Kompolnas Apresiasi Kinerja Polda Jambi, Penilaian Award 2025 Dimulai

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menerima kunjungan kerja dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dalam rangka visitasi penilaian Kompolnas Award 2025, yang berlangsung pada Senin (23/6/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari proses evaluasi terhadap kinerja pelayanan publik kepolisian, khususnya di wilayah hukum Polda Jambi.

Visitasi dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar dan dihadiri oleh berbagai unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pimpinan lembaga sosial dan pemerintahan.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, Ketua Tim Kompolnas Dr. Yusuf, S.Ag, Kajati Jambi Dr. Hermon Dekristo, Wakil Ketua I DPRD Jambi H. Ivan Wirata, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Jambi, serta perwakilan dari TNI, BNN, dan sejumlah tokoh masyarakat.

“Kompolnas Award adalah bentuk pengakuan terhadap integritas dan profesionalisme Polri. Kami berharap tahun ini menjadi tahun ketiga Polda Jambi meraih penghargaan berturut-turut,” kata Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar.

Menurut Kapolda, visitasi Kompolnas tahun ini tidak hanya menyasar Polda Jambi, tetapi juga mencakup Polres Kerinci dan Polsek Air Hitam.

Proses penilaian bertujuan menggali masukan konstruktif demi peningkatan kualitas pelayanan publik oleh institusi kepolisian.

Kapolda juga menegaskan bahwa Polda Jambi sebelumnya telah dua kali meraih Kompolnas Award untuk kategori Polda Tipe B, yakni pada tahun 2023 dan 2024.

Prestasi tersebut disebutnya sebagai hasil kerja keras seluruh personel kepolisian di Jambi dalam menjalankan tugas secara humanis dan responsif.

“Ini bukti nyata dedikasi kami. Harapan kami, pada 2025 Polda Jambi kembali memenuhi kriteria dan meraih penghargaan untuk ketiga kalinya,” ujarnya.

Ketua Tim Kompolnas, Dr. Yusuf, mengungkapkan bahwa Polda Jambi saat ini berada dalam lima besar nasional untuk kategori Polda Tipe B, berdasarkan penilaian kuantitatif dan indeks kinerja 5P (People, Prosperity, Planet, Partnership, Governance).

“Kompolnas Award tidak hanya sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga bagian dari pengawasan terhadap kualitas pelayanan Polri agar terus profesional, transparan, dan akuntabel,” jelasnya.

Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani turut menyampaikan apresiasi atas kinerja Polda Jambi yang dinilai konsisten menjaga keamanan dan memberikan pelayanan publik terbaik.

“Polda Jambi adalah kebanggaan masyarakat. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut demi menjaga Jambi tetap aman dan damai,” tuturnya.(*)




Bapas Jambi: Awasi Anak Selama Liburan, Hindari Bahaya Geng Motor dan Tawuran

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jambi, Dwi Santosa, mengimbau seluruh orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak selama liburan sekolah.

Imbauan ini menyikapi maraknya kasus tawuran antar pelajar dan aktivitas geng motor yang sering terjadi saat masa liburan.

“Orang tua harus lebih aktif mengawasi anak-anaknya selama liburan sekolah ini. Pastikan mereka tidak terlibat dalam kegiatan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Dwi Santosa, Senin (23/6/2025).

Menurutnya, masa liburan bisa menjadi momen produktif jika dimanfaatkan dengan kegiatan yang positif. Namun, tanpa pengawasan yang baik, anak-anak rentan terlibat dalam tindakan melanggar hukum.

Dwi juga menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara orang tua dan anak. Ia menyarankan agar orang tua menciptakan suasana yang nyaman, sehingga anak-anak tidak ragu untuk berbagi kegiatan dan permasalahan mereka.

“Dengan komunikasi yang baik, orang tua dapat lebih cepat mengetahui jika anak-anak mereka menghadapi masalah atau mulai menunjukkan perilaku berisiko,” jelasnya.

