Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027: 380 Laga, Big Match, dan Kalender Liga Inggris

SEPUCUKJAMBI.ID – Persaingan Premier League 2026/2027 kembali menghadirkan 20 klub dengan target berbeda.

Mulai dari perebutan gelar juara hingga perjuangan bertahan di kasta tertinggi sepak bola Inggris.

Arsenal memulai musim sebagai juara bertahan, sementara Manchester City, Liverpool, Chelsea, Manchester United, dan klub pesaing lainnya berupaya merebut posisi terbaik.

Musim Liga Inggris 2026/2027 dimulai pada 21 Agustus 2026 waktu Inggris dan berakhir pada 30 Mei 2027.

Bagi pembaca di Indonesia, laga pembuka Arsenal melawan Coventry City berlangsung pada Sabtu dini hari, 22 Agustus WIB lalu.

Kompetisi ini mencakup 380 pertandingan, dengan setiap klub menghadapi 19 lawan dalam format kandang dan tandang. Premier League telah merilis kalender pertandingan untuk seluruh musim.

Jadwal Premier League tidak hanya penting bagi penggemar yang ingin menyaksikan klub favoritnya.

Kalender ini juga menjadi acuan untuk memantau derbi, pertemuan antarklub papan atas, persaingan menuju zona Eropa, serta pertandingan yang berpotensi menentukan nasib tim di papan bawah.

Arsenal memulai misi mempertahankan gelar

Arsenal mengawali kampanye dengan menjamu Coventry City di Emirates Stadium.

Status juara bertahan membuat klub London Utara itu menghadapi tekanan untuk menjaga konsistensi sejak pekan pertama.

Manchester City, Liverpool, Chelsea, dan Manchester United juga masuk dalam daftar klub yang menarik perhatian.

Namun, kekuatan setiap tim akan terlihat dari hasil di lapangan, bukan sekadar nama besar atau catatan musim sebelumnya.

Perjalanan menuju gelar juara berlangsung panjang. Jadwal padat, perubahan waktu pertandingan, cedera pemain, dan agenda kompetisi Eropa dapat memengaruhi konsistensi masing-masing klub.

Jadwal lengkap Liga Inggris 2026/2027 pekan 1–38

Berikut daftar pertandingan Premier League 2026/2027 berdasarkan pekan, tanggal, dan jam kick-off dalam Waktu Indonesia Barat (WIB).

Daftar ini mencakup pertandingan dari Agustus 2026 hingga laga penutup pada Mei 2027.

Pembaca dapat mencari jadwal klub favorit, mencatat pertemuan penting, serta memantau perubahan agenda sepanjang musim.

Big match yang patut masuk kalender

Sejumlah pertandingan antarklub besar menjadi agenda yang layak ditandai sejak awal musim.

Arsenal menghadapi Manchester City pada rangkaian pertandingan November, sedangkan Liverpool dan Arsenal dijadwalkan bertemu pada awal November.

Pertemuan Manchester United dengan Liverpool juga masuk dalam kalender musim ini.

Derbi London turut memberi warna pada kompetisi. Arsenal dan Tottenham Hotspur dijadwalkan bertemu pada Desember dan kembali bertanding pada Mei 2027.

Jadwal tersebut dapat berubah jika penyelenggara menyesuaikan agenda siaran televisi atau kebutuhan kompetisi lain.

Pertandingan besar tidak selalu menentukan juara secara langsung. Namun, hasilnya dapat memengaruhi perolehan poin, kepercayaan diri tim, dan posisi klasemen saat persaingan memasuki fase krusial.

Format kompetisi dan perebutan posisi klasemen

Premier League menggunakan format liga penuh dengan 20 peserta.

Setiap klub memainkan 38 pertandingan, terdiri dari 19 laga kandang dan 19 laga tandang, sehingga total terdapat 380 pertandingan sepanjang musim.

Poin dari setiap pertandingan menentukan posisi klub di klasemen.

Selain gelar juara, klub juga bersaing memperebutkan tempat di kompetisi Eropa, sementara tim di zona terbawah menghadapi risiko degradasi.

Karena itu, pembaca sebaiknya tidak hanya memperhatikan jadwal klub papan atas.

Pertandingan antara tim papan tengah dan tim yang berjuang menjauh dari zona degradasi juga dapat berpengaruh besar terhadap hasil akhir musim.

Perubahan jadwal Premier League perlu dipantau

Tanggal dan jam kick-off dalam kalender awal tidak selalu menjadi jadwal final.

Premier League dapat mengubah waktu pertandingan untuk kebutuhan siaran televisi, penyesuaian agenda kompetisi domestik, dan keterlibatan klub di turnamen Eropa.

Perbedaan zona waktu juga perlu diperhatikan. Waktu Inggris tidak sama dengan WIB, sehingga pembaca Indonesia sebaiknya merujuk jadwal yang telah dikonversi ke waktu lokal.

Untuk menghindari kekeliruan, periksa kembali jadwal pertandingan menjelang hari laga melalui situs resmi Premier League atau kanal resmi klub.

Informasi tersebut membantu pembaca memastikan tanggal, jam kick-off, dan status pertandingan sebelum menyusun agenda menonton.

Jadwal lengkap Premier League 2026/2027 memberi gambaran perjalanan kompetisi dari pekan pembuka hingga laga terakhir.

Persaingan gelar, perebutan tiket Eropa, dan perjuangan menghindari degradasi akan membuat setiap pekan memiliki arti tersendiri.

Berikut Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027:

Pekan 1

Sabtu, 22 Agustus 2026

02.00 WIB – Arsenal 3-0 Coventry City
18.30 WIB – Hull City 2-0 Manchester United
21.00 WIB – Everton 2-0 Crystal Palace
21.00 WIB – Ipswich Town 2-1 Sunderland
21.00 WIB – Nottingham Forest 0-1 Leeds United
23.30 WIB – Brentford 3-0 Tottenham Hotspur

Minggu, 23 Agustus 2026

20.00 WIB – Brighton 4-0 Aston Villa
20.00 WIB – Manchester City 2-1 Bournemouth
22.30 WIB – Newcastle United 2-2 Liverpool

Selasa, 25 Agustus 2026

02.00 WIB – Fulham 2-3 Chelsea

Pekan 2

Sabtu, 29 Agustus 2026

02.00 WIB – Crystal Palace 1-4 Manchester City
18.30 WIB – Liverpool 2-2 Nottingham Forest
21.00 WIB – Bournemouth 1-1 Everton
21.00 WIB – Coventry City 0-1 Hull City
23.30 WIB – Tottenham Hotspur 0-2 Newcastle United

Minggu, 30 Agustus 2026

20.00 WIB – Chelsea 4-3 Brighton
20.00 WIB – Leeds United 1-1 Brentford
20.00 WIB – Sunderland 1-0 Fulham
22.30 WIB – Manchester United 5-2 Ipswich Town

Selasa, 1 September 2026

02.00 WIB – Aston Villa 0-1 Arsenal

Pekan 3

Sabtu, 5 September 2026

02.00 WIB – Ipswich Town 0-2 Liverpool
18.30 WIB – Newcastle United 2-2 Bournemouth
21.00 WIB – Brentford 1-1 Sunderland
21.00 WIB – Brighton 1-1 Leeds United
21.00 WIB – Fulham 2-3 Crystal Palace
21.00 WIB – Manchester City 1-0 Coventry City
21.00 WIB – Nottingham Forest 0-0 Tottenham Hotspur
23.30 WIB – Hull City 0-0 Aston Villa

Minggu, 6 September 2026

20.00 WIB – Everton 2-2 Manchester United
22.30 WIB – Arsenal 2-1 Chelsea

Pekan 4

Sabtu, 12 September 2026

21.00 WIB – Aston Villa 1-2 Nottingham Forest
21.00 WIB – Bournemouth 2-2 Brentford
21.00 WIB – Chelsea 2-2 Hull City
21.00 WIB – Crystal Palace vs Ipswich Town
21.00 WIB – Liverpool 0-0 Fulham
23.30 WIB – Tottenham Hotspur 0-0 Everton

Minggu, 13 September 2026

02.00 WIB – Sunderland 0-2 Arsenal
20.00 WIB – Coventry City 0-5 Brighton and Hove Albion
22.30 WIB – Manchester United 0-1 Manchester City

Selasa, 15 September 2026

02.00 WIB – Leeds United 4-1 Newcastle United

Pekan 5

Sabtu, 19 September 2026

02.00 WIB – Brentford 3-0 Chelsea
18.30 WIB – Tottenham Hotspur 2-3 Aston Villa
21.00 WIB – Brighton and Hove Albion 3-0 Arsenal
21.00 WIB – Everton 1-0 Ipswich Town
21.00 WIB – Newcastle United 2-1 Hull City
23.30 WIB – Nottingham Forest 0-1 Coventry City

