Munas VI Adeksi, Dance Ishak Palit Terpilih Ketua Umum, Kemas Faried Jadi Wakil

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Musyawarah Nasional (Munas) VI Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (Adeksi) resmi memilih ketua umum baru untuk periode 2025-2030. Munas VI Adeksi berlangsung di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada 27-30 April 2025.

Pemilihan Ketua Umum dan Sekretaris Adeksi dilakukan melalui mekanisme musyawarah dan mufakat, bukan voting.

Usulan musyawarah ini disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, yang juga sempat menjadi salah satu kandidat Ketua Umum.

Menurut Kemas Faried, mekanisme musyawarah lebih mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan seluruh anggota Adeksi.

“Kita ini adalah satu keluarga besar DPRD kota se-Indonesia. Alangkah lebih baik jika pemilihan ketua umum dilakukan dengan cara musyawarah dan mufakat, bukan semata-mata voting,” ujar Kemas Faried, Senin (28/4/2025) malam.

Ia menambahkan, musyawarah dapat menghindari potensi perpecahan serta membuat semua peserta merasa dilibatkan dalam proses pemilihan.

Hasil dari musyawarah tersebut, Dance Ishak Palit, M.Si (Ketua DPRD Kota Salatiga) terpilih sebagai Ketua Umum Adeksi.

Sementara itu, Kemas Faried Alfarelly ditunjuk sebagai Wakil Ketua Umum Adeksi.

Selain itu, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera SE (Ketua DPRD Kota Banjarbaru) terpilih sebagai Sekretaris, dan Andi Faizal Sofyan Hasdam (Ketua DPRD Kota Bontang) menjadi Bendahara Adeksi.

Menariknya, Wakil Ketua DPRD Kota Jambi, Naim SH, juga terpilih sebagai Wakil Bendahara.

Tercatat, sebanyak 52 Ketua DPRD Kota dari 94 peserta hadir dalam Munas tersebut.

Dalam kesempatan itu, Kemas Faried Alfarelly menyampaikan pentingnya penguatan peran DPRD kota di seluruh Indonesia.

Ia menekankan bahwa Adeksi harus menjadi wadah untuk memperjuangkan aspirasi anggota DPRD kota serta mempererat sinergi antar anggota.

“Kita harus memperkuat posisi DPRD kota sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah dengan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran. Melalui Adeksi, kita perjuangkan kepentingan rakyat di seluruh kota-kota Indonesia,” tegas Kemas Faried.

Politisi muda ini juga mengajak seluruh anggota Adeksi untuk menjaga soliditas dan profesionalisme, serta mendorong kolaborasi yang lebih erat guna mempercepat pembangunan daerah yang merata dan berkeadilan.

“Mari kita saling bersinergi, berbagi pengalaman, dan memperjuangkan regulasi yang mendukung kemajuan kota-kota kita,” pungkasnya.(*)




Keberhasilan 99,5% Pilkate Serentak Kota Jambi : Bukti Kekokohan Demokrasi Berakar pada Kearifan Lokal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang menyelenggarakan Pemilihan Ketua RT (Pilkate) serentak dengan skala besar, Kota Jambi mencuri perhatian nasional. Momentum ini dinilai sebagai bukti konkret penguatan demokrasi dari tingkat komunitas. Pilkate yang melibatkan ribuan warga dari berbagai penjuru kota itu sukses digelar pada Sabtu (26/4/2025) dengan aman dan tertib.

Hal itu disampaikan Wali Kota Jambi, dokter Maulana saat melakukan konferensi pers bersama awak media, didampingi Kepala Dinas PMPPA Noverintiwi Dewanti, Kadis Kominfo Abu Bakar dan Kadis Dukcapil Nirwal Ilyas, bertempat di Ruang Rapat Kerja Wali Kota, pada Senin siang (28/4/2025).

“Alhamdulillah saya sangat terharu dan bangga terhadap hasilnya, kesuksesannya secara umum mencapai 99,5 persen. Yang artinya kepedulian masyarakat terhadap Pilkate ini sangat tinggi dibandingkan Pemilihan-pemilihan lainnya,” ujar Maulana.

Dirinya menjelaskan, dari total keseluruhan 1.650 RT di Kota Jambi, pada Pilkate serentak ini melibatkan sebanyak 1.299 RT atau sebesar 78,7 persen. Sementara itu, 351 RT lainnya perpanjangan masa jabatan.

“Untuk keseluruhan ada sebanyak 1.977 orang mengikuti Pemilihan Ketua RT ini, terdiri dari calon tunggal 703 orang dan yang berkompetisi lebih dari 1 calon 1.274 orang,” jelasnya.

