Awal Tahun Hijriah dengan Kebaikan : Wali Kota Maulana Serahkan Bantuan Kursi Roda hingga Bedah Rumah 

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Momentum tahun baru Hijriah tak sekedar menjadi pengingat untuk memperbaiki diri, tetapi juga menjadi ruang bagi Pemerintah Kota Jambi untuk lebih dekat dan benar-benar hadir di tengah masyarakat.

Bukan dengan seremoni simbolik, melainkan melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan warganya.

Hal itu tergambar dari rangkaian kegiatan sosial yang dilakukan oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., saat menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah.

Keduanya turun langsung ke lapangan, membangkitkan asa masyarakat melalui beragam bantuan sosial yang nyata dan berlapis kebaikan.

Kegiatan diawali dengan penyerahan santunan jaminan kematian kepada ahli waris almarhum Agus Subekti, warga RT 01 Kelurahan Teluk Kenali, Kecamatan Telanaipura, yang semasa hidupnya bekerja sebagai pengemudi ojek online.

Santunan ini menjadi bentuk perlindungan sosial bagi pekerja rentan, sekaligus bukti bahwa negara hadir di tengah duka masyarakat.

Wali Kota dan Wakil Wali Kota kemudian menyerahkan bantuan biaya pengobatan kepada 2 warga yang membutuhkan.

Bantuan tersebut diberikan kepada Muhammad Haikal Ihsan, seorang anak penghafal Al-Qur’an yang tinggal di RT 19 Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura, serta kepada Rudi Setiawan, warga RT 17 Kelurahan Pakuanbaru, Kecamatan Jambi Selatan, yang memerlukan dukungan transportasi untuk menjalani pengobatan ke Kota Palembang.

Kepedulian juga diberikan kepada warga penyandang disabilitas. Bantuan kursi roda diserahkan kepada Ibu Heny Herawati, warga RT 01 Kelurahan Tanjung Pasir, Kecamatan Danau Teluk, serta Ibu Amelia Absyan, warga RT 09 Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Jambi Timur.

Tak hanya santunan dan bantuan kesehatan, Pemkot Jambi juga menyerahkan bantuan bedah rumah kepada warga prasejahtera. Salah satunya diterima oleh Bapak Abdul Rasyid, penjual cilok yang bertempat tinggal di RT 16 Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kotabaru.

Dengan 4 orang anak yang masih menjadi tanggungan, Abdul Rasyid selama ini tinggal di rumah yang jauh dari kata layak. Bantuan tersebut kini menjelma menjadi rumah yang aman dan sehat, membuktikan bahwa perhatian pemerintah menyentuh seluruh lapisan kebutuhan dasar masyarakat.

Bantuan bedah rumah itu dirangkai dalam acara launching program bantuan Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pemerintah Kota Jambi yang berlangsung, Senin (23/6/2025).

“Syukur Alhamdulillah dengan hadirnya pemimpin Kota Jambi ditengah tengah kami, Saya sangat senang, mudah-mudahan bisa terus amanah, diberikan kesehatan dan kemudahan,” ucap Abdul Rasyid saat menerima serah terima kunci rumah miliknya yang diserahkan langsung Wali Kota Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota yang telah merenovasi rumah kami, sehingga kami tidak takut kehujanan dan angin kencang lagi, karena sebelumnya sangat khawatir sekali jika cuaca mulai hujan dan angin,” lanjutnya dengan mata berkaca.

Wali Kota Jambi dokter Maulana mengatakan, selain bentuk kepedulian terhadap masyarakat, kegiatan penyerahan bantuan itu juga dalam rangka momentum peringatan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah.

“Hari ini, kami berdua pak Wawako Diza sengaja mengoptimalkan waktu untuk mengunjungi saudara-saudara warga kota Jambi yang mendapatkan cobaan, meski tidak seberapa semoga bisa bermanfaat bagi penerima,” ujar Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha.

Melalui serangkaian kegiatan tersebut, Wali Kota Maulana kembali menegaskan bahwa makna hijrah dalam konteks pemerintahan adalah menghadirkan perubahan ke arah yang lebih baik bagi masyarakat, terutama mereka yang hidup dalam keterbatasan.