Minggu, 20 September 2026

20.00 WIB – Bournemouth 0-1 Liverpool
20.00 WIB – Leeds United 0-0 Crystal Palace
20.00 WIB – Manchester City 5-3 Sunderland
22.30 WIB – Fulham 1-1 Manchester United

Pekan 6

Sabtu, 10 Oktober 2026

18.30 WIB – Arsenal vs Leeds United
21.00 WIB – Aston Villa vs Brentford
21.00 WIB – Chelsea vs Bournemouth
21.00 WIB – Ipswich Town vs Fulham
21.00 WIB – Sunderland vs Brighton
23.30 WIB – Manchester United vs Tottenham

Minggu, 11 Oktober 2026

20.00 WIB – Crystal Palace vs Nottingham Forest
20.00 WIB – Hull City vs Everton
22.30 WIB – Liverpool vs Manchester City

Selasa, 13 Oktober 2026

02.00 WIB – Coventry City vs Newcastle United

Pekan 7

Sabtu, 17 Oktober 2026

18.30 WIB – Everton vs Chelsea
21.00 WIB – Brentford vs Liverpool
21.00 WIB – Fulham vs Hull City
21.00 WIB – Manchester City vs Ipswich Town
23.30 WIB – Newcastle United vs Aston Villa

Minggu, 18 Oktober 2026

20.00 WIB – Bournemouth vs Sunderland
20.00 WIB – Brighton vs Crystal Palace
20.00 WIB – Leeds United vs Manchester United
22.30 WIB – Nottingham Forest vs Arsenal

Selasa, 20 Oktober 2026

02.00 WIB – Tottenham vs Coventry City

Pekan 8

Sabtu, 24 Oktober 2026

02.00 WIB – Ipswich Town vs Nottingham Forest
18.30 WIB – Aston Villa vs Manchester City
21.00 WIB – Arsenal vs Everton
21.00 WIB – Coventry City vs Fulham
21.00 WIB – Liverpool vs Brighton
23.30 WIB – Chelsea vs Tottenham

Minggu, 25 Oktober 2026

21.00 WIB – Crystal Palace vs Newcastle United
21.00 WIB – Hull City vs Brentford
21.00 WIB – Manchester United vs Bournemouth
23.30 WIB – Sunderland vs Leeds United

Pekan 9

Sabtu, 31 Oktober 2026

19.30 WIB – Chelsea vs Manchester United
22.00 WIB – Bournemouth vs Leeds United
22.00 WIB – Brentford vs Nottingham Forest
22.00 WIB – Coventry City vs Sunderland
22.00 WIB – Hull City vs Ipswich Town
22.00 WIB – Manchester City vs Brighton

Minggu, 1 November 2026

00.30 WIB – Tottenham vs Crystal Palace
21.00 WIB – Aston Villa vs Fulham
23.30 WIB – Liverpool vs Arsenal

Selasa, 3 November 2026

03.00 WIB – Newcastle United vs Everton

Pekan 10

Sabtu, 7 November 2026

03.00 WIB – Everton vs Coventry City
19.30 WIB – Leeds United vs Tottenham Hotspur
22.00 WIB – Arsenal vs Hull City
22.00 WIB – Fulham vs Newcastle United

Minggu, 8 November 2026

00.30 WIB – Nottingham Forest vs Manchester City
21.00 WIB – Brighton and Hove Albion vs Brentford
21.00 WIB – Crystal Palace vs Liverpool
21.00 WIB – Ipswich Town vs Bournemouth
21.00 WIB – Sunderland vs Chelsea
23.30 WIB – Manchester United vs Aston Villa

Pekan 11

Sabtu, 21 November 2026

19.30 WIB – Manchester City vs Fulham
22.00 WIB – Aston Villa vs Sunderland
22.00 WIB – Bournemouth vs Nottingham Forest
22.00 WIB – Chelsea vs Leeds United
22.00 WIB – Coventry City vs Crystal Palace
22.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Ipswich Town

Minggu, 22 November 2026

00.30 WIB – Newcastle United vs Arsenal
21.00 WIB – Hull City vs Brighton and Hove Albion
23.30 WIB – Liverpool vs Manchester United

Selasa, 24 November 2026

03.00 WIB – Brentford vs Everton

Pekan 12

Sabtu, 28 November 2026

03.00 WIB – Nottingham Forest vs Chelsea
22.00 WIB – Leeds United vs Coventry City
22.00 WIB – Manchester United vs Brentford

Minggu, 29 November 2026

00.30 WIB – Ipswich Town vs Aston Villa
19.00 WIB – Everton vs Liverpool
21.05 WIB – Brighton and Hove Albion vs Newcastle United
21.05 WIB – Crystal Palace vs Hull City
21.05 WIB – Fulham vs Bournemouth
21.05 WIB – Sunderland vs Tottenham Hotspur
23.30 WIB – Arsenal vs Manchester City

Pekan 13

Kamis, 3 Desember 2026

03.00 WIB – Aston Villa vs Everton
03.00 WIB – Bournemouth vs Brighton and Hove Albion
03.00 WIB – Brentford vs Arsenal
03.00 WIB – Chelsea vs Crystal Palace
03.00 WIB – Coventry City vs Ipswich Town
03.00 WIB – Hull City vs Nottingham Forest
03.00 WIB – Liverpool vs Sunderland
03.00 WIB – Manchester City vs Leeds United
03.00 WIB – Newcastle United vs Manchester United
03.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Fulham

Pekan 14

Minggu, 6 Desember 2026

22.00 WIB – Aston Villa vs Crystal Palace
22.00 WIB – Bournemouth vs Hull City
22.00 WIB – Brentford vs Manchester City
22.00 WIB – Chelsea vs Liverpool
22.00 WIB – Everton vs Fulham
22.00 WIB – Leeds United vs Ipswich Town
22.00 WIB – Manchester United vs Coventry City
22.00 WIB – Newcastle United vs Sunderland
22.00 WIB – Nottingham Forest vs Brighton and Hove Albion
22.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Arsenal

Pekan 15

Minggu, 13 Desember 2026

22.00 WIB – Arsenal vs Bournemouth
22.00 WIB – Brighton and Hove Albion vs Everton
22.00 WIB – Coventry City vs Aston Villa
22.00 WIB – Crystal Palace vs Manchester United
22.00 WIB – Fulham vs Brentford
22.00 WIB – Hull City vs Tottenham Hotspur
22.00 WIB – Ipswich Town vs Newcastle United
22.00 WIB – Liverpool vs Leeds United
22.00 WIB – Manchester City vs Chelsea
22.00 WIB – Sunderland vs Nottingham Forest

Pekan 16

Sabtu, 19 Desember 2026

22.00 WIB – Arsenal vs Manchester United
22.00 WIB – Bournemouth vs Coventry City
22.00 WIB – Brentford vs Newcastle United
22.00 WIB – Brighton and Hove Albion vs Ipswich Town
22.00 WIB – Chelsea vs Aston Villa
22.00 WIB – Leeds United vs Fulham
22.00 WIB – Liverpool vs Tottenham Hotspur
22.00 WIB – Manchester City vs Hull City
22.00 WIB – Nottingham Forest vs Everton
22.00 WIB – Sunderland vs Crystal Palace

Pekan 17

Sabtu, 26 Desember 2026

19.30 WIB – Aston Villa vs Leeds United
22.00 WIB – Everton vs Sunderland
22.00 WIB – Fulham vs Brighton and Hove Albion
22.00 WIB – Ipswich Town vs Brentford
22.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Bournemouth

Minggu, 27 Desember 2026

00.30 WIB – Hull City vs Liverpool
03.00 WIB – Newcastle United vs Manchester City
21.00 WIB – Coventry City vs Chelsea
23.30 WIB – Manchester United vs Nottingham Forest

Senin, 28 Desember 2026

02.00 WIB – Crystal Palace vs Arsenal

Pekan 18

Rabu, 30 Desember 2026

02.30 WIB – Hull City vs Leeds United
02.30 WIB – Tottenham Hotspur vs Brighton and Hove Albion
03.15 WIB – Everton vs Manchester City

Kamis, 31 Desember 2026

02.30 WIB – Coventry City vs Brentford
02.30 WIB – Crystal Palace vs Bournemouth
02.30 WIB – Fulham vs Arsenal
02.30 WIB – Manchester United vs Sunderland
02.30 WIB – Newcastle United vs Nottingham Forest
03.15 WIB – Aston Villa vs Liverpool
03.15 WIB – Ipswich Town vs Chelsea

