Kriminalisasi Pers, Ketika Kritik ‘Dipenjara’ dengan Pasal Pidana

SEPUCUKJAMBI.ID – Kebebasan pers di Indonesia telah dijamin secara tegas dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menempatkan media massa sebagai salah satu pilar demokrasi.

Namun, dalam praktiknya, jurnalis kerap mengalami represi yang ironisnya justru datang bukan dari negara secara langsung, melainkan dari perorangan —baik tokoh publik, pejabat, pengusaha, maupun warga biasa— yang merasa ‘terganggu’ dengan pemberitaan.

Model represi ini mengemuka dalam bentuk pelaporan menggunakan pasal-pasal pidana dalam UU ITE dan KUHP, seperti pencemaran nama baik, fitnah, atau penghinaan, terhadap karya jurnalistik yang sesungguhnya merupakan bagian dari hak publik untuk tahu dan hak wartawan untuk mengungkapkan fakta.

UU Pers Sebagai Lex Specialis : Jalur Etik Bukan Jalur Pidana

Perlu dipahami bahwa dalam sengketa terkait produk jurnalistik, berlaku prinsip lex specialis derogat legi generali, yaitu ketika UU Pers sebagai hukum khusus harus mengesampingkan hukum umum seperti KUHP atau UU ITE, mirip dengan UU TNI atau UU Militer. UU Pers ini ditegaskan oleh:

  • Putusan Mahkamah Konstitusi No. 6/PUU-V/2007:
    MK menyatakan bahwa delik penghinaan terhadap pemerintah dan pelaporan terhadap pers yang sah tidak boleh dipidanakan, karena bertentangan dengan prinsip kebebasan berekspresi yang dijamin oleh Pasal 28E dan 28F UUD 1945.
  • Surat Edaran Kapolri No. SE/2/II/2021
    Kapolri mengarahkan aparat penegak hukum untuk mengutamakan penyelesaian melalui Dewan Pers dalam kasus yang melibatkan media massa atau karya jurnalistik.

Sayangnya, banyak pelapor yang mengabaikan mekanisme etik ini, dan langsung menyeret wartawan ke ranah pidana, padahal belum tentu produk jurnalistik tersebut melanggar etika jurnalistik.

Terlebih, Dewan Pers menyediakan ruang penyelesaian damai melalui klarifikasi, mediasi, hak jawab, hak koreksi dan atau permohonan maaf melalui media bersangkutan.

Perorangan Sebagai Pelapor, Simbol Lemahnya Literasi Pers

Dalam banyak kasus, pelaporan tidak dilakukan oleh institusi, tetapi oleh individu-individu —yang seringkali adalah tokoh berpengaruh di tingkat lokal— yang merasa nama baiknya tercoreng lewat berita.

Mereka tidak menempuh hak jawab, namun langsung menggunakan jalur hukum pidana sebagai bentuk pembalasan. Contoh nyata dapat dilihat dalam berbagai kasus, antara lain ;

  • Di Lampung, seorang wartawan dilaporkan kepala desa karena memberitakan dugaan penyalahgunaan bantuan sosial, padahal berita tersebut mengutip sumber resmi dan telah dimintai konfirmasi.
  • Di Jawa Timur, seorang pengusaha melaporkan jurnalis karena berita soal dampak limbah industri, padahal sudah ada hak jawab yang dimuat.
  • Beberapa laporan terhadap media juga sudah terjadi di Polda Jambi. Anehnnya, Polda Jambi malah memproses laporan itu dengan menggunakan UU ITE dan atau KUHP berupa pencemaran nama baik.

Kondisi ini menandakan bahwa masih rendahnya literasi pers di kalangan masyarakat —bahkan di kalangan pejabat sekalipun— menjadi salah satu sumber kriminalisasi terhadap media.

Efek Sistemik : Chilling Effect dan Kemunduran Demokrasi Lokal

Tindakan kriminalisasi ini berdampak sistemik, antara lain:

  1. Chilling effect (ketakutan yang muncul karena ambiguitas hukum atau peraturan perundang-undangan) – jurnalis jadi takut meliput kasus sensitif (korupsi, tambang, konflik lahan).
  2. Melemahnya peran kontrol media terhadap kekuasaan lokal.
  3. Ketertutupan informasi publik meningkat, karena jurnalis tertekan secara psikologis dan hukum.

Jika pola ini terus dibiarkan, ruang demokrasi lokal akan menyempit, dan media akan berhenti menjalankan fungsinya sebagai pilar keempat demokrasi.

Dewan Pers dan PWI Harus Lebih Tegas

Sebagai lembaga penyelesai sengketa pers, Dewan Pers dan organisasi profesi seperti PWI dan AJI perlu lebih proaktif. Yakni ;

  • Memberikan edukasi kepada masyarakat dan pejabat tentang mekanisme penyelesaian sengketa pers.
  • Membuka ruang konsultasi terbuka bagi pihak yang merasa dirugikan oleh pemberitaan.
  • Menjalin kemitraan dengan aparat penegak hukum agar tidak mudah memproses laporan terhadap jurnalis sebelum ada verifikasi dari Dewan Pers.

Selain itu, perlu mendorong pembaruan kurikulum hukum dan pelatihan aparat hukum, agar pemahaman tentang UU Pers tidak kalah dengan semangat penegakan hukum lainnya.

Rekomendasi Kunci

  1. Kriminalisasi terhadap karya jurnalistik harus dihentikan. Sengketa harus diselesaikan melalui mekanisme Dewan Pers.
  2. Revisi terbatas terhadap UU ITE dan KUHP perlu dilakukan agar pasal-pasal pencemaran nama baik tidak lagi digunakan untuk membungkam jurnalis.
  3. Kepolisian harus menolak laporan pidana terhadap karya jurnalistik sebelum dinyatakan bukan produk pers oleh Dewan Pers.
  4. Literasi pers harus ditanamkan pada masyarakat, pejabat, dan tokoh publik. Hak jawab adalah jalur konstitusional, bukan pelaporan pidana.

Jangan ‘Cabik’ Demokrasi dengan Pasal Pidana

Kebebasan pers adalah hak kolektif, bukan hanya hak wartawan. Setiap pelaporan pidana terhadap karya jurnalistik yang sah, adalah bentuk kekerasan terhadap akal sehat demokrasi. Negara, masyarakat, dan aparat hukum harus kompak menjaga ruang ini tetap terbuka dan sehat.

Sengketa pers bukan untuk dipidanakan, tapi diselesaikan secara etik dan terbuka. Karena dalam demokrasi yang dewasa, kritik adalah vitamin, bukan racun.