“Hijrah bukan hanya soal waktu, tetapi soal sikap. Pemerintah harus hadir, berpihak, dan menguatkan. Dalam momentum hijrah ini, kita kuatkan solidaritas dan tebarkan kebaikan yang menghadirkan kebahagiaan,” ujar Wali Kota Maulana.

Maulana juga mengabarkan kabar bahagia bagi masyarakat Kota Jambi, bahwa Pemerintah Kota Jambi saat ini tengah menggagas program pengadaan lahan tempat tinggal bagi warga yang belum memiliki lahan untuk membangun rumah. Program ini diprioritaskan khusus bagi warga Kota Jambi yang tergolong tidak mampu.

“Bersama Wakil Wali Kota, program ini sedang kami siapkan. InsyaAllah, kami akan lakukan pengadaan lahan sekaligus disinergikan dengan program Bedah Rumah untuk membangunnya. Kawasannya akan ditata khusus bagi masyarakat yang tidak memiliki rumah,” terangnya.

Ia menargetkan, program ini merupakan salah satu program prioritas yang ingin dituntaskan sebelum akhir masa jabatannya, sebagai bentuk nyata perhatian kepada warga kurang mampu.

“Kami ingin, di akhir masa jabatan kami, tidak ada lagi warga Kota Jambi yang tidak memiliki rumah, dan tidak ada lagi rumah yang tidak layak huni,” lanjutnya.

Dengan terus digulirkannya program Bedah Rumah dan perbaikan hunian tidak layak, Pemkot Jambi berharap hal ini dapat membawa peningkatan kualitas hidup, kesehatan, dan tentu saja kebahagiaan bagi keluarga penerima manfaat.

“InsyaAllah, program ini akan terus berjalan secara bertahap. Mudah-mudahan setiap langkah kecil yang kami lakukan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat Kota Jambi,” harapnya.

Rangkaian aksi kemanusiaan ini menjadi penanda bahwa Pemerintah Kota Jambi tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga berkomitmen membangun kehidupan sosial, kemanusiaan, dan spiritual masyarakatnya.

Inilah wujud nyata dari visi besar Kota Jambi Bahagia, kota yang tumbuh dan berkembang bersama warganya, dengan semangat kepedulian, solidaritas, dan kebersamaan sebagai fondasinya.

“Kami akan terus berjuang untuk masyarakat, baik melalui kebijakan maupun dengan turun langsung ke lapangan, agar masyarakat Kota Jambi merasakan kenyamanan, perhatian, dan kesejahteraan yang nyata,” singkat Wali Kota Maulana namun penuh makna.(*)




Tanam Pohon Bodhi di Jambi, Menag Nasaruddin Simbolkan Toleransi Antaragama

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menteri Agama RI, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA, memberikan pembinaan langsung kepada para ASN Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jambi, Minggu (29/6) di Asrama Haji Jambi.

Dalam arahannya, Menag menegaskan bahwa agama tidak boleh menjadi sumber perpecahan.

“Agama itu untuk menyejukkan, bukan membuat panas. Kita harus berhenti bersikap kaku dan mudah menghakimi,” ujarnya di hadapan ratusan ASN.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat moderasi beragama di Jambi.

Menag juga menyampaikan pentingnya peran imam masjid dalam menjaga kerukunan di tengah masyarakat majemuk.

“Imam bukan sekadar pemimpin salat. Ia panutan, penengah, dan penjaga kedamaian di lingkungannya,” tambahnya.

Dalam acara yang berlangsung hangat tersebut, Menag turut melantik pengurus IPIM (Ittihadul Persaudaraan Imam Masjid) wilayah Jambi, mengukuhkan tokoh muda lintas agama, serta menyaksikan deklarasi kerukunan antar tokoh agama.

Sebagai penutup, Menag menanam Pohon Bodhi di halaman Asrama Haji Jambi. Aksi ini menjadi simbol nyata toleransi antarumat beragama di Indonesia.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Gubernur Jambi Al Haris, Staf Khusus Menag Ismail Cawidu, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Dr. H. Muhammad Zain, serta tokoh lintas agama di Jambi.(*)




Yura Yunita, Sal Priadi, for Revenge Siap Ramaikan Sound of Flawless Vol 2 di Jambi, Catat Tanggalnya!!!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah sukses digelar pada Februari lalu, festival musik Sound of Flawless (SOF) kembali hadir dengan kemasan baru bertajuk Sound of Flawless Vol. 2.

