Bongkar Belasan Kasus Narkotika, Satresnarkoba Polresta Jambi Cokok Belasan Pelaku

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID  – Dalam rentang waktu April hingga pertengahan Mei 2025, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Jambi berhasil membongkar 13 kasus peredaran narkotika.

Dari operasi tersebut, sebanyak 24 tersangka diamankan oleh petugas.

Kapolresta Jambi, Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, mengungkapkan bahwa dari total 13 kasus yang berhasil diungkap, sebanyak 12 kasus berkaitan dengan peredaran sabu, sementara satu kasus lainnya melibatkan pil ekstasi.

“Sebagian besar pengungkapan terjadi di daerah Pulau Pandan dan Danau Sipin. Mayoritas dari para tersangka yang ditangkap berperan sebagai pengedar,” ungkap Kapolresta Jambi, Rabu (15/5/2025).

Selama operasi tersebut, aparat berhasil menyita barang bukti berupa 33,35 gram sabu dan 53 butir pil ekstasi.

Selain itu, turut diamankan pula dua kilogram ganja kering.

Namun, penyelidikan terkait kasus ganja tersebut masih berlanjut karena identitas pelaku belum dapat diidentifikasi.

“Dari total 24 tersangka yang diamankan, dua orang telah kami rehabilitasi lantaran mereka diketahui berstatus sebagai pengguna narkotika,” tambah Kombes Pol Boy.

Kapolresta Jambi juga menegaskan komitmen pihaknya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kota Jambi.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dengan memberikan informasi terkait aktivitas yang mencurigakan.

“Kami akan terus melakukan upaya intensif untuk memutus mata rantai peredaran narkotika. Dukungan masyarakat sangat kami harapkan agar Jambi dapat terbebas dari jerat narkoba,” pungkasnya.(*)




Nobar Film Sayap-sayap Patah, Kapolda Jambi Sampaikan Pesan Moral Untuk Masyarakat Tangkal Radikalisme dan Terorisme 

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebagai wujud kedekatan Polri khususnya Kepolisian Daerah (Polda) Jambi bersama Komunitas Masyarakat, OKO, Aliansi BEM, Ormas, LSM dan Media menggelar nonton bareng (Nobar) film Sayap-sayap Patah 2 di Bioskop XXI Jamtos, Kamis malam (15/5/2025).

Nobar tersebut dihadiri langsung Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar, Ketua Bhayangkari Daerah Jambi, Wakapolda Brigjen Pol M Mustaqim, Pejabat Utama, Kapolresta Kombes Pol Boy Siregar, Kapolres Batanghari AKBP Yudhi Handoyo, Kapolres Muaro Jambi AKBP Heri Supriawan, Kapolres Tanjabtim AKBP Maulia Wicaksono.

Film yang berjudul Sayap-sayap patah 2 ini juga menjadi momen penting serta ajakan moral kepada masyarakat untuk menangkal terorisme serta radikalisme.

Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar mengungkapkan dari film yang ditayangkan bukan hanya sekedar menonton saja, namun ada hikmah dan pelajaran yang terkandung di dalamnya.

“ Tadi kita sama-sama telah menonton betapa cintanya seorang kepala keluarga yang juga merupakan anggota Polri terhadap anaknya, sehingga antara tugas dan tanggung terhadap bangsa dan negara serta sebagai Kepala Rumah Tangga,” ujarnya.

Dalam cerita film tersebut, antara tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat juga harus bisa membagi waktu untuk keluarga.

“ Film Sayap-Sayap Patah 2 Olivia juga menggambarkan perjuangan keluarga korban dan aparat negara menghadapi dampak kekerasan ekstremisme,” lanjut Irjen Pol Krisno.

Ini bukan sekadar tontonan lewat seni dan budaya, namun bisa menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, dan cinta damai.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polda Jambi membangun kedekatan dengan masyarakat, sekaligus memperkuat benteng sosial terhadap ancaman kekerasan dan intoleransi,” pungkasnya Kapolda.

Tidak hanya itu saja Film yang berjudul Sayap-sayap Patah 2 Olivia ini diadaptasi dari tragedi pengeboman Gereja di Samarinda pada 2016.

Pengeboman ini terjadi di jalan Cipto Mangunkusumo RT 03, Nomor 37, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Jalan Ilir, Samarinda.

Untuk diketahui, film berjudul Sayap-Sayap Patah 2: Olivia” menyorot kisah tentang hubungan seorang ayah dan anak, di mana sang ayah merupakan anggota Densus 88 sekaligus baru menjadi orang tua tunggal yang memiliki putri semata wayang.

