Gugatan Status Mat Sanusi Dinilai Lemah, Pakar: KONI Bukan Jabatan Sipil

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Pusat, Eman Sumusi, menegaskan bahwa proses Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) KONI Provinsi Jambi telah berjalan netral dan sesuai aturan.

Penegasan ini disampaikan menyikapi munculnya keberatan dari beberapa pihak terhadap hasil pemilihan Ketua Umum KONI Jambi, AKBP Mat Sanusi.

“Kami tegaskan, TPP tidak berpihak kepada siapa pun. Semua proses pemilihan Ketua KONI Jambi dilakukan secara objektif, transparan, dan sesuai dengan AD/ART KONI,” kata Eman dalam keterangannya, Sabtu (12/7/2025).

Eman menjelaskan bahwa selama proses Musorprovlub KONI Jambi pada 30 Juni 2025 lalu, kedua calon yang maju tidak mengajukan protes terkait keabsahan lawannya.

Mereka juga telah diberikan kesempatan membahas regulasi sebelum pemilihan digelar.

“Tidak ada satu pun aturan yang dilanggar. Bagi kami, prosesnya sudah selesai dan sah. Jika ada yang masih mempermasalahkan, itu murni dari sudut pandang pribadi, bukan berdasarkan pelanggaran prosedur,” ujarnya.

Menanggapi isu soal status AKBP Mat Sanusi yang merupakan anggota Polri aktif, Eman menegaskan bahwa tidak ada aturan yang dilanggar.

Ia mengacu pada UU No. 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, di mana pasal larangan pejabat publik menjabat ketua KONI telah dihapus.

“Pasal larangan itu sudah tidak berlaku. Artinya, siapa pun boleh menjabat Ketua KONI, termasuk dari unsur TNI/Polri, selama memenuhi syarat yang ditetapkan,” jelasnya.

AKBP Mat Sanusi sendiri terpilih secara sah dan lolos dari proses penjaringan TPP KONI Pusat.

Ia juga memenangkan pemilihan yang digelar dalam forum resmi Musorprovlub, yang dihadiri perwakilan Ketua Umum KONI Pusat dan Karataker KONI Jambi.

Acara Musorprovlub juga dibuka oleh Wakil Gubernur Jambi dan dihadiri seluruh anggota KONI Provinsi yang memiliki hak suara.

Pemilihan dilakukan secara terbuka dan transparan, sesuai dengan ketentuan organisasi.

Sementara itu, pengamat olahraga nasional Prof. Sukendro menyebut bahwa KONI bukanlah jabatan struktural sipil, sehingga keberatan terhadap status Mat Sanusi sebagai anggota Polri aktif tidak berdasar.

Mengacu pada Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2013, jabatan Ketua KONI tidak termasuk dalam kategori jabatan yang dilarang bagi anggota Polri selama mendapat izin dan tidak menyalahi tugas pokok.

“Kalau ada gugatan soal rangkap jabatan, itu lebih kepada kekecewaan politis. Jangan rusak proses pembinaan olahraga hanya karena ketidakpuasan hasil Musorprovlub,” tegasnya.

Ia menilai, polemik yang muncul justru mengganggu stabilitas organisasi dan proses pembinaan atlet Jambi menjelang agenda kompetisi nasional.(*)




Mat Sanusi Siap Bantu Oki Yusmika, Atlet Taekwondo Jambi Penderita Kanker Tulang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, menyampaikan komitmennya untuk membantu Oki Yusmika, atlet taekwondo asal Jambi yang saat ini tengah menjalani perawatan kanker tulang di RS Fatmawati, Jakarta.

Oki Yusmika dikenal sebagai atlet berprestasi, peraih medali perunggu di PON 2016 Jawa Barat dan PON 2020 Papua, serta emas di pra-PON 2019.

Kini, di usia 29 tahun, ia tengah berjuang melawan kanker tulang yang telah menyebabkan amputasi salah satu kakinya.

“Saya sangat prihatin atas kondisi Oki. Kami dari KONI Jambi akan berusaha membantu, baik secara organisasi maupun pribadi. Oki adalah pahlawan olahraga Jambi,” ujar Mat Sanusi saat diwawancarai di Jambi, Sabtu (12/7).

