Pemkot Jambi Gandeng Kejaksaan dan Polisi, Perlindungan Hukum Guru Madrasah Diperkuat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi mulai memperkuat aspek hukum dalam pengelolaan pendidikan madrasah.

Pemkot melibatkan Kejaksaan dan Kepolisian untuk memberikan pemahaman hukum kepada kepala madrasah dan guru agar mereka lebih siap menjalankan tugas sesuai aturan.

Langkah itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi Kepala Madrasah se-Kota Jambi yang berlangsung di Aula Graha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi, Jumat 2 Oktober 2026.

Forum tersebut mempertemukan 138 kepala madrasah dari jenjang Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) hingga Madrasah Aliyah (MA) dengan jajaran Kementerian Agama, kepala KUA serta unsur aparat penegak hukum.

Kehadiran Kejaksaan dan Kepolisian menjadi bagian penting dalam agenda tersebut. Pemkot ingin pengelola madrasah memahami aspek hukum dan tata kelola sebelum persoalan berkembang menjadi masalah hukum.

Pendekatan itu juga memberi ruang bagi guru dan kepala madrasah untuk memahami batas kewenangan, prosedur administrasi serta berbagai ketentuan yang berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan.

Perlindungan Hukum Jadi Bagian dari Penguatan Pendidikan

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menilai peningkatan kualitas pendidikan tidak cukup hanya dengan membangun sarana dan prasarana.

Pengelola pendidikan juga membutuhkan tata kelola yang baik serta pemahaman terhadap aturan.

Karena itu, sinergi antara Pemkot, Kemenag dan aparat penegak hukum menjadi salah satu bagian dari upaya memperkuat ekosistem pendidikan keagamaan.

Langkah tersebut menjadi semakin penting karena madrasah memiliki jumlah peserta didik dan tenaga pendidik yang cukup besar di Kota Jambi.

Data Kementerian Agama Kota Jambi mencatat 138 madrasah menampung 28.659 siswa.

Sementara itu, sektor tersebut melibatkan 2.483 guru dan tenaga kependidikan. Mereka terdiri dari 557 PNS, 76 PPPK dan 1.589 guru non-ASN.

Dari total tenaga pendidik tersebut, sebanyak 1.214 guru telah mengantongi sertifikasi profesi.

Jumlah tersebut menunjukkan bahwa penguatan tata kelola pendidikan madrasah menyangkut kepentingan puluhan ribu siswa dan ribuan tenaga pendidikan.

Pemkot Jambi Tak Hanya Bicara Perlindungan Hukum

Selain mendorong pemahaman hukum, Pemkot Jambi juga menyiapkan dukungan terhadap kebutuhan fasilitas pendidikan dan layanan keagamaan.

Kepala Kantor Kemenag Kota Jambi, Habibi, mengapresiasi dukungan Pemkot Jambi dalam penyediaan aset untuk menunjang kegiatan pendidikan dan layanan keagamaan.

Dukungan tersebut antara lain mencakup hibah gedung Asrama Haji, kendaraan operasional serta tanah untuk kebutuhan kantor KUA.

Pemkot juga menyiapkan lahan untuk pembangunan KUA di Kecamatan Pal Merah, Bagan Pete dan Danau Sipin.

Selain itu, Pemkot Jambi menyiapkan rencana alokasi hibah tanah untuk MAN 1 Kota Jambi.

Bagi Kemenag, dukungan aset tersebut dapat membantu memperkuat layanan pendidikan keagamaan sekaligus menjawab kebutuhan fasilitas yang terus berkembang.

Maulana Dorong Madrasah Tingkatkan Mutu

Dalam forum tersebut, Maulana juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan madrasah.

Menurutnya, madrasah memiliki peluang besar untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul. Pendidikan agama, kata dia, tidak harus berjalan terpisah dari penguasaan sains dan ilmu pengetahuan umum.

Maulana mencontohkan alumni madrasah di Kota Jambi yang berhasil melanjutkan pendidikan ke sejumlah perguruan tinggi favorit.

Sebagai alumnus madrasah dan pondok pesantren, Maulana juga membagikan pengalaman pendidikannya untuk mendorong pengelola madrasah meningkatkan standar pembelajaran.

Dengan jumlah 28.659 siswa dan 2.483 guru serta tenaga kependidikan, Pemkot Jambi berharap penguatan pendidikan keagamaan berjalan dalam tiga jalur sekaligus: peningkatan mutu, penguatan fasilitas dan kepastian tata kelola hukum.

Kolaborasi dengan Kejaksaan dan Kepolisian menjadi salah satu upaya agar kepala madrasah dan guru memiliki pemahaman yang lebih kuat mengenai aturan saat menjalankan tugas pendidikan.

Rakor tersebut diharapkan menjadi titik awal koordinasi yang lebih berkelanjutan antara Pemkot Jambi, Kemenag, aparat penegak hukum dan pengelola.(*)




Pemkot Jambi Siapkan Hibah Aset untuk Madrasah, 28.659 Siswa Jadi Perhatian

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi mulai memperkuat dukungan terhadap pendidikan keagamaan, tidak hanya melalui pembangunan fasilitas, tetapi juga dengan membenahi tata kelola lembaga serta mendorong kepastian hukum bagi guru dan kepala madrasah.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., saat bertemu dengan para kepala madrasah dalam Rapat Koordinasi Kepala Madrasah se-Kota Jambi di Aula Graha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi, Jumat 2 Oktober 2026.

Pertemuan itu diikuti 138 kepala madrasah dari jenjang Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).

Hadir pula jajaran Kantor Kementerian Agama Kota Jambi, kepala KUA, serta unsur Kejaksaan dan Kepolisian.

