Wawako Diza Temui Menko AHY: Usulan Prioritas Kota Jambi Dapat Apresiasi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID  – Pemerintah Kota Jambi terus menegaskan komitmennya dalam mendorong terwujudnya infrastruktur yang tangguh, inklusif, dan berdampak langsung bagi masyarakat, serta selaras dengan kebutuhan dan karakteristik daerah.

Komitmen tersebut kembali dibuktikan melalui kehadiran langsung Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., dalam audiensi bersama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Dr. Agus Harimurti Yudhoyono, yang berlangsung di Jakarta, Rabu (16/7/2025).

Audiensi tersebut difasilitasi oleh Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., dan diikuti oleh sejumlah kepala daerah se-Provinsi Jambi. Inisiatif ini merupakan wujud sinergi kolektif dan pendekatan holistik yang dilakukan Gubernur dalam rangka mendorong percepatan pembangunan dan pemerataan infrastruktur di seluruh wilayah Provinsi Jambi.

Dalam forum tersebut, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, turut memaparkan sejumlah program strategis Pemerintah Kota Jambi, khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan infrastruktur prioritas, seperti peningkatan kualitas jalan dan penanganan banjir.

“Program-program yang saat ini kami jalankan di Kota Jambi sangat sejalan dengan arah pembangunan yang menjadi prioritas Pemerintah Pusat, khususnya di sektor infrastruktur. Sejak kami dilantik, bersama Bapak Wali Kota, fokus utama kami adalah penanganan banjir. Saat ini, kami memprioritaskan normalisasi sungai sepanjang 42 kilometer sebagai langkah konkret mengurangi risiko banjir di wilayah Kota Jambi,” ungkap Diza dalam audiensi itu.

Dalam kesempatan strategis tersebut, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, juga menyampaikan sejumlah usulan penting bagi percepatan pembangunan di Kota Jambi, antara lain rencana perluasan 42 ruas jalan yang tersebar di 11 kecamatan dengan total panjang mencapai 49 kilometer. Usulan tersebut ditujukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas jaringan jalan dalam kawasan perkotaan.

“Selain itu, kami juga menyampaikan usulan terkait perluasan distribusi air bersih yang saat ini dikelola oleh Perumdam Tirta Mayang. Terkait hal ini, surat resmi dari Bapak Wali Kota juga telah diajukan langsung kepada Kementerian PUPR sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kota Jambi dalam memperluas cakupan layanan air bersih bagi masyarakat,” tambah Diza.

“Usulan terakhir yang kami sampaikan adalah dorongan kepada Kementerian agar dapat mengalokasikan anggaran untuk normalisasi Sungai Asam, yang sebelumnya juga telah disampaikan secara resmi kepada Komisi V DPR RI saat kunjungan kerja ke Provinsi Jambi, dengan nilai usulan sebesar Rp45 miliar.
Usulan ini sangat membutuhkan dukungan dan pengawalan khusus, mengingat posisi strategis Kota Jambi sebagai Ibu Kota Provinsi Jambi,” jelas Diza.

Lebih lanjut, Diza menjelaskan bahwa posisi Kota Jambi sebagai Ibukota provinsi bukan hanya berfungsi sebagai pusat pemerintahan dan layanan publik, tetapi juga menjadi simpul utama mobilitas, ekonomi, dan distribusi antarwilayah di Provinsi Jambi. Oleh karena itu, peningkatan infrastruktur dan penguatan kapasitas wilayah menjadi sangat penting untuk mendukung peran strategis tersebut.

Diza juga menegaskan bahwa ketiga usulan yang Ia sampaikan lahir dari keterbatasan fiskal Pemerintah Kota Jambi, sehingga dukungan APBN menjadi sangat krusial agar program-program prioritas tersebut dapat direalisasikan secara maksimal dan memberi dampak langsung bagi masyarakat.

Menko AHY menyampaikan apresiasinya dan menyambut baik kunjungan kerja sejumlah kepala daerah se-Provinsi Jambi itu. Menurutnya, para Kepala Daerah di Jambi telah menguasai semua permasalahan yang ada di daerah masing-masing, dengan menyampaikannya secara jelas.

Ia menyoroti perlunya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan pembangunan yang responsif dan adaptif.

“Saya rasa dalam forum yang terbatas ini kita telah mendapat esensinya dan mendukung itu. Kami saat ini juga sedang menyusun rancangan Inpres Infrastruktur Daerah yang merupakan payung atau tempat dari berbagai jenis infrastruktur yang secara mendasar dibutuhkan oleh masyarakat diberbagai daerah,” ucap AHY.

“Dengan Inpres tersebut maka aksi yang dilakukan akan lebih cepat,” tambahnya.

Terkait dengan anggaran fiskal daerah dalam mendukung pembangunan, AHY juga menekankan telah mengupayakan agar tidak terjadi pengurangan yang besar terhadap porsi infrastruktur.

