Wawako Diza : Finalis Bujang Gadis Harus Jadi Jembatan Budaya dan Informasi Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Semarak budaya dan semangat muda mewarnai malam penyisihan ajang Bujang Gadis Kota Jambi 2025, yang digelar Rabu malam (23/4/2025) di Atrium Mall WTC Batanghari. Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, hadir bersama istri yang juga Ketua GOW Kota Jambi, Marsha Lystia, menyaksikan langsung parade bakat dari 50 besar semifinalis.

Tak sekadar ajang kontes kecantikan, Pemilihan Bujang Gadis Kota Jambi merupakan upaya strategis Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk melahirkan generasi muda yang tangguh, berbudaya, dan siap menjadi duta wisata serta agen promosi daerah ke kancah provinsi, nasional bahkan internasional.

Mengusung tema “Guardians of Cultural Euphoria”, ajang tahun ini menekankan peran pemuda sebagai pelestari budaya lokal yang dinamis dan inovatif. Acara dibuka dengan Tari Jejak Batu oleh Tim Kesenian Ikatan Bujang Gadis Kota Jambi, dan disaksikan oleh sejumlah pejabat daerah, dewan juri, serta ratusan masyarakat yang memadati atrium.

Malam itu, diumumkan 11 pasang finalis yang akan melaju ke Grand Final pada 1 Mei 2025 mendatang di Swiss-Belhotel Jambi. Para finalis menerima selempang dari Wakil Wali Kota Jambi sebagai simbol kesiapan mereka melangkah ke tahap akhir.

Dalam sambutannya, Wawako Diza menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah menyukseskan ajang bergengsi ini. Ia menekankan bahwa seluruh peserta adalah pemenang sejati.

“Yang belum lolos jangan berkecil hati. Ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan panjang mewujudkan mimpi. Kepada para finalis, tunjukkan kualitas sebagai generasi muda Kota Jambi yang unggul dan berbudaya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti ragam bakat yang ditampilkan para semifinalis, mulai dari seni bela diri, musik, puisi berbahasa Inggris hingga tilawah Al-Qur’an. Bagi Diza, kemampuan tersebut harus dikembangkan agar para Bujang Gadis bisa menjadi influencer positif bagi pemuda lainnya.

“Mereka harus jadi jembatan informasi, menyampaikan nilai-nilai budaya dan program Kota Jambi Bahagia, baik secara langsung maupun lewat media sosial,” tambahnya.

Diza juga menggarisbawahi pentingnya peran pemuda dalam pembangunan. Dengan lebih dari 52 persen penduduk Kota Jambi adalah kaum muda, ia menekankan pentingnya kolaborasi untuk membentuk SDM unggul menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Lewat ajang ini, kita harap tercipta generasi yang mampu menjembatani dunia tradisional dengan budaya modern, tanpa kehilangan identitas,” tegasnya.

Ia pun menutup sambutannya dengan pesan kuat: “Kalianlah penjaga budaya Jambi. Jangan sampai warisan ini hilang ditelan zaman,” tutupnya.

Tahapan pemilihan Bujang Gadis Kota Jambi 2025 sendiri telah dimulai sejak 14 April lalu, mencakup seleksi administrasi, psikotes, wawancara, hingga lomba stand-up comedy Bahasa Jambi bertema Bahagia Berbudaya. Finalis yang terpilih nantinya akan menjalani pembekalan intensif terkait kepariwisataan, keberlanjutan, serta isu-isu sosial kekinian.

Sebagai bentuk apresiasi, pemenang ajang ini akan membawa pulang hadiah dengan total Rp110 juta, sekaligus menyandang tanggung jawab sebagai wajah muda Kota Jambi dalam berbagai agenda promosi budaya dan pariwisata.(*)




Belum Kantongi Izin, DPRD Sungai Penuh Minta Villa Bukit Diza Ditutup

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sungai Penuh mendesak agar operasional Villa Bukit Diza dihentikan sementara karena belum mengantongi izin resmi.

Hal ini mencuat setelah terungkap bahwa villa yang terletak di kawasan pemukiman tersebut belum mengajukan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR).

Wakil Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hardizal, menyatakan bahwa setiap bangunan usaha harus mengantongi izin lengkap sesuai regulasi.

