Kisah AIPTU Ziki Khalidi, Polisi Humanis yang Mengabdi di Tengah Masyarakat Jelutung

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Sosok inspiratif datang dari tubuh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Jambi.

Adalah AIPTU Ziki Khalidi, anggota aktif yang tak hanya menjalankan tugas sebagai penegak hukum, tetapi juga hadir sebagai pemimpin warga di lingkungan tempat tinggalnya.

Berkat dedikasi dan pengabdian luar biasa, AIPTU Ziki Khalidi menerima Piagam Penghargaan dari Kapolresta Jambi, Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K., M.H., pada 25 Juli 2025.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilannya menjalin hubungan baik dengan masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya, khususnya di Kelurahan Payo Lebar, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi.

Tak hanya bertugas sebagai Panit I Unit Reskrim Polsek Pasar, AIPTU Ziki juga dipercaya oleh warga sebagai Ketua RT 25.

Ia aktif mengayomi dan membantu warga, bahkan di luar jam dinas.

“Pak Ziki itu tidak pernah pilih-pilih waktu. Kalau ada warga yang butuh bantuan, pasti dia datang. Polisi yang seperti ini bikin kami bangga,” ujar salah satu warga RT 25.

Piagam bernomor P/92/VII/KEP/2025 menjadi bukti nyata bahwa semangat pengabdian AIPTU Ziki tidak hanya terlihat saat berseragam, tetapi juga saat mengenakan pakaian warga biasa.

Dengan pendekatan persuasif, empati tinggi, dan semangat sosial yang kuat, ia berhasil menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis.

Kapolresta Jambi, Kombes Pol Boy Sutan, menyatakan bahwa penghargaan ini adalah bentuk dukungan institusi kepada anggotanya yang menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

“Polri membutuhkan sosok seperti AIPTU Ziki, yang tidak hanya profesional dalam tugas, tapi juga menjadi inspirasi dan teladan di masyarakat,” tegas Kapolresta.

Kisah AIPTU Ziki Khalidi adalah contoh bahwa menjadi polisi tidak hanya tentang menjaga hukum, tetapi juga membangun kepercayaan, kedekatan, dan harmoni sosial dari lingkungan terkecil.

Penghargaan ini menegaskan bahwa sinergi antara polisi dan masyarakat akan terwujud kuat jika dilandasi niat tulus untuk mengabdi.(*)




5.000 Bibit Ikan Nila Ditebar, Polairud Polda Jambi Gencarkan Ketahanan Pangan

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam upaya mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan nasional, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jambi melalui Markas Unit (Marnit) Kuala Tungkal melaksanakan kegiatan penebaran 5.000 bibit ikan nila serta penanaman jagung di Desa Tungkal I, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Rabu (06/08/2025).

Kegiatan ini berlangsung di lahan milik H. Manan, seorang tokoh masyarakat setempat, dan dihadiri oleh berbagai unsur seperti personel Ditpolairud Polda Jambi, Kasat Polairud Polres Tanjab Barat Iptu Putra, Kapolsek KSKP Iptu Widiharto, Babinsa Kodim 0419 Serka Sarbani, Kadis Perikanan Tanjab Barat Hapriansyah S.St.Pi, perwakilan BPSDM Dita Sitanggang, santri Pondok Pesantren As-Syatibi, dan masyarakat nelayan sekitar.

Kegiatan dimulai dengan penebaran 5.000 ekor bibit ikan nila, dilanjutkan penanaman jagung di lahan seluas 5.000 meter persegi.

Aksi ini merupakan kolaborasi nyata antara kepolisian, TNI, instansi pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong keberlanjutan ketahanan pangan di wilayah pesisir.

Direktur Polairud Polda Jambi, Kombes Pol Agus Tri Waluyo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap ketahanan pangan sekaligus sarana membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat pesisir.

“Kegiatan ini adalah wujud dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional, sekaligus membangun sinergi positif dengan masyarakat,” ujarnya.

Masyarakat menyambut baik inisiatif ini karena dianggap memberikan dampak langsung terhadap lingkungan dan ekonomi lokal, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.(*)




HUT RI ke-80: Ditpolairud Jambi Edukasi Nasionalisme Lewat Pembagian Bendera di Perairan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 pada 17 Agustus 2025, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jambi menggelar aksi pembagian bendera merah putih kepada masyarakat perairan di Kota Jambi, Rabu (6/8/2025).