“Hal ini kami lakukan, karena banyak sesuatu yang tidak bisa menunggu, terutama saat terjadi bencana yang merupakan hal yang tidak bisa ditunda harus ditanggulangi dengan cepat,” tekannya.

Menurut Menko, forum koordinasi yang dilakukan Pemerintah Se-Provinsi Jambi ini adalah langkah awal yang baik.

“Ini adalah yang pertama, namun jangan bosan dilakukan karena berurusan dengan negara, dengan berbagai macam persoalan. Terus ingatkan kami, mudah-mudahan dengan dibentuknya Inpres Infrastruktur Daerah tadi bisa ditanggulangi dengan cepat. Dan tentunya apa yang disampaikan hari ini telah kami catat,” pungkas AHY.

Bersamaan dengan kunjungan kerjanya mendampingi Gubernur Jambi, juga dilaksanakan sejumlah audiensi penting dengan beberapa kementerian, di antaranya Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Kaimuddin, Wakil Menteri PPN, Febrian Alphyanto Ruddyard, serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Raja Juli Antoni.(*)




Wali Kota Maulana Datangi Kementerian ATR/BPN: Kami Perjuangkan Hak Tanah Warga

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., melakukan kunjungan kerja langsung ke Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Jakarta, Kamis (17/7/2025). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka menyampaikan sejumlah isu strategis pertanahan yang menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Jambi, sekaligus mendorong percepatan penyelesaian berbagai hambatan yang mengganggu kepastian hukum dan tata kelola lahan di wilayah Kota Jambi.

Kehadiran Wali Kota Maulana disambut hangat oleh Dirjen Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan, Dr. Ir. Embun Sari, S.H., M. Si., M.H., bersama Direktur Penilaian Tanah dan Ekonomi Pertanahan, Agustin Iterson Samosir, M. Eng. Sc., beserta jajaran pejabat di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana menyampaikan, bahwa kunjungannya ke Kantor Kementerian ATR/BPN RI membawa suara dan harapan ribuan masyarakat Kota Jambi yang tengah memperjuangkan hak atas tanah mereka yang saat ini berada dalam kategori zona merah.

“Kami hadir untuk berkonsultasi langsung dengan beliau (pihak Kementerian ATR/BPN) terkait status zona merah yang berdampak pada sekitar 5.500 warga di Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi,” ujar Maulana.

Ia menjelaskan bahwa meskipun ribuan warga tersebut telah mengantongi Sertifikat Hak Milik (SHM) yang merupakan bukti kepemilikan tanah tertinggi dan paling sah menurut hukum di Indonesia, namun status lahan mereka masih tergolong zona merah, yang menimbulkan ketidakpastian dan keresahan.

“Padahal mereka telah memiliki SHM, tetapi secara tata ruang dan regulasi masih tercatat sebagai zona merah. Alhamdulillah, hari ini kami mendapatkan banyak pencerahan terkait regulasi dan dasar hukum yang bisa menjadi landasan penyelesaian persoalan ini,” tambah Wali Kota.

Wali Kota Maulana berharap, melalui koordinasi dan dukungan dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian ATR/BPN, dapat dirumuskan solusi yang adil dan berpihak kepada masyarakat, demi kepastian hukum dan perlindungan hak atas tanah mereka.

Menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa pihaknya juga akan segera menyurati Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia sebagai bentuk konkret dari upaya advokasi terhadap aspirasi masyarakat Kota Jambi.

“Kami akan berkirim surat secara resmi kepada Kepala Staf Kepresidenan, membawa aspirasi warga yang terdampak, agar persoalan ini mendapat perhatian dan solusi dari tingkat pusat,” ujar Maulana.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mengambil langkah-langkah di luar prosedur hukum yang berlaku.

“Kepada seluruh masyarakat, saya minta untuk tetap tenang dan menyerahkan proses ini kepada Pemerintah Kota Jambi. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencari titik temu dan jalan keluar terbaik atas permasalahan ini,” pungkasnya.

Sementara itu, menanggapi aspirasi yang disampaikan Wali Kota Jambi, Dirjen Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan, Embun Sari menyambut baik hal tersebut.

“Kami sudah membahas permasalahan ini secara bersama-sama dan mudah-mudahan ada solusi yang baik dalam waktu yang cepat,” ujar Embun.

“Ini adalah harapan kami juga untuk kebaikan masyarakat di kota Jambi kedepan,” singkatnya.

Turut mendampingi Wali Kota Jambi pada kesempatan itu, Kaban BPPRD Kota Jambi Nella Ervina, Kepala Bagian Hukum dan Plt. Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Jambi, Kakanwil BPN Provinsi Jambi Humaidi beserta Kepala Kantor Pertanahan Kota Jambi Hary Susetyo.(*)




Pertamina Dukung Kemandirian Eks Warga Binaan Lewat Program Menjahit di Bapas Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat kembali ditunjukkan oleh Pertamina Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Thaha melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Bertempat di Aula Sahardjo Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jambi, Pertamina AFT Sultan Thaha memberikan satu unit mesin jahit baru kepada klien berprestasi serta meresmikan pelatihan menjahit Batch II, Kamis (17/7/2025).

