Titip Mobil untuk Diperbaiki, Warga Jambi Malah Kehilangan Carry hingga Ditemukan Sudah Dipreteli

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Niat memperbaiki mobil justru berujung kehilangan kendaraan.

Sebuah Suzuki Carry Pick Up milik warga Kota Jambi yang dititipkan untuk diperbaiki dilaporkan raib dan kemudian ditemukan dalam kondisi sudah dipreteli.

Kasus tersebut kini ditangani Polsek Kota Baru Polresta Jambi. Polisi mengungkap dugaan tindak pidana pencurian dan penadahan kendaraan bermotor setelah menemukan mobil Suzuki Carry Pick Up bernomor polisi BH 8189 EL di kawasan Alam Barajo.

Mobil tersebut milik Syahrudin Ilham (40), warga Kelurahan Jambi Selatan, Kota Jambi.

Dititipkan untuk Diperbaiki, Mobil Malah Hilang

Peristiwa bermula pada Minggu 27 September 2026 sekitar pukul 12.00 WIB.

Saat itu, Syahrudin menitipkan mobilnya kepada seseorang untuk diperbaiki di kawasan Jalan Sriwijaya, Kelurahan Rawasari, Kota Jambi.

Namun, kendaraan tersebut kemudian tidak berada di lokasi sebagaimana yang diharapkan korban.

Syahrudin selanjutnya melaporkan kehilangan tersebut kepada Polsek Kota Baru pada Senin 28 September 2026.

Laporan itu tercatat dengan nomor LP/B/174/IX/2026/SPKT/Polsek Kota Baru/Polresta Jambi/Polda Jambi.

Penyelidikan polisi kemudian mengarah ke sebuah rumah di Jalan Beradat RT 16, Kelurahan Simpang Rimbo, Kecamatan Alam Barajo.

Di lokasi tersebut, polisi menemukan mobil milik korban dalam kondisi berbeda dari saat dititipkan.

Sejumlah bagian kendaraan telah dilepas atau dipreteli.

Polisi Amankan Tersangka Penadahan

Kanit Reskrim Polsek Kota Baru, Ipda Bambang, mengatakan polisi telah mengamankan Uung Syahuri (51), warga Simpang Rimbo, Alam Barajo.

Uung diduga terlibat dalam tindak pidana penadahan mobil tersebut.

“Kami telah mengamankan tersangka Uung Syahuri yang diduga melakukan tindak pidana penadahan atas mobil Suzuki Carry Pick Up BH 8189 EL milik korban Syahrudin Ilham,” ujar Bambang, Kamis 1 Oktober 2026.

Selain Uung, polisi juga mengamankan Panji Asmara (41), warga Rawasari, Alam Barajo.

Menurut penyidik, Panji diduga terlibat dalam pencurian kendaraan bersama Marhadi (44) dan seorang pria berinisial Agus.

Sementara Agus hingga kini masih masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Panji diduga melakukan pencurian bersama Marhadi dan Agus. Saat ini Panji juga telah kami amankan,” kata Bambang.

Mobil Ditemukan Sudah Dipreteli

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti.

Di antaranya satu unit Suzuki Carry Pick Up dengan nomor polisi BH 8189 EL, nomor rangka MHYESL4158J132730, dan nomor mesin G15AID738915.

Saat ditemukan, kondisi kendaraan sudah tidak utuh karena sejumlah komponennya telah dilepas.

Polisi juga mengamankan BPKB dan STNK kendaraan yang tercatat atas nama Fadhila Afdhol.

Tersangka Penadahan Dijerat Pasal 591 KUHP

Untuk perkara dugaan penadahan, Uung Syahuri dijerat Pasal 591 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun, sebagaimana disampaikan penyidik.

Sementara dugaan keterlibatan Panji Asmara dan Marhadi dalam pencurian masih diproses lebih lanjut.

Polisi juga masih melakukan pencarian terhadap Agus yang telah ditetapkan sebagai DPO.

Kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap rangkaian pencurian serta dugaan penadahan kendaraan bermotor tersebut.

Polisi Ingatkan Warga Tak Sembarangan Titip Kendaraan

Kapolsek Kota Baru, AKP Riko mengingatkan masyarakat agar lebih selektif ketika menitipkan kendaraan untuk diperbaiki.

Ia meminta warga memastikan identitas, reputasi, dan keberadaan tempat perbaikan kendaraan sebelum menyerahkan kendaraan.

“Masyarakat harus lebih waspada dan selektif dalam memilih tempat untuk memperbaiki atau menitipkan kendaraan. Pastikan tempat tersebut memiliki reputasi yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Riko.

Ia juga meminta masyarakat segera menghubungi kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

Pengungkapan kasus ini masih berlanjut, terutama untuk menelusuri dugaan keterlibatan pihak lain serta keberadaan pelaku yang masih dalam pencarian.(*)




Menuju Bandung, PWI Kota Jambi Bawa Agenda Konsolidasi dan Penyusunan Program Kerja

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi membawa agenda konsolidasi organisasi ke Kota Bandung melalui pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang digelar selama beberapa hari pada awal Oktober 2026.

Rombongan pengurus PWI Kota Jambi berangkat menuju Bandung pada Kamis 1 Oktober 2026.

Rakerda dijadwalkan berlangsung hingga 4 Oktober 2026 dan dipimpin langsung Ketua PWI Kota Jambi, Irwansyah.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda organisasi setelah terbentuknya kepengurusan PWI Kota Jambi periode 2026-2029.

Salah satu fokusnya adalah menyusun sekaligus memperkuat program kerja organisasi untuk periode kepengurusan baru.

Sebelum bertolak, rombongan PWI Kota Jambi dilepas Kapolresta Jambi, Kombes Pol Ananto Herlambang yang didampingi Kapolsek Kota Baru, AKP Riko Saputra di Mapolsek Kota Baru.