Jadi, jangan sampai pers “dipenjara” dengan pasal pidana, karena itu salah kaprah.(*)

Penulis ialah jurnalis tinggal di Jambi




Kapolresta Jambi Ajak Pelajar SMPN 6 Tolak Narkoba, Geng Motor, dan Judi Online

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, SIK, MH menghadiri kegiatan Apel Serentak Gerakan Pramuka Goes to School yang berlangsung di halaman SMP Negeri 6 Kota Jambi, dengan mengusung tema: “Say No to Narkoba, Geng Motor, dan Judi Online – Kolaborasi Membangun Ketahanan Bangsa.”

Dalam amanatnya, Kapolresta Jambi mengimbau para siswa untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba, tidak terlibat dalam aktivitas geng motor, judi online, maupun tawuran yang bisa merusak masa depan.

“Itu semua bukan harapan orang tua dan hanya akan menghancurkan masa depan kalian. Jadilah generasi yang membanggakan orang tua dan sekolah,” tegasnya.

Gerakan Pramuka Goes to School ini bertujuan membentuk generasi muda yang, Beriman dan bertakwa, Berakhlak mulia, Taat hukum dan disiplin, Berjiwa patriotik, Menjunjung nilai luhur bangsa.

Selain itu, kegiatan ini juga menanamkan rasa cinta tanah air dan membentuk karakter pelajar sebagai kader bangsa yang siap menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sebagai penutup kegiatan, Kapolresta Jambi bersama para guru dan siswa-siswi dengan lantang mengucapkan ikrar menolak narkoba, geng motor, dan judi online sebagai bentuk komitmen bersama dalam menyelamatkan generasi muda dari bahaya perusak masa depan.(*)




Kolaborasi Apik Pemkot Jambi Bersama Forkopimda Berantas Kenakalan Remaja

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi kembali mempertegas menolak keras terhadap kenakalan-kenakalan remaja. Hal itu mengemuka pada pelaksanaan Apel Serentak Gerakan Pramuka Goes To School yang dilakukan diseluruh Sekolah jenjang SD, SMP dan SMA se-Kota Jambi, pada Senin pagi (21/7/2025).

Dipusatkan di SMP Negeri 1 Kota Jambi, Apel Serentak Gerakan Pramuka Goes To School dengan tajuk “Say No To Narkoba, Geng Motor, dan Judi Online” dipimpin langsung Wali Kota Jambi yang juga selaku Ketua Mabicab Kwarcab Kota Jambi Dr.dr.H. Maulana, M.K.M,.

Tidak hanya Wali Kota Maulana, dalam Gerakan Apel Serentak Gerakan Pramuka Goes To School ini, bahkan sejumlah Pejabat dilingkungan Pemerintah Kota Jambi turut ambil bagian memimpin jalannya Apel di berbagai sekolah. Termasuk Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, di SMP N 17, Sekretaris Daerah (Sekda) Drs.H. A Ridwan, M. Si, di SMP N 19 dan para Unsur Forkopimda Kota Jambi yang tersebar di semua Jenjang Sekolah dengan membacakan amanat khusus dari Wali Kota Jambi yang menekankan menolak keras terhadap Narkoba, Geng Motor, dan Judi Online.

Dalam amanatnya, Wali Kota Maulana menekankan bahwa Gerakan Pramuka bukan hanya sekedar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan merupakan wadah pembentukan karakter, disiplin, dan rasa cinta tanah air bagi para generasi muda.

“Melalui Pramuka, adik-adik diajarkan nilai-nilai kejujuran, keberanian, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong dan pantang menyerah. Oleh karenanya, saya Wali Kota Jambi dan banyak para pejabat ataupun pemimpin organisasi yang ada di Kota Jambi, dimasa mudanya juga merupakan para tunas-tunas Pramuka. Hingga saat ini pun, nilai-nilai yang terkandung dalam tri satya dan dasa dharma Pramuka yang dulu kami pegang masih sangat relevan dalam menghadapi semua tantangan dan dinamika yang muncul di era modern yang serba cepat dan dinamis seperti sekarang,” tekannya.

Dalam kesempatan ini, Ia menyoroti tantangan besar terhadap masa depan generasi muda dengan maraknya penyalahgunaan narkoba, berkembangnya geng motor, serta meningkatnya ketagihan terhadap judi online, yang merupakan ancaman nyata dan dapat merusak mental dan moral dimasa depan.

“Oleh karena itu, saya tegaskan Gerakan Pramuka harus menjadi garda terdepan dalam membentengi generasi muda dari racun-racun masyarakat ini,” ucapnya.

“Ingatlah bahwa kalian adalah calon pemimpin bangsa. Kalian bukan hanya harus pandai dalam akademik, tetapi juga kuat dalam karakter. Jangan mudah terpengaruh oleh ajakan teman untuk mencoba narkoba. Jangan bangga menjadi bagian dari geng motor yang hanya menciptakan keresahan. Dan jangan sia-siakan waktu, uang, dan masa depan kalian dengan berjudi secara online. Itu semua adalah racun yang akan merusak adik-adik semua di kemudian hari. Oleh karenanya Jangan pernah sekalipun terpengaruh atau penasaran untuk mencobanya,” lanjutnya.

Maulana mengajak, agar generasi bangsa mempersiapkan hidup sejak dini, dengan berusaha dan belajar sungguh-sungguh untuk menjadi orang yang sukses dikemudian hari dimasa depan.

“Bapak yakin, jiwa-jiwa Pramuka adalah jiwa yang kuat, tahan uji, dan punya prinsip hidup yang jelas. Jadilah teladan di sekolah, dilingkungan, dan di media sosial. Jika ada teman yang mulai menyimpang, ajak dia kembali ke jalan yang benar. Menjadilah kalian duta-duta perubahan menuju kebaikan,” seru Maulana.

“Pada momen ini saya juga mengajak seluruh pembina dan orang tua untuk memperkuat peran serta dalam membimbing anak-anak kita. Jangan biarkan mereka tumbuh tanpa arah. Bimbing anak-anak kita semua dengan kasih sayang, disiplin, dan teladan. Tugas kita semua untuk menyiapkan generasi muda yang Tangguh dan berkarakter untuk melanjutkan kepemipinan di Kota yang kita cintai ini,” tambahnya.

Kepada anggota gerakan pramuka, Maulana berpesan, agar menjadi generasi muda yang memiliki akhlak dan menjunjung tinggi adab dengan memperbanyak aktivitas-aktivitas yang memberikan pengaruh positif, dan menjauh dari hal-hal yang tidak bermanfaat.

