Arena Taman Remaja Bergemuruh! 800 Peserta Ikuti TPMF 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi membuka Tanah Pilih Marching Festival (TPMF) Tahun 2025, Sabtu pagi (24/5/2025).

Event yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Pemerintah Kota Jambi ke-79 dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke- 624 tahun itu berlangsung selama 2 hari dari tanggal 24 hingga 25 Mei 2025 di Arena Taman Remaja Kota Jambi.

Sebanyak 800 pelajar tingkat SD, SMP dan SMA yang terbagi kedalam 19 tim mengikuti event ini. Tidak hanya dari dalam kota Jambi, namun juga dari Kabupaten/Kota lainnya di Provinsi Jambi.

Event yang memperlombakan kategori Junior, Senior Nob Brass dan Senior Brass ini dibuka dengan ditandai pemukulan Brass Drum oleh Wali Kota Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha. Pembukaan Marching Festival yang terselenggara melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) ini merupakan event tahunan Pemkot Jambi yang telah 3 kali berturut-turut dilaksanakan yang diisi dengan berbagai keterampilan pertunjukan marching band.

Dikesempatan itu, Wali Kota Maulana menyebut, Marching Festival ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan meningkatkan kekompakan.

“Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya kita untuk meningkatkan semangat anak-anak, terutama pecinta drum band untuk terus berlatih,” sebutnya.

Dirinya berharap, agar Dispora Kota Jambi semakin giat menggelar berbagai kegiatan dan event yang bisa mengangkat nama Kota Jambi di kancah Nasional maupun Internasional yang akan berdampak pula pada perekonomian daerah.

Maulana juga mengungkapkan, kegiatan ini turut memperkuat citra Kota Jambi sebagai kota kreatif dan berbudaya yang menjunjung tinggi karakter anak muda.

“TPMF tidak hanya melatih aspek psikomotorik dan seni, tapi juga menanamkan nilai-nilai karakter bagi generasi muda kita. Ini sangat positif dan perlu didukung terus-menerus,” ungkapnya.

“Kegiatan ini memperlihatkan kepada kita semua sinergi, antara seni, ekonomi, dan pembangunan karakter, sehingga dengan banyaknya pengunjung datang, kota Jambi semakin dikenal sebagai kota yang aktif, inovatif, dan ramah bagi pengembangan potensi generasi muda,” lanjutnya.

Maulana juga menyampaikan rencana revitalisasi kawasan wisata Taman Remaja yang terletak di tengah-tengah pusat Kota Jambi itu menjadi alun-alun sebagai ruang ekspresi publik yang lebih terbuka.

“Kami bersama pak Wakil Wali Kota sudah merencanakannya. Jadi kawasan ini nanti bisa dipakai, baik diwaktu malam maupun siang dengan sarana yang lengkap untuk kegiatan seperti mini konser, kesenian hingga menampilkan produk-produk UMKM, sehingga bisa dinikmati bagi siapapun,” tutup Wali Kota Maulana.

Sementara itu, dalam laporan kegiatan Kepala Dispora Erwandi mengatakan, kegiatan Marching Festival ini diselenggarakan juga dalam rangka program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi pada program Balai Latihan Kerja Tematik (BALIKAT) dan Ruang Milenial (Rumel) sebagai wadah kaum milenial untuk berkreasi dan berkreativitas.

“Tidak hanya sebagai wadah pengembangan kapasitas bagi milenial, event ini iuga menarik kunjungan masyarakat yang diestimasi 2.000an orang, sehingga turut berdampak pada bergeliatnya aktivitas ekonomi, khususnya para pelaku UMKM,” katanya.

Untuk menjunjung tinggi sportivitas penyelenggaraan Marching Festival ini, Erwandi juga menjelaskan, panitia telah menunjuk dewan juri yang bersertifikat dan profesional dari luar Provinsi Jambi, seperti dari Riau, dan Sumatera Barat.

“Dengan harapan penilaian diberikan sangat objektif karena tidak ada keterikatan emosional dengan para peserta,” jelasnya.