Mat Sanusi mengungkapkan bahwa pengurus KONI Jambi sedang melakukan penggalangan dana untuk meringankan beban keluarga Oki Yusmika.

Ia juga mengajak masyarakat, donatur, dan instansi pemerintah, termasuk Gubernur Jambi, untuk turut membantu.

“Kami berharap ada kepedulian dari semua pihak. Atlet seperti Oki telah membawa nama baik Jambi. Sudah seharusnya kita bantu saat mereka sedang dalam kesulitan,” katanya.

Selain itu, kasus ini akan menjadi perhatian khusus dalam rapat internal KONI Jambi, agar ke depan tersedia skema perlindungan atau jaminan sosial bagi atlet berprestasi yang mengalami musibah atau sakit berat.

Pelatih taekwondo Jambi, Jimmy, menyebutkan bahwa saat ini Oki dalam keadaan sadar dan masih menjalani perawatan intensif di ruang High Care Unit (HCU) sambil menunggu ruangan ICU di RS Fatmawati.

“Kondisinya stabil, tapi kakinya sudah diamputasi karena kanker tulang sudah menyebar ke pangkal paha. Kami berharap keajaiban dan kesembuhan untuk Oki,” ujar Jimmy

Jimmy juga mengucapkan terima kasih kepada Mat Sanusi dan jajaran KONI Jambi atas kepeduliannya. Ia berharap Pemerintah Provinsi Jambi dan para dermawan lainnya turut memberikan perhatian.

Bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan langsung kepada keluarga Oki, dapat menghubungi istrinya, Wahyu Ningsih, di nomor: 0853-7925-8142. (*)




Wali Kota Maulana Dorong Wisata Hijau, Bus Listrik Siap Sambungkan Tugu Keris ke Candi Muaro Jambi

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus mendorong pengembangan sektor pariwisata dan budaya berbasis kolaborasi. Hal ini tampak dalam kegiatan Family Gathering jajaran Pemkot Jambi yang digelar di Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Kompleks Percandian Muaro Jambi, Sabtu (12/7/2025), yang sekaligus dimanfaatkan sebagai momen strategis untuk menjalin kerja sama konkret dengan pengelola kawasan budaya nasional tersebut.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama jajaran pejabat Pemkot Jambi melakukan pertemuan dengan Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah V Jambi, membahas sejumlah rencana kolaboratif, salah satunya adalah pengembangan trayek bus listrik dari kawasan wisata Tugu Keris Siginjai menuju kawasan Candi Muaro Jambi.

Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi memperkuat konektivitas dua kawasan wisata unggulan di Provinsi Jambi, sekaligus mendukung konsep energi hijau (green energy) yang terus dikembangkan oleh Pemkot Jambi.

“Kami berkomitmen menjadikan konektivitas antara Kota Jambi dan Candi Muaro Jambi sebagai kekuatan wisata baru yang ramah lingkungan. Bus listrik dari Tugu Keris menuju kawasan candi akan menjadi jalur wisata hijau yang dapat mendongkrak kunjungan sekaligus meningkatkan kenyamanan dan pengalaman wisatawan,” terang Wali Kota Maulana.

Bus listrik tersebut direncanakan mulai beroperasi setelah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkot Jambi dan BPK. Direncanakan, pada tahap awal, trayek akan beroperasi pada malam hari di hari kerja, dan secara bertahap akan dikembangkan menjadi layanan penuh pada hari libur dengan tiga sesi perjalanan: pagi, siang, dan malam.

Kepala BPK Wilayah V Jambi Kementerian Kebudayaan RI Dr. Agus Widiatmoko menyambut baik inisiatif dan keseriusan Pemerintah Kota Jambi dalam ikut serta mengembangkan kawasan Candi Muaro Jambi. Ia mengapresiasi langkah konkret Wali Kota Jambi yang dinilainya sejalan dengan visi BPK dalam memajukan dan memodernisasi kawasan budaya tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Wali Kota Jambi. Kerja sama ini sangat kami sambut dengan antusias. Apalagi saat ini kami sedang gencar melakukan pengembangan kawasan Candi Muaro Jambi, termasuk pembangunan museum berstandar internasional yang berkelas bintang lima sebagai penunjang utama kawasan ini,” ungkap Agus.

