Walikota Maulana : Danau Sipin Harus Jadi Ikon Wisata Unggulan Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ribuan warga memadati Kawasan Wisata Danau Sipin, Kamis (29/5/2025), untuk menyaksikan Lomba Pacu Perahu Tradisional dan Ketek Hias.

Event tahunan yang selalu dinanti ini menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-79 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi ke-624 Tanah Pilih Pusako Batuah.

Perpaduan antara olahraga air dan atraksi budaya ini tak hanya menjadi magnet wisata, tetapi juga ajang adu prestasi bagi para pendayung.

Antusiasme tinggi juga tampak dari geliat pelaku ekonomi kreatif di sekitar Danau Sipin, yang turut merasakan dampak positif dari kunjungan masyarakat yang membludak.

Tahun ini, lomba pacu perahu diikuti 34 tim yang terbagi dalam tiga kategori : Tipe A (25 pendayung) diikuti 13 tim, sementara Tipe B (15 pendayung) diikuti 13 tim dan Kategori Emak-Emak (5 pendayung) diikuti sebanyak 8 tim.

Sementara, lomba Ketek Hias diikuti 10 tim dari berbagai kecamatan di Kota Jambi. Semuanya menampilkan kreativitas luar biasa, memamerkan dekorasi ketek yang memikat dan sarat pesan budaya.

Puncak kegiatan yang dimulai sejak siang itu turut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dan Wakil Wali Kota, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., yang melepas para finalis di babak akhir lomba pacu perahu.

Keduanya juga menyerahkan hadiah dan piala bagi para pemenang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menegaskan potensi strategis Danau Sipin sebagai destinasi unggulan Kota Jambi.

“Danau Sipin adalah kawasan wisata alam yang luar biasa. Tidak banyak kota di dunia yang punya danau di tengah kota. Karena itu, event-event pariwisata berbasis ekowisata harus terus kita dorong untuk mendukung pelestarian alam sekaligus ekonomi masyarakat,” ujar Maulana.

Ia juga mengungkapkan rencana besar Pemkot Jambi membangun jalan layang wisata sepanjang 2,5 km dari Teluk Kenali-Danau Sipin-Pulau Pandan hingga Angso Duo yang akan berdampingan dengan Sungai Batanghari.

“Proposal sudah saya ajukan langsung ke kementerian dan gubernur. Kita siap patungan, yang penting bisa berdampak pada pariwisata dan juga mengurai kemacetan. Jalan ini akan dilengkapi lampu hias sehingga bisa dinikmati pada malam hari,” jelasnya.

Lebih lanjut, Maulana juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan fasilitas Danau Sipin dan menjadikannya ikon wisata unggulan Kota Jambi.

“Dengan banyaknya kegiatan seperti ini, kita bisa mempromosikan daerah, menggerakkan sektor UMKM, perhotelan, kuliner, transportasi, hingga menciptakan peluang ekonomi baru,” tambahnya.

Ia menutup pernyataan dengan pesan penting tentang menjaga lingkungan:

“Sebagai Kota Perdagangan dan Jasa, kita harus terus mendorong kegiatan seperti ini. Tapi ingat, tetap jaga kebersihan. Jangan buang sampah sembarangan, demi terwujudnya Kota Jambi Bahagia,” tegasnya.

Acara tersebut juga dihadiri Forkopimda Kota Jambi, Ketua TP PKK Nadiyah Maulana, Sekda A. Ridwan beserta jajaran Pemkot Jambi, Ketua DWP Sri Hartati Ridwan, serta tamu spesial, sutradara nasional Aditya Gumay yang akan mengangkat kisah Pilkate Serentak Kota Jambi ke layar lebar dalam film bertajuk Pilkaret BAHAGIA.

Berikut Daftar Pemenang Lomba Pacu Perahu dan Ketek Hias Dalam Rangka HUT Kota Jambi Tahun 2025 :

Lomba Pacu Perahu

Kategori Tipe A :

1. Seniman Air

2. Setara Dinda Rizzo A

3. Jasa Mulya

4. Dewa Ruci

Kategori Tipe B :

1. Setara Dinda Rizzo 2

2. Perkim Kota Jambi

3. Pemuda Tanjung Pasir

4. Semok Junior

Kategori Emak-emak :

1. Dinda Rizzo A

2. Seniman Air

3. Tuan Keramat

4. Dinda Rizzo B

Lomba Ketek Hias :

1. Kecamatan Telanaipura

2. Kecamatan Danau Sipin

3. Kecamatan Jambi Selatan

4. Kecamatan Pasar

5. Kecamatan Danau Teluk

6. Kecamatan Jelutung




Goro Bersama Warga, Walikota Maulana Ajarkan Bahwa Perubahan Dimulai dari Diri Sendiri

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepemimpinan yang baik dimulai dari memberi contoh. Itulah yang dilakukan Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., saat turut serta dalam kegiatan gotong royong bersama warga di RT 26, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, pada Kamis pagi (29/5/2025). Di tengah suasana hari libur, Wali Kota Jambi itu hadir bukan hanya meninjau, tapi ikut turun langsung membersihkan lingkungan, menegaskan bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama.

