Villa Bukit Diza Belum Kantongi IMB, Pemkot Sungai Penuh Pertimbangkan Penutupan Sementara

SUNGAPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Sungai Penuh merespons permintaan DPRD yang mendesak agar operasional Villa Bukit Diza dihentikan sementara karena belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Walikota Sungai Penuh, Alfin, saat dimintai tanggapan, Selasa (29/4/2025), menyatakan bahwa penutupan vila tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Menurutnya, operasional bangunan seharusnya dimulai setelah izin diterbitkan.

“Pada prinsipnya, kami mendukung investasi di Sungai Penuh, tetapi tetap harus mengikuti aturan. Kita lihat informasinya saat ini izin sedang dalam proses,” kata Alfin.

Kasat Pol PP Kota Sungai Penuh, Zamroni, juga menegaskan akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait, seperti Dinas Perizinan dan PUPR, guna memastikan penegakan Perda terhadap bangunan yang belum berizin.

Diketahui, Villa Bukit Diza berlokasi di Desa Sungai Jernih dan dibangun di zona pemukiman, berdasarkan data dari Dinas PUPR bidang Tata Ruang. Hal ini menjadi tantangan dalam proses pengurusan izin.

“Zona pemukiman memang bisa digunakan untuk usaha, tapi ada syarat ketat terkait luas area dan keberadaan ruang terbuka hijau,” ujar Kabid Tata Ruang Dinas PUPR, Teguh.

Pemkot Sungai Penuh menegaskan bahwa pengusaha wajib mematuhi peraturan perizinan agar kegiatan usaha tidak melanggar ketentuan tata ruang dan perundangan yang berlaku.(*)




Disdik Sungai Penuh Warning Sekolah, Soal Pungutan Study Tour dan Perpisahan!

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh mengeluarkan surat edaran tertanggal 4 Februari 2025 yang melarang sekolah-sekolah di wilayah tersebut menarik pungutan untuk kegiatan perpisahan, study tour, dan acara seremonial lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Khaidirman, menegaskan bahwa kegiatan perpisahan tidak boleh membebani wali murid secara finansial.

“Perpisahan tidak boleh membebani wali murid. Bagi yang ngotot tentu ada sanksi,” ujarnya.

Meskipun demikian, terdapat laporan bahwa beberapa sekolah tetap berencana melaksanakan acara perpisahan dengan alasan permintaan dari wali siswa.

Pungutan yang diminta bervariasi, mulai dari Rp160.000 hingga Rp300.000 per wali siswa, yang dianggap memberatkan oleh sebagian orang tua.

“Anak saya juga kelas enam dan untuk perpisahan diminta Rp300.000 lebih. Ini sangat membebani kami. Sekolah beralasan itu karena permintaan wali murid, tapi saya rasa banyak yang tidak setuju karena anggaran terlalu berat,” ujar salah satu wali murid.

Dinas Pendidikan menghimbau kepada seluruh sekolah untuk mematuhi surat edaran tersebut dan menghindari pungutan yang tidak sesuai regulasi.

Wali murid juga diharapkan proaktif melaporkan pelanggaran kepada pihak terkait atau Ombudsman.

Kebijakan ini sejalan dengan langkah serupa yang diambil oleh pemerintah daerah lain, seperti di Samarinda dan Seluma, yang juga melarang pungutan perpisahan sekolah guna meringankan beban ekonomi masyarakat.(*)




Pelayanan Parkir di Kota Jambi Dinilai Maladministrasi, Ombudsman Minta Pembenahan

Jambi – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Jambi menyoroti buruknya pengelolaan parkir di Kota Jambi yang dinilai mengganggu kelancaran lalu lintas dan merugikan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Kepala Perwakilan Ombudsman Jambi, Saiful Roswandi, dalam dialog publik di RRI Jambi pada Selasa, 29 April 2025.

Saiful menegaskan bahwa Dinas Perhubungan Kota Jambi memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan lalu lintas berjalan aman dan lancar. Namun, kenyataannya masih banyak parkir di badan jalan yang mengganggu hak pengguna jalan lainnya.