Walaupun telah menyajikan kisah baru, sekuel ini tetap membawa kisah pahit dari film pertama dengan hadirnya sosok Leong dan Sadikin, tokoh teroris yang sudah bebas dari penjara dan kembali mengancam untuk balas dendam.

Digadang-gadang akan hadir sebagai film bernuansa keluarga yang menyentuh hati dan dibalut ketegangan, berikut sinopsis dan daftar pemain “Sayap-Sayap Patah 2: Olivia”.

Film bioskop yang berdurasi sekitar 1 jam 54 menit ini menceritakan Pandu (Arya Saloka), seorang anggota Densus 88 yang menjadi ayah tunggal setelah istrinya meninggal karena sakit.

Ditengah kesibukannya, meski sulit Pandu selalu berusaha membagi waktu bersama putrinya, Olivia (Myesha Lin), yang membutuhkan sosok ayahnya karena masih berduka atas kepergian ibunya. (*)




Wawako Diza Buka PKG Pemkot Jambi-UNAJA: Promotif, Preventif, dan Kolaboratif untuk Jambi Lebih Sehat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui program nyata.

Bersama Universitas Adiwangsa Jambi (UNAJA), Pemkot Jambi melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) sebagai bagian dari program unggulan 100 Hari Kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi, khususnya di bidang kesehatan.

Kegiatan yang dipusatkan di Kampus UNAJA, Jalan Sersan Muslim, Kelurahan Thehok, Kecamatan Jambi Selatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., Kamis pagi (15/5/2025), dan diikuti lebih dari 300 mahasiswa dari berbagai program studi.

Dalam sambutannya, Wawako Diza menegaskan bahwa peningkatan derajat kesehatan masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan kesejahteraan sosial dan daya saing daerah.

“Kesehatan adalah hak dasar dan elemen kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Program PKG ini adalah bentuk konkret kehadiran pemerintah dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, sekaligus memperkuat pendekatan promotif dan preventif dalam sistem kesehatan kita,” ujar Diza.

Wawako juga mengungkapkan, bahwa Pemkot Jambi terus memperluas akses pelayanan kesehatan, termasuk melalui inovasi layanan darurat terpadu yang tergabung dalam Call Center Bahagia, dengan penguatan kelembagaan lewat pembentukan UPTD Kegawatdaruratan.

Lebih jauh, Diza menyoroti pencapaian penting dalam program Universal Health Coverage (UHC) yang kini tengah dimatangkan oleh Pemkot Jambi.

Dengan dukungan program Kartu Bahagia, pemerintah kota menargetkan 100 persen masyarakat Jambi tercover jaminan kesehatan.

Program PKG ini juga sejalan dengan inisiatif Kota Jambi Bahagia lainnya seperti Ruang Milenial (Rumel), yang bertujuan menciptakan generasi muda yang sehat, kreatif, dan berdaya saing tinggi.

Sementara itu, Rektor Universitas Adiwangsa Jambi, Said Rizal, menyampaikan dukungannya terhadap kolaborasi ini, yang dinilai sejalan dengan visi UNAJA dalam mencetak lulusan yang tak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial.

“Kami sangat antusias menyambut program kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

PKG yang dilaksanakan ini tidak hanya memberikan layanan kesehatan dasar secara gratis, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan rutin, mendeteksi dini risiko penyakit menular maupun tidak menular, serta menjalin kolaborasi aktif antara pemerintah, fasilitas kesehatan, dan komunitas kampus.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Jambi Misman, jajaran dosen UNAJA, tim medis pemeriksa, serta mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Kesehatan yang menjadi peserta sekaligus penggerak kegiatan.(*)




10 Calon Direksi Perumda Siginjai Sakti Lolos Administrasi, UKK Dimulai 19 Mei

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi melalui Panitia Seleksi (Pansel) Direksi Perumda PT Siginjai Sakti resmi mengumumkan hasil verifikasi administrasi seleksi calon direksi, Kamis (15/5/2025).

Sebanyak 10 peserta dinyatakan lulus seleksi tahap awal dan berhak mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kota Jambi, Hendra Saputra, menegaskan bahwa proses seleksi dilaksanakan secara transparan dan akuntabel.

Masyarakat pun diajak berperan aktif dalam mengawasi rekam jejak calon.