Lebih lanjut, Kepala BPK Wilayah V Jambi itu menegaskan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi dengan Pemkot Jambi dalam mewujudkan kawasan Candi Muaro Jambi sebagai destinasi unggulan nasional yang terintegrasi dengan kota Jambi sebagai pusat aktivitas ekonomi dan layanan pariwisata.

Wali Kota Jambi juga mengungkapkan optimismenya terhadap potensi kawasan Candi Muaro Jambi dalam mendukung berbagai event berskala nasional. Dalam waktu dekat, Kota Jambi akan menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota (APEKSI) Komisariat Wilayah (Komwil) II, yang akan dihadiri oleh 10 Wali Kota dari berbagai daerah di wilayah Sumatera. Hal ini menurutnya merupakan peluang besar untuk memperkenalkan daya tarik wisata dan budaya Jambi secara lebih luas.

“Kami ingin melalui event-event yang diselenggarakan di Kota Jambi dapat bersinergi dengan kawasan wisata Muaro Jambi, agar wisatawan tidak hanya datang, tetapi juga tinggal, berbelanja, dan merasakan kekayaan budaya kita. Ini juga akan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi dan PAD Kota Jambi,” katanya.

Sebagai kota yang mengusung konsep MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), Kota Jambi terus menggencarkan berbagai upaya untuk menjadi destinasi unggulan penyelenggaraan event, baik di bidang pariwisata, kebudayaan, ekonomi kreatif, maupun kegiatan pemerintahan dan swasta.

“Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan para pemangku kepentingan. Kota Jambi siap menjadi tuan rumah berbagai agenda besar yang mendatangkan manfaat ekonomi dan promosi daerah. Setiap event yang kita dorong adalah bagian dari langkah menjadikan Jambi sebagai kota MICE yang berdaya saing dan berkelas,” pungkas Wali Kota Maulana.

Hadir dalam giat itu Sekda A Ridwan, Asisten Sekda, Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah Maulana, Ketua I TP PKK Kota Jambi Marsha Lystia, Ketua DWP Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, para Kepala OPD, Kabag Setda dan Camat se-Kota Jambi.(*)




Penuh Warna dan Makna, Ketua Dekranasda Kota Jambi Apresiasi Penyelenggaraan Pameran Dekranas

BALIKPAPAN, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) sekaligus Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG, turut hadir dan berpartisipasi langsung dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tahun 2025, yang digelar di BSCC Dome Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 9–11 Juli 2025.

Kegiatan akbar ini dibuka secara meriah pada Rabu malam (9/7/2025), yang ditandai dengan pembukaan Pameran Expo 2025. Ribuan pelaku UMKM dan perajin dari seluruh penjuru Tanah Air ambil bagian, menampilkan beragam produk kriya unggulan dari daerah masing-masing, mulai dari wastra, busana, aksesori, hingga kuliner khas yang mencerminkan kekayaan dan keberagaman budaya lokal Indonesia.

Dengan mengusung tema “Perajin Berdaya, Mendunia”, peringatan HUT Dekranas ke-45 ini menjadi ajang promosi sekaligus apresiasi bagi dunia kerajinan nasional. Kegiatan ini dihadiri oleh para Ketua Dekranasda Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia, pelaku industri kreatif, mitra usaha, hingga para pecinta kerajinan tangan dari berbagai daerah.

Sebagai tanda dibukanya secara resmi rangkaian kegiatan, Ketua Umum Dekranas Pusat, Selvi Gibran Rakabuming, memimpin prosesi tasyakuran melalui pemotongan tumpeng dan pemukulan alat musik tradisional khas Kalimantan Timur, yang menjadi simbol kekayaan seni dan budaya Nusantara.

Dalam sambutannya, Selvi menyampaikan keyakinannya bahwa pertemuan antara Ketua Dekranasda dari seluruh Indonesia bersama jajaran pengurus Dekranas Pusat akan menjadi momentum yang melahirkan ide-ide kreatif dan inovatif.

“Sesuai tema tahun ini merupakan tujuan bersama untuk UMKM. Yakni harus menjadi raja di skala domestik. Kemudian meningkatkan value atau nilai jual untuk menjadi pemasok pasar global. Dan ini adalah PR kita bersama yang harus kita emban,” ujarnya.