“Jika dipersentasekan untuk keseluruhan ada 677 RT atau 52.2 persen terpilih secara Musyawarah Mufakat dan pemilihan langsung sebanyak 622 RT atau 47,8 persen,” lanjutnya

Terkait adanya Pemungutan Suara Ulang (PSU), Wali Kota Maulana juga mengungkapkan ada 19 RT atau sebesar 0,9 persen dari total RT yang mengikuti Pilkate. Sebagai penyebab dikarenakan perolehan suara seri, dan telah dilakukan langsung PSU, baik itu dilakukan secara Musyawarah Mufakat, Aklamasi, maupun Pemilihan Langsung.

“Dari jumlah tersebut, 12 RT telah melaksanakan PSU pada 26–27 April 2025, sedangkan 7 RT lainnya dijadwalkan PSU pada 28–29 April 2025, dengan 4 RT menggunakan metode pemilihan langsung. Yakni, RT 01 Kelurahan Sulanjana, RT 05 Kelurahan Murni, RT 03 Kelurahan Pakuan Baru, dan RT 05 Kelurahan Legok. Sedangkan, 3 RT lainnya menggunakan metode Musyawarah Mufakat. Yakni, RT 12 Kelurahan Payo Selincah, RT 07 Kelurahan Beliung, dan RT 04 Kelurahan Murni,” ungkapnya.

“Sebagai proses tahapan selanjutnya, yang sudah menghasilkan berita acara yang legitimasi maka seluruh Lurah akan membuatkan keputusan tentang Ketua RT,” tambahnya.

Lebih lanjut, terkait dengan insentif para Ketua RT di Kota Jambi, Wali Kota menyebut kedepan telah direncanakan untuk adanya peningkatan secara bertahap, namun kembali sesuai dengan kesanggupan keuangan daerah.

“Dengan banyaknya tugas-tugas Ketua RT kedepan tentu kita akan upayakan terkait insentif ini. Kami telah menghitung dan optimis kalau opsen pajak yang saat ini dikelola oleh Pemerintah Daerah berhasil, termasuk dari sumber PAD lainnya, bisa terwujud secara bertahap. Dan turut berpengaruh pada program “Kampung Bahagia” yang akan dilaksanakan berkelanjutan setiap tahun,” ujar Maulana penuh optimis.

Nantinya setelah terpilih, para Ketua RT akan dilantik dan turut dikukuhkan menjadi pemangku adat yang direncanakan akan dilaksanakan pada 20 atau 21 Mei 2025. Yang selanjutnya, akan dilakukan tahapan retret bagi Ketua RT se-Kota Jambi selama satu hari.

“Dalam kesempatan itu, nanti banyak akan diberikan materi dengan masing-masing keahlian, mulai dari Gubernur, Densus 88, Lembaga Adat Melayu, DPMPPA, Disdukcapil, Disdamkartan hingga saya selaku Wali Kota yang menyampaikan Perwal Kampung Bahagia,” ucap Maulana.

Terkait dengan program 100 juta per RT atau Kampung Bahagia, setelah dilakukan pelantikan dan retret sebagai pemberian pemahaman kepada para Ketua RT, akan ada 67 RT sebagai percontohan Kampung Bahagia yang akan terus di evaluasi.

“Kampung Bahagia ini adalah program kami yang berbasis komunitas, sehingga aspeknya adalah partisipasi dan kolaborasi. Oleh karena itu, akan kita uji coba, agar memastikan kemanfaatannya dapat berjalan dengan baik dan dipersiapkan secara benar, karena jumlah anggarannya yang cukup besar sekitar 160 miliar, harus terkonsep secara baik dan benar,” sebut Maulana.

Pada kesempatan itu, apresiasi yang tinggi juga diberikan oleh orang nomor satu di Kota Jambi itu kepada semua pihak yang telah berpartisipasi turut menyukseskan Pilkate serentak. Terutama sebagai leading sektor Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak, yang telah menyiapkan baik dari sisi administratif hingga penyelenggaraannya.

Apresiasi yang tinggi juga disampaikan kepada jajaran Pemkot Jambi lainnya yang terkait, serta pihak Kepolisian dan TNI, serta panitia yang telah berpartisipasi dalam segi keamanan, kerja keras dan semangat,” tutup Wali Kota Jambi.(*)




Walikota Jambi Buka Orientasi PPPK 2025, Tekankan Pentingnya Profesionalisme dan Integritas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi dokter Maulana, secara resmi membuka Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kota Jambi Tahun 2025. Acara ini berlangsung khidmat di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Senin pagi (28/4/2025).