“Kami membuka partisipasi publik untuk memastikan calon yang terpilih benar-benar memiliki integritas dan kapabilitas. Silakan kirim masukan ke email resmi panitia: panselsiginjaisakti@jambikota.go.id,” ujarnya.

Tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan akan dimulai pada 19 Mei 2025 dan dilaksanakan di Aula BKPSDM Kota Jambi.

Materi UKK mencakup psikotes, ujian tertulis, presentasi rencana bisnis, dan wawancara langsung oleh Tim Pansel.

Hendra mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kondisi fisik dan mental agar dapat menjalani seleksi secara optimal. Ia juga menekankan pentingnya mengenakan pakaian formal selama proses berlangsung.

“Kami berharap peserta mempersiapkan diri dengan maksimal. Ini bukan hanya tentang kompetensi, tapi juga kesiapan menghadapi tantangan dalam mengelola perusahaan milik daerah,” tambahnya.

Daftar 10 Nama Calon Direksi yang Lolos Administrasi:

  1. Rujito, S.T.

  2. Ir. Yoppy Wira Adie Setyantoro, S.P., M.Si

  3. Oenang Satya Putra, S.T.

  4. Azi, S.E.

  5. M. Ikram Habibi, S.P.

  6. Ardyansyah. N, S.H.

  7. Marsono, S.Pt.

  8. Mohd. Indrawan Husairi, S.P.

  9. Ismet Inonu, S.E.

  10. Joko Mulyono, S.E.

Pansel menegaskan bahwa semua informasi resmi seleksi hanya akan disampaikan melalui situs web Pemkot Jambi di: www.jambikota.go.id.(*)




32 Tersangka Premanisme Diamankan Polda Jambi, Ini Modus yang Dipakai

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Polda Jambi berhasil mengungkap 10 kasus premanisme dan mengamankan 32 tersangka dalam Operasi Pekat II Siginjai yang digelar selama 14 hari di seluruh wilayah hukum Polda Jambi.

Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar, didampingi Wakapolda Brigjen Pol M Mustaqim, memimpin langsung rilis hasil operasi tersebut di Lobi Utama Mapolda Jambi, Kamis (15/5/2025). Turut hadir sejumlah pejabat utama Polda dan Kapolres jajaran.

“Selama dua minggu, kami mengungkap 32 pelaku premanisme dari berbagai daerah di Jambi. Modusnya mulai dari pemalakan truk batu bara hingga pemerasan berkedok jasa keamanan,” ujar Irjen Pol Krisno.

Kapolda menjelaskan, aksi premanisme yang paling dominan adalah praktik pemalakan terhadap sopir truk batu bara dan kendaraan logistik.

Para pelaku kerap meminta sejumlah uang dengan alasan keamanan atau pembebasan lahan, yang jelas melanggar hukum.

“Premanisme seperti ini sangat meresahkan dan bisa merusak iklim investasi. Ini tak bisa ditolerir,” tegasnya.

Dari hasil operasi, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam dan alat-alat yang digunakan para pelaku dalam menjalankan aksinya.

Kapolda menegaskan, Polda Jambi akan menindak tegas setiap aksi premanisme, bahkan hingga tingkat Polsek dan Polres jika ditemukan pembiaran.

“Jika ada aparat yang lalai atau tidak responsif terhadap laporan warga, kami akan evaluasi. Ini perintah langsung,” tegasnya lagi.

Irjen Krisno mengajak seluruh masyarakat untuk tidak takut melaporkan segala bentuk premanisme di lingkungan sekitar. Ia memastikan perlindungan dan tindak lanjut dari pihak kepolisian terhadap setiap laporan yang masuk.

Operasi Pekat II Siginjai merupakan upaya Polda Jambi dalam menciptakan situasi aman dan kondusif, serta mendukung kelancaran investasi dan aktivitas ekonomi di daerah.(*)




Walhi Jambi Desak Cabut Izin JBC dan Jamtos, Dinilai Picu Banjir Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jambi mendesak Pemerintah Kota dan Provinsi Jambi untuk bertindak tegas terhadap proyek-proyek pembangunan yang dinilai merusak lingkungan dan memperparah banjir di Kota Jambi.

Desakan ini disuarakan dalam aksi damai saat forum “Pemkot Jambi Mendengar” di Griya Mayang, Rabu (14/5/2025).

Dalam aksi tersebut, Walhi menyoroti tiga proyek besar yang dianggap jadi biang kerusakan lingkungan dan banjir di kawasan Simpang Mayang, yakni Jambi Business Center (JBC), Jambi Town Square (Jamtos), dan Perumahan Roma Estate.