Besarnya pemerintah daerah perlu memastikan pendidikan berbasis keagamaan memiliki ruang yang cukup untuk berkembang.

Menurutnya, madrasah dan pondok pesantren tidak hanya berperan dalam pendidikan agama, tetapi juga memiliki potensi menghasilkan lulusan yang mampu bers jumlah lembaga dan peserta didik membuat penguatan pendidikan madrasah menjadi isu yang tidak kecil.

Data Kemenag Kota Jambi mencatat terdapat 28.659 siswa yang saat ini menempuh pendidikan di madrasah dengan dukungan 2.483 guru dan tenaga kependidikan.

Dari jumlah tenaga pendidik tersebut, sebanyak 557 merupakan PNS, 76 PPPK dan 1.589 guru non-ASN. Sementara 1.214 guru telah memiliki sertifikasi profesi.

Hibah Tanah hingga Fasilitas Pendidikan

Maulana mengatakan pemerintah daerah perlu memastikan pendidikan berbasis keagamaan memiliki ruang yang cukup untuk berkembang.

Menurutnya, madrasah dan pondok pesantren tidak hanya berperan dalam pendidikan agama, tetapi juga memiliki potensi menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di bidang sains dan pendidikan umum.

Ia mencontohkan sejumlah alumni madrasah di Kota Jambi yang berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi favorit.

Sebagai bagian dari dukungan tersebut, Pemkot Jambi telah mengalokasikan sejumlah aset untuk mendukung kebutuhan pendidikan dan layanan keagamaan.

Kepala Kantor Kemenag Kota Jambi, Habibi, menyebut dukungan tersebut mencakup hibah gedung Asrama Haji, kendaraan operasional, hingga tanah untuk kebutuhan kantor KUA.

Sejumlah lokasi juga disiapkan untuk mendukung pembangunan KUA baru, di antaranya di Kecamatan Pal Merah, Bagan Pete dan Danau Sipin.

Pemkot Jambi juga menyiapkan rencana hibah tanah untuk mendukung kebutuhan MAN 1 Kota Jambi.

Bagi Kemenag, dukungan aset tersebut menjadi salah satu fondasi untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan keagamaan di Kota Jambi.

Guru Madrasah Juga Disorot dari Sisi Hukum

Rakor tersebut tidak hanya membicarakan soal gedung, tanah dan fasilitas. Aspek perlindungan hukum bagi kepala madrasah dan guru turut menjadi perhatian.

Kehadiran unsur Kejaksaan dan Kepolisian dalam forum tersebut diarahkan untuk memberikan pemahaman mengenai tata kelola serta aspek hukum yang perlu diperhatikan dalam penyelenggaraan pendidikan.

Langkah itu dinilai penting karena kepala madrasah dan guru menjalankan berbagai aktivitas administratif maupun edukatif yang bersinggungan dengan aturan dan kebijakan pemerintah.

Dengan melibatkan aparat penegak hukum sejak tahap edukasi, pengelola madrasah diharapkan memiliki pemahaman lebih baik mengenai batas kewenangan, tata kelola serta prosedur dalam menjalankan tugas.

Tantangan Berikutnya Bukan Sekadar Menambah Fasilitas

Dengan jumlah siswa yang mencapai puluhan ribu, dukungan terhadap pendidikan madrasah tidak cukup berhenti pada penyediaan aset.

Peningkatan mutu pembelajaran, kualitas tenaga pendidik, tata kelola lembaga, hingga kesinambungan dukungan pemerintah menjadi pekerjaan lanjutan yang perlu dikawal bersama.

Rakor antara Pemkot Jambi, Kemenag, pengelola madrasah dan aparat penegak hukum tersebut menjadi ruang untuk menyatukan langkah agar pengembangan pendidikan keagamaan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Pemkot Jambi berharap sinergi tersebut dapat memperkuat kualitas pendidikan madrasah sekaligus memastikan kebutuhan peserta didik dan tenaga pendidik mendapat perhatian dalam kebijakan pembangunan daerah.(*)




Harga Emas Antam Hari Ini Merosot, Cek Harga 0,5 Gram hingga 1.000 Gram

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali bergerak turun pada Jumat 2 Oktober 2026.

Berdasarkan pantauan dari laman resmi Logam Mulia sekitar pukul 09.10 WIB, harga emas Antam ukuran 1 gram berada di level Rp2.576.000.

Harga tersebut turun Rp5.000 per gram dibandingkan harga sebelumnya yang berada di angka Rp2.581.000.

Penurunan juga terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback emas Antam. Harga buyback tercatat sebesar Rp2.386.000 per gram.

Pergerakan harga emas batangan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pembaruan harga yang berlaku di laman resmi Logam Mulia.

Harga Emas Antam Jumat, 2 Oktober 2026

Berikut daftar harga dasar emas Antam berdasarkan pecahannya:

  • 0,5 gram: Rp1.338.000

  • 1 gram: Rp2.576.000

  • 2 gram: Rp5.092.000

  • 3 gram: Rp7.613.000

  • 5 gram: Rp12.655.000

  • 10 gram: Rp25.255.000

  • 25 gram: Rp63.012.000

  • 50 gram: Rp126.945.000

  • 100 gram: Rp251.812.000

  • 250 gram: Rp629.265.000

  • 500 gram: Rp1.258.320.000

  • 1.000 gram: Rp2.516.600.000

Dengan harga tersebut, emas Antam ukuran 1 gram dipatok Rp2,576 juta, sedangkan kepingan terbesar 1.000 gram atau 1 kilogram mencapai Rp2,5166 miliar.

Harga Buyback Emas Antam

Untuk transaksi penjualan kembali emas Antam, harga buyback yang tercatat pada Jumat pagi berada di level Rp2.386.000 per gram.