Kepada seluruh Ketua Dekranasda, Selvi berpesan agar terus aktif memberikan pembinaan, pendampingan kepada para perajin, terutama yang belum tersentuh dan belum mempunyai pasar.

Dirinya juga menyoroti pentingnya pendampingan dalam penggunaan media sosial bagi para perajin, khususnya yang berada di wilayah terpencil. Menurutnya, kemampuan memasarkan produk secara efektif, baik melalui platform daring (online) maupun luring (offline), menjadi kunci dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal.

“Pendampingan dalam hal perizinan juga sangat dibutuhkan, terutama bagi para perajin pemula yang baru merintis usahanya. Dengan begitu, semangat Perajin Berdaya, Mendunia dapat benar-benar terwujud,” tambahnya.

Sementara itu, usai mengikuti rangkaian kegiatan dalam peringatan HUT ke-45 Dekranas itu, Ketua Dekranasda Kota Jambi dokter Nadiyah Maulana, menyampaikan optimismenya untuk terus berperan aktif dalam meningkatkan kualitas para perajin lokal Kota Jambi yang memiliki kekayaan dan keunikan tersendiri.

“Sesuai dengan arahan Ketua Umum Dekranas, Ibu Selvi Gibran Rakabuming, kita akan terus mendorong peningkatan daya saing produk lokal, khususnya batik Jambi yang menjadi produk unggulan daerah. Harapannya, batik dan kerajinan lainnya mampu menguasai pangsa pasar, terutama di tingkat lokal, sebelum menembus pasar nasional bahkan global,” ujar Nadiyah.

Dirinya juga menekankan untuk terus membantu perajin lokal kota jambi agar mempunyai daya saing, tidak hanya ditingkat lokal bahkan didorong secara global.

“Disini banyak produk-produk kriya dari seluruh penjuru tanah air, tentunya ini adalah kekayaan yang kita miliki. Saya selaku Ketua Dekranasda tentunya akan turut membantu para perajin agar bisa lebih luas melakukan pemasaran produknya, sehingga dapat dikenal secara global,” tekannya.

Turut hadir dalam rangkaian HUT ke-45 Dekranas yang bertema “Perajin Berdaya Mendunia” itu, Wamendagri Ribka Haluk bersama Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian.

Sebelumnya, dokter Nadiyah Maulana yang juga sebagai Ketua TP PKK Kota Jambi turut menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-10 TP PKK yang sekaligus dirangkai dengan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 yang berlangsung di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

“Hasil dari Rakernas PKK tahun ini tentunya akan kita sesuaikan dengan kepengurusan PKK di daerah,” pungkas Nadiyah.

Setelah mengikuti kedua agenda nasional tersebut, dokter Nadiyah menyampaikan harapannya agar TP PKK dan Dekranasda Kota Jambi dapat memperoleh penguatan dari sisi kelembagaan, program, maupun jejaring kerja. Ia juga berharap hasil dan pengalaman yang diperoleh dalam kegiatan tersebut dapat menjadi bahan masukan yang bernilai dalam upaya pengembangan dan peningkatan kinerja TP PKK serta Dekranasda Kota Jambi ke depan.(*)




Malam Penuh Euforia di Jambi: Sound of Flawless Vol 2 Hadirkan Momen Tak Terlupakan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Konser Bold Music Sound of Flawless Vol. 2 kembali digelar di Kota Jambi pada Jumat (11/7/2025) malam.

Acara ini sukses menarik perhatian ribuan penggemar musik, terutama generasi Z yang mendominasi area penonton.

Dari pantauan di lokasi, ribuan penonton memadati area konser untuk menyaksikan penampilan musisi ternama yang tampil secara bergantian.

Sejumlah musisi populer yang tampil dalam konser ini di antaranya For Revenge, Yura Yunita, Sal Priadi, serta grup musik lokal asal Jambi, Semiotika.

“Ini seru sekali, padat dan meriah. Saya sengaja datang hanya untuk ini bersama teman,” kata salah satu pengunjung konser, Dodo, kepada wartawan.

Konser dimulai dengan penampilan Semiotika yang membawakan lagu-lagu post-rock instrumental.

Setelah itu, Sal Priadi tampil dengan sejumlah lagu andalannya yang disambut antusias penonton.

