Wali Kota Maulana Terima Kartu Anggota Kehormatan PPAD, Ini Pesan Mayjen TNI (Purn) Kamarudin

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPAD Pusat, Mayjen TNI (Purn) Dr. Kamarudin Simanjuntak, S.IP., M.Sc., menegaskan bahwa, pengangkatan anggota kehormatan PPAD tidak dilakukan sembarangan.

Seseorang hanya bisa diangkat jika memiliki hubungan historis atau latar belakang keluarga dengan purnawirawan TNI AD.

“Kami lihat dari sejarah keluarga. Jika ada anggota keluarga yang merupakan purnawirawan, maka bisa kami angkat sebagai anggota kehormatan,” ujar Kamarudin saat menyerahkan secara simbolis topi dan kartu anggota kehormatan PPAD kepada Wali Kota Maulana.

Kartu anggota PPAD ini berlaku di seluruh Indonesia dan menjadi simbol kebersamaan antar-purnawirawan. “Kartu ini akan membawa banyak manfaat. Ketika Bapak Wali Kota bertemu dengan anggota PPAD di mana pun di Indonesia, pasti akan disambut hangat,” tambahnya.

Selain itu, dalam acara yang turut dihadiri oleh Danrem 042/Garuda Putih, Dandim 0415/Jambi, Wakil Gubernur Jambi, Camat Telanaipura, dan pejabat Forkopimda lainnya, Kamarudin mengucapkan selamat kepada Purnawirawan Mayor Syujadi yang resmi dilantik sebagai Ketua PPAD Kota Jambi masa bakti 2025–2030.

Kamarudin berharap kepemimpinan Syujadi dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah serta aktif membantu masyarakat.

“Pesan saya kepada Bapak Wali Kota dan Ketua PPAD Kota Jambi, tolong jaga dan sukseskan program Asta Cita, karena ini adalah janji saya kepada Presiden Republik Indonesia,” tegasnya.

Dengan kepengurusan baru, PPAD Kota Jambi diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat wawasan kebangsaan, menjaga stabilitas sosial, dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Kota Jambi.(*)




Pegawai dan Warga Binaan Lapas Muara Bungo Dites Urine, Ini Hasilnya

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Bungo menggelar tes urine massal terhadap seluruh petugas dan perwakilan warga binaan pada Senin (7/7/2025).

Kegiatan ini bagian dari komitmen mewujudkan Lapas Bersih dari Narkoba (Bersinar) demi menjaga integritas dan keamanan di lingkungan pemasyarakatan.

Tes urine ini dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bungo, Satuan Reserse Narkoba Polres Bungo, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo.

Kepala Lapas Muara Bungo, Muhammad Kameily, menyatakan bahwa tes urine dilakukan sebagai tindak lanjut instruksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

“Sebanyak 57 pegawai dan 20 warga binaan yang dipilih secara acak dari total 581 orang menjalani tes urine. Alhamdulillah, seluruh hasil tes menunjukkan negatif narkoba,” ujar Kameily.

Ia menambahkan, kegiatan ini akan rutin dilaksanakan sebagai langkah preventif dan pengawasan internal untuk memastikan lingkungan Lapas bebas dari penyalahgunaan narkoba.

“Kami berkomitmen menjaga kondisi sehat dan bersih narkoba di dalam Lapas, baik pegawai maupun warga binaan,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari BNK Bungo, Polres Bungo, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo.

Jafar, petugas dari BNK Bungo, menyebut tes urine dilakukan atas permintaan resmi Lapas dengan tujuan memastikan Lapas benar-benar bersih dari narkoba.

Bila ditemukan hasil positif, tindak lanjut akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Tes urine massal ini menjadi langkah penting dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan, sekaligus meningkatkan kesadaran semua pihak terhadap pentingnya menjaga lingkungan bebas narkoba.(*)




Kembali Cetak Sejarah, Pebalap Binaan Astra Honda Juara di ETC Prancis

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) kembali cetak sejarah untuk Indonesia. Setelah sebelumnya Veda Ega Pratama menang di RedBull Rookies Cup (RBRC) Italia, saat ini giliran M. Kiandra Ramadhipa yang tampil memukau dalam gelaran FIM JuniorGP World Championship yang berlangsung di sirkuit Magny-Cours, Prancis pada 5-6 Juli 2025.