Namun, investor perlu memperhatikan ketentuan pajak dalam transaksi buyback.

Transaksi buyback dengan nilai lebih dari Rp10 juta dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen. Pajak tersebut dipotong langsung dari nilai transaksi ketika proses buyback dilakukan.

Sementara itu, pembelian emas Antam dikenakan PPh sebesar 0,25 persen dari harga dasar yang tercantum pada laman resmi.

Karena harga emas dapat berubah sewaktu-waktu, calon pembeli maupun pemilik emas yang hendak melakukan buyback disarankan mengecek harga terbaru sebelum melakukan transaksi.(*)




Titip Mobil untuk Diperbaiki, Warga Jambi Malah Kehilangan Carry hingga Ditemukan Sudah Dipreteli

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Niat memperbaiki mobil justru berujung kehilangan kendaraan.

Sebuah Suzuki Carry Pick Up milik warga Kota Jambi yang dititipkan untuk diperbaiki dilaporkan raib dan kemudian ditemukan dalam kondisi sudah dipreteli.

Kasus tersebut kini ditangani Polsek Kota Baru Polresta Jambi. Polisi mengungkap dugaan tindak pidana pencurian dan penadahan kendaraan bermotor setelah menemukan mobil Suzuki Carry Pick Up bernomor polisi BH 8189 EL di kawasan Alam Barajo.

Mobil tersebut milik Syahrudin Ilham (40), warga Kelurahan Jambi Selatan, Kota Jambi.

Dititipkan untuk Diperbaiki, Mobil Malah Hilang

Peristiwa bermula pada Minggu 27 September 2026 sekitar pukul 12.00 WIB.

Saat itu, Syahrudin menitipkan mobilnya kepada seseorang untuk diperbaiki di kawasan Jalan Sriwijaya, Kelurahan Rawasari, Kota Jambi.

Namun, kendaraan tersebut kemudian tidak berada di lokasi sebagaimana yang diharapkan korban.

Syahrudin selanjutnya melaporkan kehilangan tersebut kepada Polsek Kota Baru pada Senin 28 September 2026.

Laporan itu tercatat dengan nomor LP/B/174/IX/2026/SPKT/Polsek Kota Baru/Polresta Jambi/Polda Jambi.

Penyelidikan polisi kemudian mengarah ke sebuah rumah di Jalan Beradat RT 16, Kelurahan Simpang Rimbo, Kecamatan Alam Barajo.

Di lokasi tersebut, polisi menemukan mobil milik korban dalam kondisi berbeda dari saat dititipkan.

Sejumlah bagian kendaraan telah dilepas atau dipreteli.

Polisi Amankan Tersangka Penadahan

Kanit Reskrim Polsek Kota Baru, Ipda Bambang, mengatakan polisi telah mengamankan Uung Syahuri (51), warga Simpang Rimbo, Alam Barajo.

Uung diduga terlibat dalam tindak pidana penadahan mobil tersebut.

“Kami telah mengamankan tersangka Uung Syahuri yang diduga melakukan tindak pidana penadahan atas mobil Suzuki Carry Pick Up BH 8189 EL milik korban Syahrudin Ilham,” ujar Bambang, Kamis 1 Oktober 2026.

Selain Uung, polisi juga mengamankan Panji Asmara (41), warga Rawasari, Alam Barajo.

Menurut penyidik, Panji diduga terlibat dalam pencurian kendaraan bersama Marhadi (44) dan seorang pria berinisial Agus.

Sementara Agus hingga kini masih masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Panji diduga melakukan pencurian bersama Marhadi dan Agus. Saat ini Panji juga telah kami amankan,” kata Bambang.

Mobil Ditemukan Sudah Dipreteli

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti.

Di antaranya satu unit Suzuki Carry Pick Up dengan nomor polisi BH 8189 EL, nomor rangka MHYESL4158J132730, dan nomor mesin G15AID738915.

Saat ditemukan, kondisi kendaraan sudah tidak utuh karena sejumlah komponennya telah dilepas.

Polisi juga mengamankan BPKB dan STNK kendaraan yang tercatat atas nama Fadhila Afdhol.

Tersangka Penadahan Dijerat Pasal 591 KUHP

Untuk perkara dugaan penadahan, Uung Syahuri dijerat Pasal 591 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun, sebagaimana disampaikan penyidik.

Sementara dugaan keterlibatan Panji Asmara dan Marhadi dalam pencurian masih diproses lebih lanjut.

Polisi juga masih melakukan pencarian terhadap Agus yang telah ditetapkan sebagai DPO.

Kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap rangkaian pencurian serta dugaan penadahan kendaraan bermotor tersebut.

Polisi Ingatkan Warga Tak Sembarangan Titip Kendaraan

Kapolsek Kota Baru, AKP Riko mengingatkan masyarakat agar lebih selektif ketika menitipkan kendaraan untuk diperbaiki.

Ia meminta warga memastikan identitas, reputasi, dan keberadaan tempat perbaikan kendaraan sebelum menyerahkan kendaraan.

“Masyarakat harus lebih waspada dan selektif dalam memilih tempat untuk memperbaiki atau menitipkan kendaraan. Pastikan tempat tersebut memiliki reputasi yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Riko.

Ia juga meminta masyarakat segera menghubungi kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

Pengungkapan kasus ini masih berlanjut, terutama untuk menelusuri dugaan keterlibatan pihak lain serta keberadaan pelaku yang masih dalam pencarian.(*)




Menuju Bandung, PWI Kota Jambi Bawa Agenda Konsolidasi dan Penyusunan Program Kerja

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi membawa agenda konsolidasi organisasi ke Kota Bandung melalui pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang digelar selama beberapa hari pada awal Oktober 2026.