Pekan 19

Sabtu, 2 Januari 2027

03.00 WIB – Leeds United vs Everton
19.30 WIB – Brighton and Hove Albion vs Manchester United
22.00 WIB – Arsenal vs Ipswich Town
22.00 WIB – Brentford vs Crystal Palace
22.00 WIB – Liverpool vs Coventry City
22.00 WIB – Nottingham Forest vs Fulham
22.00 WIB – Sunderland vs Hull City

Minggu, 3 Januari 2027

00.30 WIB – Bournemouth vs Aston Villa
21.00 WIB – Chelsea vs Newcastle United
23.30 WIB – Manchester City vs Tottenham Hotspur

Pekan 20

Rabu, 6 Januari 2027

02.30 WIB – Arsenal vs Brentford
02.30 WIB – Brighton and Hove Albion vs Bournemouth
02.30 WIB – Everton vs Aston Villa
02.30 WIB – Nottingham Forest vs Hull City
03.15 WIB – Sunderland vs Liverpool

Kamis, 7 Januari 2027

02.30 WIB – Crystal Palace vs Chelsea
02.30 WIB – Fulham vs Tottenham Hotspur
02.30 WIB – Ipswich Town vs Coventry City
03.15 WIB – Leeds United vs Manchester City

Jumat, 8 Januari 2027

03.00 WIB – Manchester United vs Newcastle United

Pekan 21

Sabtu, 16 Januari 2027

22.00 WIB – Aston Villa vs Manchester United
22.00 WIB – Bournemouth vs Ipswich Town
22.00 WIB – Brentford vs Brighton and Hove Albion
22.00 WIB – Chelsea vs Sunderland
22.00 WIB – Coventry City vs Everton
22.00 WIB – Hull City vs Arsenal
22.00 WIB – Liverpool vs Crystal Palace
22.00 WIB – Manchester City vs Nottingham Forest
22.00 WIB – Newcastle United vs Fulham
22.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Leeds United

Pekan 22

Sabtu, 23 Januari 2027

22.00 WIB – Arsenal vs Newcastle United
22.00 WIB – Brighton and Hove Albion vs Manchester City
22.00 WIB – Crystal Palace vs Tottenham Hotspur
22.00 WIB – Everton vs Brentford
22.00 WIB – Fulham vs Aston Villa
22.00 WIB – Ipswich Town vs Hull City
22.00 WIB – Leeds United vs Chelsea
22.00 WIB – Manchester United vs Liverpool
22.00 WIB – Nottingham Forest vs Bournemouth
22.00 WIB – Sunderland vs Coventry City

Pekan 23

Sabtu, 30 Januari 2027

22.00 WIB – Aston Villa vs Ipswich Town
22.00 WIB – Bournemouth vs Fulham
22.00 WIB – Brentford vs Manchester United
22.00 WIB – Chelsea vs Nottingham Forest
22.00 WIB – Coventry City vs Leeds United
22.00 WIB – Hull City vs Crystal Palace
22.00 WIB – Liverpool vs Everton
22.00 WIB – Manchester City vs Arsenal
22.00 WIB – Newcastle United vs Brighton and Hove Albion
22.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Sunderland

Pekan 24

Sabtu, 6 Februari 2027

22.00 WIB – Arsenal vs Liverpool
22.00 WIB – Brighton and Hove Albion vs Hull City
22.00 WIB – Crystal Palace vs Coventry City
22.00 WIB – Everton vs Newcastle United
22.00 WIB – Fulham vs Manchester City
22.00 WIB – Ipswich Town vs Tottenham Hotspur
22.00 WIB – Leeds United vs Bournemouth
22.00 WIB – Manchester United vs Chelsea
22.00 WIB – Nottingham Forest vs Brentford
22.00 WIB – Sunderland vs Aston Villa

Pekan 25

Kamis, 11 Februari 2027

03.00 WIB – Aston Villa vs Bournemouth
03.00 WIB – Coventry City vs Liverpool
03.00 WIB – Crystal Palace vs Brentford
03.00 WIB – Everton vs Leeds United
03.00 WIB – Fulham vs Nottingham Forest
03.00 WIB – Hull City vs Sunderland
03.00 WIB – Ipswich Town vs Arsenal
03.00 WIB – Manchester United vs Brighton and Hove Albion
03.00 WIB – Newcastle United vs Chelsea
03.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Manchester City

Pekan 26

Sabtu, 20 Februari 2026

22.00 WIB – Arsenal vs Fulham
22.00 WIB – Bournemouth vs Crystal Palace
22.00 WIB – Brentford vs Coventry City
22.00 WIB – Brighton and Hove Albion vs Tottenham Hotspur
22.00 WIB – Chelsea vs Ipswich Town
22.00 WIB – Leeds United vs Aston Villa
22.00 WIB – Liverpool vs Hull City
22.00 WIB – Manchester City vs Newcastle United
22.00 WIB – Nottingham Forest vs Manchester United
22.00 WIB – Sunderland vs Everton

Pekan 27

Sabtu, 27 Februari 2027

22.00 WIB – Aston Villa vs Chelsea
22.00 WIB – Coventry City vs Bournemouth
22.00 WIB – Crystal Palace vs Sunderland
22.00 WIB – Everton vs Nottingham Forest
22.00 WIB – Fulham vs Leeds United
22.00 WIB – Hull City vs Manchester City
22.00 WIB – Ipswich Town vs Brighton and Hove Albion
22.00 WIB – Manchester United vs Arsenal
22.00 WIB – Newcastle United vs Brentford
22.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Liverpool

Pekan 28

Kamis, 4 Maret 2027

03.00 WIB – Arsenal vs Crystal Palace
03.00 WIB – Bournemouth vs Tottenham Hotspur
03.00 WIB – Brentford vs Ipswich Town
03.00 WIB – Brighton and Hove Albion vs Fulham
03.00 WIB – Chelsea vs Coventry City
03.00 WIB – Leeds United vs Hull City
03.00 WIB – Liverpool vs Aston Villa
03.00 WIB – Manchester City vs Everton
03.00 WIB – Nottingham Forest vs Newcastle United
03.00 WIB – Sunderland vs Manchester United

Pekan 29

Sabtu, 13 Maret 2027

22.00 WIB – Aston Villa vs Hull City
22.00 WIB – Bournemouth vs Newcastle United
22.00 WIB – Chelsea vs Arsenal
22.00 WIB – Coventry City vs Manchester City
22.00 WIB – Crystal Palace vs Fulham
22.00 WIB – Leeds United vs Brighton and Hove Albion
22.00 WIB – Liverpool vs Ipswich Town
22.00 WIB – Manchester United vs Everton
22.00 WIB – Sunderland vs Brentford
22.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Nottingham Forest

Pekan 30

Sabtu, 20 Maret 2027

22.00 WIB – Arsenal vs Sunderland
22.00 WIB – Brentford vs Bournemouth
22.00 WIB – Brighton and Hove Albion vs Coventry City
22.00 WIB – Everton vs Tottenham Hotspur
22.00 WIB – Fulham vs Liverpool
22.00 WIB – Hull City vs Chelsea
22.00 WIB – Ipswich Town vs Crystal Palace
22.00 WIB – Manchester City vs Manchester United
22.00 WIB – Newcastle United vs Leeds United
22.00 WIB – Nottingham Forest vs Aston Villa

Pekan 31

Sabtu, 10 April 2027

21.00 WIB – Aston Villa vs Brighton and Hove Albion
21.00 WIB – Bournemouth vs Manchester City
21.00 WIB – Chelsea vs Fulham
21.00 WIB – Coventry City vs Arsenal
21.00 WIB – Crystal Palace vs Everton
21.00 WIB – Leeds United vs Nottingham Forest
21.00 WIB – Liverpool vs Newcastle United
21.00 WIB – Manchester United vs Hull City
21.00 WIB – Sunderland vs Ipswich Town
21.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Brentford

Pekan 32

Sabtu, 17 April 2027

21.00 WIB – Arsenal vs Aston Villa
21.00 WIB – Brentford vs Leeds United
21.00 WIB – Brighton and Hove Albion vs Chelsea
21.00 WIB – Everton vs Bournemouth
21.00 WIB – Fulham vs Sunderland
21.00 WIB – Hull City vs Coventry City
21.00 WIB – Ipswich Town vs Manchester United
21.00 WIB – Manchester City vs Crystal Palace
21.00 WIB – Newcastle United vs Tottenham Hotspur
21.00 WIB – Nottingham Forest vs Liverpool

Pekan 33

Sabtu, 24 April 2027

21.00 WIB – Aston Villa vs Coventry City
21.00 WIB – Bournemouth vs Arsenal
21.00 WIB – Brentford vs Fulham
21.00 WIB – Chelsea vs Manchester City
21.00 WIB – Everton vs Brighton and Hove Albion
21.00 WIB – Leeds United vs Liverpool
21.00 WIB – Manchester United vs Crystal Palace
21.00 WIB – Newcastle United vs Ipswich Town
21.00 WIB – Nottingham Forest vs Sunderland
21.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Hull City

