Polresta dan Pemkot Jambi Gelar Upacara Hari Bhayangkara Ke-79 di Lapangan Utama Kantor Wali Kota

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam semangat kebersamaan dan sinergi antarlembaga, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025. Upacara berlangsung khidmat di Lapangan Utama Kantor Wali Kota Jambi, Selasa pagi (1/7/2025).

Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, bertindak selaku Inspektur Upacara dalam peringatan yang mengusung tema nasional “Polri Untuk Masyarakat.” Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Jambi, tampak hadir mewakili Ketua DPRD Kota Jambi Syofni Herawati, Dandim 0415/Jambi Kolonel Inf Yoga Cahya Prasetya, Kepala Kejaksaan Negeri Jambi M. Noor Ingratubun, Dandenpom II/2 Jambi Letkol CPM Sundoro, dan Kepala BNN Kota Jambi Kombes Pol Katino, serta jajaran pejabat utama Polresta Jambi dan Pemerintah Kota Jambi.

Dalam upacara tersebut, Kapolresta Jambi, Kombes Pol. Boy Binaga Siregar, membacakan amanat Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar, yang menyampaikan bahwa tema “Polri untuk Masyarakat”, bukan sekedar slogan, melainkan cerminan komitmen kuat institusi Polri untuk terus hadir, bekerja, dan melayani rakyat dengan sepenuh hati.

“Tema ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh jajaran, bahwa kekuatan Polri sejatinya bersumber dari kepercayaan masyarakat. Maka dari itu, kehadiran Polri di tengah masyarakat harus memberi rasa aman, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi ini,” ujarnya membacakan amanat Kapolda Jambi.

Lebih lanjut disampaikan, bahwa Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, tidak hanya dituntut tegas dalam penegakan hukum, tetapi juga harus mampu tampil humanis dan responsif dalam pelayanan. Hubungan yang harmonis dan kolaboratif dengan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan keamanan yang berkelanjutan.

“Keamanan tidak dapat dibangun sendiri. Ia harus dirajut bersama, melalui sinergi, partisipasi aktif, dan kepercayaan yang tumbuh dari masyarakat itu sendiri,” lanjutnya.

Kapolda Jambi juga mengajak jajarannya untuk terus mengevaluasi, dan memperbaiki kekurangan yang masih ada.

“Kita harus terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, modern, dan terpercaya. Mari jadikan momentum hari Bhayangkara ini untuk memperkuat integritas, disiplin, serta loyalitas dalam menjalankan tugas mulia sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” seru Kapolda.

“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel Polri di wilayah Jambi atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama ini, serta ucapan terima kasih kepada masyarakat Jambi yang senantiasa mendukung tugas-tugas kepolisian. Marilah terus bersinergi, menjaga kondusifitas daerah, serta mewujudkan pelayanan polri yang semakin dekat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya membacakan amanat Kapolda.

Sementara itu, usai mengikuti upacara Hari Bhayangkara ke-79, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menyampaikan bahwa peringatan tersebut bukan sekedar seremoni, melainkan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Jambi dan institusi Kepolisian. Ia menegaskan, kolaborasi yang selama ini telah terjalin dengan baik harus terus ditingkatkan demi menghadirkan rasa aman dan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Jambi, Saya mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-79. Semoga ke depan, seluruh unsur Forkopimda, termasuk Polri dan Pemkot Jambi, dapat terus bersatu memberikan pelayanan terbaik dan mengayomi masyarakat dengan sepenuh hati,” ujar Diza.

Tak hanya menggelar kegiatan upacara, sebagai bagian dari ungkapan rasa syukur, dalam momentum HUT Bhayangkara ke-79 ini juga turut dilakukan Syukuran Peringatan Ke-79 Hari Bahayangkara Tahun 2025. Dimana pada kesempatan tersebut, Kapolresta Jambi Kombes Pol Sutan Binanga Siregar membacakan amanat dari Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

“Tahun 2025, tentunya menjadi tonggak sejarah dimulainya era kepemimpinan dan perjalanan baru bagi bangsa Indonesia, pasca terlaksananya pesta demokrasi tahun 2024 yang telah berjalan lancar dan kondusif dengan terpilihnya Bapak H. Prabowo Subianto dan Bapak Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode tahun 2024 – 2029. Era kepemimpinan baru, tentunya memberikan energi positif dan semangat baru bagi rakyat Indonesia untuk terus maju dan bersinergi guna bersama-sama mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia yang telah dicetuskan oleh para pendiri bangsa yaitu terwujudnya masyarakat adil dan makmur,” kata Kapolresta Jambi membacakan amanat Kapolri.

Selain itu, dikatakan bahwa, Polri sebagai lembaga negara yang diberikan mandat untuk menjaga dan memelihara Kamtibmas, siap melaksanakan dan mendukung penuh terwujudnya cita-cita bangsa Indonesia melalui program-program Asta Cita.

