Disegel Pemkot, Pemilik Peternakan Babi Ilegal di Jambi Timur Menangis Saat Diberi Ultimatum

JAMBI, SEPUCUKAJAMBI.ID Sebuah peternakan babi di Kelurahan Sijenjang, Kecamatan Jambi Timur, disegel oleh Pemerintah Kota Jambi karena tidak memiliki izin operasional.

Wali Kota Jambi, dr H Maulana, turun langsung memimpin penyegelan pada Selasa 10 Juni 2025, dan memberi waktu satu bulan kepada pemilik untuk memindahkan usahanya.

Namun suasana haru sempat terjadi saat pemilik peternakan tampak menangis ketika mendengar ultimatum dari pemerintah.

Pemilik mengaku tidak tahu bahwa lokasi usahanya menyalahi aturan dan meminta waktu lebih untuk mencari solusi.

“Kami tidak bermaksud melanggar,” ujar pemilik dengan suara bergetar, sambil menyeka air mata.

Meski demikian, Wali Kota Jambi tetap menegaskan bahwa aturan harus ditegakkan.

“Kami tidak bisa mentolerir kegiatan usaha yang tidak berizin, apalagi yang menimbulkan keluhan warga,” kata Maulana.

Peternakan itu kini disegel, dan jika dalam satu bulan tidak ada tindak lanjut dari pemilik, maka bangunan kandang akan dibongkar secara paksa oleh pemerintah.

Warga sekitar menyambut baik penertiban ini. Mereka menyebut peternakan tersebut menimbulkan bau tak sedap dan kekhawatiran akan dampak kesehatan.(*)




Maulana Tegaskan Penertiban PKL Talang Banjar untuk Ciptakan Kota Nyaman

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi bersama tim terpadu melaksanakan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Talang Banjar, Selasa pagi (10/6).

Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek besar pembangunan infrastruktur di sepanjang Jalan Orang Kayo Pingai.

Penertiban diawali dengan apel bersama yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, dan Gubernur Jambi, Al Haris.

Keduanya memberikan dukungan penuh terhadap upaya penataan kawasan kota demi menciptakan ruang publik yang lebih tertib dan fungsional.

Dalam arahannya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa penertiban PKL ini bukan sekadar upaya penegakan aturan, tetapi bagian dari langkah strategis pembangunan kota.

“Ini bukan semata penertiban, tetapi langkah awal dalam pembangunan fasilitas publik yang lebih baik. Kami ingin menciptakan ruang kota yang tertib, aman, dan nyaman bagi semua,” ujar Maulana.

Kawasan Talang Banjar direncanakan akan dibangun saluran drainase tertutup, pedestrian, dan median jalan.

Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan  kenyamanan, estetika, dan fungsionalitas kawasan tersebut sebagai jalur utama di Kota Jambi.(*)




Ketua DPRD Kota Jambi Dukung Penertiban PKL di Talang Banjar, Ini Alasannya

Jambi, sepucukjambi.id – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly (KFA), menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kota Jambi dalam menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Talang Banjar.

Penertiban ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi kawasan tersebut sebagai ruang publik yang tertib dan bebas dari aktivitas jual beli liar.

Kemas Faried Alfarelly bahkan turun langsung ke lokasi saat penertiban berlangsung pada Selasa (10/6).

Ia menegaskan bahwa jalan di kawasan Talang Banjar bukan tempat berjualan, dan semua pihak harus mendukung upaya penataan kota.

“Tidak boleh ada aktivitas jual beli di sepanjang jalan kawasan Talang Banjar ini,” tegas Faried kepada awak media.

Dalam keterangannya, Faried mengapresiasi langkah para petugas yang menjalankan tugas penertiban dengan pendekatan humanis, tanpa tindakan yang arogan.

Ia menyebut proses penertiban berlangsung tertib, aman, dan kondusif.

Tak hanya menertibkan, Pemkot Jambi juga menyediakan solusi alternatif tempat berjualan bagi PKL yang terdampak.