Sebanyak 50 bendera merah putih dibagikan langsung oleh personel Ditpolairud kepada kapal-kapal yang beraktivitas di sepanjang perairan Kota Jambi.

Sasaran utama kegiatan ini adalah kapal-kapal yang belum mengibarkan bendera atau yang menggunakan bendera yang sudah kusam dan tidak layak.

Menurut Dirpolairud Polda Jambi Kombes Pol Agus Tri Waluyo, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menanamkan semangat nasionalisme dan membangkitkan kecintaan masyarakat terhadap simbol negara menjelang HUT RI ke-80.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengingatkan masyarakat betapa pentingnya mengibarkan bendera merah putih sebagai bentuk kecintaan kepada Tanah Air dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan,” ujar Kombes Pol Agus Tri Waluyo.

Masyarakat perairan menyambut baik inisiatif tersebut. Banyak di antara mereka merasa terbantu dengan adanya pembagian bendera, terlebih menjelang momen penting seperti Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Ditpolairud Polda Jambi dan masyarakat pesisir, sekaligus memperkuat rasa bangga terhadap identitas nasional.

Kegiatan ini menandai komitmen Ditpolairud dalam mendukung perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-80 tahun 2025, agar semarak kemerdekaan dapat dirasakan hingga ke seluruh pelosok, termasuk wilayah perairan.(*)




Vokalis Turun Panggung! Rock Rise Vol. 5 Tinggalkan Momen Tak Terlupakan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gelaran Rock Rise Vol. 5 sukses menjadi sorotan utama dalam rangkaian Festival Batanghari 2025 yang berlangsung di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Putri Pinang Masak, Kota Jambi, Selasa malam (5/8/2025).

Konser musik rock ini menghadirkan enam band rock lokal Jambi, yakni 7Silent, MAVS, Enjoy Band, Greget, NuLight, dan Remains of Arasy, yang tampil memukau dan membakar semangat ratusan penonton sejak awal hingga akhir acara.

Acara dibuka dengan penampilan energik dari 7Silent, yang membawakan lagu-lagu rock klasik dengan aransemen modern dan penuh energi.

Suasana semakin panas saat MAVS dari Kabupaten Batanghari membawakan lagu ikonik “Sweet Child O’ Mine” milik Guns N’ Roses.

Aksi vokalis MAVS yang penuh karisma membuat penonton ikut bernyanyi bersama.

Sebagai penggagas acara, Enjoy Band dan Greget tak mau kalah.

Keduanya menampilkan musikalitas yang kuat dengan ciri khas masing-masing, menunjukkan bahwa semangat musik rock lokal Jambi masih terus menyala.

Penutupan acara disempurnakan oleh NuLight dan Remains of Arasy.

Penampilan Remains of Arasy mencuri perhatian saat membawakan lagu milik Killing Me Inside lengkap dengan aksi sang vokalis yang turun panggung dan berinteraksi langsung dengan penonton, menciptakan momen emosional yang tak terlupakan.

Sebagai bentuk penghargaan, panitia Rock Rise Vol. 5 menyerahkan piagam apresiasi kepada seluruh band peserta, media partner yang selalu mendukung Rock Rise, serta Mumutama Production selaku event organizer.

Penghargaan juga diberikan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua musisi, media, EO, dan seluruh pihak yang telah mendukung. Tanpa mereka, Rock Rise Vol. 5 tidak akan semeriah ini,” ujar Imung, perwakilan penyelenggara, saat menutup acara.

Keberhasilan Rock Rise Vol. 5 menjadi bukti bahwa musik rock di Jambi masih memiliki tempat di hati masyarakat.

Acara ini tidak hanya memberikan ruang bagi musisi lokal untuk berekspresi, tetapi juga menjadi alternatif hiburan berkualitas bagi warga Kota Jambi.

Dengan antusiasme penonton dan dukungan komunitas musik lokal, Rock Rise dipastikan akan terus berlanjut dan menjadi ajang tahunan yang dinanti.(*)




Yusnaini: Media Bisa Mendidik, Menyatukan, dan Mengubah Arah Bangsa

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Di tengah kemajuan teknologi digital yang terus berkembang, peran jurnalis dalam membangun bangsa tetap krusial dan tidak tergantikan.