“Sebagai wujud komitmen dalam mendukung program Asta Cita, Polri telah melakukan beberapa hal antara lain telah membentuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polri (SPPG Polri) guna mendukung program makanan bergizi sampai saat ini telah dibangun 87 unit SPPG, dengan perincian 12 unit SPPG sudah beroperasi, 20 unit SPPG tahap verivikasi, 37 unit SPPG dalam tahap pembangunan sudah diatas 50 %, dan 28 unit SPPG tahap pembangunan di bawah 50 %. Dari jumlah tersebut, pada hari ini bertepatan dengan hari Bhayangkara ke-79, akan di launching 79 unit SPPG yang siap operasional mulai hari ini,” tambahnya.

Selain itu, dalam mendorong kemandirian bangsa dan mendukung terwujudnya cita-cita mulia untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia, Polri telah menargetkan penanaman jagung pada 1 juta hektare lahan pada tahun 2025, dengan estimasi hasil panen mencapai 4 sampai dengan 10 juta ton. Sampai saat ini terdapat 445,6 ribu hektare lahan siap tanam dan 922,7 ribu hektare lahan perhutanan sosial saat ini dalam tahap verifikasi. Apabila seluruh lahan perhutanan sosial tersebut dapat ditanami jagung, maka polri akan berhasil melampaui target 1 juta hektar lahan tersebut.

“Dari seluruh lahan yang tersedia tersebut, polri telah memberdayakan 136.563 kelompok tani di seluruh Indonesia untuk turut serta mengelola lahan siap tanam. Hasilnya, panen raya jagung kuartal I mencapai 118.975 ton pada lahan seluas 16.656 hektar, kemudian hasil panen raya kuartal II mencapai 1,78 juta sampai dengan 2,54 juta ton dan alhamdulilah untuk panen raya kuartal II yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia bapak Prabowo Subianto pada tanggal 5 Juni 2025 di Kabupaten Bengkayang Propinsi Kalimantan Barat,” sebut Kapolri.

Berbagai capaian lainnya dalam mendukung Asta Cita Presiden, juga turut dipaparkan dalam amanat Kapolri yang dibacakan Kapolresta Jambi itu. Diantaranya, Bidang Pembangunan Sumber Daya Manusia, utamanya terkait Sains, Teknologi, Pendidikan, Kesetaraan Gender dan Penguatan Peran Perempuan serta Penyandang Disabilitas, Polri Sejak Akhir Tahun 2024.

“Mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat” adalah merupakan bagian dari tekad Polri mendukung program-program pemerintah, memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat dan sekaligus sebagai sarana meningkatkan kepedulian, kebersamaan dan sinergitas, bukan hanya sesama sebagai anggota Polri, melainkan juga dengan unsur TNI, Instansi dan Lembaga terkait, Pemerintah Daerah, serta seluruh elemen masyarakat melalui berbagai kegiatan,” lanjut Kapolresta membacakan amanat Kapolri.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, menyampaikan apresiasi dan penghormatan atas pengabdian Polri, khususnya jajaran Polresta Jambi yang selama ini telah menjadi mitra strategis Pemerintah Kota dalam berbagai program, mulai dari penegakan hukum, pengamanan kebijakan publik, hingga pelayanan sosial kemasyarakatan.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Jambi, saya mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-79. Semoga Polri, khususnya Polresta Jambi, semakin kuat, profesional, dan dicintai rakyat,” ungkap Diza.

“Hal lainnya adalah, agar terus bersinergi bersama-sama Pemerintah dan Forkopimda, karena kita ketahui kemajuan dan kesejahteraan sebuah daerah tidak akan tercapai tanpa adanya kolaborasi yang baik antara stakeholder,” tutur Diza.

Selain itu, Diza juga mengungkapkan tantangan kedepan dalam pengamanan di era dinamika saat ini, tidak hanya dari yang tampak, namun juga dari sisi kejahatan siber.

“Tidak hanya dari segi gangguan Kamtibmas, namun banyak hal lainnya yang harus kita waspadai bersama. Oleh karena itu, perlunya adaptasi secara terus menerus dan semangat kebersamaan untuk memberantas setiap kejahatan yang berdampak pada keamanan masyarakat,” sebutnya.

Menutup sambutannya, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, turut menyampaikan rasa duka dan penghormatan yang mendalam kepada seluruh anggota Polri, di manapun berada, yang telah gugur dalam menjalankan tugas sebagai penjaga keamanan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Mereka adalah pahlawan sejati yang tidak akan pernah dilupakan. Atas nama Pemerintah Kota Jambi, kami menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang setinggi-tingginya. Kami akan terus mendukung setiap tugas dan langkah Polri demi terwujudnya Kota Jambi yang aman, tertib, dan membahagiakan bagi seluruh masyarakat,” pungkas Wawako Diza.