Orientasi yang digelar oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDMD) Kota Jambi ini mengusung metode Blended Learning—kombinasi pembelajaran daring dan luring—yang dirancang untuk melahirkan ASN profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Sebagai tanda dimulainya orientasi, Wali Kota Maulana didampingi Kepala BKPSDMD Kota Jambi, Liana Andriani, secara simbolis memasangkan tanda peserta kepada perwakilan peserta.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana mengungkapkan rasa bangganya atas capaian Kota Jambi yang berhasil mendapatkan formasi PPPK terbanyak di Provinsi Jambi. Ia menegaskan, pada 30 April 2025 mendatang, Pemerintah Kota Jambi akan menyerahkan 1.909 SK PPPK baru. Dengan demikian, total PPPK di lingkungan Pemkot Jambi akan mencapai 5.907 orang, termasuk formasi tahap kedua yang saat ini masih dalam proses tes.

“Ini membuktikan kepercayaan besar dari pemerintah pusat kepada kita. Namun, kepercayaan ini harus dibalas dengan kinerja yang profesional dan pelayanan publik yang prima,” tegas Maulana.

Lebih lanjut, Wali Kota menekankan pentingnya membangun budaya kerja ASN yang berlandaskan nilai-nilai Ber-AKHLAK: berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

“Kinerja saudara akan terus kami evaluasi selama lima tahun ke depan. Jangan sampai kenaikan pendapatan diikuti dengan menurunnya kinerja. Itu namanya kufur nikmat,” ujar Maulana mengingatkan.

Dalam kesempatan tersebut, Maulana juga menyampaikan perhatian Pemerintah Kota Jambi terhadap tenaga kerja kontrak (TKK) yang belum memenuhi syarat PPPK. Ia menyebutkan bahwa opsi regulasi outsourcing tengah dikaji sebagai solusi, tentu dengan memperhatikan aspek keuangan daerah dan regulasi yang berlaku.

Menutup sambutannya, Maulana memberikan motivasi kepada peserta dengan mengutip kata-kata bijak Buya Hamka: “Kalau bekerja hanya sekadar bekerja, kera juga bekerja.” Ia mengajak para peserta untuk bekerja dengan semangat, tujuan, dan makna yang mulia.

Sementara itu, mewakili Kepala BPSDM Provinsi Jambi, Widyaiswara Ahli Utama Asnovidal turut mengingatkan pentingnya profesionalisme ASN demi mendukung pembangunan daerah, serta mendorong inovasi dalam pelayanan publik.

Dalam laporannya, Kepala BKPSDMD Kota Jambi, Liana Andriani, menyampaikan bahwa orientasi ini diikuti oleh 480 peserta yang terbagi dalam 12 angkatan, terdiri dari 40 tenaga teknis, 240 tenaga pendidik, dan 200 tenaga kesehatan.

“Orientasi berlangsung mulai 28 April hingga 28 Mei 2025. Para peserta sebelumnya juga telah mengikuti Massive Open Online Course (MOOC) bersama LAN sejak Februari lalu. Untuk dinyatakan lulus, peserta harus mencapai nilai minimal 70,1,” jelas Liana.

Evaluasi peserta dilakukan secara komprehensif melalui empat tahap, meliputi evaluasi akademik, pembelajaran lapangan, aktualisasi kepemimpinan, serta penilaian sikap dan perilaku.

Turut hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah Kota Jambi A. Ridwan, jajaran Kepala Perangkat Daerah, serta pejabat terkait lainnya di lingkungan Pemkot Jambi.(*)




Sukses Besar! Pilkate Serentak Kota Jambi 2025 Catat Partisipasi Tinggi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Pelaksanaan Pilkate Serentak Kota Jambi 2025 atau Pemilihan Ketua RT Serentak berlangsung sukses dan aman.

Berdasarkan data resmi dari Pemerintah Kota Jambi, tingkat keberhasilan pelaksanaan Pilkate mencapai 99,5 persen dari total 1.650 RT yang tersebar di seluruh wilayah Kota Jambi.

Sebanyak 1.299 RT (78,7%) ikut serta dalam pemilihan, sementara 351 RT (21,3%) tidak mengadakan Pilkate karena masa jabatan ketua RT diperpanjang.

Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan apresiasi kepada warga dan seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya agenda demokrasi lokal ini.

