Pipa Pertamina Bocor di Desa Pondok Meja, Diduga Akibat Aktivitas Land Clearing

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Insiden pipa Pertamina bocor kembali terjadi dan menggegerkan warga Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi.

Minyak mentah menyembur ke udara dari pipa yang bocor, terekam dalam video dan viral di media sosial pada Senin (23/6/2025).

Kejadian berlangsung sekitar pukul 16.45 WIB saat hujan mengguyur wilayah tersebut.

Dalam video yang beredar, terlihat semburan minyak cukup tinggi dari titik kebocoran pipa di kawasan permukiman.

Kepala Satuan Reskrim Polres Muaro Jambi, AKP Hanafi Diita Utama, membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi pada Selasa (24/6/2025).

Ia menyatakan bahwa Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) sudah melakukan pengecekan di lokasi kejadian.

“Pipa bocor berada di Paal 14 RT 10 Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong. Saksi melihat minyak menyembur dari pipa sekitar pukul 09.30 WIB,” jelas AKP Hanafi.

Menurut AKP Hanafi, penyebab sementara kebocoran diduga akibat aktivitas land clearing menggunakan alat berat di lahan sekitar jalur pipa.

“Kemungkinan pipa Pertamina terkena alat berat saat kegiatan pembersihan lahan,” tambahnya.

Akibat insiden ini, minyak mentah merembes ke lahan warga di sekitarnya. Meski demikian, pihak berwenang menyatakan bahwa kebocoran telah berhasil dihentikan.

Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak Pertamina terkait kejadian tersebut maupun rencana pemulihan lingkungan dan kompensasi bagi warga terdampak.

Aparat kepolisian menyatakan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kerusakan pipa dan potensi kelalaian dalam aktivitas alat berat.(*)




Audiensi Kapolda Jambi dengan Manajemen PTPN IV Regional 4, Dorong Investasi Aman di Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDKapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar, menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 4 Jambi pada Selasa (24/6/2025).

Kegiatan ini bertujuan mempererat kemitraan antara institusi kepolisian dan sektor usaha di Provinsi Jambi.

Audiensi berlangsung di Mapolda Jambi dengan dihadiri pejabat utama Polda seperti Karo Ops Kombes Pol M. Edi Faryadi, Dirintelkam Kombes Pol Hendri Hotuguan Siregar, serta Wadir Krimsus AKBP M Taufik Nurmandia.

Dari pihak PTPN IV Regional 4 Jambi hadir Regional Head Khayamuddin Panjaitan, SEVP Operation Bambang Agustian, SEVP Business Support Achmedi Akbar, dan Staf Ahli Irjen Pol (Purn) Bambang Suparsono.

Kapolda Jambi menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini sebagai langkah positif dalam membangun sinergi yang kuat antara kepolisian dan dunia usaha.

“Kami ucapkan terima kasih atas kehadiran Direksi PTPN IV Regional 4 Jambi. Sinergitas ini sangat penting untuk menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif di Jambi,” ujar Irjen Pol Krisno H Siregar.

Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, kedua belah pihak membahas berbagai upaya bersama untuk menjaga stabilitas keamanan, terutama di kawasan perkebunan yang menjadi salah satu aset strategis di daerah.

Regional Head PTPN IV Jambi, Khayamuddin Panjaitan, mengapresiasi sambutan Kapolda dan berharap kemitraan yang terjalin dapat terus berjalan serta memberikan manfaat bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Terima kasih atas sambutan hangat Kapolda Jambi. Kami berharap kerja sama ini semakin kuat untuk mendukung keamanan dan pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.(*)




Soroti Aktivitas PT SAS di Aurduri, M Yasir: Itu Bukan Wilayah Tambang!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Penolakan terhadap rencana pembangunan stockpile batu bara milik PT SAS di kawasan Aurduri, Kota Jambi, terus menguat.

DPRD Kota Jambi menilai aktivitas tersebut melanggar tata ruang dan tidak memiliki izin resmi dari Pemerintah Kota.

Wakil Ketua I DPRD Kota Jambi, M. Yasir, menegaskan bahwa kawasan Aurduri merupakan wilayah permukiman berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Jambi, sehingga tidak diperbolehkan untuk kegiatan industri berat seperti stockpile batu bara.

“Aurduri bukan kawasan industri atau tambang. Jika dipaksakan, itu pelanggaran tata ruang dan tidak punya izin dari Pemkot,” tegas Yasir, Selasa (24/6/2025).

Yasir menjelaskan bahwa pada masa kepemimpinan Pj Wali Kota Sri Purwaningsih, Pemkot Jambi bersama DPRD sudah mengirimkan surat resmi yang menyatakan penolakan terhadap rencana PT SAS.