Para pedagang diberikan dua opsi lokasi, yakni Pasar Angso Duo Baru dan area dalam Pasar Talang Banjar.

“Penertiban ini bukan hanya soal menggusur, tapi juga memberikan alternatif yang lebih tertata untuk para pedagang,” jelas Faried.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan penataan kawasan kota Jambi yang bersih, aman, dan nyaman bagi semua warga.(*)




PKL Pasar Talang Banjar Ditertibkan, Syofni Herawati: Lakukan dengan Pendekatan Kemanusiaan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Anggota DPRD Kota Jambi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syofni Herawati, meminta agar proses penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Pasar talang Banjar, Kota Jambi dilakukan dengan pendekatan yang lebih humanis dan persuasif.

Di mana, esok Selasa 10 Juni 2025, ratusan PKL di kawasan Pasar Talang Banjar bakal ditertibkan.

Sebagai anggota Komisi I DPRD Kota Jambi yang membidangi hukum dan pemerintahan, Syofni menekankan bahwa penertiban harus dilakukan dengan cara pendekatan kemanusiaan, bukan semata tindakan represif.

“PKL adalah bagian dari masyarakat kecil yang sedang mencari nafkah. Maka, dalam penertiban harus tetap mengedepankan aspek kemanusiaan,” ujar Syofni Herawati, Senin (9/6).

Ia menyadari pentingnya ketertiban dan keindahan kota, namun juga menegaskan bahwa pemerintah harus memberikan solusi alternatif bagi para PKL agar tetap bisa berjualan tanpa mengganggu ketertiban umum.

“Kita tidak menolak penertiban, tetapi pendekatannya harus dilakukan secara dialogis, jangan sampai masyarakat merasa terintimidasi,” tambahnya.

Syofni juga ingin memastikan bahwa, mereka para PKL yang ditertibkan mendapatkan tempat relokasi yang layak dan strategis.

Penertiban PKL secara humanis menjadi perhatian penting bagi DPRD, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih sulit pasca pandemi.

Sinergi antara pemerintah dan aparat harus diarahkan untuk menjaga ketertiban, tanpa mengabaikan hak para pedagang kecil.(*)




Satpol PP, TNI, dan Polri Siap Tertibkan PKL di Pasar Talang Banjar Jambi Besok Pagi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi akan mulai menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Talang Banjar, khususnya di sepanjang Jalan Orang Kayo Pingai, mulai besok, Selasa (1o/6).

Langkah ini merupakan bagian dari program penataan kota dan relokasi ratusan pedagang ke tempat yang lebih tertata.

Penertiban ini akan melibatkan puluhan personel dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi, serta didukung personel dari TNI dan Polri guna memastikan proses berjalan aman, tertib, dan tanpa konflik.

Kasat Pol PP Kota Jambi, Feriadi, menyatakan bahwa lokasi penertiban akan difokuskan di sepanjang Jalan Orang Kayo Pingai dan area sekitarnya yang selama ini banyak digunakan pedagang sebagai tempat berjualan.

“Puluhan anggota Satpol PP akan diterjunkan untuk menertibkan PKL. Penertiban ini kita lakukan bersama TNI dan Polri demi menjaga ketertiban dan kenyamanan publik,” jelas Feriadi.

Sebelumnya, Kabid Sarpras Disperindag Kota Jambi, Budi Setiawan, mengungkapkan bahwa dari hasil pendataan awal, terdapat sekitar 440 pedagang yang akan direlokasi ke Pasar Tradisional Angso Duo.

Relokasi ini dilakukan secara bertahap dan humanis, dengan insentif berupa bebas retribusi selama 6 bulan pertama.