Pembukaan Marching Festival tersebut turut dhadiri
Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah Maulana, Sekretaris Daerah (Sekda) A Ridwan. sejumlah Kepala Perangkat Daerah, PDBI Provinsi dan Kota Jambi, serta para Dewan Juri serta peserta lomba.(*)




Overload Target, Program 100 Hari Kerja Walikota Jambi: 101 Jalan Diperbaiki Jelang Akhir Mei 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Program 100 Hari Kerja Wali Kota Jambi Maulana  dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha menunjukkan progres yang luar biasa.

Hingga akhir Mei 2025, tercatat sebanyak 101 ruas jalan di Kota Jambi telah berhasil diperbaiki, melampaui target awal yang ditetapkan.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota Jambi juga menargetkan perbaikan 400 ruas jalan lingkungan dan jalan berstatus kota sepanjang tahun ini.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan untuk mendorong pemerataan dan meningkatkan kualitas hidup warga.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan yang transparan dan partisipatif, Wali Kota Maulana dan Wakil Wali Kota Diza melakukan peninjauan langsung ke beberapa lokasi proyek. Salah satunya di RT 11, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Jambi Selatan, di mana jalan sepanjang 165 meter tengah diaspal.

“Pembangunan jalan ini diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat ke fasilitas umum seperti sekolah, pesantren, dan masjid, serta mendorong aktivitas ekonomi lokal,” kata Wali Kota Maulana saat berada di lokasi.

Pemerintah Kota Jambi menegaskan bahwa perbaikan dan pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama selama masa kepemimpinan Maulana–Diza.

Langkah ini sejalan dengan visi menciptakan kota yang nyaman, terhubung, dan berkeadilan.

“Infrastruktur yang baik bukan hanya soal fisik, tapi juga soal layanan publik, konektivitas antarwilayah, dan pemerataan pembangunan,” ujar Maulana.

Program 100 Hari ini menjadi bukti nyata bahwa Pemkot Jambi serius menjawab kebutuhan warga dan membangun dari bawah, dengan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat di setiap kecamatan.(*)




Walikota Jambi Buka Lomba Mancing, Promosi Wisata dan Pererat Silaturahmi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-79 Pemerintah Kota Jambi, Wali Kota Jambi, Maulana secara resmi membuka Lomba Mancing Ikan yang digelar sebagai sarana hiburan sekaligus upaya mempererat silaturahmi antar Perangkat Daerah, Forkopimda, dan masyarakat umum.

Acara yang digelar di salah satu kolam pemancingan unggulan di Kota Jambi ini diikuti ratusan peserta dari berbagai instansi dan komunitas pemancing.

Dengan mengusung tema “Mancingnya Santai, Akrabnya Nyata, untuk Kota Jambi Bahagia”, lomba ini menjadi ajang yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga penuh makna.

“Setelah sekian lama disibukkan dengan pekerjaan yang padat, kita semua butuh momen refreshing. Memancing bukan hanya sekadar hobi, tapi juga sarana untuk relaksasi dan meningkatkan kesabaran. Di sinilah kita bisa santai, tertawa bersama, dan menjalin komunikasi yang positif antarinstansi,” ujar Wali Kota Maulana dalam sambutannya, Sabtu (24/5).

Menurut Maulana, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempromosikan wisata Kota Jambi.

Selain menjadi hiburan, lomba ini dinilai sebagai strategi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Lomba ini bisa jadi daya tarik wisata baru, terutama bagi wisatawan domestik yang gemar memancing. Di samping itu, kegiatan ini juga mendorong perputaran ekonomi lokal, terutama bagi pelaku usaha perikanan, alat pancing, hingga UMKM kuliner,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini merupakan wadah interaksi strategis yang mampu menciptakan sinergi positif lintas sektor, demi terwujudnya Kota Jambi yang BAHAGIA.

Tak hanya sebagai kompetisi, Lomba Mancing ini dikemas dalam suasana penuh kekeluargaan.

Wali Kota Maulana mengajak seluruh peserta untuk menjunjung sportivitas dan menjadikan acara ini sebagai ajang mempererat hubungan antar perangkat daerah serta menjalin komunikasi yang lebih cair dan terbuka.

“Di pinggir kolam nanti, kita semua bersaing secara sehat. Tapi yang paling penting adalah tawa dan kebersamaan. Kita ingin membangun Kota Jambi dengan semangat gotong-royong dan rasa saling percaya,” pungkasnya.