Hingga kini, tidak ada izin operasional yang diterbitkan untuk aktivitas tersebut.

“Kami tegas menolak. Surat resmi sudah dikeluarkan. Tanpa izin, semua bentuk aktivitas industri di kawasan permukiman tidak dibenarkan,” ujarnya.

Yasir juga menyampaikan apresiasinya terhadap Komisi XII DPR RI yang telah melakukan kunjungan lapangan untuk melihat langsung kondisi di Aurduri.

Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah pusat terhadap keluhan warga.

Sebagai tindak lanjut, DPRD Kota Jambi berencana melakukan inspeksi lapangan melalui Komisi I, yang membidangi urusan perizinan dan pengawasan.

“Komisi I akan turun langsung untuk memastikan tidak ada pelanggaran lanjutan. DPRD akan terus mengawasi kegiatan yang berpotensi merugikan warga dan lingkungan,” ujarnya.

Terkait aktivitas pembersihan lahan (land clearing) yang dilakukan PT SAS, Yasir menegaskan bahwa hal itu bukan bentuk legalitas.

Ia mengingatkan bahwa perusahaan tidak bisa serta-merta menjalankan kegiatan industri hanya dengan membersihkan lahan.

“Bersih-bersih lahan bisa saja, tapi untuk operasional stockpile, harus ada izin. Dan izin itu tidak pernah dikeluarkan,” tandasnya.(*)




Laporan APBD 2024 Disampaikan ke DPRD, SiLPA Capai Rp12,45 Miliar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  Wakil Wali Kota, Diza Hazra Aljosha, menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi, Selasa (24/6/2025).

Dalam rapat tersebut, Diza menyebutkan bahwa laporan ini mencerminkan akuntabilitas dan transparansi penggunaan dana publik selama tahun anggaran 2024.

Ia juga menegaskan bahwa masukan dari DPRD, termasuk terkait pembangunan infrastruktur seperti jembatan, akan menjadi perhatian serius pemerintah kota.

“Paripurna ini menjadi forum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan anggaran. Masukan soal pembangunan jembatan dan lainnya sangat kami tunggu, semoga jadi masukan yang konstruktif,” ujarnya.

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Jambi Tahun 2024 ditetapkan melalui Perda Nomor 5 Tahun 2023. Secara umum, realisasi anggaran menunjukkan kinerja keuangan daerah yang positif.

📊 Ringkasan Realisasi APBD 2024:

  • Pendapatan Daerah
    Target: Rp1,886 triliun
    Realisasi: Rp1,765 triliun (93,57%)

  • Belanja Daerah
    Target: Rp1,928 triliun
    Realisasi: Rp1,8 triliun (93,35%)

  • Defisit Anggaran
    Awal: Rp42,05 miliar
    Setelah realisasi: Rp35,07 miliar

Laporan keuangan yang disampaikan terdiri dari beberapa dokumen penting seperti, Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Neraca, Laporan Operasional, Laporan Arus Kas, dan lainnya yang telah diaudit oleh BPK.

Pendapatan Daerah

  • PAD (Pendapatan Asli Daerah)
    Target: Rp508,17 miliar
    Realisasi: Rp455,25 miliar (89,59%)
    – Pajak Daerah 95,67%
    – Retribusi Daerah 53,78%
    – Hasil Usaha Daerah 104,05%

  • Pendapatan Transfer
    Target: Rp1,376 triliun
    Realisasi: Rp1,308 triliun (95,03%)
    – Dari Pemerintah Pusat 98,62%
    – Dari Pemerintah Provinsi 68,41%

  • Pendapatan Lain-lain yang Sah
    Realisasi: Rp1,458 miliar (98,02%)

Belanja Daerah

  • Belanja Operasi
    Target: Rp1,504 triliun
    Realisasi: Rp1,392 triliun (92,57%)

  • Belanja Modal
    Target: Rp418,93 miliar
    Realisasi: Rp407,02 miliar (97,16%)

  • Belanja Tak Terduga
    Realisasi hanya 11,30% dari anggaran sebesar Rp5,22 miliar

  • Pembiayaan Netto
    Target: Rp42,05 miliar
    Realisasi: Rp47,52 miliar (113,01%)

  • Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA)
    Per 31 Desember 2024: Rp12,45 miliar

Wawako Diza menegaskan, laporan ini adalah bentuk pertanggungjawaban Wali Kota Jambi kepada DPRD dan masyarakat. Pengelolaan anggaran akan terus diperbaiki agar lebih efisien dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan tata kelola anggaran yang transparan dan tepat sasaran,” pungkas Diza.