Setelah relokasi selesai, Pemkot Jambi akan mulai melakukan pembangunan median jalan dan fasilitas pedestrian di sepanjang Jalan Orang Kayo Pingai hingga ke kawasan Payo Selincah, sebagai bagian dari upaya penataan kawasan yang lebih estetis, tertib, dan produktif.(*)




Besok, 440 PKL Pasar Talang Banjar Jambi Mulai Ditertibkan dan Direlokasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi akan mulai melakukan penertiban dan relokasi pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan Pasar Talang Banjar, khususnya di sepanjang Jalan Orang Kayo Pingai, Kecamatan Jambi Timur.

Penertiban yang dimulai pada Selasa (10/6) ini merupakan bagian dari program penataan kota dan pemulihan fungsi jalan agar lebih tertata, bersih, dan nyaman.

Langkah ini juga ditujukan untuk mengurangi kemacetan serta meningkatkan estetika kawasan pasar.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disperindag Kota Jambi, Budi Setiawan, menyebutkan bahwa berdasarkan hasil pendataan awal, terdapat sekitar 440 pedagang yang akan direlokasi ke Pasar Tradisional Angso Duo.

“Dari hasil pendataan sementara, ada 440 pedagang yang menempati bahu jalan dan area yang tidak diperuntukkan untuk aktivitas jual beli. Mereka akan kita relokasi secara bertahap ke Angso Duo,” jelas Budi.

Sementara itu, Wali Kota Jambi, dr Maulana, menegaskan bahwa proses relokasi ini akan dilakukan dengan pendekatan humanis dan bertahap.

Pemkot Jambi juga telah menyiapkan insentif berupa bebas retribusi selama enam bulan pertama bagi pedagang yang direlokasi.

“Kita pastikan proses ini berjalan lancar, tidak menimbulkan konflik, dan tetap memperhatikan kesejahteraan para pelaku usaha kecil,” kata dr. Maulana.

Setelah proses relokasi selesai, Pemerintah Kota Jambi akan melanjutkan pembangunan median jalan dan fasilitas pedestrian di sepanjang Jalan Orang Kayo Pingai hingga kawasan Payo Selincah.

Proyek ini merupakan bagian dari rencana penataan kawasan kota yang lebih modern dan ramah pejalan kaki.

Wali Kota menambahkan bahwa kawasan ini diharapkan dapat berkembang menjadi area produktif dan representatif seperti kawasan Soemantri Brojonegoro.(*)




Usai Dugaan Malpraktik, DPRD Kota Jambi Desak Evaluasi RS Erni Medika

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dugaan kasus malpraktik yang menimpa almarhum M Bayu Prasetyo di RS Erni Medika berbuntut panjang.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi memanggil manajemen rumah sakit tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) tertutup yang digelar pada Kamis, 5 Juni 2025 lalu.

Rapat ini turut dihadiri oleh kuasa hukum keluarga korban dari Lembaga Bantuan Hukum Aliansi Peduli Bangsa (LBH APB) dan Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) Provinsi Jambi.

Tengku Ardiansyah, kuasa hukum keluarga korban dari LBH APB KAI Jambi, menegaskan pihaknya telah melaporkan dugaan unsur pidana ke Polda Jambi.

“Kami berharap DPRD Kota Jambi melakukan monitoring dan investigasi terhadap RS Erni Medika agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ujarnya.

Meski sudah menempuh jalur hukum, pihak keluarga masih membuka ruang komunikasi dengan pihak rumah sakit untuk mencari penyelesaian secara damai.

Fakta mengejutkan diungkapkan oleh Ketua BPRS Provinsi Jambi, dr R Deden Sucahyana.

Ia menyebut bahwa hingga saat ini RS Erni Medika belum memiliki akreditasi resmi, meskipun sudah beroperasi sejak 2015.

“Proses akreditasi masih berjalan. Kami dari BPRS bersifat pembinaan dan pengawasan, bukan regulator. Namun kami mendorong agar akreditasi segera diselesaikan,” jelasnya.

Ia juga menyatakan bahwa RS masih diperbolehkan beroperasi selama proses akreditasi berlangsung.

Sejak menjabat pada September 2024, sudah ada dua laporan yang masuk ke BPRS terkait rumah sakit ini.