“Pilkate Serentak Kota Jambi tahun ini berjalan sangat baik. Saya ucapkan terima kasih kepada warga, panitia, dan seluruh elemen yang terlibat. Ini menunjukkan tingginya partisipasi dan kesadaran demokrasi di tingkat RT,” ujar Maulana, Senin (28/4/2025).

Pilkate dilaksanakan dengan variasi waktu yang fleksibel. Sebanyak 490 RT (37,8%) memilih pagi hari untuk pelaksanaan, 158 RT (12,2%) di siang hari, dan 651 RT (50%) mengadakan pemilihan pada malam hari.

Total terdapat 1.977 calon Ketua RT yang ikut serta, dengan rincian 703 calon tunggal dan 1.274 calon bersaing di wilayah dengan lebih dari satu kandidat

Terkait metode pemilihan, 677 RT (52,2%) menggunakan mekanisme musyawarah mufakat, sementara 622 RT (47,8%) melaksanakan pemilihan langsung.

Pemungutan Suara Ulang (PSU) terjadi di 19 RT (0,9%), di mana 12 RT telah melangsungkan PSU pada 26–27 April 2025, dan sisanya 7 RT dijadwalkan PSU pada 28–29 April 2025.

Sebanyak 4 RT melaksanakan PSU secara langsung. Misalnya RT 01 Kelurahan Sulanjana dan RT 05 Kelurahan Legok, sedangkan 3 RT dengan musyawarah mufakat.

Wali Kota berharap ketua RT terpilih dapat menjadi garda depan dalam pelayanan publik dan jembatan komunikasi antara warga dan pemerintah.

“Kami berharap para Ketua RT yang terpilih mampu bekerja secara aktif, profesional, dan responsif dalam menyerap serta menyampaikan aspirasi masyarakat,” tambah Maulana.

Pilkate Serentak Kota Jambi 2025 diharapkan menjadi contoh praktik demokrasi tingkat lokal yang inklusif dan damai. (*)




Perkuat Peran DPRD, Kemas Faried Alfarelly Siap Maju Munas VI ADEKSI di Semarang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly menghadiri munas VI Adeksi di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

Munas VI Adeksi akan berlangsung dari 27-30 April 2025.

Satu agenda penting dalam Munas VI ini adalah pemilihan calon Ketua Umum Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (Adeksi) untuk menggantikan Sigit K Yunianto SH, MAP sebagai ketua umum dan H Didi Sumardi SH sebagai Sekretaris Jenderal.

Sebelumnya, nama Kemas Faried Alfarelly terjaring calon kandidat ketua umum Adeksi periode 2025-2030.

Kemas Faried Alfarelly terjaring bersama 6 kandidat lagi dalam pra munas VI Adeksi bertepatan dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2025 di Merlynn Park Hotel, Jakarta dari Senin–Rabu (20-22 Januari 2025).

Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly mengaku siap untuk maju menjadi calon Ketua Umum Adeksi.

Kemas Faried menegaskan, kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua Umum Adeksi dilandasi oleh semangat memperkuat peran DPRD kota dalam mendorong pembangunan daerah dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Saya siap untuk maju. Ini bukan soal jabatan semata, tapi soal bagaimana kita bisa memperkuat kolaborasi antar-DPRD kota seluruh Indonesia, menyuarakan kepentingan rakyat, dan memperjuangkan penguatan fungsi legislatif di daerah,” ujarnya.

Menurut Faried, pengalaman dirinya memimpin DPRD Kota Jambi, serta berbagai forum nasional yang pernah diikutinya, menjadi bekal penting untuk memimpin Adeksi ke depan.

Ia berkomitmen membawa organisasi tersebut menjadi lebih solid, responsif, dan adaptif terhadap berbagai dinamika daerah.

“Insya Allah, kalau diberi amanah, saya ingin membawa Adeksi lebih aktif berkontribusi dalam kebijakan nasional yang berpihak kepada daerah. Kita harus menjadi mitra strategis, bukan hanya sekadar pelengkap,” ujarnya.

Untuk diketahui, Kemas Faried Alfarelly, terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan pembangunan Kota Jambi.

Salah satu upaya yang ia lakukan adalah dengan mempererat komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat.

Dalam beberapa kesempatan, Kemas Faried kerap melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kementerian dan lembaga di Jakarta untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan aspirasi masyarakat Kota Jambi.

Ia menegaskan bahwa komunikasi yang intensif dengan pemerintah pusat sangat penting untuk mendorong percepatan pembangunan daerah.