Direktur Walhi Jambi, Oscar Anugrah, menilai pembangunan ketiga proyek tersebut mengabaikan daya dukung lingkungan dan justru berdiri di atas kawasan rawan banjir.

“Kawasan JBC dan Jamtos berada di dataran rendah, berfungsi sebagai area tangkapan air. Kini berubah jadi beton. Akibatnya, banjir makin sering terjadi,” tegas Oscar.

Berdasarkan hasil temuan Walhi, pembangunan di kawasan tersebut telah mengubah sepadan sungai menjadi lahan terbangun, menutup jalur aliran air alami, dan mempersempit resapan.

Situasi ini diperparah dengan lemahnya pengawasan pemerintah daerah terhadap izin pembangunan.

Padahal, dalam UU No 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air dan Perda Provinsi Jambi No 7 Tahun 2024–2044, kawasan JBC secara jelas masuk dalam zona rawan banjir. Namun, pembangunan tetap dilakukan secara masif.

“Kita tidak menolak pembangunan ekonomi, tapi pembangunan harus ramah lingkungan. Jangan korbankan masyarakat demi keuntungan segelintir pengusaha,” kata Oscar.

Sebagai langkah penyelamatan lingkungan dan penanganan banjir yang lebih serius, Walhi Jambi menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintah:

  1. Gubernur Jambi harus meninjau ulang kerja sama dengan pengelola JBC.

  2. Pemerintah harus mengembalikan fungsi ekologis area JBC, Jamtos, dan Roma Estate.

  3. Ambil langkah hukum atau administratif terhadap pengelola proyek yang lalai.

  4. Cabut izin pembangunan JBC, Jamtos, dan Roma Estate jika terbukti merusak lingkungan.

  5. Hentikan pembangunan di kawasan yang tidak memiliki daya dukung lingkungan.

Walhi menyampaikan, dengan kerusakan lingkungan yang terus berlanjut dan izin proyek yang tidak sesuai tata ruang, bencana ekologis di Kota Jambi hanya tinggal menunggu waktu.(*)




Pemilihan Ketua KONI Jambi Diulang, KONI Pusat Nyatakan Musorprov Deadlock

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Jambi resmi dinyatakan deadlock setelah situasi forum memanas hingga Rabu malam (14/5/2025).

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat pun turun tangan dan mengambil alih penuh jalannya Musorprov.

Mayor Jenderal TNI (Purn) Eko Budi Supriyanto, selaku Kepala Bidang Organisasi KONI Pusat, langsung menyatakan forum tidak lagi kondusif dan memutuskan untuk menghentikan Musorprov.

“Saya menggunakan wewenang saya, melihat situasi ini, saya nyatakan Musorprov ini deadlock,” tegas Eko Budi di hadapan peserta forum.

Ia menyatakan bahwa seluruh proses pemilihan Ketua Umum KONI Provinsi Jambi akan ditarik ke tingkat nasional dan berada di bawah kendali KONI Pusat.

Sebagai langkah lanjutan, KONI Pusat akan menunjuk karateker (pelaksana tugas) untuk mempersiapkan Musorprov ulang secara menyeluruh.

“Kita akan tunjuk karateker yang bertugas menyiapkan ulang proses Musorprov KONI Jambi, termasuk pembukaan pendaftaran calon ketua,” jelas Eko.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses akan dimulai dari nol, termasuk verifikasi bakal calon Ketua Umum KONI Jambi.

“Semua punya peluang untuk mendaftar ulang, termasuk nama-nama yang sebelumnya disebut akan mencalonkan diri,” tambahnya.

KONI Pusat juga akan melibatkan lembaga arbitrase olahraga jika diperlukan untuk menyelesaikan sengketa yang muncul selama proses sebelumnya.

“Kita targetkan Musorprov ulang bisa segera digelar. Jadwalnya akan ditentukan kemudian,” pungkas Eko Budi.(*)




Mangkir! Wajib Pajak Diuber Tim Optimalisasi Pajak Pemkot Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus menggencarkan langkah strategis dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak.

Melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), Pemkot membentuk Tim Optimalisasi Pajak Daerah Tahun 2025 yang akan bertugas menyisir potensi pajak melalui edukasi, penagihan aktif, penyegelan, hingga pencabutan izin bagi wajib pajak yang tidak patuh, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., secara resmi melepas Tim Optimalisasi tersebut dalam apel pagi di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi, Rabu (14/5/2025).

