Wawako Diza Canangkan Gerakan Ayo Mengaji di Sekolah, Pemkot Targetkan Nol Buta Aksara Al-Qur’an

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebagai wujud komitmen dalam memberantas buta aksara Al-Qur’an sekaligus membekali generasi muda dengan pondasi keimanan yang kokoh, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi resmi meluncurkan Gerakan Ayo Mengaji (Gerami) bagi peserta didik jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri se-Kota Jambi, Rabu (27/8/2025).

Acara launching yang berlangsung khidmat itu diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Qori Internasional asal Jambi Dr. Hj. Nurhayati. Kegiatan dipusatkan di SMP Negeri 21 Kota Jambi itu secara resmi dicanangkan oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A.

Dalam acara itu, turut dilakukan penandatanganan Naskah Kerja Sama antara Gerami Kota Jambi dengan Dinas Pendidikan Kota Jambi yang ditandatangani langsung oleh Ketua Gerami Kota Jambi Hj. Masturo bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi
Mulyadi.

Di kesempatan itu, Wakil Wali Kota Diza menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai Al-Quran sejak dini, salah satunya melalui Gerami yang sangat sejalan dengan cita-cita mewujudkan masyarakat berakhlakul karimah.

“Kita harapkan nantinya, generasi muda ini bisa tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang tidak hanya bermanfaat bagi dirinya dan keluarga, tetapi juga bagi masyarakat dan bangsa,” tekannya.

Diza juga menyebutkan, posisinya sebagai Wakil Wali Kota Jambi juga berperan sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Jambi. Untuk itu Ia berharap, program Gerami dapat dikolaborasikan dengan LPTQ dalam mencari bibit-bibit muda Qurani calon kafilah Kota Jambi pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang akan datang.

“Ini sangat besar sekali keterkaitannya, karena tugas berat kita untuk mempertahankan prestasi yang telah berhasil diraih pada ajang MTQ tingkat Provinsi Jambi lalu membutuhkan adanya kolaborasi, termasuk dengan Gerami,” sebutnya.

“Dengan kolaborasi ini, Saya harap pada waktunya nanti akan melahirkan qari-qariah terbaik Kota Jambi,” sambungnya.

Wawako Diza menyebut, mewujudkan masyarakat Kota Jambi yang berakhlak dan berbudaya adalah salah satu program prioritas dalam membangun Kota Jambi Bahagia. Oleh karenanya hal itu menjadi tanggungjawab besar dari Pimpinan Daerah. Oleh karena itu kebijakan dalam bentuk program dan langkah-langkah strategis pemerintah perlu dilakukan.

“Salah satunya yang dilakukan Pemkot Jambi adalah dengan mengangkat para guru tahfidz dari para hafizh dan hafizhah untuk mengajar Al-Qur’an di SD dan SMP negeri se-Kota Jambi,” terangnya.

“Alhamdulillah, semua guru tahfidz yang kita miliki berusia muda, dan dalam kurun waktu yang tidak lama telah memberikan perubahan yang sangat besar pada pendidikan agama di sekolah negeri, terutama untuk pendidikan Al Qur’an yang selama ini lebih populer dikalangan pesantren, madrasah dan rumah-rumah tahfidz,” lanjutnya.

Dengan program Guru Tahfidz itu, kata Wawako, secara tidak langsung turut berdampak positif pada kebiasaan anak-anak di sekolah negeri kini menjadi lebih terpacu untuk membaca, mempelajari dan menghafal Al-Qur’an.

“Secara lebih luas lagi, program tesebut juga telah berhasil mengajak seluruh masyarakat Kota Jambi yang beragama Islam untuk dapat menghidupkan kembali kebiasan-kebiasaan berkumpul dan mengaji bersama keluarga terutama pada saat Maghrib dan Isya,” tutur Wawako Diza.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas terlaksananya launching program Gerami sebagai langkah strategis dalam upaya pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di jenjang Sekolah Menengah Pertama, khususnya SMP Negeri di Kota Jambi. Program ini diharapkan dapat membangkitkan kembali semangat generasi muda, khususnya remaja usia 12–15 tahun, untuk mempelajari dan mencintai Al-Qur’an di masa pencarian jati diri mereka.