Bantuan simbolis berupa satu set mesin jahit diserahkan langsung oleh SPV RSD AFT Sultan Thaha, Agung Nugraha Putra, kepada Selvia Monica, lulusan terbaik dari program pelatihan menjahit Batch I.

Penyerahan disaksikan oleh Kepala Bapas Kelas I Jambi, Dwi Santosa, jajaran Bapas, perwakilan Pertamina, serta peserta pelatihan.

“Saya tidak pernah menyangka bisa mendapat perhatian sebesar ini. Mesin jahit ini bukan hanya alat, tapi harapan baru untuk masa depan saya dan keluarga,” ujar Selvia Monica, penuh haru.

Selvia sebelumnya merupakan peserta bimbingan kemandirian di Bapas Jambi yang kini siap memulai usaha sendiri dari rumah berkat keahlian yang didapat selama pelatihan.

Dalam acara yang sama, pelatihan menjahit Batch II resmi dimulai, dengan total 10 peserta klien pemasyarakatan yang siap mengikuti program kemandirian ini.

Sebelumnya, Batch I berhasil meluluskan tiga orang yang kini dinyatakan kompeten dan siap kerja.

Kepala Bapas Kelas I Jambi, Dwi Santosa, menyampaikan bahwa program seperti ini menjadi pilar penting dalam upaya pencegahan residivisme.

“Kami sangat mengapresiasi Pertamina yang tak hanya memberi pelatihan, tapi juga menyediakan modal usaha nyata. Ini sangat berarti untuk membangun kemandirian klien pasca-pembebasan,” ujar Dwi.

Dalam sambutannya, Agung Nugraha Putra menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Pertamina terhadap pemulihan ekonomi masyarakat marginal.

“Bagi Pertamina, pemberdayaan adalah investasi jangka panjang. Kami ingin dampak program ini berkelanjutan, bukan sekadar simbolis. Kami siap mendampingi sampai klien seperti Ibu Selvia benar-benar mandiri,” jelasnya.

Program kerja sama antara Pertamina AFT Sultan Thaha dan Bapas Kelas I Jambi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk ikut serta menciptakan kesempatan kedua bagi warga binaan pemasyarakatan.

Langkah nyata seperti ini mempertegas bahwa sinergi antara dunia usaha dan institusi pemerintah mampu menghasilkan perubahan sosial yang konkret dan berkelanjutan.(*)




Cek Harga Beras Premium, Polda Jambi Pastikan Tidak Ada Kenaikan di Pasaran

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Dalam upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok, Polda Jambi bersama Bulog dan Korem 042/Gapu melakukan pengecekan harga beras premium di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Kamis pagi (17/7/2025).

Kegiatan pengecekan dilakukan pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan menyasar beberapa toko yang menjual beras merek premium.

“Tim gabungan melakukan verifikasi terhadap harga eceran tertinggi (HET) dan harga jual di pasaran,” kata Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Taufik Nurmandia melalui Kasubdit Indagsi AKBP Hernawan Rizky.

Berikut rincian harga beras premium yang ditemukan di beberapa toko:

* Topi Koki 5 Kg – Harga: Rp77.000 (HET: Rp15.400/kg)

* Bola Naga 5 Kg – Harga: Rp77.000 (HET: Rp15.400/kg)

* Belida 5 Kg – Harga: Rp77.000 (HET: Rp15.400/kg)

Toko Alex

* Raja Platinum 5 Kg – Harga: Rp77.000 (HET: Rp15.400/kg)

* 3 Kartu 5 Kg – Harga: Rp77.000 (HET: Rp15.400/kg)

* Naruto 5 Kg – Harga: Rp77.000 (HET: Rp15.400/kg)

Dari hasil pengecekan tersebut, diketahui bahwa harga jual beras premium di lapangan masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, yaitu Rp15.400 per kilogram. Hal ini menunjukkan kondisi pasar yang relatif stabil.

Pihak kepolisian, Bulog, dan TNI akan terus memantau pergerakan harga bahan pokok, khususnya beras, guna mencegah potensi penimbunan dan spekulasi harga oleh oknum pedagang.

“Selama kegiatan pengecekan berlangsung, situasi di Pasar Angso Duo terpantau aman dan kondusif,” tambahnya.

Masyarakat dan pedagang menyambut baik langkah pemerintah dalam memastikan keterjangkauan harga pangan bagi warga.(*)




Ditbinmas Polda Jambi Sosialisasikan Bahaya Judi Online dan Narkoba di SMKN 5

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Direktorat Binmas Polda Jambi menggelar kegiatan sosialisasi dan penyuluhan dalam rangka pengenalan lingkungan sekolah (PLS) di SMKN 5 Kota Jambi, Jalan Arif Rahman Hakim Nomor 50, Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura.