“Penggunaan badan jalan untuk parkir yang tidak sesuai regulasi merupakan pelanggaran. Ini tidak hanya mengganggu, tapi juga berpotensi jadi lahan pungli dan maladministrasi,” tegas Saiful.

Ia juga menambahkan bahwa pengelolaan parkir yang semrawut berpotensi menyebabkan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD), karena retribusi parkir tidak tercatat dan hanya dinikmati oleh pihak-pihak tertentu.

Ombudsman meminta Dishub Kota Jambi segera melakukan pembenahan sistem parkir dan memastikan penarikan retribusi berjalan sesuai aturan. Saiful juga mengimbau masyarakat untuk aktif mengawasi dan melaporkan jika menemukan pelanggaran atau indikasi pungli.




Literasi Keuangan Syariah Diperkuat, OJK Luncurkan SICANTIKS dan OJK PEDULI

Dalam rangka memperkuat literasi keuangan syariah di masyarakat, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan program Training of Trainers (ToT) bertajuk Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah (SICANTIKS) di Jakarta, Senin (28/4). Kegiatan ini diikuti oleh 100 perencana keuangan perempuan dari berbagai daerah.

Dengan tema “Kartini di Era Digital: Perencana Keuangan Perempuan sebagai Penggerak Literasi Keuangan Syariah”, program ini bertujuan membekali para profesional dengan pemahaman mendalam terkait keuangan syariah agar dapat menjadi agen edukasi di tengah masyarakat.

Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK, Ismail, menyebut bahwa peran Certified Financial Planner (CFP) sangat penting dalam mendorong inklusi keuangan syariah di Indonesia.

“Kami berharap para perencana keuangan perempuan ini mampu menjadi Duta Literasi Keuangan Syariah yang aktif dan berdampak luas,” ujarnya.

Acara juga dihadiri oleh berbagai tokoh dari FPSB Indonesia, IARFC Indonesia, IFPA, dan AFSI, serta ditandai dengan penyerahan simbolis dukungan program dari mitra asosiasi perencana keuangan.

Program SICANTIKS ini terintegrasi dengan inisiatif OJK PEDULI guna memantau dampak edukasi masyarakat melalui Training of Community (ToC) oleh para duta.

Sejak diluncurkan tahun 2023, program ini telah melahirkan 2.350 Duta Literasi Keuangan Syariah dari berbagai komunitas perempuan di Indonesia.(*)




Hari Kartini, Sinsen Dorong Perempuan Jadi Pelopor Keselamatan Berkendara

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2025, PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen), Main Dealer sepeda motor Honda di Provinsi Jambi, bekerja sama dengan Satlantas Polresta Jambi menggelar seminar safety riding khusus untuk mahasiswi Universitas Adiwangsa Jambi.

Kegiatan ini menjadi wadah edukasi penting dalam membentuk kesadaran generasi muda, khususnya perempuan, terhadap pentingnya keselamatan berkendara di jalan raya.

Mengusung tema “Kartini Muda Tetap Cantik dan Cari Aman di Setiap Perjalanan”, seminar ini menghadirkan Instruktur Safety Riding Sinsen, Agung Sanjaya, yang memberikan edukasi seputar perilaku berkendara aman, antisipasi bahaya di jalan, hingga pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan standar.

“Melalui seminar ini, kami ingin menciptakan pelopor keselamatan di kalangan pengendara perempuan. Keselamatan di jalan adalah hak semua orang, dan para Kartini muda bisa menjadi agen perubahan,” ujar Agung.

Selain materi edukatif, peserta juga mengikuti kuis interaktif berhadiah yang menambah semangat dan antusiasme.

Diharapkan, kegiatan ini dapat mendorong lahirnya lebih banyak pengendara perempuan yang sadar akan pentingnya #Cari_Aman di setiap perjalanan.(*)




ITGP 2025 Resmi Dimulai, Yamaha Cari Teknisi Terbaik dari Seluruh Indonesia

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan purna jual, Yamaha Indonesia kembali menggelar Indonesia Technician Grand Prix (ITGP) 2025, ajang bergengsi untuk menjaring teknisi terbaik dari seluruh Indonesia.

