Dinsos Kota Jambi Gandeng Universitas Terbuka, Salurkan Beasiswa KIP Kuliah untuk 40 Mahasiswa

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Jambi, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Jambi menggandeng Universitas Terbuka (UT) Jambi untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu.

Program ini difokuskan pada verifikasi dan validasi (verval) data penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Kunjungan Direktur UT Jambi, Rahmaddian, SE, MM ke Kantor Dinsos Kota Jambi pada Selasa, 19 Agustus 2025, menjadi langkah awal kerja sama strategis ini.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kadinsos Koa Jambi, Yunita Indrawati Sekretaris Dinsos Kota Jambi, Edriansyah, SH, MM, yang menyambut baik inisiatif tersebut.

“Ini merupakan langkah besar dan sangat bermanfaat bagi warga Kota Jambi, khususnya anak-anak dari keluarga prasejahtera. Kami sangat berterima kasih kepada Universitas Terbuka atas kepeduliannya,” ungkap Edriansyah.

Melalui kerja sama ini, UT Jambi akan menyediakan kuota beasiswa penuh bagi minimal 40 penerima KIP Kuliah yang telah diverifikasi oleh Dinsos.

Para mahasiswa terpilih akan mengikuti program pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara gratis, sehingga mereka dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa hambatan biaya.

Program ini diharapkan menjadi angin segar bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu

Sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan tinggi dalam pemerataan akses pendidikan.

“Ini adalah bentuk nyata kepedulian sosial yang berharga, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum merata. Melalui pendidikan, kita bisa membuka jalan untuk anak-anak Jambi menggapai asa dan masa depan yang lebih baik,” tambah Edriansyah.

Kolaborasi antara Dinsos dan UT ini menjadi bagian dari visi Pemerintah Kota Jambi dalam meningkatkan kualitas SDM dan menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan berdaya saing di masa depan.(*)




Kondisi Memprihatinkan, RSUD Abdul Manap Jambi Siap Direhabilitasi Mulai 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kondisi RSUD Abdul Manap Kota Jambi saat ini menjadi sorotan publik.

Lebih dari setengah ruang rawat inap rumah sakit tidak bisa digunakan akibat kerusakan yang cukup parah.

Situasi ini mendorong Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, mengambil langkah tegas dengan menetapkan rehabilitasi total rumah sakit sebagai prioritas utama Pemkot Jambi.

Langkah ini merupakan respons atas pernyataan Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, yang menilai kondisi RSUD Abdul Manap sangat memprihatinkan dan tidak layak hanya mendapatkan perbaikan tambal sulam.

“Kondisinya sangat memprihatinkan, dan perlu direhabilitasi total, bukan sekadar perbaikan ringan,” tegas Faried.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa eksekutif dan legislatif kini telah sepakat untuk mempercepat proses rehabilitasi rumah sakit.

“Prioritas kami adalah perbaikan total infrastruktur ruang layanan. DPRD sudah mendukung penuh, tinggal kami susun perencanaannya,” kata Maulana, Senin (18/8/2025).

Pemkot Jambi akan mulai dengan kajian teknis dan perencanaan ulang secara menyeluruh di tahun 2025, yang didanai melalui APBD Perubahan 2025.

Pembangunan fisik dijadwalkan dimulai secara bertahap pada 2026.

Langkah ini juga penting sebagai bagian dari persiapan menghadapi penerapan layanan BPJS Kesehatan kelas standar, yang menuntut fasilitas medis yang memadai dan berkualitas.

Sementara itu, masalah lain yang turut mendesak adalah kondisi keuangan RSUD Abdul Manap yang masih mengalami kerugian.

Meski berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), rumah sakit ini baru meraih pendapatan Rp 30 miliar dari target Rp 40 miliar per tahun.

Defisit ini masih harus ditutup dengan subsidi dari APBD Kota Jambi.