Acara syukuran dalam rangka Hari Bhayangkara ke-79 tersebut juga ditandai dengan pemotongan tumpeng, sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas pengabdian Polri selama ini, sekaligus harapan agar jajaran Polresta Jambi senantiasa diberi kelancaran, keselamatan, dan keberkahan dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, turut menyerahkan Piagam Penghargaan dari Pemerintah Kota Jambi kepada Polresta Jambi. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, sinergi, dan kolaborasi jajaran Polresta Jambi dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan khususnya dibidang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kota Jambi.

Piagam penghargaan yang ditandatangani langsung oleh Wali Kota Jambi dan diterima langsung oleh Kapolresta Jambi itu, menjadi simbol nyata sinergi dan kolaborasi yang solid antara Pemerintah Kota dan institusi Kepolisian, khususnya dalam menciptakan kondisi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif demi kesejahteraan masyarakat.

Rangkaian acara tersebut ditutup dengan penyerahan berbagai bentuk apresiasi dan hadiah kepada para pemenang lomba yang sebelumnya telah diselenggarakan oleh jajaran Polresta Jambi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui pendekatan yang edukatif, kompetitif, dan membangun semangat kebersamaan.(*)




Kemendagri Siap Fasilitasi SDM Damkar, APKARI Jambi Diminta Aktif Dorong Formasi dan Anggaran

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., menghadiri Pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pemadam Kebakaran Indonesia (APKARI) Provinsi Jambi Periode Tahun 2024-2028 yang berlangsung di Hotel Yello Jambi, pada Senin malam (30/6/2025).

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPP APKARI Danang Insita Putra, ST, M.SI,. Dalam prosesi khidmat itu, Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi Mustari Affandi resmi dilantik sebagai Ketua DPD APKARI Provinsi Jambi Periode Tahun 2024-2028, ditandai dengan Pemasangan Pin APKARI dan penyerahan bendera Pataka. Momen tersebut turut disaksikan langsung Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, dan Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran (MPBK) Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan (BAK) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Selaku Pembina DPP APKARI Drs. Edy Suharmanto, M.Si.

Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pemadam Kebakaran Indonesia (DPP APKARI) NOMOR: 007/APKARI/VI/2025 Tentang Penetapan Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pemadam Kebakaran Indonesia (DPD APKARI) Provinsi Jambi Masa Bakti 2024-2028 yang menetapkan 35 orang pengurus.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menyampaikan pentingnya peran strategis yang diemban oleh Dinas Pemadam Kebakaran. Menurutnya, di era saat ini, pemadam kebakaran tidak lagi semata-mata bertugas memadamkan api, tetapi telah bertransformasi menjadi unsur yang aktif dalam berbagai aksi penyelamatan lainnya.

“Oleh karena itu, Damkar kini kerap dipandang sebagai kelompok petugas yang serbabisa, multitalenta, dan mampu menjadi solusi atas beragam persoalan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat sehari-hari,” ujarnya.

Dalam momen pelantikan tersebut, Wawako Diza juga berharap agar Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pemadam Kebakaran Indonesia (DPD APKARI) Provinsi Jambi dapat menjadi organisasi profesi yang inklusif, akomodatif, dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas serta mutu layanan penanggulangan kebakaran di seluruh wilayah Indonesia.

“Saya berharap, pengurus DPD APKARI Provinsi Jambi dapat membangun organisasi yang profesional dan inovatif, serta mampu menghadirkan solusi alternatif kebijakan yang efektif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Dengan begitu, kualitas pelayanan kepada masyarakat akan terus meningkat dari waktu ke waktu,” tambahnya

Kata Wawako Diza, pelantikan ini dilakukan agar DPD APKARI Provinsi Jambi dapat merumuskan solusi penanggulangan kebakaran yang dapat diandalkan. Serta menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi dalam mendukung peningkatan kinerja aparatur pemadam kebakaran di Provinsi Jambi.

“Sinergi yang kuat dengan pemerintah serta komitmen terhadap keselamatan masyarakat adalah kunci untuk menghadapi tantangan di masa mendatang. Semoga APKARI dapat menjadi organisasi yang dinamis, adaptif terhadap perubahan, dan selalu berfokus pada pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pesan Diza.

“Dengan terpilihnya Kadis Damkartan Kota Jambi sebagai Ketua, tentunya kami sangat bangga dan dan memberikan apresiasi. Atas nama Pemerintah Kota Jambi, Saya ucapkan selamat atas pengkuhan DPD APKARI Provinsi Jambi Periode Tahun 2024-2028. Semoga layanan yang diberikan kepada masyarakat kedepannya lebih meningkat, sehingga masyarakat mendapatkan layanan yang maksimal,” tutup Diza.

