Siap-Siap! Harap Tertib Berlalu Lintas, ETLE Mulai Terpasang di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik mulai terpantau terpasang di beberapa titik strategis di Kota Jambi.

Pemasangan kamera ETLE ini merupakan bagian dari upaya modernisasi penegakan hukum di bidang lalu lintas oleh Kepolisian.

Dirlantas Polda Jambi, Kombes Pol. Adi Benny Cahyono, S.H., S.I.K., M.Si., membenarkan keberadaan ETLE di Kota Jambi.

Meski begitu, ia belum merinci secara pasti berapa jumlah perangkat ETLE yang telah dipasang.

“ETLE yang terpasang di Kota Jambi itu dari vendor Korlantas Polri. Untuk jumlahnya belum bisa kami sampaikan secara detail,” ujar Kombes Adi Benny , Sabtu (9/8/2025).

Berdasarkan pantauan sepucukjambi.id, setidaknya terdapat dua titik pemasangan ETLE yang sudah terlihat di Kota Jambi.

Pertama berada di kawasan Simpang Pulai arah ke Hotel Aston, dan satu lagi di sekitar Tugu Juang.

Pemasangan ETLE ini diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan pengendara dalam berlalu lintas serta mengurangi angka pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polda Jambi.

Kehadiran ETLE juga mendukung program transparansi dan akurasi dalam penegakan hukum, karena semua pelanggaran akan terekam otomatis oleh sistem dan ditindak secara elektronik tanpa interaksi langsung antara petugas dan pelanggar.(*)




Program Literasi Ditpolairud Jambi, Bangun Minat Baca Anak Pesisir

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jambi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan melalui program Rumah Baca Bhayangkara Bahari, yang berlokasi di pesisir Kuala Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Pada Jumat, 8 Agustus 2025 pukul 10.00 WIB, Ditpolairud menggelar kegiatan literasi bersama puluhan siswa-siswi dari SD Negeri 30 Kecamatan Kuala Jambi, bertempat di Rumah Baca tersebut.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap peningkatan minat baca di kalangan anak-anak pesisir.

Personel Ditpolairud tidak hanya mengenalkan beragam bahan bacaan edukatif, namun juga memberikan motivasi dan sosialisasi tentang pentingnya budaya membaca sejak dini.

Dengan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, kegiatan ini bertujuan membentuk generasi muda yang cerdas, berwawasan luas, dan mencintai ilmu pengetahuan.

Suasana kegiatan berlangsung ceria. Para siswa tampak antusias mengikuti sesi literasi, sementara para guru menyampaikan apresiasi atas inisiatif positif dari Ditpolairud Polda Jambi yang dinilai sangat bermanfaat bagi perkembangan pendidikan di daerah terpencil.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis Ditpolairud Polda Jambi, yang tidak hanya menjaga keamanan perairan, tetapi juga turut serta dalam pembangunan sosial dan pendidikan, khususnya di wilayah pesisir.(*)




Transparansi Keuangan, Ditpolairud Jambi Terima Kunjungan Tim Asistensi Polda

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jambi menerima kunjungan dari Tim Asistensi Bidang Keuangan Polda Jambi dalam rangka asistensi dan pemeriksaan administrasi keuangan. Kegiatan berlangsung di Aula Markas Komando Ditpolairud pada Jumat, 8 Agustus 2025.

Tim asistensi yang dipimpin oleh Kepala Bidang Keuangan Polda Jambi, Kombes Pol Eko Yudyanto, disambut langsung oleh Direktur Ditpolairud Kombes Pol Agus Tri Waluyo, beserta jajaran pejabat utama dan personel Ditpolairud.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan tata kelola administrasi keuangan di lingkungan Ditpolairud berjalan sesuai aturan, serta memenuhi prinsip akuntabilitas, efisiensi, dan transparansi dalam pengelolaan anggaran negara.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Agus Tri Waluyo menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim asistensi dan berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana pembinaan dan peningkatan kualitas kinerja dalam pengelolaan anggaran.

Sementara itu, Kombes Pol Eko Yudyanto menegaskan bahwa kegiatan asistensi ini tidak hanya bersifat pemeriksaan, namun juga menjadi bentuk pendampingan dan konsultasi agar setiap satuan kerja lebih tertib administrasi dan optimal dalam pelaporan keuangan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi diskusi terbuka serta pengecekan langsung terhadap dokumen-dokumen keuangan oleh tim asistensi. Seluruh proses berjalan lancar dan kondusif.(*)




Tol Tempino–Ness Siap Beroperasi, Waktu Tempuh Palembang–Jambi Dipangkas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID PT Hutama Karya (Persero) resmi menyelesaikan rangkaian Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) Jalan Tol Betung (Sp Sekayu) – Tempino – Jambi Seksi 4 Tempino – Ness sepanjang 18,49 km.