Acara ini disambut antusias oleh masyarakat dan peserta, yang berharap lomba mancing dapat menjadi agenda rutin tahunan dan bagian dari kalender pariwisata Kota Jambi.(*)




Walikota Jambi Dukung TPMF, Harap Dispora Aktif Promosikan Kota Lewat Kegiatan Kreatif

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Wali Kota Jambi, Maulana mengungkapkan harapannya agar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Jambi semakin giat menggelar berbagai kegiatan kreatif dan positif yang bisa mengangkat nama Kota Jambi di kancah nasional maupun internasional.

Salah satu kegiatan yang mendapat apresiasi tinggi adalah Tanah Pilih Marching Festival (TPMF).

Ajang ini dinilai mampu mencerminkan nilai-nilai disiplin, kerja sama, dan seni melalui pertunjukan marching band yang melibatkan berbagai pelajar dan komunitas dari dalam maupun luar kota.

“TPMF tidak hanya melatih aspek psikomotorik dan seni, tapi juga menanamkan nilai-nilai karakter bagi generasi muda kita. Ini sangat positif dan perlu didukung terus-menerus,” ujar Maulana, Sabtu (24/5).

Menurutnya, kegiatan seperti TPMF turut memperkuat citra Kota Jambi sebagai kota kreatif dan berbudaya.

Tak hanya berdampak di bidang pendidikan dan karakter anak muda, acara ini juga memberi kontribusi nyata terhadap perputaran ekonomi.

Khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terlibat dalam event tersebut.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, sektor UMKM ikut terdongkrak. Banyak pengunjung, kuliner dan produk lokal laku terjual. Ini adalah sinergi antara seni, ekonomi, dan pembangunan karakter,” tambahnya.

Maulana berharap TPMF dan kegiatan serupa bisa rutin dilaksanakan, sehingga Jambi semakin dikenal sebagai kota yang aktif, inovatif, dan ramah bagi pengembangan potensi generasi muda.(*)




Dispora Kota Jambi Gelar TPMF 2025, Angkat Prestasi dan Kreativitas Pemuda

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jambi, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Jambi menggelar Tanah Pilih Marching Festival (TPMF) 2025 pada 24–25 Mei 2025.

Festival marching band terbesar di Jambi ini mempertemukan 19 tim dari berbagai daerah dengan total 800 peserta yang terdiri dari atlet dan official.

Kepala Dispora Kota Jambi, Erwandi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengembangan Kapasitas Daya Saing Keolahragaan.

Khususnya dalam penyelenggaraan kejuaraan olahraga tingkat kabupaten/kota.

“TPMF 2025 ini adalah pelaksanaan yang ketiga, dan kami berharap festival ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk pembinaan dan ajang unjuk prestasi bagi generasi muda, khususnya di bidang marching band,” ujar Erwandi saat membuka acara.

TPMF 2025 mempertandingkan tiga mata lomba utama, yaitu Konser Musik dan Color Guard Ensemble yang digelar di Taman Arena Remaja Kota Jambi,

Street Parade yang dimulai dari Kantor DPRD Kota Jambi dan berakhir di halaman Kantor Wali Kota Jambi.

Peserta festival dibagi dalam tiga divisi. Yakni Junior, Senior Non-Brass, dan Senior Brass.

Dari 19 tim yang tampil, 15 berasal dari Kota Jambi, 1 tim dari Kabupaten Tanjung Jabung Timur, dan 3 tim dari Kabupaten Batanghari.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh dari Bapak Wali Kota Jambi yang selalu memberi semangat bagi pengembangan olahraga dan seni pertunjukan di kota ini. Terima kasih juga kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam suksesnya acara ini,” tambah Erwandi.

Festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan meningkatkan

kreativitas generasi muda Jambi. Acara puncak ditandai dengan sambutan dan pembukaan resmi oleh Wali Kota Jambi.(*)




Bersama Arsitek, Wali Kota Maulana Perkuat Kolaborasi Mewujudkan Kota Jambi Bahagia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M. K. M, secara resmi membuka kegiatan Pameran Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jambi yang dirangkai pula pelantikan dan rapat kerja IAI periode 2024-2027 yang berlangsung di Atrium WTC Pasar Jambi, Jumat (23/05/2025).

Mengusung tema “Kolaborasi Dalam Berkarya Untuk Melestarikan Arsitektur Jambi”, pameran ini dilaksanakan selama 3 hari, dari tanggal 23 hingga 25 Mei 2025 dengan menampilkan berbagai macam produk unggulan.