Pekan 34

Sabtu, 1 Mei 2027

21.00 WIB – Arsenal vs Tottenham Hotspur
21.00 WIB – Brighton and Hove Albion vs Nottingham Forest
21.00 WIB – Coventry City vs Manchester United
21.00 WIB – Crystal Palace vs Aston Villa
21.00 WIB – Fulham vs Everton
21.00 WIB – Hull City vs Bournemouth
21.00 WIB – Ipswich Town vs Leeds United
21.00 WIB – Liverpool vs Chelsea
21.00 WIB – Manchester City vs Brentford
21.00 WIB – Sunderland vs Newcastle United

Pekan 35

Sabtu, 8 Mei 2027

21.00 WIB – Bournemouth vs Manchester United
21.00 WIB – Brentford vs Aston Villa
21.00 WIB – Brighton and Hove Albion vs Sunderland
21.00 WIB – Everton vs Hull City
21.00 WIB – Fulham vs Ipswich Town
21.00 WIB – Leeds United vs Arsenal
21.00 WIB – Manchester City vs Liverpool
21.00 WIB – Newcastle United vs Coventry City
21.00 WIB – Nottingham Forest vs Crystal Palace
21.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Chelsea

Pekan 36

Sabtu, 15 Mei 2027

21.00 WIB – Arsenal vs Nottingham Forest
21.00 WIB – Aston Villa vs Newcastle United
21.00 WIB – Chelsea vs Everton
21.00 WIB – Coventry City vs Tottenham Hotspur
21.00 WIB – Crystal Palace vs Brighton and Hove Albion
21.00 WIB – Hull City vs Fulham
21.00 WIB – Ipswich Town vs Manchester City
21.00 WIB – Liverpool vs Brentford
21.00 WIB – Manchester United vs Leeds United
21.00 WIB – Sunderland vs Bournemouth

Pekan 37

Minggu, 23 Mei 2027

21.00 WIB – Bournemouth vs Chelsea
21.00 WIB – Brentford vs Hull City
21.00 WIB – Brighton and Hove Albion vs Liverpool
21.00 WIB – Everton vs Arsenal
21.00 WIB – Fulham vs Coventry City
21.00 WIB – Leeds United vs Sunderland
21.00 WIB – Manchester City vs Aston Villa
21.00 WIB – Newcastle United vs Crystal Palace
21.00 WIB – Nottingham Forest vs Ipswich Town
21.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Manchester United

Pekan 38

Minggu, 30 Mei 2027

22.00 WIB – Arsenal vs Brighton and Hove Albion
22.00 WIB – Aston Villa vs Tottenham Hotspur
22.00 WIB – Chelsea vs Brentford
22.00 WIB – Coventry City vs Nottingham Forest
22.00 WIB – Crystal Palace vs Leeds United
22.00 WIB – Hull City vs Newcastle United
22.00 WIB – Ipswich Town vs Everton
22.00 WIB – Liverpool vs Bournemouth
22.00 WIB – Manchester United vs Fulham
22.00 WIB – Sunderland vs Manchester City.(*)




Duel Marc Marquez vs Jorge Martin Memanas! Ini Jadwal MotoGP Mandalika 2026

LOMBOK, SEPUCUKJAMBI.ID — Sirkuit Pertamina Mandalika International Circuit menjadi arena penting dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026.

Jorge Martin masih memimpin klasemen dengan 333 poin, tetapi Marc Marquez terus menekan setelah memangkas selisih menjadi hanya dua angka.

MotoGP Indonesia 2026 berlangsung pada 9–11 Oktober.

Rangkaian akhir pekan ini mencakup sesi latihan, kualifikasi, Sprint Race, hingga balapan utama yang menentukan tambahan poin bagi para pembalap.

Bagi penggemar MotoGP, duel Martin dan Marquez menjadi salah satu daya tarik utama di Mandalika.

Martin harus mempertahankan keunggulannya, sedangkan Marquez memiliki peluang untuk merebut puncak klasemen jika mampu mengumpulkan poin lebih banyak.

Marquez membawa modal kuat setelah menyapu bersih kemenangan Sprint Race dan balapan utama di MotoGP Jepang, Motegi.

Hasil tersebut memberinya tambahan 37 poin maksimal dan memangkas jarak dengan Martin.

Namun, keunggulan dua poin belum menjamin siapa pun keluar sebagai pemimpin klasemen setelah seri Indonesia.

Hasil kualifikasi, Sprint Race, dan balapan utama akan menentukan seberapa besar perubahan persaingan di papan atas.

Jadwal MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika

Jadwal MotoGP Mandalika terbagi dalam tiga hari. Jumat menjadi kesempatan bagi pembalap untuk menguji kecepatan motor dan mencari setelan terbaik.

Sabtu menghadirkan kualifikasi serta Sprint Race, sedangkan Minggu menjadi panggung balapan utama.

Berikut jadwal lengkap MotoGP Indonesia 2026 dalam Waktu Indonesia Tengah (WITA).

Jumat, 9 Oktober 2026

  • 10.45 WITA — Free Practice 1 (FP1)
  • 15.00 WITA — Practice

Kedua sesi ini membantu pembalap mengevaluasi performa motor dan menentukan strategi untuk menghadapi kualifikasi.

Hasil Practice juga berperan penting dalam menentukan jalur pembalap menuju sesi kualifikasi.

Sabtu, 10 Oktober 2026

  • 10.10 WITA — Free Practice 2 (FP2)
  • 10.50 WITA — Kualifikasi 1 (Q1)
  • 11.15 WITA — Kualifikasi 2 (Q2)
  • 15.00 WITA — Sprint Race

Sabtu menjadi hari penting bagi pembalap yang ingin mengamankan posisi start terbaik.

Q1 dan Q2 menentukan urutan start, sementara Sprint Race membuka peluang untuk meraih poin sebelum balapan utama.

Duel Martin dan Marquez layak mendapat perhatian pada sesi ini.

Dengan selisih hanya dua poin, hasil Sprint Race dapat mengubah susunan klasemen dan meningkatkan tekanan menjelang balapan Minggu.

Minggu, 11 Oktober 2026

  • 10.40 WITA — Warm-up
  • 15.00 WITA — Balapan utama MotoGP Indonesia

Balapan utama menjadi kesempatan terakhir para pembalap untuk mengumpulkan poin pada seri Mandalika.

Martin perlu menjaga konsistensi, sementara Marquez berpeluang memanfaatkan setiap kesalahan rivalnya untuk mengambil alih posisi teratas.

Jam MotoGP Mandalika 2026 dalam WIB

Penonton di Jakarta dan wilayah Indonesia bagian barat perlu menyesuaikan jadwal Mandalika dengan Waktu Indonesia Barat (WIB).

WITA lebih cepat satu jam daripada WIB.

Berikut jadwal yang perlu dicatat untuk akhir pekan balapan:

  • Sabtu, 10 Oktober: Sprint Race mulai pukul 14.00 WIB.
  • Minggu, 11 Oktober: Balapan utama mulai pukul 14.00 WIB.

Dengan demikian, penggemar MotoGP di wilayah WIB dapat menyaksikan dua sesi balapan tersebut pada sore hari.

Pastikan juga memeriksa jadwal siaran resmi untuk mengetahui kanal televisi atau layanan streaming yang menayangkan setiap sesi.

Martin atau Marquez, Siapa yang Diuntungkan di Mandalika?

Selisih dua poin membuat persaingan Martin dan Marquez semakin terbuka.

Martin memiliki keuntungan sebagai pemimpin klasemen, tetapi Marquez datang dengan momentum positif setelah meraih kemenangan di Motegi.

Sprint Race pada Sabtu dapat menjadi titik krusial karena menawarkan kesempatan tambahan untuk mengubah perolehan poin sebelum balapan utama.

Meski begitu, hasil akhir tetap bergantung pada performa kedua pembalap sepanjang akhir pekan, termasuk strategi tim, konsistensi, dan kemampuan menghindari kesalahan.

Mandalika pun bukan sekadar tempat untuk memperebutkan kemenangan seri. Hasil di Indonesia berpotensi memengaruhi arah persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026.

Penggemar kini dapat menandai jadwal kualifikasi, Sprint Race, dan balapan utama agar tidak melewatkan momen penting.