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dan berlangsung aman serta kondusif.

Total peserta yang mengikuti kegiatan terdiri dari 500 siswa baru dan 30 panitia MPLS.

Dalam kegiatan tersebut, pihak Ditbinmas Polda Jambi menyampaikan materi bertema, “Upaya Ditbinmas dalam Fungsi Pre-emtif Harkamtibmas: Cegah Narkoba dan Judi Online di Lingkungan Sekolah.”

Materi disampaikan oleh Kasubdit Bintibsos Ditbinmas AKBP Dr. Dadang Djoko Karyanto, M.H., M.Pd., yang mewakili Dirbinmas Polda Jambi AKBP Henky Poerwanto, SIK, MM.

AKBP Dadang menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif, serta menumbuhkan kesadaran akan bahaya penyalahgunaan narkoba dan maraknya judi online.

AKBP Dadang menjelaskan berbagai bentuk judi online yang kerap menyasar pelajar dan anak muda, antara lain:

1. Kasino Online: slot, permainan kartu (poker, blackjack, baccarat), roulette

2. Taruhan Olahraga: sepak bola, basket, tenis

3. Poker Online: permainan antar pemain, turnamen

4. Lotere Online: pembelian tiket & partisipasi undian

5. Taruhan Esports: pertandingan game kompetitif

6. Permainan Lainnya: bingo, keno, dan lainnya yang berbasis digital.

Dalam sesi penyuluhan, siswa juga diberikan edukasi tentang cara mencegah kecanduan judi online, di antaranya:

* Pendidikan & Kesadaran Dini tentang risiko judi online

* Pengawasan Orang Tua terhadap aktivitas internet anak

* Alternatif Positi seperti hobi, ekstrakurikuler, dan olahraga

* Pengelolaan Keuangan yang Baik

* Dukungan Sosial dan Komunitas

* Pemblokiran Akses ke Situs Judi

* Mencari Bantuan Profesional bila diperlukan

Pihak Ditbinmas juga menjelaskan sanksi hukum bagi pelaku judi online. Berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku:

* Pasal 303 KUHP: Hukuman penjara hingga 10 tahun dan/atau denda Rp25 miliar

* Pasal 45 ayat (3) UU ITE: Penjara hingga 6 tahun dan/atau denda Rp10 miliar

* Tindakan Tambahan: Penyitaan aset, pemblokiran situs, dan penutupan platform.

Kepala Sekolah dan jajaran guru SMKN 5 Jambi menyambut baik kehadiran Ditbinmas Polda Jambi dalam kegiatan ini.

MPLS sendiri bertujuan memperkenalkan lingkungan sekolah sekaligus membentuk karakter siswa yang positif dan disiplin sejak dini.

Tema kegiatan MPLS tahun ini adalah, “Mewujudkan Sekolah Bahagia, Anak Ceria, dan Masa Depan Luar Biasa.”

Pihak sekolah berharap, kegiatan semacam ini terus dilakukan sebagai bentuk sinergi antara institusi pendidikan dan kepolisian dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan berprestasi.(*)




Resmikan SPPG Polda Jambi, Kapolda Irjen Pol Krisno : Secara Keseluruhan Siap Beroperasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya terkait pemenuhan gizi dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Salah satu wujud nyata dari hal tersebut adalah peresmian 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara serentak yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dari Korbrimob Polri, dan diikuti secara virtual oleh seluruh jajaran Polda, termasuk Polda Jambi.

Sebelum dilaksanakannya Zoom bersama Kapolri, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar didampingi Wakil Gubernur Drs H Abdullah Sani, Kajati Jambi, Danrem 042 Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto dan mewakili Ketua DPRD Provinsi Jambi meresmikan SPPG Polda Jambi yang bertempat di Jln Sultan Iskandar Muda Sungai Asam Pasar Kota Jambi, Kamis (17/7/2025).

Usai dilaksanakan peresmian tersebut, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno dan Forkompimda Provinsi Jambi meninjau langsung Dapur SPPG sebelum dilakukan pendistribusian makanan kepada penerima manfaat, baik itu dalam persiapan menu makanan, hingga tempat dan cara penyajiannya.

Tampak hadir Ketua Bhayangkari Daerah Jambi dan pengurus, Irwasda Polda Jambi, Pejabat Utama Polda Jambi, Kasrem 042 Gapu, Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Siregar, Kapolres Muaro Jambi AKBP Heri Supriawan, Kapolres Tanjabtim AKBP Maulia Wicaksono, serta Kapolres Batanghari AKBP Handoyo dan tamu undangan lainnya.

Irwasda Polda Jambi Kombes Pol Jannus P Siregar selaku Ketua SPPG Polda Jambi turut menyampaikan kesiapan, cara penyajian, menu makanan yang disajikan hingga pendistribusian dari SPPG Polda Jambi kepada anak-anak penerima manfaat makan bergizi gratis.

