diberi ruang di tengah masyarakat Kota Jambi.

Dua LKS yang dihentikan operasionalnya adalah LKS Pundi Amal Bhakti Negeri dan LKS Amal Barokah. Tindakan ini dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Jambi bersama tim terpadu yang terdiri dari unsur Densus 88, Kepolisian, TNI, Satpol PP, Kesbangpolinmas, serta instansi terkait lainnya, pada Selasa (29/4/2025).

Pelaksanaan penghentian dilakukan melalui penyerahan surat pemberhentian operasional, baik bersifat sementara maupun permanen, tergantung pada tingkat pelanggaran dan hasil evaluasi lembaga. Khusus untuk penghentian sementara, pihak LKS diberi waktu untuk melakukan perbaikan legal formal. Namun, selama masa pemberhentian, dilarang keras melakukan pengumpulan uang dan barang dari masyarakat.

“Panti atau LKS adalah lembaga terpercaya untuk menyalurkan zakat, donasi, dan bantuan sosial lainnya kepada Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Maka tidak boleh ada penyelewengan apalagi penyusupan paham radikal di dalamnya,” ujar Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawati.

Yunita juga menegaskan bahwa masyarakat harus semakin waspada dan selektif dalam memilih lembaga sosial yang akan diberi amanah bantuan. Ia meminta masyarakat agar tidak mudah terpengaruh, apalagi mengikuti jejak lembaga yang menyimpang dari nilai-nilai kebangsaan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh dan tidak mencontoh praktik-praktik yang dilakukan oleh lembaga-lembaga yang terindikasi menyebarkan paham menyimpang. Jangan sampai niat baik berdonasi justru dimanfaatkan untuk tujuan-tujuan yang menyesatkan,” tegasnya.

Keterlibatan NII dalam LKS dinilai sangat mengkhawatirkan karena telah menyentuh individu, keluarga, komunitas, bahkan masuk secara masif ke lembaga sosial. Infiltrasi paham menyimpang ini sering kali dibungkus dengan kegiatan sosial yang tampak mulia di permukaan, namun menyimpan agenda terselubung di dalamnya.

Pemerintah Kota Jambi menyadari bahwa pencegahan terhadap radikalisme tidak hanya bisa dilakukan dengan pendekatan hukum semata, melainkan juga melalui edukasi, pengawasan ketat, dan penguatan kapasitas kelembagaan. Karena itu, ke depan, Pemkot Jambi akan memperketat proses verifikasi dan pengawasan terhadap lembaga-lembaga sosial yang bergerak di bidang penghimpunan dana publik.

“Ini juga menjadi momentum bagi kita semua untuk lebih berhati-hati, dan memastikan bahwa lembaga-lembaga sosial yang kita dukung benar-benar berjalan dalam koridor konstitusi dan kebangsaan,” tambah Yunita.

Dengan langkah ini, Pemerintah Kota Jambi berharap menjadi contoh tegas bahwa negara hadir dalam menjaga ketertiban sosial dan memastikan lembaga-lembaga sosial berjalan sesuai dengan nilai Pancasila dan hukum yang berlaku. Pemerintah juga membuka ruang bagi masyarakat untuk melapor jika menemukan aktivitas lembaga yang mencurigakan atau tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Turut serta dalam kegiatan itu, Satgas Densus 88, Kaban Kesbangpolinmas Kota Jambi, perwakilan Dinas Sosial dan Dukcapil Provinsi Jambi, Kasat Intel Polresta, Danramil Jambi Selatan, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), Camat, Polsek, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Lurah serta tokoh masyarakat dan RT setempat Jambi.(*)




Nadiyah Maulana : PKK dan Bunda PAUD Ujung Tombak Ciptakan Generasi Tangguh

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Wali Kota Jambi dokter Maulana, resmi melantik Pengurus Tim Penggerak (TP) PKK dan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kota Jambi masa bakti 2025–2030, dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Selasa (29/4/2025).

Pelantikan ditandai dengan pemasangan pin oleh Wali Kota Maulana kepada Ketua TP PKK Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG. Turut hadir, Ketua Komisi I DPRD Kota Jambi Rio Ramadhan, Ketua Komisi IV DPRD Martua, Ketua II TP PKK Provinsi Jambi Iin Kurniasih, Ketua I TP PKK Kota Jambi Marsha Lystia Diza, Sekda A Ridwan, sejumlah Kepala Perangkat Daerah dan Camat di lingkup Pemkot Jambi, serta para pengurus TP PKK dan Bunda PAUD se-Kota Jambi.