Perhatian terbesar tertuju pada satu pertanyaan: mampukah Martin mempertahankan puncak klasemen, atau justru Marquez mengambil alih kendali persaingan di Mandalika?(*)




Quartararo Kecelakaan di Mandalika, Soroti Area Gravel Tikungan 9: Minta Dievaluasi

MANDALIKA, SEPUCUKJAMBI.ID – Kecelakaan Fabio Quartararo pada sesi latihan MotoGP Mandalika 2026, Jumat 9 Oktober 2026, kembali menyoroti aspek keselamatan lintasan di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Pembalap Monster Energy Yamaha itu meminta pengelola mengevaluasi area gravel di Tikungan 9 setelah permukaan tersebut memperparah dampak kecelakaannya.

Quartararo kehilangan kendali atas motornya sebelum meluncur di aspal dan menghantam area gravel. Benturan itu membuat tubuhnya terlempar ke udara.

Meski tidak mengalami cedera serius, pembalap asal Prancis tersebut merasakan nyeri pada sisi kiri tubuh dan gangguan otot di sekitar ibu jari.

Insiden ini menjadi perhatian karena Quartararo menilai persoalan utama justru muncul ketika tubuhnya memasuki area gravel, bukan saat ia terjatuh di aspal.

“Saya sedikit merasakan sakit di sisi kiri tubuh. Kecelakaannya berlangsung cepat, tetapi sebenarnya bukan insiden yang terlalu besar. Bagian terburuknya justru ketika memasuki area gravel,” ujar Quartararo, seperti dikutip dari Motorsport.

Ia mengatakan tidak mengalami patah tulang dan masih mampu kembali mengendarai motor. Namun, ia memperkirakan rasa nyeri bisa muncul pada keesokan harinya.

Quartararo soroti ketinggian gravel

Quartararo menyoroti perbedaan ketinggian permukaan aspal dan gravel di Tikungan 9.

Menurutnya, permukaan gravel yang lebih tinggi daripada aspal berpotensi membuat tubuh pembalap terlempar ketika mereka keluar lintasan.

“Saya pikir kita perlu membuat permukaan gravel setidaknya sejajar dengan aspal. Menurut saya, permukaan gravel saat ini sedikit lebih tinggi. Jadi, ketika kita masuk ke sana, tubuh bisa terlempar ke udara. Saya rasa ketinggiannya terlalu tinggi,” katanya.

Ia meminta pengelola sirkuit mengevaluasi kondisi tersebut agar area gravel tidak menambah risiko ketika pembalap kehilangan kendali pada kecepatan tinggi.

Quartararo juga mengingatkan bahwa kecelakaan tanpa cedera serius tidak berarti kondisi lintasan bebas dari persoalan keselamatan.

“Hari ini saya beruntung karena kecelakaannya tidak terlalu spektakuler. Namun, ketika menghantam gravel, dampaknya bisa buruk. Jadi, mereka harus melakukan sesuatu di area ini,” tegasnya.

Pernyataan itu menempatkan kondisi area gravel sebagai salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian dalam evaluasi keselamatan sirkuit.

Meski demikian, penilaian teknis mengenai penyebab dan tingkat risiko kecelakaan tetap membutuhkan pemeriksaan terhadap karakteristik lintasan serta kondisi fasilitas keselamatan.

Bukan hanya Quartararo, Bastianini juga terjatuh

Pada sesi latihan yang sama, pembalap Tech3 KTM, Enea Bastianini, juga mengalami kecelakaan. Berdasarkan informasi yang tersedia, ia tidak mengalami cedera dalam insiden tersebut.

Dua kecelakaan dalam sesi yang sama menambah perhatian terhadap kondisi lintasan Mandalika, meski informasi tersebut belum cukup untuk menyimpulkan bahwa karakteristik gravel menjadi penyebab utama kedua insiden.

Sebelumnya, area gravel Mandalika juga mendapat sorotan setelah kecelakaan Marc Marquez pada MotoGP Indonesia 2025.

Rangkaian insiden tersebut kembali memunculkan pembahasan mengenai karakteristik area keselamatan di luar lintasan.

Dalam balap motor, area gravel berfungsi membantu memperlambat pembalap dan motor yang keluar dari lintasan.

Namun, efektivitasnya bergantung pada sejumlah faktor, termasuk desain area, kondisi permukaan, kecepatan saat insiden, serta karakteristik kecelakaan.

Karena itu, evaluasi teknis perlu membedakan antara kritik pembalap terhadap kondisi lintasan dan kesimpulan resmi mengenai penyebab kecelakaan.

Lolos Q2, tetapi keselamatan tetap jadi perhatian

Di tengah insiden tersebut, Quartararo tetap mengamankan tempat di kualifikasi kedua atau Q2.

Capaian itu menunjukkan ia masih mampu melanjutkan aktivitas di lintasan setelah kecelakaan, meski ia mengeluhkan rasa sakit pada sejumlah bagian tubuh.

Namun, kelanjutan sesi latihan dan keberhasilan menembus Q2 tidak menghapus pertanyaan yang ia ajukan mengenai keselamatan area gravel.

Hingga informasi dalam laporan ini, belum terdapat keterangan mengenai keputusan resmi pengelola Sirkuit Mandalika terkait usulan perubahan ketinggian gravel di Tikungan 9.

Evaluasi lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah area tersebut membutuhkan penyesuaian teknis.

Hasil pemeriksaan juga penting untuk menjelaskan bagaimana karakteristik permukaan gravel memengaruhi dampak kecelakaan.

Sorotan Quartararo kini mengarah pada satu persoalan penting: bagaimana memastikan area keselamatan di luar lintasan benar-benar membantu mengurangi risiko ketika pembalap terjatuh, tanpa menimbulkan bahaya tambahan.(*)




Bunda Zulva Fadhil Raih Penghargaan Nasional, Program Pemberdayaan Keluarga Batang Hari Disorot

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Upaya pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Batang Hari mendapat pengakuan melalui penghargaan yang diterima Bunda Zulva Fadhil dalam ajang Mata Lokal Festival 2026.

Ia meraih penghargaan Best Stewardship in Responsive Community Services untuk kategori Social & People Empowerment yang diselenggarakan Tribun Network di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, Rabu 7 Oktober 2026 malam.

Penghargaan tersebut mengapresiasi kepemimpinan dan kontribusi Zulva Fadhil dalam menggerakkan program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Batang Hari.

Pengakuan ini membawa perhatian pada peran program pemberdayaan sosial di tingkat daerah, khususnya dalam mendorong keluarga agar lebih mandiri dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Namun, keberhasilan pemberdayaan masyarakat tidak hanya bergantung pada penghargaan.

Keberlanjutan program, jangkauan penerima manfaat, serta perubahan nyata yang dirasakan keluarga menjadi aspek penting untuk melihat dampak kegiatan tersebut.

Dalam pernyataan yang disampaikan terkait penghargaan tersebut, Zulva Fadhil menekankan pentingnya kerja bersama antara kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga.

“Penghargaan ini bukan sekadar sebuah trofi, tetapi wujud nyata dari kerja kolaboratif seluruh kader PKK dan masyarakat Batang Hari dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera, mandiri, dan berkualitas,” kata dia.

Pernyataan itu menempatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja kolektif, bukan semata-mata pencapaian individu.

Keterlibatan kader PKK dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjalankan program pemberdayaan di lingkungan keluarga.

Upaya tersebut sejalan dengan kebutuhan pembangunan sosial di daerah, yang tidak hanya mengejar capaian program, tetapi juga mendorong kemandirian masyarakat dalam jangka panjang.

Mata Lokal Festival 2026 berlangsung di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, dan turut dihadiri Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, Bupati Batang Hari, serta sejumlah undangan lainnya.

Penganugerahan kepada Zulva Fadhil menjadi momentum bagi Kabupaten Batang Hari untuk memperkenalkan upaya pemberdayaan masyarakat di tingkat nasional.

Ke depan, tantangan pentingnya adalah memastikan program yang dijalankan mampu menjangkau lebih banyak keluarga dan memberikan manfaat berkelanjutan.

Capaian tersebut dapat terlihat melalui indikator seperti peningkatan kemandirian keluarga, partisipasi masyarakat, serta keberlanjutan kegiatan pemberdayaan.

Penghargaan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kualitas pelayanan sosial perlu diukur melalui manfaat yang dirasakan masyarakat.

Bagi Batang Hari, keberlanjutan kolaborasi antara pemerintah daerah, kader PKK, dan warga menjadi bagian penting dalam memperkuat kesejahteraan keluarga.(*)




Harga Kayu Manis Turun, Kerinci Cari Jalan Pangkas Rantai Pemasaran Petani

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pelemahan harga kayu manis di tingkat petani menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kerinci.

Di tengah tekanan tersebut, pemerintah daerah mulai mendorong penguatan akses pasar dan pemangkasan rantai pemasaran agar petani memiliki posisi tawar lebih baik saat menjual hasil perkebunan mereka.