Bukan hanya sebagai penyampai informasi, jurnalis juga berfungsi sebagai penjaga nurani publik, pengawas kekuasaan, serta penggerak perubahan sosial di masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Yusnaini, Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Nurdin Hamzah sekaligus mahasiswa program doktoral Ilmu Komunikasi di Universitas Sahid, Jakarta.

“Jurnalis memiliki peran strategis dalam membangun bangsa. Dari sudut pandang ilmu komunikasi, media bukan sekadar saluran informasi, tetapi juga agen pembentuk kesadaran kolektif,” ujar Yusnaini.

Menurutnya, media massa berperan besar dalam menyebarkan nilai-nilai sosial dan budaya, membentuk opini publik, serta menjaga keberagaman dalam bingkai persatuan.

Media juga memiliki tanggung jawab untuk mendidik masyarakat melalui informasi yang akurat dan relevan.

“Pers juga berfungsi sebagai alat kontrol kekuasaan. Di satu sisi, media bisa menyoroti kebijakan yang merugikan publik. Di sisi lain, jurnalis dapat menjadi corong suara bagi kelompok terpinggirkan yang selama ini kurang mendapat perhatian,” tambahnya.

Dalam konteks demokrasi, Yusnaini menekankan bahwa jurnalis memiliki tanggung jawab sebagai pilar keempat demokrasi.

Pers yang independen dinilai penting dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, serta memastikan ruang publik tetap terbuka untuk berbagai suara dan kepentingan.

“Tanpa pers yang bebas dan kritis, demokrasi bisa kehilangan daya hidupnya. Media harus berani menantang narasi dominan yang tidak berpihak kepada kepentingan rakyat,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa jurnalis turut membentuk identitas bangsa melalui pemberitaan yang menggabungkan nilai-nilai lokal dan pengaruh global.

Ini penting agar keberagaman yang dimiliki Indonesia tetap terjaga dalam kesatuan nasional.

“Jurnalis bukan hanya mengabarkan peristiwa, tetapi juga menghidupkan kesadaran publik dan mendorong arah perubahan sosial. Peran mereka sangat vital dalam pembangunan yang adil, inklusif, dan berkelanjutan,” tutup Yusnaini.(*)




Buka Rakercab APRI, Wali Kota Maulana Tegaskan Komitmen Perkuat KUA di Tiap Kecamatan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, dianugerahi piagam penghargaan dari Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Provinsi Jambi.

Wali Kota Jambi itu dinilai berdedikasi dan memberikan dukungan penuh terhadap pelayanan kepenghuluan di Kota Jambi.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Ketua Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia Provinsi Jambi Dr. Taufik, S.Ag., M.H., disela acara pembukaan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kota Jambi, Selasa (5/8/2025).

Acara yang berlangsung di Aula PKK Kota Jambi itu dirangkai pula dengan pengukuhan pengurus Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kota Jambi untuk masa bhakti 2025-2029.

Dalam prosesi acara itu, H. Hasbullah, S.Ag. M.Pd.I., dikukuhkan sebagai Ketua Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kota Jambi masa bakti 2025-2029. Pengukuhan dilakukan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jambi Dr. H. Abdullah Saman, M.Pd.I., yang ditandai dengan pemasangan pin dan penyerahan bendera pataka kepada Ketua APRI Kota Jambi terpilih.

Wali Kota Jambi dokter Maulana, dalam sambutannya saat membuka Rapat Kerja Cabang (Rakercab) APRI Kota Jambi, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk terus memperkuat layanan kepenghuluan.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya akan memprioritaskan kehadiran layanan Kantor Urusan Agama (KUA) di setiap kecamatan yang ada di Kota Jambi, guna mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Ia menyatakan bahwa program “Kota Jambi Bahagia” memiliki keterkaitan erat dengan tugas dan fungsi APRI, khususnya dalam mendukung upaya pembangunan keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah.

“APRI harus menjadi organisasi yang kuat dan solid, sehingga dapat terus berkolaborasi bersama pemerintah dalam memperkuat pembangunan serta ketahanan keluarga di Kota Jambi,” harapnya.

Ia juga menekankan, pentingnya membangun keluarga yang berkualitas sejak dari tahap awal, yaitu melalui konseling dan bimbingan pranikah.

Menurutnya, peran Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) sangat strategis dalam proses ini, sebagai garda terdepan dalam membentuk fondasi keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah.