“Anak-anakku ijazahmu hanyalah selembar kertas, kamu terdidik dengan baik atau tidak itu terlihat dari perilakumu,” pesannya.

Menutup amanatnya, Wali Kota Maulana mengajak seluruh unsur kepentingan untuk bersinergi dalam menyukseskan Gerakan Pramuka Goes To School.

“Kami Pemerintahan Kota Jambi Bahagia sangat mendukung penguatan Gerakan Pramuka. Kami punya komitmen yang tinggi untuk terus memfasilitasi kegiatan-kegiatan pembinaan karakter, baik di sekolah maupun di luar sekolah. Untuk itu, mari kita terus bersinergi untuk wujudkan para generasi muda Kota Jambi Bahagia yang kuat, berkarakter dan berdaya saing serta bebas dari narkoba, geng motor dan judi online,” ucap Maulana menutup amanatnya.

Sementara itu, dalam keterangannya kepada awak media, Wali Kota Maulana mengatakan ada 340 sekolah yang mengikuti Apel Serentak ini disemua jenjang Sekolah se-Kota Jambi.

“Sebagai Pembina nya adalah para pejabat dilingkungan Pemerintah Kota Jambi, termasuk unsur Forkopimda yang menyampaikan amanat dari Wali Kota, dengan mempertegas menolak Narkoba yang merupakan musuh utama kita bersama karena akan menghancurkan masa depan. Kemudian Judi Online yang harus dilawan dimulai dari Sekolah karena akan merusak moral dan ekonomi,” katanya.

“Dan terakhir, adalah Geng Motor, agar anak-anak selalu diberi pesan dimulai dari tingkat keluarga hingga lingkungan dimanapun berada agar kita sama-sama berkomitmen untuk terus mengingatkan tidak terjerumus kedalam tiga hal ini yang merupakan inti utama dilasanakannya Apel hari ini,” pungkas Wali Kota Maulana.

Dalam rangkaian Apel Gerakan Pramuka Goes To School di SMP N 1 Kota Jambi itu, Wali Kota Maulana juga tampak memberikan sejumlah hadiah berupa peralatan dan perlengkapan alat sekolah kepada para petugas Apel yang telah menjalankan tugasnya secara sukses. Dan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama menolak Judi Online, Narkoba dan Geng Motor.

Turut hadir dalam pelaksanaa Apel tersebut, Kepala Dinas Pendidikan selaku Anggota Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Kota Jambi Mulyadi, Kepala Sekolah selaku Kamabigus SMP N 1 Kota Jambi Zaidawati beserta jajaran, mewakil Sekolah Muhamadiyah Kota Jambi, serta para siswa/i SMP N 1 dan SMP Muhammadiyah Kota Jambi.(*)




HUT ke-9 Oduaweston Jambi: Gelar Aksi Sosial, Promo Kuliner, dan Donor Darah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-9, Hotel Odua Weston Jambi menggelar berbagai kegiatan sosial hingga promo menarik bertema “Amazing”, sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat dan tamu setia hotel.

Marketing Communications Hotel Odua Weston Jambi, Husein, menyampaikan bahwa rangkaian acara dimulai sejak 13 Juli 2025, dimulai dengan kegiatan bagi-bagi makanan dan minuman sehat seperti bubur susu, di beberapa lokasi strategis di Kota Jambi.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan ulang tahun ini dengan masyarakat Jambi. Pada 13 Juli kami hadir di area Walikota, 19 Juli di MTQ, dan 20 Juli di kawasan Gubernuran,” jelas Husein.

Puncak acara digelar pada 21 Juli 2025 dengan mengadakan donor darah dan cek kesehatan gratis bekerja sama dengan Kimia Farma.

Pemeriksaan kesehatan meliputi tes gula darah, kolesterol, dan tekanan darah, terbuka untuk umum.

“Kami ingin memberikan kontribusi nyata untuk kesehatan masyarakat, tidak hanya merayakan tapi juga berbagi,” tambah Husein.

Selain kegiatan sosial, Odua Weston Jambi juga menghadirkan promo spesial untuk para pecinta kuliner, dengan konsep All You Can Eat yang menggugah selera dan tetap ramah di kantong.

Harga Promo:

* Weekdays (Senin – Jumat): Rp85.000 per orang

* Weekend (Sabtu & Minggu): Rp95.000 per orang

“Pengunjung bisa menikmati sepuasnya berbagai menu khas nusantara dan favorit keluarga. Kami ingin memberikan pengalaman kuliner terbaik untuk masyarakat Jambi,” ujar Husein, Senin (21/7/2025).

Hotel Odua Weston juga menghadirkan promo makan siang spesial: setiap pembelian untuk sembilan orang akan mendapatkan gratis untuk satu orang lagi.

Promo ini berlaku dengan syarat dan ketentuan tertentu.

Dengan tema “Amazing”, HUT ke-9 Odua Weston Jambi menjadi momen penting untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan tamu hotel.

Tidak hanya sekadar menginap, Odua Weston ingin menjadi bagian dari pengalaman sosial, kesehatan, dan kuliner yang berkesan.(*)




Komitmen Transparansi dan Informatif, Wali Kota Maulana Diapresiasi Forum Pempred Multimedia Indonesia

SERANG, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., kembali menorehkan prestasi nasional. Kali ini, Ia dianugerahi Pemred Award 2025 sebagai Kepala Daerah Terbaik dalam Bidang Komunikasi dan Keterbukaan Informasi Publik untuk Kategori Kota, dalam rangkaian malam puncak HUT ke-2 Forum Pemimpin Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI), yang digelar di Ballroom Hotel Aston, Serang, Banten, Jumat (18/7/2025).

Penghargaan bergengsi ini diberikan setelah melalui proses seleksi dan evaluasi ketat oleh tim penilai independen yang terdiri dari tokoh-tokoh nasional di bidang hukum, pemerintahan, dan media. Mereka adalah Prof. Dr. Bagir Manan, S.H., M.C.L. (Guru Besar, Ketua Mahkamah Agung tahun 2001–2008, dan Ketua Dewan Pers 2010-2016), Dr. Drs. Bahtiar Baharuddin, M.Si. (Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri), dan Prof. Rajab Ritonga (Wartawan Senior, Guru Besar Ilmu Komunikasi).

Selain menerima trofi Pemred Award 2025, Wali Kota Maulana juga memperoleh piagam penghargaan resmi yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Forum Pemimpin Redaksi Multimedia Indonesia, Bernandus Wilson Lumi.