Sementara itu, Direktur MPBK Ditjen BAK Kemendagri Selaku Pembina DPP APKARI Edy Suharmanto menyatakan, dengan baiknya kinerja atas respon time dan real time sesuai standar pelayanan minimal (SPM) dalam mengatasi kebakaran, Kota Jambi akan diprioritaskan untuk mendapatkan hibah armada pemadam kebakaran melalui Kementerian Dalam Negeri.

“Kami sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Jambi, kami akan upayakan agar mobil hibah Damkar bisa diluncurkan untuk Provinsi Jambi,” tuturnya.

Dirinya berharap, dengan kepengurusan yang baru ini DPD APKARI Provinsi Jambi dapat meningkatkan kerja samanya bersama Kementerian Dalam Negeri, baik itu dalam peningkatan kapasitas SDM, maupun pelatihan-pelatihan lainnya.

“Kepengurusan yang baru ini semoga bisa membawa perubahan lebih besar, khususnya dalam pemadaman dan penyelamatan di Provinsi Jambi, sehingga dapat memberikan manfaat optimal kepada masyarakat,” harapnya.

Sebagai organisasi yang menaungi aparatur pemadam kebakaran di Indonesia, Edy menyoroti sejumlah tantangan nyata yang dihadapi saat ini, khususnya terkait upaya optimalisasi dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Menurutnya, perlu ada pendekatan yang lebih strategis dan terintegrasi agar potensi kerugian yang ditimbulkan dari insiden kebakaran dapat diminimalkan secara signifikan.

“Maka dari itu, Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi aspek yang sangat krusial dalam setiap proses pemadaman dan penyelamatan. Hingga tahun 2024, tercatat terdapat 50.416 personel Damkar di seluruh Indonesia. Jumlah ini akan terus kami dorong dan perkuat dari sisi profesionalisme, kapasitas, serta kompetensinya,” jelas Edy.

“Kami dari Kementerian Dalam Negeri akan terus mendorong dan memfasilitasi agar setiap Provinsi, Kabupaten/Kota mendapatkan formasi umum, insyaAllah kami akan memfasilitasi formasi yang diperlukan,” lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, mewakili Gubernur Jambi, Staf Ahli Gubernur Jambi bidang Ekonomi dan Pembangunan Muktamar Hamdi mengungkapkan, bahwa pelantikan DPD APKARI Provinsi Jambi ini sebagai momentum untuk memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat.

“Profesi Damkar ini adalah profesi yang mulia dan memiliki peran strategis, khususnya dalam mengawal kegiatan pembangunan Pemerintah Daerah. Sebagaimana peran organisasinya yakni APKARI yang juga memiliki posisi strategis,” ucap Hamdi.

“Diharapkan kedepan kepengurusan APKARI ini mampu merumuskan program-program penanggulangan bencana kebakaran dan penyelamatan yang sesuai dengan kondisi geografis provinsi Jambi khususnya, seperti adanya lahan gambut dan illegal driling,” singkatnya mewakili Gubernur Jambi.

Sebelumnya, Ketua DPD APKARI Provinsi Jambi, Mustari Affandi mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya pelantikan ini, Ia berharap kepengurusan yang baru dapat bekerja lebih optimal dalam bidang pemadaman dan penyelamatan.

Kepada Direktur MPBK Ditjen BAK Kemendagri, Mustari berharap mendapat dukungan nyata dalam hal peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pemadam kebakaran di daerah. Menurutnya, hal ini perlu diwujudkan melalui penguatan peran pemerintah daerah dalam mengusulkan kebutuhan yang relevan dan mendesak di lapangan.

“Karena kebutuhan terhadap aparat pemadam kebakaran di seluruh daerah sangat krusial, terutama dalam proses pemadaman dan penyelamatan. Oleh karena itu, mudah-mudahan Dinas Pemadam dan Penyelamatan di kabupaten/kota dapat diberikan perhatian lebih, baik SDM maupun pengalokasian anggaran APBD untuk pengembangan sarana, prasarana, dan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat,” ujar Mustari.

“Mari sama-sama seluruh anggota dapat melakukan komunikasi, koordinasi dan kerjasama dalam memajukan pemadam kebakaran, khususnya yang ada di provinsi Jambi,” tutup Mustari.

Dalam rangkaian acara itu, turut dilakukan penyerahan piagam penghargaan APKARI Kepada Kepala Dinas Pemadam dan Penyelamatan Kabupaten Tebo dan penyerahan sertifikat kebakaran dari Pemerintah Kota Jambi Kepada GM Hotel Yello karena memiliki sistem manajemen kebakaran yang baik. Selain itu, juga dilakukan pemutaran video kinerja Pemadaman Kebakaran oleh Dinas Damkartan Kota Jambi dan video simulasi proteksi Pemadaman Kebakaran Gedung Hotel Yello.