Kapolresta Soroti Kemitraan Pers dan Polri

Dalam kesempatan tersebut, Ananto menyampaikan ucapan selamat atas pelaksanaan Rakerda sekaligus berpesan agar seluruh rombongan mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

“Saya atas nama Polresta Jambi dan juga mitra kerja PWI Kota Jambi mengucapkan selamat jalan, semoga selamat sampai tujuan dan sukses acara Rakerda PWI Kota Jambi,” ujar Ananto.

Selain pesan keselamatan, Kapolresta Jambi menyoroti pentingnya hubungan antara insan pers dan kepolisian dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.

Menurutnya, pers memiliki peran strategis dalam menghadirkan informasi yang akurat, edukatif dan berimbang.

Di sisi lain, Polri juga membutuhkan media sebagai mitra untuk menyampaikan informasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Sinergi antara pers dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) merupakan kemitraan strategis untuk menjaga stabilitas nasional, mendukung keterbukaan informasi, dan memperkuat demokrasi,” katanya.

Ia berharap komunikasi antara PWI Kota Jambi dan Polresta Jambi dapat terus terjaga dan semakin erat, terutama dalam mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat dengan tetap mengacu pada kaidah serta kode etik jurnalistik.

PWI Bawa Agenda Organisasi ke Bandung

Ketua PWI Kota Jambi, Irwansyah menyampaikan apresiasi atas dukungan dan hubungan kemitraan yang selama ini terjalin dengan Polresta Jambi.

“Kami dari PWI berterima kasih karena sudah dilepas keberangkatan kami ke Kota Bandung untuk melaksanakan kegiatan Rakerda,” ujar Irwansyah.

Ia menjelaskan, Rakerda menjadi bagian dari program organisasi untuk meningkatkan kinerja sekaligus menyusun arah program PWI Kota Jambi setelah terbentuknya kepengurusan periode 2026-2029.

“Rakerda ini merupakan bagian dari program kerja kami untuk meningkatkan kinerja organisasi, menyusun program kerja PWI Kota Jambi pascapemilihan ketua dan pengurus yang baru periode 2026-2029,” katanya.

Selain penyusunan program, forum tersebut juga diharapkan menjadi ruang konsolidasi internal bagi jajaran PWI Kota Jambi.

Irwansyah mengatakan Rakerda diharapkan dapat memperkuat hubungan antaranggota, mengevaluasi pelaksanaan organisasi serta menjadi momentum untuk memperkuat program kerja ke depan.

12 Pengurus Berangkat Lewat Jalur Darat

Rombongan PWI Kota Jambi menuju Bandung menggunakan jalur darat.

Sebanyak 12 pengurus mengikuti perjalanan tersebut. Mereka terdiri dari Wakil Ketua I, sekretaris, wakil sekretaris, bendahara, Ketua SIWO, serta sejumlah wakil ketua bidang PWI Kota Jambi.

Melalui Rakerda tersebut, PWI Kota Jambi diharapkan dapat merumuskan program organisasi yang lebih terarah sekaligus memperkuat konsolidasi internal pada periode kepengurusan 2026-2029.

Agenda tersebut juga menjadi ruang bagi pengurus untuk menyelaraskan program kerja dengan kebutuhan organisasi dan perkembangan dunia jurnalistik di Kota Jambi.(*)




Erick Thohir Usai Indonesia ke Final: “Tuhan Bersama Kita Semua”

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memberikan respons singkat tetapi penuh makna setelah Timnas Indonesia memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026 melalui pertandingan dramatis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Indonesia membutuhkan kemenangan besar atas Bangladesh sekaligus harus menunggu hasil pertandingan Malaysia melawan Singapura.

Dua pertandingan tersebut akhirnya menghasilkan drama hingga menit-menit terakhir.

Usai laga, Erick mengucapkan kalimat yang menyoroti dramatisnya perjuangan Garuda.

“Allah SWT bersama Indonesia. Tuhan bersama kita semua,” kata Erick setelah pertandingan di SUGBK.

Indonesia Sempat Terancam Gagal ke Final

Indonesia mengawali pertandingan dengan sangat meyakinkan. Garuda menutup babak pertama dengan keunggulan 6-1 atas Bangladesh.

Di saat bersamaan, Malaysia baru unggul 2-0 atas Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

Situasi kemudian berubah pada babak kedua.

Indonesia kesulitan menambah gol, sementara Malaysia justru terus memperlebar keunggulan hingga akhirnya menang 6-0.

Indonesia memang sempat mencetak gol ketujuh pada menit-menit akhir.

Namun, Bangladesh segera membalas sehingga keunggulan Garuda kembali berada dalam situasi yang belum cukup untuk mengamankan posisi teratas.

Dua gol tambahan akhirnya menjadi pembeda.

Kevin Diks mencetak gol pada menit ke-90+6 sebelum Mitchell Baker kembali menjebol gawang Bangladesh pada menit ke-90+7.

Skor akhir 9-2 membuat Indonesia mengamankan posisi puncak Grup A.

Erick: Media Bisa Memahami Perasaan Masyarakat

Setelah menyampaikan pernyataan tentang Tuhan, Erick kemudian menyinggung situasi yang dirasakan masyarakat Indonesia sepanjang pertandingan.

Ia meminta publik memahami sendiri bagaimana pertandingan Indonesia-Bangladesh dan Malaysia-Singapura berkembang hampir bersamaan.

“Statemen saya itu saya kira media lebih mengerti, bagaimana perasaan bangsa Indonesia saat ini. Dan kalian mengertilah apa yang terjadi di pertandingan di sini dan di tempat lain,” ujar Erick.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Indonesia melalui situasi yang berubah cepat hingga masa akhir pertandingan.

Produktivitas Gol Jadi Penentu

Indonesia dan Malaysia sama-sama mengakhiri Grup A dengan tujuh poin.

Keduanya juga memiliki selisih gol +9 berdasarkan hasil pertandingan terakhir.

Pembeda terdapat pada jumlah gol yang dicetak sepanjang fase grup.

Indonesia mengoleksi 11 gol, sedangkan Malaysia mencetak 9 gol.

Karena produktivitas tersebut, Indonesia finis di posisi teratas dan melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026.