Dengan dukungan DPRD, Pemkot optimistis rehabilitasi ini akan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan menyelamatkan keberlanjutan kerja sama vital dengan BPJS Kesehatan.(*)




PT Usaha Mitra Batanghari Bantah Cemari Sungai, Sebut Bukan Aktivitas Mereka

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menanggapi dugaan pencemaran sungai yang disorot oleh DPRD Provinsi Jambi dan masyarakat, penanggung jawab PT Usaha Mitra Batanghari, Eko, membantah bahwa aktivitas perusahaannya menjadi penyebabnya.

Ia menyatakan bahwa operasional stockpile batu bara milik perusahaannya telah berjalan sesuai dengan prosedur dan standar yang berlaku, tanpa menyebabkan pencemaran lingkungan.

“Saat laporan masyarakat muncul, perlu ditegaskan bahwa pencemaran itu bukan berasal dari stockpile kami,” ujar Eko kepada awak media.

Eko menambahkan bahwa pencemaran yang terlihat dalam video yang diputar saat kunjungan DPRD justru berasal dari stockpile perusahaan lain yang lokasinya berada di seberang fasilitas mereka.

“Video sebelumnya bukan dari aktivitas kami. Kami punya rekaman terbaru saat kami beroperasi, dan tidak ada material yang mencemari sungai,” jelasnya.

Ia juga mengatakan siap memberikan bukti video aktivitas perusahaan sebagai bentuk transparansi.

Pernyataan ini disampaikan sebagai klarifikasi atas tudingan yang menyebut bahwa PT Usaha Mitra Batanghari telah mencemari lingkungan sekitar, termasuk sungai di wilayah Talang Duku, Kabupaten Muarojambi.(*)




Komisi III DPRD Jambi: Operasional PT Usaha Mitra Batanghari Tidak Sesuai Standar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dugaan pencemaran lingkungan oleh PT Usaha Mitra Batanghari terus menuai sorotan.

Kali ini, giliran Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jambi, Hambali, yang menyampaikan pandangan keras terhadap operasional perusahaan tersebut.

Menurut Hambali, aktivitas stockpile batu bara milik perusahaan yang berlokasi di kawasan Talang Duku, Muarojambi, diduga tidak memenuhi standar operasional dan dinilai dilakukan secara tidak profesional.

“Kita akan buktikan nanti. Tapi dari pengamatan kami, operasional perusahaan ini terlihat asal-asalan dan tidak memenuhi standar,” tegas Hambali, saat mendampingi kunjungan mendadak DPRD ke lokasi perusahaan.

Sementara itu, penanggung jawab PT Usaha Mitra Batanghari, Eko, membantah tuduhan tersebut.

Ia menegaskan bahwa perusahaannya beroperasi sesuai ketentuan, dan menolak disebut sebagai penyebab utama pencemaran sungai.

“Saat ada laporan masyarakat, sebenarnya pencemaran itu bukan berasal dari stockpile kami,” ujar Eko.

Ia menambahkan bahwa dugaan pencemaran yang direkam dalam video yang ditunjukkan kepada DPRD bukan merupakan aktivitas dari perusahaannya, melainkan milik stockpile lain yang berada di seberang lokasi mereka.

“Kami memiliki dokumentasi terbaru yang menunjukkan bahwa saat aktivitas kami berlangsung, tidak ada pencemaran seperti yang dituduhkan,” lanjutnya.

Meski demikian, pihak DPRD menyatakan akan menindaklanjuti temuan ini secara resmi, termasuk dengan rapat dengar pendapat (RDP) dan kemungkinan membawa persoalan ini ke kementerian terkait.(*)




Ketua DPRD Jambi Geram, Perusahaan Batu Bara Milik PT Usaha Mitra Batanghari Diduga Cemari Lingkungan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi melakukan kunjungan mendadak ke lokasi PT Usaha Mitra Batanghari.

Perusahaan ini, merupakan perusahaan stockpile batu bara yang beroperasi di Jalan Pelabuhan Talang Duku, Kabupaten Muarojambi, berbatasan langsung dengan Kota Jambi.

