Wali Kota Maulana Hadiri HUT Kota Palembang, Bawa Misi Komwil II APEKSI Bangun Jaringan Antar-Kota

PALEMBANG, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Palembang dalam rangka Peringatan Hari Jadi Kota Palembang ke-1342 tahun, Selasa (17/6/2025).

Kehadirannya tidak hanya mewakili Pemerintah Kota Jambi, tetapi juga sebagai Ketua Komisariat Wilayah (Komwil) II Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Rapat paripurna yang berlangsung khidmat dan penuh nuansa kebudayaan tersebut menjadi ajang silaturahmi dan solidaritas antar pemerintah daerah di Sumatera.

Dalam keterangannya usai rapat, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk ungkapan selamat dan doa dari masyarakat Jambi kepada Kota Palembang yang merayakan hari jadinya.

“Kami hadir di sini tidak hanya sebagai pemerintah, tetapi juga sebagai warga Jambi yang ingin menyampaikan selamat ulang tahun kepada saudara kami di Kota Palembang. Sebuah kota bersejarah yang terus tumbuh dan berkembang menjadi salah satu kota besar di Indonesia,” ujar Maulana.

Lebih lanjut, dalam kapasitasnya sebagai Ketua Komwil II APEKSI, Maulana turut mengajak seluruh wali kota anggota Komwil II, yang meliputi kota-kota di wilayah Sumatera, untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar daerah.

“Hari jadi ini momentum yang baik untuk mempererat ikatan antar kota. Sebagai Ketua Komwil II APEKSI, Saya mengajak seluruh anggota untuk membangun jaringan kerja sama yang lebih erat, memperkuat kolaborasi, dan saling berbagi praktik-praktik baik dalam membangun kota yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan,” katanya.

Menurutnya, tantangan kota-kota di Sumatera saat ini menuntut inovasi dan kerja bersama lintas daerah. Mulai dari isu lingkungan, tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, hingga pengembangan ekonomi lokal perlu ditangani dengan pendekatan kolaboratif.

Oleh karenanya, kerja sama lintas daerah menjadi kunci untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan yang tidak bisa diselesaikan secara parsial.

“Setiap kota pasti memiliki keterbatasan, baik dari sisi sumber daya, anggaran, maupun kapasitas teknis. Justru karena itu, sinergi dan kolaborasi antar pemerintah kota menjadi salah satu cara paling strategis untuk mengatasi keterbatasan-keterbatasan tersebut. Dengan saling menguatkan, kita bisa berbagi solusi, berbagi inovasi, dan tumbuh bersama,” sambungnya.

Kehadiran Wali Kota Jambi dokter Maulana dalam perayaan hari jadi Kota Palembang ini mendapat sambutan hangat dari tuan rumah.

Selain mempererat tali silaturahmi antardaerah, momen ini juga memperkuat tekad bersama untuk membangun Sumatera sebagai kawasan yang maju, inklusif, dan berkelanjutan.

Pada momentum hari istimewa ini, Wali Kota Jambi itu, turut didapuk menjadi narasumber dalam kegiatan yang mengangkat isu strategis peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya terkait program BPJS Ketenagakerjaan.

“Di HUT Kota Palembang ini saya juga dimintai untuk menjadi narasumber pada kegiatan pertemuan kepala daerah, khusus yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di bidang BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Maulana.

Ia menjelaskan, bahwa undangan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas inovasi Pemerintah Kota Jambi dalam memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada pekerja rentan dan petugas keagamaan di Kota Jambi, yang didanai langsung oleh pemerintah daerah.

“Ini adalah hal yang sangat luar biasa, karena dianggap Kota Jambi telah satu langkah lebih maju, menjadi role model dalam menjamin keluarga para pekerja rentan dan petugas keagamaan melalui penyertaan terhadap BPJS Ketenagakerjaan,” tutupnya.

Wali Kota Jambi dokter Maulana, dijadwalkan Rabu besok (18/6/2025), akan menjadi pembicara utama dalam acara yang digelar oleh BPJS Ketenagakerjaan di Novotel Palembang Hotel & Residence.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk menyukseskan target Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) yang saat ini belum optimal pelaksanaannya dibeberapa pemerintah daerah.