Pemkot Jambi Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Tokoh Adat Kini Dapat Perlindungan Sosial

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemerintah Kota Jambi terus memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, kini giliran para tokoh adat di Kota Jambi yang menjadi sasaran program perlindungan tersebut.

Program ini dimulai dengan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang berlangsung selama dua hari, 23–24 Juni 2025, di Aula Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi. Kegiatan diikuti oleh Ketua Lembaga Adat Kelurahan dan Ketua Badan Musyawarah Adat RT se-Kota Jambi.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, dan dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI Dapil Jambi, Hasan Basri Agus, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi, Hendra Elvian.

“Tokoh adat memiliki peran penting dalam masyarakat. Kita akan data ulang mereka yang belum terlindungi dan anggarkan melalui APBD Kota Jambi. Negara harus hadir memberi perlindungan,” tegas Maulana.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada perwakilan Ketua Lembaga Adat.

Ini menjadi langkah awal bahwa program perlindungan kini menyasar lapisan masyarakat non-formal yang selama ini belum tersentuh.

Hasan Basri Agus mendukung penuh inisiatif Pemkot Jambi. Menurutnya, jaminan sosial untuk masyarakat adat penting karena mereka memiliki fungsi strategis dalam menjaga harmoni sosial dan budaya.

“Program seperti ini harus jadi prioritas nasional, karena tokoh adat turut menjaga ketahanan sosial masyarakat,” katanya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi, Hendra Elvian, menyebutkan bahwa hingga kini baru 13 orang tokoh adat yang menjadi peserta aktif dan membayar iuran secara mandiri.

“Kami ingin bangun kesadaran bahwa siapa pun yang punya risiko kerja berhak mendapatkan perlindungan sosial,” ujar Hendra.

BPJS Ketenagakerjaan menawarkan skema iuran ringan, mulai dari Rp16.800 per bulan untuk dua program dasar: Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Skema ini cocok untuk pekerja informal dan tokoh masyarakat non-upa

Selain menjadi sarana sosialisasi, Bimtek ini juga menjadi forum dialog terbuka antara BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah daerah, dan tokoh adat untuk menyusun strategi perluasan jaminan sosial.

Peserta menyambut baik program ini dan berharap realisasi perlindungan jaminan sosial benar-benar diterapkan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Langkah ini sejalan dengan visi Pemkot Jambi untuk membangun kota yang inklusif, berkeadilan, dan tangguh secara sosial.(*)




Abu Bakar: Coffee Morning Jadi Wadah Perkuat Hubungan Pers dan Pemerintah Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Pemerintah Kota Jambi menggelar acara coffee morning bersama insan pers di Kota Jambi, Selasa 24 Juni 2025 pagi, dengan mengangkat tema “Sinergi Pemerintah dan Pers untuk Kota Jambi Bahagia”.

Kegiatan ini berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban di Aula Griya Mayang,  Rumdis Walikota Jambi.

Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, Sekda Kota Jambi, A Ridwan serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Jambi, Abu Bakar, Kepala Bappeda Suhendri bersama para pejabat Pemerintah Kota Jambi dan perwakilan dari berbagai media massa lokal.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi menyampaikan apresiasinya terhadap peran penting pers dalam mendukung pembangunan daerah dan menciptakan suasana yang kondusif bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan media adalah kunci dalam mewujudkan Kota Jambi Bahagia.

“Pers adalah mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Melalui sinergi ini, kita dapat bersama-sama menciptakan Kota Jambi yang informatif, transparan, dan sejahtera,” ujar Wali Kota.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Jambi, Abu Bakar, menambahkan bahwa kegiatan coffee morning ini menjadi momen yang tepat untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan insan pers.

“Kolaborasi ini penting agar komunikasi publik dapat berjalan dengan baik. Momen seperti ini tidak hanya memperkuat koordinasi, tapi juga membuka ruang diskusi yang konstruktif,” ujarnya.

Acara ini diisi dengan dialog terbuka antara pejabat pemerintah dan jurnalis, membahas berbagai isu aktual di Kota Jambi, serta mendengarkan masukan dan kritik membangun dari media.

Melalui kegiatan seperti ini, Pemerintah Kota Jambi berharap dapat terus menjalin komunikasi yang harmonis dan saling mendukung dengan insan pers demi kemajuan dan kebahagiaan masyarakat Kota Jambi.(*)




Kompolnas Apresiasi Kinerja Polda Jambi, Penilaian Award 2025 Dimulai

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menerima kunjungan kerja dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dalam rangka visitasi penilaian Kompolnas Award 2025, yang berlangsung pada Senin (23/6/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari proses evaluasi terhadap kinerja pelayanan publik kepolisian, khususnya di wilayah hukum Polda Jambi.