Kasubsi Bimkemas BKA Bapas Jambi, Ilham Kurniadi, menambahkan bahwa liburan sekolah kerap menjadi saat rawan bagi anak-anak yang merasa bosan atau kurang perhatian.

“Geng motor sering kali menarik anak-anak yang sedang mencari identitas atau pelarian dari lingkungan yang tidak suportif. Karena itu, penting bagi orang tua untuk menjaga keterlibatan anak dalam aktivitas yang positif,” katanya.

Ilham menyarankan orang tua untuk mengarahkan anak-anak mengikuti kegiatan produktif seperti olahraga, kursus, komunitas kreatif, atau kegiatan sosial selama liburan.

“Dengan begitu, anak-anak tidak hanya terhindar dari pengaruh negatif, tetapi juga bisa mengembangkan minat dan bakat mereka,” tambahnya.

Bapas Jambi berharap dengan adanya pengawasan dan dukungan dari keluarga, anak-anak dapat menjalani liburan sekolah dengan aman dan produktif, serta terhindar dari risiko tindak pidana yang bisa merusak masa depan mereka.(*)

 




Wakapolda Jambi: Polri Hadir Tak Hanya dengan Kekuatan, Tapi Juga Cinta Kasih

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam suasana penuh khidmat dan makna spiritual, Wakapolda Jambi Brigjen Pol M Mustaqim memimpin langsung upacara tabur bunga di Dermaga Makam Orang Kayo Hitam, Senin (23/6/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79, yang dirayakan dengan nuansa penghormatan terhadap sejarah dan nilai luhur kepahlawanan.

Makam Orang Kayo Hitam sendiri merupakan situs penting dalam sejarah dan peradaban Jambi, sehingga pemilihan lokasi tabur bunga tersebut sarat simbol makna pengabdian dan keteladanan.

“Upacara ini menjadi pengingat bahwa setiap insan Bhayangkara harus terus meneladani semangat perjuangan dan keikhlasan para pahlawan. Polri hadir bukan hanya dengan kekuatan, tapi juga dengan cinta kasih,” ungkap Wakapolda Jambi dalam keterangannya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polda Jambi, antara lain Dirpamobvit, Kabidkum, Kabidkeu, serta Dirpolairud Kombes Pol Agus Tri Waluyo dan Kapolres Tanjab Timur AKBP Maulia Wicaksono.

Seluruh peserta upacara mengenakan PDU IV, sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai spiritual dan sejarah leluhur Jambi.

Usai prosesi tabur bunga, kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan sosial (bansos) berupa 100 paket sembako kepada masyarakat sekitar dermaga.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri bukan hanya pelindung dan pengayom, tetapi juga saudara yang peduli terhadap kondisi sosial masyarakat,” ujar Brigjen Mustaqim.

Wakapolda juga menegaskan bahwa Polri terus berkomitmen menjalankan tugas secara Presisi—Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan—dengan tetap menjunjung nilai kemanusiaan, keimanan, dan kebersamaan.

“Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi keluarga, lingkungan, dan orang lain,” pesannya.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian dan kehadiran Polri yang dirasakan langsung oleh warga, khususnya di tengah tantangan sosial dan ekonomi saat ini.(*)




Gibran Minta Kementan Tuntaskan PR Industri Gula, Target Swasembada 2027

BANYUWANGI, SEPUCUKJAMBI.ID Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meminta Kementerian Pertanian (Kementan) segera menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) di sektor industri gula.

Pemerintah menargetkan swasembada gula nasional pada tahun 2027 sebagai bagian dari agenda besar ketahanan pangan nasional.

Permintaan tersebut disampaikan Wapres saat berdialog langsung dengan petani tebu di perkebunan tebu Jolondoro, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (23/6/2025).