Dengan penuh semangat dan keakraban, Wali Kota Maulana membersihkan sejumlah titik rawan sampah, bahkan turut mengangkut langsung tumpukan sampah liar yang dibuang sembarangan. Aksi tersebut bukan hanya bentuk keteladanan, tapi juga pesan kuat bahwa kebersihan lingkungan adalah kunci utama mencegah banjir di Kota Jambi.

“Drainase ini tidak cukup menampung air, makanya sering terjadi banjir. Saya sudah minta pihak teknis segera melakukan pelebaran saluran sebagai solusi jangka pendek,” ujar Wali Kota saat meninjau langsung sistem drainase di kawasan tersebut.

Didampingi Camat dan Lurah se-Kecamatan Alam Barajo, Wali Kota Maulana juga meninjau beberapa titik rawan banjir, terutama yang dipicu oleh penyumbatan saluran air akibat sampah plastik dan endapan.

Lebih lanjut, Wali Kota menjelaskan bahwa persoalan sampah akan diatasi melalui skema baru pengelolaan berbasis rumah tangga. Lewat program Kampung Bahagia, Pemkot Jambi mendorong sistem pengelolaan sampah tertutup, dimulai dari sumber utamanya, rumah tangga.

“Dalam Paripurna HUT Kota kemarin, kita sudah menandatangani kerja sama dengan pihak ketiga untuk mendirikan perusahaan pengelola sampah di TP Talang Gulo. Nantinya, sampah tidak lagi jadi masalah, tapi punya nilai ekonomi,” jelas Maulana.

Langkah cepat dan kepedulian langsung Wali Kota Maulana mendapat sambutan hangat dari warga. Banyak yang mengaku senang karena merasa diperhatikan oleh pemimpinnya secara nyata, bukan hanya lewat kebijakan di balik meja.

“Kami merasa diperhatikan. Harapannya kolaborasi seperti ini terus berjalan agar kampung kami jadi kampung yang bahagia dan bebas banjir,” ungkap salah satu warga.

Usai gotong royong di Kenali Besar, Wali Kota Maulana juga menyempatkan meninjau pekerjaan normalisasi drainase dan perbaikan jalan di kaawasan Jalan Sunan Giri, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kotabaru, lokasi yang kerap dikeluhkan warga akibat banjir dan jalan rusak.

“Sedikit demi sedikit, satu demi satu masalah akan kita urai, kita selesaikan,” tegas Maulana dalam tinjauannya.

Ia kembali menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama tidak membuang sampah ke saluran air yang dapat menyumbat drainase dan memperparah genangan.

“Normalisasi ini percuma kalau budaya buang sampah sembarangan masih terjadi. Maka dari itu, mari kita ubah bersama. Mulai dari rumah, mulai dari diri sendiri,” pesannya.

Di akhir kegiatan, Wali Kota juga mengajak seluruh Ketua RT agar menjadi garda terdepan dalam menyosialisasikan pentingnya memilah sampah dari rumah serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Kami berharap Ketua RT bisa mengedukasi warga. Kita ingin, ke depan, tak ada lagi tumpukan sampah di pinggir jalan atau TPS sementara. Mari kita bangun budaya bersih demi Kota Jambi yang sehat dan bahagia,” tutupnya.

Melalui aksi nyata seperti ini, Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Maulana-Diza kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama rakyat, menyelesaikan masalah dari hulunya, demi terwujudnya Kota Jambi BAHAGIA : Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif, dan Sejahtera.(*)