Selain itu, Ia juga menyoroti tingginya angka perceraian yang terjadi, termasuk di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Fenomena ini, menurutnya, menjadi perhatian serius yang harus diantisipasi bersama.

“Upaya pencegahan perceraian harus dimulai dari dalam, yakni melalui pembinaan kehidupan rumah tangga yang sehat, penyuluhan secara rutin, serta penguatan nilai-nilai keagamaan dan ketahanan rohani,” jelasnya.

Wali Kota mengingatkan, bahwa seluruh pihak memiliki peran penting dalam membangun ketahanan keluarga, termasuk melalui program unggulan Pemerintah Kota Jambi, yaitu Kampung Bahagia, yang selaras dengan peran Kementerian Agama dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan dalam pembinaan keluarga.

“Dalam hal ini saya sangat mengharapkan dukungan APRI untuk membangun keluarga yang bahagia di kota Jambi,” tegasnya.

Wali Kota Maulana, juga menekankan pentingnya membangun keluarga yang berkualitas sejak dari tahap awal, yaitu melalui konseling dan bimbingan pranikah. Menurutnya, peran Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) sangat strategis dalam proses ini, sebagai garda terdepan dalam membentuk fondasi keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah.

Ia juga menyoroti tingginya angka perceraian yang terjadi, termasuk di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Fenomena ini menurutnya, harus menjadi perhatian serius yang harus diantisipasi bersama.

“Upaya pencegahan perceraian harus dimulai dari dalam, yakni melalui pembinaan kehidupan rumah tangga yang sehat, penyuluhan secara rutin, serta penguatan nilai-nilai keagamaan dan ketahanan rohani,” katanya.

Ia juga menegaskan, bahwa seluruh pihak memiliki peran penting dalam membangun ketahanan keluarga, termasuk melalui program unggulan Pemerintah Kota Jambi, yaitu Kampung Bahagia, yang selaras dengan peran Kementerian Agama dan Kantor Urusan Agama (KUA) dalam pembinaan keluarga.

Sebelumnya, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jambi, Dr. H. Abdullah Saman, M.Pd.I., menyampaikan harapannya agar pengurus APRI Kota Jambi masa bakti 2025–2029 yang baru saja dikukuhkan dapat menjalankan amanah organisasi secara optimal, serta aktif berkontribusi dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya di bidang pembangunan keluarga dan penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

“Saya yakin, di bawah kepemimpinan Bapak Wali Kota Jambi saat ini, peran APRI dapat terus diperkuat dalam berbagai aspek pelayanan kepenghuluan dan pembinaan keluarga,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Abdullah Saman, juga mendorong agar pengurus APRI Kota Jambi terus meningkatkan soliditas internal, serta mampu beradaptasi dan berinovasi di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.

Ia menekankan pentingnya pendekatan dan pembinaan yang efektif kepada masyarakat, sebagai bagian dari tugas utama APRI dalam membentuk keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah.

“Upaya-upaya ini penting dilakukan agar organisasi kita tampak lebih hidup, aktif, dan mampu saling mendukung satu sama lain dalam menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Cabang APRI Kota Jambi terpilih, H. Hasbullah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa kepengurusan APRI Kota Jambi saat ini merupakan periode kedua sejak organisasi tersebut hadir dan terbentuk di Kota Jambi pada tahun 2021.

“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh rekan-rekan atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada kami untuk mengemban amanah ini. Kesuksesan yang telah diraih tentu tidak akan mungkin terwujud tanpa adanya dukungan, kerja sama, dan sinergi dari semua pihak,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapannya, agar Wali Kota Jambi itu terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan dan program kerja APRI di Kota Jambi.

“Kebijakan dan dukungan Bapak Wali Kota sebagai seorang pemimpin sangat kami harapkan. Bahkan, kami telah merasakan dampaknya secara nyata, mulai dari pelaksanaan Musyawarah Cabang, prosesi Pengukuhan, hingga Rapat Kerja hari ini. Semua ini dapat terselenggara berkat sinergi yang terjalin, tidak hanya melalui Kementerian Agama, tetapi juga melalui perhatian dan fasilitasi dari Pemerintah Kota Jambi,” tutup Hasbullah.