Tampak hadir dalam acara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar Provinsi Jambi Rahmad Hidayat, Staf Ahli Wali Kota Jambi Moncar Widaryanto, Kepala Diskominfo Kota Jambi Abu Bakar, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi, Direktur Perumdam Tirta Mayang adalah Dwike Riantara, Camat Kota Jambi, serta tamu undangan lainnya.(*)




Wawako Diza Hazra Apresiasi Pelantikan DPD APKARI Jambi, Dorong Inovasi Damkar

JAMBI, SEPUCUJAMBI.ID Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, SE., M.A., menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pemadam Kebakaran Indonesia (APKARI) Provinsi Jambi periode 2024–2028.

Acara yang berlangsung di Hotel Yello, Kota Jambi, Senin malam (30/6/2025) ini dihadiri oleh jajaran pejabat pusat dan daerah serta para pengurus APKARI dari berbagai wilayah.

Dalam sambutannya, Diza menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus baru yang dilantik.

Ia berharap kepengurusan yang baru dapat membawa semangat baru dalam upaya pencegahan kebakaran di Provinsi Jambi, khususnya melalui pendekatan inovatif dan edukatif kepada masyarakat.

“Selamat kepada seluruh pengurus baru DPD APKARI. Kami berharap ke depan, penanggulangan kebakaran bisa dilakukan lebih dini dengan inovasi-inovasi baru yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat,” ujar Diza.

Diza juga menyoroti bahwa peran pemadam kebakaran saat ini semakin luas, tidak hanya terbatas pada penanganan insiden kebakaran.

Ia mencontohkan bahwa saat ini Damkar juga sering menangani kejadian lain seperti penanganan hewan liar yang masuk ke pemukiman warga.

“Pemadam kebakaran kini tidak hanya fokus pada kebakaran. Ketika ada ular atau hewan liar masuk ke rumah warga, masyarakat bisa langsung menghubungi petugas Damkar untuk mendapatkan bantuan,” tambahnya.

Menurutnya, keberadaan APKARI sebagai organisasi profesi telah menjadi mitra strategis bagi Pemerintah Kota Jambi dalam memberikan pelayanan cepat dan tanggap kepada masyarakat.

“Kami bangga memiliki mitra seperti APKARI. Layanan cepat yang diberikan selama ini sangat membantu masyarakat dan menjadi bagian penting dalam sistem respons darurat Kota Jambi,” pungkas Diza.

Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dan APKARI dalam membangun sistem manajemen kebakaran yang lebih responsif, inklusif, dan adaptif terhadap berbagai situasi kedaruratan.(*)




DPD APKARI Jambi Resmi Dilantik, Kemendagri Siap Dukung Hibah Damkar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, SE., M.A., menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pemadam Kebakaran Indonesia (APKARI) Provinsi Jambi periode 2024–2028. Acara berlangsung di Hotel Yello, Kota Jambi, Senin malam (30/6/2025).

Pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Direktur Rektorat Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran (MPBK) Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., serta Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Jambi.

Hasanudin, SSTP, M.Si., resmi dilantik sebagai Ketua DPD APKARI Jambi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran perwakilan dari pemerintah pusat. Menurutnya, kehadiran Direktur MPBK menjadi motivasi besar bagi jajaran pengurus yang baru.

“Ini momen langka bagi kami. Kehadiran pejabat pusat menjadi energi baru untuk menjalankan tugas dan amanah ini,” ujar Hasanudin.

Sementara itu, Drs. Edy Suharmanto mengapresiasi pelaksanaan pelantikan yang dinilainya sukses dan menunjukkan kekompakan antar pengurus dari berbagai tingkatan. Ia berharap pengurus APKARI yang baru dilantik dapat memberi dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam edukasi pencegahan kebakaran.

“Peran damkar bukan hanya soal memadamkan api. Lebih dari itu, mereka harus membangun kesadaran masyarakat agar tidak menimbulkan potensi kebakaran,” kata Edy.

Ia juga membuka peluang kerja sama antara APKARI dengan lembaga pusat dalam penguatan sistem dan pelatihan. Pemerintah pusat, katanya, akan mengupayakan hibah mobil damkar sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja tim damkar di Provinsi Jambi.

Sambutan Gubernur Jambi yang disampaikan oleh Staf Ahli Ekonomi dan Pembangunan menegaskan bahwa profesi pemadam kebakaran adalah tugas mulia yang menyangkut keselamatan masyarakat. Ia mendorong agar sinergi antara provinsi, kabupaten, dan kota terus diperkuat dalam penanggulangan bencana kebakaran.

“Mari kita bangun kolaborasi yang solid di bidang pemadam kebakaran, dari tingkat provinsi hingga daerah,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, turut memberikan ucapan selamat kepada pengurus baru. Ia berharap keberadaan APKARI dapat membawa inovasi dalam sistem penanggulangan kebakaran di Kota Jambi.(*)




Parkir Digital di Jambi Diterapkan Bertahap, Tunai Dengan Karcis Tetap Diakomodir

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi kembali menegaskan, bahwa kebijakan pembayaran parkir secara non-tunai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) telah memiliki regulasi yang lengkap, kajian mendalam, dan dasar pelaksanaan yang kuat secara hukum maupun teknis.