“ Untuk satu SPPG ini kita akan menyiapkan sebanyak 3312 porsi untuk di bagikan kepada anak-anak penerima manfaat makan bergizi gratis,” ujar Irwasda saat memaparkan kepada Kapolda Jambi.

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno mengatakan satu SPPG milik Polda Jambi telah selesai dan bisa digunakan 100 persen dan saat ini Polda Jambi akan dibangun sebanyak 5 SPPG dan nantinya pada tanggal 19 Juli akan dibangun di masing-masing Polres jajaran Polda Jambi.

“ Kita harapkan dengan adanya SPPG Polda Jambi dan jajaran nantinya bisa bermanfaat bagi penerima manfaat khususnya makan bergizi gratis sebagai program Bapak Presiden Prabowo,” ungkap Kapolda Jambi.

Tidak sampai di situ saja, selain meninjau langsung kondisi SPPG Polda Jambi, Kapolda Irjen Pol Krisno H Siregar dan Forkompimda juga melihat langsung pendistribusian kepada anak-anak penerima manfaat di wilayah SPPG Polda Jambi usai dilepas langsung pendistribusiannya oleh Wakil Gubernur Jambi Drs H Abdullah Sani bersama Kapolda Irjen Pol Krisno dan Forkompimda.

Untuk diketahui, Program SPPG ini merupakan bagian dari langkah strategis Presiden RI Prabowo Subianto dalam mendorong ketahanan gizi nasional.

Polri sebagai mitra strategis pemerintah hadir untuk membantu mempercepat pemerataan gizi tidak hanya bagi anggota Polri, tetapi juga dapat diperluas bagi masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah operasi dan pelayanan kepolisian. (*)




Kasat Lantas Polresta Jambi: Uang Denda Tilang Disetor ke Negara, Bukan untuk Pribadi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kasat Lantas Polresta Jambi, AKP Hadi Siswanto, menegaskan bahwa dalam pelaksanaan Operasi Patuh 2025, pihaknya tidak menerima uang tilang untuk kepentingan pribadi sebagaimana isu yang berkembang di media sosial belakangan ini.

Menurutnya, seluruh uang denda tilang yang dibayarkan oleh pelanggar telah disetorkan langsung ke rekening negara, sesuai dengan nominal yang tertera dalam surat tilang.

“Kami tegaskan, tidak ada pungutan liar (pungli) dalam Operasi Patuh 2025 ini. Semua denda yang dibayarkan oleh pelanggar adalah sesuai aturan dan langsung masuk ke kas negara,” jelas AKP Hadi saat ditemui di lokasi razia, Kamis (17/7/2025), di Simpang Pulai.

AKP Hadi juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya.

Jika masyarakat menemukan oknum petugas yang melakukan pelanggaran atau penyimpangan, ia meminta agar hal tersebut dilaporkan secara resmi disertai bukti yang cukup agar dapat ditindaklanjuti.

Sebelumnya, Satlantas Polresta Jambi kembali menggelar razia dalam rangka Operasi Patuh 2025 di kawasan Simpang Pulai, tepatnya di depan Kantor Unit Laka Satlantas Polresta Jambi.

Dalam kegiatan tersebut, masih ditemukan sejumlah pelanggaran lalu lintas yang kasat mata, seperti pengendara sepeda motor tidak memakai helm standar, kendaraan tanpa kaca spion, serta pengendara yang tidak membawa surat-surat kendaraan lengkap.

Namun secara umum, AKP Hadi menyebut bahwa tingkat pelanggaran sudah mulai menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Kami lihat di lapangan, jumlah pelanggar sudah menurun. Ini menunjukkan ada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap aturan lalu lintas,” ujarnya.

Operasi Patuh 2025 ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kedisiplinan berkendara.

Razia akan terus digelar secara berkala di sejumlah titik rawan pelanggaran di Kota Jambi.

Pihak Satlantas Polresta Jambi juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, seperti menggunakan helm, melengkapi kendaraan dengan spion, membawa SIM dan STNK, serta berkendara dengan tertib dan aman.

“Kami tidak ingin hanya menindak, tapi juga mengedukasi. Tertib berlalu lintas bukan hanya soal aturan, tapi soal keselamatan,” tutup AKP Hadi.(*)




Satlantas Polresta Jambi Gelar Razia di Simpang Pulai, Pelanggaran Menurun

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Jambi kembali menggelar razia dalam rangka Operasi Patuh 2025 pada Kamis pagi (17/7/2025) di kawasan Simpang Pulai, tepatnya di depan Kantor Unit Laka Satlantas Polresta Jambi.

Dalam razia tersebut, petugas masih menemukan sejumlah pelanggaran lalu lintas yang kasat mata, seperti pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar, kendaraan tanpa kaca spion, hingga pengendara yang tidak membawa surat-surat kendaraan lengkap.