Dikesempatan itu, Wali Kota Jambi Maulana mengungkapkan pentingnya peran arsitek ditengah berkembangnya kota Jambi dengan tetap memperhatikan kearifan lokal.

“Dalam upaya pembangunan bernuansa modern saat ini, kita juga tidak boleh melupakan kearifan lokal daerah yang harus diangkat untuk menjadi potensi dan identitas daerah yang sejalan dengan visi Kota Jambi Bahagia yaitu Penguatan pengelolaan infrastruktur dan lingkungan hidup yang merata, berkualitas dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Wali Kota juga menyebut, kota tua di kawasan Pasar Jambi yang saat ini mulai ditinggalkan akan kembali diperbarui dengan mengangkat sejarah kearifan lokal yang bernuansa modern. Oleh karena itu dibutuhkan peran dari arsitektur dalam berkreativitas.

“Kita akan memulainya dengan menggelar festival tumpah ruah pada 28 Mei mendatang dengan mengajak dan memprioritaskan komunitas-komunitas anak muda lokal,” sebutnya.

Dirinya berharap keberadaan arsitek, khususnya dalam naungan IAI melalui program-programnya bisa terus meningkatkan kolaborasi dan sinergi yang baik bersama pemerintah dan semua pihak.

“Mari kita berkolaborasi membangun Jambi ini dengan nuansa modern tetapi tidak melupakan kearifan lokal daerah yang sangat penting,” harapnya.

Wali Kota Maulana juga mengajak mahasiswa arsitektur untuk turut serta berpartisipasi dalam pembangunan dengan menciptakan ide-ide dan inovasi.

“Mungkin ada dari hasil penelitian maupun skripsi nya, silahkan sampaikan, saya bisa mengarahkan langsung kepada Dinas PUPR kota Jambi untuk menindaklanjuti,” tutur Maulana.

Kepada kepengurusan IAI yang baru Maulana juga mengucapkan selamat, dengan harapan dapat terus meningkatkan sinergi dan kolaborasi dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur Kota Jambi yang berkelanjutan serta mampu memberikan daya ungkit terhadap aktivitas perekonomian di Kota Jambi.

Sementara itu, Ketua IAI Jambi Selamat menyebut, pameran ini dilakukan untuk terus mendorong profesionalisme arsitek dan memperkuat jejaring dengan pelaku industri serta mengenalkan inovasi dan perkembangan terbaru di dunia material bangunan.

“Kemajuan arsitektur memang tidak bisa dipisahkan dari kemajuan teknologi, melalui kegiatan ini kami berharap dapat menciptakan ruang dialog antara arsitek, produsen material, jasa kontruksi dan akademisi serta masyarakat luas,” singkatnya.

Pembukaan Pameran Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jambi ditutup dengan pemberian cinderamata oleh ketua IAI Jambi kepada Wali Kota Maulana yang dilanjutkan dengan peninjauan stand-stand pameran milik para mitra IAI.

Turut hadir pada kesempatan itu, Ketua Umum Pengurus Nasional IAI diwakili oleh Pengurus Nasional Region I Teuku Ivan, Kepala Dinas PUPR Kota Jambi Momon Sukmana Fitra, para Akademisi Arsitektur, Stakeholder terkait, serta tamu undangan lainnya.(*)




Walikota Maulana Dorong Optimalisasi Call Center Bahagia dalam Rakor Kegawatdaruratan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat sistem layanan kegawatdaruratan demi menjamin hak dasar warga untuk mendapat pertolongan yang cepat, tepat, dan manusiawi. Salah satu langkah konkret tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Penanganan Kegawatdaruratan Medis, yang digelar di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Jumat (23/5/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program prioritas 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi di bawah program Call Center Bahagia, yang dirancang untuk menghadirkan layanan darurat terpadu dan mudah dijangkau oleh masyarakat.

Rakor tersebut dihadiri oleh para pimpinan rumah sakit, puskesmas, dan fasilitas kesehatan lainnya di Kota Jambi.

Sejumlah narasumber juga dihadirkan, antara lain Kepala Badan Pengawas Rumah Sakit Provinsi Jambi Dr. R. Deden Sucahyana, Ketua Persi Jambi Dr. Hermina M. Basrie, perwakilan BPJS Kesehatan Rosselini Triana, serta Kadis Dukcapil Kota Jambi Drs. Nirwan Ilyas.