Proses ULFO dilaksanakan pada Rabu hingga Jumat, 6–8 Agustus 2025, sebagai langkah akhir sebelum tol ini resmi beroperasi.

Uji laik ini menjadi tahap penting untuk memastikan kelayakan teknis dan administrasi jalan tol sebelum dibuka secara publik. Kegiatan melibatkan tim gabungan dari Kementerian PUPR, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi, Dinas Perhubungan, Korlantas Polri, dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

EVP Divisi Pembangunan Jalan Tol Hutama Karya, Pulung Satyo Anggono, serta Project Director Seksi 4, Ahmadi, turut hadir langsung dalam agenda tersebut.

EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menjelaskan bahwa ULFO dilaksanakan sesuai dengan regulasi nasional untuk memastikan seluruh aspek—konstruksi, keselamatan, fasilitas, hingga pengelolaan lalu lintas—telah memenuhi standar operasional jalan tol.

“Setelah ULFO selesai, Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO) dapat segera diterbitkan. Artinya, tol ini siap dioperasikan untuk mendukung konektivitas regional di Sumatra Selatan dan Jambi,” ungkap Adjib.

Sebelumnya, proses serah terima sementara atau Provisional Hand Over (PHO) telah dilaksanakan pada 15–18 Juli 2025.

ULFO ini mencakup pemeriksaan struktur jalan, bahu jalan, sistem drainase, marka dan rambu keselamatan, hingga kelengkapan dokumen pendukung.

Kehadiran Jalan Tol Tempino–Ness akan secara signifikan memangkas waktu tempuh antara Palembang dan Jambi.

Dari sebelumnya 8–9 jam melalui jalur Lintas Sumatera, menjadi hanya sekitar 2,5–3 jam.

Sementara itu, rute Bayung Lencir ke Sp Ness yang biasanya ditempuh dalam 3 jam dapat diselesaikan dalam 45 menit melalui tol ini.

Tol ini juga diharapkan memperlancar arus logistik, termasuk distribusi sumber daya alam seperti batu bara, dan mendukung peningkatan daya saing kawasan industri sekitar.

Tol Tempino–Ness dirancang dengan dua lajur per arah, bahu jalan dalam dan luar, sistem drainase modern, akses on-off ramp, serta dilengkapi fasilitas keselamatan seperti CCTV, PJU (Penerangan Jalan Umum), pos pantau, dan rambu-rambu pengarah.

Saat ini, total panjang Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang telah dibangun oleh Hutama Karya mencapai ±1.235 km, terdiri dari ruas operasional maupun dalam tahap konstruksi, termasuk Tol Bakauheni–Terbanggi Besar, Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung, Tol Palembang–Indralaya, dan lainnya.(*)




Tiga Rumah Ambruk Akibat Abrasi di Tanjab Timur, Enam KK Terdampak

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Bencana abrasi melanda pemukiman warga di Parit 6, RT 02, Dusun Jaya, Desa Mendahara Tengah, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur pada Jumat, 8 Agustus 2025, sekitar pukul 10.00 WIB.

Akibat peristiwa tersebut, tiga rumah warga ambruk dan menyebabkan enam kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal serta harta benda mereka.

Abrasi terjadi di area yang berada tepat di pinggiran aliran sungai desa tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Tanjab Timur, Indra S. Gunawan, mengonfirmasi bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa setempat, serta melakukan pendataan korban dan dampak kerusakan.

“Kami sudah menurunkan TRC dan menyalurkan bantuan darurat ke lokasi. Jika diperlukan, tenda pengungsian akan disiapkan untuk para korban,” jelas Indra.

Indra juga menyampaikan bahwa wilayah tersebut memang tergolong rawan abrasi. Struktur tanah yang lunak serta curah hujan tinggi menjadi pemicu utama bencana.

Ia menambahkan bahwa kejadian serupa pernah terjadi di lokasi yang sama beberapa waktu lalu.

“Tanah di sepanjang sungai sangat rentan. Apalagi saat debit air sungai meningkat akibat hujan deras. Kami sudah mengeluarkan imbauan mitigasi agar warga yang tinggal dekat sungai memindahkan rumah ke lokasi yang lebih aman,” tambahnya.

Data sementara mencatat tiga rumah yang rusak parah, yakni milik Cakke, Selamit, dan Latif. Salah satu rumah milik Latif juga berfungsi sebagai tempat budidaya walet.

Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah karena sebagian besar penghuni tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga mereka.

Pihak BPBD juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Tanjab Timur untuk percepatan penyaluran bantuan lanjutan.(*)




HUT ke-58, Sinsen Gelar Gathering Internal Sekaligus Dukung UMKM Kuliner Lokal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-58, PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) menggelar acara Internal Gathering dengan nuansa kebersamaan dan keragaman kuliner nusantara dari UMKM lokal.