Berikut nama calon ketua umum Adeksi yang terjaring di antaranya:

1. Dance Ishak Palit, M.Si (Ketua DPRD Kota Salatiga)

2. Ir Yulian Effendi MH (Ketua DPRD Kota Lubuk Linggau)

3. Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera SE (Ketua DPRD Kota Banjarbaru)

4. Andi Faizal Sofyan Hasdam (Ketua DPRD Kota Bontang)

5. Kemas Faried Alfarelly SE (Ketua DPRD Kota Jambi)

6. Hj Aisah Renhoat S.Pd (Ketua DPRD Kota Tual)

7. Rikval Fachruri (Ketua DPRD Kota Banjarmasin).(*)




Terpilih Aklamasi Pimpin RT 10, Husnaini Baraqbah Siap Dukung Program Wali Kota Sukseskan Kampung Bahagia 

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sayyid Husnaini Baraqbah kembali dipercaya oleh warganya untuk memimpin RT 10 Kelurahan Sulanjana, Kecamatan Jambi Timur.

Ia terpilih secara aklamasi dalam ajang Pemilihan Ketua RT Serentak (Pilkate) Kota Jambi yang berlangsung pada Sabtu (26/4/2025).

Pemilihan yang diikuti penuh semangat oleh masyarakat ini menjadi momentum penting, di mana Husnaini dinilai berhasil membangun kepercayaan dan kedekatan dengan warganya.

Tidak adanya calon lain yang maju, menjadi bukti kuat dukungan penuh dari warga kepada dirinya.

Dalam sambutannya, Husnaini mengucapkan terima kasih atas amanah yang kembali diberikan.

Ia berjanji akan terus memperkuat semangat kolaborasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Ini adalah kepercayaan besar yang kembali diberikan oleh warga. Saya berkomitmen untuk terus bekerja lebih baik lagi, mempererat kebersamaan, dan mewujudkan lingkungan RT 10 yang semakin nyaman dan harmonis,” ujarnya penuh semangat.

Dikesempatan itu, Ia juga mengajak warganya untuk bersama-sama menjaga lingkungan mulai dari keluarga dari bahaya kenakalan remaja, narkoba dan judi online yang mulai meresahkan.

“Saya mengajak kita semua untuk menjaga keluarga kita dari bahaya kenakalan remaja, narkoba dan judi online yang saat ini sangat meresahkan. Untuk itu mari kita tingkatkan amaliyah ibadah kita serta juga turut melestarikan budaya kita yang berbasis nilai adat bersendi syara’, syara’ bersendi Kitabullah,” pesan Husnaini.

Menutup sambutannya, Husnaini mengimbau warganya untuk lebih aktif lagi bersosialisasi dan peka terhadap kegiatan di masyarakat maupun kegiatan keagaman yang diselenggarakan di lingkungannya.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang selama ini kurang aktif, agar jangan hanya menjadi penonton saja. Mari kita terlibat langsung dalam berbagai kegiatan masyarakat dan keagamaan, demi membangun kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi,” tutup Husnaini.

Sementara itu Ketua Panitia Pemilihan M. Ali Rachman Siwoon Al Haddad, S.H, M.H, yang memimpin musyawarah warga itu mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya musyawarah pemilihan yang berlangsung lancar dan penuh semangat itu.

“Alhamdulillah, saya selaku Ketua Pemilihan ini mengucapkan syukur karena musyawarah yang kita selenggarakan berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh kekeluargaan,” ujar Ali Siwoon usai kegiatan.

Ia juga mengapresiasi antusiasme serta kedewasaan masyarakat dalam berpartisipasi aktif selama proses pemilihan, yang pada akhirnya secara aklamasi kembali mempercayakan Sayyid Husnaini Baraqbah sebagai Ketua RT 10.

Menurutnya, terpilihnya Husnaini bukan tanpa alasan. Selain aktif membangun kedekatan dan pelayanan kepada masyarakat, Husnaini juga dikenal sebagai sosok religius yang sehari-hari bertugas sebagai Imam di Masjid Darul Muttaqin, yang berada di lingkungan RT 10.

“Pak Husnaini ini memang layak dipercaya. Selain aktif dalam kegiatan kemasyarakatan, beliau juga membina kehidupan keagamaan warga dengan menjadi Imam di Masjid Darul Muttaqin. Ini nilai tambah yang sangat penting untuk membangun lingkungan yang harmonis,” ungkapnya.

Ali Siwoon berharap semangat kolaboratif yang ditunjukkan warga dalam pemilihan ini dapat terus terjaga dalam berbagai kegiatan ke depan, demi menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan berbudaya.

