Pasca Idul Fitri 1446 H, Satgas Pangan Polda Jambi Cek Stok Sembako di Bulog dan PT Abadi Makmur

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Meskipun bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1446 H telah usai, Satgas Pangan Polda Jambi terus melakukan pemantauan terhadap sejumlah bahan pokok di tingkat grosir pada Jum’at (11/4/2025).

Pengecekan tersebut dilakukan Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Jambi dalam rangka memastikan ketersediaan stok bahan pokok hingga menjaga stabilitas harga di pasar.

Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Dr Bambang Yugo Pamungkas melalui Kasubdit Indagsi AKBP Hernawan Rizky mengatakan pihaknya melakukan pengecekan stok beras, gula, minyak goreng, tepung di Gudang Bulog dan gula serta kedelai di PT Abadi Makmur.

“ Hari ini kita dari satgas pangan Polda Jambi telah melakukan pemantauan di dua tempat yaitu di Gudang Bulog Jambi dan PT Abadi Makmur,” ujarnya.

AKBP Hernawan mengatakan, pengecekan dilakukan memastikan bahwa stok bahan pokok masih aman, dan stabilitas harga juga stabil pasca Idul Fitri 1446 H.

“ Berdasarkan hasil pengecekan dan pemantauan untuk stok beras saat ini Cbp sebanyak 6.826.965 Kg, dan beras kom sebanyak 141.119 Kg,” lanjutnya.

Untuk ketersediaan sendiri pasokan stok beras masih aman 3 atau 4 bulan kedepan, sedangkan untuk harga beras SPHP 11.300 /1 Kg atau Rp. 56.500 /5 Kg.

Tidak sampai itu saja, untuk stok gula saat ini sebanyak 19.380 Kg, Minyak Goreng 141.820 liter dan Tepung sebanyak 4.124Kg.

Pengecekan di PT Abadi Makmur yang beralamat di Jalan Lingkar Selatan 2 No 35 RT 46 Kelurahan Bakung Jaya Kecamaran Paalmerah Kota Jambi.

Di mana, Kedelai merek Mata/Bola Stok 900 Sak/karung kemasan 50 Kg, Gula merek PSM Stok sebanyak 2.800 Sak/karung kemasan 50 Kg dengan harga Rp. 16.950.- /Kg.

“ Kita dari Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Jambi akan terus melakukan pemantauan dan pengecekan terhadap sejumlah bahan pokok memastikan ketersediaan dan stok untuk masyarakat,” pungkasnya. (*)




Dokter PPDS Unpad Diduga Perkosa Keluarga Pasien di RSHS

Dokter PPDS Unpad Priguna Anugerah Pratama

Bandung, SEPUCUKJAMBI.ID Publik dikejutkan dengan dugaan kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh seorang dokter muda dari Universitas Padjadjaran (Unpad). Priguna Anugerah Pratama (31), dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi, diduga memperkosa seorang perempuan berinisial FH (21) yang merupakan keluarga pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung.

Peristiwa ini terjadi di lantai 7 gedung Medical Check-Up Center RSHS. Berdasarkan keterangan korban, pelaku mengajak FH ke ruangan dengan alasan pemeriksaan darah. Namun di dalam ruangan, Priguna justru menyuntikkan jarum hingga 15 kali ke tubuh korban, yang menyebabkan korban kehilangan kesadaran.

Setelah tidak sadarkan diri, FH mengaku mengalami pelecehan seksual oleh pelaku. Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Polisi segera bergerak cepat melakukan pencarian terhadap pelaku.

Baca juga:  Kasus Judi Sabung Ayam Way Kanan: Kapendam TNI Sebut Ada Oknum yang Terlibat

Baca juga:  Kejaksaan Agung Gali Peran Ahok dalam Kasus Korupsi PT Pertamina

Pelaku akhirnya ditemukan di unit apartemennya. Saat hendak ditangkap, pelaku ditemukan dalam kondisi luka parah di pergelangan tangan akibat percobaan bunuh diri. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis.

Polda Jawa Barat menyatakan bahwa pelaku kini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat dengan pasal tentang pemerkosaan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yang ancaman hukumannya mencapai 12 tahun penjara.

Universitas Padjadjaran sebagai institusi pendidikan pelaku menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden ini. Pihak kampus menegaskan akan mendukung penuh proses hukum yang berjalan dan mengevaluasi sistem pembinaan serta pengawasan terhadap mahasiswa residen.