Langkah ini diambil menyusul laporan masyarakat serta pelaku UMKM yang terdampak oleh dugaan pencemaran lingkungan akibat aktivitas perusahaan tersebut.

Masyarakat melaporkan keluhan seperti gangguan pernapasan, iritasi mata, hingga penurunan pendapatan usaha kecil di sekitar wilayah operasional.

Dalam pertemuan yang digelar di area perusahaan, pihak manajemen PT Usaha Mitra Batanghari memutar sejumlah video dokumentasi proses pemuatan batu bara ke kapal tongkang.

Dalam video tersebut tampak material batu bara tercecer ke sungai dan terhembus angin, yang diduga menjadi penyebab pencemaran air sungai.

Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz, menunjukkan kekecewaan atas sikap perusahaan yang dianggap tidak transparan.

Ia menyampaikan kekesalan saat mendapati jawaban yang dianggap berbelit-belit dari pihak perusahaan.

“Kalau saya benar, saya tidak takut. Dari tadi saya tanya, malah dijawab mutar-mutar soal stockpile lain,” tegas Hafiz.

Ia mendesak penanggung jawab perusahaan untuk mengakui bahwa video tersebut merupakan dokumentasi dari stockpile milik mereka.

“Ini jelas stockpile kalian, ngaku nggak?” tanya Hafiz.

Penanggung jawab perusahaan, Eko, akhirnya mengakui, “Ngaku Pak, itu memang stockpile kita.”

DPRD berencana membawa persoalan ini ke tingkat pusat dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), menyusul ketidakterbukaan pihak perusahaan selama kunjungan.

“Kami akan bawa ini ke kementerian. Masyarakat sudah jelas terdampak, sungai juga tercemar,” tegas Hafiz.(*)




PBB dan BPHTB Dipermudah, Maulana Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi memberikan kabar baik bagi warganya.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., Pemkot Jambi mengumumkan kebijakan baru terkait Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2025, yang berdampak langsung pada pengurangan beban pajak masyarakat.

Dari total lebih dari 182 ribu Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) yang diterbitkan tahun ini, sekitar 115 ribu SPPT atau 67 persen di antaranya mengalami penurunan nilai dibandingkan tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, sekitar 67 persen warga merasakan penurunan PBB tahun ini. Ini adalah bentuk keberpihakan kami kepada masyarakat,” kata Maulana, belum lama ini.

Sementara itu, sekitar 49 ribu SPPT (29 persen) tercatat mengalami kenaikan, yang menurut Maulana disebabkan oleh adanya pembangunan baru atau kenaikan nilai objek pajak.

Kenaikannya pun terbilang ringan, rata-rata hanya 1,8 persen. Adapun sisanya, sekitar 6 ribu SPPT (4 persen), tidak mengalami perubahan nilai.

Kebijakan fiskal ini merupakan kelanjutan dari pendekatan pro-rakyat yang konsisten dijalankan Pemkot Jambi.

Sebelumnya, pada April 2025, Pemkot juga menurunkan tarif Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) melalui formula baru yang lebih fleksibel.

Skema tersebut tidak hanya mengacu pada Zona Nilai Tanah (ZNT), tetapi juga mempertimbangkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).

Langkah ini membawa hasil signifikan. Jumlah transaksi properti di Kota Jambi melonjak dari 500 menjadi 1.500 transaksi per bulan, atau meningkat hingga 300 persen.

Efek domino lainnya adalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sebelumnya Rp 5–6 miliar menjadi Rp 7–8 miliar per bulan.

“Dampaknya sangat positif. Tarif kita turunkan, tetapi pendapatan daerah justru meningkat. Ini bukti bahwa kebijakan yang berpihak pada rakyat bisa tetap menjaga kinerja fiskal,” jelas Maulana.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kebijakan ini sejalan dengan program pemerintah pusat dalam mempercepat aktivitas ekonomi di daerah.