“Ke depan, kami berharap tidak ada lagi siswa SMP Negeri di Kota Jambi yang tidak mampu membaca Al-Qur’an. Untuk itu, Saya mengimbau kepada seluruh kepala sekolah agar terus meningkatkan dukungan fasilitas pembelajaran, khususnya bagi para guru tahfidz dan guru agama, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal,” pungkas Wakil Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Mulyadi, menyampaikan bahwa kolaborasi antara Pemerintah bersama Gerakan Ayo Mengaji ini merupakan bagian dari upaya menciptakan generasi dan karakter hebat ke depan. Melalui, sarana dan prasarana yang baik, guru yang baik, hingga kurikulum yang berkualitas.

Katanya, kolaborasi bersama Gerami ini tentunya sangat sejalan dengan sejumlah program yang telah ada di Pemkot Jambi, khususnya pada bidang keagamaan. Seperti, Guru Tahfiz dan Guru PAMI.

“Apa yang kita lakukan hari ini adalah bentuk kolaborasi yang baik, dan harus berjalan disemua tingkatan agar program ini bisa berjalan dengan baik,”sebutnya.

Sebelumnya, dalam laporan pelaksanaan, Ketua Gerami Kota Jambi, Hj Masturo mengapresiasi Pemerintah Kota Jambi yang telah berkolaborasi bersama Gerami dalam rangka mewujudkan generasi masa depan yang berakhlakul karimah dan memberantas buta aksara Al-Quran baik di Kota maupun Provinsi Jambi.

“Wacana kolaborasi ini sudah direncanakan sejak tahun 2023, namun karena sesuatu hal itu tertunda. Alhamdulillah, hari ini berkat kepedulian Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Maulana-Diza kolaborasi ini bisa terwujud,” ucapnya.

Dirinya mengungkapkan, Gerami merupakan suatu gerakan bertujuan utama yaitu memberantas buta aksara Al-Qur’an dengan sasaran awalnya adalah kaum ibu-ibu yang berdiri pada tahun 2019.

Berdasarkan identifikasi yang diperoleh Gerami, dari 4.612 orang peserta didik ditingkat SMP Negeri di Kota Jambi, ada 51 persen yang tidak bisa membaca Al-Quran, mengeja 31 persen dan sisanya paham Al-Quran.

“Angka ini sudah tidak bisa ditoleransi lagi, mudah-mudahan melalui semangat dari pemimpin Kota Jambi saat ini, tujuan utama dari Gerami yang sejalan dengan program Pemerintah Kota Jambi dalam memberantas buta aksara Al-Qur’an bisa cepat terwujud,” singkatnya.

Gerakan Ayo Mengaji ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis Pemkot Jambi dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia dan berkarakter Islami, sehingga mampu menghadapi tantangan zaman dengan tetap berpegang pada nilai-nilai agama.

Turut hadir dalam acara itu, Camat Kotabaru Hendry Asmy Saputra beserta jajaran, perwakilan MUI Kota Jambi, Baznas Kota Jambi, Kantor Kementerian Agama Kota Jambi, Kepala Sekolah SMP Negeri se-Kota.(*)




Wawako Diza : Digital Branding dan Inkubasi Kreativitas Jadi Langkah Pemkot Jambi Perkuat Ekonomi Kreatif

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, menjadi narasumber utama pada kegiatan Workshop Digital Branding Tahun 2025 dengan tema “Cara Cerdas Meningkatkan Usaha Melalui Pemanfaatan Digital Branding Menuju Kota Jambi Bahagia,” yang digelar oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Jambi, pada Rabu siang (27/8/2025).

Dilangsungkan di Aula Telanaipura Bappeda Kota Jambi, kegiatan ini diikuti oleh 30 orang peserta yang terdiri dari pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari 11 Kecamatan se-Kota Jambi yang bergerak di sektor usaha Kuliner, Kriya Fashion dan Advertising.

Workshop Digital Branding itu, juga turut menghadirkan nara sumber eksternal yakni : Gilang Ramadhan, S.Sn, M.Ds (Dosen Telkom University Purwokerto), yang terhubung secara virtual melalui platform zoom meeting. Selain itu juga turut menjadi narasumber Yuana Rochma Astuti, S.E., M.Si (Direktur Tata Kelola Ekonomi Digital Kemenkraf RI) dan Venny Septia Monica, MBA (Digital and Branding Lecturer Universitas Bakrie dan Owner Dendeng Pusako I).