Walikota Maulana Dorong Wisata Olahraga, Lomba Lari 3 Danau Jadi Titik Awal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Semangat para pelari menyatu dengan pesona alam Kota Jambi dalam Lomba Lari 3 Danau yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi ke-624 Tanah Pilih Pusako Batuah, Kamis pagi (29/5/2025).
Event yang baru pertama kali diselenggarakan ini ditutup secara resmi dengan penyerahan medali dan hadiah langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., di Rest Area Kawasan Wisata Danau Sipin.
Sebanyak 418 peserta dari masyarakat umum dan komunitas lari se-Provinsi Jambi ambil bagian dalam event ini. Para peserta yang berusia di atas 16 tahun menempuh rute sejauh 10 kilometer, dimulai dari Sanggar Batik Selaras Pinang Masak di Kecamatan Pelayangan dan finis di kawasan wisata Danau Sipin, dengan menyusuri jalur yang tidak hanya menantang, tetapi juga menyuguhkan keindahan danau dan kekayaan budaya Kota Jambi.
Wali Kota Maulana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya lomba yang tidak hanya memacu adrenalin, tapi juga mempromosikan kekayaan wisata dan budaya Kota Jambi.
“Kegiatan ini tidak hanya mengajak masyarakat berolahraga, tapi juga menjadi ajang promosi destinasi wisata yang kita miliki. Jalur lomba ini melewati spot-spot strategis yang mencerminkan kekayaan budaya dan potensi wisata Kota Jambi,” ujar Maulana.
Lebih lanjut, Ia menekankan pentingnya menjadikan kawasan danau sebagai lokasi sport tourism, mengingat potensi yang dimiliki Kota Jambi sangat mendukung pengembangan wisata berbasis olahraga.
“Dampaknya tidak hanya terasa hari ini. Event seperti ini menumbuhkan perputaran ekonomi, terutama bagi UMKM dan pedagang di sekitar kawasan wisata. Ini juga menjadi bagian dari implementasi Kota Jambi Bahagia lewat program unggulan yang kami dorong,” tambahnya.
Selain aspek promosi pariwisata dan ekonomi, Wali Kota Maulana juga menyoroti pentingnya membangun kesadaran gaya hidup sehat dan aktif.
“Berolahraga seperti lari atau jalan cepat itu sederhana dan murah, tapi manfaatnya besar. Semoga semangat ini bisa terus tumbuh di tengah masyarakat kita,” tuturnya.
Wali Kota Maulana pun mengingatkan bahwa kemenangan bukanlah segalanya, melainkan semangat berpartisipasi, menjalin silaturahmi, dan membangun mental kompetitif yang sehat.
“Juara itu bonus. Yang paling penting kita bisa berkumpul, berinteraksi, dan saling menyemangati. Bagi yang belum menang, jangan putus asa. Teruslah berlatih dan berbahagia,” pesannya.
Sebagai bentuk apresiasi, seluruh peserta yang berhasil menyelesaikan lomba hingga garis finis mendapatkan medali, goodie bag sponsor, dan snack. Para pemenang terbaik juga membawa pulang hadiah khusus dari panitia.
Selain lomba lari, kawasan Danau Sipin juga semakin semarak dengan Lomba Perahu dan Ketek Hias yang berlangsung di hari yang sama dan merupakan rangkaian dari perayaan HUT Kota Jambi.
Dengan semangat sportivitas dan kebersamaan, Lomba Lari 3 Danau sukses menjadi titik awal bagi Kota Jambi untuk menggabungkan olahraga, pariwisata, dan pemberdayaan ekonomi lokal dalam satu langkah strategis menuju kota yang lebih sehat, aktif, dan bahagia.
Turut hadir dalam penutupan lomba itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Fahmi, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Mariani Yanti, Kadis Pemuda dan Olahraga Erwandi, serta jajaran Pemkot Jambi lainnya.(*)
Berikut Pemenang Lomba Lari 3 Danau Kota Jambi Tahun 2025
Kategori Pria :
1.A. Rosid – 35 menit 16 dtk
2.Febi – 37 menit 24 dtk
3.Fathan – 38 menit 13 dtk
4.Aan S – 38 menit 40 dtk
5.Sigit – 39 menit 20 dtk
6.Alex – 41 menit 13 dtk
Kategori Wanita :
1.Kholijah – 46 menit 35 dtk
2.Cristine – 50 menit 27 dtk
3.Rita – 50 menit 40 dtk
4.Agnes – 53 menit 40 dtk
5.Elfira – 53 menit 50 dtk
6.Febricca – 57 menit 10 dtk



Seru! Modern dan Nostalgia Berpadu, Pemkot Jambi Tampilkan Wajah Baru Lewat Tumpah Ruah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Ramai, seru, dan penuh energi warga! Itulah suasana yang menyelimuti pembukaan Festival Tumpah Ruah oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., pada Rabu malam (28/5/2025) di kawasan Terminal Rawasari, Kecamatan Pasar.

Kawasan yang dulunya dikenal sibuk tapi belakangan makin sepi itu, kini bangkit lagi dari tidur panjangnya. Lewat festival ini, Kota Tua Jambi kembali menghidupkan denyutnya, menggandeng kreativitas komunitas, semangat UMKM, dan vibes anak muda yang haus ruang berekspresi.

Dulu dikenal sebagai tempat nunggu angkot, sekarang berubah jadi spot nongkrong, jajan, sampai nonton performance art. Siapa sangka, Terminal Rawasari kini naik level jadi tempat hits yang menggabungkan pasar rakyat, ruang seni, dan gaya hidup urban dalam satu paket lengkap.