“Payung hukum kebijakan ini jelas. Rangka kebijakan tercantum dalam Peraturan Wali Kota, sementara aspek teknis operasionalnya diatur lebih khusus melalui Keputusan Wali Kota dan Keputusan Kepala Dinas Perhubungan. Selain itu juga ada SOP, PKS serta dokumen teknis lainnya. Jadi, tidak ada ruang untuk menyebut kebijakan ini belum jelas,” ujar Juru Bicara Pemkot Jambi Abu Bakar, diruang kerjanya, Selasa (1/7/2025).

Dia juga menduga munculnya pendapat yang dilontakan diruang publik itu karena selain minimnya data juga karena melihatnya dari perspektif yang berbeda.

“Kami menduga karena minimnya data, seperti misalnya aturan teknis yang belum diketahui hingga fase penerapannya yang dilakukan secara bertahap,” tambahnya.

Ia menegaskan, kebijakan publik sebesar ini tentu tidak mungkin dijalankan tanpa kajian matang, termasuk konsultasi dengan berbagai pihak, seperti perbankan, penyedia teknologi, dan petugas juru parkir di lapangan.

“Semua unsur sudah dipertimbangkan secara menyeluruh, demi memastikan implementasi yang tepat sasaran dan adil bagi masyarakat,” jelasnya.

Pemkot Jambi menekankan, bahwa penerapan transaksi digital melalui QRIS tidak serta-merta diberlakukan secara menyeluruh, namun dijalankan secara bertahap dan dievaluasi di setiap tahapannya.

Titik-titik parkir yang sudah siap, baik dari sisi infrastruktur maupun kesiapan SDM, menjadi lokasi penerapan awal.

Dalam pelaksanaannya, Pemkot tetap membuka 2 jalur transaksi, QRIS untuk masyarakat yang sudah familiar dengan teknologi, dan pembayaran tunai dengan karcis resmi untuk warga yang belum terbiasa.

Ini juga sesuai dengan amanat Perwal nomor 32 tahun 2018 yang menganut 2 metode transaksi, yakni tunai dan non-tunai.

“Kami melihat ini secara objektif. Tidak semua warga sama tingkat adopsi teknologinya. Tapi bagi mereka yang sudah siap dan friendly (terbiasa), jangan sampai haknya untuk menikmati layanan digital malah kita tutup. Sebaliknya, bagi yang belum, tetap kami sediakan metode pembayaran tunai,” terangnya.

“Dengan demikian, kami tegaskan kembali bahwa penerapan kebijakan ini dilakukan secara bertahap dan proporsional, mengikuti kesiapan masyarakat, serta tetap mengacu pada regulasi yang berlaku,” lanjutnya.

Abu juga menepis anggapan bahwa penggunaan QRIS dalam pembayaran justru merepotkan masyarakat.

Menurutnya, justru sebaliknya, QRIS dipilih karena merupakan sistem pembayaran digital yang paling inklusif dan mudah digunakan.

“Pemkot Jambi memilih QRIS karena sistem ini sederhana, praktis, dan sudah sangat familiar di kalangan masyarakat. Bahkan di pasar-pasar tradisional pun, banyak pedagang yang telah menggunakan QR code sebagai metode pembayaran, jadi QRIS ini yang paling ‘merakyat’ dibandingkan instrumen digital lainnya,” jelasnya.

Dia juga menepis anggapan yang menyebut bahwa masyarakat Kota Jambi belum siap menerima sistem pembayaran digital.

Menurutnya, dari data survey di lapangan, bahwa tingkat kepemilikan perangkat telepon seluler termasuk pengguna internet di Kota Jambi sangat tinggi, bahkan ada warga yang memiliki lebih dari satu perangkat.

Hal ini mencerminkan kesiapan masyarakat untuk beradaptasi dengan transaksi digital sudah cukup kuat.

“Jangan sampai muncul justifikasi seolah-olah warga Kota Jambi tidak ‘melek’ teknologi. Faktanya, masyarakat kita sudah cukup akrab dengan ekosistem digital. Tinggal bagaimana kita mulai mengarahkan, membiasakan, dan menguatkannya melalui kebijakan yang bertahap, terukur, dan inklusif,” katanya.

Penggunaan QRIS juga dinilai sebagai langkah adaptif untuk mendukung percepatan digitalisasi layanan publik.

Selain itu, penggunaan QRIS dinilai mampu meningkatkan efisiensi, transparansi retribusi parkir, dan mengurangi potensi kebocoran pendapatan daerah.

Proses transaksi juga jauh lebih cepat dan aman dibandingkan metode konvensional.

Pemkot Jambi menyatakan siap membuka ruang diskusi terbuka dengan berbagai pihak terkait kebijakan pembayaran digital.