Namun demikian, Kasatlantas Polresta Jambi, AKP Hadi Siswanto, menyampaikan bahwa tingkat ketertiban pengendara mulai menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kami lihat di lapangan pelanggaran sudah mulai menurun. Masih ada memang yang melanggar, tapi jumlahnya lebih sedikit dari sebelumnya. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap aturan lalu lintas mulai tumbuh,” ujar AKP Hadi saat ditemui di lokasi razia.

Operasi Patuh 2025 ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan disiplin berkendara di jalan raya.

Kegiatan razia akan terus dilakukan secara berkala di titik-titik rawan pelanggaran di Kota Jambi.

Pihak Satlantas Polresta Jambi juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.(*)




Wali Kota Maulana Buka Rakorda Bangga Kencana 2025: Pemkot Satukan Langkah Atasi Stunting

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, membuka secara resmi Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Tingkat Kota Jambi Tahun 2025, Rabu (16/7/2025).

Dilangsungkan di Aula Telanaipura Bappeda Kota Jambi, Wali Kota Jambi dokter Maulana turut didapuk sebagai narasumber utama bersama Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jambi Drs. Putut Riyatno, M.Kes.

Dengan mengusung tema “Implementasi Quick Win Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dalam Rangka Menurunkan Prevalensi Stunting Menuju Kota Jambi Bahagia,” Rakorda Program Bangga Kencana tingkat Kota Jambi diikuti oleh sebanyak 90 peserta. Mereka terdiri dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), organisasi non-pemerintahan, organisasi profesi, hingga satuan pendidikan.

Rakorda ini bertujuan untuk meningkatkan komitmen dan dukungan dari pemerintah daerah serta para mitra kerja terhadap pelaksanaan Program Bangga Kencana. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengevaluasi capaian program tahun 2024 sekaligus menyusun rencana kerja strategis untuk tahun 2025, khususnya dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program pembangunan keluarga di Kota Jambi. Untuk itu katanya, Rakorda ini harus menjadi bagian penting dari upaya menyatukan langkah dan persepsi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam memperkuat program-program strategis pembangunan keluarga.

Ia menekankan, keberhasilan pembangunan keluarga tidak bisa dilepaskan dari peran seluruh unsur masyarakat, termasuk dunia pendidikan, organisasi profesi, hingga elemen komunitas.

“Rakorda ini bukan sekadar forum koordinasi, tetapi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun keluarga yang berkualitas. Ketika keluarga kuat, maka daerah pun akan kuat,” ujarnya.

Ia menyoroti persoalan kenakalan remaja yang semakin kompleks, yang menurutnya merupakan dampak dari belum optimalnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pembangunan keluarga secara menyeluruh.

“Oleh karena itu, melalui dunia pendidikan, khususnya lewat pendekatan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), anak-anak dan remaja harus diperkenalkan sejak dini dengan nilai-nilai Bangga Kencana. Ini penting agar setiap keluarga memiliki kesadaran dalam membina dan melindungi generasi mudanya, mulai dari balita, anak-anak, remaja hingga ibu hamil,” jelas Maulana.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana juga mengungkapkan angka prevalensi stunting di Kota Jambi saat ini telah menurun menjadi 10,8 persen. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil nyata dari kerja sama dan komitmen bersama yang terus dibangun antara pemerintah dan masyarakat.

“Penanganan stunting di Kota Jambi saat ini sudah sejalan dengan arah kebijakan 11 Program Prioritas Kota Jambi Bahagia. Program-program ini menitikberatkan pada penguatan peran keluarga dan komunitas sebagai garda terdepan pembangunan sosial,” tegasnya.

Maulana pun berharap, melalui Rakorda ini, seluruh stakeholder dapat memperkuat sinergi guna mempercepat pencapaian target nasional dalam pembangunan keluarga, pengendalian penduduk, serta percepatan penurunan stunting di Kota Jambi.

“Kita juga akan dorong melalui program Kampung Bahagia, atau 100 juta per RT yang bisa digunakan untuk pemberdayaan dan pembangunan ditingkat paling bawah dengan konsep bergotong royong,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jambi, turut memaparkan desain besar pembangunan kependudukan Kota Jambi sebagai arah kebijakan jangka panjang selama 25 tahun ke depan. Desain ini tertuang dalam dokumen panduan perencanaan strategis yang mencakup kelima pilar utama pembangunan kependudukan.

Kelima pilar tersebut meliputi:
1. Pengendalian Kuantitas Penduduk;
2. Peningkatan Kualitas Penduduk;
3. Pembangunan Keluarga;
4. Penataan Persebaran dan Pengarahan Mobilitas Penduduk; serta
5. Penataan Administrasi Kependudukan.

Menurut Maulana, kelima pilar ini dirancang secara holistik untuk menjawab tantangan kependudukan masa depan, sekaligus sebagai fondasi dalam menciptakan Kota Jambi yang lebih tangguh, sehat, dan berkelanjutan.