Event ini akan digelar pada Jumat, 11 Juli 2025 di Lapangan Bandara Lama, Kota Jambi, dengan suguhan penampilan musisi nasional dan lokal dalam atmosfer yang lebih intimate dan penuh ambience.

Event ini dipromotori oleh Nakama Creative dan kali ini berkolaborasi dengan Lapan Lapan Management serta Birthtales Moment sebagai bagian dari komitmen bersama mendorong ekosistem industri pertunjukan di Jambi.

Sebelum hari H, rangkaian kegiatan bertajuk Road to Sound of Flawless Vol. 2 digelar pada Minggu malam (29 Juni 2025) di Route88 Café, Jambi, sebagai media dan community gathering.

Acara ini menjadi ajang temu awal antara promotor, media, komunitas, dan para SOFRiends (sapaan fans Sound of Flawless).

“Kami hadir kembali karena antusiasme masyarakat Jambi yang luar biasa terhadap festival musik dengan pengalaman dan suasana berbeda di setiap edisinya,” ujar Farhan Fadhory, Founder Nakama Creative.

Sound of Flawless Vol. 2 menghadirkan kombinasi line-up yang segar dan berkelas.

Musisi nasional seperti Yura Yunita, Sal Priadi, dan for Revenge akan menjadi daya tarik utama.

Ketiganya merupakan nama-nama yang sedang naik daun dan banyak diminta oleh penikmat konser dan festival musik saat ini.

Tak kalah penting, panggung SOF Vol. 2 juga memberi ruang besar untuk talenta lokal.

Deretan musisi seperti Semiotika, Thoriq Devis, dan Munarco Selector siap menyuguhkan warna berbeda, memperkuat identitas lokal sekaligus memperluas audiens mereka.

“Kami ingin lebih dari sekadar konser musik. SOF Vol. 2 hadir sebagai pengalaman — penonton bisa lebih dekat dengan penampil, lebih hangat, dan merasakan vibe yang beda dari festival biasa,” jelas Farhan.

Sound of Flawless tidak hanya tentang hiburan. Lebih dari itu, event ini didesain untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif lokal, khususnya industri pertunjukan di Kota Jambi.

Nakama Creative sebagai inisiator berharap kolaborasi antara pihak swasta, komunitas, dan pemerintah bisa berlanjut untuk menjadikan Jambi sebagai kota kreatif berbasis pertunjukan seni dan musik.

“Industri pertunjukan bisa jadi sektor unggulan daerah. Dengan event seperti ini, kita buka peluang baru bagi musisi, UMKM, dan pelaku kreatif lainnya untuk berkembang bersama,” tutup Farhan.(*)




Frustrasi Messi Tak Terbendung, Inter Miami Dibantai PSG Tanpa Ampun

SEPUCUKJAMBI.ID – Inter Miami harus menelan kekalahan telak 0-4 dari Paris Saint-Germain (PSG) dalam laga babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025 yang digelar di Mercedes-Benz Stadium, Minggu (29/6) malam waktu setempat.

Meski menurunkan bintang mereka Lionel Messi dan Luis Suarez, klub asal Amerika Serikat itu tak mampu membendung dominasi PSG yang tampil agresif sejak menit pertama.

Malam yang diharapkan menjadi panggung kejayaan justru berubah menjadi mimpi buruk bagi skuad asuhan J Mascherano.

PSG 4-0 Inter Miami: Messi Gagal Ciptakan Magis

PSG membuka keunggulan cepat pada menit ke-6 melalui Joao Neves, yang mencetak gol lewat sepakan mendatar setelah menerima umpan matang dari Vitinha.

Neves kembali menambah keunggulan di menit ke-39 setelah memanfaatkan assist dari Fabian Ruiz.

Petaka bagi Inter Miami belum berhenti. Bek Tomas Aviles justru mencetak gol bunuh diri di menit ke-44 akibat miskomunikasi dengan kiper Oscar Ustari.

Hanya berselang dua menit, Achraf Hakimi memperbesar keunggulan PSG lewat serangan balik cepat pada menit 45+3.