Rombongan pengurus PWI Kota Jambi berangkat menuju Bandung pada Kamis 1 Oktober 2026.

Rakerda dijadwalkan berlangsung hingga 4 Oktober 2026 dan dipimpin langsung Ketua PWI Kota Jambi, Irwansyah.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda organisasi setelah terbentuknya kepengurusan PWI Kota Jambi periode 2026-2029.

Salah satu fokusnya adalah menyusun sekaligus memperkuat program kerja organisasi untuk periode kepengurusan baru.

Sebelum bertolak, rombongan PWI Kota Jambi dilepas Kapolresta Jambi, Kombes Pol Ananto Herlambang yang didampingi Kapolsek Kota Baru, AKP Riko Saputra di Mapolsek Kota Baru.

Kapolresta Soroti Kemitraan Pers dan Polri

Dalam kesempatan tersebut, Ananto menyampaikan ucapan selamat atas pelaksanaan Rakerda sekaligus berpesan agar seluruh rombongan mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

“Saya atas nama Polresta Jambi dan juga mitra kerja PWI Kota Jambi mengucapkan selamat jalan, semoga selamat sampai tujuan dan sukses acara Rakerda PWI Kota Jambi,” ujar Ananto.

Selain pesan keselamatan, Kapolresta Jambi menyoroti pentingnya hubungan antara insan pers dan kepolisian dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.

Menurutnya, pers memiliki peran strategis dalam menghadirkan informasi yang akurat, edukatif dan berimbang.

Di sisi lain, Polri juga membutuhkan media sebagai mitra untuk menyampaikan informasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Sinergi antara pers dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) merupakan kemitraan strategis untuk menjaga stabilitas nasional, mendukung keterbukaan informasi, dan memperkuat demokrasi,” katanya.

Ia berharap komunikasi antara PWI Kota Jambi dan Polresta Jambi dapat terus terjaga dan semakin erat, terutama dalam mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat dengan tetap mengacu pada kaidah serta kode etik jurnalistik.

PWI Bawa Agenda Organisasi ke Bandung

Ketua PWI Kota Jambi, Irwansyah menyampaikan apresiasi atas dukungan dan hubungan kemitraan yang selama ini terjalin dengan Polresta Jambi.

“Kami dari PWI berterima kasih karena sudah dilepas keberangkatan kami ke Kota Bandung untuk melaksanakan kegiatan Rakerda,” ujar Irwansyah.

Ia menjelaskan, Rakerda menjadi bagian dari program organisasi untuk meningkatkan kinerja sekaligus menyusun arah program PWI Kota Jambi setelah terbentuknya kepengurusan periode 2026-2029.

“Rakerda ini merupakan bagian dari program kerja kami untuk meningkatkan kinerja organisasi, menyusun program kerja PWI Kota Jambi pascapemilihan ketua dan pengurus yang baru periode 2026-2029,” katanya.

Selain penyusunan program, forum tersebut juga diharapkan menjadi ruang konsolidasi internal bagi jajaran PWI Kota Jambi.

Irwansyah mengatakan Rakerda diharapkan dapat memperkuat hubungan antaranggota, mengevaluasi pelaksanaan organisasi serta menjadi momentum untuk memperkuat program kerja ke depan.

12 Pengurus Berangkat Lewat Jalur Darat

Rombongan PWI Kota Jambi menuju Bandung menggunakan jalur darat.

Sebanyak 12 pengurus mengikuti perjalanan tersebut. Mereka terdiri dari Wakil Ketua I, sekretaris, wakil sekretaris, bendahara, Ketua SIWO, serta sejumlah wakil ketua bidang PWI Kota Jambi.

Melalui Rakerda tersebut, PWI Kota Jambi diharapkan dapat merumuskan program organisasi yang lebih terarah sekaligus memperkuat konsolidasi internal pada periode kepengurusan 2026-2029.

Agenda tersebut juga menjadi ruang bagi pengurus untuk menyelaraskan program kerja dengan kebutuhan organisasi dan perkembangan dunia jurnalistik di Kota Jambi.(*)




Erick Thohir Usai Indonesia ke Final: “Tuhan Bersama Kita Semua”

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memberikan respons singkat tetapi penuh makna setelah Timnas Indonesia memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026 melalui pertandingan dramatis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Indonesia membutuhkan kemenangan besar atas Bangladesh sekaligus harus menunggu hasil pertandingan Malaysia melawan Singapura.

Dua pertandingan tersebut akhirnya menghasilkan drama hingga menit-menit terakhir.

Usai laga, Erick mengucapkan kalimat yang menyoroti dramatisnya perjuangan Garuda.

“Allah SWT bersama Indonesia. Tuhan bersama kita semua,” kata Erick setelah pertandingan di SUGBK.

Indonesia Sempat Terancam Gagal ke Final

Indonesia mengawali pertandingan dengan sangat meyakinkan. Garuda menutup babak pertama dengan keunggulan 6-1 atas Bangladesh.

Di saat bersamaan, Malaysia baru unggul 2-0 atas Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

Situasi kemudian berubah pada babak kedua.

Indonesia kesulitan menambah gol, sementara Malaysia justru terus memperlebar keunggulan hingga akhirnya menang 6-0.

Indonesia memang sempat mencetak gol ketujuh pada menit-menit akhir.

Namun, Bangladesh segera membalas sehingga keunggulan Garuda kembali berada dalam situasi yang belum cukup untuk mengamankan posisi teratas.

Dua gol tambahan akhirnya menjadi pembeda.

Kevin Diks mencetak gol pada menit ke-90+6 sebelum Mitchell Baker kembali menjebol gawang Bangladesh pada menit ke-90+7.

Skor akhir 9-2 membuat Indonesia mengamankan posisi puncak Grup A.