Visitasi dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar dan dihadiri oleh berbagai unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pimpinan lembaga sosial dan pemerintahan.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, Ketua Tim Kompolnas Dr. Yusuf, S.Ag, Kajati Jambi Dr. Hermon Dekristo, Wakil Ketua I DPRD Jambi H. Ivan Wirata, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Jambi, serta perwakilan dari TNI, BNN, dan sejumlah tokoh masyarakat.

“Kompolnas Award adalah bentuk pengakuan terhadap integritas dan profesionalisme Polri. Kami berharap tahun ini menjadi tahun ketiga Polda Jambi meraih penghargaan berturut-turut,” kata Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar.

Menurut Kapolda, visitasi Kompolnas tahun ini tidak hanya menyasar Polda Jambi, tetapi juga mencakup Polres Kerinci dan Polsek Air Hitam.

Proses penilaian bertujuan menggali masukan konstruktif demi peningkatan kualitas pelayanan publik oleh institusi kepolisian.

Kapolda juga menegaskan bahwa Polda Jambi sebelumnya telah dua kali meraih Kompolnas Award untuk kategori Polda Tipe B, yakni pada tahun 2023 dan 2024.

Prestasi tersebut disebutnya sebagai hasil kerja keras seluruh personel kepolisian di Jambi dalam menjalankan tugas secara humanis dan responsif.

“Ini bukti nyata dedikasi kami. Harapan kami, pada 2025 Polda Jambi kembali memenuhi kriteria dan meraih penghargaan untuk ketiga kalinya,” ujarnya.

Ketua Tim Kompolnas, Dr. Yusuf, mengungkapkan bahwa Polda Jambi saat ini berada dalam lima besar nasional untuk kategori Polda Tipe B, berdasarkan penilaian kuantitatif dan indeks kinerja 5P (People, Prosperity, Planet, Partnership, Governance).

“Kompolnas Award tidak hanya sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga bagian dari pengawasan terhadap kualitas pelayanan Polri agar terus profesional, transparan, dan akuntabel,” jelasnya.

Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani turut menyampaikan apresiasi atas kinerja Polda Jambi yang dinilai konsisten menjaga keamanan dan memberikan pelayanan publik terbaik.

“Polda Jambi adalah kebanggaan masyarakat. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut demi menjaga Jambi tetap aman dan damai,” tuturnya.(*)




Bapas Jambi: Awasi Anak Selama Liburan, Hindari Bahaya Geng Motor dan Tawuran

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jambi, Dwi Santosa, mengimbau seluruh orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak selama liburan sekolah.

Imbauan ini menyikapi maraknya kasus tawuran antar pelajar dan aktivitas geng motor yang sering terjadi saat masa liburan.

“Orang tua harus lebih aktif mengawasi anak-anaknya selama liburan sekolah ini. Pastikan mereka tidak terlibat dalam kegiatan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Dwi Santosa, Senin (23/6/2025).

Menurutnya, masa liburan bisa menjadi momen produktif jika dimanfaatkan dengan kegiatan yang positif. Namun, tanpa pengawasan yang baik, anak-anak rentan terlibat dalam tindakan melanggar hukum.

Dwi juga menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara orang tua dan anak. Ia menyarankan agar orang tua menciptakan suasana yang nyaman, sehingga anak-anak tidak ragu untuk berbagi kegiatan dan permasalahan mereka.

“Dengan komunikasi yang baik, orang tua dapat lebih cepat mengetahui jika anak-anak mereka menghadapi masalah atau mulai menunjukkan perilaku berisiko,” jelasnya.

Kasubsi Bimkemas BKA Bapas Jambi, Ilham Kurniadi, menambahkan bahwa liburan sekolah kerap menjadi saat rawan bagi anak-anak yang merasa bosan atau kurang perhatian.

“Geng motor sering kali menarik anak-anak yang sedang mencari identitas atau pelarian dari lingkungan yang tidak suportif. Karena itu, penting bagi orang tua untuk menjaga keterlibatan anak dalam aktivitas yang positif,” katanya.

Ilham menyarankan orang tua untuk mengarahkan anak-anak mengikuti kegiatan produktif seperti olahraga, kursus, komunitas kreatif, atau kegiatan sosial selama liburan.

“Dengan begitu, anak-anak tidak hanya terhindar dari pengaruh negatif, tetapi juga bisa mengembangkan minat dan bakat mereka,” tambahnya.