Rangkaian perayaan HUT ke-2 FPRMI ini sendiri berlangsung meriah dan sarat muatan edukatif, mencakup berbagai agenda seperti Diskusi Nasional, Wisata Jurnalistik, Penganugerahan Pena Emas, hingga Malam Puncak Pemred Award 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh para tokoh pers nasional, pejabat pemerintah, serta insan media dari seluruh Indonesia.

Atas penghargaan tersebut, Wali Kota Maulana menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam. Ia mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Forum Pemimpin Redaksi, yang menilai Pemerintah Kota Jambi telah menunjukkan komitmen nyata dalam membangun komunikasi publik yang terbuka, partisipatif, dan transparan.

“Penghargaan ini bukan semata-mata untuk saya pribadi, tetapi juga menjadi pengakuan terhadap budaya komunikasi dan transparansi yang telah kita bangun di Pemerintah Kota Jambi. Kami menjadikan keterbukaan informasi sebagai prinsip dasar dalam tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan partisipatif,” ujar Maulana.

Ia menambahkan, raihan ini sekaligus menjadi motivasi dan tanggung jawab moral untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik di Kota Jambi, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan penguatan demokrasi lokal.

“Kami percaya, komunikasi publik yang baik bukan hanya membangun kepercayaan, tetapi juga membangun peradaban. Karena itu, kami akan terus mendorong seluruh perangkat daerah untuk terbuka, informatif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk dalam menghadapi tantangan era digital saat ini,” pungkasnya.

Dengan capaian ini, Kota Jambi kembali menunjukkan eksistensinya sebagai kota yang maju dalam tata kelola pemerintahan dan mampu menjadi rujukan nasional dalam praktik komunikasi publik yang baik.(*)




Pramuka Goes to School Hadir di SMPN 5, Bentuk Generasi Muda Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jambi menggelar kegiatan Pramuka Goes to School di SMP Negeri 5 Kota Jambi.

Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berdaya saing, dan memiliki arah hidup yang jelas.

Kegiatan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh siswa-siswi SMPN 5, para pembina pramuka, serta berbagai pihak yang peduli terhadap masa depan generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, Pasiter Kodim 0415/Jambi, Kapten Inf Sobirin, memberikan pesan tegas kepada para pelajar agar tidak terpengaruh oleh pergaulan negatif, khususnya geng motor.

“Jangan mudah terpengaruh, jangan bangga masuk geng motor. Kalian harus sukses! Jadilah generasi tangguh dan berkarakter. Kalian adalah calon pemimpin masa depan Kota Jambi,” tegas Kapten Inf Sobirin.

Ia juga mengingatkan para orang tua dan guru agar tidak membiarkan anak-anak tumbuh tanpa arah dan pengawasan.

Menurutnya, sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan generasi muda Kota Jambi yang bahagia dan berdaya saing.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly menambahkan bahwa, program Pramuka Goes to School merupakan bagian dari upaya konkret dalam mensukseskan Gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter anak bangsa.

“Kami terus berinovasi dan bersinergi untuk mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan zaman. Pramuka bukan hanya kegiatan seru, tapi juga tempat menempa kepemimpinan dan tanggung jawab,” ujarnya.

Kegiatan seperti Pramuka Goes to School diharapkan terus berlanjut ke sekolah-sekolah lain di Kota Jambi.

Dengan semangat kepramukaan, anak-anak dan remaja dapat diarahkan untuk mengembangkan potensi diri secara positif dan produktif.(*)




Wawako Diza Resmi Pimpin KORMI Kota Jambi, Ini Pesan Wali Kota Maulana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kota (Muskot) ke-II Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Jambi yang digelar pada Jumat, 16 Mei 2025 lalu, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., resmi dilantik sebagai Ketua KORMI Kota Jambi periode 2025–2029.

Pelantikan tersebut berlangsung meriah di Lapangan Utama Kantor Wali Kota Jambi pada Sabtu malam, 19 Juli 2025.

Momen pelantikan ditandai dengan penyerahan bendera Pataka oleh Ketua KORMI Provinsi Jambi, Dr. H. Edi Purwanto, S.HI., M.Si., kepada Ketua KORMI Kota Jambi terpilih, Diza Hazra Aljosha.

Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia Provinsi Jambi Nomor: 005/SK/KORMI-PROVINSI-JAMBI/VII/2025 tentang Susunan Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia Kota Jambi Masa Bakti 2025-2029.

Pelantikan Ketua dan Pengurus KORMI Kota Jambi periode 2025–2029 turut dirangkai dengan acara pelepasan Tim Formas (Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat) KORMI Kota Jambi yang akan mewakili daerah pada ajang nasional di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Pelepasan kontingen dilakukan secara resmi oleh Wali Kota Jambi Maulana, didampingi oleh Ketua KORMI Provinsi Jambi Edi Purwanto dan Ketua KORMI Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus KORMI Kota Jambi periode 2025-2029 yang baru saja dilantik.

Ia menyampaikan optimisme bahwa di bawah kepemimpinan Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, KORMI akan semakin berkembang dan menjadi garda terdepan dalam membangun budaya hidup sehat, bugar, gembira, dan bahagia di tengah masyarakat.

“Saya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada kepengurusan KORMI periode sebelumnya atas dedikasi dan kontribusinya. Semoga senantiasa sukses dan terus bersinergi membangun olahraga masyarakat di Kota Jambi, demi meraih prestasi dan mewujudkan kebanggaan bagi Tanah Pilih Pusako Batuah,” ujar Wali Kota Maulana.

Ia juga ungkapkan, Pemerintah Kota Jambi sangat mendukung kehadiran olahraga masyarakat melalui KORMI ini, karena merupakan momentum penting dalam memberikan manfaat yang besar, terutama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan bugar.

“Inorga-inorga dalam KORMI ini sangat erat dengan program-program Kota Jambi Bahagia yang pada akhirnya bertujuan untuk mencapai kebahagiaan, baik dunia maupun akhirat,” ungkapnya.

Maulana berharap, hadirnya KORMI di Kota Jambi dapat berakar hingga tingkat Rukun Tetangga (RT), yang nantinya dapat berkolaborasi melalui program Kampung Bahagia.

“Insya Allah kalau olahraganya hidup hingga tingkat RT, anak-anak muda kita tidak ada lagi yang terlibat dengan kenakalan remaja, karena bakatnya telah tersalur ke hal-hal positif seperti yang kita harapkan, tidak hanya sehat secara fisik tetapi juga sehat secara rohani dan mental,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Jambi, Maulana, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua KORMI Provinsi Jambi, Edi Purwanto, yang juga merupakan Anggota Komisi V DPR RI.