Erick: Media Bisa Memahami Perasaan Masyarakat

Setelah menyampaikan pernyataan tentang Tuhan, Erick kemudian menyinggung situasi yang dirasakan masyarakat Indonesia sepanjang pertandingan.

Ia meminta publik memahami sendiri bagaimana pertandingan Indonesia-Bangladesh dan Malaysia-Singapura berkembang hampir bersamaan.

“Statemen saya itu saya kira media lebih mengerti, bagaimana perasaan bangsa Indonesia saat ini. Dan kalian mengertilah apa yang terjadi di pertandingan di sini dan di tempat lain,” ujar Erick.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Indonesia melalui situasi yang berubah cepat hingga masa akhir pertandingan.

Produktivitas Gol Jadi Penentu

Indonesia dan Malaysia sama-sama mengakhiri Grup A dengan tujuh poin.

Keduanya juga memiliki selisih gol +9 berdasarkan hasil pertandingan terakhir.

Pembeda terdapat pada jumlah gol yang dicetak sepanjang fase grup.

Indonesia mengoleksi 11 gol, sedangkan Malaysia mencetak 9 gol.

Karena produktivitas tersebut, Indonesia finis di posisi teratas dan melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026.

Baker Jadi Bintang dengan Lima Gol

Mitchell Baker menjadi pemain paling menonjol dalam kemenangan Indonesia.

Pemain tersebut mencetak lima gol ke gawang Bangladesh.

Baker mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-11, 20, 37, 42, dan 90+7.

Empat gol Indonesia lainnya dicetak Rizky Ridho pada menit ke-32, Justin Hubner pada menit ke-45+1, Luke Vickery pada menit ke-90, serta Kevin Diks pada menit ke-90+6.

Sementara itu, dua gol Bangladesh masing-masing dicetak Shahriar Emon pada menit ke-36 dan Farhaan Ali Wahid pada menit ke-90+1.

Kemenangan 9-2 tersebut akhirnya menjadi penutup fase grup yang penuh drama bagi Indonesia sekaligus mengantar Garuda ke partai final FIFA ASEAN Cup 2026.(*)




Tinggal Satu Laga! Indonesia Hadapi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada partai final FIFA ASEAN Cup 2026.

Pertandingan penentuan gelar tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin 5 Oktober 2026.

Duel Indonesia vs Thailand dijadwalkan mulai 20.00 WIB.

Partai puncak ini menjadi laga terakhir bagi Garuda setelah melewati persaingan ketat di fase Grup A.

Indonesia memastikan tiket final secara dramatis.

Kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh belum langsung memastikan posisi Garuda di puncak klasemen karena Malaysia juga meraih kemenangan besar atas Singapura.

Indonesia Lolos Setelah Drama di Grup A

Indonesia mengakhiri fase grup dengan koleksi 7 poin.

Jumlah tersebut sama dengan yang diraih Malaysia. Kedua tim juga memiliki selisih gol yang sama, yakni +9.

Pembeda akhirnya terletak pada jumlah gol yang dicetak.

Indonesia mengoleksi 11 gol sepanjang fase grup, sedangkan Malaysia mencetak sembilan gol.

Karena produktivitas gol tersebut, Indonesia finis di posisi teratas Grup A dan berhak melaju ke final.

Kemenangan 9-2 atas Bangladesh menjadi hasil krusial dalam persaingan tersebut.

Baker Jadi Penentu

Mitchell Baker menjadi pemain yang paling menonjol dalam kemenangan Indonesia atas Bangladesh.

Ia mencetak lima gol dalam pertandingan tersebut.

Baker membuka pesta gol Indonesia pada menit ke-11 dan kembali mencetak gol pada menit ke-20.

Setelah Rizky Ridho menambah gol, Bangladesh sempat memperkecil ketertinggalan.

Namun, Baker kembali mencetak gol hingga akhirnya Indonesia menutup babak pertama dengan keunggulan besar.

Drama kembali terjadi menjelang pertandingan berakhir.

Indonesia sudah unggul jauh, tetapi posisi di klasemen masih menjadi perhatian karena Malaysia juga menang besar atas Singapura.

Baker kemudian mencetak gol pada menit ke-90+8 untuk menutup kemenangan Indonesia menjadi 9-2.

Gol tersebut sekaligus melengkapi catatan lima gol Baker dan memastikan Indonesia memiliki produktivitas yang cukup untuk berada di atas Malaysia.

Malaysia Menang 6-0, tapi Tetap di Posisi Kedua

Pada pertandingan lainnya, Malaysia menghadapi Singapura di Stadion Si Jalak Harupat.

Harimau Malaya menang telak 6-0.

Bergson da Silva mencetak hattrick, termasuk gol ketiganya pada menit ke-90+3.

Namun, kemenangan tersebut tidak mengubah posisi Malaysia menjadi juara Grup A.

Malaysia tetap mengoleksi tujuh poin dan memiliki selisih gol +9, sama seperti Indonesia.

Perbedaannya terdapat pada jumlah gol yang dicetak. Indonesia mengoleksi 11 gol, sedangkan Malaysia sembilan gol.

Hasil tersebut membuat Garuda finis di puncak Grup A.

Thailand Menunggu di Final

Thailand menjadi lawan Indonesia pada partai puncak.

Thailand telah mengamankan tiket final setelah mengoleksi enam poin dari kemenangan atas Pakistan dan Vietnam.

Thailand masih memiliki pertandingan melawan Filipina pada Jumat 2 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat.

Apa pun hasil laga tersebut, pertandingan final Indonesia vs Thailand telah dijadwalkan berlangsung pada Senin, 5 Oktober 2026.