Rangkaian Peringatan Hari Jadi Kota Palembang ke-1342 itu diwarnai dengan prosesi adat, pertunjukan budaya, serta refleksi sejarah panjang Palembang sebagai kota peradaban.

Sejumlah kepala daerah, anggota DPRD, pejabat pemerintah pusat dan daerah, serta masyarakat Palembang turut hadir dan merayakan dengan penuh kebanggaan.(*)




Pastikan Kesiapan Sekolah Rakyat, Wawako Bersama Wakil KSP dan Gubernur Cek Lapangan 

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, bersama Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH mendampingi Kunjungan Kerja (Kunker) Wakil Kepala Staf Kepresidenan Dr. Muhammad Qodari, S. Psi., M. Si., dalam agenda peninjauan Persiapan Sekolah Rakyat Wilayah Kota Jambi yang ditempatkan di Sentra Alyatama Jl. Sultan Hasanudin, Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah, Selasa (17/6/2025).

Kunjungan Wakil Kepala Staff Kepresidenan ini merupakan bagian dari monitoring kesiapan fasilitas pendidikan inklusif yang menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Dikesempatan itu, tampak Wawako Diza dan Gubernur Al Haris bersama-sama Kepala Sentra Alyatama Jambi dan Wakil Kepala Staff Kepresidenan mengecek satu persatu bangunan dan sarana prasarana pendukung yang dipersiapkan untuk menjadi Sekolah Rakyat yang hingga kini masih dalam tahap proses renovasi.

Sekolah itu direncanakan untuk jenjang pendidikan SMA sederajat. Yang mempunyai 15 ruangan, terdiri dari Ruang Belajar, Ruang Guru, Ruang Makan, dan Asrama Siswa.

Dalam keterangannya, Wakil Kepala Staf Kepresidenan M. Qodari, menyampaikan optimismenya terhadap program Sekolah Rakyat.

Ia menilai program tersebut sebagai sebuah terobosan luar biasa yang lahir dari kepemimpinan langsung Presiden Republik Indonesia, mencerminkan komitmen nyata dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Dengan fasilitas yang disiapkan sangat lengkap di Sekolah Rakyat ini, seperti ruang kelas, asrama siswa, ruang guru, tempat ibadah, ruang olahraga, klinik dengan tenaga medis serta psikolog, tentunya sangat mendorong peserta didik nantinya dalam menempuh pendidikan,” ujar Qodari.

Dirinya mengungkapkan, bahwa nantinya anak-anak yang bersekolah di Sekolah Rakyat ini adalah anak-anak kurang mampu yang akan mendapatkan pelayanan optimal.

“Mereka akan tinggal, belajar, dan hidup dengan fasilitas yang sangat layak. Mulai dari makanan, tempat tinggal, hingga dukungan kesehatan dan psikologis,” ungkap Qodari.

“Program Sekolah Rakyat ini saya yakin akan mengubah kehidupan anak-anak dari kelompok ekonomi bawah menjadi setara dengan anak-anak dari keluarga mampu yang bisa merasakan hidup seperti anak orang berada. Tak perlu khawatir soal makan, biaya sekolah, sepatu, dan fasilitas lainnya. Yang terpenting mereka punya semangat dan keinginan untuk berhasil,” tambahnya.

Dalam Kunkernya itu, Qodari juga mengapresiasi kolaborasi Kementerian Sosial Sentra Alyatama Jambi, Pemerintah Provinsi dan Kota Jambi yang telah mendukung penuh pembangunan sekolah rakyat ini.

“Sekolah ini rencananya akan resmi diluncurkan pada bulan Juli mendatang, sementara sembari disiapkan Sekolah Rakyat permanen, kami juga akan meninjau beberapa lahan tambahan yang disiapkan Pemda. Ini adalah instrumen penting dalam memutus mata rantai kemiskinan, sebagaimana arahan Presiden Prabowo. Dengan harapan kedepan, peserta didik dari sini bisa melanjutkan ke perguruan tinggi, dengan prestasi yang diraih selama masa pendidikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, atas komitmennya dalam menghadirkan Sekolah Rakyat sebagai wujud nyata pemerataan pendidikan dan upaya strategis pengentasan kemiskinan.