Diselenggarakan selama 5 hari, mulai 28 Mei hingga 1 Juni 2025, festival ini menyajikan berbagai aktivitas menarik seperti Ruang Rupa, Music & Performance Art, Pasar-Pasaran, Biskop, Connecting The Dots Vol. 2, Kawula Muda, Raun Angkot, serta deretan stand UMKM lokal.

Menariknya, semangat kebersamaan benar-benar terasa dalam pembukaan acara itu. Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, yang juga menjadi Ketua Penyelenggara, turun langsung menyajikan makanan kepada para pengunjung.

Lain pula halnya dengan Wali Kota Jambi dokter Maulana. Bersama Duta Besar RI untuk Kuwait Lena Maryana dan Mohd Fahmi Bin Aliman mantan Wali Kota di Singapura yang saat ini menjabat sebagai Katua KADIN Singapura beserta rombongan tiba di lokasi dengan menggunakan angkutan umum (Angkot) dari Tugu Keris Siginjai, sebagai bentuk ajakan untuk kembali menghidupkan transportasi publik yang kini mulai ditinggalkan.

Tampak juga hadir dalam acara itu, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jambi Warsono, Wakil Ketua DPRD Kota Jambi Naim, anggota DPRD Ruby Salam dan Rio Ramadhan, unsur Forkopimda Kota Jambi lainnya, Sekda A Ridwan, Ketua TP PKK Nadiyah Maulana, Ketua GOW Marsha Lystia dan Ketua DWP Hartati Ridwan, serta jajaran Pemerintah Kota Jambi.

Dari pantauan di lapangan, ribuan orang tampak ‘tumpah ruah’ sejak sore hari di kawasan Terminal Angkot Kota Jambi itu. Mereka datang tidak hanya untuk berbelanja, tetapi juga merasakan pengalaman berinteraksi dalam ruang publik yang kreatif dan inklusif.

“Festival ini bukan sekadar hiburan, melainkan langkah awal Pemerintah Kota Jambi untuk membangun kembali Kota Tua sebagai pusat ekonomi, sosial, dan budaya yang memadukan unsur tradisional dan modern,” ujar Wali Kota Maulana dalam sambutannya.

Dia menyebut, guna menghidupkan dan meramaikan kembali Kota Tua, kawasan Terminal Rawasari, Pasar Jambi sebagai salah satu tempat perputaran ekonomi, maka kedepan pemerintah harus memadukan konsep tradisional dengan modern.

“Kita menyoroti, bahwa kawasan Pasar Jambi ini mulai ditinggalkan, kenapa? Karena kita memutus hubungan antara tradisional dan modern. Pasar Tua yang ada di belakang kita menjadi ditinggalkan karena tidak terkoneksi baik dengan sistem transportasi dan ruang-ruang modern,” kata Maulana.

Maulana mencontohkan, banyak kota besar, termasuk Surabaya, Jakarta, dan Semarang, sudah membangun kembali Kota Tua-nya dengan pendekatan menggabungkan unsur tradisional dan modern.

“Terminal ini harus kita hidupkan kembali. Bukan sekedar terminal, tetapi menjadi simpul ekonomi dan budaya baru. Terminal bus listrik akan hadir di sini, tapi kita juga akan memberdayakan angkot-angkot sebagai feader, mengantar warga ke titik-titik penting kota ini,” kata Maulana.

Dengan mengusung konsep Co-Working Space, Wali Kota Maulana optimis Terminal Rawasari akan bertransformasi menjadi Ruang Milenial, sebuah pusat kreativitas bagi talenta muda, wadah kolaborasi komunitas, serta ruang tumbuh bagi pelaku UMKM.

Di tempat ini, generasi muda dapat mengekspresikan diri dan mengembangkan potensi melalui berbagai kegiatan positif seperti pelatihan, workshop, hingga inkubasi usaha yang mendorong lahirnya wirausaha baru yang mandiri dan inovatif.

“Dengan antusias masyarakat yang kita lihat malam ini, membuktikan bahwa masyarakat kota Jambi itu membutuhkan ruang-ruang untuk berkumpul dan berinteraksi,” ucap Maulana.

“Insya Allah, jika kawasan ini telah kita hidup kembali sebagai pusat-pusat kreatif, kuliner dan UMKM, maka kawasan yang merupakan legenda yang penuh dengan sejarah ini bisa menjadi tempat bernostalgia bagi masyarakat yang ingin kembali kemasa lalu namun dengan konsep yang modern,” pungkasnya.

Sebelumya, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha dalam laporannya menyebut, hanya dalam dua jam sebelum pembukaan resmi, omset UMKM yang tergabung dalam festival itu telah mencapai Rp108 juta dengan 1.800 pengunjung.