Bagi Indonesia, laga tersebut menjadi kesempatan untuk menutup perjalanan di FIFA ASEAN Cup 2026 yang sejauh ini diwarnai persaingan ketat di Grup A.

Jadwal Final FIFA ASEAN Cup 2026

  • Pertandingan: Indonesia vs Thailand

  • Hari/tanggal: Senin, 5 Oktober 2026

  • Kick-off: 20.00 WIB

  • Stadion: Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta

  • Siaran langsung: Indosiar, SCTV, MOJI, Nex

  • Live streaming: Vidio

Indonesia kini tinggal memainkan satu pertandingan untuk menentukan siapa yang menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Duel melawan Thailand di SUGBK akan menjadi penentu gelar setelah Garuda melewati fase grup dengan persaingan ketat hingga pertandingan terakhir.(*)




Bitcoin Bisa Lanjut Naik di Oktober? Ini Katalis yang Perlu Dicermati

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Bitcoin (BTC) memasuki penghujung September dengan momentum yang masih relatif kuat setelah reli dalam beberapa pekan terakhir. Namun, pergerakan menuju Oktober diperkirakan tidak akan sepenuhnya mulus, dengan area US$82.900–US$83.000 menjadi salah satu level penting yang dapat menentukan apakah reli berlanjut atau pasar memasuki fase koreksi.

Berdasarkan data CoinMarketCap pada Senin (28/9), Bitcoin diperdagangkan sekitar US$83.400, turun sekitar 1,2% dalam 24 jam. Meski terkoreksi secara harian, BTC masih menguat sekitar 7,5% dalam 30 hari terakhir.

CEO & Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai Bitcoin memasuki Oktober dalam posisi yang lebih kuat dibanding beberapa bulan sebelumnya, tetapi investor perlu memperhatikan kemampuan harga mempertahankan area support terdekat.

“Setelah reli yang cukup kuat, konsolidasi atau koreksi jangka pendek merupakan bagian yang wajar dari pergerakan pasar. Area US$83.000 menjadi menarik untuk diperhatikan. Selama Bitcoin mampu bertahan di sekitar level tersebut, struktur kenaikan jangka pendek masih relatif terjaga dan peluang untuk kembali menguji level yang lebih tinggi tetap terbuka,” ungkap Yudho.

US$83.000 Jadi Level Kunci

Secara teknikal, area US$82.900–US$83.000 dipandang sebagai support penting memasuki Oktober. Selama area tersebut bertahan, Bitcoin masih berpeluang kembali menguji US$88.600 hingga US$92.200.

Sebaliknya, penurunan yang konsisten di bawah US$83.000 dapat membuka ruang koreksi menuju sekitar US$81.600, sebelum area rata-rata 50 pekan di kisaran US$78.700 kembali menjadi perhatian.

Yudho menilai koreksi tidak selalu berarti berakhirnya tren naik. Setelah kenaikan yang cepat, pasar justru membutuhkan periode konsolidasi untuk mengurangi leverage dan membentuk basis harga yang lebih sehat.

“Perlu dibedakan adalah koreksi normal dan perubahan tren. Penurunan singkat di bawah US$83.000 belum otomatis mengubah outlook menjadi bearish. Namun, jika harga gagal kembali ke area tersebut dan tekanan jual meningkat, pasar perlu mulai memperhitungkan kemungkinan konsolidasi yang lebih dalam,” jelas Yudho.

Dana Institusi Masih Mengalir Deras

Salah satu faktor yang masih menopang prospek Bitcoin adalah permintaan dari investor institusional.

ETF Bitcoin di Amerika Serikat mencatat net inflow sekitar US$2,4 miliar sepanjang pekan yang berakhir 25 September, menjadi inflow mingguan terbesar sejak Oktober 2025. Arus dana tersebut bahkan membuat posisi net flow ETF Bitcoin sepanjang 2026 kembali positif.

BlackRock IBIT menjadi kontributor terbesar dengan sekitar US$1,2 miliar inflow selama sepekan, diikuti Fidelity FBTC sekitar US$701,7 juta. Secara keseluruhan, spot Bitcoin ETF mencatat tujuh hari perdagangan berturut-turut dengan arus masuk positif hingga 25 September.

“Arus dana ETF memberikan sinyal bahwa demand institusional masih menjadi salah satu fondasi penting dalam pemulihan Bitcoin. Akan lebih konstruktif lagi apabila inflow tetap bertahan ketika harga bergerak sideways atau mengalami koreksi, karena itu menunjukkan investor tidak sekadar mengejar momentum kenaikan,” kata Yudho.

Bitcoin sebelumnya sempat menembus US$86.000 dan menyentuh level tertinggi dalam delapan bulan pada pekan lalu, bahkan setelah The Fed menaikkan suku bunga. Reli tersebut antara lain didukung arus dana ETF, short covering, serta membaiknya sentimen terhadap aset berisiko.

Oktober Punya Sejumlah Katalis Besar

Meski faktor teknikal dan institusional masih mendukung, arah Bitcoin pada Oktober tetap berpotensi ditentukan oleh kondisi makro AS.

The Fed pada 16 September telah menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%–4,00%, dengan alasan inflasi masih berada pada level yang tinggi.

Selanjutnya, pasar kripto akan menghadapi laporan tenaga kerja AS untuk September pada 2 Oktober, disusul rilis risalah FOMC pada 7 Oktober dan data inflasi konsumen atau CPI pada 14 Oktober. The Fed kemudian kembali menggelar pertemuan kebijakan pada 27–28 Oktober.

Menurut Yudho, kombinasi data tersebut membuat Oktober berpotensi tetap menjadi bulan dengan volatilitas tinggi.