Penampilan Yura Yunita juga sukses membuat suasana semakin semarak. Sebagai penutup, For Revenge membawakan deretan lagu populer yang membuat penonton larut dalam euforia.

Sound of Flawless ini menjadi bagian dari upaya memperkaya hiburan musik di Jambi sekaligus memberikan ruang apresiasi bagi musisi lokal dan nasional.(*)




Dua Pelaku Penyekapan Gadis Belia Dicokok, Ini Kata Kapolresta Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Dua dari tujuh orang pelaku dugaan penyekapan dan kekerasan seksual terhadap remaja perempuan berusia 15 tahun di RT 29, Kelurahan Payo Lebar, Kota Jambi, telah diamankan oleh pihak Polresta Jambi, Jumat malam (11/7/2025).

Informasi yang dihimpun dari sumber internal kepolisian menyebutkan bahwa kedua pelaku saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Jambi.

“Sudah diamankan. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan. Informasi lengkap akan disampaikan pimpinan,” ujar sumber dari Polresta Jambi, Sabtu (12/7/2025).

Senada juga dikatakan Kaporesta Jambi, Kombes Pol Boy Siregar. Kata dia, saat ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut.

“Lagi pengembangan dulu untuk terduga. Pelaku 2 orang diamankan,” sebutnya.

Peristiwa memilukan ini bermula saat korban, warga Talang Duku, dibawa oleh salah satu pelaku berinisial R, yang dikenalnya melalui grup geng motor.

Korban kemudian dibawa ke rumah R di RT 29, Payo Lebar, saat orang tua R sedang bertugas di luar kota.

Menurut Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Jambi, Ahmad Fikri Aiman, rumah kosong itu dimanfaatkan pelaku dan rekan-rekannya untuk melakukan aksi bejat tersebut.

“Korban disekap selama dua hari dan hanya diberi makan mie instan. Namun korban berhasil melarikan diri dan meminta pertolongan warga. Saat rumah pelaku digeledah, ditemukan juga beberapa senjata tajam,” jelasnya.

Setelah laporan warga diterima, polisi langsung bergerak cepat.

Dua pelaku berhasil diamankan, sementara lima lainnya melarikan diri saat penggerebekan dilakukan.

Saat ini, upaya pengejaran terhadap para pelaku lainnya masih berlangsung.

Korban kini telah ditempatkan di rumah perlindungan dan pendampingan oleh Unit PPA Polresta Jambi serta Dinas Sosial Kota Jambi. Hasil visum medis dijadwalkan keluar pada Senin (14/7/2025).

Lurah Payo Lebar, Yuniawan, juga membenarkan kejadian tersebut dan menegaskan bahwa seluruh proses hukum telah diserahkan ke pihak kepolisian.

“Pelaku sudah dibawa ke Polresta Jambi dan saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.

Pihak Dinas Sosial Kota Jambi dan kepolisian mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak dan remaja, serta mewaspadai keterlibatan mereka dalam lingkungan berisiko tinggi seperti geng motor.

Kasus ini menyisakan kemarahan dan keprihatinan masyarakat Kota Jambi, yang berharap aparat penegak hukum dapat menindak tegas pelaku dan memberikan keadilan yang layak bagi korban.(*)




Hoaks Fitnah Kombes Pol Edi Faryadi, Aktivis 98 Minta Publik Tidak Terprovokas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Nama baik Kombes Pol Edi Faryadi, perwira menengah di Polda Jambi, diduga tengah menjadi sasaran serangan hoaks melalui pesan berantai yang beredar dari nomor WhatsApp 081374222195.

Pesan tersebut menuding Edi Faryadi terlibat dalam praktik pemerasan dan membekingi tambang ilegal—tuduhan yang disebut tidak berdasar dan sarat kepentingan.

Aktivis 98 asal Jambi, Pauzan, angkat bicara menanggapi penyebaran pesan tersebut.

Ia menilai informasi itu adalah bentuk kampanye hitam yang sengaja dibuat untuk mencemarkan nama baik salah satu figur aparat kepolisian yang selama ini dikenal dekat dengan masyarakat.

“Ini jelas fitnah yang ditujukan untuk menjatuhkan reputasi Pak Edi. Saya sendiri sudah mencoba menghubungi nomor yang menyebarkan pesan itu, tapi tidak ada respons. Indikasinya kuat bahwa ini adalah hoaks,” ujar Pauzan, Sabtu (12/7).