Bupati Kerinci, Monadi menyoroti pentingnya pembenahan pemasaran kayu manis saat menerima kunjungan suplier dari Belanda, Jerman, dan Swedia di PTPN IV Kayu Aro, Jumat 9 Oktober 2026.

Pertemuan itu membuka peluang penjajakan kerja sama perdagangan sekaligus memperkuat hubungan antara produsen di daerah dan pelaku pasar internasional.

Persoalan harga menjadi penting karena peningkatan produksi tidak otomatis menaikkan pendapatan petani.

Ketika harga jual melemah, akses terhadap pembeli, kualitas hasil panen, dan panjangnya jalur pemasaran turut menentukan nilai yang diterima petani.

Karena itu, Pemkab Kerinci ingin mendorong strategi yang tidak hanya berorientasi pada penambahan produksi, tetapi juga memperkuat akses pasar agar komoditas unggulan daerah tersebut mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Monadi mengatakan, pemerintah daerah perlu mencari solusi agar petani tidak terus berada dalam posisi tawar yang lemah ketika harga kayu manis mengalami penurunan.

Salah satu langkah yang didorong ialah memperluas hubungan dagang dengan suplier dari berbagai negara dan meningkatkan kualitas produk perkebunan.

“Kita harus mencari solusi agar petani tidak terus berada dalam posisi yang lemah ketika harga kulit manis turun. Salah satu langkahnya adalah meningkatkan kualitas produk dan memperpendek rantai pasok melalui kerja sama dengan suplier dari berbagai negara. Dengan akses pasar yang lebih terbuka, kita berharap kulit manis Kerinci memiliki daya tawar yang lebih baik dan memberikan nilai tambah bagi petani,” ujar Monadi.

Kerja sama dengan pelaku perdagangan internasional diharapkan membuka jalur pemasaran yang lebih luas bagi kayu manis Kerinci.

Namun, manfaatnya bagi petani akan sangat bergantung pada tindak lanjut kerja sama, mekanisme pembelian, standar kualitas, serta harga yang ditawarkan kepada produsen.

Kunjungan suplier dari tiga negara Eropa tersebut menjadi kesempatan bagi Pemkab Kerinci untuk menjajaki peluang perdagangan.

Meski demikian, pertemuan itu belum dengan sendirinya memastikan adanya kontrak pembelian, volume ekspor, atau kenaikan harga di tingkat petani.

Bagi petani, ukuran keberhasilan bukan sekadar terbukanya komunikasi dengan calon pembeli dari luar negeri.

Mereka juga membutuhkan akses pasar yang nyata, mekanisme penjualan yang transparan, dan harga yang mampu memberikan keuntungan layak setelah memperhitungkan biaya produksi.

Selain membenahi pemasaran, Pemkab Kerinci menargetkan pengembangan 1 juta bibit kayu manis berkualitas dalam lima tahun ke depan.

Program tersebut direncanakan melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pihak suplier, dengan sasaran masyarakat Kerinci.

Monadi menegaskan, pengembangan komoditas kayu manis harus berjalan seiring dengan peningkatan mutu produk dan penguatan daya saing di pasar internasional.

“Kita ingin kulit manis Kerinci semakin berkualitas dan memiliki daya saing yang kuat di pasar internasional. Karena itu, kita menargetkan pengembangan 1 juta bibit kulit manis berkualitas dalam lima tahun ke depan melalui kolaborasi pemerintah pusat, provinsi, daerah, dan pihak suplier. Harapannya, program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani kulit manis di Kabupaten Kerinci,” katanya.

Target tersebut menjadi bagian dari rencana pengembangan perkebunan jangka panjang.

Namun, penambahan bibit membutuhkan perencanaan yang selaras dengan kebutuhan pasar agar peningkatan produksi pada masa mendatang tidak berjalan tanpa kepastian pemasaran.

Ketersediaan bibit berkualitas, pendampingan budidaya, peningkatan mutu hasil panen, dan akses kepada pembeli perlu berjalan beriringan.

Tanpa strategi pemasaran yang memadai, peningkatan produksi saja belum tentu menjawab persoalan pendapatan petani ketika harga komoditas melemah.

Kayu manis merupakan salah satu komoditas perkebunan yang menopang perekonomian masyarakat Kerinci.

Karena itu, tekanan harga bukan hanya persoalan perdagangan, tetapi juga berkaitan dengan pendapatan petani dan keberlanjutan usaha perkebunan rakyat.

Upaya memperluas pasar internasional dapat membuka peluang baru.

Meski begitu, Pemkab Kerinci masih perlu menerjemahkan penjajakan kerja sama menjadi langkah yang terukur, termasuk memastikan kebutuhan calon pembeli, standar mutu yang diminta, mekanisme transaksi, dan akses petani terhadap jalur pemasaran tersebut.

Data mengenai perkembangan harga di tingkat petani, selisih harga antara petani dan pembeli berikutnya, serta jumlah pembeli yang dapat diakses juga penting untuk menilai efektivitas pembenahan rantai pemasaran.

Pemkab Kerinci berharap kerja sama dengan pelaku perdagangan internasional dan pengembangan perkebunan dapat memperkuat daya saing kayu manis daerah.

Pada akhirnya, keberhasilan strategi tersebut perlu tercermin pada akses pasar yang semakin terbuka, posisi tawar petani yang lebih kuat, dan peningkatan nilai ekonomi hasil perkebunan masyarakat.(*)




Bupati Kerinci Gandeng Suplier Eropa, Bidik Pasar Global untuk Kayu Manis Lokal

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pelemahan harga kayu manis di tingkat petani menjadi tantangan bagi Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam menjaga pendapatan masyarakat perkebunan.

Di tengah kondisi tersebut, Pemkab Kerinci menargetkan pengembangan 1 juta bibit kayu manis berkualitas selama lima tahun ke depan sekaligus memperluas peluang pemasaran melalui kerja sama dengan pelaku perdagangan internasional.

Bupati Kerinci, Monadi membahas langkah tersebut saat menerima kunjungan suplier kayu manis dari Belanda, Jerman, dan Swedia di PTPN IV Kayu Aro, Jumat 9 Oktober 2026.

Pertemuan itu membuka peluang penguatan hubungan dagang sekaligus menjadi ruang pembahasan mengenai kualitas produksi dan akses pasar kayu manis asal Kerinci.

Namun, peningkatan produksi saja tidak cukup untuk menjawab persoalan harga yang menekan petani.

Pemerintah daerah juga perlu memperkuat akses pemasaran dan memastikan peningkatan kualitas hasil perkebunan mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat.

Monadi mengatakan, Pemkab Kerinci menyiapkan target pengembangan 1 juta bibit kayu manis berkualitas dalam lima tahun mendatang.

Pemerintah daerah merencanakan program tersebut melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pihak suplier.

Bibit tersebut nantinya menyasar masyarakat Kabupaten Kerinci, terutama untuk mendukung pengembangan perkebunan kayu manis.

Meski demikian, keberhasilan program akan bergantung pada kesiapan pelaksanaan, kualitas bibit, pendampingan budidaya, dan kesesuaian pengembangan tanaman dengan kebutuhan pasar.

“Kita ingin kulit manis Kerinci semakin berkualitas dan memiliki daya saing yang kuat di pasar internasional. Karena itu, kita menargetkan pengembangan 1 juta bibit kulit manis berkualitas dalam lima tahun ke depan melalui kolaborasi pemerintah pusat, provinsi, daerah, dan pihak suplier,” ujar Monadi.

Ia berharap program tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya petani kayu manis.

Peningkatan kualitas produk dan perluasan pasar menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi komoditas unggulan Kerinci di tengah persaingan perdagangan.

Selain pengembangan bibit, Monadi menyoroti pentingnya pembenahan jalur pemasaran kayu manis.

Menurutnya, petani membutuhkan akses pasar yang lebih baik agar memiliki posisi tawar lebih kuat ketika harga komoditas mengalami penurunan.

“Kita harus mencari solusi agar petani tidak terus berada dalam posisi yang lemah ketika harga kulit manis turun. Salah satu langkahnya adalah meningkatkan kualitas produk dan memperpendek rantai pasok melalui kerja sama dengan suplier dari berbagai negara,” katanya.

Kerja sama dengan pelaku perdagangan internasional diharapkan memperluas peluang pemasaran kayu manis Kerinci.

Meski demikian, kunjungan suplier dari Eropa tersebut belum dengan sendirinya membuktikan adanya kontrak pembelian, kepastian volume ekspor, atau harga yang lebih menguntungkan bagi petani.

Karena itu, tindak lanjut berupa kesepakatan dagang, standar kualitas yang jelas, dan mekanisme pembelian yang transparan akan menjadi faktor penting untuk mengukur manfaat kerja sama tersebut.