Dalam paparannya, Wakil Wali Kota Diza menyampaikan, berbagai program Pemkot Jambi yang mendorong pengembangan sektor UMKM dan ekonomi kreatif. Katanya, Pemkot berkomitmen membawa UMKM ‘naik kelas’ ke level pengusaha. Oleh karenanya, Pemkot tidak hanya memberikan aspek ilmu pengetahuan, namun juga pengembangan keterampilan hingga bantuan permodalan dan promosi.

“Melalui Program Prioritas BALIKAT (Balai Latihan Kerja Tematik) dan program BANK HARKAT (Bantuan Usaha Kelompok Masyarakat). Pemkot Jambi optimis dapat meningkatkan keterampilan, kompetensi dan daya saing tenaga kerja yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja yang melibatkan Lembaga Kursus dan Pelatihan serta Perguruan Tinggi yang kompeten,” ujarnya.

Wawako Diza juga menjelaskan, program Bank Harkat akan menyasar ke Kelompok
UMKM untuk mendapatkan akses pembiyaan melalui skema yang dirancang khusus untuk lebih dari 800 pelaku UMKM di Kota Jambi.

“Bantuan modal usaha tanpa agunan melalui Program Bank Harkat ini dilakukan melalui kerjasama Pemkot Jambi bersama OJK, Bank Indonesia, Bank Jambi dan Bank BTN, untuk pengalokasian pembiayaannya dengan bunga yang rendah,” jelasnya.

Selain itu, Pemkot juga memfasilitasi ruang kolaboratif dan inkubasi ide anak muda dalam berbagai bidang, termasuk teknologi, seni, dan kewirausahaan melalui Program RUMEL (Ruang Milenial) dengan konsep yang difokuskan untuk membentuk generasi muda yang kreatif dan inovatif, serta tangguh dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan global.

“Selain dari Program Unggulan, Pemerintah Kota Jambi juga memiliki sejumlah kebijakan yang berfokus pada pengembangan ekonomi kreatif. Kebijakan ini didorong oleh pandangan bahwa ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk menjadi sumber pendapatan daerah dan pendorong pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

Di akhir paparannya, Wakil Wali Kota Jambi, Diza, kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk senantiasa hadir dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif. Menurutnya, kreativitas dan ide-ide inovatif anak bangsa harus mampu diwujudkan menjadi solusi nyata bagi tantangan zaman.

“Kita berjuang bersama untuk kehidupan yang lebih baik. Karena itu, inovasi menjadi kunci penting dalam setiap usaha yang kita jalankan, khususnya bagi para pelaku ekonomi kreatif. Dengan inovasi, usaha tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan berdaya saing,” tegas Diza.

“Kepada teman-teman yang menjadi peserta kegiatan ini, Saya ucapkan terima kasih, semoga kesuksesan bisa kalian raih, selamat bertumbuh dan berkembang,” pungkas Wawako Diza memberi motivasi.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi Mariani Yanti beserta jajaran dan stakeholder terkait.(*)




Wisuda Selantang Ramah dan Launching Selantang Purnawira Warnai Perjalanan Program Lansia Bahagia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus meneguhkan komitmennya menghadirkan program “Lansia Bahagia” sebagai wujud perhatian dan kepedulian kepada para lanjut usia. Komitmen tersebut kembali diwujudkan Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dengan melaunching Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) Purnawira, yang berlokasi di Kelurahan Sungai Putri, Kecamatan Danau Sipin, Rabu pagi (27/8/2025).

Dilangsungkan di Aula Griya Mayang Rumah Dinas Wali Kota Jambi, kegiatan yang terlaksana dalam sebuah seremoni penuh makna tersebut turut dirangkai dengan agenda resmi mewisuda 64 peserta Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) Ramah, Kelurahan Payo Lebar, Kecamatan Jelutung oleh Wali Kota Jambi dokter Maulana.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Lansia Bahagia yang merupakan salah satu dari 11 Program Prioritas Pemerintah Kota Jambi dibawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi, Maulana-Diza. Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia, tetapi juga menghidupkan semangat lansia untuk tetap Sehat, Mandiri, Aktif, dan Produktif (SMART) di masa senja.

