Buka Rakercab APRI, Wali Kota Maulana Tegaskan Komitmen Perkuat KUA di Tiap Kecamatan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, dianugerahi piagam penghargaan dari Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Provinsi Jambi.

Wali Kota Jambi itu dinilai berdedikasi dan memberikan dukungan penuh terhadap pelayanan kepenghuluan di Kota Jambi.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Ketua Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia Provinsi Jambi Dr. Taufik, S.Ag., M.H., disela acara pembukaan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kota Jambi, Selasa (5/8/2025).

Acara yang berlangsung di Aula PKK Kota Jambi itu dirangkai pula dengan pengukuhan pengurus Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kota Jambi untuk masa bhakti 2025-2029.

Dalam prosesi acara itu, H. Hasbullah, S.Ag. M.Pd.I., dikukuhkan sebagai Ketua Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kota Jambi masa bakti 2025-2029. Pengukuhan dilakukan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jambi Dr. H. Abdullah Saman, M.Pd.I., yang ditandai dengan pemasangan pin dan penyerahan bendera pataka kepada Ketua APRI Kota Jambi terpilih.

Wali Kota Jambi dokter Maulana, dalam sambutannya saat membuka Rapat Kerja Cabang (Rakercab) APRI Kota Jambi, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk terus memperkuat layanan kepenghuluan.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya akan memprioritaskan kehadiran layanan Kantor Urusan Agama (KUA) di setiap kecamatan yang ada di Kota Jambi, guna mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Ia menyatakan bahwa program “Kota Jambi Bahagia” memiliki keterkaitan erat dengan tugas dan fungsi APRI, khususnya dalam mendukung upaya pembangunan keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah.

“APRI harus menjadi organisasi yang kuat dan solid, sehingga dapat terus berkolaborasi bersama pemerintah dalam memperkuat pembangunan serta ketahanan keluarga di Kota Jambi,” harapnya.

Ia juga menekankan, pentingnya membangun keluarga yang berkualitas sejak dari tahap awal, yaitu melalui konseling dan bimbingan pranikah.

Menurutnya, peran Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) sangat strategis dalam proses ini, sebagai garda terdepan dalam membentuk fondasi keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah.

Selain itu, Ia juga menyoroti tingginya angka perceraian yang terjadi, termasuk di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Fenomena ini, menurutnya, menjadi perhatian serius yang harus diantisipasi bersama.

“Upaya pencegahan perceraian harus dimulai dari dalam, yakni melalui pembinaan kehidupan rumah tangga yang sehat, penyuluhan secara rutin, serta penguatan nilai-nilai keagamaan dan ketahanan rohani,” jelasnya.

Wali Kota mengingatkan, bahwa seluruh pihak memiliki peran penting dalam membangun ketahanan keluarga, termasuk melalui program unggulan Pemerintah Kota Jambi, yaitu Kampung Bahagia, yang selaras dengan peran Kementerian Agama dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan dalam pembinaan keluarga.

“Dalam hal ini saya sangat mengharapkan dukungan APRI untuk membangun keluarga yang bahagia di kota Jambi,” tegasnya.

Wali Kota Maulana, juga menekankan pentingnya membangun keluarga yang berkualitas sejak dari tahap awal, yaitu melalui konseling dan bimbingan pranikah. Menurutnya, peran Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) sangat strategis dalam proses ini, sebagai garda terdepan dalam membentuk fondasi keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah.

Ia juga menyoroti tingginya angka perceraian yang terjadi, termasuk di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Fenomena ini menurutnya, harus menjadi perhatian serius yang harus diantisipasi bersama.

“Upaya pencegahan perceraian harus dimulai dari dalam, yakni melalui pembinaan kehidupan rumah tangga yang sehat, penyuluhan secara rutin, serta penguatan nilai-nilai keagamaan dan ketahanan rohani,” katanya.

Ia juga menegaskan, bahwa seluruh pihak memiliki peran penting dalam membangun ketahanan keluarga, termasuk melalui program unggulan Pemerintah Kota Jambi, yaitu Kampung Bahagia, yang selaras dengan peran Kementerian Agama dan Kantor Urusan Agama (KUA) dalam pembinaan keluarga.