Kayu manis menjadi salah satu komoditas perkebunan yang memiliki peran ekonomi bagi masyarakat Kerinci.

Pengembangan bibit berkualitas berpotensi mendukung produktivitas perkebunan dalam jangka panjang, sedangkan perluasan akses pasar dapat membuka peluang bagi pemasaran hasil panen.

Kedua langkah tersebut membutuhkan strategi yang saling melengkapi.

Pemerintah perlu memastikan ketersediaan bibit berkualitas dan pendampingan bagi petani, sementara pelaku perdagangan perlu menjelaskan persyaratan mutu, kebutuhan pasar, serta mekanisme pembelian yang dapat diakses produsen lokal.

Di sisi lain, target pengembangan 1 juta bibit dalam lima tahun perlu diikuti indikator pelaksanaan yang terukur.

Informasi mengenai tahapan penyaluran bibit, jumlah penerima manfaat, luas pengembangan lahan, dan perkembangan harga di tingkat petani akan membantu masyarakat menilai kemajuan program.

Pemkab Kerinci berharap kolaborasi dengan pemerintah lintas tingkat dan pelaku perdagangan internasional dapat memperkuat daya saing kayu manis daerah.

Bagi petani, keberhasilan upaya ini pada akhirnya bukan hanya terletak pada bertambahnya jumlah tanaman atau terbukanya peluang pasar, tetapi juga pada peningkatan pendapatan dan kepastian pemasaran hasil perkebunan.(*)




Pasokan BBM Sarolangun Jadi Perhatian, Wabup Gerry Koordinasi Langsung dengan Pertamina

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Sarolangun memperkuat koordinasi dengan Pertamina untuk menjaga kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke sejumlah SPBU di wilayahnya.

Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika turun langsung ke Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Lubuk Linggau, Kamis 8 Oktober 2026, guna membahas kesinambungan pasokan hingga ke masyarakat.

Pertemuan di Kantor PPN TBBM Lubuk Linggau Ilir tersebut melibatkan jajaran Pertamina, pengelola terminal, serta manajer SPBU dari wilayah Singkut, Pelawan, Bernai, dan Pelayang.

Koordinasi ini menjadi langkah Pemkab untuk memperkuat komunikasi dalam rantai distribusi BBM, mulai dari terminal hingga titik penjualan.

Bagi masyarakat, kelancaran distribusi BBM menyangkut lebih dari sekadar ketersediaan bahan bakar.

Pasokan yang terjaga turut mendukung mobilitas warga, transportasi, kegiatan usaha, dan berbagai layanan publik yang bergantung pada energi.

Wabup Gerry Trisatwika menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan penyaluran BBM berlangsung lancar dan berkesinambungan.

Ia juga meminta seluruh pihak segera menyampaikan kendala di lapangan agar masalah distribusi dapat ditangani tanpa menimbulkan dampak yang lebih luas.

“Pemerintah Kabupaten Sarolangun ingin memastikan penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan dengan baik, lancar dan berkesinambungan. Karena BBM merupakan kebutuhan penting yang berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah,” ujar Gerry.

Pemkab minta komunikasi distribusi diperkuat

Dalam pertemuan tersebut, Gerry menyoroti pentingnya komunikasi antara pemerintah daerah, Pertamina, pengelola TBBM, dan manajemen SPBU.

Menurutnya, koordinasi yang responsif dapat membantu setiap pihak mengenali potensi hambatan distribusi lebih dini.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga kelancaran distribusi. Jika ada kendala di lapangan, harus segera dikomunikasikan agar dapat dicarikan solusi,” tegasnya.

Pemkab Sarolangun juga mendorong pengelola SPBU menjaga kualitas pelayanan dan menjalankan penyaluran BBM sesuai ketentuan.

Langkah ini penting agar distribusi tidak hanya mengandalkan ketersediaan pasokan dari terminal, tetapi juga berjalan baik pada tingkat pelayanan langsung kepada konsumen.

Wabup Gerry hadir bersama Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Sarolangun, Bustra Desman, serta Kepala Bagian Ekonomi Setda Sarolangun, Davidman Setiawan.

Dari pihak Pertamina, pertemuan tersebut dihadiri jajaran Sales Pertamina Branch Jambi dan Kepala TBBM Lubuk Linggau, Wawan Prabawa.

Para manajer SPBU dari beberapa wilayah di Sarolangun juga mengikuti koordinasi untuk memperkuat komunikasi antara pemasok dan pengelola stasiun pengisian bahan bakar.

Koordinasi antara Pemkab Sarolangun dan Pertamina menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga kelancaran pasokan BBM.

Namun, efektivitas langkah tersebut pada akhirnya perlu terlihat melalui distribusi yang konsisten, pelayanan SPBU yang tertib, serta penanganan cepat apabila muncul kendala di lapangan.

Pemkab menyatakan akan melanjutkan koordinasi dan pengawasan bersama Pertamina serta pengelola SPBU.

Pemerintah daerah berharap upaya tersebut dapat menjaga ketersediaan BBM sekaligus mendukung stabilitas kegiatan ekonomi dan pelayanan publik di Kabupaten Sarolangun.

Bagi masyarakat, indikator terpenting bukan hanya pertemuan antarpihak, melainkan kepastian bahwa distribusi berjalan sesuai kebutuhan dan BBM dapat diakses melalui SPBU dengan pelayanan yang baik.

Pemkab Sarolangun berharap sinergi tersebut mendukung aktivitas masyarakat dan pembangunan daerah menuju Sarolangun Maju.(*)




Sudah Salurkan 1,93 Juta Liter Air Bersih! Pemkot Jambi Perkuat Penanganan Kekeringan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mencatat 435 permintaan atau kegiatan penyaluran air bersih selama periode Agustus hingga Oktober 2026.

Dari jumlah tersebut, 336 kegiatan telah selesai, sedangkan 99 lainnya masih dalam proses per 9 Oktober 2026.

Data pada laman pemantauan resmi Pemkot Jambi menunjukkan total distribusi air bersih telah mencapai 1.935.404 liter.

Pemkot bersama sejumlah pihak, terutama Perumda Air Minum Tirta Mayang, menyalurkan air untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan.

Angka tersebut menunjukkan skala bantuan yang telah berjalan. Namun, 99 permintaan yang masih berproses juga menjadi perhatian, terutama terkait waktu penyelesaian dan kebutuhan warga yang belum menerima bantuan.

Pemkot Jambi terus berkoordinasi dengan perangkat daerah dan pihak terkait untuk menjangkau masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih selama kemarau ekstrem.

Dari 435 permintaan atau kegiatan penyaluran yang tercatat, sekitar 77,2 persen telah selesai, sedangkan 22,8 persen masih dalam proses.

Persentase tersebut merupakan hasil perhitungan berdasarkan data yang tersedia per 9 Oktober 2026.

Penyaluran air bersih menjadi salah satu langkah pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari ketika pasokan air mengalami kendala.

Salah satu kegiatan berlangsung pada 6 Oktober 2026. Saat itu, Pemkot Jambi menyalurkan sekitar 12.000 liter air bersih kepada warga Kelurahan Simpang Tiga Sipin, Kecamatan Kota Baru.

Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha turut turun ke lapangan dalam kegiatan tersebut.

Meski jumlah air yang telah disalurkan mencapai lebih dari 1,9 juta liter, data yang tersedia belum merinci jumlah rumah tangga penerima, persebaran bantuan per kelurahan, maupun volume kebutuhan air yang belum terpenuhi.

Informasi tersebut penting untuk menilai apakah distribusi yang berjalan sudah menjangkau seluruh kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Selain mengatasi kesulitan air bersih, Pemkot Jambi menyalurkan masker untuk membantu masyarakat menghadapi penurunan kualitas udara akibat kabut asap.

Hingga periode pelaporan Oktober 2026, sebanyak 3.765 kotak masker telah disalurkan dari total persediaan bantuan sebanyak 5.070 kotak.

Dengan demikian, jumlah yang telah tersalurkan setara dengan sekitar 74,3 persen dari total bantuan yang tercatat.

Penyaluran berlangsung dalam 72 kegiatan dengan melibatkan perangkat daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta organisasi kemasyarakatan.

Bantuan masker berasal dari beberapa sumber, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan forum tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Kolaborasi tersebut membantu memperluas jangkauan distribusi.

Meski demikian, data yang tersedia belum menjelaskan jumlah masker per kotak, jenis masker yang dibagikan, maupun jumlah warga yang telah menerima bantuan.

Pemkot Jambi juga menyiagakan pelayanan kesehatan untuk mengantisipasi gangguan kesehatan yang berpotensi muncul atau memburuk akibat paparan asap dan polusi udara.