Baker Jadi Bintang dengan Lima Gol

Mitchell Baker menjadi pemain paling menonjol dalam kemenangan Indonesia.

Pemain tersebut mencetak lima gol ke gawang Bangladesh.

Baker mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-11, 20, 37, 42, dan 90+7.

Empat gol Indonesia lainnya dicetak Rizky Ridho pada menit ke-32, Justin Hubner pada menit ke-45+1, Luke Vickery pada menit ke-90, serta Kevin Diks pada menit ke-90+6.

Sementara itu, dua gol Bangladesh masing-masing dicetak Shahriar Emon pada menit ke-36 dan Farhaan Ali Wahid pada menit ke-90+1.

Kemenangan 9-2 tersebut akhirnya menjadi penutup fase grup yang penuh drama bagi Indonesia sekaligus mengantar Garuda ke partai final FIFA ASEAN Cup 2026.(*)




Tinggal Satu Laga! Indonesia Hadapi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada partai final FIFA ASEAN Cup 2026.

Pertandingan penentuan gelar tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin 5 Oktober 2026.

Duel Indonesia vs Thailand dijadwalkan mulai 20.00 WIB.

Partai puncak ini menjadi laga terakhir bagi Garuda setelah melewati persaingan ketat di fase Grup A.

Indonesia memastikan tiket final secara dramatis.

Kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh belum langsung memastikan posisi Garuda di puncak klasemen karena Malaysia juga meraih kemenangan besar atas Singapura.

Indonesia Lolos Setelah Drama di Grup A

Indonesia mengakhiri fase grup dengan koleksi 7 poin.

Jumlah tersebut sama dengan yang diraih Malaysia. Kedua tim juga memiliki selisih gol yang sama, yakni +9.

Pembeda akhirnya terletak pada jumlah gol yang dicetak.

Indonesia mengoleksi 11 gol sepanjang fase grup, sedangkan Malaysia mencetak sembilan gol.

Karena produktivitas gol tersebut, Indonesia finis di posisi teratas Grup A dan berhak melaju ke final.

Kemenangan 9-2 atas Bangladesh menjadi hasil krusial dalam persaingan tersebut.

Baker Jadi Penentu

Mitchell Baker menjadi pemain yang paling menonjol dalam kemenangan Indonesia atas Bangladesh.

Ia mencetak lima gol dalam pertandingan tersebut.

Baker membuka pesta gol Indonesia pada menit ke-11 dan kembali mencetak gol pada menit ke-20.

Setelah Rizky Ridho menambah gol, Bangladesh sempat memperkecil ketertinggalan.

Namun, Baker kembali mencetak gol hingga akhirnya Indonesia menutup babak pertama dengan keunggulan besar.

Drama kembali terjadi menjelang pertandingan berakhir.

Indonesia sudah unggul jauh, tetapi posisi di klasemen masih menjadi perhatian karena Malaysia juga menang besar atas Singapura.

Baker kemudian mencetak gol pada menit ke-90+8 untuk menutup kemenangan Indonesia menjadi 9-2.

Gol tersebut sekaligus melengkapi catatan lima gol Baker dan memastikan Indonesia memiliki produktivitas yang cukup untuk berada di atas Malaysia.

Malaysia Menang 6-0, tapi Tetap di Posisi Kedua

Pada pertandingan lainnya, Malaysia menghadapi Singapura di Stadion Si Jalak Harupat.

Harimau Malaya menang telak 6-0.

Bergson da Silva mencetak hattrick, termasuk gol ketiganya pada menit ke-90+3.

Namun, kemenangan tersebut tidak mengubah posisi Malaysia menjadi juara Grup A.

Malaysia tetap mengoleksi tujuh poin dan memiliki selisih gol +9, sama seperti Indonesia.

Perbedaannya terdapat pada jumlah gol yang dicetak. Indonesia mengoleksi 11 gol, sedangkan Malaysia sembilan gol.

Hasil tersebut membuat Garuda finis di puncak Grup A.

Thailand Menunggu di Final

Thailand menjadi lawan Indonesia pada partai puncak.

Thailand telah mengamankan tiket final setelah mengoleksi enam poin dari kemenangan atas Pakistan dan Vietnam.

Thailand masih memiliki pertandingan melawan Filipina pada Jumat 2 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat.

Apa pun hasil laga tersebut, pertandingan final Indonesia vs Thailand telah dijadwalkan berlangsung pada Senin, 5 Oktober 2026.

Bagi Indonesia, laga tersebut menjadi kesempatan untuk menutup perjalanan di FIFA ASEAN Cup 2026 yang sejauh ini diwarnai persaingan ketat di Grup A.

Jadwal Final FIFA ASEAN Cup 2026

  • Pertandingan: Indonesia vs Thailand

  • Hari/tanggal: Senin, 5 Oktober 2026

  • Kick-off: 20.00 WIB

  • Stadion: Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta

  • Siaran langsung: Indosiar, SCTV, MOJI, Nex

  • Live streaming: Vidio

Indonesia kini tinggal memainkan satu pertandingan untuk menentukan siapa yang menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Duel melawan Thailand di SUGBK akan menjadi penentu gelar setelah Garuda melewati fase grup dengan persaingan ketat hingga pertandingan terakhir.(*)




Bitcoin Bisa Lanjut Naik di Oktober? Ini Katalis yang Perlu Dicermati

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Bitcoin (BTC) memasuki penghujung September dengan momentum yang masih relatif kuat setelah reli dalam beberapa pekan terakhir. Namun, pergerakan menuju Oktober diperkirakan tidak akan sepenuhnya mulus, dengan area US$82.900–US$83.000 menjadi salah satu level penting yang dapat menentukan apakah reli berlanjut atau pasar memasuki fase koreksi.

Berdasarkan data CoinMarketCap pada Senin (28/9), Bitcoin diperdagangkan sekitar US$83.400, turun sekitar 1,2% dalam 24 jam. Meski terkoreksi secara harian, BTC masih menguat sekitar 7,5% dalam 30 hari terakhir.