Sebab, media sosial maupun ruang publik digital yang terbatas tidak selalu ideal untuk menjelaskan secara utuh rincian regulasi dan aspek teknis yang berlaku.

“Kami tentu tidak bisa merinci semua aspek teknis dalam satu pemberitaan atau unggahan media sosial, mengingat keterbatasan ruang dan konteks. Karena itu, kami sangat terbuka untuk berdiskusi. Setiap masukan akan kami pertimbangkan secara proporsional dan pada forum yang tepat,” tegas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Jambi itu.(*)




Refleksi Hari Bhayangkara: Kapolda Jambi Ajak Polri Kembali ke Hati Masyarakat

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar menyampaikan harapan dan pesan penting kepada seluruh jajaran kepolisian serta masyarakat.

Ia menegaskan komitmen Polda Jambi untuk terus membangun institusi Polri yang terbuka, humanis, dan profesional, selaras dengan semangat Polri Presisi.

“Kami membuka institusi ini dengan sepenuh hati. Kami tahu bahwa rekan-rekan Polri telah bekerja dengan sangat baik, menjalankan tugas sesuai otoritas yang diberikan oleh undang-undang dan kepercayaan masyarakat, baik sebagai penjaga kamtibmas, penegak hukum, maupun pelayan publik,” tegas Irjen Krisno.

Kapolda Jambi menekankan pentingnya seluruh personel Polri untuk terus mengedepankan prinsip Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan (Presisi) dalam setiap tugas.

“Kami ingin menjadi institusi yang dipercaya dan dicintai masyarakat. Menjadi Polisi Presisi adalah langkah strategis untuk menjawab tantangan zaman dan menjamin masa depan yang lebih baik bagi bangsa ini,” tambahnya.

Irjen Krisno juga menyampaikan apresiasi terhadap dedikasi para anggota Polri, khususnya di wilayah Jambi, yang telah menunjukkan integritas dan profesionalisme tinggi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi bersama Polri dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat nilai-nilai demokrasi.(*)




Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Kapolda Jambi: Jadi Momentum Berkomitmen!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Polda Jambi memperingati Hari Bhayangkara ke-79 dengan berbagai rangkaian kegiatan yang digelar secara khidmat di Mapolda Jambi, Selasa (1/7).

Pada momen penting ini, Kapolda Jambi,  Irjen Pol Krisno H Siregar, menyampaikan pesan kuat terkait penguatan pelayanan publik dan peningkatan keamanan di wilayah Jambi.

“Hari Bhayangkara ke-79 ini menjadi momentum bagi seluruh jajaran kepolisian di Provinsi Jambi untuk terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah. Kami bertekad meningkatkan sinergi dengan semua elemen masyarakat dan stakeholder demi Jambi yang lebih aman dan damai,” kata Kapolda Jambi, dalam sambutannya.

Peringatan Hari Bhayangkara tahun ini mengangkat tema “Polri untuk Masyarakat”, yang menjadi landasan Polda Jambi dalam menjalankan tugas dan fungsi kepolisian.

“Kita tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tapi juga hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Melalui inovasi dan digitalisasi layanan kepolisian, kami ingin memudahkan akses masyarakat untuk mendapatkan perlindungan dan keadilan,” timpalnya.

Selain upacara resmi, Polda Jambi juga melaksanakan kegiatan bakti sosial dan penguatan kapasitas anggota polisi guna meningkatkan profesionalisme.

Semua kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri di Provinsi Jambi.

Peringatan Hari Bhayangkara 1 Juli 2025 oleh Polda Jambi ini menegaskan peran strategis kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah dan nasional.(*)




Bawa Pulang 21 Medali, IPSI Kota Jambi Dominasi Kapolres Cup Bungo

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Kontingen IPSI Kota Jambi dalam dunia pencak silat. Mereka sukses menyabet gelar juara umum di ajang bergengsi Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Cup Bungo 2025, yang berlangsung dari 29 Juni hingga 1 Juli 2025 di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.

Dalam kejuaraan tersebut, IPSI Kota Jambi menurunkan 26 atlet dan berhasil memborong 21 medali, terdiri dari:

* 9 medali emas

* 10 medali perak

* 2 medali perunggu

Capaian ini menegaskan dominasi IPSI Kota Jambi di cabang olahraga pencak silat serta menunjukkan kualitas pembinaan atlet yang konsisten dan berkelanjutan.

Ketua IPSI Kota Jambi, Alion Meisen, memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan para atlet, pelatih, dan official yang telah bekerja keras membawa pulang prestasi.

“Kami, dari pengurus IPSI Kota Jambi, selalu memberikan dukungan maksimal untuk para atlet. Harapan kami, mereka dapat berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional, serta mengharumkan nama Jambi,” ujar Alion.