“Pasar saat ini sudah melewati satu kenaikan suku bunga, tetapi pertanyaan berikutnya adalah apakah The Fed masih perlu mempertahankan sikap agresif. Data tenaga kerja dan inflasi Oktober akan sangat menentukan ekspektasi tersebut. Jika tekanan inflasi mulai mereda tanpa pelemahan ekonomi yang tajam, kondisi itu dapat memberikan ruang lebih baik bagi aset berisiko termasuk Bitcoin,” terangnya.

Di sisi lain, inflasi yang kembali meningkat atau sinyal pengetatan lebih lanjut dari The Fed dapat mendorong yield obligasi AS naik dan membuat investor kembali lebih defensif.

Peluang Reli Masih Terbuka, tapi Waspadai Koreksi

FLOQ melihat prospek Bitcoin memasuki Oktober masih konstruktif selama harga mampu menjaga struktur support utama dan permintaan institusional tetap kuat.

Area US$83.000 menjadi level pertama yang perlu dipertahankan. Jika Bitcoin kembali mendapatkan momentum dan menembus resistance berikutnya, area US$88.600–US$92.200 dapat menjadi zona yang kembali diperhatikan pasar.

Namun, skenario koreksi tetap perlu diperhitungkan, terutama setelah kenaikan kuat sejak Agustus. Penembusan support secara berkelanjutan dapat membawa Bitcoin menuju US81.600hinggaareaUS78.700 sebelum pembeli kembali menguji kekuatan pasar.

“Outlook Oktober menurut kami bukan soal apakah Bitcoin harus terus naik tanpa koreksi. Yang lebih penting adalah apakah setiap koreksi masih direspons oleh permintaan spot dan institusional. Selama struktur tersebut terjaga, peluang melanjutkan tren kenaikan tetap terbuka. Tetapi investor tetap perlu disiplin karena volatilitas berpotensi meningkat menjelang data inflasi dan pertemuan The Fed berikutnya,” tutup Yudho.

About FLOQ

FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). FLOQ berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia.   

FLOQ memiliki komunitas aktif dengan lebih dari 250.000 followers yang tersebar di tujuh platform media sosial, didukung oleh lebih dari 25.000 anggota komunitas aktif. FLOQ juga berkomitmen untuk meningkatkan literasi dan edukasi aset digital melalui FLOQ Akademi yang dapat diakses secara gratis oleh pengguna maupun masyarakat umum.

Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar dan lebih dari 2 juta unduhan aplikasi. Platform ini mendukung lebih dari 100 aset digital dan terus berfokus pada pengembangan ekosistem serta kolaborasi strategis untuk menghadirkan manfaat nyata bagi pengguna di era ekonomi digital.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES




Drama Grup A! Indonesia dan Malaysia Sama-Sama 7 Poin, Garuda Jadi Juara Grup

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Indonesia memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah finis di posisi teratas Grup A.

Drama perebutan puncak klasemen berlangsung hingga pertandingan terakhir. Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi 7 poin dan memiliki selisih gol +9.

Namun, produktivitas menjadi pembeda.

Indonesia mencetak 11 gol sepanjang fase grup, sedangkan Malaysia menghasilkan 9 gol.

Faktor tersebut membuat Garuda berhak menempati posisi pertama sekaligus melaju ke final.

Kepastian itu didapat setelah Indonesia menghancurkan Bangladesh 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Pada pertandingan yang berlangsung bersamaan, Malaysia juga meraih kemenangan telak 6-0 atas Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Indonesia Cetak 9 Gol

Indonesia tampil agresif sejak awal ketika menghadapi Bangladesh.

Mitchell Baker membuka keunggulan pada menit ke-11. Sembilan menit kemudian, Baker kembali mencetak gol untuk membawa Indonesia unggul 2-0.

Rizky Ridho kemudian memperlebar jarak pada menit ke-32.

Bangladesh sempat merespons melalui Shahriar Emon pada menit ke-36. Namun, Indonesia kembali menjauh melalui Baker yang mencetak gol ketiganya dalam pertandingan tersebut.

Baker kemudian melengkapi quattrick pada menit ke-42.

Justin Hubner menutup babak pertama dengan gol pada masa tambahan waktu. Indonesia pun memasuki jeda dengan keunggulan 6-1.

Tekanan Indonesia berlanjut setelah turun minum.

Luke Vickery menambah gol pada menit ke-89. Bangladesh sempat mencetak gol kedua melalui Farhaan Ali Wahid pada menit ke-90.

Namun, Indonesia kembali mencetak dua gol pada masa tambahan waktu.

Kevin Diks lebih dahulu menjebol gawang Bangladesh sebelum Baker mencatatkan gol kelimanya untuk menutup pertandingan dengan skor 9-2.

Malaysia Juga Menang Besar

Di Bandung, Malaysia tidak kalah agresif.

Bergson da Silva membuka keunggulan Harimau Malaya melalui eksekusi penalti pada menit ke-8.

Stuart Wilkin kemudian menggandakan keunggulan Malaysia pada menit ke-26.

Singapura gagal membalas hingga babak pertama berakhir dengan skor 2-0.

Memasuki babak kedua, Malaysia semakin menjauh.

Bergson kembali mencetak gol pada menit ke-62 sebelum Paulo Josue membuat skor menjadi 4-0 pada menit ke-76.

Syahir Bashah kemudian menambah keunggulan Malaysia pada menit ke-87.

Bergson melengkapi hattrick pada masa tambahan waktu. Malaysia akhirnya menang 6-0.

Mengapa Indonesia di Atas Malaysia?

Hasil kedua pertandingan tersebut menghasilkan situasi yang sangat ketat di klasemen.

Indonesia dan Malaysia sama-sama memiliki:

  • 3 pertandingan

  • 2 kemenangan

  • 1 hasil imbang

  • 0 kekalahan

  • 7 poin

  • Selisih gol +9

Pembeda terdapat pada jumlah gol yang dicetak.