Salah satunya adalah dengan mempercepat layanan BPHTB, yang kini dapat selesai dalam waktu 2×24 jam.

“Ini adalah bagian dari upaya kami untuk mendorong kesejahteraan masyarakat Jambi melalui kemudahan transaksi dan pengurangan beban pajak,” tutup Maulana.(*)




Wali Kota Jambi Serukan Perlawanan terhadap Judol, Geng Motor, dan Narkoba di Hari Pramuka ke-64

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Dalam momentum peringatan Hari Pramuka ke-64, Wali Kota Jambi, Maulana, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Kwartir Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Jambi, menyerukan perlawanan tegas terhadap judi online (judol), geng motor, dan narkoba yang kini menjadi ancaman serius bagi generasi muda.

Peringatan Hari Pramuka yang digelar di halaman Balai Kota Jambi pada Selasa (19/8/2025) tersebut diikuti oleh ratusan anggota Pramuka dari berbagai gugus depan serta jajaran pemerintahan Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa Gerakan Pramuka harus tampil sebagai garda terdepan dalam menjaga moral, etika, dan masa depan generasi bangsa.

“Di tengah maraknya judi online, peredaran narkoba, dan aksi brutal geng motor, kita butuh generasi muda yang kuat, tangguh, dan berkarakter. Gerakan Pramuka harus hadir sebagai solusi, sebagai agen perubahan di tengah masyarakat,” tegas Maulana.

Ia juga mengajak seluruh anggota pramuka, khususnya di Kota Jambi, untuk terus aktif menjadi pelopor perubahan positif, baik di lingkungan sekolah, tempat tinggal, maupun di ruang digital.

Lebih lanjut, Maulana menegaskan bahwa peringatan Hari Pramuka ke-64 ini bukan hanya seremoni.

Melainkan refleksi bersama untuk memperkuat peran kepramukaan dalam membentuk karakter generasi emas 2045.

“Mari kita jadikan Gerakan Pramuka sebagai benteng terakhir generasi muda dari berbagai bentuk ancaman moral dan sosial. Tidak ada ruang untuk judi online, narkoba, dan geng motor di kota yang kita cintai ini,” pungkasnya.(*)




Hari Pramuka ke-64: Kemas Faried Alfarelly Terima Penghargaan Pancawarsa 1

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Ketua DPRD Kota Jambi sekaligus Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menerima penghargaan Pancawarsa 1 dalam rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-64 yang digelar di halaman Balai Kota Jambi, Selasa (19/8).

Penghargaan tersebut disematkan langsung oleh Ketua Majelis Pembimbing Kwartir Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Jambi, Maulana.

Ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Kemas Faried dalam membina dan mengembangkan Gerakan Pramuka di Kota Jambi.

Pancawarsa 1 merupakan tanda penghargaan yang diberikan kepada anggota dewasa Gerakan Pramuka atas kesetiaan, keaktifan, dan kontribusi nyata selama lima tahun berturut-turut dalam kegiatan kepramukaan.

Ini mencerminkan komitmen Kemas Faried terhadap nilai-nilai kepramukaan dan pendidikan karakter generasi muda.

Menyusul penghargaan ini, Kemas Faried menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukanlah puncak dari pengabdiannya.

Melainkan awal dari babak baru dalam memberikan kontribusi lebih luas dan bermakna, khususnya bagi perkembangan Gerakan Pramuka di Kwartir Cabang Kota Jambi.

“Penghargaan ini adalah motivasi untuk terus berbakti dan memberikan yang terbaik, tidak hanya untuk Gerakan Pramuka, tapi juga untuk masyarakat Kota Jambi secara keseluruhan,” ujar Kemas Faried.