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian ketika kualitas udara memburuk.

Pemerintah mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas berat di luar ruangan saat udara tercemar dan menggunakan masker yang sesuai jika harus beraktivitas di luar.

Masyarakat juga perlu memperhatikan kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta orang dengan penyakit pernapasan atau jantung.

Warga yang mengalami sesak napas atau gejala berat perlu segera mencari pertolongan medis.

Selain itu, Pemkot Jambi mengambil langkah antisipatif melalui penyesuaian kegiatan pembelajaran sesuai kondisi kualitas udara yang terpantau.

Namun, data mengenai jumlah layanan kesehatan yang diberikan, perkembangan kasus penyakit selama periode tersebut, dan indikator kualitas udara belum tercantum secara terperinci dalam laporan bantuan yang disampaikan.

Dalam penanganan dampak kekeringan dan kabut asap, Pemkot Jambi juga menerima bantuan pangan dari forum CSR. Data yang tersedia mencatat bantuan tersebut sebanyak dua dus.

Informasi mengenai jenis bahan pangan, jumlah penerima, dan mekanisme penyalurannya belum dijelaskan lebih lanjut.

Pemkot Jambi terus mendorong kerja sama dengan perangkat daerah, Forkopimda, dunia usaha, dan organisasi masyarakat untuk membantu warga menghadapi dampak kondisi lingkungan.

Kerja sama tersebut mencakup pemenuhan kebutuhan air bersih, distribusi masker, kesiapsiagaan layanan kesehatan, serta dukungan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Data pemantauan per 9 Oktober 2026 memperlihatkan bahwa pemerintah telah menjalankan sejumlah langkah untuk merespons kekeringan dan kabut asap.

Penyaluran 1.935.404 liter air bersih dan 3.765 kotak masker menjadi bagian dari upaya tersebut.

Di sisi lain, masih adanya 99 permintaan atau kegiatan penyaluran air bersih yang dalam proses menunjukkan perlunya pembaruan informasi mengenai penyelesaian bantuan.

Kepastian waktu distribusi, lokasi yang masih membutuhkan pasokan, serta jumlah warga penerima akan membantu masyarakat memahami perkembangan penanganan secara lebih transparan.

Pemkot Jambi mengimbau warga menggunakan air secara bijak, menjaga kesehatan, mengurangi paparan udara tercemar ketika kualitas udara memburuk, dan segera mengakses fasilitas kesehatan jika mengalami gangguan kesehatan yang membutuhkan penanganan.(*)




Kabut Asap Selimuti Bandara Sultan Thaha, Batik Air Batal Terbang dan Citilink Tertunda

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kabut asap mengganggu operasional penerbangan di Bandara Sultan Thaha, Jambi, Jumat 9 Oktober 2026).

Jarak pandang di kawasan bandara sempat turun hingga 800 meter, sementara dua penerbangan Batik Air berstatus batal dan delapan penerbangan Citilink serta Super Air Jet mengalami penundaan akibat asap.

Data operasional bandara mencatat, hingga laporan tersebut disampaikan, hanya satu penerbangan keberangkatan yang tercatat beroperasi, yakni Batik Air ID 6807 tujuan Jakarta (CGK) pada pukul 06.05 WIB.

Pesawat tersebut menggunakan armada yang menginap di bandara atau Remain Overnight (RON).

Gangguan cuaca dan jarak pandang menjadi perhatian dalam operasional penerbangan karena kondisi tersebut dapat memengaruhi keselamatan dan keputusan operasional maskapai.

Seluruh penerbangan yang mengalami penundaan masih menunggu perkembangan cuaca di Jambi.

Jarak pandang sempat turun hingga 800 meter

Data pengamatan Bandara Sultan Thaha menunjukkan jarak pandang berubah-ubah sepanjang Jumat pagi hingga sore.

Pada pukul 06.00 WIB, jarak pandang tercatat 1.500 meter. Angka tersebut kemudian turun menjadi 1.200 meter pada pukul 06.30 WIB dan 1.000 meter pada pukul 07.00 WIB.

Jarak pandang sempat meningkat menjadi 1.400 meter pada pukul 08.00 WIB, tetapi kembali turun menjadi 1.000 meter pada pukul 09.00 WIB.

Kondisi terendah dalam data yang disampaikan terjadi pada pukul 10.00 WIB, saat jarak pandang mencapai 800 meter.

Setelah itu, jarak pandang tercatat 1.000 meter pada pukul 10.30 WIB, meningkat menjadi 1.200 meter pada pukul 11.00 WIB, lalu kembali berada di kisaran 1.000 meter pada siang hingga sore hari.

Perubahan jarak pandang tersebut menunjukkan kondisi yang belum stabil.

Karena itu, maskapai masih menunggu perkembangan cuaca sebelum menentukan kelanjutan penerbangan yang terdampak.

Dua penerbangan dibatalkan, delapan lainnya tertunda

Gangguan kabut asap berdampak pada penerbangan kedatangan maupun keberangkatan di Bandara Sultan Thaha.

Dua penerbangan Batik Air tercatat batal, yakni ID 6804 dari Jakarta dan ID 6805 tujuan Jakarta.

Sementara itu, empat penerbangan kedatangan mengalami penundaan, terdiri atas tiga penerbangan Citilink dan satu penerbangan Super Air Jet.

Berikut daftar penerbangan yang terdampak:

Penerbangan kedatangan (arrival)

  • Citilink QG 960 dari Jakarta (CGK): ditunda akibat kabut asap.
  • Citilink QG 964 dari Jakarta (CGK): ditunda akibat kabut asap.
  • Citilink QG 966 dari Jakarta (CGK): ditunda akibat kabut asap.
  • Super Air Jet IU 840 dari Jakarta (CGK): ditunda akibat kabut asap.

Penerbangan keberangkatan (departure)

  • Citilink QG 961 tujuan Jakarta (CGK): ditunda akibat kabut asap.
  • Citilink QG 967 tujuan Jakarta (CGK): ditunda akibat kabut asap.
  • Citilink QG 965 tujuan Jakarta (CGK): ditunda akibat kabut asap.
  • Super Air Jet IU 841 tujuan Jakarta (CGK): ditunda akibat kabut asap.

Seluruh penerbangan yang mengalami penundaan masih menunggu perkembangan kondisi cuaca.

Penumpang perlu memperhatikan bahwa status penerbangan dapat berubah mengikuti hasil pemantauan dan keputusan operasional maskapai.

Bandara koordinasikan penanganan penumpang

Manajemen Bandara Sultan Thaha menyatakan tim operasional telah berkoordinasi dengan maskapai dan instansi terkait untuk menangani penumpang yang terdampak penundaan.

Petugas juga memperbarui informasi jadwal kedatangan dan keberangkatan secara berkala agar pengguna jasa memperoleh informasi terbaru mengenai penerbangan mereka.

Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sultan Thaha mengimbau penumpang memeriksa status penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum menuju bandara atau melanjutkan perjalanan.

Untuk informasi kebandarudaraan, pengguna jasa dapat menghubungi Contact Center InJourney Airports di nomor 172.

Manajemen bandara juga berharap penanganan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi dapat segera berjalan efektif sehingga gangguan kabut asap berkurang dan operasional penerbangan kembali berlangsung dengan lebih lancar.

Di tengah kondisi tersebut, kepastian jadwal menjadi hal penting bagi penumpang.

Masyarakat disarankan tidak hanya mengacu pada jadwal awal, tetapi juga memastikan status terbaru penerbangan melalui kanal resmi maskapai.(*)




BRI BO Gunung Sahari Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – BRI BO Gunung Sahari melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diikuti oleh jajaran manajemen dan seluruh pekerja BRI BO Gunung Sahari. Upacara berlangsung dengan penuh khidmat, tertib, dan sarat dengan semangat kebangsaan serta rasa nasionalisme.

Pelaksanaan upacara menjadi momentum bagi seluruh insan BRILiaN untuk mengenang perjuangan dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus menghayati kembali nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian upacara dengan penuh kesungguhan sebagai wujud penghormatan terhadap Pancasila dan semangat persatuan bangsa.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi pengingat bagi seluruh pekerja BRI BO Gunung Sahari untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Semangat persatuan, gotong royong, integritas, dan kebersamaan diharapkan semakin memperkuat kolaborasi serta budaya kerja di lingkungan BRI.

Melalui momentum ini, BRI BO Gunung Sahari terus menumbuhkan semangat cinta Tanah Air dan memperkuat kebersamaan seluruh pekerja untuk memberikan kontribusi terbaik, menghadirkan pelayanan yang optimal bagi nasabah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Tentang PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 6/Jakarta 1

Jl. Veteran II No. 8 Gambir Jakarta Pusat 10110
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.