Pemilihan Ketua RT Serentak ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Wali Kota Jambi Nomor 6 Tahun 2025 tentang Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan dan Lembaga Adat Kelurahan.

Regulasi ini menjadi dasar penguatan peran RT dalam mendukung pemerintahan berbasis masyarakat, pelayanan publik, serta pelestarian budaya lokal.

Sebagai informasi, Pilkate Serentak Tahun 2025 merupakan inovasi pertama di Indonesia, di mana sebanyak 1.299 RT dari total 1.650 RT di Kota Jambi berpartisipasi aktif.

Meski dilaksanakan secara swadaya, pemilihan tetap berlangsung semarak dengan tingkat partisipasi masyarakat yang sangat tinggi.

Wali Kota Jambi, dr. Maulana, dalam keterangannya, menyatakan bahwa Pilkate ini bukan hanya untuk memilih Ketua RT, tetapi juga bagian dari strategi memperkuat tata kelola pemerintahan komunitas berbasis partisipasi dan budaya lokal.

Kata Maulana, Ketua RT tidak hanya menjadi pemimpin administratif, tetapi juga akan dilantik sebagai Pemangku Adat untuk menjaga dan menghidupkan kembali nilai-nilai budaya lokal kita. Ini demokrasi komunitas yang memperkuat fondasi sosial masyarakat.(*)




Bupati Bambang Bayu Suseno Komitmen Perbaiki Jalan Rusak di Kabupaten Muaro Jambi

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepemimpinan Bupati Bambang Bayu Suseno (BBS) bersama Wakil Bupati Junaidi H Mahir mendapat protes dari warga terkait kondisi jalan rusak yang ada di Kabupaten Muaro Jambi.

Aksi demo tersebut dilakukan oleh warga dari beberapa desa, seperti Desa Tantan, Desa Kedotan, Desa Keranggan, Desa Rantau Majo di Kecamatan Sekernan, serta masyarakat Desa Mudung Darat di Kecamatan Muaro Sebo.

Menyikapi aksi demo ini, Bupati Bambang Bayu Suseno menyampaikan bahwa dirinya sangat memahami kondisi infrastruktur jalan yang ada di Kabupaten Muaro Jambi.

Ia mengakui bahwa perbaikan jalan merupakan kebutuhan mendesak yang sangat diharapkan oleh masyarakat.

Meski baru menjabat sebagai Bupati Muaro Jambi sejak 20 Februari 2025, BBS sudah mengetahui daerah-daerah mana saja yang infrastruktur jalannya rusak berat, sedang, dan ringan.

Bupati BBS juga menjelaskan bahwa proses anggaran untuk perbaikan infrastruktur sudah disiapkan sejak tahun sebelumnya.

“Saya dilantik pada 20 Februari 2025, sementara pengesahan anggaran sudah dilakukan pada tahun lalu. Kami terus berusaha, meskipun ada efisiensi anggaran, tapi itu bukan halangan,” ujar BBS.

Bupati Bambang Bayu Suseno menyatakan bahwa perbaikan infrastruktur menjadi salah satu fokus utama dalam 12 program pembangunan yang sedang dijalankan di Kabupaten Muaro Jambi.

Ia berkomitmen untuk memastikan pembangunan merata di setiap desa, dengan alokasi anggaran pembangunan yang adil dan tepat sasaran.

“Dalam program kita, pembangunan dimulai dari desa, dan pembangunan infrastruktur adalah salah satu prioritas utama kami. Kami akan terus bekerja keras untuk memenuhi harapan masyarakat terkait infrastruktur,” tambahnya.

BBS juga meminta kepada masyarakat Kabupaten Muaro Jambi untuk tetap bersabar.

Ia mengungkapkan bahwa niat baik dan keikhlasan untuk bekerja bersama sangat ia butuhkan, serta dukungan dari seluruh masyarakat Muaro Jambi sangat penting dalam proses pembangunan ini.

“Kepercayaan dan dukungan masyarakat sangat berarti. Kami akan terus bekerja keras untuk menyelesaikan masalah infrastruktur, dengan niat dan upaya bersama,” tutup Bupati Bambang Bayu Suseno.(*)




1.554 Pegawai PPPK Kabupaten Muaro Jambi Siap Terima SK dan NIP pada 2025

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Kabupaten Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, mengumumkan bahwa dalam waktu dekat, Surat Keputusan (SK) dan Penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) bagi pegawai PPPK yang telah lulus seleksi beberapa waktu lalu akan segera diberikan.