Upacara peringatan Hari Pramuka ke-64 ini juga diikuti oleh ratusan anggota pramuka dari berbagai tingkatan serta tamu undangan dari unsur pemerintahan dan organisasi masyarakat.(*)




Merdeka di Tepian Kota: Pesta Rakyat HUT RI Kota Jambi Jadi Simbol Pemerataan Pembangunan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah berlangsung sukses dan meriah, Pesta Rakyat bertajuk “Merdeka di Tepian Kota Pulau Pasir Aur Duri” yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, resmi ditutup pada Sabtu malam (16/8/2025). Kegiatan yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi tersebut dipusatkan di kawasan Pulau Pasir Aur Duri, Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura.

Pemilihan Pulau Pasir Aur Duri sebagai lokasi utama bukanlah tanpa alasan. Selain menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat, langkah ini juga menjadi wujud nyata komitmen Pemkot Jambi untuk menghadirkan pemerataan pembangunan melalui penciptaan pusat-pusat keramaian baru. Kehadiran pesta rakyat di kawasan ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi lokal, terutama sektor UMKM dan ekonomi kreatif, sekaligus menjadi daya tarik wisata baru di tepian Sungai Batanghari.

Lebih dari sekedar hiburan, pesta rakyat ini juga mencerminkan semangat kebersamaan dan kedekatan pemerintah dengan warganya. Melalui momentum tersebut, Pemkot Jambi ingin menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya terpusat di kawasan inti kota, namun juga menyentuh wilayah-wilayah potensial yang memiliki daya ungkit ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

Penutupan Pesta Rakyat dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI tingkat Kota Jambi berlangsung meriah dan disambut hangat oleh masyarakat. Berbagai kegiatan dan lomba gembira digelar, mulai dari panjat pinang, lomba layang-layang, berbalas pantun, lomba gapura, hingga Festival Kuliner “Jajanan Bengen” yang menyajikan aneka hidangan khas rakyat. Suasana kebersamaan dan keceriaan pun begitu terasa, menjadikan pesta rakyat ini sebagai ruang silaturahmi sekaligus hiburan bersama.

Sebagai puncak acara, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., menyerahkan hadiah dan doorprize kepada para pemenang. Momen ini menjadi penanda resmi berakhirnya rangkaian Pesta Rakyat Pemkot Jambi Tahun 2025 yang sukses digelar penuh semangat, kegembiraan, dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa pemilihan kawasan “Pantai” Aur Duri sebagai pusat kegiatan bukanlah akhir dari sebuah acara, melainkan awal dari langkah strategis Pemkot Jambi untuk menumbuhkan destinasi wisata baru sekaligus kawasan ekonomi masyarakat.

“Kegiatan ini bukan akhir, justru ini baru kita mulai. Secara bertahap, infrastruktur kawasan ini akan kita perbaiki dan lengkapi. Yang terpenting adalah dukungan masyarakat, karena kawasan ini sejatinya milik kita bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa konsep ini merupakan terobosan baru Pemkot Jambi dalam memperkenalkan potensi kawasan indah di tepi Sungai Batanghari.

“InsyaAllah, kawasan ini akan kita dorong menjadi salah satu destinasi wisata pilihan, dengan memperbanyak agenda kegiatan dan event-event menarik di masa mendatang,” tambahnya.

Di hadapan ribuan masyarakat yang memadati acara penutupan tersebut, Wali Kota Maulana menegaskan, komitmen besar pemerintahannya. Ia menyampaikan bahwa di tahun pertama masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Pemkot Jambi akan menghadirkan sedikitnya 10 kawasan destinasi wisata baru yang akan menjadi ikon kebanggaan Kota Jambi. Kehadiran destinasi-destinasi tersebut diyakini akan mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru, khususnya sektor UMKM dan ekonomi kreatif masyarakat.

“Ini adalah komitmen kami. Kota Jambi harus berubah menjadi kota tujuan wisata agar UMKM kita semakin berkembang, daya saing meningkat, dan pertumbuhan ekonomi daerah semakin kuat. Semua itu akan kita dukung dengan transportasi umum masa depan, berupa bus listrik ramah lingkungan, yang nantinya siap mengantar masyarakat maupun wisatawan ke seluruh kawasan destinasi wisata di Kota Jambi,” jelas Maulana optimis.