Turut hadir pada kesempatan itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Jambi Kamal Firdaus, Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kota Jambi Raja Bungsu perwakilan Lembaga Adat Melayu Kota Jambi, serta undangan lainnya.(*)




Penataan Tugu Berlampu Hias, Langkah Strategis Wali Kota Jambi Hadirkan Titik Pertumbuhan Ekonomi Baru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Upaya memperindah wajah Kota Jambi sebagai etalase Provinsi Jambi terus digalakkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi di bawah kepemimpinan Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A.

Langkah-langkah konkret penataan kota tidak hanya menonjolkan aspek estetika, tetapi juga mengusung semangat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Teranyar, Selasa malam (5/8/2025), Wali Kota Jambi, dr. Maulana, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, meresmikan Lampu Hias Tugu Perkumpulan Pecinta Tanaman (PPT) yang berdiri megah di kawasan perempatan depan Museum Siginjai, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

Kehadiran Tugu PPT yang kini dipercantik dengan pencahayaan artistik ini tidak hanya menjadi elemen baru dalam lanskap keindahan kota, tetapi juga dirancang untuk menghidupkan ruang publik yang mendukung tumbuhnya sektor ekonomi kreatif dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitarnya.

Melalui inovasi tata ruang yang terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi, Pemerintah Kota Jambi menunjukkan komitmennya dalam menciptakan kota yang tidak hanya indah dipandang, namun juga inklusif dan produktif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pada peresmian tersebut, tampak hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. H. A. Ridwan, M.Si, Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp. OG, Ketua GOW Kota Jambi Marsha Lystia, S.E., B.Com, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, S.Pd, M.E., serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Dalam keterangannya, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menjelaskan bahwa pemasangan lampu hias di Tugu Perkumpulan Pecinta Tanaman merupakan bagian dari program unggulan Pemerintah Kota Jambi dalam penataan ruang kota yang terpadu, sekaligus menciptakan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di kawasan perkotaan.

“Langkah ini kita lakukan sebagai upaya membangun kawasan yang memiliki potensi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata baru, khususnya pada malam hari, dengan menghadirkan keindahan visual melalui pencahayaan artistik,” ungkapnya.

Wali Kota Maulana juga menambahkan bahwa Tugu Pecinta Tanaman salah satu dari sejumlah titik yang ditata secara modern dan estetis.

Dalam waktu dekat ini, Pemkot Jambi juga akan meresmikan lampu hias di menara PDAM yang berada di kawasan Masjid Agung Al-Falah. Saat ini sedang dalam tahap pengerjaan.

“Selain itu, revitalisasi Taman Remaja juga menjadi salah satu prioritas utama yang sedang kami kebut, dan ditargetkan selesai tahun ini,” lanjutnya.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Pemkot Jambi berkomitmen menghadirkan wajah kota yang tidak hanya indah, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat identitas kota sebagai pusat destinasi urban yang hidup, terutama di malam hari.

Wali Kota Maulana menyampaikan keyakinannya bahwa kehadiran ruang-ruang publik yang tertata dan menarik akan menghidupkan kembali atmosfer Kota Jambi, sekaligus menciptakan destinasi wisata baru yang mampu menarik minat masyarakat, khususnya para pecinta kuliner dan pelaku ekonomi kreatif.

“Upaya ini kita lakukan agar Kota Jambi tetap hidup dan dinamis, dengan perputaran ekonomi yang terus berjalan sepanjang waktu, pagi, siang, hingga malam hari,” ujar Maulana dengan penuh optimisme.

Lebih lanjut, Wali Kota Jambi itu juga terus menyatakan komitmennya untuk membangun kembali kawasan Pasar Tua Jambi, sebagai kawasan wisata kuliner yang akan memadukan konsep tradisional dan modern, tanpa menghilangkan sisi sejarah di dalamnya.

Selain itu, Wali Kota Maulana juga sedang mendorong inovasi pembangunan infrastruktur perkotaan dengan mengembangkan proyek-proyek multifungsi yang tidak hanya menyasar satu tujuan tunggal, tetapi dirancang untuk memberikan manfaat ganda bagi masyarakat.

Salah satu contohnya adalah pembangunan kawasan danau buatan yang merupakan bagian dari sistem penanganan banjir Kota Jambi.

Kawasan ini tidak hanya berfungsi sebagai tampungan air untuk mengendalikan limpahan saat curah hujan tinggi, namun juga diselaraskan menjadi ruang publik baru yang bernilai rekreatif, estetis, dan ekonomis.