Sebagai aktivis yang sejak era reformasi aktif memperjuangkan demokrasi dan keterbukaan informasi, Pauzan mengaku prihatin karena ruang digital kini sering digunakan untuk menyebarkan kabar bohong yang merusak reputasi pribadi seseorang tanpa dasar yang jelas.

“Kombes Edi selama ini dikenal sebagai sosok humanis, terbuka terhadap kritik, dan tidak pernah menunjukkan perilaku menyimpang. Kita harus adil menilai seseorang berdasarkan fakta, bukan kabar simpang siur,” tegasnya.

Pauzan juga mengajak masyarakat Jambi untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi di media sosial dan aplikasi perpesanan.

“Jangan sampai kita ikut-ikutan menyebarkan sesuatu yang belum terverifikasi. Hoaks itu bukan hanya salah secara hukum, tapi juga secara moral. Apalagi kalau menyerang kehormatan orang yang selama ini mengabdi untuk masyarakat,” tandasnya.

Ia menekankan bahwa kasus ini menjadi alarm penting bagi publik untuk meningkatkan literasi digital dan tidak menjadi bagian dari rantai penyebaran informasi palsu.(*)




Tragis! Remaja Perempuan di Kota Jambi Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual oleh 7 Pelaku Geng Motor

JAMBI,SEPUCUKJAMBI.ID – Kejadian memilukan terjadi di RT 29, Kelurahan Payo Lebar, Kota Jambi, pada Jumat malam (11/7/2025). Seorang remaja perempuan berusia 15 tahun diduga menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh tujuh orang pelaku yang terlibat dalam aktivitas geng motor.

Peristiwa ini sontak menggemparkan warga dan viral di media sosial serta pesan berantai, mendorong reaksi cepat dari aparat penegak hukum dan Dinas Sosial Kota Jambi.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Jambi, Ahmad Fikri Aiman, membenarkan kejadian tersebut.

Ia menyebutkan bahwa korban merupakan warga Talang Duku yang awalnya dibawa oleh salah satu pelaku berinisial R, yang dikenal korban dari grup geng motor.

Pemerkosaan diduga terjadi di rumah pelaku R di kawasan Payo Lebar, saat orang tua pelaku sedang berada di luar kota.

Situasi rumah yang kosong dimanfaatkan pelaku dan rekan-rekannya untuk melakukan tindakan keji tersebut.

“Korban disekap selama dua hari, hanya diberi makan mie instan. Namun korban berhasil kabur dan meminta pertolongan warga. Saat digeledah, ditemukan sejumlah senjata tajam di lokasi,” ujar Ahmad Fikri Aiman.

Pihak Polresta Jambi langsung bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga.

Dari tujuh pelaku, dua orang telah diamankan, sementara lima lainnya melarikan diri saat penggerebekan berlangsung.

Korban kini telah diamankan di rumah perlindungan dan mendapatkan pendampingan dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Jambi.

Proses visum dijadwalkan keluar pada Senin mendatang.

Lurah Payo Lebar, Yuniawan, membenarkan adanya kasus tersebut dan menyatakan bahwa proses hukum kini sepenuhnya ditangani oleh kepolisian.

“Pelaku sudah diamankan di Polresta Jambi dan saat ini sedang dalam proses penyelidikan lebih dalam,” ungkap Yuniawan.

Pihak Dinas Sosial Kota Jambi juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih aktif dalam mengawasi pergaulan anak-anak mereka, terlebih terhadap aktivitas yang berhubungan dengan geng motor dan lingkungan berisiko tinggi.

Kasus ini memicu kemarahan dan keprihatinan masyarakat, yang menuntut penegakan hukum tegas serta perlindungan maksimal terhadap anak dan perempuan.

Dinas Sosial dan aparat kepolisian berharap kasus ini menjadi pengingat pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam menjaga anak-anak dari lingkungan yang tidak sehat, serta mendesak agar pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku.(*)




Kemas Faried Gelar Reses II 2025 di Dapil III, Serap Aspirasi Warga Telanaipura dan Sekitarnya

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID  – Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly menggelar Reses II Tahun 2025 di Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kecamatan Telanaipura, Danau Sipin, dan Danau Teluk, Sabtu (12/7/2025) pagi.