“Jika tidak, maka itu ilegal. Kami dorong agar pemilik segera mengurus izin dan pemerintah harus tegas menutup sementara villa tersebut,” ujarnya.

Kabid Tata Ruang Dinas PUPR, Teguh T., menambahkan bahwa lokasi Villa Bukit Diza berada di zona pemukiman.

Meski boleh dimanfaatkan untuk usaha, namun harus memenuhi syarat ketat seperti luas lahan, ruang terbuka hijau, dan lainnya.

Hingga kini belum ada pengajuan izin resmi terkait PKKPR dari pemilik villa tersebut.

Pemerintah Kota Sungai Penuh pun diharapkan bersikap tegas untuk menghindari pelanggaran tata ruang dan perlindungan lingkungan.(*)




Polairud Polda Jambi Imbau Warga, Waspada Kenaikan Debit Sungai Batanghari

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Masyarakat di sekitar Sungai Batanghari diminta untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul tingginya debit air yang berpotensi memicu bencana banjir.

Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Jambi, Kombes Pol Agus Tri Waluyo, saat melakukan patroli dan memberikan himbauan, Rabu (23/4/2025).

“Kami mengimbau warga, nelayan, hingga pengguna transportasi sungai untuk berhati-hati. Tingginya debit air bisa membahayakan, terutama di daerah bantaran,” ujar Kombes Pol Agus.

Dirpolairud juga memastikan bahwa pihaknya telah memetakan titik-titik rawan dan menyiapkan personel serta peralatan jika sewaktu-waktu terjadi bencana di perairan.

“Pemantauan terus dilakukan. Kami telah menyiagakan tim dan sarana untuk respons cepat apabila terjadi keadaan darurat,” tambahnya.

Kepolisian Perairan Polda Jambi kini memperkuat patroli dan pengawasan sungai sebagai bentuk kesiapsiagaan terhadap kemungkinan banjir dan kejadian lain yang membahayakan masyarakat.(*)




Keren! Operasi Kapal KP Anis Macan Gagalkan Peredaran Narkoba di Kuala Tungkal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ditpolairud Polda Jambi kembali membuktikan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba, khususnya di wilayah perairan.

Dalam dua operasi terpisah, aparat berhasil mengamankan tiga pelaku penyalahgunaan  sabu di Kabupaten Tanjab Barat dan Kuala Tungkal.

Pengungkapan pertama dilakukan di wilayah Sungai Pengabuan, Pelabuhan Marina Tanjab Barat, Selasa (22/4/2025).

im Subdit Gakkum Ditpolairud yang tengah melakukan patroli mencurigai gerak-gerik dua pemuda berinisial W (22) dan AS (19) yang sedang mengendarai sepeda motor.

aat digeledah, ditemukan empat paket sabu dalam penguasaan keduanya.

“Penindakan ini merupakan respons cepat atas laporan masyarakat dan bagian dari program 100 Hari Kapolda Jambi dalam pemberantasan narkoba,” ungkap Kasubdit Gakkum, AKBP Ade Chandra, Rabu (23/4/2025).

Kasus kedua terjadi Sabtu (19/4/2025), di mana KP Anis Macan-4002 menerima informasi terkait transaksi narkoba di sekitar Jembatan Parit 1, Kuala Tungkal.

eorang pelaku berinisial Dana Warsa alias Bogel (43), buruh harian lepas, ditangkap setelah ditemukan dua paket sabu dari hasil penggeledahan.

Dirpolairud Polda Jambi Kombes Pol Agus Tri Waluyo menegaskan bahwa pihaknya akan terus menggelar patroli serta edukasi pencegahan di wilayah perairan.

Para pelaku kini ditahan di Mako Ditpolairud untuk pemeriksaan lanjutan dan dijerat dengan Pasal 114, 112, dan 132 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(*)




Binmas Polri Didorong Aktif Cegah Narkoba dan Judi Online di Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI. ID – Dalam rangka meningkatkan capaian kinerja fungsi Pembinaan Masyarakat (Binmas) di wilayah hukum Polda Jambi, Direktur Binmas Polda Jambi, AKBP Henky Poerwanto, S.I.K, M.M, melaksanakan kegiatan asistensi dan supervisi di Polres Muaro Jambi, Rabu (23/4/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri Kapolres Muaro Jambi, AKBP Heri Supriawan, S.I.K, M.H, beserta jajaran Kasat Binmas, para Kapolsek, Kanit Binmas, dan Bhabinkamtibmas.