CEO & Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai Bitcoin memasuki Oktober dalam posisi yang lebih kuat dibanding beberapa bulan sebelumnya, tetapi investor perlu memperhatikan kemampuan harga mempertahankan area support terdekat.

“Setelah reli yang cukup kuat, konsolidasi atau koreksi jangka pendek merupakan bagian yang wajar dari pergerakan pasar. Area US$83.000 menjadi menarik untuk diperhatikan. Selama Bitcoin mampu bertahan di sekitar level tersebut, struktur kenaikan jangka pendek masih relatif terjaga dan peluang untuk kembali menguji level yang lebih tinggi tetap terbuka,” ungkap Yudho.

US$83.000 Jadi Level Kunci

Secara teknikal, area US$82.900–US$83.000 dipandang sebagai support penting memasuki Oktober. Selama area tersebut bertahan, Bitcoin masih berpeluang kembali menguji US$88.600 hingga US$92.200.

Sebaliknya, penurunan yang konsisten di bawah US$83.000 dapat membuka ruang koreksi menuju sekitar US$81.600, sebelum area rata-rata 50 pekan di kisaran US$78.700 kembali menjadi perhatian.

Yudho menilai koreksi tidak selalu berarti berakhirnya tren naik. Setelah kenaikan yang cepat, pasar justru membutuhkan periode konsolidasi untuk mengurangi leverage dan membentuk basis harga yang lebih sehat.

“Perlu dibedakan adalah koreksi normal dan perubahan tren. Penurunan singkat di bawah US$83.000 belum otomatis mengubah outlook menjadi bearish. Namun, jika harga gagal kembali ke area tersebut dan tekanan jual meningkat, pasar perlu mulai memperhitungkan kemungkinan konsolidasi yang lebih dalam,” jelas Yudho.

Dana Institusi Masih Mengalir Deras

Salah satu faktor yang masih menopang prospek Bitcoin adalah permintaan dari investor institusional.

ETF Bitcoin di Amerika Serikat mencatat net inflow sekitar US$2,4 miliar sepanjang pekan yang berakhir 25 September, menjadi inflow mingguan terbesar sejak Oktober 2025. Arus dana tersebut bahkan membuat posisi net flow ETF Bitcoin sepanjang 2026 kembali positif.

BlackRock IBIT menjadi kontributor terbesar dengan sekitar US$1,2 miliar inflow selama sepekan, diikuti Fidelity FBTC sekitar US$701,7 juta. Secara keseluruhan, spot Bitcoin ETF mencatat tujuh hari perdagangan berturut-turut dengan arus masuk positif hingga 25 September.

“Arus dana ETF memberikan sinyal bahwa demand institusional masih menjadi salah satu fondasi penting dalam pemulihan Bitcoin. Akan lebih konstruktif lagi apabila inflow tetap bertahan ketika harga bergerak sideways atau mengalami koreksi, karena itu menunjukkan investor tidak sekadar mengejar momentum kenaikan,” kata Yudho.

Bitcoin sebelumnya sempat menembus US$86.000 dan menyentuh level tertinggi dalam delapan bulan pada pekan lalu, bahkan setelah The Fed menaikkan suku bunga. Reli tersebut antara lain didukung arus dana ETF, short covering, serta membaiknya sentimen terhadap aset berisiko.

Oktober Punya Sejumlah Katalis Besar

Meski faktor teknikal dan institusional masih mendukung, arah Bitcoin pada Oktober tetap berpotensi ditentukan oleh kondisi makro AS.

The Fed pada 16 September telah menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%–4,00%, dengan alasan inflasi masih berada pada level yang tinggi.

Selanjutnya, pasar kripto akan menghadapi laporan tenaga kerja AS untuk September pada 2 Oktober, disusul rilis risalah FOMC pada 7 Oktober dan data inflasi konsumen atau CPI pada 14 Oktober. The Fed kemudian kembali menggelar pertemuan kebijakan pada 27–28 Oktober.

Menurut Yudho, kombinasi data tersebut membuat Oktober berpotensi tetap menjadi bulan dengan volatilitas tinggi.

“Pasar saat ini sudah melewati satu kenaikan suku bunga, tetapi pertanyaan berikutnya adalah apakah The Fed masih perlu mempertahankan sikap agresif. Data tenaga kerja dan inflasi Oktober akan sangat menentukan ekspektasi tersebut. Jika tekanan inflasi mulai mereda tanpa pelemahan ekonomi yang tajam, kondisi itu dapat memberikan ruang lebih baik bagi aset berisiko termasuk Bitcoin,” terangnya.

Di sisi lain, inflasi yang kembali meningkat atau sinyal pengetatan lebih lanjut dari The Fed dapat mendorong yield obligasi AS naik dan membuat investor kembali lebih defensif.

Peluang Reli Masih Terbuka, tapi Waspadai Koreksi

FLOQ melihat prospek Bitcoin memasuki Oktober masih konstruktif selama harga mampu menjaga struktur support utama dan permintaan institusional tetap kuat.

Area US$83.000 menjadi level pertama yang perlu dipertahankan. Jika Bitcoin kembali mendapatkan momentum dan menembus resistance berikutnya, area US$88.600–US$92.200 dapat menjadi zona yang kembali diperhatikan pasar.

Namun, skenario koreksi tetap perlu diperhitungkan, terutama setelah kenaikan kuat sejak Agustus. Penembusan support secara berkelanjutan dapat membawa Bitcoin menuju US81.600hinggaareaUS78.700 sebelum pembeli kembali menguji kekuatan pasar.

“Outlook Oktober menurut kami bukan soal apakah Bitcoin harus terus naik tanpa koreksi. Yang lebih penting adalah apakah setiap koreksi masih direspons oleh permintaan spot dan institusional. Selama struktur tersebut terjaga, peluang melanjutkan tren kenaikan tetap terbuka. Tetapi investor tetap perlu disiplin karena volatilitas berpotensi meningkat menjelang data inflasi dan pertemuan The Fed berikutnya,” tutup Yudho.