Sebelumnya, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jambi, Dr. H. Abdullah Saman, M.Pd.I., menyampaikan harapannya agar pengurus APRI Kota Jambi masa bakti 2025–2029 yang baru saja dikukuhkan dapat menjalankan amanah organisasi secara optimal, serta aktif berkontribusi dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya di bidang pembangunan keluarga dan penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

“Saya yakin, di bawah kepemimpinan Bapak Wali Kota Jambi saat ini, peran APRI dapat terus diperkuat dalam berbagai aspek pelayanan kepenghuluan dan pembinaan keluarga,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Abdullah Saman, juga mendorong agar pengurus APRI Kota Jambi terus meningkatkan soliditas internal, serta mampu beradaptasi dan berinovasi di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.

Ia menekankan pentingnya pendekatan dan pembinaan yang efektif kepada masyarakat, sebagai bagian dari tugas utama APRI dalam membentuk keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah.

“Upaya-upaya ini penting dilakukan agar organisasi kita tampak lebih hidup, aktif, dan mampu saling mendukung satu sama lain dalam menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Cabang APRI Kota Jambi terpilih, H. Hasbullah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa kepengurusan APRI Kota Jambi saat ini merupakan periode kedua sejak organisasi tersebut hadir dan terbentuk di Kota Jambi pada tahun 2021.

“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh rekan-rekan atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada kami untuk mengemban amanah ini. Kesuksesan yang telah diraih tentu tidak akan mungkin terwujud tanpa adanya dukungan, kerja sama, dan sinergi dari semua pihak,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapannya, agar Wali Kota Jambi itu terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan dan program kerja APRI di Kota Jambi.

“Kebijakan dan dukungan Bapak Wali Kota sebagai seorang pemimpin sangat kami harapkan. Bahkan, kami telah merasakan dampaknya secara nyata, mulai dari pelaksanaan Musyawarah Cabang, prosesi Pengukuhan, hingga Rapat Kerja hari ini. Semua ini dapat terselenggara berkat sinergi yang terjalin, tidak hanya melalui Kementerian Agama, tetapi juga melalui perhatian dan fasilitasi dari Pemerintah Kota Jambi,” tutup Hasbullah.

Turut hadir pada kesempatan itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Jambi Kamal Firdaus, Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kota Jambi Raja Bungsu perwakilan Lembaga Adat Melayu Kota Jambi, serta undangan lainnya.(*)




Penataan Tugu Berlampu Hias, Langkah Strategis Wali Kota Jambi Hadirkan Titik Pertumbuhan Ekonomi Baru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Upaya memperindah wajah Kota Jambi sebagai etalase Provinsi Jambi terus digalakkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi di bawah kepemimpinan Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A.

Langkah-langkah konkret penataan kota tidak hanya menonjolkan aspek estetika, tetapi juga mengusung semangat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Teranyar, Selasa malam (5/8/2025), Wali Kota Jambi, dr. Maulana, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, meresmikan Lampu Hias Tugu Perkumpulan Pecinta Tanaman (PPT) yang berdiri megah di kawasan perempatan depan Museum Siginjai, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

Kehadiran Tugu PPT yang kini dipercantik dengan pencahayaan artistik ini tidak hanya menjadi elemen baru dalam lanskap keindahan kota, tetapi juga dirancang untuk menghidupkan ruang publik yang mendukung tumbuhnya sektor ekonomi kreatif dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitarnya.

Melalui inovasi tata ruang yang terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi, Pemerintah Kota Jambi menunjukkan komitmennya dalam menciptakan kota yang tidak hanya indah dipandang, namun juga inklusif dan produktif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pada peresmian tersebut, tampak hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. H. A. Ridwan, M.Si, Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp. OG, Ketua GOW Kota Jambi Marsha Lystia, S.E., B.Com, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, S.Pd, M.E., serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Dalam keterangannya, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menjelaskan bahwa pemasangan lampu hias di Tugu Perkumpulan Pecinta Tanaman merupakan bagian dari program unggulan Pemerintah Kota Jambi dalam penataan ruang kota yang terpadu, sekaligus menciptakan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di kawasan perkotaan.

“Langkah ini kita lakukan sebagai upaya membangun kawasan yang memiliki potensi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata baru, khususnya pada malam hari, dengan menghadirkan keindahan visual melalui pencahayaan artistik,” ungkapnya.

Wali Kota Maulana juga menambahkan bahwa Tugu Pecinta Tanaman salah satu dari sejumlah titik yang ditata secara modern dan estetis.

Dalam waktu dekat ini, Pemkot Jambi juga akan meresmikan lampu hias di menara PDAM yang berada di kawasan Masjid Agung Al-Falah. Saat ini sedang dalam tahap pengerjaan.