“Nantinya kawasan ini akan menjadi danau pengendali banjir yang dilengkapi dengan pintu air agar ketinggian air dapat dikontrol. Namun, tak hanya itu, kami juga akan menjadikannya destinasi wisata air, dengan fasilitas pendukung seperti jogging track, lampu hias, serta elemen visual dan animatif yang menarik,” terang Wali Kota Maulana.

Ia menekankan bahwa pendekatan pembangunan seperti ini penting agar infrastruktur tidak sekedar menyelesaikan persoalan teknis, tetapi juga menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi dan sosial masyarakat sekitar.

“Dengan begitu, kawasan ini akan hidup dan memberi manfaat lebih luas, baik dari sisi lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Pengembangan ruang-ruang kota menjadi titik-titik pertumbuhan ekonomi baru diyakini akan memberikan dampak strategis tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga dalam mengatasi persoalan kepadatan lalu lintas di Kota Jambi.

Wali Kota Maulana meyakini, dengan hadirnya kawasan-kawasan baru yang menarik minat kunjungan masyarakat, arus aktivitas warga akan tersebar lebih merata dan tidak lagi terpusat di satu titik.

“Kawasan-kawasan ini akan menjadi pemecah keramaian, sehingga potensi kemacetan dapat ditekan karena beban keramaian terbagi di berbagai lokasi,” jelasnya

Tak hanya membangun infrastruktur dan menyediakan fasilitas fisik, Pemerintah Kota Jambi juga mengambil langkah konkret untuk mendukung pengembangan pelaku ekonomi kreatif dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), salah satunya melalui kerja sama strategis dengan lembaga perbankan.

“Kami bekerja sama dengan Bank BTN dan Bank Jambi untuk menggelontorkan Bantuan Usaha Masyarakat secara berkelompok. Saat ini, dana yang telah terkumpul mencapai Rp140 miliar,” ungkap Wali Kota Maulana.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa dana tersebut akan disalurkan secara bertahap kepada para pelaku UMKM di seluruh wilayah Kota Jambi.

Namun, bantuan ini tidak hanya diberikan dalam bentuk finansial semata.

Pemkot Jambi juga akan aktif melakukan sosialisasi, menyediakan lokasi usaha strategis, serta melatih generasi muda agar tumbuh menjadi pelaku ekonomi mandiri dan inovatif.

“Tujuan besarnya adalah menghadirkan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru, tempat bermain bagi anak-anak, ruang berkembang bagi UMKM, dan destinasi wisata yang menarik. Kami ingin Kota Jambi sebagai Ibu Kota Provinsi benar-benar menjadi kota tujuan wisata yang hidup, produktif, dan terus tumbuh secara ekonomi,” pungkasnya.(*)




Wali Kota Jambi Maulana Resmikan Tugu Perkumpulan Pecinta Tanaman Indonesia yang Dipercantik, Siap Jadi Ikon Wisata Baru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Wali Kota Jambi, Maulana, resmi meresmikan Tugu Perkumpulan Pecinta Tanaman Indonesia  yang kini tampil lebih memesona usai dipercantik sebagai bagian dari pengembangan kawasan wisata budaya di Kota Jambi.

Peresmian ini menjadi langkah awal menuju peluncuran 10 titik wisata baru yang akan diresmikan serentak pada November mendatang, bertepatan dengan pelaksanaan Musyawarah Komwil II Walikota se-Sumatera.

“Kita mulai dari titik ini, Tugu Museum Siginjai, yang sudah dipercantik dan kini menjadi wajah baru Kota Jambi di kawasan budaya. Setelah ini, pengerjaan akan dilanjutkan ke sekitar Masjid Agung dan kawasan Taman Remaja yang juga akan berganti nama dan fungsi,” ujar Maulana dalam sambutannya.

Maulana menyampaikan bahwa pengembangan titik-titik wisata ini tidak hanya bertujuan memperindah kota, tetapi juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata dan UMKM.

Ia mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mendukung penuh inisiatif ini.

“Harapannya, pada bulan 11 nanti, kita akan meresmikan minimal 10 titik wisata baru bersamaan dengan event besar musyawarah komwil. Ini harus jadi momentum agar Kota Jambi memiliki pusat-pusat ekonomi baru — pagi hari dengan aktivitas pasar, siang hari dengan wisata budaya, malam hari dengan kuliner,” tambahnya.