Lionel Messi Frustrasi, Serangan Inter Miami Tumpul

Sepanjang babak pertama, Inter Miami kesulitan keluar dari tekanan.

Lionel Messi dan Luis Suarez tampak frustrasi karena minimnya suplai bola dan rapatnya pertahanan PSG.

Peluang berbahaya pun nyaris tak tercipta.

Meski menguasai jalannya pertandingan, PSG tetap bermain disiplin.

Dengan keunggulan 4-0 hingga turun minum, mereka bahkan tampak seperti mempermainkan Inter Miami.

Statistik Pertandingan: PSG Unggul Segala Aspek

  • Penguasaan bola: PSG 67% – 33% Inter Miami

  • Tembakan ke gawang: PSG 9 – 3 Inter Miami

  • Pelanggaran: Inter Miami 10 – 9 PSG


🎯 PSG Jadi Kandidat Kuat Juara Piala Dunia Antarklub 2025

Kemenangan meyakinkan ini menempatkan PSG sebagai salah satu favorit juara turnamen. Gaya bermain cepat, penuh koordinasi, dan efektif di lini depan membuat mereka terlalu tangguh bagi Inter Miami.

Sementara itu, hasil ini menjadi sinyal bahwa Inter Miami, meski bertabur bintang, masih perlu banyak pembenahan untuk bisa bersaing di level dunia.




Hasil Piala Dunia Antarklub: Bersama Messi, Inter Miami Dibantai PSG 4-0 di Babak Pertama

SEPUCUKJAMBI.ID – Minggu, 29 Juni 2025 malam, menjadi malam kelam bagi Inter Miami.

Meski diperkuat sang legenda Lionel Messi, klub asal Amerika Serikat itu hancur lebur di babak pertama melawan Paris Saint-Germain (PSG) dalam laga Piala Dunia Antarklub 2025.

Dalam pertandingan yang digelar di Mercedes-Benz Stadium, PSG tampil dominan sejak menit awal.

Hanya butuh 6 menit bagi klub raksasa Prancis itu untuk membuka keunggulan lewat tendangan mendatar Joao Neves, yang menerima umpan dari Vitinha, dan gagal dihalau kiper Inter Miami.

Gelandang muda Portugal itu kembali mencetak gol di menit ke-39 setelah menerima umpan terukur dari Fabian Ruiz.

Pertahanan Inter Miami benar-benar kesulitan meredam serangan bertubi-tubi PSG.

Petaka berlanjut di menit ke-44, ketika Aviles melakukan gol bunuh diri akibat miskomunikasi dengan kiper O Ustari.

Situasi makin parah bagi Inter Miami ketika Achraf Hakimi memperbesar keunggulan PSG pada menit 45+3 lewat serangan balik cepat.

PSG 4-0 Inter Miami di Babak Pertama: Messi Tak Berdaya

Lionel Messi yang diharapkan menjadi pembeda tak mampu berbuat banyak menghadapi mantan klubnya.

Lini tengah Inter Miami kesulitan mengalirkan bola, sementara lini belakang sering kehilangan konsentrasi menghadapi kecepatan dan teknik pemain PSG.

Dengan skor 4-0 di babak pertama, PSG seolah mempermainkan Inter Miami.

Kombinasi kecepatan, visi permainan, dan penyelesaian akhir yang akurat menjadi senjata utama tim asuhan Luis Enrique.

Statistik Babak Pertama: Dominasi PSG Tak Terbantahkan

  • Penguasaan bola: PSG 74% – 26% Inter Miami

  • Tembakan ke gawang: PSG 6, Inter Miami 0

  • Pelanggaran: Inter Miami 6, PSG 8

Hingga turun minum, Inter Miami belum mampu menciptakan peluang berbahaya, bahkan untuk mengancam gawang Gianluigi Donnarumma.

PSG menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia Antarklub 2025.(*)




Wali Kota Maulana Dukung Transformasi Eks Pucuk Jadi Kawasan Positif

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr.dr.H. Maulana, M.K.M., mendorong Eks. Lokalisasi Pucuk dijadikan sebagai centra olahraga, ekonomi, dan keagamaan.