“Kami ingin menyelesaikan ini semua, ini masih jadi PR kita bersama. Pemerintah berkomitmen penuh agar produksi gula bisa sukses seperti beras. Swasembada pangan adalah fokus utama Presiden Prabowo Subianto,” ujar Gibran.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang turut hadir, menyampaikan bahwa pemerintah tengah melakukan percepatan pembenahan industri gula nasional, mulai dari sektor hulu seperti benih dan sistem tanam, hingga ke hilir termasuk proses distribusi dan penjualan.

“Kami ingin sistem ini menjadi lebih baik dan benar-benar menguntungkan petani tebu di lapangan,” jelas Amran.

Menurutnya, produksi gula nasional menunjukkan tren positif. Pada kuartal pertama tahun 2025, capaian produksi gula telah mencapai sekitar 50 persen dari target tahunan. Hal ini memberikan optimisme dalam mencapai target swasembada gula 2027.

“Ke depan, kami akan menjadikan tanaman tebu sebagai komoditas utama di lahan-lahan perkebunan milik negara maupun swasta. Mudah-mudahan swasembada gula putih bisa tercapai lebih cepat,” tambahnya.

Dalam kunjungan kerja selama dua hari di Banyuwangi (23–24 Juni 2025), Wapres Gibran didampingi oleh Wakil Menteri BUMN Aminuddin Ma’ruf, Mentan Andi Amran Sulaiman, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Kunjungan diawali dengan panen tebu di area PT Industri Gula Glenmore (IGG), yang dilanjutkan dengan sesi dialog bersama puluhan petani tebu.

Dialog ini menjadi wadah aspirasi sekaligus sarana penguatan komitmen antara pemerintah pusat dan petani dalam membangun ekosistem industri gula nasional yang berkelanjutan.(*)




Keren! KFA Hidupkan Semangat Tani, Lewat Saka Taruna Bumi Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pelantikan Majelis Pembimbing dan Pimpinan Saka Pramuka Taruna Bumi tingkat Cabang Kota Jambi untuk masa bakti 2025–2030 resmi digelar.

Kegiatan ini berlangsung khidmat dan menjadi tonggak kebangkitan kembali Saka Taruna Bumi yang sempat vakum dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam pelantikan tersebut, Evridal Asri, S.Pi., M.E dikukuhkan sebagai Ketua Majelis Pembimbing, sementara Fianti, S.Pt., M.Si resmi menjabat sebagai Ketua Pimpinan Saka Taruna Bumi tingkat Cabang Kota Jambi.

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly (KFA), menegaskan bahwa pelantikan ini bukan hanya seremonial, tetapi merupakan langkah nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana tercantum dalam visi Presiden terpilih, Prabowo Subianto.

“Kota Jambi memang minim lahan pertanian, tapi melalui urban farming dan pemanfaatan lahan sempit, kita bisa melibatkan generasi muda untuk aktif di sektor pertanian,” ujar KFA.

Pelantikan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa Pramuka Kota Jambi siap ambil bagian dalam menghadapi tantangan masa depan, khususnya di bidang pangan dan lingkungan.

Sekretaris Daerah Kota Jambi, A. Ridwan, yang hadir mewakili Wali Kota, menyampaikan dukungannya terhadap kiprah Saka Taruna Bumi sebagai wadah pendidikan dan pembinaan Pramuka di bidang pertanian.

“Saka Taruna Bumi harus menjadi ruang bagi Pramuka Penegak dan Pandega untuk menyalurkan minat dan bakat di sektor pertanian,” tegas Ridwan.

Ia juga menyoroti urgensi perubahan iklim dan dampaknya terhadap ketahanan pangan. Menurutnya, penguatan sektor pertanian melalui pendekatan teknologi dan partisipasi generasi muda adalah langkah strategis yang perlu segera diwujudkan.

“Perlu kolaborasi antara pendidikan vokasi dan gerakan Pramuka, khususnya dalam mendorong pertanian modern berbasis teknologi informasi yang mampu menciptakan produktivitas tinggi dan membuka lapangan kerja,” jelasnya.