“Sementara itu, melalui kebijakan pemerintah kota Jambi telah sejalan dengan program Kota Jambi Bahagia mewujudkan Kota Perdagangan dan Jasa yang Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, dan Sejahtera,” paparnya.

Wali Kota Maulana juga turut menyampaikan terima kasih dan apresiasinya atas dukungan dan kolaborasi bersama stakeholder serta seluruh lapisan masyarakat hingga berbagai prestasi dalam program pembangunan keluarga berhasil diraih, mulai dari tingkat daerah hingga nasional.

Sebelumnya, dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Jambi, M. Jaelani, memaparkan sejumlah capaian strategis Program Bangga Kencana yang telah berhasil direalisasikan sepanjang tahun 2024.

Beberapa indikator keberhasilan tersebut antara lain:
– Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) Kota Jambi mencapai angka 66,84, melampaui target tahun 2024 yang ditetapkan sebesar 66,70.
– Pencapaian Peserta KB Aktif (PA) tercatat sebanyak 71.446 akseptor atau sebesar 134,63% dari target PPM sebanyak 53.070 akseptor.
– Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024 yang menunjukkan tren penurunan prevalensi secara signifikan.
– Pembentukan Kampung KB sebanyak 68 Kampung, dengan klasifikasi sebagai, yakni 36 Kampung KB Klasifikasi Dasar, 8 Kampung KB Klasifikasi Berkembang, 3 Kampung KB Klasifikasi Mandiri, dan 21 Kampung KB Klasifikasi Berkelanjutan.

“Dari total Kampung KB tersebut, 23 Kampung KB didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), sementara sisanya berjalan melalui pembiayaan mandiri dari pemerintah daerah dan masyarakat,” jelasnya.

Jaelani juga menyampaikan bahwa Pemkot Jambi telah membentuk sebanyak 68 Rumah Data Kependudukan (Rumah Dataku), seluruhnya sudah berada pada klasifikasi Paripurna. Dari jumlah tersebut, 23 Rumah Dataku didanai oleh DAK, dan selebihnya dengan pembiayaan mandiri.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota Jambi juga terus mendorong edukasi kependudukan melalui dunia pendidikan. Sejak tahun 2021 hingga 2024, telah dibentuk sebanyak 30 Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) yang tersebar di berbagai jenjang, mulai dari Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah hingga Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah.

“Seluruh capaian ini adalah wujud komitmen bersama dalam mewujudkan keluarga yang tangguh dan berkualitas di Kota Jambi,” jelas Jaelani.

Dia juga mengungkapkan, pada periode tahun 2024, kota Jambi telah menerima sebanyak 14 penghargaan, yang terdiri dari 2 pengharagaan tingkat Nasional dan 12 pengharagaan tingkat Provinsi.

“Sementara itu, ditahun 2025 ini kota Jambi telah mengirim MI Nurul Hidayah dan SMPN 6 Kota Jambi untuk mengikuti lomba SSK Paripurna Tingkat Nasional,” ungkap Jaelani.

Dalam rangkaian Rakorda itu turut dilakukan penandatanganan komitmen bersama pembentukan Sekolah Siaga Kependudukan Kota Jambi Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Dinas Pendidikan Kota Jambi dan Kantor Kementerian Agama Kota Jambi. Adapun sasaran Sekolah Siaga Kependudukan Tahun 2025 ini sebanyak 5 SSK yaitu SMPN 18 Kota Jambi, SMPN 12 Kota Jambi, MTSN 6 Kota Jambi, MTS Nurul Hidayah Kota Jambi serta MTS Munawaroh Kota Jambi, yang disaksikan langsung oleh Wali Kota Jambi dokter Maulana bersama Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jambi Putut Riyatno.(*)




Meriah! Wali Kota Maulana Buka Festival Muharram Kota Jambi, Dari Asmaul Husna Hingga Kompangan Diperlombakan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Lantunan sholawat bergema di Balaikota saat Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., membuka secara resmi lomba-lomba Islami dalam rangka Festival Muharram 1447 Hijriah/2025.

Kegiatan bernuansa Islami itu merupakan agenda rutin tahunan Pemerintah Kota Jambi yang diselenggarakan setiap awal tahun baru Islam.

Festival yang secara resmi dibuka pada Rabu pagi (16/7/2025) itu, ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Wali Kota Maulana, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Fahmi, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Kamal Firdaus.

Mengusung tema “Hijrah dan Muhasabah Bersama, Mewujudkan Kota Jambi Bahagia,” Festival Muharram tahun ini bertujuan sebagai momentum muhasabah atau introspeksi diri, baik secara individu maupun kolektif, terhadap perjalanan kehidupan dan pembangunan. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mempererat silaturahmi antara Pemerintah Kota Jambi dengan seluruh anggota Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) se-Kota Jambi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan akan tumbuh semangat hijrah menuju perbaikan diri, memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat, serta mendorong peran aktif BKMT dalam mendukung terwujudnya Kota Jambi yang lebih bahagia, religius, dan harmonis.