Indonesia mencetak 11 gol, sementara Malaysia mencetak 9 gol.

Karena itu, Indonesia berada di posisi pertama Grup A dan Malaysia harus puas di peringkat kedua.

Dengan hasil tersebut, pesta sembilan gol Indonesia ke gawang Bangladesh bukan sekadar kemenangan besar.

Produktivitas tersebut menjadi faktor penting yang mengantarkan Garuda ke final FIFA ASEAN Cup 2026.

Klasemen Akhir Grup A

Posisi Tim Main Menang Seri Kalah Gol Kebobolan SG Poin
1 Indonesia 3 2 1 0 11 2 +9 7
2 Malaysia 3 2 1 0 9 0 +9 7
3 Singapura 3 1 0 2 1 8 -7 3
4 Bangladesh 3 0 0 3 2 13 -11 0

Hasil Pertandingan Terakhir Grup A

  • Indonesia 9-2 Bangladesh

  • Malaysia 6-0 Singapura

Indonesia kini bersiap menghadapi pertandingan final setelah menyelesaikan fase grup sebagai pemuncak klasemen.(*)




Bergson Cetak Hattrick, Malaysia Menang 6-0 tapi Gagal Lolos ke Final

BANDUNG, SEPUCUKJAMBI.ID – Malaysia menutup perjalanan di fase Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan telak.

Harimau Malaya menghancurkan Singapura 6-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Kamis 1 Oktober 2026 malam WIB.

Namun, pesta enam gol tersebut ternyata belum cukup untuk membawa Malaysia ke final.

Malaysia mengakhiri fase grup dengan koleksi tujuh poin, sama dengan Indonesia. Posisi teratas akhirnya menjadi milik Indonesia karena unggul dalam produktivitas gol.

Hasil ini membuat kemenangan besar Malaysia terasa pahit. Mereka mampu mencetak enam gol ke gawang Singapura, tetapi tetap harus menerima posisi kedua Grup A.

Malaysia Unggul Cepat

Malaysia langsung mendapatkan momentum pada awal pertandingan.

Harimau Malaya memperoleh hadiah penalti pada menit kedelapan.

Bergson da Silva maju sebagai eksekutor dan berhasil menjalankan tugasnya untuk membawa Malaysia unggul 1-0.

Singapura kemudian mencoba merespons. The Lions meningkatkan tekanan dan berusaha membangun serangan melalui Song Ui-young serta Harhys Stewart.

Namun, tekanan tersebut belum menghasilkan gol. Malaysia justru tampil efektif ketika mendapatkan kesempatan.

Pada menit ke-26, Stuart Wilkin berhasil menggandakan keunggulan Malaysia.

Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.

Bergson Kembali Cetak Gol

Memasuki babak kedua, Singapura masih berusaha mencari celah untuk memperkecil ketertinggalan.

Namun, Malaysia kembali menunjukkan efektivitas mereka.

Bergson mencetak gol keduanya pada menit ke-63 sekaligus mengubah skor menjadi 3-0.

Pelatih Malaysia kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga intensitas permainan.

Paulo Josue dan Harith Haiqal masuk, disusul Hong Wan serta Ubaidullah Shamsul.

Pergantian tersebut membuat Malaysia semakin agresif dalam memburu gol tambahan.

Malaysia Tambah Tiga Gol

Gol keempat Malaysia akhirnya tercipta pada menit ke-76.

Paulo Josue menyelesaikan umpan Arif Aiman untuk membuat skor menjadi 4-0. Bagi Arif Aiman, assist tersebut menjadi kontribusi keduanya dalam pertandingan.

Malaysia belum berhenti.

Syahir Bashah yang baru masuk pada menit ke-79 menggantikan Arif Aiman ikut mencatatkan namanya di papan skor.

Pada menit ke-87, pemain Selangor FC tersebut mencetak gol kelima Malaysia.

Keunggulan 5-0 belum membuat Harimau Malaya mengendur.

Bergson kembali mencetak gol pada menit ke-90+3. Gol tersebut melengkapi hattrick-nya sekaligus memastikan Malaysia menutup pertandingan dengan kemenangan 6-0.

Menang Besar, Tetap Gagal ke Final

Kemenangan enam gol seharusnya menjadi penutup sempurna bagi Malaysia di fase grup. Namun, ada satu persoalan yang membuat pesta tersebut tidak berujung tiket final.

Malaysia dan Indonesia sama-sama mengumpulkan tujuh poin.

Indonesia sebelumnya menang 9-2 atas Bangladesh. Hasil tersebut membuat Garuda memiliki keunggulan dalam jumlah gol yang dicetak dibandingkan Malaysia.

Dengan demikian, Malaysia harus puas berada di posisi kedua Grup A, sedangkan Indonesia melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026.

Hasil di Si Jalak Harupat pun menjadi gambaran bagaimana kemenangan besar tidak selalu cukup ketika dua tim memiliki jumlah poin yang sama dan produktivitas gol menjadi faktor pembeda.

Susunan Pemain

Malaysia (4-3-3): Syihan Hazmi; Quentin Cheng, Brad Tapp, Dion Cools, Daniel Ting; Manuel Hidalgo, Nooa Laine, Stuart Wilkin; Arif Aiman, Bergson da Silva, Fergus Tierney.

Pelatih: Tan Cheng Hoe.

Singapura (4-2-3-1): Izwan Mahbud; Ryhan Stewart, Safuwan Baharudin, Hariss Harun, Nur Adam; Kyoga Nakamura, Shah Shahiran; Glenn Kweh, Harhys Stewart, Song Ui-young; Ilhan Fandi.

Pelatih: Gavin Lee.(*)