“Selain itu, revitalisasi Taman Remaja juga menjadi salah satu prioritas utama yang sedang kami kebut, dan ditargetkan selesai tahun ini,” lanjutnya.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Pemkot Jambi berkomitmen menghadirkan wajah kota yang tidak hanya indah, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat identitas kota sebagai pusat destinasi urban yang hidup, terutama di malam hari.

Wali Kota Maulana menyampaikan keyakinannya bahwa kehadiran ruang-ruang publik yang tertata dan menarik akan menghidupkan kembali atmosfer Kota Jambi, sekaligus menciptakan destinasi wisata baru yang mampu menarik minat masyarakat, khususnya para pecinta kuliner dan pelaku ekonomi kreatif.

“Upaya ini kita lakukan agar Kota Jambi tetap hidup dan dinamis, dengan perputaran ekonomi yang terus berjalan sepanjang waktu, pagi, siang, hingga malam hari,” ujar Maulana dengan penuh optimisme.

Lebih lanjut, Wali Kota Jambi itu juga terus menyatakan komitmennya untuk membangun kembali kawasan Pasar Tua Jambi, sebagai kawasan wisata kuliner yang akan memadukan konsep tradisional dan modern, tanpa menghilangkan sisi sejarah di dalamnya.

Selain itu, Wali Kota Maulana juga sedang mendorong inovasi pembangunan infrastruktur perkotaan dengan mengembangkan proyek-proyek multifungsi yang tidak hanya menyasar satu tujuan tunggal, tetapi dirancang untuk memberikan manfaat ganda bagi masyarakat.

Salah satu contohnya adalah pembangunan kawasan danau buatan yang merupakan bagian dari sistem penanganan banjir Kota Jambi.

Kawasan ini tidak hanya berfungsi sebagai tampungan air untuk mengendalikan limpahan saat curah hujan tinggi, namun juga diselaraskan menjadi ruang publik baru yang bernilai rekreatif, estetis, dan ekonomis.

“Nantinya kawasan ini akan menjadi danau pengendali banjir yang dilengkapi dengan pintu air agar ketinggian air dapat dikontrol. Namun, tak hanya itu, kami juga akan menjadikannya destinasi wisata air, dengan fasilitas pendukung seperti jogging track, lampu hias, serta elemen visual dan animatif yang menarik,” terang Wali Kota Maulana.

Ia menekankan bahwa pendekatan pembangunan seperti ini penting agar infrastruktur tidak sekedar menyelesaikan persoalan teknis, tetapi juga menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi dan sosial masyarakat sekitar.

“Dengan begitu, kawasan ini akan hidup dan memberi manfaat lebih luas, baik dari sisi lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Pengembangan ruang-ruang kota menjadi titik-titik pertumbuhan ekonomi baru diyakini akan memberikan dampak strategis tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga dalam mengatasi persoalan kepadatan lalu lintas di Kota Jambi.

Wali Kota Maulana meyakini, dengan hadirnya kawasan-kawasan baru yang menarik minat kunjungan masyarakat, arus aktivitas warga akan tersebar lebih merata dan tidak lagi terpusat di satu titik.

“Kawasan-kawasan ini akan menjadi pemecah keramaian, sehingga potensi kemacetan dapat ditekan karena beban keramaian terbagi di berbagai lokasi,” jelasnya

Tak hanya membangun infrastruktur dan menyediakan fasilitas fisik, Pemerintah Kota Jambi juga mengambil langkah konkret untuk mendukung pengembangan pelaku ekonomi kreatif dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), salah satunya melalui kerja sama strategis dengan lembaga perbankan.

“Kami bekerja sama dengan Bank BTN dan Bank Jambi untuk menggelontorkan Bantuan Usaha Masyarakat secara berkelompok. Saat ini, dana yang telah terkumpul mencapai Rp140 miliar,” ungkap Wali Kota Maulana.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa dana tersebut akan disalurkan secara bertahap kepada para pelaku UMKM di seluruh wilayah Kota Jambi.

Namun, bantuan ini tidak hanya diberikan dalam bentuk finansial semata.

Pemkot Jambi juga akan aktif melakukan sosialisasi, menyediakan lokasi usaha strategis, serta melatih generasi muda agar tumbuh menjadi pelaku ekonomi mandiri dan inovatif.