Dengan hadirnya Selantang Purnawira yang akan diisi oleh 34 orang peserta, Kota Jambi kini telah memiliki empat sekolah lansia berstandar, yakni Selantang Sehat Selalu di Kecamatan Paal Merah, Selantang Ramah di Kecamatan Jelutung, dan Selantang Rukun Mandiri di Kecamatan Kotabaru.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana, menyampaikan bahwa kegiatan wisuda ini merupakan bentuk penghargaan sekaligus apresiasi nyata kepada para lansia. Menurutnya, isu terkait lansia menjadi salah satu agenda strategis dalam pembangunan keluarga, mengingat masih adanya tantangan rendahnya kualitas hidup lansia serta keterbatasan kemampuan sebagian keluarga dalam memberikan perawatan yang optimal.

“Oleh karena itu, lansia termasuk salah satu kelompok rentan yang harus mendapatkan perhatian lebih dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Jambi,” ujar Maulana.

Maulana menegaskan, melalui berbagai program yang digagas, Pemerintah Kota Jambi senantiasa berkomitmen menghadirkan pembangunan yang berpihak pada para lanjut usia, dengan tujuan mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, produktif, dan bahagia.

“Program Sekolah Lansia yang kita jalankan ini merupakan sebuah inovasi luar biasa, karena tidak hanya menyediakan wadah pembelajaran, tetapi juga ruang untuk bersosialisasi, kesempatan untuk terus berkegiatan, serta penguatan mental dan spiritual. Dengan demikian, para lansia tidak merasa sendiri, melainkan semakin berdaya dan memiliki peran penting di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Maulana menekankan bahwa target utama dari program ini adalah memastikan tidak ada lagi lansia yang terlantar di Kota Jambi.

“Jika ada lansia yang terlantar, manfaatkan layanan Call Center Bahagia 112 yang siap siaga melayani 24 jam, baik untuk kondisi kegawatdaruratan medis maupun non-medis,” tegas Wali Kota.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Maulana juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam menyukseskan program Selantang. Menurutnya, program ini menjadi bukti nyata bahwa semangat belajar tidak mengenal batas usia.

“Saya yakin, ilmu dan pengalaman yang Bapak Ibu peroleh di sekolah lansia akan memberikan manfaat besar, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat,” ucapnya.

“Saya berharap ke depan, program sekolah lansia ini dapat berkembang lebih luas, hadir di lebih banyak Kecamatan dan Kelurahan di Kota Jambi,” pungkas Wali Kota Maulana.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Jambi, M. Jaelani, menjelaskan bahwa kegiatan wisuda ini merupakan bagian dari upaya mendukung program prioritas Pemerintah Kota Jambi, yaitu “Lansia Bahagia”. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup para lansia melalui pembinaan dan edukasi berkelanjutan, baik yang dilaksanakan di Balai KB, Kantor DPPKB, maupun di Sekolah Lansia yang telah ditetapkan.

“Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan Lansia Berdaya melalui program Sekolah Lansia pada kegiatan Bina Keluarga Lansia (BKL), sekaligus menjadi bentuk implementasi penguatan pentahelix atau kerja sama multipihak dalam isu kelanjutusiaan agar lebih tepat sasaran,” terangnya.

Jaelani menambahkan, seluruh lansia yang diwisudakan pada kesempatan ini telah menempuh proses pembelajaran sejak November 2024, dengan menerapkan tujuh dimensi Lansia Tangguh, yaitu: Dimensi Spiritual, Intelektual, Fisik, Emosional, Sosial, Vokasional, dan Lingkungan.

Turut hadir dikesempatan itu, Kepala Perwakilan Kemendugbangga Provinsi Jambi Novita Sari, Camat dan Lurah dilingkup Pemkot Jambi, perwakilan Jasa Raharja, Transportasi Gas Indonesia dan Pimpinan PLN, serta undangan lainnya.(*)




Sekolah Lansia Tangguh Rahma Luluskan Puluhan Lansia, Wali Kota Jambi: Mereka Harus Bahagia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Sebanyak 64 orang lanjut usia (lansia) mengikuti prosesi wisuda yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, dalam sebuah acara yang berlangsung di Aula Griya Mayang, Rabu (27/8/2025).

Mereka merupakan peserta program Sekolah Lansia Tangguh Rahma yang telah menyelesaikan 13 sesi pembelajaran.

Selain memimpin wisuda, Maulana juga meresmikan pembukaan Sekolah Lansia Tangguh Purnawira, sebagai bentuk penguatan program pembelajaran bagi lansia di Kota Jambi.