Kompetisi ini merupakan bagian dari komitmen Yamaha dalam menciptakan layanan yang semakin profesional dan terpercaya bagi pelanggan setianya.

ITGP yang sudah berjalan sejak tahun 2000, kini memasuki edisi ke-18 dan telah memulai tahap seleksi regional sejak April hingga Mei 2025. Tahun ini, lebih dari 6.000 teknisi dari 26 wilayah bersaing untuk menjadi perwakilan regional menuju babak nasional.

Tema kompetisi tahun ini, “Handal Teknisinya, Asli Sparepartnya”, menekankan pentingnya kompetensi teknis dan penggunaan suku cadang asli Yamaha.

Para peserta diuji dalam keterampilan pelayanan pelanggan (Customer Satisfaction Skill) serta kemampuan diagnostik menggunakan Yamaha Diagnostic Tool (YDT), mengacu pada standar kurikulum Yamaha Technical Academy (YTA) tingkat Bronze, Silver, dan Gold.

Tak hanya teknisi, Yamaha juga mengadakan SMK Kontes Regional, melibatkan 24 SMK binaan Yamaha yang memiliki Kelas Khusus Yamaha (KKY). Pemenangnya akan bersaing di SMK Kontes Nasional yang diselenggarakan bersamaan dengan ITGP Nasional.

Untuk wilayah Jambi, seleksi regional dijadwalkan berlangsung pada Mei 2025.

“Ajang ini bukan hanya tentang persaingan, tetapi juga pencarian talenta masa depan Yamaha. Kami ingin terus menghadirkan pelayanan terbaik melalui teknisi yang unggul dan berstandar global,” ujar Johannes B.M Siahaan, Asst. GM Service PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.(*)




Kasat Reskrim dan Kapolsek Tanah Sepenggal Lintas Resmi Dilantik, Ini Pesan Kapolres Bungo

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Polres Bungo melakukan serah terima jabatan dua posisi penting, yakni Kasat Reskrim dari AKP Febrianto kepada AKP Ilham Tri Kurnia, serta Kapolsek Tanah Sepenggal Lintas dari IPDA Rizky Trheeyudha kepada IPTU Charlos Sihombing.

Upacara Sertijab berlangsung khidmat di Aula Tatag Trawang Tungga Polres Bungo, Selasa (29/4/2025), dipimpin langsung oleh Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono. Turut hadir Waka Polres, para pejabat utama (PJU), para Kapolsek, serta para Kasat.

Dalam sambutannya, Kapolres AKBP Natalena mengucapkan selamat kepada pejabat baru yang dipercaya mengemban tugas strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah hukum Polres Bungo.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi dan kontribusi selama bertugas.

“Kepada pejabat baru, segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan jalankan tugas sesuai tanggung jawab. Keberhasilan kita ditentukan oleh kerja sama, sinergi, dan komunikasi yang baik,” tegas Kapolres.

Ia juga menekankan pentingnya memberikan arahan kepada anggota di lapangan serta membangun komunikasi dengan masyarakat demi menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah Bungo.

“Sinergitas antaranggota dan kemitraan dengan masyarakat harus terus dibina agar setiap tugas berjalan maksimal dan situasi tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.(*)




Aksi Warga Sukaramai Protes Abrasi Sungai, Ditpolairud Polda Jambi Fasilitasi Mediasi Damai

MUARABULIAN, SEPUCUKJAMBI.ID – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jambi bertindak cepat merespons konflik antara warga Desa Sukaramai, Kecamatan Tembesi, dan perusahaan pengelola tongkang batu bara yang beroperasi di Sungai Batang Tembesi.

Aksi protes warga pecah pada Senin (28/4/2025), saat mereka menahan sejumlah tongkang batu bara sebagai bentuk penolakan terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan aktivitas parkir tongkang.

Warga mengaku mengalami abrasi di sepanjang bantaran sungai, yang menggerus lahan pertanian dan pemukiman mereka.