About FLOQ

FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). FLOQ berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia.   

FLOQ memiliki komunitas aktif dengan lebih dari 250.000 followers yang tersebar di tujuh platform media sosial, didukung oleh lebih dari 25.000 anggota komunitas aktif. FLOQ juga berkomitmen untuk meningkatkan literasi dan edukasi aset digital melalui FLOQ Akademi yang dapat diakses secara gratis oleh pengguna maupun masyarakat umum.

Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar dan lebih dari 2 juta unduhan aplikasi. Platform ini mendukung lebih dari 100 aset digital dan terus berfokus pada pengembangan ekosistem serta kolaborasi strategis untuk menghadirkan manfaat nyata bagi pengguna di era ekonomi digital.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES




Drama Grup A! Indonesia dan Malaysia Sama-Sama 7 Poin, Garuda Jadi Juara Grup

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Indonesia memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah finis di posisi teratas Grup A.

Drama perebutan puncak klasemen berlangsung hingga pertandingan terakhir. Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi 7 poin dan memiliki selisih gol +9.

Namun, produktivitas menjadi pembeda.

Indonesia mencetak 11 gol sepanjang fase grup, sedangkan Malaysia menghasilkan 9 gol.

Faktor tersebut membuat Garuda berhak menempati posisi pertama sekaligus melaju ke final.

Kepastian itu didapat setelah Indonesia menghancurkan Bangladesh 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Pada pertandingan yang berlangsung bersamaan, Malaysia juga meraih kemenangan telak 6-0 atas Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Indonesia Cetak 9 Gol

Indonesia tampil agresif sejak awal ketika menghadapi Bangladesh.

Mitchell Baker membuka keunggulan pada menit ke-11. Sembilan menit kemudian, Baker kembali mencetak gol untuk membawa Indonesia unggul 2-0.

Rizky Ridho kemudian memperlebar jarak pada menit ke-32.

Bangladesh sempat merespons melalui Shahriar Emon pada menit ke-36. Namun, Indonesia kembali menjauh melalui Baker yang mencetak gol ketiganya dalam pertandingan tersebut.

Baker kemudian melengkapi quattrick pada menit ke-42.

Justin Hubner menutup babak pertama dengan gol pada masa tambahan waktu. Indonesia pun memasuki jeda dengan keunggulan 6-1.

Tekanan Indonesia berlanjut setelah turun minum.

Luke Vickery menambah gol pada menit ke-89. Bangladesh sempat mencetak gol kedua melalui Farhaan Ali Wahid pada menit ke-90.

Namun, Indonesia kembali mencetak dua gol pada masa tambahan waktu.

Kevin Diks lebih dahulu menjebol gawang Bangladesh sebelum Baker mencatatkan gol kelimanya untuk menutup pertandingan dengan skor 9-2.

Malaysia Juga Menang Besar

Di Bandung, Malaysia tidak kalah agresif.

Bergson da Silva membuka keunggulan Harimau Malaya melalui eksekusi penalti pada menit ke-8.

Stuart Wilkin kemudian menggandakan keunggulan Malaysia pada menit ke-26.

Singapura gagal membalas hingga babak pertama berakhir dengan skor 2-0.

Memasuki babak kedua, Malaysia semakin menjauh.

Bergson kembali mencetak gol pada menit ke-62 sebelum Paulo Josue membuat skor menjadi 4-0 pada menit ke-76.

Syahir Bashah kemudian menambah keunggulan Malaysia pada menit ke-87.

Bergson melengkapi hattrick pada masa tambahan waktu. Malaysia akhirnya menang 6-0.

Mengapa Indonesia di Atas Malaysia?

Hasil kedua pertandingan tersebut menghasilkan situasi yang sangat ketat di klasemen.

Indonesia dan Malaysia sama-sama memiliki:

  • 3 pertandingan

  • 2 kemenangan

  • 1 hasil imbang

  • 0 kekalahan

  • 7 poin

  • Selisih gol +9

Pembeda terdapat pada jumlah gol yang dicetak.

Indonesia mencetak 11 gol, sementara Malaysia mencetak 9 gol.

Karena itu, Indonesia berada di posisi pertama Grup A dan Malaysia harus puas di peringkat kedua.

Dengan hasil tersebut, pesta sembilan gol Indonesia ke gawang Bangladesh bukan sekadar kemenangan besar.

Produktivitas tersebut menjadi faktor penting yang mengantarkan Garuda ke final FIFA ASEAN Cup 2026.

Klasemen Akhir Grup A

Posisi Tim Main Menang Seri Kalah Gol Kebobolan SG Poin
1 Indonesia 3 2 1 0 11 2 +9 7
2 Malaysia 3 2 1 0 9 0 +9 7
3 Singapura 3 1 0 2 1 8 -7 3
4 Bangladesh 3 0 0 3 2 13 -11 0

Hasil Pertandingan Terakhir Grup A

  • Indonesia 9-2 Bangladesh

  • Malaysia 6-0 Singapura

Indonesia kini bersiap menghadapi pertandingan final setelah menyelesaikan fase grup sebagai pemuncak klasemen.(*)




Bergson Cetak Hattrick, Malaysia Menang 6-0 tapi Gagal Lolos ke Final

BANDUNG, SEPUCUKJAMBI.ID – Malaysia menutup perjalanan di fase Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan telak.

Harimau Malaya menghancurkan Singapura 6-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Kamis 1 Oktober 2026 malam WIB.

Namun, pesta enam gol tersebut ternyata belum cukup untuk membawa Malaysia ke final.

Malaysia mengakhiri fase grup dengan koleksi tujuh poin, sama dengan Indonesia. Posisi teratas akhirnya menjadi milik Indonesia karena unggul dalam produktivitas gol.

Hasil ini membuat kemenangan besar Malaysia terasa pahit. Mereka mampu mencetak enam gol ke gawang Singapura, tetapi tetap harus menerima posisi kedua Grup A.

Malaysia Unggul Cepat

Malaysia langsung mendapatkan momentum pada awal pertandingan.