Acara yang berlangsung meriah ini turut menghadirkan ragam hidangan dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran manajemen dan karyawan Sinsen, dan menjadi momentum penting untuk memberikan apresiasi kepada seluruh karyawan atas dedikasi dan kontribusinya dalam perjalanan panjang perusahaan selama lebih dari setengah abad.

Dalam suasana penuh kehangatan, manajemen menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tim yang telah menjadi bagian dari pertumbuhan dan pencapaian Sinsen hingga saat ini.

“Kami percaya bahwa keberhasilan Sinsen hingga usia 58 tahun ini tidak lepas dari kerja keras dan loyalitas para karyawan. Melalui acara ini, kami ingin mengapresiasi setiap individu yang telah memberikan kontribusi terbaiknya bagi perusahaan” ujar Syanni Attan, Chief Executive Officer (CEO) Interim PT Sinar Sentosa Primatama.

Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan refleksi perjalanan perusahaan, perayaan ini juga mengangkat semangat berbagi melalui pelibatan UMKM lokal sebagai penyedia konsumsi.

Berbagai stand kuliner menyajikan makanan tradisional dan kekinian yang menjadi favorit para peserta, sekaligus menjadi panggung promosi bagi pelaku usaha kecil.

Melalui semangat kebersamaan dan kolaborasi, Sinsen berharap dapat terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat.

Di usia ke-58 ini, Sinsen menegaskan kembali komitmennya untuk menjadi perusahaan yang tidak hanya unggul secara bisnis, tetapi juga peduli terhadap kemajuan sosial dan ekonomi di sekitarnya.(*)




Pengakuan Nasional, Menteri PPPA Apresiasi Kota Jambi Sebagai Kota Layak Anak Peringkat Utama Nasional

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Prestasi gemilang kembali menghampiri Tanah Pilih Pusako Batuah. Setelah sebelumnya memborong berbagai penghargaan bergengsi di tingkat nasional, kini Kota Jambi kembali meneguhkan langkahnya sebagai Kota Layak Anak (KLA) dengan predikat tertinggi nasional, yakni “Peringkat Utama”.

Penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia ini, menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Jambi di bawah duet kepemimpinan Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak.

Sebelumnya, Kota Jambi telah meraih penghargaan KLA peringkat Nindya. Tahun ini, atas kerja keras seluruh elemen, termasuk masyarakat, Kota Jambi berhasil meningkatkannya ke level tertinggi, dan ini menandai lompatan besar dalam kualitas kebijakan, program, dan layanan yang berpihak pada pemenuhan hak anak di berbagai sektor di Kota Jambi.

Penghargaan bergengsi peringkat Utama ini hanya diraih oleh 22 pemerintah kota dan kabupaten se-Indonesia. Bersama Kota Jambi yang berhasil meraih anugerah KLA peringkat Utama diantaranya adalah Kota Yogyakarta, Kota Surabaya, Kota Semarang, dan Kota Denpasar.

Raihan ini sekaligus mencatatkan Kota Jambi sebagai satu-satunya pemerintah daerah di Provinsi Jambi yang berhasil meraih penghargaan prestisius tersebut.

Pemberian penghargaan diserahkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia Arifatul Choiri Fauzi, dan diterima langsung oleh Wali Kota Jambi dokter Maulana dalam sebuah selebrasi yang berlangsung di Auditorium KH. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, jalan MH. Thamrin No.6, Jakarta Pusat, Jumat malam (8/8/2025).

Usai menerima anugerah tersebut, kepada sejumlah awak media, Wali Kota Jambi dokter Maulana menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan itu.

“Alhamdulillah, malam ini Saya mewakili pemerintah kota Jambi didampingi Ibu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perlindungan Perempuan dan Anak (DPMPPA) Noverentiwi Dewanti menerima langsung penghargaan dari Ibu Menteri PPPA yaitu penghargaan dengan kategori tertinggi yaitu Kota Layak Anak tingkat Utama, dan ini baru pertama kali diraih kota Jambi bahkan di provinsi Jambi,” ujar Wali Kota Maulana didampingi Kepala DPMPPA Kota Jambi Noverentiwi Dewanti.

Maulana juga menyampaikan, keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor, baik instansi daerah, pusat, hingga komunitas masyarakat termasuk seluruh gugus tugas Kota Layak Anak.

“Predikat Utama ini adalah hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat, perangkat daerah, dunia usaha, dan pihak-pihak terkait yang terus bersinergi. Untuk itu, penghargaan ini kita persembahkan kepada semua yang telah berkolaborasi bersama untuk mewujudkan kota Jambi sebagai Kota Layak Anak. Salah satu bentuk konkret sinergi itu adalah Forum Anak Bumi Angso Duo serta inovasi edukatif seperti Program Pita Molin, yang secara aktif memberikan penyuluhan tentang kekerasan anak langsung ke sekolah-sekolah,” tambahnya.