Dengan kota yang terus hidup dari pagi hingga malam, Wali Kota Maulana optimistis akan tumbuh geliat ekonomi baru di Kota Jambi, termasuk lahirnya lebih banyak pelaku UMKM.

Langkah revitalisasi ini menjadi bagian dari visi besar Pemerintah Kota Jambi untuk menjadikan kota ini sebagai pusat wisata budaya, religi, dan kuliner di Sumatera.(*)




8 Merek Beras Diduga Oplosan Beredar di Jambi, Pemprov Keluarkan Edaran Penting

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi Jambi melalui Sekretariat Daerah mengeluarkan surat edaran penting yang berisi instruksi penarikan sementara terhadap sejumlah merek beras yang diduga oplosan.

Hal ini menyusul hasil inspeksi mendadak (sidak) oleh Tim Satgas Pangan Provinsi Jambi bersama Ditreskrimsus Polda Jambi pada 17 Juli 2025.

Dalam sidak tersebut, tim menemukan dugaan peredaran beras oplosan di berbagai pasar modern dan tradisional di Kota Jambi.

Beberapa merek beras yang masuk dalam daftar temuan antara lain Raja Ultima, Raja Platinum, Sania, Siip, Fortune, Dua Koki, Topi Koki, dan Sentra Pulen.

Sebagai bentuk tindakan preventif, surat edaran bernomor S-1750/SETDA.PRKM-2.1/VII/2025 yang bersifat penting ini meminta seluruh pelaku usaha retail – termasuk mall, minimarket, swalayan, dan pasar tradisional – untuk:

  1. Menarik sementara semua produk beras dari merek-merek yang disebutkan hingga hasil uji laboratorium resmi dikeluarkan oleh instansi berwenang.

  2. Menghentikan penjualan, distribusi, dan promosi atas produk terkait selama proses penarikan berlangsung.

  3. Berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan atau Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi apabila menghadapi kendala atau memiliki informasi tambahan.

Langkah ini diambil guna melindungi konsumen dari potensi ancaman keamanan pangan dan memastikan kualitas produk pangan yang beredar di wilayah Provinsi Jambi.

Pemerintah juga mengimbau para pelaku usaha untuk aktif memantau dan melaporkan perkembangan selama masa penarikan produk berlangsung. Surat edaran ini sendiri ditandatangani Sekda Provinsi Jambi, Sudirman pada 31 Juli 2025 lalu. (*)




Pengadaan Jalan Tanpa Tender, Pejabat UKPBJ Kerinci Jadi Tersangka Baru

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Perkembangan terbaru dalam kasus dugaan korupsi proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) tahun anggaran 2023 di Dinas Perhubungan Kabupaten Kerinci menunjukkan peningkatan jumlah tersangka.

Setelah sebelumnya 9 orang ditetapkan sebagai tersangka, kini Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh resmi menetapkan satu tersangka tambahan, sehingga total menjadi 10 tersangka.

Penetapan tersangka baru ini diumumkan dalam jumpa pers oleh Kepala Kejari Sungai Penuh, Sukma, didampingi Kasi Pidsus dan Kasi Intel.

Tersangka terbaru berinisial YAS, yang diketahui menjabat sebagai pejabat pengadaan dan belanja di UKPBJ (Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa).

“Penetapan YAS sebagai tersangka merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya. YAS ini ditunjuk oleh Heri Cipta, pengguna anggaran di Dinas Perhubungan, sebagai pejabat pengadaan,” jelas Sukma.

Kejari menyebut YAS bersama tersangka lainnya, termasuk HC, MM, serta lima perusahaan swasta, diduga melakukan praktik pemecahan paket proyek agar bisa dilakukan melalui penunjukan langsung, bukan tender sebagaimana mestinya.

Menurut Kasi Pidsus Kejari Sungai Penuh, Yogi, peran YAS sangat sentral dalam proses pengadaan.

“Kami sudah menemukan modus baru dalam kasus ini. Seharusnya kegiatan ini dilakukan lewat tender, tapi YAS menunjuk langsung perusahaan-perusahaan tertentu,” ungkapnya.

YAS dijerat dengan pasal yang sama seperti para tersangka lain, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Penyidikan terus berlangsung, dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru jika ditemukan dua alat bukti yang cukup.

“Proses hukum masih berjalan. Siapa pun yang terlibat, jika cukup bukti, akan kami tindak sesuai ketentuan hukum,” tutup Yogi.(*)