Agenda ini menitikberatkan pada evaluasi pemahaman dan implementasi fungsi Binmas di lapangan, termasuk dalam mendukung visi dan misi Commander Wish Kapolda Jambi.

AKBP Henky Poerwanto menekankan pentingnya fungsi Binmas sebagai garda terdepan dalam mewujudkan ketertiban dan keamanan masyarakat (harkamtibmas).

Ia juga menyoroti urgensi upaya preemtif dalam bentuk edukasi, sambang DDS (door to door system), dan pembinaan masyarakat desa oleh Bhabinkamtibmas.

“Polri harus mampu hadir sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Melalui fungsi Binmas, kita perkuat deteksi dini, tangkal bahaya narkoba dan judi online yang mengancam generasi muda,” tegas Henky.

Dirinya juga mendorong penyelesaian masalah sosial masyarakat melalui metode problem solving yang melibatkan tokoh masyarakat, perangkat desa, dan stakeholder lokal.

Binmas juga diminta berperan aktif mendukung program pemerintah seperti Ketahanan Pangan dan Pekarangan Pangan Bergizi, sebagai bentuk kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat.

AKBP Henky menutup kegiatan dengan ajakan kepada seluruh personel untuk terus menjaga semangat dalam menjalankan tugas.

“Mencegah lebih baik daripada mengobati. Jadilah agen perubahan di tengah masyarakat,” pungkasnya.(*)




Binmas Polda Jambi Gelar Penyuluhan Pencegahan Bullying dan Kekerasan Seksual di Sekolah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID -Direktorat Binmas Polda Jambi melalui Subdit Bintibsos kembali melaksanakan kegiatan penyuluhan rutin dan cooling system untuk menjaga Harkamtibmas.

Kali ini, tema yang diangkat adalah “Pencegahan Bullying & Kekerasan Seksual di Lingkungan Satuan Pendidikan.”

Kegiatan yang dilaksanakan di SMA Islam Al-Falah Jambi pada Rabu pagi, 23 April 2025, ini diikuti oleh para siswa-siswi sebagai peserta utama.

Acara dipimpin oleh Kasubdit Bintibsos Ditbinmas Polda Jambi, AKBP Dr. Dadang Karyanto, M.H., M.Pd, bersama staf dan disambut hangat oleh pihak sekolah.

Waka Kesiswaan, Ibu Yanti Sulistiawati, membuka acara yang dilanjutkan dengan sambutan dari Dir Binmas AKBP Henky Poerwanto, SIK, MM.

Dalam sambutannya, Kasubdit Bintibsos mengingatkan pentingnya kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman.

Ibu Asih Noprini, S.Psi, M.H bertindak sebagai narasumber, memberikan pemahaman mengenai perlindungan perempuan dan anak, serta pencegahan bullying dalam berbagai bentuk, baik fisik, verbal, sosial, maupun bullying online.

AKBP Dr. Dadang Karyanto, M.H., M.Pd menegaskan bahwa bullying adalah bentuk kekerasan yang dapat menyebabkan trauma jangka panjang, depresi, menurunnya rasa percaya diri, hingga terganggunya prestasi belajar siswa.

Oleh karena itu, seluruh pihak—guru, siswa, dan orang tua—harus terlibat dalam menciptakan budaya anti-bullying di sekolah.

Kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab, penyerahan sarana kontak, dan ditutup dengan doa serta pesan-pesan kamtibmas.

Suasana silaturahmi yang tercipta menambah semangat seluruh peserta dalam menyerap materi yang disampaikan.

Sebagai bentuk himbauan positif, Ditbinmas Polda Jambi mengajak seluruh elemen sekolah untuk:

  • Menumbuhkan empati dan saling menghargai sesama siswa,

  • Berani melaporkan jika melihat atau mengalami tindakan bullying atau kekerasan,

  • Membangun komunikasi yang terbuka antara siswa, guru, dan orang tua,

  • Menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.

Polda Jambi mengajak semua pihak untuk menjaga lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan dan diskriminasi.