Usai pelantikan itu, Maulana mengatakan menaruh harapan besar terhadap kepengurusan TP PKK dan Pokja Bunda PAUD Kota Jambi masa bakti 2025-2030. Dimana keduanya memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga, pendidikan anak usia dini, serta membangun fondasi sumber daya manusia yang unggul di masa depan.

“Saya yakin dengan komposisi TP PKK dan bunda PAUD yang dimiliki saat ini, bisa melakukan tugas dengan baik agar dapat sama-sama menyukseskan program prioritas menuju kota Jambi Bahagia,” kata Maulana.

Wali Kota Maulana juga tekankan, bahwa pelantikan dan pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, tetapi sebuah proses pelaksanaan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, untuk turut serta membangun kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

“Saya percaya, dengan semangat, keikhlasan, dan kerja keras, saudara sekalian akan mampu menjalankan tugas dengan baik, menggerakkan seluruh potensi di wilayah masing-masing, serta menjadi motor penggerak perubahan menuju masyarakat yang lebih sejahtera,” tekannya.

“Begitu pula kepada Kelompok Kerja Bunda PAUD yang dikukuhkan hari ini, saya berharap dapat bersinergi dengan seluruh stakeholder pendidikan dan pemerintahan, dalam mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas, terjangkau, dan merata,” tambahnya.

Lebih lanjut, untuk mewujudkan target-target pembangunan, Maulana mengajak untuk terus bersinergi, bergotong-royong, mempererat kolaborasi dengan pemerintah Kota Jambi, khususnya dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), menekan angka stunting, serta mempercepat pemberdayaan ekonomi keluarga dapat tercapai dengan optimal.

“Amanah yang diemban para pengurus Tim Penggerak PKK Kota Jambi dan Bunda PAUD sangat berat. Namun, saya optimis di bawah kepimpinan Ibu Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG dapat melaksanakan tugas dengan baik dan menjalankan visi misi sesuai dengan yang telah ditetapkan,” tutup Maulana.

Sementara itu, Ketua TP PKK kota Jambi, Nadiyah Maulana mengatakan, sebagai ujung tombak pemberdayaan keluarga dan pelopor tumbuh kembang generasi penerus bangsa, PKK dan Bunda PAUD saling bersinergi, serta memegang peranan penting dalam membentuk masyarakat yang mandiri, sehat, cerdas, dan berdaya saing.

“Bekerjalah memberikan pengabdian terbaik, dengan hati penuh semangat, penuh cinta untuk masyarakat, khususnya untuk anak-anak kita, generasi emas bangsa. Saya yakin, dengan kerja sama, kolaborasi, dan inovasi, kita mampu membawa perubahan yang nyata bagi kesejahteraan keluarga dan kemajuan pendidikan di daerah,” kata Nadiyah.

Nadiyah merencanakan TP PKK dan Bunda PAUD akan menggandeng kaum milineal dan gen-z yang saat ini perkembangannya mencapai 52 persen di Kota Jambi.

“Kita ingin gerakan ini dicintai kaum muda generasi bangsa dengan mangajak untuk turut terlibat menjadi pengurus dengan diselaraskan sesuai dengan tugas dan fungsinya, sehingga regenerasi bisa terus berlanjut,” ujar Nadiyah.

“Bagaimanapun yang namanya program-program kita tentunya harus berdampak bagi masyarakat,” lanjutnya.

Kepada Pengurus TP PKK dan Pokja Bunda PAUD, Nadiyah mengimbau agar lebih menguatkan perannya dalam memajukan Lembaga Kemasyarakatan dan Lembaga Pendidikan, sehingga kehadirannya dapat memberikan manfaat positif bagi para anggota dan masyarakat.

“Kita harus terus meningkatkan pengetahuan yang terus berubah dari waktu ke waktu. Maka dari itu, harapan saya agar segenap jajaran Tim Penggerak PKK dan Kelompok Kerja Bunda PAUD senantiasa memiliki pemahaman yang sama mengenai Program Kerja secara tepat, selaras dengan kebijakan Program Pemerintah saat ini dan masa mendatang,” singkat Nadiyah.(*)