M. Kiandra Ramadhipa berhasil melaju kencang dan mencetak sejarah dengan meraih podium tertinggi dalam race pertama balap European Talent Cup (ETC).

Raihan Ramadhipa sekaligus menjadi prestasi pertama pebalap Indonesia di balapan bergengsi benua Eropa ini.

Pada balapan pertama ETC yang berlangsung Minggu, 6 Juli 2025 Ramadhipa yang turun bersama Honda Asia Dream Racing Junior Team tampil luar biasa. Kondisi track yang hujan, membuat jadwal start ditunda sebanyak dua kali.

Lintasan basah menjadi tantangan untuk Ramadhipa yang baru pertama kali turun di lintasan arena balap ini. Balapan pun dikurangi menjadi sembilan lap atas penundaan jadwal start. Pemuda asal Sleman, Yogyakarta ini mampu melakukan start dengan baik dari posisi 2.

Persaingan di grup depan sangat rapat dengan diisi pebalap yang cukup banyak. Beberapa pebalap melakukan slipstream terhadap Ramadhipa dalam beberapa kesempatan, hingga membuatnya sempat tergeser ke posisi ke-8

. Namun, dia bisa bangkit dan berada di posisi empat besar pada lap kedua terakhir. Memulai lap terakhir dengan berada di posisi kedua, Ramadhipa turun ke posisi ketiga di sektor pertama.

Tetapi, dia berhasil melewati dua pebalap di depan, lalu memimpin balapan dan bertahan hingga akhir. Lagu Indonesia Raya pun berkumandang di Magny Cours dan menjadi capaian bersejarah pertama kali dari pebalap Indonesia di sirkuit ini.

Balapan kedua juga masih berlangsung di lintasan basah. Ramadhipa melakukan start dengan bagus dan bertahan di posisi kedua.

Namun, dia dilewati dua pebalap dan berada di posisi keempat grup terdepan. Ramadhipa mencoba bertahan dengan tiga pebalap di depan, tetapi tidak mudah, sehingga ia tertinggal.

Bersaing sendiri di posisi keempat, Ramadhipa semakin terpisah dari tiga pebalap di depan sekaligus para pebalap di belakangnya, ditambah hujan yang mempengaruhi lintasan.

Dia hampir melakukan kesalahan di lap ketujuh yang membuatnya bergoyang hebat di atas motor, tetapi ia bisa melakukan penyelamatan dan bertahan.

Tak berselang lama, pebalap di urutan kelima mengalami high side, dan akhirnya balapan dihentikan setelah bendera merah keluar.

Ramadhipa finish di posisi empat dan meraih 13 poin penting dengan total 73 poin. Kini ia berada di peringkat keempat klasemen.

“Kondisi hari ini sulit, tetapi sangat berbeda antara kedua balapan. Saya bisa bertahan di grup depan hingga lap-lap akhir. Akhirnya, saya berusaha memimpin balapan dan berhasil. Saya sangat senang dengan kemenangan pertama kami di ajang ini. Saya ingin mendedikasikan kemenangan ini untuk Borja Gomez (mantan pebalap Moto2 yang meninggal di Magny Cours) dan seluruh warga Indonesia. Pada race kedua, kondisinya lebih buruk dan target saya adalah bisa finish. Saya mengendalikan diri dan mencoba untuk tidak buru-buru, hingga bisa mengamankan 13 poin penting untuk klasemen. Saya hampir terjatuh, tetapi yang terpenting adalah hasil akhir. Saya sangat senang dengan apa yang kami capai di Magny-Cours,” ujar Ramadhipa

Poin Perdana

Balapan JuniorGP berlangsung di lintasan basah karena hujan yang belum pernah dihadapi Veda sebelumnya. Jumlah lap pun dikurangi menjadi 10, saat lap pertama berjalan, tiga pebalap sudah terjatuh.

Veda yang memulai jalannya balapan dari posisi ke-12 melakukan start dengan aman. Pebalap Astra Honda Racing Team tersebut berada di belakang rekan satu timnya Zen Mitani, dengan konsisten.

Memasuki lap ke-8, bendera merah berkibar setelah ada pebalap terjatuh di tikungan 13. Balapan akhirnya dihentikan lebih awal.