Harimau Malaya memperoleh hadiah penalti pada menit kedelapan.

Bergson da Silva maju sebagai eksekutor dan berhasil menjalankan tugasnya untuk membawa Malaysia unggul 1-0.

Singapura kemudian mencoba merespons. The Lions meningkatkan tekanan dan berusaha membangun serangan melalui Song Ui-young serta Harhys Stewart.

Namun, tekanan tersebut belum menghasilkan gol. Malaysia justru tampil efektif ketika mendapatkan kesempatan.

Pada menit ke-26, Stuart Wilkin berhasil menggandakan keunggulan Malaysia.

Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.

Bergson Kembali Cetak Gol

Memasuki babak kedua, Singapura masih berusaha mencari celah untuk memperkecil ketertinggalan.

Namun, Malaysia kembali menunjukkan efektivitas mereka.

Bergson mencetak gol keduanya pada menit ke-63 sekaligus mengubah skor menjadi 3-0.

Pelatih Malaysia kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga intensitas permainan.

Paulo Josue dan Harith Haiqal masuk, disusul Hong Wan serta Ubaidullah Shamsul.

Pergantian tersebut membuat Malaysia semakin agresif dalam memburu gol tambahan.

Malaysia Tambah Tiga Gol

Gol keempat Malaysia akhirnya tercipta pada menit ke-76.

Paulo Josue menyelesaikan umpan Arif Aiman untuk membuat skor menjadi 4-0. Bagi Arif Aiman, assist tersebut menjadi kontribusi keduanya dalam pertandingan.

Malaysia belum berhenti.

Syahir Bashah yang baru masuk pada menit ke-79 menggantikan Arif Aiman ikut mencatatkan namanya di papan skor.

Pada menit ke-87, pemain Selangor FC tersebut mencetak gol kelima Malaysia.

Keunggulan 5-0 belum membuat Harimau Malaya mengendur.

Bergson kembali mencetak gol pada menit ke-90+3. Gol tersebut melengkapi hattrick-nya sekaligus memastikan Malaysia menutup pertandingan dengan kemenangan 6-0.

Menang Besar, Tetap Gagal ke Final

Kemenangan enam gol seharusnya menjadi penutup sempurna bagi Malaysia di fase grup. Namun, ada satu persoalan yang membuat pesta tersebut tidak berujung tiket final.

Malaysia dan Indonesia sama-sama mengumpulkan tujuh poin.

Indonesia sebelumnya menang 9-2 atas Bangladesh. Hasil tersebut membuat Garuda memiliki keunggulan dalam jumlah gol yang dicetak dibandingkan Malaysia.

Dengan demikian, Malaysia harus puas berada di posisi kedua Grup A, sedangkan Indonesia melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026.

Hasil di Si Jalak Harupat pun menjadi gambaran bagaimana kemenangan besar tidak selalu cukup ketika dua tim memiliki jumlah poin yang sama dan produktivitas gol menjadi faktor pembeda.

Susunan Pemain

Malaysia (4-3-3): Syihan Hazmi; Quentin Cheng, Brad Tapp, Dion Cools, Daniel Ting; Manuel Hidalgo, Nooa Laine, Stuart Wilkin; Arif Aiman, Bergson da Silva, Fergus Tierney.

Pelatih: Tan Cheng Hoe.

Singapura (4-2-3-1): Izwan Mahbud; Ryhan Stewart, Safuwan Baharudin, Hariss Harun, Nur Adam; Kyoga Nakamura, Shah Shahiran; Glenn Kweh, Harhys Stewart, Song Ui-young; Ilhan Fandi.

Pelatih: Gavin Lee.(*)




Gila! Indonesia Bantai Bangladesh 9-2, 5 Gol Mitchell Baker Antar Garuda ke Final

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Indonesia memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah melewati laga penuh gol melawan Bangladesh.

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026 malam WIB, skuad Garuda mengakhiri pertandingan dengan kemenangan telak 9-2.

Sorotan terbesar tertuju kepada Mitchell Baker. Penyerang Indonesia tersebut tampil luar biasa dengan mencetak lima gol, termasuk gol penutup pada masa tambahan waktu.

Kemenangan ini sekaligus memastikan Indonesia melaju ke partai final setelah bersaing ketat dengan Malaysia di Grup A.

Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan sejak pertandingan dimulai.

Gol pembuka datang pada menit ke-11. Umpan Ole Romeny berhasil dimanfaatkan Mitchell Baker untuk membawa Indonesia unggul 1-0.

Baker kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-20.

Serangan Indonesia yang terus menekan pertahanan Bangladesh membuat pemain belakang lawan kesulitan keluar dari tekanan.

Keunggulan Indonesia bertambah pada menit ke-32 melalui Rizky Ridho.

Bangladesh sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-36 melalui Mohammed Shahriar Emon.

Namun, gol tersebut tidak mampu menghentikan laju serangan Indonesia.

Baker kembali mencetak gol pada menit ke-37 dan 42 untuk melengkapi quattrick sebelum turun minum.

Justin Hubner kemudian menambah satu gol pada masa tambahan waktu babak pertama.

Indonesia menutup paruh pertama dengan keunggulan 6-1. Empat gol Baker menjadi pembeda utama dalam 45 menit pertama.

Bangladesh Sempat Memberi Tekanan

Memasuki babak kedua, Indonesia tidak lagi bermain dengan intensitas seperti pada paruh pertama.

Bangladesh mencoba memanfaatkan perubahan tempo tersebut untuk memberikan tekanan lebih besar. Beberapa perubahan pemain juga dilakukan kedua tim.

Indonesia kemudian melakukan penyegaran pada lini serang. Egy Maulana Vikri dan Dean James masuk untuk menambah variasi permainan.

Elkan Baggott sempat mendapatkan peluang melalui sundulan pada menit ke-76. Namun, bola masih mampu diamankan kiper Bangladesh.

Ole Romeny sebenarnya sempat mencetak gol pada menit ke-84. Namun, gol tersebut dianulir setelah pemeriksaan VAR karena Romeny berada dalam posisi offside.