“Tujuan besarnya adalah menghadirkan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru, tempat bermain bagi anak-anak, ruang berkembang bagi UMKM, dan destinasi wisata yang menarik. Kami ingin Kota Jambi sebagai Ibu Kota Provinsi benar-benar menjadi kota tujuan wisata yang hidup, produktif, dan terus tumbuh secara ekonomi,” pungkasnya.(*)




Wali Kota Jambi Maulana Resmikan Tugu Perkumpulan Pecinta Tanaman Indonesia yang Dipercantik, Siap Jadi Ikon Wisata Baru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Wali Kota Jambi, Maulana, resmi meresmikan Tugu Perkumpulan Pecinta Tanaman Indonesia  yang kini tampil lebih memesona usai dipercantik sebagai bagian dari pengembangan kawasan wisata budaya di Kota Jambi.

Peresmian ini menjadi langkah awal menuju peluncuran 10 titik wisata baru yang akan diresmikan serentak pada November mendatang, bertepatan dengan pelaksanaan Musyawarah Komwil II Walikota se-Sumatera.

“Kita mulai dari titik ini, Tugu Museum Siginjai, yang sudah dipercantik dan kini menjadi wajah baru Kota Jambi di kawasan budaya. Setelah ini, pengerjaan akan dilanjutkan ke sekitar Masjid Agung dan kawasan Taman Remaja yang juga akan berganti nama dan fungsi,” ujar Maulana dalam sambutannya.

Maulana menyampaikan bahwa pengembangan titik-titik wisata ini tidak hanya bertujuan memperindah kota, tetapi juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata dan UMKM.

Ia mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mendukung penuh inisiatif ini.

“Harapannya, pada bulan 11 nanti, kita akan meresmikan minimal 10 titik wisata baru bersamaan dengan event besar musyawarah komwil. Ini harus jadi momentum agar Kota Jambi memiliki pusat-pusat ekonomi baru — pagi hari dengan aktivitas pasar, siang hari dengan wisata budaya, malam hari dengan kuliner,” tambahnya.

Dengan kota yang terus hidup dari pagi hingga malam, Wali Kota Maulana optimistis akan tumbuh geliat ekonomi baru di Kota Jambi, termasuk lahirnya lebih banyak pelaku UMKM.

Langkah revitalisasi ini menjadi bagian dari visi besar Pemerintah Kota Jambi untuk menjadikan kota ini sebagai pusat wisata budaya, religi, dan kuliner di Sumatera.(*)




8 Merek Beras Diduga Oplosan Beredar di Jambi, Pemprov Keluarkan Edaran Penting

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi Jambi melalui Sekretariat Daerah mengeluarkan surat edaran penting yang berisi instruksi penarikan sementara terhadap sejumlah merek beras yang diduga oplosan.

Hal ini menyusul hasil inspeksi mendadak (sidak) oleh Tim Satgas Pangan Provinsi Jambi bersama Ditreskrimsus Polda Jambi pada 17 Juli 2025.

Dalam sidak tersebut, tim menemukan dugaan peredaran beras oplosan di berbagai pasar modern dan tradisional di Kota Jambi.

Beberapa merek beras yang masuk dalam daftar temuan antara lain Raja Ultima, Raja Platinum, Sania, Siip, Fortune, Dua Koki, Topi Koki, dan Sentra Pulen.

Sebagai bentuk tindakan preventif, surat edaran bernomor S-1750/SETDA.PRKM-2.1/VII/2025 yang bersifat penting ini meminta seluruh pelaku usaha retail – termasuk mall, minimarket, swalayan, dan pasar tradisional – untuk:

  1. Menarik sementara semua produk beras dari merek-merek yang disebutkan hingga hasil uji laboratorium resmi dikeluarkan oleh instansi berwenang.

  2. Menghentikan penjualan, distribusi, dan promosi atas produk terkait selama proses penarikan berlangsung.

  3. Berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan atau Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi apabila menghadapi kendala atau memiliki informasi tambahan.

Langkah ini diambil guna melindungi konsumen dari potensi ancaman keamanan pangan dan memastikan kualitas produk pangan yang beredar di wilayah Provinsi Jambi.

Pemerintah juga mengimbau para pelaku usaha untuk aktif memantau dan melaporkan perkembangan selama masa penarikan produk berlangsung. Surat edaran ini sendiri ditandatangani Sekda Provinsi Jambi, Sudirman pada 31 Juli 2025 lalu. (*)




Pengadaan Jalan Tanpa Tender, Pejabat UKPBJ Kerinci Jadi Tersangka Baru

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Perkembangan terbaru dalam kasus dugaan korupsi proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) tahun anggaran 2023 di Dinas Perhubungan Kabupaten Kerinci menunjukkan peningkatan jumlah tersangka.