“Bulan Muharram merupakan bulan yang mulia dan penuh makna, khususnya tentang semangat hijrah yang membawa pesan perubahan dan perbaikan diri. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Jambi sangat mendukung berbagai kegiatan dalam rangka menyambut datangnya bulan penuh keutamaan ini. Saya pribadi merasa sangat bangga melihat antusiasme masyarakat yang begitu tinggi. Alhamdulillah, rangkaian peringatan Muharram telah berlangsung semarak, termasuk malam 1 Muharram lalu yang disambut meriah dengan pawai obor di berbagai penjuru Kota Jambi,” ujarnya.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menyampaikan bahwa jika semangat masyarakat dalam menggelorakan kegiatan keagamaan terus meningkat, maka Pemerintah Kota Jambi akan secara konsisten menambah dukungan, termasuk dari sisi penganggaran.

“Jika semangat ini terus tumbuh, tentu Pemkot Jambi akan siap memberikan dukungan yang lebih besar, termasuk dalam hal anggaran,” tambahnya.

Ia juga menegaskan pentingnya pelibatan seluruh elemen masyarakat, khususnya organisasi muslimah, dalam kegiatan keagamaan yang diselenggarakan pemerintah daerah.

“Saya ingin semua organisasi muslimah diaktifkan dan dilibatkan dalam kegiatan keagamaan Pemkot Jambi. Saat ini tercatat sudah ada 20 organisasi yang berada dalam binaan Pemerintah Kota dan telah memiliki badan hukum,” ungkap Maulana.

Maulana juga tekankan pentingnya peran ibu-ibu pengajian melalui BKTM dalam membentuk ketahanan keluarga.

“Pembangunan keluarga harus dimulai dari rumah. Karena tantangan saat ini sangat berat, dari kenakalan remaja hingga pelecehan seksual. Maka pengajian ibu-ibu ini menjadi benteng moral yang sangat penting,” tekan Maulana.

Selain itu, Maulana juga turut menyoroti kenakalan remaja yang sangat linear dengan aspek keagamaan sebagai benteng bagi diri anak-anak.

“Saya sedih sebagai pemimpin kalau mendengar informasi kenakalan remaja ini, mulai dari kekerasan seksual, narkoba hibgga genk motor. Maka dari itu, penting bagi orang tua memperhatikan anak-anaknya dimulai dari rumah,” ucap Maulana.

Untuk itu, Wali Kota kembali menegaskan kepada seluruh jajarannya, terutama para camat sebagai pembina wilayah, untuk lebih peduli dan proaktif dalam mendukung pengembangan kegiatan keagamaan di tingkat kecamatan dan kelurahan.

“Yang kurang peduli dengan kegiatan keagamaan agar minggir dulu, karena pembinaan kewilayahan itu tidak terlepas dari pembinaan keagamaan. Percuma bagus dibidang lain namun bidang keagamaannya kurang saya akan ganti,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan, selain aspek spiritual, saat ini Pemerintah Kota Jambi juga tengah menjalankan berbagai program unggulan Kota Jambi Bahagia, mulai dari fasilitasi Kampung Bahagia, perluasan jaminan kesehatan pekerja pentan dan petugas keagamaan hingga Kartu Bahagia dan Layanan Kegawatdaruratan Call Centre Bahagia 112.

“Langkah demi langkah kami lakukan dengan konsisten untuk menyelesaikan setiap permasalahan di kota Jambi. Mohon dukungan dari seluruh masyarakat, karena pasti setiap kebijakan akan ada problematikanya. Maka untuk itu, doakan Saya agar selalu istiqomah menjalankan amanah ini untuk memimpin kota Jambi yang membahagiakan,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, dalam laporan kegiatan, Kepala Bagian Kesra Kamal Firdaus menyampaikan, Festival Muharram Tahun 1447 Hijriah ini memperlombakan empat cabang lomba. Yaitu, lomba Asmaul Husna bagi Remaja Putra-Putri, lomba Qasidah Modern Putri, lomba Hadroh Putra-putri, dan lomba Kompangan bagi Putra.

“Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, dan puncaknya pada Muharram ini ada Tabligh Akbar yang akan diselenggarkan pada tanggal 18 Juli malam nanti yang menghadirkan ustadz kondang Ucay Batubara dari Sumatera Utara. Oleh karena itu, besar harapan kami agar masyarakat kota Jambi dapat menginformasikan acara ini dan menyemarakkan penyelenggaraan Tabligh Akbar ini,” singkatnya.

Turut hadir pada pembukaan Festival Muharram itu, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian dan Camat, serta jajaran di lingkungan Pemerintah Kota Jambi dan organisasi Wanita IsIam se-Kota Jambi.(*)