Dalam sambutannya, Ridwan juga mendorong agar dilakukan perekrutan anggota baru dari kalangan pelajar dan mahasiswa yang memiliki minat di bidang pertanian dan wirausaha muda.

Menurutnya, sektor seperti hortikultura, peternakan, perikanan, dan urban farming adalah peluang besar yang bisa digarap oleh Pramuka untuk membangun ketahanan pangan di level lokal hingga nasional.

Menutup sambutannya, A. Ridwan mengajak semua pihak untuk terus berkarya dan mengabdi demi kemajuan generasi muda dan pembangunan sektor pertanian.

“Kami menunggu karya kakak-kakak untuk mencetak Pramuka Penegak dan Pandega yang mampu menjaga ketahanan pangan dan menjadi agen perubahan. Semoga Allah SWT selalu menyertai langkah kita. Aamiin,” pungkasnya.(zen)




Wali Kota Jambi Maulana: Aktivitas PT SAS akan Dievaluasi Jika Langgar RTRW

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menyatakan akan mengevaluasi aktivitas PT SAS jika terbukti melanggar ketentuan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Jambi.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menyusul inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh Komisi XII DPR RI ke lokasi stockpile batu bara PT SAS di kawasan Aurduri, Jambi.

“Kami berpikir bagaimana menegakkan aturan sesuai kewenangan kami. Kalau memang ada pelanggaran terhadap RTRW, tentu akan ada tindakan,” ujar Maulana, Senin (23/6/2025).

Maulana menjelaskan bahwa, Peraturan Daerah tentang RTRW Kota Jambi menjadi landasan utama dalam menentukan kesesuaian sebuah kegiatan usaha dengan peruntukan wilayahnya.

“Kami punya Perda RTRW yang menjadi dasar. Jika ada aktivitas yang tidak sesuai dengan peruntukan ruang, maka tentu akan ada tindakan,” tegasnya.

Wali Kota Maulana menambahkan bahwa, pihaknya juga  telah melihat dokumen Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) milik PT SAS.

Ia menekankan bahwa, meskipun perizinan berada di bawah kewenangan pusat, pemerintah daerah tetap memiliki tanggung jawab mengawasi kesesuaian aktivitas usaha dengan peruntukan ruang.

“Perizinan memang dari pusat, tapi soal RTRW itu kewenangan kita. Kalau ada pembangunan yang tidak sesuai, apalagi melanggar RTRW baru, ya akan dievaluasi,” jelasnya.

Terkait aktivitas land clearing yang terjadi di lokasi, Pemkot Jambi masih mendalami informasi dan fakta lapangan.

Wali Kota Maulana menyatakan bahwa belum ada kesimpulan resmi karena aktivitas tersebut harus dilihat dari maksud dan tujuannya.

“Kalau hanya bersih-bersih lahan tanpa tujuan yang jelas, tentu kami pelajari dulu. Tapi kalau sudah masuk ke tahap pembangunan yang melanggar RTRW, itu jelas pelanggaran,” pungkasnya.(*)




Buka Bimtek LAM Kota Jambi, Walikota Maulana: Adat Berperan Penting

JAMBI , SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM., secara resmi membuka Bimtek Lembaga Adat Melayu (LAM) dan Banmus Adat RT/LIT se-Kota Jambi, Senin (23/6/2025) di Gedung LAM, Kecamatan Kotabaru.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman dan keterampilan adat para ketua LAM kelurahan dan Banmus Adat dalam menyelesaikan sengketa masyarakat dengan pendekatan musyawarah.

 Maulana menekankan bahwa adat harus tetap hidup di tengah masyarakat, sejalan dengan program unggulan “Bahagia Berbudaya”.

Bimtek LAM bukan hanya pelatihan teknis, tetapi juga penguatan nilai budaya dan kearifan lokal.

Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa lembaga adat berperan penting dalam menciptakan masyarakat harmonis tanpa harus bergantung pada proses hukum formal.

“Kalau bisa selesai dengan adat dan musyawarah, kenapa harus ke meja hijau?” kata Maulana.

Selain membuka Bimtek LAM, Wali Kota Maulana juga menegaskan komitmen sosial Pemkot Jambi melalui penyediaan BPJS Ketenagakerjaan bagi para pemangku adat dan pekerja rentan.

Maulana menyebut bahwa kebijakan ini bagian dari “kehadiran pemerintah untuk semua lapisan masyarakat”.

“Kami ingin masyarakat merasa aman secara budaya, sosial, dan kesehatan,” ungkapnya.(zen)




Usai Diluncurkan, Maulana Harap Program Kampung Bahagia Bawa Berkah dan Kesejahteraan untuk Masyarakat Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID –Program Kampung Bahagia dinilai sebagai inovasi baru Pemerintah Kota Jambi dalam bidang pemberdayaan masyarakat.

Program ini memadukan berbagai pendekatan perencanaan pembangunan – mulai dari politik, teknokratik, partisipatif, hingga top-down dan bottom-up – menjadi satu strategi terintegrasi.

Dengan menjadikan masyarakat sebagai aktor utama, program ini bertujuan memperkuat peran RT sebagai pusat koordinasi pembangunan wilayah.

“Kami ingin RT tidak hanya sebagai unit administratif, tapi juga motor penggerak perubahan,” jelas Wali Kota Maulana.

Program ini sejalan dengan misi ke-4 dalam RPJMD 2025–2029, yaitu penguatan ketertiban dan ketentraman lingkungan serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Dalam peluncuran Program Kampung Bahagia, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan harapan besar agar program ini dapat membawa kesejahteraan dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Kota Jambi.

“Semoga maksud dan tujuan kita berkumpul hari ini mendapat ridho dan keberkahan dari Allah SWT,” ujarnya penuh harap.

Ia juga mengajak seluruh stakeholder – mulai dari Ketua RT, OPD, hingga masyarakat – untuk bersama-sama menjaga semangat kolaborasi dan gotong royong sebagai kunci suksesnya pembangunan berkelanjutan.

Peluncuran Program Kampung Bahagia oleh Wali Kota Jambi juga disertai dengan sosialisasi Peraturan Wali Kota Jambi Nomor 18 Tahun 2025, yang menjadi dasar hukum dan petunjuk teknis program.

Perwal ini menjabarkan prinsip pelaksanaan Kampung Bahagia yang meliputi transparansi, partisipasi, akuntabilitas, dan kesinambungan.

Sebanyak 67 Ketua RT yang menjadi bagian dari proyek percontohan hadir dalam kegiatan ini untuk menerima pemahaman langsung mengenai teknis implementasi program.

“Program ini dibangun atas dasar regulasi yang jelas, agar pelaksanaannya terarah, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Maulana.

Program ini juga mengacu pada UU No 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, serta menjadi bagian dari pelaksanaan RPJMD Kota Jambi 2025–2029.

Program ini dirancang untuk mendorong percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat mulai dari level terkecil, yakni RT

Dengan mengusung prinsip transparansi, partisipasi, akuntabilitas, dan keberlanjutan, Kampung Bahagia diharapkan menjadi model pembangunan berbasis masyarakat yang inklusif dan berkeadilan.

“Program ini bukan sekadar slogan, tapi bentuk nyata komitmen kami menjadikan RT sebagai garda terdepan pembangunan,” ujar Maulana.(*)




Tak Sekedar Seremonial, Walikota Maulana Beberkan Dasar Hukum dan Teknis Program Kampung Bahagia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Peluncuran Program Kampung Bahagia oleh Wali Kota Jambi juga disertai dengan sosialisasi Peraturan Wali Kota Jambi Nomor 18 Tahun 2025, yang menjadi dasar hukum dan petunjuk teknis program.