Setelah sebelumnya 9 orang ditetapkan sebagai tersangka, kini Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh resmi menetapkan satu tersangka tambahan, sehingga total menjadi 10 tersangka.

Penetapan tersangka baru ini diumumkan dalam jumpa pers oleh Kepala Kejari Sungai Penuh, Sukma, didampingi Kasi Pidsus dan Kasi Intel.

Tersangka terbaru berinisial YAS, yang diketahui menjabat sebagai pejabat pengadaan dan belanja di UKPBJ (Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa).

“Penetapan YAS sebagai tersangka merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya. YAS ini ditunjuk oleh Heri Cipta, pengguna anggaran di Dinas Perhubungan, sebagai pejabat pengadaan,” jelas Sukma.

Kejari menyebut YAS bersama tersangka lainnya, termasuk HC, MM, serta lima perusahaan swasta, diduga melakukan praktik pemecahan paket proyek agar bisa dilakukan melalui penunjukan langsung, bukan tender sebagaimana mestinya.

Menurut Kasi Pidsus Kejari Sungai Penuh, Yogi, peran YAS sangat sentral dalam proses pengadaan.

“Kami sudah menemukan modus baru dalam kasus ini. Seharusnya kegiatan ini dilakukan lewat tender, tapi YAS menunjuk langsung perusahaan-perusahaan tertentu,” ungkapnya.

YAS dijerat dengan pasal yang sama seperti para tersangka lain, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Penyidikan terus berlangsung, dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru jika ditemukan dua alat bukti yang cukup.

“Proses hukum masih berjalan. Siapa pun yang terlibat, jika cukup bukti, akan kami tindak sesuai ketentuan hukum,” tutup Yogi.(*)




Babak Baru Kasus Penyekapan dan Kekerasan Seksual di Jelutung! Dua Pelaku Mulai Jalani Persidangan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Perkembangan terbaru dari kasus dugaan penyekapan dan kekerasan seksual terhadap seorang remaja perempuan berusia 15 tahun di Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, memasuki babak baru.

Dua pelaku yang masih di bawah umur, masing-masing berinisial RK (17) dan LT (16), telah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jambi.

“Ya, benar sudah sidang beberapa waktu lalu,” ujar Kasi Humas Polresta Jambi, Ipda Deddy, saat dikonfirmasi, Senin (4/8/2025).

Keduanya termasuk dalam delapan orang yang diduga terlibat dalam tindak pidana tersebut, yang terjadi di RT 29, Kelurahan Payo Lebar.

Kasus ini mencuat pada Jumat malam (11/7/2025), saat Polresta Jambi berhasil mengamankan dua pelaku.

Kapolresta Jambi, Kombes Pol Boy Siregar, menyatakan penyidikan masih berlangsung dan polisi terus melakukan pengembangan terhadap tersangka lainnya.

“Baru dua orang diamankan. Sisanya masih dalam pengejaran,” tegasnya.

Korban, warga Talang Duku, awalnya dikenalkan kepada RK melalui grup geng motor. Ia kemudian diajak ke rumah RK di Payo Lebar, yang saat itu dalam keadaan kosong karena orang tua pelaku sedang bertugas di luar kota.

Menurut Ahmad Fikri Aiman, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Jambi, rumah tersebut digunakan oleh para pelaku untuk melakukan tindakan keji.

“Korban disekap selama dua hari, hanya diberi mie instan. Korban akhirnya berhasil kabur dan meminta pertolongan warga,” jelasnya.

Saat penggerebekan, ditemukan juga beberapa senjata tajam di rumah pelaku.

Kini, korban telah mendapatkan perlindungan dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Jambi dan Dinas Sosial Kota Jambi. Hasil visum dijadwalkan keluar pada Senin (14/7/2025).

Lurah Payo Lebar, Yuniawan, memastikan proses hukum telah diserahkan sepenuhnya kepada kepolisian. “Pelaku sudah diamankan dan proses penyelidikan masih berlanjut,” katanya.