Hal ini berdasarkan Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 2933/B-MP.01.01/K/SD/2025 tanggal 18 Maret 2025 tentang Penetapan Nomor Induk ASN Kebutuhan Tahun Anggaran 2024.

Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono, membenarkan bahwa pegawai PPPK akan segera menerima SK dan NIP.

“Sesudah proses ini, pegawai PPPK Kabupaten Muaro Jambi akan segera mendapatkan hak mereka,” jelas Sekda Budhi Hartono.

Menurut Sekda, pengangkatan sebagai PPPK Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Juli 2025 mendatang sudah sesuai dengan instruksi Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno.

Sebagai tindak lanjut, Bupati Bambang Bayu Suseno menginstruksikan kepada Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Muaro Jambi, Drs H Muhammad Nazman Effendy, untuk melakukan koordinasi intensif dengan BKN dalam rangka mempercepat penerbitan NIP bagi PPPK di Kabupaten Muaro Jambi.

Sekda Budhi Hartono juga menyampaikan bahwa sebanyak 1.554 orang pegawai PPPK lulus seleksi Formasi Tahun 2024 Tahap 1.

roses penerbitan SK ini tentunya sudah sangat dinanti oleh ribuan honorer di Kabupaten Muaro Jambi yang sebelumnya merasa kebingungannya akibat informasi yang simpang siur terkait pemberian SK PPPK.

Bupati Bambang Bayu Suseno merespons keluhan terkait kabar yang tidak jelas mengenai penerimaan SK PPPK.

Menyikapi informasi yang tidak pasti, Bupati BBS langsung mendatangi BKN Pusat untuk mencari tahu lebih lanjut dan mengurus masalah tersebut.

Tidak lama setelah pertemuan dengan BKN, Bupati Bambang Bayu Suseno menginstruksikan kepada BKD untuk segera mengurus pengangkatan dan pemberian SK kepada ribuan honorer PPPK yang telah lulus seleksi.(*)




Mengapa Media Sosial Menjadi Tempat Curhat yang Populer?

SEPUCUKJAMBI.ID – Di era digital saat ini, banyak orang memilih untuk menuangkan perasaannya melalui media sosial.

Fenomena ini mungkin terasa janggal, mengingat berbicara langsung dengan orang terdekat seharusnya lebih aman dan menenangkan.

Namun, kenyataannya, banyak yang merasa lega setelah membagikan curhatan mereka melalui story, tweet, atau unggahan panjang di media sosial.

Mengapa Orang Lebih Memilih Curhat di Media Sosial?

Salah satu alasan utama adalah kendali penuh atas apa yang ingin dibagikan dan bagaimana cara menyampaikannya.

Di media sosial, kita bisa dengan bebas mengatur kata-kata, memilih foto, menyunting cerita, bahkan menghapus unggahan jika dirasa terlalu pribadi.

Proses ini memberi rasa aman, karena kita dapat memfilter emosi sebelum membagikannya.

Selain itu, kita tidak perlu menerima respons langsung yang kadang bisa membuat tidak nyaman.

Kebebasan Bercerita Tanpa Beban

Media sosial juga memberi kebebasan bercerita tanpa harus mendengar balasan panjang atau nasihat yang tidak diminta.

Teman dekat sering kali memberikan tanggapan dengan niat baik, namun hal itu bisa terasa menghakimi atau malah membuat kita merasa bersalah.

Risiko dalam Membuka Cerita ke Teman Dekat

Keterbukaan kepada teman dekat bisa membawa risiko emosional yang tidak dimiliki oleh media sosial.

Cerita yang dibagikan langsung sering kali memengaruhi dinamika hubungan. Ada rasa takut dianggap lemah, merepotkan, atau terlalu dramatis, terutama jika cerita itu berulang atau menyentuh aspek pribadi.

Bebas dari Beban Sosial

Media sosial memberi rasa kebebasan tanpa beban sosial. Kita tidak perlu menjaga ekspresi wajah, menahan tangis, atau khawatir apakah lawan bicara merasa tidak nyaman.

Semua bisa disampaikan melalui layar, di waktu yang kita pilih sendiri, tanpa harus menghadapi tatapan atau reaksi yang sulit dihadapi.

Keterbukaan dalam Era Digital

Fenomena ini juga dipengaruhi oleh perubahan cara kita membangun kedekatan dalam era digital. Banyak hubungan saat ini terbentuk dan dipelihara secara daring.

Hal ini membuat batas antara teman dunia maya dan teman nyata semakin kabur. Dalam konteks ini, bercerita di media sosial terasa cukup sebagai bentuk interaksi emosional.