“Ini adalah bentuk penghargaan bagi para lansia yang ingin tetap aktif, sehat, dan bahagia. Kami ingin mereka merasa dihormati dan tetap punya peran di masyarakat,” ujar Maulana.

Program Sekolah Lansia ini dirancang untuk mendukung kualitas hidup lansia melalui kegiatan positif seperti senam sehat, kegiatan seni, pengajian, cek kesehatan rutin, hingga kunjungan wisata.

Peserta juga diajak untuk berpartisipasi dalam kegiatan literasi dan sastra, seperti berpuisi dan berpantun.

Wisudawan tertua dalam kegiatan ini berusia 78 tahun, menjadi simbol bahwa usia bukan batas untuk terus belajar dan berkegiatan. Setelah diwisuda, peserta akan tetap dibina sebagai bagian dari komunitas alumni.

Maulana mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Jambi berkomitmen untuk memperluas jangkauan program ini ke seluruh wilayah kota.

Dalam waktu dekat, Sekolah Lansia akan dibuka di Kecamatan Danau Sipin sebagai tahap awal dari pemerataan program.

“Kami ingin seluruh kecamatan dan kelurahan punya Sekolah Lansia agar mereka tidak merasa sendiri dan tetap mendapat hak-hak dasar mereka,” tegas Maulana.

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut peduli terhadap lansia di sekitar lingkungan masing-masing dan segera menghubungi layanan Call Center Bahagia 112 jika menemukan lansia yang memerlukan bantuan.

Program ini merupakan bagian dari implementasi Bina Keluarga Lansia (BKL), yang melibatkan kolaborasi berbagai pihak melalui pendekatan pentahelix.

Menurut Plt Kepala Dinas PPKB Kota Jambi, Jaelani, kegiatan ini bertumpu pada tujuh dimensi Lansia Tangguh: spiritual, intelektual, fisik, emosional, sosial, vokasional, dan lingkungan.(*)




Tersangkut di Saluran Beton, Kucing Diselamatkan Petugas Damkar Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi menunjukkan aksi kemanusiaan luar biasa saat menyelamatkan seekor anak kucing yang terjebak di dalam saluran sempit di rumah warga, kawasan Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura, Rabu (27/8/2025) dini hari.

Lima personel dikerahkan dalam operasi penyelamatan yang berlangsung mulai pukul 01.00 hingga 01.34 WIB.

Prosesnya penuh tantangan karena lokasi jebakan berada di pipa pembuangan beton berukuran sangat kecil, tepat di lantai dua rumah warga.

Petugas harus naik turun antar lantai, mencoba berbagai cara untuk mengakses dan mengevakuasi hewan tersebut tanpa menimbulkan kerusakan.

Berbekal keahlian dan kesabaran, mereka akhirnya berhasil mengangkat kucing tersebut menggunakan tali yang dimasukkan dengan teknik khusus ke dalam saluran.

Kholid Wahyulian, pemilik rumah sekaligus pelapor, menjelaskan bahwa kucing yang diselamatkan adalah hewan peliharaan yang sangat ia sayangi.

Ia mengaku mendengar suara tangisan kucing selama dua hari, namun baru menyadari lokasinya saat suara terus terdengar dari titik yang sama.

“Saya sempat mencoba menyelamatkan sendiri, tapi tidak berhasil. Dua anak kucing lainnya bisa keluar sendiri, tapi satu ini terjebak cukup dalam, jadi kami akhirnya menghubungi Damkar,” ujar Kholid.

Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada tim Damkar yang datang di tengah malam dan menyelesaikan evakuasi dengan cepat dan aman.

“Saya sangat terharu melihat dedikasi petugas Damkar. Mereka datang tanpa ragu dan membantu dengan sepenuh hati. Harapannya, pemerintah bisa memberikan apresiasi atas kerja keras mereka yang luar biasa,” tambahnya.

Aksi ini menunjukkan bahwa peran Damkar tidak hanya terbatas pada kebakaran besar, tapi juga menyangkut kepedulian terhadap keselamatan makhluk hidup, tak peduli seberapa kecil laporannya.(*)




Al Haris Ingin MBG Gunakan Bahan Lokal Demi Ekonomi Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Gubernur Jambi Al Haris mengajak pemilik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menjalin kerja sama dengan petani serta pelaku usaha beras dan bahan pokok di wilayah Jambi.