Pihak kepolisian dan Dinas Sosial turut mengimbau masyarakat, terutama orang tua, agar lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak dan remaja, khususnya yang bergaul dalam lingkungan berisiko seperti geng motor.(*)




Wali Kota Jambi Hadiri Rakornas Adipura di Jakarta, Dorong Transformasi Tata Kelola Sampah Daerah

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menghadiri secara langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kebijakan dan Pelaksanaan Program Adipura Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Republik Indonesia, pada Senin (4/8/2025), bertempat di Fairmont Hotel, Jakarta.

Acara strategis tingkat nasional ini turut dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH RI, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, dan Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono, serta sejumlah kepala daerah dari seluruh Indonesia.

Rapat koordinasi tersebut menjadi wadah konsolidasi dan penyamaan persepsi terkait arah kebijakan serta mekanisme pelaksanaan Program Adipura Tahun 2025.

Program ini kini mengusung pendekatan penilaian yang lebih holistik, transparan, dan akuntabel, dengan fokus pada penguatan tata kelola lingkungan dan peningkatan efektivitas pengelolaan sampah di daerah.

Partisipasi aktif Pemerintah Kota Jambi dalam forum ini merupakan bentuk komitmen kuat dalam mendukung upaya nasional mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi Kota Jambi sebagai Kota yang Bahagia dan Ramah Lingkungan.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama para kepala daerah dari seluruh Indonesia turut menerima secara simbolis Surat Keputusan (SK) yang menandai dimulainya proses penilaian kinerja pengelolaan sampah melalui Program Adipura Tahun 2025, yang akan dilaksanakan oleh Tim Analis dari KLH/BPLH.

Dalam arahannya, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH RI, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa rapat koordinasi bersama kepala daerah ini merupakan fondasi strategis untuk mendorong langkah-langkah konkret dalam penanganan isu lingkungan, khususnya dalam tata kelola persampahan.

Ia menekankan bahwa keberhasilan Program Adipura tidak hanya terletak pada hasil akhir, tetapi juga pada proses kolaboratif, komitmen bersama, dan kesungguhan daerah dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

Ia juga menegaskan bahwa isu pengelolaan sampah di Indonesia menjadi salah satu perhatian serius dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

“Oleh karena itu, Presiden secara tegas memberikan arahan agar penanganan persampahan dilakukan secara sistematis dan terstruktur, yang kemudian dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, melalui amanat Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025. Dalam regulasi tersebut, telah ditetapkan target nasional untuk mencapai 100 persen penanganan sampah pada tahun 2029,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa kondisi eksisting pengelolaan sampah nasional saat ini masih menghadapi tantangan besar.

Berdasarkan data tahun 2023, dari total timbulan sampah di Indonesia, sebanyak 39,01 persen (22,09 juta ton) tercatat telah terkelola, sementara 60,99 persen (34,54 juta ton) masih belum terkelola secara optimal.

“Data ini tentu menjadi catatan penting, karena akan berimplikasi langsung terhadap sistem penilaian Program Adipura, yang kini mengandung makna baru, yakni dorongan agar setiap daerah mampu mencapai target pengelolaan sampah 100 persen pada tahun 2029,” jelasnya.

“Pembinaan dan penilaian Program Adipura akan dimulai hari ini dan berlangsung hingga bulan Desember mendatang. Harapannya, selama periode ini kita dapat membangun interaksi yang kuat antar daerah, guna mendorong terjadinya transformasi nyata dalam tata kelola pengelolaan sampah,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan bahwa penilaian Adipura tahun ini memiliki dimensi substansial, yakni mengukur sejauh mana daerah mampu mencapai pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan.

“Oleh sebab itu, penghargaan Adipura Kencana hanya akan diberikan kepada kabupaten/kota yang telah menerapkan pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dengan sistem sanitary landfill, sebagai standar ideal pengelolaan akhir sampah,” terangnya.

Ia menambahkan, melalui kebijakan ini, evaluasi terhadap pengelolaan lingkungan tidak hanya dilakukan saat penilaian semata, namun akan bersifat berkelanjutan, berdasarkan sistem tata laksana yang telah dirancang secara komprehensif.

Dia juga mengapresiasi, langkah pemerintah daerah yang langsung menindaklanjuti terkait dengan pengelolaan sampah 100 persen di tahun 2029 dengan melakukan penutupan sampah menuju kontrol landfill.

“Kami sangat berterimakasih, jadi setiap kunjungan kami ke daerah telah ada usaha maksimal untuk melakukan penutupan sampah dengan tanah-tanah untuk kemudian mengurangi bencana yang timbul,” ucap Menteri Hanif Faisol Nurofiq.