“Kami sangat berharap Sekolah Rakyat ini menjadi pintu masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak, baik dari desa maupun kota, yang berasal dari keluarga kurang mampu, agar kelak mereka mampu sejajar dan bersaing dengan anak-anak dari keluarga berkecukupan,” katanya.

Al Haris memuji inisiatif pembangunan Sekolah Rakyat yang dinilai sebagai langkah nyata dalam menjawab persoalan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

“Ini adalah solusi konkret bagi keluarga prasejahtera agar anak-anak mereka dapat mengenyam pendidikan yang layak, yang mungkin selama ini sulit mereka akses,” tambahnya.

Gubernur Al Haris juga menekankan pentingnya aspek gizi dan pembinaan menyeluruh yang menjadi bagian integral dari sistem pendidikan berbasis asrama yang diterapkan di Sekolah Rakyat.

“Dengan pemenuhan gizi yang cukup dan pembinaan yang baik, kita harapkan anak-anak yang tumbuh di lingkungan Sekolah Rakyat dapat berkembang secara sehat, memiliki semangat belajar tinggi, serta membangun cita-cita besar yang ditopang oleh pendidikan berkualitas,” tutupnya.

Ditempat yang sama, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menyampaikan bahwa Sentra Alyatama Jambi yang saat ini menjadi lokasi Sekolah Rakyat Kota Jambi merupakan tempat sementara yang dipilih oleh pemerintah daerah sebagai langkah awal penyelenggaraan program tersebut.

“Dari sisi fasilitas dan sarana prasarana, alhamdulillah kita lihat sudah sangat baik,” ujar Diza.

Lebih lanjut, Diza menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Sosial telah menyiapkan sebanyak 100 calon siswa untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Sentra Alyatama.

Mereka merupakan anak-anak dari keluarga kurang mampu yang terseleksi melalui proses pendataan yang ketat.

“InsyaAllah, bersamaan dengan launching Sekolah Rakyat pada bulan Juli mendatang, seluruh persiapan sudah rampung dan siap dimanfaatkan oleh para peserta didik,” pungkasnya.

Terkait dengan penyediaan lahan permanen untuk Sekolah Rakyat, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Jambi telah menyiapkan lahan seluas lebih dari 6 hektare yang berlokasi di Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo.

“Lahan ini telah kami siapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan direncanakan akan menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat ke depan. Saat ini, status lahan tersebut masih dalam tahap evaluasi, termasuk peninjauan terhadap kontur tanah dan kelayakan lainnya,” jelas Diza.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas inisiasi program Sekolah Rakyat yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Jambi, saya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas hadirnya program Sekolah Rakyat ini. Program ini sangat membantu, terutama bagi keluarga kurang mampu, agar anak-anak mereka dapat mengakses pendidikan gratis yang berkualitas,” pungkasnya.

Dalam rangkaian Kunjungan Kerjanya di Provinsi Jambi, Wakil Kepala Staf Kepresidenan, M. Qodari, turut meninjau langsung kondisi calon peserta didik Sekolah Rakyat Kota Jambi.

Ia mengunjungi dan berdialog dengan keluarga calon siswa di sejumlah lokasi, di antaranya di Jalan Liposos II, RT 23, Kelurahan Eka Jaya, Kecamatan Paal Merah, rumah calon siswa atas nama Marshawan Ayu Dianda, serta di Jalan Pratu Ahmad, Lorong Lestari II, RT 35, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Paal Merah, rumah calon siswa atas nama Vivi Viona Ramadhani.

Dalam kunjungan tersebut, M. Qodari didampingi oleh Plt. Deputi V Kepala Staf Kepresidenan, Mayjen TNI (Purn) Harianto, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Kepala Sentra Alyatama Jambi Hendra Permana, serta jajaran terkait dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Jambi.

Pada kesempatan itu, turut diserahkan bantuan sosial kepada keluarga calon siswa sebagai bentuk dukungan awal terhadap keberlangsungan pendidikan mereka.