Kejuaraan Kapolres Cup Bungo juga menjadi ajang pemanasan yang strategis bagi IPSI Kota Jambi dalam rangka persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi 2026 yang akan digelar di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Alion Meisen berharap pencapaian ini bisa menjadi motivasi kuat bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan mental bertanding.

Dengan hasil membanggakan di Kapolres Cup Bungo 2025, IPSI Kota Jambi kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak atlet pencak silat berprestasi dan membawa nama Jambi ke kancah nasional dan internasional.

Diharapkan, keberhasilan ini mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menekuni pencak silat dan berprestasi di masa depan.(*)




Warning OPD dan Jajarannya, Bupati Sarolangun: Saya Tidak Ragu Nonjob kan Kalian!

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Sarolangun, H. Hurmin, menunjukkan keseriusannya dalam mewujudkan visi dan misi Sarolangun MAJU periode 2025-2029.

Dalam Musrenbang RPJMD yang digelar di Aula Bappeda Sarolangun, Senin (30/6), ia memberi peringatan tegas kepada seluruh kepala OPD agar bekerja maksimal atau siap menerima konsekuensi berat termasuk kemungkinan nonjob.

H. Hurmin menegaskan, evaluasi kinerja perangkat daerah akan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan semua program prioritas berjalan sesuai target.

“Saya tidak akan ragu menonjob kepala OPD yang tidak menjalankan tugas dan fungsinya. Kalau perlu, saya siap menghadapi proses hukum seperti PTUN,” ucapnya tegas.

Program Sarolangun MAJU menjadi pondasi pembangunan Kabupaten Sarolangun selama lima tahun ke depan.

Bupati menekankan pentingnya seluruh OPD menyelaraskan dokumen Rencana Strategis (Renstra) mereka agar sejalan dengan RPJMD 2025-2029, sehingga visi misi daerah dapat tercapai secara efektif.

“Kita harus berhati-hati dalam penyusunan anggaran dengan fokus utama pada dampak positif bagi masyarakat luas, bukan kepentingan pribadi,” tambahnya.

Dengan jumlah penduduk mencapai 313 ribu jiwa, pemerintah daerah dituntut bijak dalam mengelola anggaran yang terbatas.

“Dengan niat tulus dan pemikiran positif, Insya Allah Sarolangun akan semakin maju dan sejahtera,” ujar Hurmin optimis.

Salah satu program unggulan Sarolangun MAJU adalah pembangunan infrastruktur jalan.

Kondisi akses jalan di Desa Simpang Narso, Kecamatan Batang Asai, dan lima desa di wilayah timur Kecamatan Pauh saat hujan menjadi perhatian serius karena sulit dilalui kendaraan roda empat, sehingga menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain itu, Bupati juga menyoroti persoalan Tenaga Kerja Daerah (TKD) yang belum terangkat menjadi PPPK, meminta kajian mendalam untuk solusi terbaik.

“Kita harus satu suara dan berpikir positif demi kemajuan Sarolangun. Dengan sinergi semua pihak, visi Sarolangun MAJU bukan hanya mimpi,” pungkasnya.(*)




Kecelakaan Tunggal di Jalan Lintas Jambi-Muarasabak, Satu Remaja Meninggal Dunia

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID -Dua remaja putri asal Kota Jambi mengalami kecelakaan tunggal di jalan lintas Jambi-Muarasabak.

Tepatnya di kawasan hutan produksi PT WKS, Zone V, Desa Rantau Karya, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Insiden tersebut terjadi pada Senin siang sekitar pukul 12.15 WIB.

Kasat Lantas Polres Tanjab Timur, Iptu Meiselin Lobat, menjelaskan kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi BH 4041 CC yang dikendarai oleh Putri Andini (17), wiraswasta, dengan penumpang Kaila Nurlia Habibah (17), pelajar, keduanya warga Kelurahan Danau Sipin, Kota Jambi.

Menurut keterangan Iptu Meiselin, kedua korban melaju dari arah Kota Jambi menuju Kelurahan Teluk Dawan, Kecamatan Muarasabak Barat.

Saat melintasi jembatan Zone V PT WKS, pengendara tidak menurunkan kecepatan sehingga kehilangan kontrol dan terpental dari motor.

Akibatnya, keduanya terbanting ke badan jalan aspal. Pengendara lain dan penjual es tebu di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan.

Korban langsung dilarikan ke RSUD Nurdin Hamzah Muara Sabak untuk penanganan medis.

Sayangnya, penumpang yang merupakan pelajar mengalami luka parah dan meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

Sementara pengendara sepeda motor mengalami luka lecet di tangan kiri, kaki, dan dagu. Saat ini, Putri Andini masih mendapatkan perawatan intensif di RSUD tersebut.

Kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan oleh Unit Laka Satlantas Polres Tanjab Timur.

Pihak kepolisian juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari saksi-saksi untuk proses penyelidikan lebih lanjut.(*)