Dalam arahannya, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menekankan pentingnya membangun sistem penanganan kegawatdaruratan terpadu yang bisa merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan terkoordinasi.

“Kami telah menyiapkan satu unit layanan baru melalui Call Center Bahagia dalam bentuk UPTD yang siap merespons berbagai kegawatdaruratan. Selain itu, kami juga membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan pimpinan setingkat eselon II, sebagai penguatan sistem layanan satu pintu,” ungkap Maulana.

Langkah ini, lanjut Maulana, menjadi bagian dari implementasi visi Kota Jambi Bahagia, sebuah kota perdagangan dan jasa yang bersih, aman, harmonis, agamis, inovatif, dan sejahtera.

UPTD Call Center Bahagia nantinya akan dipimpin seorang dokter eselon IV A, didampingi sekretaris eselon IV B, dan akan bersinergi dengan unsur kepolisian serta TNI dalam merespons kondisi darurat secara kolaboratif.

“Layanan ini akan kami buat semudah mungkin untuk diakses masyarakat, bebas pulsa, dan siap siaga kapan pun dibutuhkan. Semua sistem yang terhubung akan bergerak bersamaan,” tegas Wali Kota.

Selain itu, Wali Kota Maulana juga menegaskan koordinasi dan sinergi yang baik mempunyai peran penting mewujudkan SPGDT (Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu) dalam memberikan pelayanan menyelamatkan nyawa orang.

Tak hanya dari sisi medis dan penyelamatan, Pemkot Jambi juga memperkuat sistem administrasi dukcapil untuk mendukung integrasi data kegawatdaruratan, seperti pendataan kelahiran dan kematian yang langsung terhubung dengan fasilitas kesehatan.

Wali Kota Maulana juga menyampaikan bahwa ke depan titik-titik posko pemadam kebakaran akan diperluas hingga menjangkau setiap kecamatan, demi mempercepat waktu tanggap darurat.

Selain pelayanan darurat medis, sinergi Pemkot Jambi dengan BPJS juga terus diperluas untuk menjamin kesejahteraan dan perlindungan tenaga kerja.

“Pelayanan yang baik adalah hak rakyat. Dan pemerintah harus hadir untuk menjamin itu,” pungkas Maulana.

Rakor ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara peserta dan narasumber, yang juga turut dihadiri Staf Ahli Wali Kota, sejumlah Kepala OPD, Kepala Puskesmas serta stakeholder kesehatan lainnya di lingkup Kota Jambi.(*)




Gerakan Bersih Korem 042/Gapu Disambut, Wali Kota Maulana: Ini Wujud Sinergi Nyata

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., memberikan apresiasi atas pelaksanaan Gerakan Jum’at Bersih yang digagas oleh Korem 042/Gapu.

Bertempat di kawasan Pasar Talang Banjar, Jumat pagi (23/5/2025), Wali Kota Maulana turut hadir dan bahkan ikut turun langsung mengikuti gotong royong dalam aksi karya bakti pembersihan yang melibatkan ratusan personel gabungan lintas instansi.

Kegiatan yang mengangkat tema “Mewujudkan Lingkungan yang Bersih, Rapi, dan Nyaman di Provinsi Jambi” tersebut diawali dengan apel pelepasan personel yang dipimpin langsung oleh Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Jambi H. Abdullah Sani, Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binaga Siregar, Dandim 0415/Jambi Kolonel Inf Yoga Cahya Prasetya, jajaran Forkopimda, Sekda A Ridwan serta Kepala Perangkat Daerah Provinsi dan Kota Jambi.

Sebanyak 320 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Damkar, Satpol PP, hingga Gerakan Pramuka diterjunkan untuk menyisir dan membersihkan seluruh area Pasar Talang Banjar.

Menurut Danrem 042/Gapu, aksi bersih-bersih ini dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota di bawah jajaran Korem 042/Gapu.

“Hari ini kita laksanakan secara serentak di 11 kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan,” ungkap Brigjen TNI Heri Purwanto.

Sementara itu, Wali Kota Maulana menyampaikan terima kasih atas dukungan Korem 042/Gapu dalam menjaga kebersihan lingkungan Kota Jambi, khususnya di kawasan pasar tradisional.