Kegiatan berlangsung di Bumi Perkemahan Cadika dan dihadiri ratusan warga, ketua RT, tokoh masyarakat, serta beberapa lurah dari wilayah tersebut.

Reses dimulai dengan kegiatan senam bersama, dilanjutkan pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah.

Dalam sesi dialog, berbagai aspirasi disampaikan warga, seperti:

* Perbaikan infrastruktur jalan dan drainase yang sering tersumbat;

* Peningkatan fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan;

* Keluhan terkait BPJS Ketenagakerjaan yang belum dapat dimanfaatkan saat terjadi kecelakaan;

* Permintaan dukungan kegiatan kepemudaan dan UMKM.

Menanggapi keluhan soal BPJS Ketenagakerjaan, Kemas Faried menjelaskan bahwa sebanyak 1.000 peserta BPJS yang menjadi tanggung jawabnya telah dibayarkan untuk satu tahun.

“Itu seharusnya sudah bisa dipakai karena sudah kita bayarkan. Nanti akan kita koordinasikan dengan pihak BPJS,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RT 24 Kelurahan Legok menyampaikan aspirasi terkait fasilitas latihan dayung dan dermag yang belum memadai.

Menanggapi hal itu, Kemas Faried menyebut bahwa dermaga sudah diserahkan belum lama ini.

Sebagai bentuk dukungan, Kemas Faried juga menyerahkan bantuan dana tunai kepada pihak kelurahan yang akan menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ).

Dalam keterangannya usai reses, Kemas Faried menegaskan pentingnya reses sebagai sarana menjaring aspirasi langsung dari masyarakat.

Ia memastikan semua masukan akan dibawa ke DPRD untuk dibahas bersama Pemkot Jambi.

“Reses ini adalah komitmen kami untuk terus mendengarkan dan memperjuangkan suara masyarakat. Saya hadir langsung untuk memastikan kebutuhan warga benar-benar terakomodasi,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa DPRD Kota Jambi akan mengawal semua aspirasi agar dapat ditindaklanjuti dengan program pembangunan yang merata dan tepat sasaran.(*)




Resmi Gantikan AKBP Budi Prasetya, AKBP Wendi Tiba di Mapolres Sarolangun

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah resmi dilantik sebagai Kapolres Sarolangun oleh Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar, AKBP Wendi Oktariansyah tiba di Mapolres Sarolangun dan disambut meriah dengan berbagai rangkaian tradisi, Sabtu (12/7/2025).

Kedatangan AKBP Wendi Oktariansyah bersama istri disambut langsung oleh AKBP Budi Prasetya, Kapolres Sarolangun sebelumnya, beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Sarolangun. Turut hadir Bupati Sarolangun, Ketua DPRD, Dandim 0420/Sarko, Kajari Sarolangun, dan para tokoh daerah.

Penyambutan dilakukan secara adat dan militeristik, termasuk pengalungan bunga, tarian penyambutan khas daerah, jajar kehormatan pasukan bersenjata, serta tradisi pedang pora sebagai bentuk penghormatan dan penyambutan resmi.

Setelah prosesi penyambutan, acara dilanjutkan dengan Laporan Kesatuan yang disampaikan oleh AKBP Budi Prasetya.

Dalam laporan tersebut dipaparkan struktur organisasi Polres Sarolangun, pengenalan pejabat utama, serta situasi umum keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Sarolangun.

Prosesi kemudian berlanjut dengan penandatanganan memori serah terima jabatan, sebagai penanda resmi beralihnya kepemimpinan Polres Sarolangun dari AKBP Budi Prasetya kepada AKBP Wendi Oktariansyah.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilaksanakan apel Welcome and Farewell Parade di lapangan Mapolres Sarolangun yang diikuti seluruh personel jajaran Polres.

Kegiatan ini menjadi simbolisasi penghormatan kepada pejabat lama dan sambutan hangat bagi pejabat baru.

Dengan resminya AKBP Wendi Oktariansyah menjabat sebagai Kapolres Sarolangun, diharapkan akan membawa semangat baru dalam menjaga kondusivitas wilayah serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.(*)