Langkah ini dinilai penting guna mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung Presiden Prabowo Subianto.

Program MBG dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi pelajar Indonesia sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Indonesia Emas.

Di tingkat daerah, Al Haris menekankan pentingnya memanfaatkan produk pertanian lokal agar manfaat program ini berdampak langsung pada perekonomian masyarakat.

“Kita ingin agar dana dari program MBG ini tidak mengalir ke luar daerah, tetapi tetap berputar di Jambi,” ujar Al Haris, Rabu (27/8/2025).

Untuk merealisasikan hal tersebut, Gubernur berencana menggelar pertemuan antara pemilik SPPG, petani lokal, dan pelaku usaha pangan.

Ia berharap sinergi ini akan menciptakan rantai pasok yang efisien, mandiri, dan mendukung ketahanan pangan daerah.

“Kalau kebutuhan pangan untuk MBG dipenuhi oleh petani Jambi, maka dampaknya akan sangat terasa. Kita juga ingin petani lokal menjadi pemain utama dalam penyediaan bahan pangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Al Haris menyebut bahwa langkah ini tidak hanya akan menekan ketergantungan terhadap pasokan luar daerah, tetapi juga meningkatkan pendapatan petani dan kontribusi ekonomi regional.

Menurutnya, keberhasilan program MBG harus sejalan dengan tujuan jangka panjang, yaitu mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat daya tahan ekonomi lokal.

“Melalui MBG, kita bisa tekan angka stunting sekaligus memperkuat ketahanan pangan Jambi. Jadi manfaatnya ganda, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi,” tutupnya.(*)




Musim Kemarau, PT WKS Maksimalkan Tim dan Teknologi Antisipasi Karhutla

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menghadapi musim kemarau 2025, PT Wirakarya Sakti (WKS), bagian dari grup Asia Pulp & Paper (APP), meningkatkan kesiapsiagaan dengan menurunkan Regu Pengendalian Kebakaran (RPK) di seluruh area operasionalnya di Provinsi Jambi.

Kepala Fire Preparation PT WKS, Agus Sibarani, menjelaskan bahwa khusus di Distrik 7, Kecamatan Geragai, sebanyak 30 anggota RPK telah disiapkan untuk memantau dan menjaga kawasan seluas 33 ribu hektare dari potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Setiap distrik memiliki jumlah personel yang disesuaikan dengan luas areanya. Tim di Distrik 7 dibekali peralatan lengkap, termasuk menara pantau setinggi 30 meter, drone pemantau udara, kendaraan taktis, dan armada pemadam kebakaran mobile,” ujarnya, Rabu (27/8/2025).

Tak hanya peralatan, para personel RPK juga mendapat pelatihan intensif sesuai bidang tugas masing-masing, untuk memastikan respons cepat terhadap titik api.

Tim ini secara rutin melakukan patroli darat dan air menggunakan sepeda motor, mobil, serta airboat.

Agus menambahkan, perusahaan juga mengimplementasikan pendekatan preventif melalui program Integrated Fire Management.

Langkah ini mencakup penyuluhan ke masyarakat sekitar, edukasi ke sekolah-sekolah, dan pemasangan papan larangan pembakaran lahan.

“Di internal perusahaan, semua karyawan sudah mendapat pelatihan kebakaran. Apalagi saat status bahaya kebakaran dari Fire Danger Rating System (FDRS) memasuki level kuning atau merah, maka wajib ada pelaporan ke Situation Room setiap 30 menit,” jelasnya.

Area patroli juga diperluas hingga radius 5 kilometer dari konsesi. Perusahaan mengandalkan menara pantau, kamera pengawas (CCTV), dan drone untuk mendeteksi asap atau potensi api dari luar.

“Kami harus tanggap jika ada ancaman dari luar area konsesi. Jika ditemukan asap dalam radius 5 kilometer, tim kami langsung dikerahkan untuk merespons dan mencegah api menyebar ke area perusahaan,” sambungnya.

Selain itu, PT WKS memberdayakan masyarakat sekitar lewat program Masyarakat Peduli Api (MPA).