Hal itu ia sampaikan usai membuka secara resmi Fun Double Boxing di Pelataran Aula RT 05 (Eks. Lokalisasi Pucuk) Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alambarajo, pada Minggu pagi (29/6/2025).

Fun Double Boxing RT 05 yang digagas langsung oleh Ketua RT Wiwin ini merupakan pertama kali diselenggarakan yang bertujuan sebagai wadah asah bakat bagi anak-anak muda agar terhindar dari narkoba ataupun kegiatan-kegiatan negatif lainnya.

Fun Double Boxing ini diikuti sebanyak 30 orang peserta dari anak-anak tingkat pelajar SMP dan SMA yang akan mengikuti 15 partai, tidak hanya dari dalam Kota Jambi, tetapi juga dari luar daerah, seperti Kabupaten Merangin dan Sarolangun yang diawali dengan kegiatan Jalan Santai dan Senam Bersama.

Dikesempatan itu, Wali Kota Maulana menyambut baik kegiatan-kegiatan yang dilakukan di Eks Lokalisasi Pucuk, serta secara langsung memberikan dukungannya terhadap semua kegiatan yang diselenggarakan.

“Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, serta KONI kita akan dorong wilayah ini menjadi pusat centra olahraga yang sederhana dan digemari oleh masyarakat, seperti bulu tangkis dan Tenis meja. Dan yang harus kita sama-sama ketahui disini telah ada tempat Muay Thai, sebagai wadah berekspresi diri anak-anak mudanya, sehingga mempunyai motivasi dan kepercayaan diri melalui berolahraga yang akan memberikan prestasi,” ujar Maulana.

“Kami sangat apresiasi langkah-langkah dan usaha yang telah dilakukan dengan penuh semangat oleh Ibu Ketua RT 05 ini, beliau mau mengembangkan RT 05 ini menjadi pusat aktivitas anak-anak muda, disamping sehat secara fisik, juga dari sisi rohani, yang terpenting ada semangat untuk berprestasi,” lanjutnya.

Terkait dengan keagamaan, Maulana juga akan mendorong pihak-pihak terkait, seperti Baznas untuk dapat melengkapi sarana dan prasarana, agar kegiatan pengajian dan hafiz Quran dapat berjalan dengan lancar.

“Rumah Tahfiz Alquran alhamdulillah sudah berdiri bagus di wilayah ini, dan anak-anak nya juga cerdas-cerdas setelah saya tes satu-persatu dengan sambungan ayat-ayat pendek Alquran,” ucapnya.

Dengan dijadikan sebagai pusat centra olahraga, Eks Lokalisasi Pucuk, diharapkan turut mendorong perekonomian, terutama pada bidang kuliner bagi masyarakat daerah tersebut.

“Ini harus kita dorong, dan saya akan siapkan konsep pengembangan kuliner disini bersama Stakeholder, seperti Bank Indonesia, Baznas dan forum CSR untuk membantu ibu-ibu disini melalui program Bank Harkat, Karena jika sumber-sumber ekonomi positif telah ada maka kesan-kesan ekonomi dari sumber negatif kawasan ini bertahap akan hilang,” jelas Maulana.

Terkait dengan Fun Double Boxing ini, sebagai bentuk dukungan dari pemerintah, Maulana juga menyebut seluruh peserta yang akan bertanding telah difasilitasi BPJS Ketenagakerjaan, serta tenaga tenaga medis.

“Kalau ada luka dan terjadi apapun dalam kegiatan ini akan diobati hingga sembuh dan gratis,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua RT 05 Wiwin juga secara langsung menyampaikan terimakasih nya atas kehadiran Wali Kota Maulana, karena tidak hanya sebatas hadir, namun juga memberikan motivasi, saran dan support untuk mengubah image Eks Lokalisasi Pucuk menjadi ke hal yang positif.

“Saya berterimakasih atas support Bapak Wali Kota langsung agar menjadikan kawasan ini sebagai pusat kuliner, keagamaan dan olahraga agar menjadikan wilayah ini bisa menjadi bercitra yang baik, tidak seperti apa yang dipikirkan banyak orang diluar sana,” singkat Ketua RT Wiwin.