Mari jadikan sekolah sebagai tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan untuk belajar dan berkembang.

Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar, mencerminkan sinergi positif antara kepolisian dan masyarakat pendidikan dalam menjaga ketertiban dan keamanan bersama.(*)




Tangkap Ikan Pakai Setrum, Dua Pelaku Dibekuk Polairud di Sungai Batanghari

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jambi kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian ekosistem perairan dengan menggelar Operasi Destructive Fishing di kawasan Sungai Batanghari, Selasa malam (22/4/2025).

Operasi ini bertujuan untuk menindak praktik penangkapan ikan dengan cara ilegal dan merusak, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat nelayan tentang bahaya penggunaan alat tangkap destruktif seperti bom ikan, racun, cantrang, dan alat setrum.

Direktur Polairud Polda Jambi, Kombes Pol Agus Tri Waluyo, menjelaskan bahwa aktivitas destructive fishing dapat merusak habitat alami ikan, merusak terumbu karang, dan mengganggu keseimbangan ekosistem air.

“Destructive fishing adalah ancaman serius bagi kelestarian perairan. Karena itu, selain melakukan penindakan, kami juga intens menyosialisasikan kepada nelayan dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh penggunaan alat tangkap ilegal,” ujar Kombes Pol Agus Tri Waluyo.

Dalam operasi yang dilaksanakan oleh Tim Intelair Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Jambi di perairan Tahtul Yaman, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi, petugas mendapati satu unit perahu motor yang digunakan dua pria sedang menangkap ikan dengan menggunakan alat setrum.

Kedua pelaku masing-masing berinisial G dan L, warga Kelurahan Legok, Kota Jambi. Mereka kedapatan menggunakan peralatan listrik untuk menyetrum ikan di aliran sungai.

“Kedua pelaku telah kami amankan di Mako Ditpolairud Polda Jambi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kami juga mengamankan sejumlah barang bukti, seperti dua unit aki (Accu) Massiv XL, alat travo, satu unit perahu motor, satu jaring ikan, serta 3,5 kilogram ikan hasil tangkapan,” imbuh Agus Tri.

Ditpolairud Polda Jambi menegaskan akan terus melaksanakan patroli rutin dan penegakan hukum di wilayah perairan guna menekan praktik penangkapan ikan merusak (illegal fishing) yang mengancam keberlanjutan sumber daya hayati.

Masyarakat, khususnya nelayan, diimbau untuk menggunakan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan serta tidak melanggar hukum yang berlaku.(*)




Hari ke-10 Pencarian Wira, Wali Kota Sungai Penuh Turun Langsung ke Lokasi

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Memasuki hari ke-10 pencarian terhadap Muhammad Wira Anugrah yang hilang di kawasan hutan Renah Kayu Embun, Kecamatan Kumun Debai, upaya terus dilakukan secara intensif, Rabu 23 April 2025.

Pencarian ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH, didampingi Ketua TP PKK Sri Kartini Alfin, Sekda Alpian, jajaran SKPD, dan masyarakat.

Mereka meninjau Posko Pencarian serta sejumlah titik strategis bersama tim SAR, Polisi Kehutanan, dan relawan untuk memaksimalkan hasil pencarian.

Wali Kota Alfin menyampaikan terima kasih dan apresiasi mendalam kepada seluruh tim yang tanpa lelah terus mendukung pencarian.

Kepada keluarga korban, Wako juga menyampaikan rasa duka dan harapan agar Muhammad Wira Anugrah segera ditemukan dalam keadaan selamat.

“Terima kasih kepada seluruh relawan dan pihak yang telah membantu. Mari kita doakan bersama agar korban segera ditemukan,” ujar Wako Alfin saat di lokasi.(*)




7,4 Gram Sabu Diamankan, Kurir Narkoba Dibekuk Ditpolairud Jambi di Tungkal Ilir

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ditpolairud Polda Jambi kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah perairan.

Seorang kurir narkoba berhasil diamankan oleh tim Subdit Gakkum saat melakukan patroli menggunakan KP Anis Macan-4002, Sabtu (19/4/2025).

Pelaku yang diketahui bernama Dana Warsa alias Bogel (43), warga Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Jambi, ditangkap di sekitar Jembatan Parit 1.