Setiap desa di sekitar area konsesi memiliki 15 anggota MPA yang aktif melaporkan kondisi wilayah secara berkala melalui grup komunikasi digital.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Banyak desa bahkan mengusulkan lebih banyak relawan. Peran MPA sangat penting karena mereka tahu seluk-beluk wilayah sekitar dan bisa mendeteksi potensi kebakaran lebih awal. Ini menjadi bagian dari kolaborasi kami bersama Satgas Karhutla, aparat TNI/Polri, dan perangkat desa,” tutup Agus.(*)




Wali Kota Jambi Terbitkan Surat Edaran untuk Cegah Penipuan yang Mengatasnamakan Dirinya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2025 tentang Upaya Pencegahan Penipuan yang Mengatasnamakan Wali Kota Jambi.

Edaran ini dikeluarkan sebagai respons atas meningkatnya laporan praktik penipuan yang mencatut nama kepala daerah demi kepentingan pribadi.

Surat edaran tersebut ditujukan kepada para kepala perangkat daerah, camat, lurah, pelaku usaha, BUMN/BUMD, serta seluruh masyarakat Kota Jambi.

Dalam surat edaran tersebut, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa dirinya tidak pernah, baik secara langsung maupun melalui perantara, meminta fasilitas, bantuan, atau bentuk pemberian lainnya dari pihak mana pun.

“Apabila terdapat pihak-pihak yang mengaku mewakili atau membawa nama Wali Kota Jambi untuk meminta sesuatu, maka hal tersebut dipastikan tidak benar dan merupakan tindakan penipuan,” tegas isi surat edaran tersebut.

Pemerintah Kota Jambi mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap modus penipuan, terutama yang dilakukan melalui media seperti telepon, pesan singkat, atau platform digital lainnya.

Warga yang telah menjadi korban atau menerima informasi mencurigakan diminta segera melaporkannya ke pihak kepolisian atau aparat berwenang untuk ditindaklanjuti secara hukum.

Surat edaran ini juga mengingatkan pentingnya kebijaksanaan dalam menerima dan menyebarkan informasi. Warga diminta untuk tidak mudah percaya pada pesan yang mencatut nama pejabat, terutama jika mengandung permintaan fasilitas atau uang.

“Pastikan informasi berasal dari sumber resmi dan terverifikasi. Jika ragu, segera konfirmasi ke pihak berwenang,” demikian pesan dari Pemkot Jambi.

Surat edaran ini secara resmi ditandatangani secara elektronik oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M pada 26 Agustus 2025 di Kota Jambi.(*)




Tugu Keris Siginjai, Ikon Kota Jambi yang Kini Jadi Pusat Wisata dan UMKM

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Tugu Keris Siginjai telah menjadi ikon Kota Jambi yang wajib dikunjungi.

Banyak wisatawan bahkan menyebut belum lengkap ke Jambi jika belum singgah di kawasan ini.

Landmark berupa tugu tinggi dengan replika Keris Siginjai di puncaknya ini memang tampak asri, dikelilingi oleh pepohonan besar yang rindang.

Tak heran jika kawasan ini menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu.

Pada pagi hari, terutama saat akhir pekan, kawasan ini ramai digunakan untuk berolahraga.

Masyarakat banyak yang datang untuk jogging, baik di sekitar tugu maupun di jogging track yang tersedia di lapangan Kantor Wali Kota Jambi.

Sementara itu, saat malam tiba, kawasan ini menjelma menjadi pusat kuliner malam. Beragam menu ditawarkan, mulai dari jajanan pasar, makanan kekinian, hingga makanan berat.

Untuk menambah daya tarik, Pemerintah Kota Jambi menghadirkan suasana malam yang semarak dengan kerlap-kerlip lampu hias yang mempercantik kawasan.

Kondisi ini menjadikan Tugu Keris Siginjai sebagai tempat yang menarik bagi pecinta fotografi, sekaligus lokasi bersantai bagi keluarga untuk menikmati suasana malam Kota Jambi yang semakin hidup.

Lebih dari sekadar ruang publik, kawasan Tugu Keris juga berperan penting sebagai penggerak roda ekonomi mikro.

Banyak lapangan kerja tercipta dari ide-ide kreatif warga yang memanfaatkan kawasan ini untuk berwirausaha.

Peran ini sangat penting bagi Kota Jambi, mengingat kota ini bukanlah kota industri besar.