Tim ini terdiri dari personel lintas instansi dan akan menyasar sejumlah wilayah dalam Kota Jambi.

Dalam arahannya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa optimalisasi pajak daerah tidak boleh berarti menambah beban masyarakat.

Fokus utama, kata dia, adalah mendorong kesadaran wajib pajak melalui pendekatan humanis dan edukatif.

“Optimalisasi bukan soal menaikkan tarif pajak, tapi bagaimana kita menutup kebocoran potensi pajak, mengedukasi masyarakat agar taat pajak, dan membuka ruang kontribusi yang adil. Ini penting agar pemerintah tidak sepenuhnya bergantung pada dana pusat yang terus dikoreksi tiap tahun,” tegas Maulana.

Ia juga menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas tim.

“Setelah turun ke lapangan, harus ada hasil. Ini bukan sekadar razia atau sweeping, tapi bagian dari evaluasi menyeluruh yang saling menguntungkan bagi pemerintah maupun wajib pajak,” ujarnya.

Maulana menyebut bahwa Kota Jambi sebagai kota perdagangan dan jasa memiliki potensi besar dalam sektor pajak.

Namun, sejauh ini dari estimasi potensi sekitar Rp600-700 miliar per tahun, realisasi yang baru dicapai masih di angka Rp425 miliar.

Salah satu inovasi yang kini telah berjalan adalah percepatan layanan BPHTB dan PBG.

“Alhamdulillah dari sistem ini, transaksi jual beli meningkat dan sudah menghasilkan pendapatan Rp8 miliar, dengan 90-100 berkas diproses per hari,” ungkapnya.

Selain itu, Pemkot Jambi juga tengah menggenjot potensi dari retribusi parkir dan pengelolaan sampah sebagai sumber PAD tambahan.

Maulana memastikan seluruh proses akan berbasis digital dan bebas dari praktik pungli.

“Dengan sistem digital, prosesnya lebih cepat dan transparan. Ini langkah kita untuk meningkatkan PAD secara sehat, efisien, dan tentu tetap humanis,” tambahnya.

Maulana juga menyinggung soal dampak efisiensi anggaran nasional yang memukul sektor jasa seperti hotel dan kuliner.

“Untuk menutupi itu, kami menggagas berbagai event berskala regional hingga nasional agar wisatawan dan masyarakat luar datang ke Kota Jambi dan memutar roda ekonomi lokal,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPPRD Kota Jambi, Nella Ervina, menjelaskan bahwa Tim Optimalisasi ini dibagi menjadi tiga tim yang akan menyebar ke sembilan kecamatan di Kota Jambi, dengan total personel sebanyak 70 orang.

“Hari ini saja ada sekitar 50 wajib pajak yang akan kami datangi, dengan target penyelesaian tunggakan sebesar Rp3 miliar dari berbagai jenis pajak,” ujar Nella.

Ia menambahkan, kegiatan ini akan terus dievaluasi dan dilanjutkan pada Juni mendatang.

Selain itu, BPPRD juga akan menggelar razia kendaraan mulai 15 hingga 21 Mei 2025 di sejumlah titik wilayah kota.

Pelepasan Tim Optimalisasi ini ditandai dengan pemasangan rompi dan tanda pengenal secara simbolis kepada petugas oleh Wali Kota Maulana.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Kota Jambi A. Ridwan, Asisten Administrasi Umum Jaelani, para kepala OPD, serta para camat se-Kota Jambi.(*)




Wawako Diza Ajak Siswa Junjung Sportivitas di O2SN dan FLS3N 2025

JAMBI,SEPUCUKJAMBI.ID – Ribuan siswa dari berbagai SMP se-Kota Jambi “tumpah ruah” memadati halaman SMP Negeri 16 Jambi, Rabu pagi (14/5/2025), dalam pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kota Jambi tahun 2025.

Suasana meriah membalut setiap sudut lokasi acara, yang dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., ditandai dengan pemukulan gong.

Gelaran bergengsi ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi ke-624 Tanah Pilih Pusako Batuah, dengan mengusung tema “Siswa Berprestasi Menuju Kota Jambi Bahagia.”

Acara dibuka dengan parade devile kontingen, disusul pertunjukan seni dan olahraga seperti tarian tradisional, senam, karate, pencak silat, hingga aksi drum band yang menggugah semangat.

Sebanyak 1.020 siswa dari 52 SMP Negeri dan Swasta ambil bagian dalam ajang ini.