Sebagaimana diketahui, program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif strategis pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Program ini dirancang sebagai upaya konkret untuk menekan angka putus sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Melalui pendekatan yang holistik dan berkelanjutan, Sekolah Rakyat diharapkan mampu memutus mata rantai kemiskinan antar-generasi melalui jalur pendidikan yang inklusif dan bermutu.(*)




Terjebak di Kamar Mandi, Damkar Kota Jambi Evakuasi Wanita Obesitas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi bersama PSC 119 berhasil mengevakuasi seorang wanita obesitas yang terjatuh di kamar mandi rumahnya di kawasan Pematang Sulur, Telanaipura, Kota Jambi, Selasa siang (17/6).

Korban bernama Fajar Dwi Utami (29) dengan berat badan sekitar 130 kg, dilaporkan terjatuh dan tidak mampu berdiri setelah buang air kecil di kamar mandi sekitar pukul 09.50 WIB.

Proses penyelamatan berlangsung selama 1 jam 20 menit dan melibatkan 15 personel gabungan.

Laporan masuk ke Damkartan pada pukul 12.19 WIB dari pihak keluarga melalui pelapor bernama Nugroho Mudo.

Tim langsung bergerak dari markas pukul 12.24 WIB dan tiba di lokasi pukul 12.34 WIB.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandi, memimpin langsung proses evakuasi. Ia menyebut medan evakuasi cukup sulit karena banyak barang yang menghalangi akses ke dalam kamar mandi.

“Kami harus memindahkan sejumlah perabot seperti lemari, meja, dan mesin cuci agar proses evakuasi bisa berjalan lancar. Berat badan korban juga menjadi tantangan tersendiri,” ujar Mustari.

Setelah korban berhasil didirikan dan dibaringkan di tandu sekoci, tim membawa korban ke ruang keluarga untuk pemeriksaan awal olehPSC 119.

Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami sesak napas, tekanan darah tinggi, dan bibir pucat.

Atas pertimbangan kondisi medis, korban dirujuk ke IGD RS Abdul Manap menggunakan ambulans PSC 119 untuk penanganan lebih lanjut.

Kronologi Singkat Kejadian

* Korban terjatuh di kamar mandi saat hendak berdiri

* Sang ibu sempat mencoba membantu namun tak berhasil

* Kakak korban yang sedang bekerja di luar kota akhirnya datang dan melapor langsung ke pos Damkar

* Tim Damkar segera merespons dan mengevakuasi korban

Mustari memastikan bahwa seluruh proses evakuasi dilakukan sesuai dengan Permendagri No 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis SPM Sub Urusan Kebakaran Daerah Kabupaten/Kota. Tim bekerja dengan prinsip 5T: Terencana, Terukur, Terarah, Terlayani, dan Tuntas.

“Kami selalu siap membantu warga tanpa memandang latar belakang atau kondisi fisik. Ini bagian dari tugas kemanusiaan,” tegas Mustari.(*)




Dari Masjid hingga Klenteng, Aksi Bakti Religi Polda Jambi dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-79

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID — Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Polda Jambi melaksanakan kegiatan Bakti Religi serentak di sejumlah rumah ibadah dan Taman Makam Pahlawan (TMP), Senin pagi (16/6).

Dikuti oleh 100 personel gabungan dan dipimpin langsung oleh Wadir Polairud AKBP Abilio Dos Santos, S.I.K., selaku Koordinator Bakti Sosial Hari Bhayangkara ke-79 acara tersebut berjalan dengan lancar.

Sejumlah tempat ibadah menjadi sasaran kegiatan ini, di antaranya masjid, gereja, pura, vihara, dan klenteng, yang tersebar di wilayah Kota Jambi.

Selain itu, rombongan personel Polri juga melakukan pembersihan dan tabur bunga di TMP sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa.

AKBP Abilio Dos Santos menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai wujud nyata kepedulian sosial Polri, tetapi juga memperkuat semangat toleransi dan kebhinekaan.