Selain konsisten mendukung eksistensi dan pengembangan KORMI di Kota Jambi, Edi Purwanto juga turut berperan aktif mendorong alokasi anggaran dari Pemerintah Pusat sebesar 45 miliar rupiah untuk penanganan banjir di Kota Jambi.

“Dengan tambahan anggaran tersebut, kini total dana penanganan banjir yang berhasil dihimpun melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota, Provinsi, dan Pusat telah mencapai 75 miliar rupiah. Saat ini, sedang kita susun lokasi-lokasi prioritas dengan memanfaatkan lahan seluas 9 hektare yang akan dijadikan danau resapan untuk mengatasi hingga 60 persen persoalan banjir di Kota Jambi,” pungkas Wali Kota Maulana.

Senada dengan Wali Kota Maulana, Ketua KORMI Provinsi Jambi, Edi Purwanto, turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus baru KORMI Kota Jambi.

Ia berharap kepengurusan yang baru ini dapat lebih aktif dan progresif dalam melahirkan ide serta gagasan inovatif, khususnya dalam pengembangan olahraga masyarakat yang inklusif dan membumi.

“Di Provinsi Jambi saat ini terdapat 73 Induk Olahraga (Inorga), dan tugas saya bersama KORMI adalah bagaimana menghadirkan kegiatan yang menyehatkan, menggembirakan, dan membugarkan masyarakat. Namun di Kota Jambi, saya ingin menambahkan satu tujuan lagi, yaitu bagaimana olahraga ini juga bisa ‘membahagiakan’ masyarakat, sejalan dengan cita-cita kemerdekaan Indonesia: rakyat yang merdeka, sehat, dan bahagia pada akhirnya,” harap Edi.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam memajukan KORMI ke depan, bukan hanya bersama pemerintah, tetapi juga melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, pengembangan setiap Inorga yang ada membutuhkan sinergi dan partisipasi aktif dari berbagai pihak.

“Setelah pelantikan ini, segera lakukan rapat kerja, konsolidasi, dan pemetaan terhadap seluruh Inorga. Yang terpenting, jadikan KORMI sebagai ruang silaturahmi yang membawa semangat untuk menyehatkan, membugarkan, menggembirakan, dan membahagiakan masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Edi menyampaikan kabar gembira bagi masyarakat Provinsi Jambi.

Ia mengungkapkan bahwa tahun depan, melalui Komisi V DPR RI, telah diinisiasi program bedah rumah sebanyak 15.000 unit yang akan diperuntukkan bagi masyarakat di wilayah Provinsi Jambi.

“Saya sudah minta data dari Pak Wali, nanti akan kita petakan bersama. Untuk Kota Jambi, saya rasa sekitar 3.000 unit bisa kita alokasikan, dengan nilai bantuan sebesar 20 juta rupiah per unit, tanpa potongan apa pun,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua KORMI Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, menyampaikan alasannya memilih bergabung dan berkontribusi dalam KORMI.

Menurutnya, KORMI tidak hanya menaungi banyak Induk Olahraga (Inorga), tetapi juga menjadi wadah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, serta mengandung nilai-nilai kultural, adat istiadat, hingga keagamaan.

“Ini tentu sangat sejalan dengan program Pemerintah Kota Jambi saat ini, yang dapat dikolaborasikan melalui semangat gotong royong dan pembangunan dari akar rumput, dengan Ketua RT sebagai garda terdepan,” ujarnya.

Diza menjelaskan bahwa pasca pelantikan kepengurusan baru KORMI Kota Jambi, pihaknya berkomitmen untuk terus menjaga eksistensi organisasi dengan menggiatkan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat, tidak hanya melalui media sosial, tetapi juga melalui aksi nyata di lapangan.

“Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui apa itu KORMI, karena itu kita akan mulai dari tahap pengenalan, edukasi, dan sosialisasi secara masif, sembari terus mendorong capaian prestasi di bidang olahraga rekreasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Diza menegaskan pentingnya sinergi lintas pihak untuk mendorong kemajuan KORMI di daerah.

“Ke depan, kolaborasi menjadi kunci, bukan hanya antara KORMI dan Inorga, tetapi juga dengan Pemerintah Kota, KORMI Provinsi, hingga KORMI Pusat. Dengan begitu, Inorga yang saat ini tergabung dalam KORMI Kota Jambi dapat terus berkembang dan aktif,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Diza menyampaikan, ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan kepadanya hingga terpilih untuk mengemban amanah sebagai Ketua.

“Alhamdulillah, pada saat Muskot kemarin Saya mendapatkan banyak dukungan. Terima kasih, Saya ucapkan kepada seluruh rekan-rekan yang telah mempercayakan amanah ini. Semoga ke depan kita bisa bersama-sama membesarkan KORMI Kota Jambi, dengan tujuan utama mewujudkan masyarakat yang sehat, bugar, dan bahagia,” ujar Diza.

Pelantikan Ketua dan Pengurus KORMI Kota Jambi berlangsung meriah dan penuh semangat.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan berbagai penampilan menarik dari sejumlah Inorga yang tergabung dalam KORMI Kota Jambi.

Beragam pertunjukan tersebut telah dipersiapkan sejak sebelum pelaksanaan pelantikan, sebagai bagian dari upaya memperkenalkan ragam olahraga rekreasi kepada masyarakat.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, bersama unsur Forkopimda Kota Jambi, Sekretaris Daerah Kota Jambi A. Ridwan beserta jajaran Pemerintah Kota Jambi, Ketua GOW Kota Jambi Marsha Listya, Ketua Forum RT Kota Jambi Suparyono, Tokoh Masyarakat Jambi Hazrin Nurdin beserta istri, perwakilan organisasi masyarakat, para Ketua Inorga, serta pengurus KORMI Provinsi dan Kota Jambi.(*)




Padati Balaikota, Kota Jambi Rayakan Tahun Baru Islam dengan Semangat Muhasabah dan Kebersamaan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Suasana religius menyelimuti Lapangan Utama Balaikota Jambi, Jumat malam (18/7/2025), saat ribuan jamaah memadati lokasi untuk menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka puncak perayaan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah yang digelar oleh Pemerintah Kota Jambi.

Lantunan ayat suci Al-Qur’an dan sholawat menggema syahdu, memutihkan seluruh kawasan Balaikota oleh lautan jamaah yang datang dari berbagai penjuru kota.