Menanggapi ketegangan tersebut, Ditpolairud Polda Jambi bersama unsur TNI, Polsek Tembesi, pemerintah desa, dan Polres Batanghari langsung turun tangan.

Pendekatan persuasif dan humanis dikedepankan demi menjaga ketertiban dan mencegah konflik sosial yang lebih luas.

“Kami hadir untuk menengahi dengan mengedepankan dialog dan solusi damai. Negara harus hadir untuk melindungi masyarakat dari potensi konflik berkepanjangan,” ujar Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Jambi, AKBP Ade Candra.

Langkah mediasi dilakukan dengan mempertemukan perwakilan warga dan pihak perusahaan. Meski belum membuahkan kesepakatan final, proses dialog terus berjalan dalam suasana kondusif.

Menurut AKBP Ade Candra, keberadaan Ditpolairud bukan semata sebagai penegak hukum di wilayah perairan, tetapi juga pelindung dan pengayom masyarakat.

“Prinsip kami adalah menjamin rasa aman, mengayomi tanpa keberpihakan, dan memastikan setiap persoalan diselesaikan secara musyawarah dan adil,” tegasnya.

Ditpolairud Polda Jambi pun mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga ketenangan dan menyerahkan penyelesaian masalah ini melalui jalur dialog, agar tidak menimbulkan dampak sosial lanjutan.

Dengan pendekatan proaktif ini, Ditpolairud Polda Jambi menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas wilayah perairan serta mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar.(*)




Judi Online Marak, Ini Langkah Tegas Kapolresta Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kapolresta Jambi, Kombes Pol Boy Sutan Binaga Siregar, menegaskan keseriusan dan komitmen penuh kepolisian dalam memberantas praktik judi online di Kota Jambi.

Ia mengatakan, pemberantasan judi online merupakan instruksi langsung dari Kapolri yang disampaikan melalui Kapolda Jambi dan diteruskan ke seluruh jajaran kepolisian di daerah.

“Soal judi online, ada perintah langsung dari Bapak Kapolri, dan diteruskan oleh Bapak Kapolda Jambi. Dalam kasus ini kami tidak akan bermain-main menanganinya,” ujar Kapolresta, Senin (28/4/2025).

Kapolresta menjelaskan, Polri telah membentuk Tim Cyber khusus yang rutin melakukan patroli di dunia maya.

Meski diakui terdapat tantangan teknis dalam menangkap pelaku secara langsung, hal ini tidak menjadi alasan untuk menunda tindakan.

Ia juga menyebutkan sudah ada anggota Polri yang diproses melalui patsus dan sidang disiplin karena terbukti terlibat judi online.

Kapolresta menegaskan pentingnya menjaga integritas dan mengajak masyarakat aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait judi online.(*)




Potret Buram Pendidikan di Pelosok Bungo, SD Negeri 85 Seperti Rumah Hantu

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Kondisi memprihatinkan menyelimuti SD Negeri 85 Apung Mudik yang berada di Desa Timbolasi, Kecamatan Bathin III Ulu, Kabupaten Bungo.

Bangunan sekolah ini telah bertahun-tahun mengalami kerusakan parah tanpa ada perhatian serius dari pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo.

Pantauan di lokasi pada Senin, 28 April 2025, menunjukkan gedung sekolah tersebut menyerupai rumah tua tak berpenghuni.

Dinding rapuh, atap bocor, dan ruang kelas yang hampir ambruk membuat proses belajar mengajar untuk sekitar 50 siswa menjadi sangat tidak layak.

Tokoh pemuda setempat, Sisnadi, mengungkapkan keprihatinannya terhadap minimnya perhatian pemerintah.

Ia menilai ketidakpedulian ini berdampak buruk terhadap semangat belajar anak-anak di pelosok.

Hal serupa disampaikan Robi Apung, aktivis setempat, yang mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo segera turun tangan.

Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar anak-anak di Apung Mudik bisa menikmati pendidikan yang aman dan berkualitas.(*)