“Kegiatan bakti religi ini menjadi momen penting bagi kami untuk menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga bagian dari masyarakat yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan penghormatan kepada leluhur bangsa,” ujar AKBP Abilio.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari pengurus tempat ibadah yang dikunjungi. Mereka menyambut baik inisiatif dari Polda Jambi dalam menjaga kebersihan lingkungan rumah ibadah serta mempererat sinergi antara institusi Polri dengan masyarakat lintas agama.

Dengan semangat Bhayangkara ke-79 yang mengusung tema “Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas”, kegiatan bakti religi ini menjadi bukti nyata pengabdian Polri kepada masyarakat dalam berbagai dimensi.(*)




Wujud Nyata Kepedulian Polri untuk Masyarakat, Polda Jambi Gelar Bakti Kesehatan dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-79

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menggelar Bakti Kesehatan Gratis kepada masyarakat hingga pengemudi Ojek Online (Ojol) dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 79 yang jatuh pada tanggal 01 Juli 2025 mendatang.

Puncak Pengobatan gratis yang digelar Polda Jambi berfokus di Gedung Putih Grand Kemas Kota Jambi diikuti oleh ribuan masyarakat serta pengemudi Ojol.

Kegiatan Bakti Kesehatan Polri dalam rangka Hari Bhayangkara ke 79 dihadiri langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar didampingi Wakapolda Brigjen Pol M Mustaqim, Gubernur Jambi Dr H Al Haris yang diwakili Sekda Provinsi Jambi DR H Sudirman, SH, Ketua DPRD Provinsi Jambi M Hafiz Fatah, Tokoh Agama Dr H Umar Yusuf, Ketua PP Polri Jambi Irjen Pol (P) Bambang Suparsono, Danrem 042 Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto, serta Pejabat Utama Polda Jambi serta undangan lainnya.

Bakti kesehatan ini menjadi salah satu rangkaian dari berbagai agenda sosial yang diinisiasi oleh Polda Jambi untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat serta menjalin hubungan yang harmonis dan penuh empati.

Bakti kesehatan meliputi layanan pemeriksaan kesehatan gratis, pengobatan umum, pelayanan gigi, donor darah, serta konsultasi kesehatan jiwa.

Puluhan tenaga medis dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jambi turut diterjunkan, bekerja sama dengan instansi kesehatan daerah serta relawan kemanusiaan.

Kapolda Jambi, Irjen Pol Krisno H. Siregar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri yang tak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga hadir sebagai sahabat dan pelindung masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan.

“Dengan adanya kegiatan bakti kesehatan ini, kami berharap dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, serta menjadi momentum untuk mempererat sinergitas antara Polri dan seluruh elemen masyarakat. Karena Polri yang kuat, adalah Polri yang didukung dan dipercaya rakyatnya,” ujar Irjen Pol Krisno.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Gedung Putih Jambi ini disambut antusias oleh masyarakat. Banyak warga yang datang sejak pagi hari, mulai dari Ojol, anak-anak hingga lansia, memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh layanan kesehatan secara cuma-cuma.

Irjen Pol Krisno H Siregar juga menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang pelayanan sosial, tetapi juga menjadi simbol bahwa Polri terus bertransformasi menuju institusi yang humanis, responsif, dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat sesuai dengan tagline “Power Is For Service.”

Untuk diketahui Hari Bhayangkara ke-79 tahun ini mengusung semangat “Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas”.

Melalui kegiatan seperti ini, Polda Jambi membuktikan bahwa semangat tersebut diwujudkan secara konkret di tengah masyarakat.

Dengan pendekatan yang humanis dan berkelanjutan, diharapkan Polri semakin dicintai masyarakat, dan terus menjadi bagian dari solusi dalam menjawab berbagai tantangan bangsa. (*)




Siap-Siap! SPMB SMP Kota Jambi 2025 Resmi Dibuka 23 Juni, Ini Cara Daftarnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Pendidikan Kota Jambi resmi mengumumkan jadwal pelaksanaan Penerimaan Murid Baru (PMB) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2025.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui website resmi spmb.jambikota.go.id dan akan dimulai pada 23 Juni 2025 pukul 08.00 WIB hingga 28 Juni 2025 pukul 23.59 WIB.

Ketua Panitia Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Jambi, Sugiyono, yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang SMP Disdik Kota Jambi, menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara daring guna meningkatkan transparansi dan efisiensi.