Puncak acara Festival Muharram 1447 H/2025 M ini turut menghadirkan penceramah kondang, Ustadz Anugrah Cahyadi, S.Pd., yang akrab disapa Ucay Batubara.

Dengan gaya ceramah yang komunikatif dan penuh semangat, Ustadz Ucay mengajak seluruh hadirin untuk memperkuat keimanan, memperbaiki akhlak, serta menjadikan momentum tahun baru Islam sebagai titik tolak perubahan diri ke arah yang lebih baik.

Tabligh Akbar ini menjadi penutup rangkaian Festival Muharram 1447 H, yang selama sepekan terakhir telah menyemarakkan Kota Jambi dengan berbagai kegiatan bernuansa religius dan budaya Islami.

Beragam agenda digelar, mulai dari Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI), lomba Asmaul Husna, hingga pertunjukan seni Islami seperti Rebana/Hadhrah dan Kompangan, sebuah tradisi budaya yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Jambi.

Seluruh rangkaian kegiatan ini bukan hanya menjadi sarana syiar Islam, tetapi juga memperkuat jati diri Kota Jambi sebagai kota religius yang menjunjung tinggi nilai-nilai ke-Islaman dan kearifan lokal.

Hadir langsung pada Tabligh Akbar itu, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, S.E, beserta jajaran Forkopimda lainnya, Kakan Kemenag Kota Jambi, Ketua LAM Kota Jambi, dan Sekda beserta jajaran Pemkot Jambi.

Selain itu juga tampak hadir, Ketua TP-PKK Kota Jambi Dr. dr. Nadiyah Maulana, Sp.OG, Ketua DWP Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, S.Pd, M.E, Ketua Forum RT, organisasi keagamaan dan Majelis Taklim se-kota Jambi beserta jamaah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi dokter Maulana, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dalam menyambut dan memeriahkan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah di Kota Jambi.

Ia menyoroti semaraknya perayaan itu yang tidak hanya datang dari kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah, namun juga dari berbagai inisiatif masyarakat yang digelar secara swadaya dan penuh kesadaran keagamaan.

“Saya bersyukur dan bangga melihat masih banyaknya kegiatan keagamaan yang digelar, termasuk oleh para pemuda kita yang terus belajar dan mendalami ilmu agama. Ini adalah pertanda baik. InsyaAllah, masa depan kita tetap cerah, karena generasi kita tumbuh dengan nilai-nilai iman dan akhlak yang kuat,” ujar Maulana.

Menurutnya, kondisi ini sekaligus menjadi cerminan bahwa kehidupan religius di Kota Jambi terus berjalan dengan baik, serta menjadi fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat yang beradab, harmonis, dan sejahtera.

Kepada seluruh masyarakat Kota Jambi, Wali Kota Maulana turut mengajak agar momentum bulan Muharram, sebagai awal tahun baru dalam kalender Islam, dijadikan sebagai saat yang tepat untuk bermuhasabah, mengevaluasi diri, dan memperkuat niat untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

“Mari kita terus saling menasihati dalam kebaikan. Mudah-mudahan di Tahun Baru 1447 Hijriah ini, kita semua dapat menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Dan tentunya, kami di Pemerintah Kota Jambi akan terus bekerja keras untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, demi mewujudkan Kota Jambi Bahagia,” ujar Maulana penuh semangat.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana juga menyoroti salah satu tantangan besar yang dihadapi generasi muda saat ini, yakni menjauhnya sebagian dari nilai-nilai keagamaan. Hal ini, menurutnya, berdampak serius terhadap perilaku remaja, termasuk meningkatnya kenakalan dan penyimpangan sosial.

“Karena itu, ini menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama, terutama dari lingkup keluarga, untuk membangun akhlak dan karakter anak-anak sejak dini,” tegas Maulana.

Pada kesempatan tersebut, dirinya juga turut memaparkan sejumlah program unggulan dalam mewujudkan visi Kota Jambi Bahagia yang saat ini telah berjalan di berbagai sektor

Mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, penanganan banjir, jaminan sosial bagi pekerja informal, sistem pengelolaan sampah terpadu, hingga layanan kegawatdaruratan Call Center Bahagia 112 yang aktif 24 jam demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan datangnya bulan Muharram ini, kita semua mendapatkan keberkahan. Menjadi pribadi dan masyarakat yang lebih baik, agar seluruh program pembangunan, termasuk di bidang keagamaan, dapat berjalan dengan lancar dan membawa manfaat bagi semua,” pungkas Maulana.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Anugrah Cahyadi S.Pd., atau yang dikenal sebagai Ustadz Ucay Batubara, mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala atas nikmat kehidupan yang masih diberikan hingga hari ini. Ia menekankan bahwa Allah adalah Ar-Rahman dan Ar-Rahim, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

“Allah itu pengasih dan penyayang. Maka, tolonglah… jangan sia-siakan kesempatan hidup yang telah Allah berikan kepada kita. Jadilah manusia yang lebih baik,” pesan Ustadz Ucay dengan penuh haru.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan dan adab terhadap orang tua serta para guru, baik guru pendidikan umum maupun agama. Menurutnya, kedurhakaan terhadap keduanya merupakan ciri manusia yang kelak akan menghadapi kesulitan besar di akhir hayat.

“Dua hal yang harus kita jaga: jangan durhaka kepada orang tua, dan jangan pernah menzhalimi guru-guru kita. Karena orang yang melakukan dua hal ini, akan sulit saat ajalnya tiba,” tegasnya.

Ia melanjutkan, “Selagi kita masih hidup, mari perbaiki diri. Hormati orang tua kita, muliakan guru-guru kita,” lanjutnya.

Lebih jauh, Ustadz Ucay juga mengingatkan pentingnya keharmonisan dalam rumah tangga. Ia mengajak suami dan istri untuk saling menghargai dan tidak bersikap semena-mena satu sama lain, sembari mencontohkan sosok agung Siti Khadijah Radhiyallahu ’Anha, istri Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, sebagai teladan utama dalam kesetiaan, kelembutan, dan pengorbanan

Menutup tausiyahnya, Ustadz Ucay menekankan pentingnya bermuhasabah diri di bulan Muharram, yang merupakan salah satu bulan mulia dalam kalender Islam, bulan yang juga dikenal sebagai bulannya anak yatim.

“Manfaatkan bulan ini untuk memperbanyak zikir dan istighfar, memohon ampunan kepada Allah. Karena siapa yang berbuat baik, pahalanya akan dilipatgandakan. Tapi siapa yang berbuat buruk, balasannya pun akan setimpal,” tutup Ustadz Ucay dengan nada penuh keteduhan.