Perwal ini menjabarkan prinsip pelaksanaan Kampung Bahagia yang meliputi transparansi, partisipasi, akuntabilitas, dan kesinambungan.

Sebanyak 67 Ketua RT yang menjadi bagian dari proyek percontohan hadir dalam kegiatan ini untuk menerima pemahaman langsung mengenai teknis implementasi program.

“Program ini dibangun atas dasar regulasi yang jelas, agar pelaksanaannya terarah, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Maulana.

Program ini juga mengacu pada UU No 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, serta menjadi bagian dari pelaksanaan RPJMD Kota Jambi 2025–2029.

Program ini dirancang untuk mendorong percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat mulai dari level terkecil, yakni RT

Dengan mengusung prinsip transparansi, partisipasi, akuntabilitas, dan keberlanjutan, Kampung Bahagia diharapkan menjadi model pembangunan berbasis masyarakat yang inklusif dan berkeadilan.

“Program ini bukan sekadar slogan, tapi bentuk nyata komitmen kami menjadikan RT sebagai garda terdepan pembangunan,” ujar Maulana.

Selain itu, dalam rangka mendukung keberhasilan Program Kampung Bahagia, Pemerintah Kota Jambi telah melakukan berbagai langkah strategis, termasuk pemilihan Ketua RT secara serentak beberapa waktu lalu, pelantikan RT terpilih, hingga pelaksanaan retret pembekalan.

Program ini menempatkan Ketua RT sebagai tokoh sentral yang akan memimpin pelaksanaan pembangunan berbasis komunitas secara partisipatif dan berkelanjutan.

“Kami ingin Ketua RT memiliki integritas dan kemampuan manajerial dalam menjalankan program pembangunan, termasuk Kampung Bahagia,” ungkap Wali Kota Jambi, Maulana.

Pemkot menilai bahwa kunci sukses program ini terletak pada kepemimpinan lokal yang kuat, adaptif, dan memahami kebutuhan warganya.(*)




67 RT Jadi Pilot Project, Walikota Maulana Luncurkan Program Kampung Bahagia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, secara resmi melaunching Program Kampung Bahagia, Senin (23/6), sebagai bagian dari 11 program unggulan dalam visi besar Kota Jambi Bahagia.

Program ini dirancang untuk mendorong percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat mulai dari level terkecil, yakni RT

 Dengan mengusung prinsip transparansi, partisipasi, akuntabilitas, dan keberlanjutan, Kampung Bahagia diharapkan menjadi model pembangunan berbasis masyarakat yang inklusif dan berkeadilan.

Sebanyak 67 RT terpilih menjadi pilot project dan akan menerima sosialisasi terkait Peraturan Wali Kota Jambi Nomor 18 Tahun 2025 tentang Petunjuk Pelaksanaan Program Kampung Bahagia.

“Program ini bukan sekadar slogan, tapi bentuk nyata komitmen kami menjadikan RT sebagai garda terdepan pembangunan,” ujar Maulana.

Selain itu, dalam rangka mendukung keberhasilan Program Kampung Bahagia, Pemerintah Kota Jambi telah melakukan berbagai langkah strategis, termasuk pemilihan Ketua RT secara serentak beberapa waktu lalu, pelantikan RT terpilih, hingga pelaksanaan retret pembekalan.

Program ini menempatkan Ketua RT sebagai tokoh sentral yang akan memimpin pelaksanaan pembangunan berbasis komunitas secara partisipatif dan berkelanjutan.

“Kami ingin Ketua RT memiliki integritas dan kemampuan manajerial dalam menjalankan program pembangunan, termasuk Kampung Bahagia,” ungkap Wali Kota Jambi, Maulana.

Pemkot menilai bahwa kunci sukses program ini terletak pada kepemimpinan lokal yang kuat, adaptif, dan memahami kebutuhan warganya.(*)