Kasus ini memicu kemarahan warganet dan masyarakat luas. Banyak yang mempertanyakan keamanan dan etika profesi dalam dunia medis, terutama saat dokter justru melakukan tindakan yang melanggar hukum dan kemanusiaan.

Hingga kini, proses penyelidikan terus berlangsung. Korban telah mendapat pendampingan hukum dan psikologis. Sementara itu, pelaku masih dalam perawatan medis sambil menunggu proses hukum selanjutnya. (*)




Titiek Puspa Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun

penyanyi legendaris Indonesia yang wafat di usia 87 tahun.

Jakarta, SEPUCUKJAMBI.ID – Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi legendaris Titiek Puspa tutup usia pada Kamis (11/4) pukul 16.30 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta. Kepergian sang maestro pada usia 87 tahun itu dikonfirmasi langsung oleh manajernya, Mia, melalui pesan singkat kepada media.

“Telah wafat sekitar pukul 16.30, Eyang Titiek Puspa di RS Medistra,” kata Mia.

Kabar duka ini pun segera mendapat respons luas dari publik dan tokoh-tokoh nasional. Pihak Musica Studio, label yang selama ini menaungi karya-karya Titiek Puspa, menyampaikan belasungkawa mendalam serta doa untuk almarhumah.

“Semoga amal ibadah dan segala kebaikan Eyang Titiek Puspa diterima dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tulis pihak Musica Studio.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon juga turut menyampaikan penghormatan terakhir melalui akun media sosial pribadinya di platform X (dulu Twitter). “Selamat jalan komposer dan penyanyi legendaris Indonesia, Mbak Titiek Puspa… al-Fatihah,” tulisnya.

Baca juga:  Polres Metro Jakarta Barat Gagalkan Pengiriman 13 Motor Curian ke Bengkulu

Baca juga:  Pinjol Ilegal Dominasi Kasus Keuangan Ilegal, OJK Gencarkan Edukasi Masyarakat

Sebelum kepergiannya, Titiek Puspa sempat dikabarkan mengalami serangan stroke dan menjalani operasi. Informasi tersebut diungkap oleh pengamat musik Stanley Tulung lewat unggahan di Instagram, menyebutkan bahwa sang penyanyi sempat jatuh sakit saat berada di Studio Trans TV.

“Bangun tidur dengar kabar kalau penyanyi senior @titiekpuspa_official kena stroke dan langsung dioperasi dini hari tadi pukul 01.00–03.00. Semoga lekas pulih seperti semula, Tante Titiek. Aamiin,” tulis Stanley, kala itu masih berharap sang legenda bisa pulih.

Titiek Puspa, yang memiliki nama asli Hj. Sudarwati, lahir pada 1 November 1937. Karier musiknya dimulai dari kota Semarang, lewat ajang kompetisi menyanyi “Bintang Radio.” Sejak saat itu, ia terus menunjukkan konsistensinya di dunia hiburan Indonesia sebagai penyanyi, pencipta lagu, aktris, hingga pelakon seni panggung.

Ia dikenal melalui karya-karya musik yang menyentuh hati seperti Kupu-Kupu Malam, Bing, hingga Marilah Kemari. Selain bernyanyi, ia juga aktif dalam sejumlah operet seperti Bawang Merah Bawang Putih, Kartini Manusiawi, serta tampil di layar lebar melalui film-film seperti Karminem, Inem Pelayan Sexy, dan Apanya Dong.

Lebih dari sekadar seniman, Titiek Puspa adalah simbol ketangguhan dan dedikasi dalam berkarya, yang menembus batas zaman dan generasi. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, namun juga warisan seni yang tak akan lekang oleh waktu. (*)

 




Respon Keluhan Warga, Wali Kota Maulana Turun Cek IPA dan Intake PDAM

JAMBI,SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi dokter Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha meninjau langsung Instalasi Pengolahan Air (IPA) Broni dan Intake Pulau Pandan milik Perumda Air Minum Tirta Mayang, di Kelurahan Danau Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Kamis pagi (10/4/2025).

Dalam pengecekan ini, keduanya turut didampingi oleh Sekda A. Ridwan, Direktur Utama PDAM Tirta Mayang Dwike Riantara beserta Dewan Pengawas, Asisten Sekda Amirullah, Kadis PUPR Momon Sukmana, Kabag Ekonomi dan SDA Hendra Saputra, Camat Danau Sipin Efrin, serta perwakilan PLN Jambi.