Atas hasil finis di posisi ke-12, Veda berhak meraih empat poin dan saat ini berada di posisi ke-19 klasemen sementara.

“Balapan hari ini sulit karena kondisi basah yang membuat lintasan jadi sangat licin. Saya mencatat peningkatan lap demi lap dan saya sudah melakukan yang terbaik. Inilah hasil yang kami dapatkan di Magny-Cours, tetapi paling tidak kami meraih poin perdana musim ini di JuniorGP. Kami akan berjuang lagi di MotorLand agar bisa meraih hasil lebih baik sebelum jeda musim panas,” ujar Veda.

General manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya mengatakan capaian bersejarah dan poin penting yang diraih oleh pebalap binaan Honda merupakan wujud kerja keras serta kemampuan adaptasi yang mereka miliki.

“Meskipun baru pertama kali balapan di Prancis, kedua pebalap binaan kami mampu beradaptasi cepat, kompetitif, bahkan mencetak prestasi yang membanggakan bagi Indonesia.

Semoga semangat Satu Hati yang mereka tunjukan bisa menginspirasi generasi muda dalam memperjuangkan mimpinya,” ujar Andy.

Putaran FIM JuniorGP berikutnya akan berlangsung pada 24-27 Juli 2025 di MotorLand Aragon, sirkuit yang sudah dikenal oleh kedua pebalap tersebut.

Namun, sebelum berangkat ke Spanyol, Veda dan juga Ramadhipa akan turun pada putaran kelima Red Bull Rookies Cup di Sirkuit Sachsenring, Jerman, 12-13 Juli mendatang.(*)




Wali Kota Jambi: Pemkot Belum Keluarkan Izin untuk PT SAS

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Wali Kota Jambi, dr. Maulana, memberikan tanggapan resmi terkait aksi protes warga Aur Kenali yang menolak rencana pembangunan stockpile batu bara di wilayah mereka.

Aksi penolakan ini mencuat setelah warga mengkhawatirkan dampak lingkungan dan ketidaksesuaian lokasi dengan rencana tata ruang terbaru.

Dalam pernyataannya, dr Maulana menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat dan mengambil langkah sesuai kewenangan yang dimiliki.

“Saya sudah melihat seluruh dokumen perizinan. Penggunaan ruang sudah mendapatkan izin dari Kementerian ATR/BPN, izin TUKS dari Kementerian Perhubungan, dan Amdal telah disetujui oleh Pemprov Jambi. Pemkot Jambi akan bertindak dalam koridor kewenangan yang ada,” ujar Maulana pada Senin (7/7/2025).

Wali Kota Maulana juga mengakui bahwa, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) RTRW Kota Jambi yang baru disahkan tahun 2024, lokasi stockpile tidak sesuai.

Namun, ia menambahkan bahwa izin PT Sinar Anugerah Sukses (PT SAS) sebagai pihak pengembang telah terbit sejak tahun 2015—jauh sebelum aturan RTRW baru diberlakukan.

“Benar, Perda RTRW terbaru tidak cocok untuk kegiatan tersebut, tapi izin PT SAS sudah ada sejak 2015. Kami akan cari solusi terbaik melalui dialog. Semua pihak terkait akan kami panggil untuk berdiskusi,” jelasnya.

Terkait izin operasional, Maulana menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada satu pun izin yang dikeluarkan Pemkot Jambi untuk PT SAS.

Ia juga memastikan bahwa pemerintah kota akan bertindak tegas jika ditemukan pelanggaran, termasuk penyegelan bangunan yang tidak sesuai aturan.

“Pemkot Jambi belum mengeluarkan izin apa pun untuk PT SAS. Jika terbukti ada bangunan yang melanggar, tentu akan kami segel. Kami tetap berkomitmen untuk melindungi hak-hak warga dan menyampaikan aspirasi mereka ke kementerian terkait,” tegasnya.

Pemkot Jambi menekankan pentingnya dialog terbuka dan solusi yang tidak merugikan masyarakat maupun investor. Pemerintah akan terus memfasilitasi mediasi untuk menghindari konflik dan menjaga stabilitas lingkungan serta hukum di Kota Jambi.(*)




Syofni Herawati Harap PKB Makin Solid di Usia ke-27: Semoga Semakin Besar dan Kompak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Memperingati Hari Lahir (Harlah) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-27, anggota DPRD Kota Jambi dari Fraksi PKB, Syofni Herawati, menyampaikan harapan dan komitmennya untuk terus membesarkan partai.