Bapas Jambi berharap dengan adanya pengawasan dan dukungan dari keluarga, anak-anak dapat menjalani liburan sekolah dengan aman dan produktif, serta terhindar dari risiko tindak pidana yang bisa merusak masa depan mereka.(*)

 




Wakapolda Jambi: Polri Hadir Tak Hanya dengan Kekuatan, Tapi Juga Cinta Kasih

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam suasana penuh khidmat dan makna spiritual, Wakapolda Jambi Brigjen Pol M Mustaqim memimpin langsung upacara tabur bunga di Dermaga Makam Orang Kayo Hitam, Senin (23/6/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79, yang dirayakan dengan nuansa penghormatan terhadap sejarah dan nilai luhur kepahlawanan.

Makam Orang Kayo Hitam sendiri merupakan situs penting dalam sejarah dan peradaban Jambi, sehingga pemilihan lokasi tabur bunga tersebut sarat simbol makna pengabdian dan keteladanan.

“Upacara ini menjadi pengingat bahwa setiap insan Bhayangkara harus terus meneladani semangat perjuangan dan keikhlasan para pahlawan. Polri hadir bukan hanya dengan kekuatan, tapi juga dengan cinta kasih,” ungkap Wakapolda Jambi dalam keterangannya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polda Jambi, antara lain Dirpamobvit, Kabidkum, Kabidkeu, serta Dirpolairud Kombes Pol Agus Tri Waluyo dan Kapolres Tanjab Timur AKBP Maulia Wicaksono.

Seluruh peserta upacara mengenakan PDU IV, sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai spiritual dan sejarah leluhur Jambi.

Usai prosesi tabur bunga, kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan sosial (bansos) berupa 100 paket sembako kepada masyarakat sekitar dermaga.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri bukan hanya pelindung dan pengayom, tetapi juga saudara yang peduli terhadap kondisi sosial masyarakat,” ujar Brigjen Mustaqim.

Wakapolda juga menegaskan bahwa Polri terus berkomitmen menjalankan tugas secara Presisi—Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan—dengan tetap menjunjung nilai kemanusiaan, keimanan, dan kebersamaan.

“Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi keluarga, lingkungan, dan orang lain,” pesannya.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian dan kehadiran Polri yang dirasakan langsung oleh warga, khususnya di tengah tantangan sosial dan ekonomi saat ini.(*)




Gibran Minta Kementan Tuntaskan PR Industri Gula, Target Swasembada 2027

BANYUWANGI, SEPUCUKJAMBI.ID Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meminta Kementerian Pertanian (Kementan) segera menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) di sektor industri gula.

Pemerintah menargetkan swasembada gula nasional pada tahun 2027 sebagai bagian dari agenda besar ketahanan pangan nasional.

Permintaan tersebut disampaikan Wapres saat berdialog langsung dengan petani tebu di perkebunan tebu Jolondoro, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (23/6/2025).

“Kami ingin menyelesaikan ini semua, ini masih jadi PR kita bersama. Pemerintah berkomitmen penuh agar produksi gula bisa sukses seperti beras. Swasembada pangan adalah fokus utama Presiden Prabowo Subianto,” ujar Gibran.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang turut hadir, menyampaikan bahwa pemerintah tengah melakukan percepatan pembenahan industri gula nasional, mulai dari sektor hulu seperti benih dan sistem tanam, hingga ke hilir termasuk proses distribusi dan penjualan.

“Kami ingin sistem ini menjadi lebih baik dan benar-benar menguntungkan petani tebu di lapangan,” jelas Amran.

Menurutnya, produksi gula nasional menunjukkan tren positif. Pada kuartal pertama tahun 2025, capaian produksi gula telah mencapai sekitar 50 persen dari target tahunan. Hal ini memberikan optimisme dalam mencapai target swasembada gula 2027.

“Ke depan, kami akan menjadikan tanaman tebu sebagai komoditas utama di lahan-lahan perkebunan milik negara maupun swasta. Mudah-mudahan swasembada gula putih bisa tercapai lebih cepat,” tambahnya.

Dalam kunjungan kerja selama dua hari di Banyuwangi (23–24 Juni 2025), Wapres Gibran didampingi oleh Wakil Menteri BUMN Aminuddin Ma’ruf, Mentan Andi Amran Sulaiman, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Kunjungan diawali dengan panen tebu di area PT Industri Gula Glenmore (IGG), yang dilanjutkan dengan sesi dialog bersama puluhan petani tebu.

Dialog ini menjadi wadah aspirasi sekaligus sarana penguatan komitmen antara pemerintah pusat dan petani dalam membangun ekosistem industri gula nasional yang berkelanjutan.(*)