Drama Terjadi pada Injury Time

Pertandingan justru semakin menarik memasuki menit-menit akhir.

Luke Vickery mencetak gol pada menit ke-90 untuk membawa Indonesia unggul 7-1.

Bangladesh tidak menyerah. Semenit kemudian, mereka kembali mencetak gol melalui Farhaan Ali Wahid sehingga skor berubah menjadi 7-2.

Indonesia kemudian kembali menekan pada masa tambahan waktu.

Kevin Diks mencetak gol pada menit ke-90+6.

Belum selesai sampai di situ, Baker kembali muncul. Pada menit ke-90+8, ia mencetak gol kelimanya sekaligus menutup pesta Indonesia dengan skor 9-2.

Dengan demikian, Baker menyelesaikan pertandingan dengan lima gol, sementara gol Indonesia lainnya disumbangkan Rizky Ridho, Justin Hubner, Luke Vickery dan Kevin Diks.

Indonesia Lolos ke Final

Kemenangan besar tersebut mengantarkan Indonesia ke final FIFA ASEAN Cup 2026.

Indonesia dan Malaysia sama-sama mengumpulkan tujuh poin, tetapi produktivitas gol menjadi pembeda dalam perebutan posisi teratas Grup A.

Kemenangan 9-2 atas Bangladesh membuat Indonesia memiliki keunggulan dalam jumlah gol yang dicetak.

FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri merupakan turnamen perdana yang berlangsung pada 25 September hingga 5 Oktober 2026.

Indonesia menjadi tuan rumah dan memainkan seluruh pertandingan grupnya di Gelora Bung Karno.

Setelah melewati fase grup dengan pesta gol atas Bangladesh, perhatian Garuda kini beralih ke pertandingan final.

Susunan Pemain

Indonesia (3-4-3): Emil Audero; Rizky Ridho, Elkan Baggott, Justin Hubner; Kevin Diks, Joey Pelupessy, Ivar Jenner, Calvin Verdonk; Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny, Mitchell Baker.

Pelatih: John Herdman.

Bangladesh (4-5-1): Mehedi Hasan; Zidane Yousuf, Tariq Kazi, Zayan Ahmed, Saad Uddin; Jamal Bhuyen, Hamza Choudhury, Shuki Itofusa, Rakib Hossain, Shamit Shome; Mohammed Shahriar.

Pelatih: Thomas Dooley.




Jangan Salah Jemput, Ini Jadwal Lengkap Pesawat Tiba di Bandara Jambi 2 Oktober

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bagi Anda yang hendak menjemput keluarga, kerabat, teman, maupun rekan bisnis di Bandara Sultan Thaha Jambi, mencatat jadwal kedatangan pesawat menjadi hal penting agar tidak salah waktu.

Pada Jumat, 2 Oktober 2026, terdapat sembilan penerbangan kedatangan yang dijadwalkan mendarat di Bandara Sultan Thaha (DJB).

Mayoritas penerbangan tersebut berasal dari Jakarta melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK).

Sementara satu penerbangan lainnya datang dari Yogyakarta International Airport (YIA).

Yang perlu diperhatikan, terdapat sejumlah jadwal kedatangan yang waktunya berdekatan.

Dua pesawat bahkan dijadwalkan mendarat hanya dengan selisih lima menit.

Berikut jadwal lengkapnya:

No Maskapai Nomor Penerbangan Asal Kode Waktu Tiba
1 Batik Air ID6804 Jakarta CGK 10.15 WIB
2 Garuda Indonesia GA126 Jakarta CGK 10.25 WIB
3 Citilink QG960 Jakarta CGK 11.25 WIB
4 Garuda Indonesia GA128 Jakarta CGK 13.40 WIB
5 Citilink QG966 Jakarta CGK 15.15 WIB
6 Super Air Jet IU840 Jakarta CGK 15.20 WIB
7 Citilink QG964 Jakarta CGK 17.00 WIB
8 Super Air Jet IU376 Yogyakarta YIA 17.35 WIB
9 Batik Air ID6806 Jakarta CGK 18.40 WIB

Kedatangan Pagi Dimulai Pukul 10.15 WIB

Rangkaian kedatangan dalam jadwal tersebut dimulai dengan Batik Air ID6804 dari Jakarta.

Pesawat ini dijadwalkan mendarat di Bandara Sultan Thaha pada 10.15 WIB.

Hanya berselang 10 menit, Garuda Indonesia GA126 dari Jakarta juga dijadwalkan tiba, tepatnya pukul 10.25 WIB.

Setelah itu, Citilink QG960 dari Jakarta dijadwalkan mendarat pukul 11.25 WIB.

Bagi penjemput, rentang pukul 10.15 hingga 11.25 WIB menjadi salah satu periode yang perlu diperhatikan karena terdapat tiga kedatangan dari Jakarta.

Jadwal Siang Hanya Satu Penerbangan

Pada siang hari, satu penerbangan dijadwalkan tiba di Jambi.

Garuda Indonesia GA128 dari Jakarta dijadwalkan mendarat pada 13.40 WIB.

Setelah kedatangan tersebut, penerbangan berikutnya baru tersedia pada sore hari.

Dua Pesawat Tiba Selisih Lima Menit

Perhatian khusus diperlukan bagi penjemput yang memiliki keluarga atau kerabat dalam penerbangan sore.

Citilink QG966 dari Jakarta dijadwalkan tiba pada 15.15 WIB. Hanya lima menit kemudian, Super Air Jet IU840 dari Jakarta dijadwalkan mendarat pada 15.20 WIB.

Dengan jarak waktu yang sangat berdekatan, penjemput perlu memastikan kembali nomor penerbangan yang akan dipantau agar tidak keliru.

Satu Penerbangan Datang dari Yogyakarta

Menjelang petang, Citilink QG964 dari Jakarta dijadwalkan tiba pada 17.00 WIB.