Sementara itu, usai mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, Wali Kota Jambi dokter Maulana, menyampaikan apresiasinya atas sosialisasi tersebut.

Katanya, proses penilaian Adipura tahun 2025 ini menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Kota Jambi.

“Hal ini penting untuk memastikan terpenuhinya seluruh persyaratan dalam upaya meraih kembali penghargaan bergengsi tersebut,” kata Maulana.

Dia juga menegaskan, terdapat dua syarat utama yang harus dipenuhi untuk meraih Adipura tahun ini.

Pertama, penerapan sistem pengelolaan sampah yang berbasis sanitary landfill.

Kedua, tidak boleh lagi terdapat Tempat Pembuangan Sementara (TPS) liar di wilayah kota.

Kedua hal ini, menurutnya, menjadi indikator penting dalam mencerminkan tata kelola lingkungan yang baik dan berkelanjutan.

“Alhamdulillah sistem pengelolaan sampah sanitary landfill kota Jambi telah memilikinya. Dan yang menjadi PR kita bersama adalah penertiban TPS liar,” ungkapnya.

Kata Maulana, program Kampung Bahagia adalah solusi dalam mengentaskan TPS-TPS liar, karena menerapkan sistem pengelolaan sampah dimulai dari sumbernya, yaitu mengambil sampah langsung dari Rumah Tangga.

“Pemberdayaan masyarakat melalui Program Kampung Bahagia adalah solusi yang telah kita siapkan untuk mendukung zero TPS liar guna mengatasi permasalahan melalui sistem pengelolaan sampah tertutup yang sudah mulai diterapkan di sejumlah wilayah di Kota Jambi,” tuturnya.

“Program ini diharapkan mampu membentuk kebiasaan baru masyarakat dalam membuang sampah secara tertib, sekaligus meningkatkan kualitas kebersihan lingkungan secara menyeluruh. Kebijakan ini merupakan bagian dari salah satu program prioritas unggulan dalam mewujudkan Kota Jambi Bahagia. Pelaksanaannya akan didukung melalui penyediaan armada gerobak motor di setiap RT, serta pemberdayaan pemuda yang belum memiliki pekerjaan sebagai petugas pengangkut sampah,” tutupnya.

Rapat Koordinasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) ini merupakan tindak lanjut dari upaya memperkenalkan konsep baru dalam mekanisme pemberian penghargaan Adipura.

Dalam skema terbaru ini, sejumlah indikator penilaian turut diperbarui dan diperluas.

Penilaian tidak lagi semata-mata memberikan penghargaan kepada daerah dengan pengelolaan sampah terbaik dan lingkungan terbersih, namun juga disertai dengan pemberian predikat Kota Kotor sebagai bentuk peringatan keras bagi daerah dengan kinerja pengelolaan lingkungan yang paling rendah.(*)




Kejari Jambi Dalami Dugaan Korupsi Dana Modal PT Siginjai Sakti, Audit BPKP Menyusul

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jambi terus mendalami dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana penyertaan modal senilai Rp10 miliar yang disalurkan Pemerintah Kota Jambi kepada PT Siginjai Sakti, BUMD milik Pemkot.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Jambi, Soemarsono, menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung dan pihaknya tengah mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak terkait.

“Kami masih dalam proses pendalaman. Jika seluruh informasi yang kami butuhkan sudah lengkap, kami akan segera mengajukan permintaan resmi audit kerugian negara kepada BPKP,” ujar Soemarsono, Senin (4/8/2025).

Kasus ini mencuat setelah muncul dugaan adanya penyimpangan dalam penggunaan dana modal yang diberikan pemerintah kota.

Meski belum ada angka resmi terkait potensi kerugian negara, pihak Kejari menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini.

Sebelumnya, BPKP Jambi menyampaikan bahwa audit resmi kerugian negara tidak bisa dilakukan tanpa adanya permintaan dari aparat penegak hukum dan ekspos awal perkara yang menunjukkan indikasi kerugian secara nyata.

Kejari Jambi berjanji akan menindaklanjuti kasus ini hingga ke tahap penegakan hukum, jika ditemukan bukti kuat atas dugaan tindak pidana korupsi.(*)




BPKP Jambi Belum Audit Kerugian Negara PT Siginjai Sakti, Masih Tunggu Permintaan Resmi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Jambi menyatakan belum melakukan audit kerugian negara terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Siginjai Sakti, milik Pemerintah Kota Jambi.