Wali Kota Maulana juga menyampaikan langkah progresif yang telah disiapkan Pemkot Jambi melalui pembangunan infrastruktur berdampak ganda. Salah satunya adalah proyek penanganan banjir terpadu di lahan seluas 9 hektare di sepanjang kawasan Sungai Asam. Selain berfungsi untuk mengendalikan aliran air di kawasan yang selama ini rawan genangan, proyek tersebut juga akan dioptimalkan menjadi destinasi wisata air baru bagi masyarakat Kota Jambi.

“Kawasan ini merupakan titik terendah di Sungai Asam, sehingga akan kita manfaatkan dengan membangun sebuah danau buatan yang bukan hanya efektif mengendalikan banjir, tetapi juga menjadi daya tarik wisata baru di Kota Jambi,” ungkap Maulana.

Danau buatan tersebut nantinya akan dipercantik dengan lampu-lampu hias, dilengkapi dengan arena jogging track, serta area rekreasi keluarga. Kehadirannya diyakini tidak hanya memberi manfaat ekologis, namun juga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya sektor UMKM dan ekonomi kreatif di sekitarnya.

Berikut adalah versi narasi yang telah disempurnakan untuk memberikan kesan yang lebih formal, mengalir, dan berdaya ungkap tinggi:

Mengakhiri sambutannya, Wali Kota Jambi, Maulana, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan gelaran Pesta Rakyat Pemerintah Kota Jambi, sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025.

“Kepada seluruh masyarakat Kota Jambi, kami mohon doa dan dukungannya agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keteguhan hati untuk terus berjuang membangun kota yang kita cintai ini. Di momentum peringatan Hari Kemerdekaan ini, marilah kita perkuat semangat kebersamaan, saling tolong-menolong, dan gotong royong, agar cita-cita besar bangsa sebagaimana tema peringatan kemerdekaan tahun ini, “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju,” dapat terwujud secara nyata di Bumi Tanah Pilih Pusako Betuah, Kota Jambi yang kita banggakan ini,” pungkas Wali Kota Maulana.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi, Mariani Yanti, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Pesta Rakyat selama tiga hari berhasil memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Alhamdulillah, kegiatan ini mampu menumbuhkan potensi ekonomi daerah, terutama di sektor ekonomi kreatif dan UMKM. Tercatat, sebanyak 30 pelaku UMKM yang terlibat mengalami peningkatan transaksi secara signifikan. Semoga antusiasme masyarakat yang luar biasa hingga malam penutupan ini dapat terus menjadi pemicu bergeraknya roda perekonomian di Kota Jambi,” ungkapnya.

Kehadiran kegiatan Pesta Rakyat bertajuk “Merdeka di Tepian Kota Pulau Pasir Aur Duri” yang digelar di Kelurahan Penyengat Rendah itu disambut antusias oleh warga setempat. Salah satunya datang dari Oye, warga RT 03 Kelurahan Penyengat Rendah, yang juga menjadi penerima doorprize utama dalam gelaran tersebut.

“Saya sebagai warga disini tentu sangat berterima kasih kepada Bapak Wali Kota atas inisiatif menggelar acara ini di wilayah kami. Selain memperkenalkan kawasan kami kepada masyarakat luas, kegiatan ini juga memberikan dampak positif, khususnya bagi perekonomian warga, terutama pelaku UMKM,” ujarnya singkat.

Acara yang berlangsung meriah dan mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat ini turut dihadiri Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi Robby Fathir Nashary, perwakilan unsur Forkopimda Kota Jambi, Sekretaris Daerah H. A. Ridwan, beserta jajaran Pemerintah Kota Jambi. Selain itu, juga tampak pula hadir Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG., Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Jambi Marsha Lystia, S.E., B.Com., Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, Forum Ketua RT se-Kota Jambi, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan lainnya.(*)




Apresiasi Putra-Putri Terbaik, Pemkot Gelar Resepsi Kenegaraan, Jamu Anggota Paskibraka di Griya Mayang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebagai wujud rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Jambi dengan lancar dan khidmat, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menggelar jamuan bertajuk “Resepsi Kenegaraan” di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Minggu malam (17/8/2025).