Dikesempatan itu, selain mendorong warga masyarakat hidup sehat melalui berolahraga, dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penyuluhan terkait bahaya Narkoba dari BNN Kota Jambi.

Pada kesempatan tersebut, Maulana juga berkesempatan untuk bertakziah kerumah salah satu warga RT 05 yang baru meninggal dunia. Serta berkeliling mengunjungi pusat-pusat ekonomi kuliner yang ada di kawasan Eks Lokalisasi Pucuk tersebut.

Turut hadir, dikesempatan tersebut, mewakili BNN Kota Jambi Nurhayati, Kepala Dispora Kota Jambi Erwandi, mewakili Kepala BPKAD Popy Nurul Isnaini, Camat Alam Barajo Iper Ryansuni, beserta Lurah se-Kecamatan Alam Barajo, Forum Ketua RT Kecamatan Alam Barajo dan Ketua RT di lingkungan Kelurahan Rawasari.(*)




LAM Kota Jambi Juara Umum Adat Melayu ke-747, Aswan Hidayat: Bukti Kebangkitan Budaya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kota Jambi berhasil meraih Juara Umum dalam puncak peringatan 747 Tahun Adat Melayu Jambi yang digelar meriah di Ev Garden, Paal Merah, Jumat (27/6/2025).

Kemenangan ini sekaligus menegaskan komitmen Kota Jambi dalam melestarikan budaya dan memperkuat peran lembaga adat di tengah masyarakat modern.

Kegiatan tahunan tersebut mengusung tema “Mengosongkan Tujuh Setengah Abad Melayu Jambi, Merajut Budaya agar Dak Lapuk Dek Hujan, Dak Lekang Dek Panas Menuju Jambi Mantap 2030 dan Indonesia Emas 2045.”

Sejumlah tokoh penting hadir, termasuk Gubernur Jambi Al Haris, Wali Kota Jambi Maulana, anggota DPR RI, hingga ketua-ketua adat dari berbagai kabupaten/kota di Jambi.

Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi, Aswan Hidayat, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bukti nyata keseriusan lembaga adat di Kota Jambi dalam membangun ruang budaya yang aktif dan produktif.

“Penghargaan ini bukan hanya soal lomba, tapi bentuk kebangkitan budaya kita. Kota Jambi membuktikan bahwa lembaga adat mampu menjadi pilar sosial yang hidup, aktif, dan inovatif,” ujar Aswan Hidayat.

Aswan juga mengajak semua pihak, mulai dari pengurus RT hingga kecamatan, agar terus terlibat dalam penguatan nilai-nilai adat di lingkungan masing-masing.

“LAM bukan simbol. Ia harus hadir di tengah masyarakat, menjadi tempat bermusyawarah, tempat menyambung akar budaya, dan menjawab tantangan zaman,” tegasnya.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., yang turut hadir sebagai pemangku adat, menyambut baik capaian ini.

Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi antara pemerintah daerah dan LAM dalam membumikan adat dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami bangga, karena ini bukti bahwa adat di Kota Jambi hidup dan terawat. Ini hasil kerja bersama, mulai dari warga, pengurus adat hingga pemerintah,” kata Maulana.

Ia menambahkan bahwa para pengurus LAM tingkat kota yang telah dikukuhkan harus terus meningkatkan dedikasi dan pelayanan kepada masyarakat.

“LAM harus aktif, adaptif, dan berdaya. Ini bagian dari misi kita menuju Jambi yang lebih bermartabat secara budaya,” tambahnya.

Gubernur Jambi Al Haris dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan lembaga adat dalam membangun masyarakat yang harmonis.

Ia bahkan mendorong agar penyelesaian masalah sosial bisa dimulai dari pendekatan adat.

“Mari kita kedepankan adat dalam penyelesaian persoalan. Buat kesepakatan bersama antara pemerintah daerah, kejaksaan, dan kepolisian agar adat tetap menjadi solusi utama,” ujar Haris.

Sebagai bagian dari peringatan ke-747 tahun Adat Melayu Jambi, digelar berbagai perlombaan keaktifan adat dan seni tradisional antar kabupaten/kota.

Kota Jambi dinilai paling aktif dan inovatif, menjadikannya sebagai juara umum tahun ini.