“Pendaftaran PMB SMP di Kota Jambi dilakukan secara online mulai 23 Juni hingga 28 Juni 2025. Kami mengimbau orang tua dan calon siswa untuk mengakses informasi resmi hanya melalui website yang telah disediakan,” ujar Sugiyono, Senin (16/6/2025).

Lebih lanjut, Sugiyono menjelaskan bahwa setiap panitia di satuan pendidikan tingkat SMP wajib melaporkan jumlah pendaftar harian kepada Dinas Pendidikan Kota Jambi selama periode pendaftaran berlangsung.

“Tujuan laporan harian ini untuk memastikan distribusi siswa merata dan memantau antusiasme masyarakat dalam mengikuti PMB tahun ini,” tambahnya.

Calon peserta didik dan orang tua/wali diminta untuk melakukan seluruh proses pendaftaran melalui portal resmi [spmb.jambikota.go.id](http://spmb.jambikota.go.id).

Informasi lengkap terkait persyaratan, jalur seleksi, hingga pengumuman hasil seleksi akan tersedia secara berkala di situs tersebut.

Dengan sistem daring, Disdik Kota Jambi berharap pelaksanaan PMB berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik curang seperti calo atau titipan.

Sebelumnya, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, juga telah menegaskan komitmennya untuk memastikan SPMB berjalan bersih dan adil bagi seluruh calon siswa.(*)




Disdik Kota Jambi Buka Layanan Pengaduan SPMB, Ini Nomor yang Bisa Dihubungi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Jambi resmi membuka layanan pengaduan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) guna memastikan proses seleksi berjalan transparan dan bebas dari praktik kecurangan.

Masyarakat yang menemukan indikasi pelanggaran dalam pelaksanaan SPMB kini dapat menyampaikan laporan melalui nomor layanan pengaduan Disdik Kota Jambi di 0813-6750-3624, sebagaimana telah tercantum dalam flyer resmi SPMB dan akan tersedia pula melalui aplikasi SPMB yang sedang dalam tahap pengembangan.

“Kami sudah siapkan jalur pengaduan yang bisa diakses masyarakat. Selain nomor yang sudah kita bagikan di flyer, nantinya juga akan ada hotline khusus untuk pengaduan melalui aplikasi SPMB,” jelas Sugiyono, Kepala Bidang SMP Disdik Kota Jambi, yang juga Ketua SPMB Kota Jambi, Senin (16/6/2025).

Menanggapi potensi kecurangan dalam proses seleksi, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, menegaskan bahwa dirinya tidak akan mentolerir adanya praktik calo, titipan, atau gratifikasi dalam SPMB.

“Tidak boleh ada calo, tidak ada titipan, dan tidak boleh ada gratifikasi. Jika ketahuan, akan langsung ditindak sesuai hukum yang berlaku,” ujar Maulana dalam pernyataan resminya.

Maulana juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mengawal proses ini demi mendukung program Wajib Belajar 13 Tahun yang menjadi fokus utama Pemerintah Kota Jambi.

“Mari kita awasi bersama. Jangan ada yang bermain-main dengan masa depan pendidikan anak-anak kita. Ini soal keadilan dan hak setiap pelajar,” tegasnya.

Disdik Kota Jambi menegaskan bahwa seluruh laporan yang masuk akan diverifikasi dan ditindaklanjuti secara cepat dan profesional.

Tujuannya adalah agar setiap siswa mendapatkan kesempatan yang adil untuk melanjutkan pendidikan tanpa intervensi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Jambi ingin memastikan bahwa pelaksanaan SPMB berjalan transparan, akuntabel, dan bebas intervensi, sejalan dengan prinsip pelayanan publik yang bersih dan berintegritas.(*)




Hari Donor Darah Sedunia, Wali Kota Jambi Serukan Budaya Donor di Kalangan Pelajar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Ratusan siswa SMP dan SMA se-Kota Jambi yang tergabung dalam Palang Merah Remaja (PMR) dan Palang Merah Indonesia (PMI) mengikuti apel puncak peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2025 tingkat Kota Jambi.