Politisi perempuan yang kini duduk di Komisi I DPRD Kota Jambi ini menegaskan pentingnya kekompakan dan kerja kolektif seluruh kader PKB.

“Selamat Harlah ke-27 untuk PKB. Semoga PKB semakin besar, solid, dan kompak dalam memperjuangkan aspirasi rakyat,” ujar Syofni Herawati kepada media, Senin (7/7/2025).

Menurutnya, usia ke-27 merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi dan konsolidasi partai, baik secara internal maupun eksternal, agar PKB tetap menjadi partai yang dekat dengan masyarakat dan konsisten memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan serta keadilan sosial.

Sebagai legislator di Komisi I yang membidangi hukum, pemerintahan, dan pelayanan publik, Syofni menekankan pentingnya kehadiran kader PKB di tengah masyarakat, terutama dalam mengawal kebijakan daerah yang pro-rakyat.

“Kami di DPRD Kota Jambi, khususnya di Komisi I, akan terus mendorong kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas. PKB hadir untuk rakyat, dan itu harus terus dibuktikan,” tambahnya.

Peringatan Harlah ke-27 PKB tahun ini mengusung semangat untuk memperkuat konsolidasi partai di seluruh tingkatan.

Di Jambi, para kader PKB ikut serta dalam berbagai kegiatan sosial dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang partai yang didirikan oleh para ulama Nahdlatul Ulama ini.

Syofni Herawati yang juga menjabat sebagai Bendahara Unum DPW PKB juga mengajak seluruh kader, simpatisan, dan masyarakat untuk terus mendukung perjuangan PKB, terutama dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, adil, dan berpihak kepada rakyat kecil.(*)




BPPRD Kota Jambi Gelar FGD Pemutakhiran NJOP PBB 2025, Dorong Optimalisasi Pendapatan Pajak Daerah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Pemutakhiran NJOP PBB Perkotaan Tahun 2025”.

Acara yang berlangsung di Aula Bappeda Kota Jambi ini menjadi bagian dari strategi peningkatan tata kelola perpajakan yang lebih transparan dan partisipatif.

Kepala BPPRD Kota Jambi, Nella Ervina, secara resmi membuka kegiatan tersebut, Senin 7 Juli 2025.

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pemutakhiran Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sebagai dasar penilaian Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), agar sesuai dengan kondisi terkini di lapangan.

“FGD ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan sistem perpajakan yang adil, akurat, dan mencerminkan nilai riil tanah serta bangunan. Dengan begitu, proses administrasi pajak akan semakin transparan dan meningkatkan kepercayaan publik,”* ujar Nella.

Dalam pemaparannya, Nella menyebutkan bahwa jumlah Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) di Kota Jambi terus mengalami peningkatan.

Tercatat, sejak tahun 2019 hingga 2025, jumlah SPPT bertambah dari 143.767 menjadi 182.591 lembar, dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 4,08% per tahun.

Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya pembangunan dan kepemilikan properti di wilayah kota.

Namun, realisasi pendapatan dari sektor PBB dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) masih belum maksimal.

Data terakhir menunjukkan capaian PBB baru mencapai 32% dari target yang ditetapkan.

Sebagai upaya optimalisasi pendapatan pajak daerah, BPPRD Kota Jambi terus melakukan berbagai inovasi pelayanan. Di antaranya adalah pengoperasian mobil layanan pajak keliling, pelimpahan kewenangan pelayanan ke kelurahan, serta digitalisasi SPPT.

Sejak 2021, masyarakat juga sudah bisa menikmati kemudahan pembayaran PBB secara online, melalui mobile banking, virtual account, hingga penggunaan kode QRIS yang tercantum pada lembar SPPT.

Dalam hal pelayanan BPHTB, BPPRD juga mencatat peningkatan efisiensi.

Sepanjang semester pertama 2025, dari total 4.473 berkas yang masuk, sebanyak 2.845 berhasil diselesaikan—menunjukkan efisiensi penyelesaian hingga 56,19%.