Dampak Negatif Curhat di Media Sosial

Namun, kebiasaan curhat di media sosial memiliki dampak negatif. Ketergantungan pada platform sosial sebagai tempat untuk berbagi perasaan bisa mengurangi kualitas hubungan nyata.

Ini bisa membuat kita merasa semakin jauh dari orang-orang terdekat, karena kita tidak pernah benar-benar berbagi secara mendalam.

Selain itu, kebiasaan ini bisa memicu oversharing, yaitu membuka terlalu banyak informasi pribadi ke publik.

Dalam jangka panjang, ini bisa menjadi bumerang, karena jejak digital tidak pernah benar-benar hilang. Apa yang hari ini terasa melegakan, bisa menjadi bahan gosip atau penyesalan di masa depan.

Kembali ke Teman Dekat

Di tengah dunia yang cepat dan penuh tekanan, kita kadang hanya butuh tempat untuk menaruh beban tanpa harus menjelaskannya panjang lebar.

Namun, mungkin sesekali tidak ada salahnya mencoba kembali bercerita pada teman dekat yang benar-benar peduli, bukan hanya di media sosial.(*)




Wellness Tourism: Tren Liburan untuk Kesehatan Fisik, Mental, dan Spiritual

SEPUCUKJAMBI.ID – Di tengah rutinitas yang penuh tekanan dan dunia yang terus bergerak cepat, banyak orang mencari pelarian untuk menenangkan diri dan menyembuhkan tubuh serta pikiran.

Fenomena ini melahirkan wellness tourism, sebuah bentuk pariwisata yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup melalui kesehatan fisik, kesejahteraan mental, dan spiritualitas.

Apa Itu Wellness Tourism?

Menurut Global Wellness Institute, wellness tourism adalah perjalanan dengan tujuan utama untuk menjaga atau meningkatkan kesehatan fisik dan mental.

Berbeda dengan perjalanan rekreasi yang berfokus pada hiburan sementara, wellness tourism lebih menekankan pada pengalaman yang bermanfaat bagi kesehatan jangka panjang.

Berbeda dengan wisata medis yang berkaitan dengan penanganan penyakit, wisata kesehatan menawarkan aktivitas seperti spa, yoga, retret wellness, pemandian air panas, serta petualangan alam terbuka yang mendalam.

Aktivitas Wellness Tourism yang Populer

  1. Spa untuk Kesehatan Fisik

Bagi Anda yang merasa penat setelah perjalanan panjang, spa adalah solusi untuk meredakan ketegangan tubuh.

Nikmati pijatan relaksasi dengan suasana yang menenangkan serta berendam di air panas untuk mengembalikan energi Anda.

  1. Retret untuk Kesehatan Mental

Retret wellness menjadi pilihan tepat bagi mereka yang ingin beristirahat dari rutinitas sehari-hari.

Biasanya terletak jauh dari keramaian kota, retret menawarkan kedamaian dan ketenangan untuk pemulihan mental.

  1. Retret untuk Eksplorasi Spiritual

Destinasi seperti Jepang, India, dan Nepal menawarkan retret yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan spiritual.

Di sini, peserta dapat mengikuti program selama seminggu atau lebih, bergantung pada tujuan dan filosofi lokal yang diterapkan.

Naiknya Popularitas Wellness Tourism

  1. Tren Healing dan Self-care

Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan mental yang dipopulerkan melalui kampanye di media sosial, banyak orang kini mencari cara untuk merawat tubuh dan jiwa mereka.

Wellness tourism menjadi pilihan utama bagi mereka yang merasa burnout dan membutuhkan lebih dari sekadar liburan biasa.

  1. Eksplorasi Budaya

Banyak retret wellness yang menawarkan pengalaman yang memadukan kesejahteraan dengan kekayaan budaya lokal.

Destinasi seperti Bali, Nepal, dan India menarik wisatawan dengan pendekatan budaya mereka yang kaya serta kesempatan untuk meningkatkan kesehatan tubuh dan pikiran secara bersamaan.

  1. Wellness Tourism sebagai Investasi Diri

Bagi banyak orang, liburan kini bukan hanya tentang melarikan diri dari rutinitas, tetapi juga tentang memperbaiki diri.

Dengan memilih wellness tourism, seseorang tidak hanya membawa pulang kenangan, tetapi juga keseimbangan jiwa dan raga yang lebih baik

Wisata kesehatan bukan hanya tren sesaat, tetapi investasi jangka panjang untuk kesejahteraan diri.(*)