Acara tersebut juga menjadi ajang penghargaan dan apresiasi kepada para anggota Paskibraka Kota Jambi yang telah sukses mengemban amanah mulia pada prosesi Upacara Pengibaran dan Penurunan Duplikat Bendera Pusaka di Balaikota Jambi, Minggu 17 Agustus 2025.

Resepsi yang berlangsung penuh khidmat dan nuansa kebersamaan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A. Hadir pula Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, jajaran Forkopimda lainnya, Sekretaris Daerah beserta jajaran dilingkup Pemerintah Kota Jambi.

Selain itu juga tampak hadir Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG., didampingi Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Jambi Marsha Lystia, S.E., B.Com., dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Jambi Hj. Sri Hartati Ridwan, SPd., M.E.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi dokter Maulana mengatakan, Resepsi Kenegaraan ini menjadi wujud ungkapan rasa syukur atas anugerah kemerdekaan dari Allah SWT, sekaligus sebagai bentuk apresiasi atas suksesnya rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Jambi.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses. Malam ini juga menjadi momentum silaturahmi, sekaligus sarana berbagi kebahagiaan atas capaian yang kita raih bersama,” ujar Maulana.

Secara khusus, Wali Kota turut pula menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas dedikasi Paskibraka, para putra-putri terbaik Kota Jambi yang telah menunaikan tugas negara dengan sempurna. Dia menambahkan, suksesnya pelaksanaan tersebut juga tak lepas dari kolaborasi yang apik dari semua pihak.

“Sinergi yang kuat antara Pelatih, Purna Paskibraka, TNI- Polri, termasuk OPD kami, serta seluruh masyarakat yang telah mendorong adik-adik Paskibraka kita berlatih dengan keras, sehingga hari ini seluruh pelaksanaan dapat berjalan sukses tanpa hambatan. Semangat kebersamaan inilah modal besar kita, yang harus terus kita jaga,” katanya.

Wali Kota Maulana juga mengungkapkan, bahwa keberhasilan para anggota Paskibraka tidak hanya mencerminkan pembentukan karakter yang baik di lingkungan keluarga dan masyarakat, tetapi juga menjadi bukti nyata keberhasilan sektor pendidikan di Kota Jambi dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan karakter pelajar.

“Tentu kami sangat berbangga dengan pencapaian ini, karena membuktikan bahwa pendidikan karakter bagi generasi muda di Kota Jambi berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang nyata,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota turut menyampaikan pesan inspiratif, salah satunya agar para anggota Paskibraka senantiasa menjadi duta muda yang menjunjung tinggi semangat cinta tanah air, berakhlak mulia, serta mampu menjadi teladan yang baik di tengah masyarakat.

“Semoga seluruh pengalaman dan nilai kedisiplinan yang kalian peroleh selama berlatih dapat terus dijaga demi kejayaan bangsa dan negara. Jangan pernah terjerumus pada berbagai bentuk kenakalan remaja yang saat ini marak, seperti penyalahgunaan narkoba, geng motor, hingga judi online, karena semua itu hanya akan merusak masa depan kalian,” pesan Wali Kota.

“Atas nama Pemerintah, sekali lagi saya ucapkan terimakasih. Tugas berikutnya adalah mengisi kemerdekaan ini dengan penuh makna, semangat untuk membangun dan mewujudkan kota Jambi Bahagia dengan masyarakatnya yang sejahtera,” pungkas Wali Kota Maulana.

Resepsi Kenegaraan ini selain dihadiri seluruh anggota Paskibraka Kota Jambi Tahun 2025, juga turut dihadiri para Instruktur, Pelatih, Duta Pancasila serta Purna Paskibraka Indonesia Kota Jambi.(*)