“Target kami 3.000 pengunjung setiap hari selama empat hari ke depan. Melihat antusias masyarakat malam ini, saya yakin target itu bisa terlampaui,” ujarnya optimistis.

Ia juga menjelaskan bahwa Festival Tumpah Ruah diselenggarakan sepenuhnya dengan kolaborasi dan swadaya komunitas lokal, tanpa melibatkan event organizer profesional.

“Festival ini awalnya kami siapkan untuk Hari Kemerdekaan. Tapi tantangan langsung dari Bapak Wali Kota agar digelar pada momentum HUT Kota Jambi, kami jawab dengan semangat kolaborasi. Bisa dibilang, ini proyek ‘Roro Jonggrang’, disiapkan dalam waktu kilat,” ungkap Wawako Diza dengan semangat.

Sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras komunitas, Diza juga mengumumkan bahwa panitia Festival Tumpah Ruah mendapat undangan khusus dari Kementerian Pariwisata RI.

“Mudah-mudahan ini jadi awal baik dan pemerintah bisa terus memberikan lebih banyak ruang yang ramah bagi anak muda dan komunitas kreatif,” tutupnya.

Festival Tumpah Ruah merupakan inisiatif strategis Pemerintah Kota Jambi untuk menghidupkan kembali denyut ekonomi, budaya, dan interaksi sosial di jantung lama kota itu.

Dengan semangat kolaboratif dan pendekatan berbasis komunitas, Festival Tumpah Ruah menjadi wajah baru Kota Jambi yang ramah, kreatif, dan tetap berakar pada nilai-nilai historis Tanah Pilih Pusako Batuah.(*)




HUT Kota Jambi ke-624: TPP PNS Naik, Kecuali UKPBJ! Ini Penjelasan Walikota Maulana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam pidatonya pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-624 Kota Jambi, Wali Kota Jambi, Maulana mengumumkan kebijakan penting terkait peningkatan kinerja dan kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN).

Pemerintah Kota Jambi secara resmi menaikkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi PNS di seluruh jenjang dan tingkatan.

“Tahun 2025 ini, kami telah memutuskan untuk menaikkan TPP bagi seluruh PNS di Kota Jambi secara proporsional. Ini adalah bentuk apresiasi terhadap kinerja ASN yang menjadi ujung tombak pelayanan publik,” ujar Maulana di Gedung DPRD Kota Jambi, Rabu (28/5/2025).

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya strategis Pemerintah Kota Jambi untuk mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan layanan publik.

Maulana menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan ASN merupakan investasi penting dalam mempercepat reformasi birokrasi.

Namun, Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa kebijakan kenaikan TPP tidak berlaku sementara bagi PNS di Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ), karena terkendala oleh aturan yang belum memungkinkan.

Kenaikan TPP ini diharapkan akan mendorong semangat kerja, integritas, dan profesionalitas ASN dalam mendukung berbagai program pembangunan, sejalan dengan tema HUT tahun ini: “Kolaborasi untuk Mewujudkan Kota Jambi Bahagia.”

Selain peningkatan TPP, Pemerintah Kota Jambi juga tengah fokus pada digitalisasi layanan pemerintahan, peningkatan disiplin pegawai, serta penguatan etika kerja berbasis kinerja dan evaluasi.

“Kami ingin ASN menjadi garda terdepan dalam menghadirkan pelayanan publik yang efektif, cepat, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” tegas Maulana.

Dengan kebijakan ini, Pemkot Jambi berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat, kompetitif, dan transparan, serta meningkatkan daya saing daerah di tingkat provinsi maupun nasional.(*)




Pemkot Jambi Gandeng KALISTA, Warga Jambi Bisa Naik Bus Listrik Gratis!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDPT Kalista Nusa Armada (KALISTA) adalah perusahaan penyedia ekosistem kendaraan listrik yang komprehensif di Indonesia, melalui anak usahanya, PT Kalista Soter Hastia, KALISTA berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Jambi dan resmi memulai uji coba untuk dua unit bus listrik medium pada hari Rabu, 28 Mei 2025 (28/05) di Terminal Rawasari, Kota Jambi.

Seremoni peluncuran uji coba ini diresmikan dan dihadiri oleh Menteri Desa Tertinggal dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto; Gubernur Provinsi Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H.; Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM; Wakil Walikota Jambi, Diza Hazra Alijosha, S.E., M.A; Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi, M. Saleh Ridha, S.Stp, ME; Direktur Utama KALISTA, Albert Aulia Ilyas;

Mengikuti MoU yang sebelumnya sudah ditandatangani oleh Pemerintah Kota Jambi pada tanggal 19 Mei (19/05), uji coba ini akan berlangsung selama tiga bulan dari 28 Mei 2025 hingga 27 Agustus 2025.