Wali Kota Maulana bersama rombongan memantau berbagai sarana pendukung operasional layanan air, seperti ruang Panel Pompa, Trafo, Gardu, dan Genset.

Kegiatan ini dilakukan sebagai respons terhadap keluhan masyarakat terkait gangguan distribusi air bersih saat perayaan Idulfitri lalu.

Dalam keterangannya, Wali Kota menegaskan bahwa pelayanan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi pemerintah.

“Hari ini saya mengajak langsung pihak PLN, Perumdam Tirta Mayang, dan jajaran Pemkot Jambi untuk melihat langsung sarana pendukung kelistrikan, karena ini menjadi prioritas utama dalam operasional distribusi air bersih,” ujar Maulana.

Maulana menekankan pentingnya kelistrikan sebagai faktor utama pendukung distribusi air.

Ia meminta seluruh jajaran PDAM melakukan evaluasi menyeluruh.

“Tidak ada gunanya peralatan canggih jika kelistrikan sebagai sarana pendukung tidak memadai. Ini hal serius, karena gangguan kelistrikan menjadi akar masalah distribusi air bersih,” tambahnya.

Wali Kota Maulana juga menegaskan komitmennya untuk memastikan layanan air bersih tetap optimal bagi masyarakat Kota Jambi.

“Apapun akan kami lakukan untuk menjamin air bersih terus mengalir 24 jam, tidak hanya saat hari besar, tapi setiap hari,” tegasnya.

Usai pengecekan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota memimpin rapat evaluasi bersama pihak PLN, Perumdam Tirta Mayang, dan Dewan Pengawas untuk menindaklanjuti persoalan kelistrikan yang mengganggu layanan air saat Idulfitri.

“Hasil diskusi hari ini, kami tekankan pentingnya memprioritaskan daya dukung produksi air agar kejadian serupa tidak terulang,” jelas Maulana.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas gangguan layanan air bersih selama perayaan Idulfitri.

“Kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat Kota Jambi atas terhentinya distribusi air bersih selama beberapa hari saat Idulfitri lalu,” ujarnya.

Untuk mencegah gangguan serupa, Maulana menegaskan bahwa sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM), ia akan terus melakukan pembinaan dan evaluasi langsung, terutama dalam pengelolaan kelistrikan di instalasi pompa air.

“Kami juga telah mengamanatkan kepada Dirut dan jajaran untuk membangun tata kelola perusahaan yang baik. Jika semua program berjalan lancar, BUMD Tirta Mayang tidak hanya akan meningkatkan produksi dan pendapatan, tapi juga memperluas dampak sosial melalui program CSR untuk Kota Jambi,” pungkasnya.(*)




Gangguan Landasan Pacu Akibat Cuaca Panas, Bandara Sultan Thaha Jambi Kembali Beroperasi

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID – Bandara Sultan Thaha Jambi memastikan operasional penerbangan kembali normal setelah mengalami gangguan pada landasan pacu yang menyebabkan penundaan sejumlah penerbangan.

General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, menjelaskan bahwa kendala teknis terjadi akibat panas terik matahari yang menyebabkan roda pesawat lengket pada landasan pacu.

“Masalah ini disebut ‘landasan lendut’, di mana pesawat menjadi terlalu berat, dan roda pesawat tidak bisa lepas dari landasan,” ujar Ardon, Kamis (10/4).

Gangguan tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB dan mengakibatkan penumpang yang sudah berada di dalam pesawat terpaksa turun.

Beruntung, permasalahan berhasil diatasi dalam waktu dua jam, dan bandara kembali beroperasi normal pada pukul 17.30 WIB.

Saat ini, pihak bandara memastikan bahwa landasan pacu telah kembali dapat digunakan dengan aman.

Perbaikan sementara telah dilakukan, sementara perbaikan permanen akan dilakukan setelah seluruh penerbangan selesai malam ini.

“Setelah penerbangan terakhir malam ini, perbaikan permanen akan segera dilakukan,” tambah Ardon.

Pihak otoritas bandara juga meminta maaf kepada seluruh penumpang yang mengalami gangguan akibat keterlambatan penerbangan ini.