Melalui tema “Muhasabah Bersama, Mewujudkan Kota Jambi Bahagia”, Tabligh Akbar ini menjadi pengingat bahwa kebahagiaan kota tak hanya dibangun lewat infrastruktur dan pelayanan, tetapi juga lewat penguatan nilai-nilai keagamaan, akhlak, dan kebersamaan. Inilah fondasi dari visi Kota Jambi Bahagia yang inklusif dan bermartabat.(*)




Dukung Anak Difabel, Wawako Diza Apresiasi Kolaborasi PLN dan Batik Berkah di SLB Harapan Mulya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., didampingi Ketua GOW Kota Jambi, Marsha Listya, S.E., B. Com., menghadiri kegiatan Program Srikandi Sahabat Anak yang digelar oleh PT PLN (Persero) bekerja sama dengan Batik Jambi Berkah, bertempat di SLB Harapan Mulya, Jalan H. Kamil, Kelurahan Wijaya Pura, Kecamatan Jambi Selatan, pada Jumat (18/7/2025).

Dengan mengusung tema “Sentuhan Tangan Istimewa, Mewarnai Dunia Lewat Batik dan Jahitan,” kegiatan ini menghadirkan berbagai rangkaian acara yang penuh makna, di antaranya penampilan seni tari dari siswa-siswi SLB Harapan Mulya, peragaan seni membatik, hingga penyerahan cinderamata dan piagam penghargaan kepada para peserta pelatihan yang telah dilaksanakan sejak Senin hingga Kamis sebelumnya.

Kehadiran Wakil Wali Kota Diza di tengah anak-anak berkebutuhan khusus ini menjadi simbol nyata dukungan Pemerintah Kota Jambi terhadap masyarakat inklusif. Hal ini sekaligus menegaskan komitmen Pemkot dalam memberikan ruang kesetaraan, penghormatan hak, dan partisipasi aktif bagi anak-anak penyandang disabilitas dalam berbagai aspek kehidupan sosial.

Program ini merupakan inisiatif dari tim Srikandi PLN, yang terdiri dari para pegawai perempuan PLN, dan bertujuan untuk meningkatkan pendidikan serta literasi energi bagi anak-anak, khususnya mereka yang berada di lingkungan pendidikan luar biasa. Melalui kolaborasi bersama Batik Jambi Berkah,

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha menyampaikan rasa bangga dan harunya dapat hadir langsung di tengah-tengah kegiatan yang sarat makna ini. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata dari pemberdayaan dan pengakuan atas potensi anak-anak luar biasa, yang selama ini mungkin belum sepenuhnya mendapatkan ruang yang layak di tengah masyarakat.

“Saya merasa bangga dan terharu bisa hadir di sini. Ini bukan sekadar pelatihan atau kegiatan seni biasa. Apa yang dilakukan oleh PLN bersama Batik Berkah hari ini adalah langkah strategis dalam mewujudkan inklusi sosial dan ekonomi. Ini tentang membuka ruang, memberikan harapan, dan menghadirkan masa depan yang setara bagi anak-anak luar biasa,” ujar Diza.

Ia menegaskan bahwa setiap anak, tanpa memandang latar belakang maupun kondisi fisiknya, memiliki hak yang sama untuk tumbuh, berkarya, dan berkontribusi dalam berbagai aspek kehidupan.

“Kita harus mulai dari kesadaran bahwa keberagaman adalah kekuatan. Dan setiap anak memiliki potensi untuk memberi warna pada dunia, selama kita memberi mereka kesempatan yang adil,” tambahnya.

“Anak-anak di SLB Harapan Mulia ini adalah anak-anak hebat. Mereka mungkin belajar dengan cara yang berbeda, tapi bukan berarti mereka kurang mampu. Justru sering kali mereka menunjukkan kreativitas, ketekunan, dan keunikan yang luar biasa dan bisa menjadi kekuatan besar bagi masyarakat kita,” lanjutnya.

Menurut Wakil Wali Kota Diza, kegiatan ini tidak hanya memberikan ruang ekspresi bagi anak-anak berkebutuhan khusus, tetapi juga membawa nilai tambah yang signifikan dalam pembinaan mental dan pengembangan potensi mereka. Keberanian untuk tampil, berkreasi, dan berinovasi menjadi motivasi yang kuat, tidak hanya bagi anak-anak itu sendiri, tetapi juga bagi para guru, pembina, dan pelatih yang selama ini mendampingi dengan penuh dedikasi.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, lanjutnya, akan semakin mendorong semua pihak untuk terus meningkatkan keterampilan, memperluas pengetahuan, dan memupuk semangat menjadi yang terbaik di bidang masing-masing.

“Mari kita jadikan acara hari ini sebagai momentum untuk terus membuka ruang, memperkuat kolaborasi, dan menumbuhkan harapan bagi masa depan yang lebih inklusif dan berdaya,” katanya.

Wawako juga menjelaskan, program Balikat (Balai Latihan Kerja Tematik) kedepannya juga akan melbatkan para difabel dengan menyesuaikan konsepnya dengan kebutuhan para difabel.

Selain itu, Dirinya juga menyoroti terkait dengan bantuan sosial yang menyasar kepada penyandang disabilitas yang telah ia kemukakan dalam audiensi bersama kementerian sosial beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah dari Kementerian Sosial tanggapannya baik, dan akan diperjuangkan, bahkan kota Jambi sendiri dapat mengusulkan siapa-siapa masyarakat berkebutuhan khusus yang berhak menerima,” jelasnya.

Diza berharap, kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi menjadi langkah awal dari upaya berkelanjutan yang lebih luas. Ia menekankan pentingnya menyediakan ruang dan panggung yang lebih besar untuk menyalurkan bakat dan keterampilan anak-anak, guna menumbuhkan rasa percaya diri serta memberikan motivasi, baik bagi mereka sendiri maupun bagi para orang tua, agar terus semangat dalam belajar, berlatih, dan bersosialisasi.

“Kegiatan yang kita laksanakan hari ini diharapkan dapat membuka wawasan kita semua terhadap keberadaan dan potensi penyandang disabilitas, sehingga dapat mendorong peningkatan pemahaman dan penerimaan masyarakat terhadap mereka, sebagaimana layaknya masyarakat pada umumnya,” harapnya.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras menyelenggarakan acara ini yang tujuannya sangat mulia sekali. Semoga kegiatan ini membawa manfaat yang besar, tidak hanya bagi para peserta, tetapi juga bagi masyarakat secara luas,” pungkas Wakil Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, Senior Manager KKU PLN ULP3B Sumatera Sekaligus Ketua Srikandi Yenti Elvina dalam sambutannya mengatakan, bahwa terselenggaranya kegiatan ini menunjukkan kolaborasi yang kuat dan berperan untuk membersamai anak-anak berkebutuhan khusus dalam mendukung program pembangunan berkelanjutan, khususnya memberikan pendidikan yang berkualitas.