“Kami berharap, melalui forum ini terjalin sinergi antar-stakeholder untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap pajak daerah. Ini adalah kunci utama dalam mewujudkan kemandirian fiskal Kota Jambi,” ujar Nella.

Dengan langkah-langkah strategis ini, Pemerintah Kota Jambi berharap pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak dapat terus meningkat dan mendukung pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, serta kesejahteraan masyarakat.

“Semoga semangat kolaborasi ini terus terjaga demi terwujudnya Kota Jambi yang Bahagia, Maju, dan Berdaya Saing,” tutup Nella.(*)




Wali Kota Jambi Dilantik Jadi Anggota Kehormatan PPAD, Maulana Apresiasi Peran Purnawirawan TNI AD

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua dan pengurus Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Kota Jambi masa bakti 2025–2030 resmi dilantik dan dikukuhkan dalam sebuah upacara khidmat yang digelar pada Senin (7/7).

Dalam momen istimewa tersebut, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, juga dikukuhkan sebagai Anggota Kehormatan PPAD Kota Jambi.

Acara pelantikan yang berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumdis Walikota Jambi ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta para purnawirawan TNI AD yang tergabung dalam organisasi PPAD.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi terhadap PPAD atas kontribusi dan peran aktifnya dalam menjaga ketahanan sosial serta turut membangun Kota Jambi.

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PPAD atas dedikasi, pengabdian, serta sumbangsih nyata bagi masyarakat dan pembangunan Kota Jambi. Peran para purnawirawan tetap sangat dibutuhkan, terutama dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan semangat cinta Tanah Air,” ujar Maulana.

Maulana juga menegaskan bahwa para purnawirawan adalah aset berharga bangsa yang telah membuktikan dedikasinya selama bertugas, dan kini melanjutkan pengabdian melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan di tengah masyarakat sipil.

Pelantikan Ketua dan Pengurus PPAD Kota Jambi masa bakti 2025–2030 ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan para purnawirawan TNI AD dalam menjaga stabilitas, memperkuat wawasan kebangsaan, serta mendukung pembangunan daerah.(*(




Hujan Mulai Berkurang, Dinas TPH Tebo Imbau Petani Percepat Musim Tanam

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Tebo melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) meminta para petani sawah untuk mempercepat proses tanam padi di pertengahan tahun 2025.

Imbauan ini dikeluarkan mengingat intensitas hujan mulai menurun dan wilayah Tebo akan segera memasuki musim kemarau.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Tebo, Nanang Suyanto, saat dikonfirmasi media.

“Memang tidak seekstrem tahun lalu yang menyebabkan banyak petani gagal panen, tapi saat ini hujan sudah mulai berkurang, dan akan lebih kering di akhir bulan ini,” ungkap Nanang.

Pihaknya menargetkan musim tanam April–Mei 2025 mencakup sekitar 2.919 hektare lahan sawah. Jika petani tidak segera menanam, maka dikhawatirkan kekeringan akan menghambat pertumbuhan tanaman padi.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Tebo juga telah menyiapkan alat pompanisasi untuk membantu pengairan sawah.

“Jika petani melewati batas waktu tanam dan kekurangan air, kami akan sediakan alat pompanisasi agar kebutuhan air benih padi bisa terpenuhi,” jelasnya.

Namun, ia menekankan bahwa pemerintah hanya menyediakan alat, bukan sumber airnya. Petani tetap harus mencari sumber air sendiri untuk memenuhi kebutuhan penyiraman.

“Kita hanya bantu peralatannya saja. Sumber air dan proses penyiraman tetap menjadi tanggung jawab petani,” pungkas Nanang.

Dinas TPH Tebo berharap petani dapat memanfaatkan waktu yang tersisa agar tidak mengalami kerugian seperti musim tanam tahun sebelumnya.(*)




Eva Lam Kembali Nahkodai Senam Jambi, Ini Prestasinya di PON 2024

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengusaha sekaligus pegiat olahraga senam, Eva Lam, resmi terpilih kembali sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Senam Seluruh Indonesia (Pengprov Persani) Jambi untuk masa bakti 2025–2029.

Pemilihan dilakukan secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) yang digelar pada Sabtu, dan diikuti oleh 11 Pengurus Cabang (Pengcab) se-Provinsi Jambi.