Pada hari ini, Bandara Sultan Thaha Jambi melayani 17 penerbangan keberangkatan dan 18 penerbangan kedatangan.(*)




Pembangunan Box Culvert di Jujuhan Bungo Dimulai, Kendaraan Berat Segera Bisa Melintas

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Proyek pembangunan box culvert di jalan penghubung antara Provinsi Jambi dan Sumatera Barat (Sumbar), tepatnya di Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, akhirnya dimulai.

Box culvert ganda (double) dengan ukuran 3 meter x 3 meter ini didanai melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari sejumlah perusahaan besar.

Informasi yang dihimpun dari Jambi Independent, proyek ini direncanakan oleh P2JN Jambi, sementara pelaksanaan konstruksinya ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jambi.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Bungo, Dwi Herwindo, mengonfirmasi bahwa pembangunan box culvert ini sangat dibutuhkan karena jembatan sementara sebelumnya, yaitu jembatan bailey, hanya mampu dilalui kendaraan dengan tonase maksimal 20 ton.

“Jembatan bailey sebelumnya hanya bisa dilalui kendaraan dengan tonase di bawah 20 ton. Dengan adanya box culvert ini, kendaraan berat dengan muatan di atas 20 ton akan bisa melintas dengan aman,” jelas Dwi.

Proyek infrastruktur ini disambut antusias oleh warga sekitar, termasuk para sopir angkutan barang yang sering melewati jalan penghubung Jambi-Sumbar.

Salah satunya adalah Ari, seorang warga Jujuhan yang merasa lega dengan dimulainya pembangunan box culvert.

“Alhamdulillah, box culvert sudah mulai dibangun. Dengan ukuran 3 x 3 meter, kendaraan dengan tonase lebih dari 20 ton sudah bisa melintas. Ini sangat membantu aktivitas kami,” ungkap Ari.

Para sopir angkutan yang biasa melewati jalur ini juga menyambut baik proyek ini. Mereka berharap dengan selesainya pembangunan, kemacetan akibat pembatasan tonase pada jembatan bailey bisa dihindari.

“Pembangunan box culvert ini sudah lama dinantikan oleh banyak sopir angkutan. Semoga pengerjaan berjalan lancar dan arus lalu lintas kembali normal,” tambah Ari.

Proyek pembangunan box culvert ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan distribusi barang serta jasa antara Jambi dan Sumatera Barat. Terutama bagi kendaraan angkutan berat yang selama ini terkendala dengan keterbatasan akses pada jembatan bailey.(*)




Waspada Hujan Lebat dan Kilat di Jambi, Begini Wilayah yang Terkena Dampak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Berdasarkan peringatan dini cuaca yang diterbitkan oleh BMKG pada tanggal 10 April 2025, hingga pukul 16:40 WIB, sejumlah wilayah di Provinsi Jambi masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang.

Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga pukul 18:50 WIB.

Wilayah yang Terkena Dampak Hujan Lebat dan Petir:

  1. Kabupaten Kerinci:

    • Air Hangat

    • Keliling Danau

    • Gunung Tujuh

    • Siulak Mukai

  2. Kabupaten Merangin:

    • Jangkat

    • Muara Siau

    • Lembah Masurai

    • Jangkat Timur

Selain itu, kondisi cuaca buruk ini diperkirakan akan meluas ke sejumlah wilayah lainnya, termasuk:

  • Kabupaten Kerinci: Gunung Raya, Gunung Kerinci, Kayu Aro, Siulak, Kayu Aro Barat, Bukitkerman

  • Kabupaten Sarolangun: Batang Asai

  • Kabupaten Bungo: Limbur Lubuk Mengkuang, Bathin III Ulu

  • Kota Sungai Penuh: Kumun Debai, Pondok Tinggi, Sungai Bungkal, dan sekitarnya

Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Pihak BMKG mengimbau masyarakat di wilayah-wilayah yang terdampak untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat, kilat/petir, serta angin kencang yang bisa menyebabkan gangguan pada aktivitas di luar ruangan.

Kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga sekitar pukul 18:50 WIB.

Oleh karena itu, masyarakat di kawasan yang disebutkan di atas diminta untuk menghindari tempat-tempat terbuka atau rawan bencana seperti pohon tumbang, serta memantau perkembangan cuaca melalui informasi resmi.

Pentingnya Kewaspadaan Cuaca Ekstrem

Cuaca ekstrim seperti hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat meningkatkan risiko kecelakaan serta kerusakan infrastruktur, seperti pohon tumbang, banjir, dan genangan air.