Sebagaimana disampaikan sebelumnya oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, “Pemerintah Kota Jambi berkolaborasi dengan KALISTA sebagai penyedia ekosistem EV secara menyeluruh untuk menghadirkan transportasi publik berbasis listrik sebagai solusi ramah lingkungan. Hal ini merupakan fondasi awal dari masa depan transportasi Kota Jambi menghadirkan transportasi publik yang bersih, nyaman, dan modern guna mendorong Masyarakat untuk menggunakan transportasi publik daripada kendaraan pribadi yang angkanya terus meningkat setiap tahunnya”.

Berdasarkan permintaan Pemko Jambi dan berdasarkan hasil survei yang sudah dilakukan oleh tim KALISTA pada bulan Februari, uji coba ini akan menggunakan dua unit bus listrik medium merek SAG berukuran 6-meter dan 7-meter, masing- masing berkapasitas 23 dan 27 penumpang.

Bus 6-meter dilengkapi baterai 90.24 kWh dengan jarak tempuh hingga 122 km per pengisian daya selama 55 menit. Sementara, bus 7-meter memiliki baterai 127,7 kWh dengan jarak tempuh hingga 105 km dan waktu pengisian 80 menit menggunakan fast charger 100 kW.

Direktur Utama KALISTA, Albert Aulia Ilyas, mengatakan “KALISTA bekerja sama dengan Pemerintah Kota Jambi dalam mengakselerasi adopsi kendaraan listrik untuk transportasi publik. Sebagai langkah awal dalam proses transisi ini, dilakukan uji coba di Kota Jambi dengan 2-unit bus listrik berukuran medium. Untuk memastikan kelancaran operasionalnya, KALISTA memasang satu unit infrastruktur pengisian daya berkapasitas 120 kW di Terminal Rawasari. Selain itu, SDM khusus dan mekanik akan ditempatkan selama periode uji coba di kota Jambi untuk pengawasan dan pemeliharaan unit secara berkala”.

Bus listrik ini menjadi bagian dari layanan Trans Bahagia, sistem transportasi publik hasil inisiatif Pemerintah Kota Jambi untuk menghadirkan moda transportasi yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan bagi masyarakat Kota Jambi.

Dua unit bus listrik akan melayani rute Terminal Rawasari – Terminal Alam Barajo via Simpang Kawat dan Jamtos dan sebaliknya dengan jarak 12 km dan waktu tempuh 40 menit per perjalanan dengan tarifRp 0,- selama masa uji coba.

Setiap harinya, bus dijadwalkan menempuh rata-rata jarak hingga 154 km. Selama masa uji coba, Pemerintah Kota Jambi bersama KALISTA akan mengevaluasi tingkat efisiensi operasional melalui sejumlah parameter, termasuk rasio efisiensi energi, rata-rata jarak tempuh harian, efisiensi biaya dibandingkan dengan kendaraan konvensional, serta jumlah penumpang, yang nantinya akan digunakan sebagai dasar dalam perencanaan operasional jangka panjang.

Melalui uji coba ini, KALISTA dan Pemko Jambi menegaskan komitmen bersama dalam mendorong transformasi transportasi menuju era ramah lingkungan dan berkelanjutan.

SEKILAS KALISTA

PT Kalista Nusa Armada (KALISTA) merupakan perusahaan Fleet-as-a-Service (FaaS) yang menyediakan ekosistem kendaraan listrik (EV) secara menyeluruh untuk mendukung percepatan transisi bisnis menuju mobilitas berkelanjutan. Layanan KALISTA mencakup solusi end-to-end, mulai dari survei dan perencanaan, skema sewa jangka panjang, penyediaan unit kendaraan, integrasi IoT untuk pemantauan real-time, hingga layanan purna jual.

Fokus utama KALISTA mencakup tiga sektor strategis: transportasi publik perkotaan, logistik, serta industri pertambangan dan perkebunan. Untuk memenuhi kebutuhan spesifik tiap sektor, KALISTA berkolaboasi dengan berbagai Agen Pemegang Merek (APM) kendaraan listrik, menghadirkan beragam jenis kendaraan, mulai dari bus berbagai ukuran, blind van, double cabin, truk, hingga motor listrik. KALISTA berkomitmen mempercepat adopsi kendaraan listrik komersial dan membangun ekosistem transportasi yang lebih ramah lingkungan. Untuk informasi lebih lanjut seputar KALISTA, silakan untuk mengunjungi www.kalista.co.id(*)




Berguyur Dikerjakan, Dinas PUPR Kota Jambi Tangani 388 Ruas Jalan Lingkungan, Peran Swasta Turut Diapresiasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jambi tengah mengerjakan sebanyak 388 ruas jalan lingkungan di berbagai wilayah Kota Jambi.