“Ini merupakan kawasan yang sering menjadi sorotan masyarakat. Saya mewakili pemerintah dan warga Kota Jambi mengucapkan terima kasih atas kontribusi nyata TNI melalui Korem 042/Gapu dalam mendukung upaya menciptakan pasar yang bersih dan tertib,” ujar Maulana.

Wali Kota Maulana juga memanfaatkan momen tersebut untuk menyosialisasikan rencana strategis Pemkot Jambi pasca Idul Adha mendatang.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah kota akan melakukan penertiban terhadap sekitar 450 pedagang yang berjualan di luar area resmi Pasar Talang Banjar, yang selama ini menempati badan jalan dan menutup saluran drainase.

“Para pedagang tersebut akan kami relokasi ke Pasar Angso Duo dengan fasilitas lapak gratis selama enam bulan. Kawasan yang ditertibkan nantinya akan dikembangkan menjadi zona ekonomi baru yang bersih dan ramah lingkungan,” jelasnya.

Maulana menambahkan, pasca relokasi pedagang, kawasan tersebut akan direvitalisasi secara menyeluruh. Nantinya, akan dibangun median jalan, jalur pedestrian di kedua sisi, serta dilengkapi penerangan jalan untuk menciptakan suasana yang terang, aman, dan estetik di malam hari serta ramah pejalan kaki.

“Kawasan ini akan menjadi ruang publik yang tertib, bersih, ramah bagi pejalan kaki, nyaman untuk keluarga, dan membanggakan bagi warga Kota Jambi,” jelasnya.

“Mudah-mudahan proses ini berjalan lancar dan mendapat dukungan dari semua pihak, khususnya jajaran TNI dan Polri, agar penataan kawasan ini dapat terlaksana dengan baik demi kebaikan bersama,” pungkas Maulana.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani turut memberikan apresiasi atas inisiatif Korem 042/Gapu ini. Menurutnya, gerakan tersebut akan menjadi pemantik semangat masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

“Gerakan ini bukan hanya soal bersih-bersih, tapi juga soal menanamkan nilai kepedulian. Insya Allah, semangat dari para personel ini akan menular kepada masyarakat luas,” ucapnya.

Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI-Polri dan Pemerintah Daerah dalam menciptakan kota yang bersih, sehat, dan membahagiakan bagi seluruh warga.(*)




Walikota Jambi Apresiasi TNI-Polri, Korem 042/Gapu Bersihkan Pasar Talang Banjar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, Korem 042/Gapu melaksanakan kegiatan karya bakti serentak bertajuk Gerakan Jumat Bersih di seluruh Provinsi Jambi, termasuk di Pasar Talang Banjar, Kota Jambi, pada Jumat (23/5).

Sebanyak 320 personel TNI turut ambil bagian dalam aksi gotong royong ini, bersama masyarakat dan pemerintah kota Jambi.

Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Heri P secara langsung memimpin kegiatan, menunjukkan komitmen kuat TNI dalam mendukung kebersihan lingkungan.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian TNI terhadap kebersihan dan kesehatan masyarakat. Kita lakukan serentak di seluruh Jambi, dan hari ini kami fokus di Pasar Talang Banjar bersama pemerintah dan warga,” ujar Brigjen TNI Heri Purwanto.

Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi upaya bersama yang dilakukan.

“Apa yang dilakukan secara bersama ini menciptakan keindahan. Atas nama pemerintah, saya ucapkan terima kasih kepada jajaran Korem 042/Gapu,” ungkapnya.

Wali Kota Jambi melalui perwakilan Pemerintah Kota juga menyampaikan apresiasi kepada TNI.

“Kami sangat berterima kasih kepada jajaran TNI atas kepedulian dan dukungannya dalam menjaga kebersihan pasar dan lingkungan kota,” ujarnya.

Aksi bersih-bersih ini diharapkan dapat menjadi contoh dan motivasi bagi masyarakat untuk menjaga kebersihan sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan tanggung jawab bersama.(*)




Menuju Universal Coverage, 3.000 Pekerja Rentan Kota Jambi Dapat Jaminan Sosial

JAMBI,SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi resmi meluncurkan program bantuan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan dalam sebuah acara bertajuk “Launching Akbar Bantuan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan di Kota Jambi” yang digelar di Lapangan Kantor Walikota Jambi, Kamis (22/5).