Kegiatan ini digelar di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi, Senin (16/6/2025).

Acara apel berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. Turut hadir Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., Sekretaris Daerah A. Ridwan, Sekretaris PMI Provinsi Jambi, Syarasaddin, serta Ketua PMI Kota Jambi, M. Nasir.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menegaskan pentingnya menumbuhkan kesadaran dan semangat kemanusiaan melalui gerakan donor darah.

“Donor darah adalah donor harapan. Melalui setetes darah, kita bisa menyelamatkan nyawa orang lain,” ujarnya.

Wali Kota juga mengapresiasi peran PMI Kota Jambi dalam memenuhi kebutuhan darah serta tanggap terhadap bencana.

Ia menyebut gerakan donor darah sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda.

“Gerakan donor darah ini adalah latihan kemanusiaan yang luar biasa. Ini juga menjadi cara untuk menjauhkan anak muda dari pengaruh negatif,” tambahnya.

Maulana mendorong PMR dan PMI agar terus membina generasi muda melalui kegiatan positif dan adaptif terhadap era digital.

Usai apel, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi meninjau langsung kegiatan donor darah massal yang digelar PMI Kota Jambi.

Ketua PMI Kota Jambi, M. Nasir, mengajak masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari budaya hidup.

“Setiap tetes darah adalah harapan hidup. Mari jadikan donor darah sebagai gaya hidup, khususnya di kalangan milenial,” katanya.

Nasir juga mengungkapkan bahwa saat ini PMI Kota Jambi hanya mampu memenuhi sekitar 65 persen kebutuhan darah harian, dengan rata-rata 2.200–2.600 kantong darah per bulan.

“Untuk mencukupi kebutuhan minimal 127 kantong darah per hari, partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, sebanyak 23 kelurahan di Kota Jambi telah membentuk Kampung Donor Darah Bahagia guna memperkuat gerakan donor darah dari tingkat komunitas.(*)




Tegaskan Tak Ada Calo dan Titipan dalam SPMB 2025, Walikota Jambi: Laporkan!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, menegaskan bahwa pelaksanaan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) di Kota Jambi harus berjalan transparan dan bersih dari praktik percaloan, titipan, serta gratifikasi.

Ia menyampaikan, jika pihaknya telah menerima laporan adanya indikasi kecurangan dalam proses ini dan akan menindak tegas jika ditemukan bukti yang sah.

“Tidak boleh ada calo, tidak ada titipan, dan tidak boleh ada gratifikasi. Jika ketahuan, akan langsung ditindak sesuai hukum yang berlaku,” tegas Maulana saat memberikan pernyataan resmi.

Lebih lanjut, Wali Kota juga mengingatkan pentingnya komitmen terhadap program Wajib Belajar 13 Tahun yang sedang digalakkan Pemerintah Kota Jambi.

Ia meminta seluruh pihak, baik panitia SPMB, instansi terkait, maupun masyarakat umum untuk mengawasi jalannya proses seleksi secara bersama-sama.

“Mari kita awasi bersama. Jangan ada yang bermain-main dengan masa depan pendidikan anak-anak kita. Ini soal keadilan dan hak setiap pelajar,” ujar Maulana.

Pemerintah Kota Jambi juga membuka kanal pengaduan masyarakat bagi siapa saja yang mengetahui adanya pelanggaran selama proses SPMB berlangsung.

Semua laporan akan diverifikasi dan ditindaklanjuti dengan cepat dan profesional.

Dengan sikap tegas ini, Pemkot Jambi ingin memastikan bahwa akses pendidikan tetap adil, bersih, dan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, sesuai dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan publik.(*)




Panggung Harmoni Bahagia Tanah Pilih, Hibur Pengunjung Rumel Rawasari

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi konsisten mengembangkan Terminal Rawasari menjadi Ruang Milenial (Rumel), sebagai wadah kreatif, edukatif, dan produktif bagi generasi muda. Kawasan itu disulap menjadi ruang publik multifungsi yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat aktivitas kepemudaan, seni, budaya, namun juga menjadi tempat pengembangan UMKM dan kewirausahaan lokal.