Namun, hingga akhir Mei ini, baru sekitar 10 ruas jalan yang sudah mulai dikerjakan secara fisik.

Selain proyek jalan lingkungan, Dinas PUPR juga melaksanakan rekonstruksi 22 ruas jalan kota, serta rehabilitasi terhadap 49 ruas jalan lainnya.

Tidak hanya itu, satu proyek penggantian jembatan juga tengah dikerjakan, yakni Jembatan Sari Bakti yang menjadi akses vital bagi warga.

Kepala Dinas PUPR Kota Jambi, Momon Sukaman Fitra, didampingi Kabid Bina Marga Agustiawan Harmain, menyebutkan bahwa salah satu contoh pengerjaan jalan lingkungan yang baru akan dimulai di RT 6 Kelurahan Thehok.

Pengerjaan ini menjadi bagian dari program pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur dasar demi mendukung mobilitas warga.

“Pengerjaan dilakukan secara bertahap dan kami berupaya memastikan kualitasnya tetap terjaga,” ujar Momon kepada media, Selasa (28/5).

Momon juga menyampaikan apresiasi kepada pihak swasta yang ikut andil dalam perbaikan infrastruktur.

Salah satu contohnya adalah di RT 7 Kelurahan Thehok, di mana sebuah perusahaan swasta yang tengah membangun guest house turut memperbaiki beberapa ruas jalan di sekitar lokasi proyeknya dengan pengaspalan mandiri.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari pihak swasta yang turut serta membantu pembangunan. Ini menunjukkan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kota Jambi,” jelasnya.

Program pembangunan dan perbaikan jalan lingkungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk meningkatkan kualitas jalan di permukiman warga.

Dinas PUPR memastikan bahwa seluruh ruas yang telah diprogramkan akan diselesaikan secara bertahap dan merata.

Dengan program ini, diharapkan aksesibilitas, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan di Kota Jambi semakin meningkat.(*)




Tak Mau Bergantung ke Pusat, Walikota Jambi Genjot PAD Lewat 3 Jurus Ini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam pidatonya pada Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-624 Kota Jambi, Wali Kota Jambi, Maulana memaparkan sejumlah langkah strategis dalam memperkuat pembiayaan pembangunan daerah melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ia menegaskan bahwa untuk mewujudkan berbagai target pembangunan, Kota Jambi tidak bisa hanya mengandalkan dana transfer pusat yang terbatas.

“Kita perlu sumber pembiayaan yang kuat untuk mendukung pembangunan. Karena itu, kami melakukan berbagai upaya optimalisasi PAD, mulai dari reformasi perpajakan daerah, pemanfaatan aset, hingga penyehatan BUMD,” ujar Maulana di hadapan peserta rapat paripurna, Rabu (28/5/2025).

Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa optimalisasi PAD dilakukan melalui kajian dan penataan ulang kebijakan pajak, termasuk:

  • BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) dengan penetapan harga transaksi riil dan penandatanganan fakta integritas bersama IPPAT.

  • Opsen Pajak Kendaraan Bermotor, yang didorong melalui Edaran Wali Kota Nomor 4 Tahun 2025 terkait mutasi TNKB luar daerah ke Kota Jambi bagi warga berdomisili di kota ini.

  • Instruksi langsung kepada seluruh ASN Pemkot Jambi untuk taat dan tepat waktu membayar pajak kendaraan bermotor.

Langkah-langkah tersebut juga diperkuat dengan pemutakhiran data, pemanfaatan teknologi informasi, peningkatan pelayanan, serta penegakan hukum (law enforcement) dan sistem reward bagi wajib pajak serta pengelola pendapatan daerah.

Selain pajak, Pemerintah Kota Jambi juga tengah menginventarisasi aset-aset daerah yang tidak produktif namun potensial, untuk dikaji melalui proses appraisal.

Aset-aset tersebut nantinya akan dimanfaatkan melalui skema tarif, bagi hasil, atau bahkan kerja sama dengan pihak ketiga guna mendukung peningkatan PAD.

Wali Kota Maulana juga menyoroti pentingnya peran BUMD sebagai salah satu pilar ekonomi daerah.

Pada 100 hari pertama masa kepemimpinannya, pihaknya telah menyiapkan langkah restrukturisasi dan penyehatan BUMD Siginjai Sakti bekerja sama dengan OPD terkait.

“Kami ingin menjadikan BUMD sebagai motor penggerak ekonomi lokal yang sehat, profesional, dan produktif,” tambah Maulana.