Kepala Perwakilan BPKP Jambi, Mardiyanto Arif Rakhmadi, menjelaskan bahwa pihaknya hanya pernah melakukan review terbatas berdasarkan permintaan dari Pemerintah Kota Jambi. Namun, review tersebut tidak bersifat audit kerugian negara.

“Untuk audit resmi atas kerugian negara, kami masih menunggu permintaan dari aparat penegak hukum. Proses ini tidak bisa dilakukan sembarangan tanpa prosedur hukum yang jelas,” ungkap Mardiyanto, Senin (4/8/2025).

Dari hasil review yang telah dilakukan sebelumnya, BPKP memberikan beberapa rekomendasi strategis, antara lain pembenahan tata kelola perusahaan, penguatan sistem pengendalian internal, hingga efisiensi sumber daya manusia.

Salah satu sorotan utama dalam temuan BPKP adalah jumlah pegawai yang dinilai melebihi kebutuhan operasional. Manajemen PT Siginjai Sakti disebut telah menindaklanjuti sebagian dari rekomendasi tersebut.

Mardiyanto menegaskan, audit kerugian negara baru dapat dilakukan jika sudah ada ekspos awal perkara dari pihak penegak hukum yang menunjukkan indikasi kuat adanya kerugian keuangan negara.

“Kami tidak bisa langsung turun tanpa tahapan hukum. Harus ada indikasi jelas dan permintaan resmi dari aparat penegak hukum,” tambahnya.(*)




Siap Moshing Bersama RockRise Vol.5? Jangan Ketinggalan, Ini Daftar Band dan Rundown Acaranya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ajang musik alternatif tahunan ROCKRISE Vol.5 kembali hadir untuk memeriahkan Festival Batanghari yang digelar di Putri Pinang Masak, Jambi, pada Selasa, 5 Agustus 2025.

Acara ini menjadi wadah bagi musisi lokal mengekspresikan kreativitasnya, sekaligus memperkuat solidaritas komunitas musik di Jambi.

Tahun ini, enam band lokal akan unjuk gigi dalam penampilan yang dipastikan membakar semangat para penonton.

Seperti 7Silent, MAVS, EnjoyBAN, NuLight, GregeT dan Remainsofarasy siap mengguncang panggung mulai pukul 19.00 WIB hingga larut malam.

Menurut Andry JMB Pro, salah satu penggagas ROCKRISE, acara ini bukan sekadar hiburan, tapi bentuk nyata konsistensi komunitas musik bawah tanah di Jambi.

“ROCKRISE bukan cuma tentang tampil, tapi tentang menjaga semangat kolektif dan ruang ekspresi musisi lokal yang masih independen,” ujar Andry, Senin 4 Agustus 2025.

Senada dengan Andry, Eko Sinyal, co-founder ROCKRISE, menambahkan bahwa kolaborasi dan kehadiran semua pihak menjadi kunci suksesnya acara ini.

“Kita minta semua band dan penonton hadir pukul 19.00 WIB. Ini bukan cuma soal tampil, tapi silaturahmi dan support sesama musisi lokal,” ungkap Eko.

Rundown Acara ROCKRISE Vol.5

📍 Venue: Festival Batanghari, Putri Pinang Masak

📆 Tanggal: Selasa, 5 Agustus 2025

🕒 Soundcheck: Mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai

🎤 Opening oleh MC: Pukul 19.30 WIB

| Waktu | Kegiatan |

| —– | ———————————- |

| 20.00 | Penampilan Band 1 – 7SILENT |

| 20.20 | Games & Doorprize |

| 20.25 | Penampilan Band 2 – MAVS |

| 20.45 | Games & Doorprize |

| 20.50 | Penampilan Band 3 – ENJOYBAND |

| 21.10 | Games & Doorprize |

| 21.15 | Penampilan Band 4 – NULIGHT |

| 21.35 | Games & Doorprize |

| 21.40 | Penampilan Band 5 – GREGET |

| 22.00 | Games & Doorprize |

| 22.15 | Penampilan Band 6 – REMAINSOFARASY |

| 22.35 | Pembagian Piagam & Apresiasi |

| 23.00 | Closing oleh MC |

Pihak penyelenggara menegaskan bahwa rundown acara bersifat mutlak dan tidak dapat diubah.

Kehadiran tepat waktu sangat diharapkan demi menjaga kelancaran acara dan mempererat jaringan komunitas musisi Jambi.(*)