Mengusung konsep terbuka dan inklusif, Rumel Rawasari dengan ikon Kota Tua Pasar Jambi yang menggabungkan konsep tradisional dan modern terus menjadi episentrum tumbuhnya ide-ide segar dan kolaborasi antar komunitas di Kota Jambi

Hal itu kembali tampak saat digelarnya “Harmoni Bahagia Tanah Pilih Kota Jambi” yang digelar oleh Forum Camat se-Kota Jambi, pada Sabtu malam (14/6/2025).

Acara yang berlangsung meriah tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., didampingi oleh Ketua TP PKK Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG., serta Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A.

Disambut antusias masyarakat, kegiatan “Harmoni Bahagia Tanah Pilih Kota Jambi” menghadirkan beragam agenda menarik. Mulai dari kehadiran tenan-tenan UMKM dari seluruh kecamatan se-Kota Jambi yang memamerkan produk-produk unggulan masing-masing wilayah, pertunjukan kesenian daerah, hingga penampilan band-band lokal Jambi yang menambah semarak suasana.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menekankan, kegiatan-kegiatan yang digelar di kawasan kota tua ini juga merupakan bagian dari membangkitkan kembali pusat-pusat ekonomi, baik yang telah ada maupun yang akan dikembangkan. Namun tetap tidak menghilangkan ciri khas dan lokal sejarah yang ada.

“Ini adalah tempat yang sangat melegenda, oleh karena itu, kawasan ini harus dibangun kembali untuk menciptakan dan mengembalikan transaksi-transakai ekonomi pada masanya,” tekannya.

Maulana mengungkap, dikawasan pasar Jambi itu juga akan digelar pertunjukan bertajuk “Sungai Asam Festival” yang akan digelar pada setiap Sabtu dan Minggu pertama di awal bulan.

“Kegiatan ini nantinya akan menitik beratkan pada etnik dan kultur budaya yang ada di kota Jambi. Mulai dari Melayu, Arab, India dan Tionghoa, hehingga dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung yang sudah tentu akan menggerakkan sektor ekonomi yang berdampak pada pendapatan daerah. Sekaligus juga menunjukkan Harmoni Bahagia di Tanah Pilih Pusako Batuah yang kita cintai ini,” lanjutnya.

Maulana juga menyampaikan komitmennya untuk mendorong secara bergiliran partisipasi berbagai elemen, mulai dari Perangkat Daerah, para Camat, TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, hingga Forum Dekranasda, guna menggelar berbagai kegiatan secara rutin di kawasan Kota Tua Pasar Jambi.

“Intinya, setiap Sabtu dan Minggu harus ada kegiatan. Sehingga terminal ini benar-benar hidup dan terintegrasi antara nuansa tradisional dan sentuhan modern,” ujarnya.

Lebih lanjut, dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada bulan Agustus mendatang, Wali Kota Maulana, menyampaikan rencananya untuk mempercantik kawasan Pasar dengan nuansa merah putih. Ia akan mendorong para pemilik bangunan untuk bersama-sama menghias bangunan mereka dengan warna kebanggaan bendera Merah Putih, guna menciptakan suasana yang semarak dan patriotik.

Sebelumnya, Pemkot Jambi sukses menggelar “Festival Tumpah Ruah”. Kesuksesan Festival Tumpah Ruah menjadi bukti nyata bahwa ruang-ruang publik di Kota Jambi mampu disulap menjadi pusat keramaian yang hidup, kreatif, dan penuh semangat kolaboratif. Festival yang dipadati ribuan pengunjung itu bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah ekspresi budaya, promosi UMKM, dan kebanggaan kota.

Keberhasilan itulah yang kini menjadi pijakan semangat untuk menghadirkan lebih banyak lagi kegiatan serupa, termasuk di kawasan Kota Tua Pasar Jambi dan Rumel Rawasari, yang terus dikembangkan sebagai ruang interaksi milenial, tradisi, dan inovasi.

Turut hadir dikesempatan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) A Ridwan, Ketua DWP Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian, Camat dan Lurah, para Ketua TP PKK Kecamatan se-Kota Jambi serta masyarakat yang turut antusias menyaksikan.(*)