Saat digeledah, polisi menemukan dua paket sedang sabu. Penangkapan ini dibenarkan langsung oleh Dirpolairud Polda Jambi Kombes Pol Agus Tri Waluyo, Rabu (23/4/2025).

Dalam penggeledahan lanjutan di rumah pelaku yang berjarak 15 meter dari lokasi penangkapan, ditemukan tambahan tiga paket kecil sabu.

Total sabu yang disita mencapai 7,426 gram, bersama 76 plastik klip kosong dan barang bukti lainnya.

Seperti uang tunai Rp1 juta, celana jeans yang dikenakan pelaku, serta dua kotak rokok kosong.

“Pelaku dinyatakan positif mengonsumsi methamphetamine dan THC setelah dilakukan tes urine di RS Bhayangkara,” ungkap Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Jambi, AKBP Ade Chandra.

Kini pelaku ditahan di Mako Ditpolairud Polda Jambi dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Polairud juga mengimbau masyarakat pesisir untuk aktif melaporkan jika mengetahui aktivitas mencurigakan terkait narkoba di wilayah perairan.(*)




Wali Kota Jambi Kukuhkan 21 Kelompok UMKM: Bukan Lagi Pelaku, Tapi Pengusaha!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam mendorong pertumbuhan dan pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali ditunjukkan lewat pengukuhan 21 kelompok UMKM binaan tahun 2025. Acara ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (23/4/2025).

Dengan mengusung tema “Dengan UMKM Kita Bangun Ekonomi Lokal Menuju Kota Jambi Bahagia”, pengukuhan ini menjadi langkah strategis untuk membawa UMKM naik kelas, dari pelaku UMKM menjadi pengusaha UMKM yang mandiri dan berdaya saing.

Saat ini, Pemkot Jambi melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM telah membina 801 anggota UMKM di seluruh kota. Wali Kota Maulana dalam sambutannya menyebut bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan titik tolak transformasi UMKM ke level lebih tinggi.

“Setelah dikukuhkan, bukan lagi sekadar pelaku usaha. Mereka kita dorong menjadi pengusaha UMKM. Ini untuk membangun semangat dan eksistensi mereka agar lebih berperan dalam menciptakan lapangan kerja di Kota Jambi,” ujar Maulana.

Wali Kota juga optimis, kelompok pengusaha UMKM ini akan semakin mudah dikembangkan. Mereka akan menjadi mitra strategis dalam kegiatan berskala nasional maupun daerah, termasuk sebagai destinasi kunjungan tamu-tamu yang berdatangan ke Jambi.

Tak hanya itu, Maulana juga memaparkan bahwa pengembangan UMKM akan terintegrasi dengan program Kota Jambi Bahagia, yang menyasar sektor UMKM dan milenial. Kolaborasi lintas program seperti Balikat (Balai Latihan Kerja Tematik) akan menyediakan pelatihan berbasis minat, dan akan didukung oleh program Bank Harkat (Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat), sebagai ekosistem pembiayaan inklusif yang mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

“Kita sudah berkolaborasi dengan Bank Indonesia, OJK, dan perbankan, untuk menyalurkan permodalan berbunga rendah 3 persen dan tanpa agunan. Ini solusi agar UMKM tak lagi terjebak rentenir atau pinjaman online,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM, Moncar Widayanto, dalam laporannya menyebutkan bahwa pengukuhan kelompok UMKM ini bertujuan untuk meningkatkan perlindungan, kualitas, dan daya saing produk mereka.

“Dengan pendampingan yang tepat, kita harapkan UMKM bisa membuka lapangan kerja baru dan menjaga stabilitas ekonomi kota. Tahun ini juga ada penambahan 11 kelompok UMKM baru dari seluruh kecamatan, yang berasal dari program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga,” terang Moncar.

Dalam acara ini, Wali Kota Maulana juga memimpin pembacaan dan penandatanganan naskah pengukuhan, serta menyerahkan secara simbolis sertifikat UMKM kepada ketua-ketua kelompok yang baru dikukuhkan.

Acara turut dihadiri Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Analis Junior BI Jambi Lesi Sianipar, para Staf Ahli dan Asisten Sekda, Kepala OPD, Camat, serta para pelaku UMKM binaan Pemkot Jambi.(*)