Dengan berbagai strategi ini, Pemerintah Kota Jambi berharap dapat membangun kemandirian fiskal, memperkuat kapasitas pembangunan, dan meningkatkan pelayanan publik secara berkelanjutan.(*)




177 Aksi Nyata Maulana-Diza: Bukti Komitmen dalam Memimpin Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam sambutannya pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-624 Kota Jambi, Wali Kota Jambi, Maulana mengungkapkan berbagai langkah strategis yang telah diambil sejak dirinya resmi dilantik pada 20 Februari 2025.

Dalam kurun waktu 97 hari kerja, Wali Kota Maulana dan Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, langsung bergerak cepat menjalankan visi-misi melalui Program 100 Hari Kerja.

“Sejak dilantik, saya dan Pak Diza langsung tancap gas. Kami mengakselerasi program dan agenda strategis secara terukur, berbasis tantangan, potensi, dan kapasitas daerah. Ini adalah awal dari jalan perubahan,” ujar Maulana di hadapan DPRD, Forkopimda, dan masyarakat Jambi dalam rapat paripurna istimewa HUT Kota Jambi, Rabu (28/5/2025).

Wali Kota Maulana menyebutkan bahwa selama 100 hari pertama, telah dilaksanakan lebih dari 177 kegiatan strategis, yang terbagi dalam banyak sub-program di berbagai sektor.

Program ini mencakup peningkatan pelayanan publik, pembenahan infrastruktur, tata kelola pemerintahan yang lebih efisien, serta penguatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Program 100 Hari Kerja ini dirancang sebagai fondasi untuk membangun sistem pemerintahan yang lebih responsif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Salah satu upaya yang ditekankan adalah peningkatan kinerja aparatur pemerintah dan kualitas pelayanan publik di seluruh OPD.

“Kami juga telah mengikuti pembekalan kepemimpinan melalui retret di kawah candradimuka Akmil Magelang sebagai bentuk kesiapan mental dan intelektual dalam memimpin perubahan,” tambah Maulana.

Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas, pemerintah kota juga akan mempublikasikan capaian program 100 hari secara terbuka kepada masyarakat, sekaligus mengevaluasi setiap pelaksanaan kegiatan secara berkala.

Perayaan HUT Kota Jambi tahun ini mengusung tema “Kolaborasi untuk Mewujudkan Kota Jambi Bahagia”, sejalan dengan semangat pemerintahan baru yang ingin menjadikan Jambi sebagai kota maju, inklusif, dan membahagiakan seluruh warganya.(*)




Kemiskinan Turun, IPM Naik: Walikota Maulana Optimis Hadapi Tantangan Global

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam pidato resminya pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-624 Kota Jambi, Wali Kota Jambi Dr. H. Maulana menyampaikan pencapaian penting yang berhasil diraih Kota Jambi di tengah tantangan global.

Pidato disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi yang berlangsung Rabu (28/5/2025), dengan tema besar “Kolaborasi untuk Mewujudkan Kota Jambi Bahagia”.

Dalam konteks pembangunan, Maulana menekankan bahwa Kota Jambi telah menunjukkan peran vitalnya sebagai Ibu Kota Provinsi Jambi dan juga sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN) sebagaimana tertuang dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional.

“Di tengah eskalasi konflik dan ketidakpastian politik global yang berdampak pada perlambatan ekonomi dunia, Kota Jambi tetap tumbuh. Laju Pertumbuhan Ekonomi kita pada tahun 2024 mampu mencapai 4,98%, dengan inflasi tetap terkendali di angka 1,16%,” jelas Maulana dalam pidatonya.

Tak hanya itu, tingkat kemiskinan di Kota Jambi juga menurun signifikan, dari 8,24% menjadi 7,73% pada tahun 2024.

Angka ini lebih baik dibandingkan rata-rata nasional yang tercatat sebesar 9,03%.

Capaian lainnya adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Jambi yang mencapai 81,77, menjadikannya yang tertinggi di Provinsi Jambi.

IPM merupakan indikator penting yang menggambarkan keberhasilan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk di bidang pendidikan, kesehatan, dan pendapatan.

“Pencapaian ini tentu bukan hasil kerja satu pihak, melainkan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah, sesuai dengan semangat tema HUT tahun ini: Kolaborasi untuk Mewujudkan Kota Jambi Bahagia,” tegas Maulana.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak, mulai dari masyarakat, DPRD, instansi pemerintah, pelaku usaha hingga generasi muda yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kota Jambi.

Menuju Kota Bahagia dan Berdaya Saing Nasional

Pemerintah Kota Jambi berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas ekonomi, menurunkan angka kemiskinan, serta memperkuat pelayanan publik.

Visi ke depan diarahkan agar Kota Jambi semakin berdaya saing sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan sosial di tingkat nasional.(*)