Berikutnya, ada Super Air Jet IU376 dari Yogyakarta International Airport (YIA) yang dijadwalkan mendarat pada 17.35 WIB.

Dalam daftar jadwal tersebut, penerbangan IU376 menjadi satu-satunya kedatangan yang berasal dari Yogyakarta. Sementara penerbangan lainnya berasal dari Jakarta.

Rangkaian kedatangan kemudian ditutup oleh Batik Air ID6806 dari Jakarta yang dijadwalkan tiba pada 18.40 WIB.

Kenali Kode Bandara

Agar tidak salah membaca rute penerbangan, berikut kode bandara yang muncul dalam jadwal:

  • DJB: Bandara Sultan Thaha Jambi, sebagai bandara tujuan.

  • CGK: Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta.

  • YIA: Bandara Internasional Yogyakarta.

Cek Status Penerbangan Sebelum Berangkat

Jadwal di atas merupakan jadwal kedatangan yang tersedia untuk Jumat, 2 Oktober 2026.

Waktu penerbangan tetap dapat berubah karena faktor operasional, cuaca, maupun kondisi lainnya.

Karena itu, penjemput sebaiknya mengecek status penerbangan terbaru melalui kanal resmi maskapai atau Bandara Sultan Thaha sebelum berangkat.

Dengan begitu, Anda dapat menyesuaikan waktu keberangkatan menuju bandara dan menghindari terlalu lama menunggu di terminal kedatangan.(*)




Pesawat dari Jambi ke Jakarta dan Yogyakarta, Ini Jadwal Lengkap Jumat 2 Oktober

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bagi calon penumpang yang akan bepergian melalui  Bandar Udara Sultan Thaha pada Jumat, 2 Oktober 2026, penting untuk mengecek kembali jadwal penerbangan sebelum menuju bandara.

Berdasarkan jadwal yang tersedia, terdapat sembilan penerbangan keberangkatan dari Jambi (DJB) pada hari tersebut.

Mayoritas penerbangan menuju Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta (CGK), sementara satu penerbangan melayani rute Jambi–Yogyakarta (YIA).

Salah satu penerbangan paling pagi adalah Batik Air ID6807 yang dijadwalkan berangkat dari Jambi pukul 06.00 WIB menuju Jakarta.

Jadwal tersebut juga terkonfirmasi pada data pelacakan penerbangan untuk 2 Oktober 2026.

Berikut jadwal keberangkatan yang menjadi panduan calon penumpang:

No Maskapai Nomor Penerbangan Tujuan Kode Jadwal
1 Batik Air ID6807 Jakarta CGK 06.00 WIB
2 Super Air Jet IU377 Yogyakarta YIA 09.00 WIB
3 Batik Air ID6805 Jakarta CGK 11.00 WIB
4 Garuda Indonesia GA127 Jakarta CGK 11.10 WIB
5 Citilink QG961 Jakarta CGK 11.55 WIB
6 Garuda Indonesia GA129 Jakarta CGK 14.55 WIB
7 Citilink QG967 Jakarta CGK 15.45 WIB
8 Super Air Jet IU841 Jakarta CGK 16.00 WIB
9 Citilink QG965 Jakarta CGK 17.30 WIB

Penerbangan Pagi: Batik Air Jadi yang Paling Awal

Calon penumpang yang memiliki agenda pagi di Jakarta dapat memilih penerbangan Batik Air ID6807 dengan jadwal keberangkatan pukul 06.00 WIB.

Penerbangan berikutnya adalah Super Air Jet IU377 menuju Yogyakarta International Airport (YIA) pada pukul 09.00 WIB.

Data penerbangan yang tersedia juga mencatat IU377 pada rute Jambi–Yogyakarta untuk 2 Oktober 2026.

Tiga Pesawat Berangkat Hampir Berurutan

Periode menjelang siang menjadi salah satu rentang waktu dengan jadwal penerbangan yang cukup rapat.

Batik Air ID6805 dijadwalkan berangkat pukul 11.00 WIB, kemudian Garuda Indonesia GA127 pada pukul 11.10 WIB dan Citilink QG961 pada pukul 11.55 WIB.

Ketiga penerbangan tersebut sama-sama menuju Jakarta.

Bagi calon penumpang pada jam tersebut, waktu perjalanan menuju bandara perlu diperhitungkan dengan cermat agar tidak terburu-buru saat proses check-in dan pemeriksaan sebelum keberangkatan.

Jadwal Sore hingga Penerbangan Terakhir

Pilihan penerbangan kembali tersedia pada sore hari.

Garuda Indonesia GA129 dijadwalkan berangkat menuju Jakarta pukul 14.55 WIB. Berikutnya, Citilink QG967 berangkat pukul 15.45 WIB, disusul Super Air Jet IU841 pukul 16.00 WIB.

Sementara itu, penerbangan terakhir dalam daftar jadwal yang tersedia adalah Citilink QG965 dengan tujuan Jakarta dan waktu keberangkatan 17.30 WIB.

Data jadwal penerbangan daring juga mencatat keberangkatan Citilink dari Jambi menuju Jakarta pada pukul 17.30 WIB untuk 2 Oktober 2026.

Kenali Kode Bandara Sebelum Berangkat

Agar tidak keliru saat memeriksa tiket, berikut kode bandara yang digunakan dalam jadwal tersebut:

  • DJB: Bandara Sultan Thaha, Jambi.

  • CGK: Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta.

  • YIA: Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo.

Jadwal Bisa Berubah

Jadwal di atas merupakan jadwal penerbangan yang tersedia untuk Jumat, 2 Oktober 2026.

Waktu keberangkatan dapat berubah karena faktor operasional, cuaca, maupun kebijakan maskapai.

Karena itu, calon penumpang tetap disarankan mengecek status penerbangan melalui maskapai atau kanal resmi bandara sebelum berangkat.

Untuk penerbangan pagi, khususnya jadwal pukul 06.00 WIB, penumpang sebaiknya memperhitungkan waktu perjalanan menuju bandara dan proses check-in agar tidak datang terlalu mepet dengan jadwal keberangkatan.(*)