“Eva Lam kembali dipercaya memimpin Persani Jambi untuk periode kedua. Di bawah kepemimpinannya, prestasi senam Jambi terus meningkat,” ungkap Indra Sukma, salah satu peserta Musprovlub yang juga menjabat Ketua Harian Pengprov Persani periode sebelumnya.

Musprovlub ini dibuka langsung oleh Ketua Umum KONI Provinsi Jambi terpilih, AKBP Mat Sanusi, serta dihadiri oleh dua perwakilan dari Pengurus Besar (PB) Persani, yakni Supeno (Kabid Organisasi) dan Hendi Sagala (Kabid Hukum).

Dalam laporannya, Indra juga menyampaikan bahwa selama masa kepemimpinan Eva Lam, Persani Jambi sukses meraih prestasi di tingkat nasional, termasuk saat PON 2024 Aceh-Sumut.

Capaian Senam Jambi di PON 2024:

  • 1 Emas: Trio Aerobik (Wawan, Anger, Apri)
  • 2 Perak: Artistik Putra (Michael), Mix Pair (Nisa dan Wawan)
  • 1 Perunggu: Individual Man (Apri)

“Ini membuktikan bahwa di bawah kepemimpinan Eva Lam, senam Jambi mampu bersaing dan meraih medali emas di ajang nasional,” kata Indra.

Sementara itu, Ketua KONI Provinsi Jambi, Mat Sanusi, menyampaikan dukungan penuhnya terhadap program pembinaan olahraga senam di Jambi.

“Ini bukan soal jabatan, tetapi soal bagaimana kita semua bisa bekerja untuk meningkatkan kualitas prestasi olahraga Jambi, khususnya senam,” tegasnya.

Sanusi menekankan pentingnya strategi baru dan pembinaan jangka panjang untuk mengoptimalkan potensi atlet muda Jambi di kancah nasional dan internasional.

Menariknya, dalam Musprovlub ini juga disampaikan bahwa mulai 28 Februari 2025, Persani telah resmi berganti nama menjadi Federasi Gymnastik Indonesia, sesuai keputusan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).

“Potensi atlet senam di Jambi sangat baik. Tinggal bagaimana pengurus memaksimalkan pembinaan dan pelatihan secara berkelanjutan,” ujar Supeno, Kabid Organisasi PB Persani.

Dengan dukungan dari KONI dan pengurus yang solid, harapannya senam Jambi bisa terus menorehkan prestasi gemilang di masa mendatang.(*)




PT SAS Bayar Miliaran untuk Pembebasan Rumah di Aur Kenali, Ini Kata Warga dan WALHI

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebanyak tujuh rumah warga di kawasan Perumahan Harmoni, RT 03, Kelurahan Aur Kenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, telah dibebaskan oleh PT Sinar Anugerah Sukses (PT SAS).

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa rumah-rumah tersebut dibeli dengan nilai miliaran rupiah.

Ketua RT 03, Mahfuddin, membenarkan bahwa pembebasan rumah telah dilakukan.

“Ya, total pembelian mencapai lebih dari Rp3 miliar,” ujarnya kepada awak media.

Proses ini diduga berkaitan dengan proyek pembangunan jalan khusus angkutan batubara milik PT SAS yang melintasi kawasan permukiman warga.

Hal ini diperkuat oleh pernyataan dari Amin, Staf GIS dan Database WALHI Jambi, yang menyebut bahwa proyek tersebut sudah mulai berjalan secara diam-diam.

“Sudah ada tujuh rumah yang dibebaskan. Artinya ini bukan rencana lagi, tapi sudah mulai dijalankan secara diam-diam,” ungkap Amin.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini sudah terlihat patok-patok merah yang menandai trase jalan tersebut.

Warga dan aktivis lingkungan menyuarakan kekhawatiran atas minimnya transparansi dalam pelaksanaan proyek yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

Pembebasan lahan yang terjadi tanpa sosialisasi menyeluruh memunculkan tanda tanya soal legalitas dan komitmen perusahaan terhadap regulasi lingkungan dan tata ruang.

Kasus ini menambah panjang polemik antara PT SAS dan masyarakat Aur Kenali yang sejak awal menolak keberadaan stockpile dan jalan batubara di kawasan permukiman mereka.(*)