Wakil Ketua DPRD Kota Jambi, Naim, menilai perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap izin operasional, ketersediaan tenaga medis, serta kualitas pelayanan rumah sakit tersebut.

“Dinas Kesehatan dan BPRS harus segera meninjau ulang operasional RS Erni Medika. Kami juga menerima informasi bahwa izin operasional RS ini akan habis pada Juni 2025,” jelasnya.

Naim menambahkan bahwa berdasarkan informasi dari pihak RS, proses akreditasi baru akan rampung dalam enam bulan ke depan.

Ia juga menyebutkan bahwa RS Erni Medika dulunya merupakan klinik yang mendapat kelonggaran operasional selama pandemi COVID-19.

Informasi yang didapat menyebutkan, bahwa RS Erni Medika telah beroperasi selama hampir satu dekade namun belum juga memenuhi kewajiban akreditasi sebagaimana diatur dalam regulasi rumah sakit.

Desakan agar Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Kesehatan mengambil langkah tegas semakin menguat.

Masyarakat dan pemerhati kesehatan mendorong penutupan sementara rumah sakit bila terbukti tidak memenuhi standar pelayanan kesehatan minimal.(*)




Pesan Ivan Wirata, Saat Salurkan Sapi Kurban di Kantor DPD Partai Golkar Provinsi Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Muaro Jambi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, H. Ivan Wirata, menyalurkan satu ekor sapi sebagai hewan kurban di Kantor DPD Partai Golkar Provinsi Jambi Sabtu (7/6/2025).

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan semangat kebersamaan dari Partai Golkar dalam memperingati hari besar keagamaan dengan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Penyerahan hewan kurban ini disambut hangat oleh jajaran pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Jambi dan masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, H. Ivan Wirata menyampaikan bahwa Idul Adha mengajarkan umat untuk meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan keteguhan Nabi Ismail AS.

Kurban menjadi simbol pengorbanan, ketaatan kepada Allah SWT, sekaligus momen untuk berbagi dengan sesama.

“Idul Adha mengingatkan kita akan pentingnya keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Semoga kurban yang disalurkan ini membawa berkah dan bisa menjadi bagian dari ibadah yang mendekatkan diri kita kepada Allah SWT serta mempererat persaudaraan di tengah masyarakat,” ujar H. Ivan Wirata.

Ivan Wirata juga mengingatkan Secara tidak langsung berkorban juga mengajarkan sebagai pemimpin kita harus rela berkorban untuk kepentingan masyarakat banyak baik itu tenaga, waktu, pemikiran, bahkan jiwa raga.

“Sebagai pemimpin amanah yang kita dapat hanya titipan, kita harus menjalankan amanah ini dengan baik, berbuat untuk masyarakat hindari perbuatan yang merugikan masyarakat,” lanjut nya.

Ia juga menegaskan bahwa, Partai Golkar akan terus hadir dan berkontribusi dalam kegiatan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat sebagai bagian dari pengabdian kepada rakyat.

Penyaluran hewan kurban ini merupakan agenda rutin DPD Partai Golkar Provinsi Jambi setiap tahun, dengan tujuan menanamkan nilai-nilai kebersamaan, keimanan, dan solidaritas.

Daging kurban akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di lingkungan sekitar kantor DPD.(*)




Spirit Kurban dan Kebersamaan Warnai Kiprah Politik Syofni Herawati

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Idul Adha 1446 Hijriah menjadi momen penuh makna bagi politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syofni Herawati.

Anggota DPRD Kota Jambi dari Dapil Kota Baru ini bersyukur dapat menunaikan ibadah kurban dengan menyembelih sapi.

Prosesi penyembelihan hewan kurban berlangsung di halaman Kantor DPW PKB Provinsi Jambi, Telanaipura, pada Sabtu (7/6/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting PKB, pengurus DPW PKB, serta para simpatisan dari berbagai wilayah di Provinsi Jambi.