Dengan demikian, industri kreatif menjadi salah satu sektor andalan dalam menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Di era kepemimpinan Wali Kota Maulana, geliat industri kreatif di sekitar Tugu Keris terus berkembang hingga menjangkau Jalan Agus Salim.

Tak hanya bertumbuh, berbagai inovasi juga dihadirkan melalui kehadiran outlet-outlet modern yang bersifat portabel dan kekinian.

Kawasan Tugu Keris Siginjai kini tidak hanya menjadi kebanggaan warga, tetapi juga simbol kemajuan Kota Jambi melalui sentuhan kreativitas dan semangat kewirausahaan.(*)




Buka Talentpool Bagi Jabatan Pengawas, Wali Kota Maulana Tekankan Pentingnya Untuk Karir di Masa Depan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr.dr.H. Maulana, M.K.M, secara resmi membuka pelatihan Penilaian Potensi dan Kompetensi (Talentpool) Jabatan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kota Jambi Tahun 2025, bertempat di Aula Gedung Diklat BKPSDMD Kota Jambi, Selasa (26/8/2025).

Dilaksanakan 26 -29 Agustus 2025, sebanyak 187 orang peserta terdiri dari pejabat pengawas dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mengikuti kegiatan ini, yang akan menghadirkan para pembina langsung dari Tim Asesor UPT Provinsi Riau.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana menekankan pentingnya pelatihan kepada para pejabat pengawas ini, guna mengetahui kemampuan atau potensi yang dimiliki seorang Aparatur Negara.

“Kegiatan ini sangat penting, karena dalam konteks bagaimana ASN kita melayani dari hati dan sesuai jiwa dan kompetensinya, serta turut dapat menentukan posisi dan karir mereka kedepan,” tekannya.

Dirinya juga menyoroti regenerasi ASN dilingkungan Pemkot Jambi yang saat ini usianya masuk pada usia produktif atau diisi oleh usia-usia muda.

“Ini harus kita manfaatkan dengan mengetahui kemampuan masing – masing sehingga dapat mengisi posisi strategis, yang ditinggalkan oleh para senior mereka, yang dampaknya terhadap aparatur yang melayani dan dapat mewujudkan semua program prioritas,” ucapnya.

Menurutnya, dengan terpetakannya kompetensi-kompetensi ASN di Pemkot Jambi juga akan meningkatkan integritas, sehingga jauh dari hal-hal yang dilarang oleh undang-undang.

“Ini semua akan kita dapatkan melalui proses penilaian yang saat ini dilakukan,” tutur Maulana.

Lebih lanjut, Maulana mengungkapkan bahwa pelatihan ini merupakan satu dari 11 program prioritas Pemerintah Kota Jambi. Yaitu “Aparatur Bahagia Melayani”.

Dirinya berharap, dengan posisi sesuai dengan kompetensi yang ada pada diri seorang Aparatur Negara dapat meningkatkan prestasi dan kinerja.

“Proses Talentpool ini diharapkan bisa menjadi panduan bagi kami selaku Pembina Kepegawaian untuk menempatkan Bapak/Ibu sekalian agar cocok dengan jiwa, serta sosiologi masing-masing,” pungkas Wali Kota Maulana.

Sementara itu, Ketua Tim Assesor UPT Penilaian Kompetensi BKN Provinsi Riau, Rahmayani mengapresiasi Pemkot Jambi yang terus bekerjasama bersama Tim Assesor Provinsi Riau dalam melaksanakan penilaian kompetensi, baik itu seleksi terbuka terhadap jabatan pimpinan pratama maupun eselon II dan III.

“Dan hari ini kita lakukan untuk pejabat eselon IV, mulai dari tahapan tespsikometri, simulasi proposal raiting hingga wawancara yang dilakukan bersama Tim Assesor kami yang berjumlah 15 orang,” ucapnya.

“Kami berharap seluruh peserta tetap semangat dan bisa mengikuti kegiatan ini dengan menampilkan diri apa adanya, sehingga dapat mengikuti kegiatan ini dengan santai bahagia, serta mendapatkan hasil terbaik,” singkatnya.

Dikesempatan itu, turut hadir, Kepala BKPSDMD Liana Andriani beserta jajaran, serta para Tim Assesor UPT Penilaian Kompetensi BKN Provinsi Riau, serta panitia dan peserta Talentpool tahun 2025 dilingkungan Pemkot Jambi.(*)