Selain menjadi ruang eksplorasi dan penyaluran minat-bakat, kegiatan ini juga menjadi wahana pembinaan karakter generasi muda yang kreatif, sehat, dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Jambi Diza memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan O2SN dan FLS3N yang dinilainya sangat strategis dalam membentuk keunggulan non-akademik pelajar, khususnya di bidang olahraga dan seni budaya.

“Saya percaya, melalui ajang ini akan lahir generasi muda Kota Jambi yang tidak hanya cerdas intelektual, tapi juga kuat secara fisik, tangguh secara emosional, dan memiliki kepekaan terhadap nilai-nilai budaya bangsa,” ujar Diza.

Ia juga menyampaikan harapan besar agar para peserta dapat terus mengukir prestasi, tak hanya di tingkat kota, tetapi juga menembus pentas provinsi bahkan nasional.

“Ini adalah kebanggaan kita semua. Ajang ini mencetak prestasi dari akar rumput hingga tingkat yang lebih tinggi. Tunjukkan bahwa pelajar SMP Kota Jambi hebat tak hanya di ruang kelas, tapi juga di gelanggang olahraga dan panggung seni,” tegasnya.

Wawako Diza turut menyampaikan pesan moral kepada seluruh peserta, wasit, juri, dan para guru pembina.

Ia mengajak untuk menjunjung tinggi semangat sportivitas, objektivitas, dan menjadikan ajang ini sebagai tolok ukur pembinaan ke depan.

“Kemenangan sejati bukan semata soal menjadi yang tercepat atau terhebat, tetapi tentang bagaimana kita bangkit setelah jatuh, menjunjung kejujuran, dan memperkuat semangat persaudaraan,” pungkasnya.

Acara pembukaan ini juga dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Jambi Hendriani, Kepala BPMP Provinsi Jambi Hendri Putra, sejumlah kepala perangkat daerah, para guru pendamping, pelatih, dan ratusan peserta yang siap menunjukkan kemampuan terbaik mereka.(*)




Pemkot Jambi Genjot Pajak Daerah, Sasar Wajib Pajak Bandel

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai langkah strategis menuju kemandirian fiskal daerah.

Melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), Pemkot resmi membentuk Tim Optimalisasi Pajak dan Retribusi Daerah 2025, Rabu (14/5), untuk menyisir seluruh wilayah dan mengejar para penunggak pajak.

Kepala BPPRD Kota Jambi, Nella Ervina, menyebut tim ini dibentuk setelah pendekatan persuasif seperti surat imbauan dan teguran tidak membuahkan hasil yang signifikan.

“Masih banyak wajib pajak yang menunggak bahkan berulang kali melakukan pelanggaran. Mereka menjadi target utama dalam agenda penertiban pajak tahun ini,” ujarnya.

Tim ini terdiri dari lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), melibatkan BPPRD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, DPMPTSP, camat hingga lurah.

Tugas mereka meliputi penagihan aktif, pendekatan langsung kepada wajib pajak, hingga tindakan tegas seperti penyegelan usaha dan pencabutan izin bagi yang tidak kooperatif.

“Kami libatkan semua unsur agar eksekusinya berjalan efektif. Dukungan lintas sektor sangat penting dalam optimalisasi pajak daerah,” tambah Nella.

Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa upaya ini bukan kegiatan seremonial, melainkan bentuk keseriusan Pemkot dalam memperkuat basis penerimaan daerah.

“Pajak adalah urat nadi pembangunan daerah. Jangan ragu bertindak tegas terhadap penunggak pajak yang tidak patuh,” tegas Maulana saat melepas tim di lapangan.

Menurutnya, optimalisasi PAD Kota Jambi merupakan bagian dari strategi besar untuk mengurangi ketergantungan pada dana transfer dari pemerintah pusat.

“Kita harus bangun kemandirian fiskal. Kalau pajak dan retribusi daerah dimaksimalkan, kita bisa membiayai pembangunan tanpa harus menunggu APBN,” jelasnya.

Data BPPRD menunjukkan, potensi PAD Kota Jambi dari sektor pajak dan retribusi masih sangat besar, namun belum tergarap optimal akibat rendahnya kepatuhan sebagian wajib pajak, terutama dari kalangan pelaku usaha.

Melalui pembentukan Tim Optimalisasi Pajak Daerah 2025, Pemkot Jambi menargetkan perbaikan kepatuhan pajak, peningkatan pendapatan daerah, serta percepatan pembiayaan program prioritas seperti infrastruktur, pendidikan, dan pelayanan publik.(*)