Capaian ini menegaskan bahwa LAM Kota Jambi tak hanya simbol adat, tetapi juga institusi yang aktif mendukung pembangunan budaya lokal secara berkelanjutan.(*)




LAM Kota Jambi Dinilai Inovatif, Wali Kota Maulana Ajak Pengurus Lebih Aktif

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menghadiri Peringatan 747 Tahun Adat Melayu Jambi yang digelar di Ev Garden, Kelurahan Paal Merah, pada Jumat (27/06/2025).

Acara bertema “Mengosongkan Tujuh Setengah Abad Melayu Jambi, Merajut Budaya Agar Dak Lapuk Dek Hujan, Dak Lekang Dek Panas Menuju Jambi Mantap 2030 dan Indonesia Emas 2045” tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah maupun nasional.

Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi, Datuk Tumenggung Putro Jayodingrat (Hasan Basri Agus), dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, tokoh adat, dan pemerintah daerah atas dukungannya dalam menyukseskan peringatan akbar ini.

“Mari kita jaga dan lestarikan lembaga adat ini bersama-sama. Lembaga ini adalah warisan budaya yang harus terus hidup dan relevan dengan zaman,” ujar Hasan.

Sejumlah tokoh hadir dalam acara tersebut, di antaranya Anggota DPR RI Rocky Candra dan Elpisina, Gubernur Jambi Al Haris, Ketua DPRD Provinsi Jambi Hafiz Fattah, serta Wali Kota Jambi Maulana.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jambi Al Haris juga menegaskan pentingnya peran aktif LAM dalam mendukung program pemerintah serta menjaga harmoni sosial melalui pendekatan budaya.

“Kita dorong LAM untuk terus berinovasi. Mari kita kedepankan pendekatan adat dalam menyelesaikan masalah, sebelum sampai ke ranah hukum pidana,” kata Al Haris.

Puncak kegiatan peringatan diisi dengan berbagai perlombaan adat dan seni tradisional antar kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.

Dalam penilaian yang dilakukan oleh LAM Provinsi Jambi, Kota Jambi dinobatkan sebagai Juara Umum, dinilai sebagai lembaga adat paling aktif dan inovatif dalam mengembangkan seni dan budaya Melayu.

Wali Kota Jambi Maulana yang juga merupakan Pemangku Adat Kota Jambi, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini.

“Saya sangat bersyukur Kota Jambi ditetapkan sebagai yang terbaik. Ini bukti bahwa lembaga adat kita aktif dan terus berinovasi,” ujar Maulana.

Ia juga berpesan agar seluruh pengurus LAM Kota Jambi yang telah dikukuhkan dapat lebih aktif dan efektif menjalankan peran sosial dan budaya di tengah masyarakat.

“Mulai dari tingkat RT hingga kelurahan, semua harus terlibat aktif. Dedikasi kepada warga adalah bentuk nyata menjaga marwah adat Melayu di Kota Jambi,” pungkasnya.(*)




Walikota Maulana: Turnamen Catur Jadi Wadah Anak Muda Tunjukkan Bakat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi membuka Turnamen Catur Piala Wali Kota Jambi Tahun 2025 di Puri Selincah, Jumat (27/6/2025).

Turnamen ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kategori, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga umum.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi sarana pembinaan atlet muda dan ruang aktualisasi diri bagi generasi penerus yang memiliki minat dan bakat di bidang olahraga catur.

“Turnamen ini adalah awal yang baik. Bagi yang sudah berprestasi, ini bisa menjadi tolak ukur kekuatan. Bagi yang baru mulai, teruslah berlatih. Insyaallah, ini menjadi salah satu cara kita mendukung anak-anak muda menyalurkan bakatnya secara positif,” ujar Maulana.

Maulana juga menekankan bahwa permainan catur bukan hanya soal strategi di papan, tetapi juga melatih konsentrasi, menghindarkan anak-anak dari kegiatan negatif, serta membangun relasi sosial melalui komunitas dan silaturahmi.

“Banyak manfaat dari catur. Bisa dapat prestasi, kawan baru, dan pengalaman berharga. Kepada para orang tua, saya harap terus dukung anak-anaknya untuk aktif dalam latihan dan turnamen seperti ini,” katanya.