Program ini menjadi bagian dari 100 hari kerja Walikota Jambi, Dr. H. Maulana, MKM, bersama Wakil Walikota Jambi, Diza Hazra Aljosha.

Peluncuran program tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Sekda Provinsi Jambi, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jambi dan Kota Jambi, Deputi Bidang Kepesertaan Korporasi dan Institusi BPJS Ketenagakerjaan, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi, para staf ahli dan asisten Pemkot Jambi.

Walikota Jambi, Maulana menyampaikan bahwa sebanyak 3.000 pekerja rentan serta 1.316 petugas keagamaan telah terdaftar sebagai penerima bantuan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Program ini menyasar pekerja bukan penerima upah seperti pelaku UMKM, tukang ojek, dan jenis pekerjaan informal lainnya yang memiliki risiko tinggi dalam menjalankan aktivitasnya.

“Pekerja yang sudah dibiayai akan segera dicetakkan kartunya. Kami ingin mereka mengetahui hak-haknya, agar lebih semangat bekerja dalam mencari rezeki,” kata Walikota dalam sambutannya.

Selain peluncuran program, dalam kesempatan itu juga diserahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada sejumlah ahli waris dari pekerja yang sebelumnya telah terdaftar sebagai peserta dan meninggal dunia.

Walikota turut menyampaikan kisah menyentuh dari salah satu penerima santunan yang menjadi bukti langsung manfaat program ini bagi masyarakat.

Deputi Bidang Kepesertaan Korporasi dan Institusi BPJS Ketenagakerjaan, Hendra Novriansyah, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Pemerintah Kota Jambi.

Ia bahkan menyebut program ini sebagai proyek percontohan yang bisa diadopsi oleh daerah lain.

“Jambi ini luar biasa. Dukungan dari kepala daerah sangat kuat. Ini menunjukkan bahwa Jambi adalah salah satu pemerintah daerah yang benar-benar peduli pada masyarakat yang membutuhkan. Dimulai dari Provinsi Jambi melalui program BKBK yang telah melindungi lebih dari 100.000 orang, kini dilanjutkan oleh Kota Jambi dengan melibatkan ribuan pekerja rentan,” jelas Hendra.

Ia juga menambahkan, dengan adanya program ini, maka semakin banyak kepala daerah yang tahu tentang apa yang dilakukan di Provinsi dan Kota Jambi, maka akan diikuti juga oleh daerah-daerah lainnya.

Dari total sekitar 15.000 pekerja rentan yang terdata di Kota Jambi, baru 3.000 yang telah terverifikasi dan menerima perlindungan melalui program ini.

Ia menyebut kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPJS sangat penting untuk mewujudkan Universal Coverage Jaminan Sosial (UCJ) yang merata dan inklusif.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi, Hendra Elvian, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam memperluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan melalui program Walikota Jambi.

Menurutnya, Wali Kota Jambi secara aktif mendorong keberhasilan program ini demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saat ini, cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kota Jambi mencapai 44 persen dari total potensi sekitar 228 ribu pekerja. Artinya telah tercover sebanyak 112 ribu orang pekerja, masih banyak pekerja yang belum terlindungi secara optimal,” ungkap Hendra Elvian dalam keterangannya.

Ia menjelaskan bahwa beberapa program yang dijalankan oleh Pemerintah Kota Jambi telah sejalan dengan kebijakan nasional BPJS Ketenagakerjaan.

Salah satu program unggulan yang tengah difokuskan adalah “Kampung Bahagia”, yang diyakini mampu menjadi instrumen strategis dalam memperluas cakupan perlindungan sosial di kalangan pekerja pekerja rentan dan miskin ekstrem, khusunya melalui jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Program Kampung Bahagia bukan hanya slogan, tetapi langkah konkret untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat. Kami melihat adanya perhatian serius dari Wali Kota untuk meningkatkan kesejahteraan warga, khususnya melalui jaminan sosial,” tambahnya.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan, Hendra optimistis bahwa tingkat kepesertaan meningkat dan memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Program ini juga diharapkan menjadi model percontohan bagi daerah lain dalam upaya memperluas perlindungan sosial di tingkat lokal. (*)