Oleh karena itu, masyarakat di Jambi diimbau untuk menjaga keselamatan, terutama saat beraktivitas di luar rumah.(*)




Ingat 5P, Kunci #Cari_aman Saat Berkendara Motor

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara, PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) Main Dealer sepeda motor Honda di Provinsi Jambi, terus menggaungkan kampanye keselamatan berkendara melalui tips #Cari_aman saat naik motor dengan mengingat 5P.

Instruktur Safety Riding Sinsen Agung Sanjaya mengatakan penggunaan sepeda motor sebagai moda transportasi utama semakin marak di kalangan masyarakat untuk menunjang berbagai aktivitas, mulai dari berangkat kerja, sekolah hingga keperluan pribadi lainnya. Oleh karena itu, penting bagi setiap pengendara untuk memahami dan menerapkan tips berkendara aman yang sederhana namun efektif.

“Melalui konsep 5P ini, kami mengajak seluruh pengguna sepeda motor untuk lebih peduli terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan. 5P ini mudah diingat dan menjadi panduan dasar sebelum dan selama berkendara,” ujar Agung.

Berikut adalah lima poin penting yang dimaksud dengan 5P:

1. Pastikan kondisi badan sehat dan bugar.
Sebelum berkendara, pastikan tubuh dalam kondisi prima. Tubuh yang sehat mendukung konsentrasi saat berkendara sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalisir.

2. Periksa kondisi kendaraan.
Lakukan pemeriksaan kendaraan secara rutin mulai dari rem, ban, lampu hingga bahan bakar. Kendaraan yang prima adalah kunci kenyamanan dan keamanan di perjalanan.

3. Pakailah perlengkapan berkendara.
Gunakan helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan dan sepatu tertutup. Perlengkapan yang lengkap tidak hanya memberikan kenyamanan tetapi juga melindungi tubuh dari risiko cedera saat terjadi insiden.

4. Persiapkan surat-surat kendaraan.
Selalu bawa dan periksa kelengkapan dokumen seperti SIM dan STNK sebelum berkendara. Surat ini tidak hanya penting secara hukum tetapi juga mendukung kelancaran aktivitas di jalan.

5. Patuhi rambu-rambu lalu lintas.
Disiplin terhadap aturan lalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Dengan tertib berlalu lintas, kita turut menciptakan jalanan yang aman dan nyaman untuk semua.

“Kemanapun tujuannya, selalu ingat untuk #Cari_aman saat naik motor. Jadikan keselamatan sebagai prioritas utama” tutup Agung.

Melalui edukasi dan kampanye ini, Sinsen berharap masyarakat dapat menjadi pengendara yang lebih bijak, bertanggung jawab dan tentunya aman di jalan raya.(*)




Kemenag Ingatkan Calon Haji Kota Jambi, Jaga Kesehatan Jelang Keberangkatan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebanyak 706 calon jamaah haji asal Kota Jambi memulai pelaksanaan manasik haji sebagai persiapan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Kegiatan pembekalan ini merupakan tahapan awal dari rangkaian manasik yang difasilitasi Kementerian Agama.

Manasik haji tingkat kota ini digelar selama dua hari sebelum dilanjutkan ke tahap berikutnya di tingkat kecamatan.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jambi, Mahbub Daryanto, saat membuka kegiatan di Jambi, Rabu (9/4/2025).

“Setelah ini akan ada delapan kali manasik lanjutan di kecamatan, dan terakhir saat calon jamaah memasuki asrama,” jelas Mahbub.

Mahbub juga mengingatkan bahwa ibadah haji adalah ibadah yang memerlukan kesiapan fisik. Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh calon jamaah haji untuk menjaga kondisi tubuh sejak dini.

“Pola hidup sehat harus mulai dijaga, terutama bagi jamaah yang memiliki penyakit bawaan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Jambi, Abd Rahman, menjelaskan bahwa seluruh kegiatan manasik ini diselenggarakan secara gratis dan wajib diikuti oleh seluruh calon jamaah.

“Manasik ini sangat penting agar jamaah memahami seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik. Harapannya, semua calon jamaah dapat berangkat dalam kondisi sehat dan siap,” ujar Rahman.