Kami bersyukur, pada Idul Adha tahun ini, bisa kembali berkurban. Ini bentuk komitmen kami dalam meneladani nilai-nilai keikhlasan dan kepedulian sosial, sebagaimana diajarkan dalam ajaran Islam,” ujar Syofni Herawati di sela kegiatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jambi, serta sejumlah tokoh senior seperti KH Yahya, Syarif Gamal, dan lainnya. Suasana kekeluargaan sangat terasa saat proses penyembelihan dan pembagian daging kurban dilakukan.

Beberapa peserta kurban tercatat merupakan tokoh penting dan juga almarhum yang masih dikenang kontribusinya, seperti Alm Rauf Ibrahim, Alm KH Najmi Qodir, Alm Hasip Kalimuddin Syam, Achmad Syafruddin, Alm Madjid Muaz, Sofyan Ali, KH Ahya Kadir, KH Abdullah Sani, Syarif Gamal  Tadjuddin Hasan, Syafaruddin Arbain, Arfah Hap, Ahmad Arifin, idham Kholid, Bahsin, Rusdan AR, Anasrullah, Muhammad Sodik, Elpisina, Juanda dan Syofni Herawati sendiri.

Selain sebagai peserta kurban, Syofni Herawati juga berperan aktif dalam kepengurusan PKB, yakni sebagai Bendahara Umum DPW PKB Provinsi Jambi.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua DPW PKB Jambi Elpisina, dan Sekretaris Umum Juanda.

Semoga semangat berkurban ini menjadi bagian dari ikhtiar kami membangun ukhuwah dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Jambi,” tambah Syofni.

Kegiatan kurban ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi seluruh jajaran pengurus dan simpatisan PKB, yang turut menjaga semangat gotong royong dan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan berpolitik dan bermasyarakat.(*)




Partai Golkar Jambi Berbagi Daging Kurban, Momen untuk Menumbuhkan Empati dan Kepedulian

Jambi, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam semangat Iduladha 1446 H, Ketua DPRD sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jambi, H. Cek Endra, membagikan daging kurban kepada masyarakat sekitar dan warga kurang mampu di Kota Jambi Sabtu (7/6/2025).

Pemotongan dan pembagian ini berlangsung di kantor DPD Partai Golkar Provinsi Jambi. Hal ini merupakan bagian dari komitmen partai dalam menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat.

Pembagian daging kurban tidak hanya dilakukan di tingkat provinsi, tetapi juga serentak dilaksanakan oleh DPD Partai Golkar di kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.

Seluruh jajaran pengurus turut ambil bagian dalam kegiatan ini sebagai bentuk nyata kehadiran Partai Golkar di tengah-tengah rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, H. Cek Endra menyampaikan pesan mendalam mengenai makna Idul Adha.

“Idul Adha bukan hanya tentang menyembelih hewan kurban, tapi tentang menyembelih rasa ego, keserakahan, dan ketidakpedulian kita terhadap sesama. Ini adalah momen refleksi, saat kita diajarkan untuk ikhlas berbagi dan menumbuhkan empati kepada mereka yang kurang beruntung,”ujarnya.

Cek Endra berharap Melalui kurban, dapat meningkatkan kepedulian dan keikhlasan terhadap sesama

“Kurban juga merupakan inti dari nilai-nilai kemanusiaan. Semoga semangat pengorbanan ini terus hidup dalam tindakan kita sehari-hari, khususnya dalam membangun masyarakat yang lebih adil dan sejahtera,” tambah Ketua DPD partai Golkar Provinsi Jambi yang juga merupakan anggota DPD RI tersebut.

Masyarakat yang menerima bantuan daging kurban menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada Partai Golkar.

Selain menjadi bentuk ibadah, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara partai politik dan masyarakat di akar rumput, serta memperkuat rasa solidaritas di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan banyak pihak.

Dengan kegiatan ini, Partai Golkar menunjukkan komitmennya untuk terus hadir, berbuat, dan berbagi bersama rakyat. (*)