Ia berharap, melalui kegiatan ini akan lahir bibit-bibit unggul yang mampu membawa nama baik Kota Jambi di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional.

Di kesempatan yang sama, Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Kota Jambi, Zudi, menyampaikan bahwa turnamen ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi Kejuaraan Daerah (Kejurda) Catur 2025.

“Turnamen ini adalah langkah awal. Semoga dari Kota Jambi bisa melaju ke tingkat provinsi, lalu nasional, bahkan internasional,” ujarnya.

Maulana juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara atas komitmennya dalam memajukan olahraga catur di Kota Jambi.(*)




Abu Bakar: Kebijakan Parkir Digital di Jambi Bukan Asal-asalan, Semua Ada Dasarnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Pemerintah Kota Jambi memberikan tanggapan resmi atas kritik terhadap kebijakan pembayaran retribusi parkir secara non tunai menggunakan QRIS. Melalui Juru Bicara Pemkot Jambi Abu Bakar, ditegaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya sah secara hukum, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola pelayanan publik yang modern, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dijelaskannya, kebijakan ini telah memiliki dasar hukum yang kuat, yaitu merujuk pada Peraturan Wali Kota (Perwal) Jambi Nomor 32 Tahun 2018, khususnya Pasal 2 ayat (1) Bab II tentang Pemungutan Retribusi, yang menyebutkan:

“Pemungutan, pembayaran dan penyetoran retribusi pada Dinas Perhubungan dapat dilaksanakan secara tunai maupun non tunai dalam bentuk SKRD, struk, atau dokumen lain yang dipersamakan.”

Bahkan pada ayat (3) ditegaskan pula bahwa pemungutan secara non tunai dilakukan menggunakan sarana digital, yang menjadi dasar legal penggunaan QRIS dalam transaksi parkir di Kota Jambi.

“Ini bukan kebijakan yang dibuat tanpa dasar. Semua jelas aturannya. QRIS adalah sistem pembayaran resmi yang diatur Bank Indonesia, dan saat ini sudah digunakan luas di berbagai daerah,” terang Abu Bakar.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa kebijakan ini tidak diterapkan secara serta-merta, melainkan dilaksanakan secara bertahap melalui masa transisi.

Pemerintah telah menyiapkan ekosistemnya melalui pelatihan juru parkir, penyediaan QR code, ID card, rompi resmi, hingga pembukaan rekening khusus untuk penerimaan retribusi.

“Kami memahami bahwa tidak semua masyarakat langsung siap masuk ke ekosistem digital ini. Tapi ini adalah sebuah keniscayaan. Kita tidak bisa menolak perubahan. Oleh karena itu, kami laksanakan secara bertahap, sambil terus melakukan edukasi dan evaluasi. Insya Allah, masyarakat akan menyesuaikan,” tambah Kadis Kominfo Kota Jambi itu.

Kata Abu Bakar, selain memberikan kemudahan tanpa harus menyiapkan uang kecil di kendaraan, kebijakan ini juga memberikan banyak manfaat, seperti mencegah pungli dan kebocoran, memastikan uang langsung masuk ke kas daerah secara real-time, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik serta mendukung program nasional Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Ia menekankan, Pemerintah Kota Jambi tetap terbuka terhadap evaluasi dan penyesuaian kebijakan, sesuai dengan kebutuhan masyarakat maupun perkembangan regulasi.

“Kebijakan publik sejatinya tidak bersifat kaku atau mutlak, ia bersifat dinamis. Jika prosesnya berjalan baik, tentu kita lanjutkan. Namun bila memang perlu penyesuaian, maka akan kita evaluasi. Pemerintah hadir bukan untuk memaksakan, tapi untuk mengarahkan transisi menuju pelayanan publik yang lebih baik,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, Abu Bakar menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah memberikan perhatian dan masukan terhadap kebijakan ini.

“Kami ucapkan terima kasih atas kritik dan koreksi yang membangun. Pemerintah Kota Jambi terbuka terhadap segala masukan. Kami percaya, semua itu muncul dari semangat yang sama, membangun Kota Jambi agar lebih baik. Dalam semangat Kota Jambi Bahagia, kita bangun kota ini bersama, dengan keterlibatan dan kontrol publik yang sehat,” tutupnya.(*)