Dari total 706 orang calon jamaah, terdiri dari 300 pria dan 406 wanita. Jamaah tertua tercatat berusia 93 tahun, sementara yang termuda berusia 18 tahun. Para calon haji ini berasal dari berbagai kategori, yakni:

  • 605 orang dari kuota urut porsi, penggabungan mahram, dan pendamping lansia

  • 15 orang mutasi

  • 86 orang cadangan

Rahman menyebutkan jumlah akhir calon jamaah bisa saja mengalami perubahan hingga batas akhir pelunasan pada 17 April 2025 mendatang.

Berdasarkan data Kemenag, jamaah haji asal Kota Jambi paling banyak berasal dari Kecamatan Kota Baru dengan jumlah 233 orang. Disusul oleh:

  • Kecamatan Jambi Selatan: 143 orang

  • Paal Merah: 143 orang

  • Telanaipura: 143 orang

  • Jelutung: 94 orang

  • Jambi Timur: 68 orang

  • Danau Teluk: 11 orang

  • Pelayangan: 10 orang

  • Pasar Jambi: 6 orang

Kemenag berharap seluruh calon jamaah memanfaatkan momen manasik haji ini untuk belajar dan memahami tata cara ibadah haji secara menyeluruh agar dapat menjalankannya dengan lancar di Tanah Suci.(*)




Sengketa Unbari Berakhir, Mahkamah Agung Menangkan Yayasan Pendidikan Jambi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Sengketa panjang terkait penyelenggaraan Universitas Batanghari (Unbari) akhirnya mencapai titik terang.

Mahkamah Agung (MA) secara resmi memenangkan Yayasan Pendidikan Jambi (YPJ) dalam perkara kasasi atas legalitas badan penyelenggara Unbari.

Melalui Putusan Nomor 91 K/TUN/2025, MA membatalkan pengesahan pendirian dua yayasan bentukan Husin Syakur, yakni Yayasan Pendidikan Batanghari Jambi (YPBJ) dan Yayasan Pendidikan Jambi Tujuh Tujuh (YPJ 77).

Putusan ini telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dan dapat diakses melalui laman resmi Mahkamah Agung.

Kedua yayasan yang muncul secara tiba-tiba pada 2022 itulah yang memicu dualisme pengelolaan di Unbari.

Akibatnya, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) sempat mengambil alih pengelolaan Unbari dan menunjuk Pj Rektor, sehingga YPJ yang telah membesarkan Unbari selama puluhan tahun tersingkir.

Situasi tersebut berdampak luas pada aktivitas kampus, termasuk terhambatnya proses akademik serta terjadinya pemotongan gaji, tunjangan, dan jam mengajar bagi dosen dan tenaga kependidikan.

Dengan kemenangan YPJ di tingkat kasasi, kini hanya YPJ yang sah secara hukum sebagai penyelenggara Universitas Batanghari.

Ketua Umum YPJ, Camelia Puji Astuti, menyambut baik putusan Mahkamah Agung dan berharap semua pihak, terutama Kementerian Hukum dan HAM serta Kemdiktisaintek, segera melaksanakan keputusan tersebut.

“Perjuangan kami selama bertahun-tahun akhirnya membuahkan hasil. Putusan ini membuktikan bahwa tidak ada yayasan lain yang berhak mengelola Unbari selain YPJ. Kami harap kementerian terkait dapat bersikap kooperatif dan menghormati putusan ini,” ujar Camelia.

Kuasa hukum YPJ, Denny Indrayana, menegaskan bahwa Putusan 91 K/TUN/2025 memiliki posisi strategis karena berkaitan erat dengan gugatan-gugatan lain terkait Unbari, termasuk pembatalan pengangkatan Pj. Rektor Afdalisma.

“Kami mengapresiasi putusan kasasi ini. Saat ini tidak ada dasar hukum bagi Kemdiktisaintek untuk terus mengintervensi pengelolaan Unbari. Kami juga mendorong Kemenkum untuk segera mencabut pengesahan YPBJ dan YPJ 77,” jelas Denny.

Ia juga menyoroti kemungkinan upaya Peninjauan Kembali (PK) oleh pihak Kemenkum.

Namun menurut Denny, SEMA Nomor 2 Tahun 2024 telah membatasi ruang PK bagi badan atau pejabat tata usaha negara, kecuali memenuhi kriteria tertentu seperti novum atau konflik putusan.

“Sejauh ini tidak ada alasan hukum yang memenuhi ketentuan SEMA 2/2024. Maka dari itu, kami menilai Putusan 91 sudah final dan mengikat,” tutup Guru Besar Hukum Tata Negara ini.(*)