“Kita semua menyadari bahwa anak-anak hebat seperti yang kita temui hari ini itu memiliki hak yang sama, memiliki kesempatan yang harusnya sama dengan anak-anak yang lain. Maka dari itu, melalui Program Srikandi Sahabat Anak ini bentuk perhatian kami, bahwa PLN hadir tidak hanya menyediakan listrik, namun juga untuk mendukung program-program pemerintah pada dunia pendidikan, khususnya untuk anak-anak luar biasa ini,” katanya.

Dia juga menyebut, bahwa program Srikandi Sahabat Anak oleh pegawai PLN tidak hanya pada bidang pendidikan, namun juga pada sektor kesehatan, seperti dalam penanganan stunting.

“Dengan melihat telah banyak nya program pemerintah terkait hal itu, maka kami hari ini juga menggandeng mitra binaan Batik Berkah yang merupakan salah satu kebanggaan bagi Pemkot Jambi,” sebutnya.

“Mendukung kegiatan di SLB Harapan Mulya ini, kami juga memberikan pelatihan melalui Batik Berkah kepada anak-anak luar biasa disini, sekaligus mendukung dari segi peralatan untuk mendukung produksi, seperti peralatan mesin alat membatik, kemudian juga mesin obras,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Sekolah SLB Harapan Mulya, Yuli Maryati mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dalam upaya mewujudkan masyarakat yang inklusif, dengan menetapkan kebijakan konkret melalui penerbitan Peraturan Wali Kota (Perwal) Jambi Nomor 11 Tahun 2025 tentang Pendidikan Inklusif untuk memperluas akses serta mewujudkan kesetaraan hak bagi anak-anak penyandang disabilitas dan berkebutuhan khusus, tidak hanya di sektor pendidikan, tetapi juga dalam pelayanan publik hingga dunia usaha.

“Terima kasih Bapak atas programnya yang memberikan ruang khusus untuk anak-anak spesial ini dan menempatkan teman-teman difabel diberbagai kegiatan salah satunya pada penyelenggaraan Festival Tumpah Ruah,” ucapnya.

“Dengan hadirnya kebijakan Nomor 11 Tahun 2025 tentunya membawa harapan dan angin segar yang menjadi pembuktian bahwa anak-anak difabel juga mendapatkan haknya untuk maju dan berkembang, terutama bermasyarakat dengan teman-teman lainnya yang tidak memiliki kebutuhan khusus,” tambahnya.

Dia juga ungkapkan, sejak berdiri pada tahun 2015 lalu, saat ini SLB Harapan Mulia mendidik 170 murid, mulai dari tingkat PAUD, SD hingga SMP dan SMA yang beroperasi di tiga titik, dengan jumlah pengajar 60 orang.

“Sementara, untuk prestasi terbaru sekolah kami di ajang FLS3N, O2SN dan LKSN yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jambi untuk anak-anak jenjang SLB, dari 26 mata lomba yang diseleksikan Harapan Mulia mendapatkan 13 juara, dan 4 diantaranya murid-murid kami mewakili di tingkat Nasional,” singkatnya.

Turut hadir dikesempatan itu, MSB KOM TJSL PLN ULP3B Sumatera Andi Pratama, Manager PLN UPT Jambi Ricky Haryaseno, Persatuati Istri Karyawan dan Karyawati PLN UPT Jambi Ririn Afriana beserta jajaran, Camat Jambi Selatan Darmawansyah beserta jajaran, Lurah Wijayapura Dina Ramadani, Owner Batik Berkah Mahmudah, serta jajaran SLB Harapan Mulia dan seluruh Peserta Didik.(*)




Apel Pramuka Serentak di Jambi, Lawan Geng Motor dan Judi Online di Kalangan Pelajar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebanyak 344 sekolah di Kota Jambi mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA, baik negeri maupun swasta, akan melaksanakan apel serentak bertajuk “Pramuka Goes to School” pada Senin, 21 Juli 2025.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda serta menolak berbagai bentuk kenakalan remaja seperti narkoba, judi online, dan geng motor.

Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, mengatakan apel ini dilaksanakan bertepatan dengan awal tahun ajaran baru dan menjadi momentum penting untuk membangun semangat kebangsaan di kalangan pelajar.

“Tahun ajaran baru ini harus dimaknai sebagai awal yang baik. Kami ingin semua pihak aktif menjadi garda terdepan dalam menolak narkoba, judi online, dan kenakalan remaja seperti geng motor,” ujarnya, Jumat (18/7/2025).

Yang menarik, kegiatan apel “Pramuka Goes to School” di Jambi ini akan melibatkan langsung para pejabat tinggi Kota Jambi, termasuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), pimpinan OPD, serta pengurus Kwarcab.

Para pejabat akan bertindak sebagai pembina upacara di sejumlah sekolah, menyampaikan pesan-pesan penting kepada para siswa agar menjauhi pergaulan negatif.

“Kami libatkan Forkopimda, mulai dari kajari, kapolres, kepala pengadilan, dandim, kepala BNN, Kemenag, serta dukungan dari Ka Kwarda. Ini bentuk sinergi nyata dalam mendidik generasi muda,” jelas Kemas Faried.

Menurut Kemas Faried, gerakan Pramuka di sekolah bukan sekadar simbolis, tetapi merupakan bentuk nyata pembinaan karakter generasi muda yang berjiwa nasionalis dan tangguh.

“Apel ini bukan hanya kegiatan formal. Kami ingin menanamkan nilai kedisiplinan, kepemimpinan, dan semangat cinta tanah air sejak dini,” tegasnya.

Ia juga berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin di tahun-tahun berikutnya.

Harapan kami, kegiatan ini menjadi rutinitas tahunan. Masa depan anak-anak kita harus dikawal bersama agar berguna bagi nusa dan bangsa,” pungkasnya.

Dalam amanat yang disampaikan oleh para pembina upacara, siswa diingatkan untuk tidak mudah terpengaruh ajakan mencoba narkoba, bergabung geng motor, maupun berjudi secara online.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Kota Jambi dalam mendukung program nasional pemberantasan narkoba dan perlindungan generasi muda dari pengaruh digital negatif.(*)