“Tak hanya itu, berbagai kebijakan progresif juga telah diterbitkan untuk mendukung Kota Layak Anak, seperti Perda Perlindungan Anak, Kawasan Tanpa Rokok, hingga Perwal tentang Penurunan Stunting dan Perlindungan Anak dari Radikalisme,” lanjutnya.

Wali Kota juga menegaskan, komitmen Pemerintah Kota Jambi terhadap KLA bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan bagian dari strategi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) jangka panjang.

“Kami ingin melahirkan generasi unggul, agen perubahan masa depan, yang tumbuh di lingkungan yang aman dan berdaya. KLA adalah salah satu pilar pentingnya. Ini bukan sekedar penghargaan, tetapi amanah untuk terus menjaga dan meningkatkan komitmen kita,” tegas Maulana.

“Selamat, dan ini prestasi yang membanggakan, karena ini adalah yang pertama kali kita meraih predikat tertinggi sebagai Kota Layak Anak. Terima kasih untuk semuanya, salam bahagia,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, dalam arahannya pada acara penganugerahan penghargaan tersebut, Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menyampaikan apresiasinya kepada daerah yang berhasil meraih anugerah KLA.

Katanya, KLA merupakan wujud nyata dan komitmen dari sebuah daerah dalam membangun sistem yang menjamin terpenuhinya hak-hak anak terhadap perlindungan secara terencana, menyeluruh dan berkelanjutan.

“Lebih dari sekedar label, KLA merupakan pendekatan pembangunan yang holistik yang mencakup seluruh aspek kehidupan anak, mulai dari hak sipil, peran keluarga, kesehatan dan pendidikan hingga perlindungan bagi anak,” ujarnya.

Dia menyebut, pengembangan KLA merupakan bukti nyata komitmen daerah dalam menterjemahkan prinsip konvensi hak anak kedalam kebijakan dan tindakan nyata.

“KLA menjadi jembatan antara aturan hukum menuju pemenuhan hak-hak anak di tingkat lokal agar setiap anak tumbuh aman dan inklusif sehingga mampu mencapai kompetensi maksimal,” sebutnya.

Lebih dari itu, kata Arifatul, KLA juga untuk mendorong pembangunan yang responsif gender memastikan perempuan dan anak mendapatkan ruang akses, serta perlindungan yang setara demi terciptanya masyarakat yang adil dan berkelanjutan yang telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029

“Hal ini menegaskan bahwa capaian peringkat KLA tak hanya mencerminkan kinerja pemerintah daerah, tetapi juga menunjukkan seberapa efektif peran Pemerintah Pusat dalam membina, memperkuat dan memfasilitasi pemenuhan hak, serta perlindungan anak di seluruh Indonesia,” katanya.

“Dalam hal ini peran Pemerintah Pusat juga tercermin dalam program-program prioritas Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam menjamin pemenuhan hak anak Indonesia, melalui tiga program prioritas. Yakni makan bergizi gratis, cek kesehatan gratis dan sekolah rakyat,” lanjutnya.

Ia menekankan, sesuai dengan arahan Presiden, Negara harus hadir dalam tumbuh kembang generasi di Indonesia.

“Melalui tiga program tersebut, merupakan bukti nyata pemerintah dalam memastikan tumbuh kembang anak Indonesia agar tumbuh sehat, cerdas dan terlindungi,” tekannya.

“Dengan Kepala Daerah yang baru tentunya tanggung jawab besar ini kami yakini bahwa keberhasilan pembangunan KLA sangat ditentukan oleh keberpihakan, kepemimpinan dan komitmen nyata dari para Kepala Daerah. Dengan dukungan penuh tentunya tujuan kita dalam memastikan setiap anak Indonesia dapat hak dasar secara utuh untuk tumbuh, belajar, bermain dan terbebas dari kekerasan dapat tercapai,” pungkas Menteri PPPA.

Turut hadir secara langsung pada malam penganugerahan Kabupaten/Kota Layak Anak itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof. Dr. Pratikno, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen. Pol. Eddy Hartono, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Ai Maryati Solihah, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, Gubernur, Bupati dan Wali Kota se-Indonesia, serta Verifikator lapangan PPPA.

Penghargaan Kota Layak Anak kategori Utama merupakan capaian tertinggi dalam penilaian Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI. Kota Jambi berhasil memenuhi indikator-indikator strategis, seperti ketersediaan sarana ramah anak, pendidikan berkualitas, layanan kesehatan prima, partisipasi anak dalam pembangunan, hingga kebijakan daerah yang berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak.

Dengan raihan ini, Kota Jambi semakin menegaskan dirinya sebagai kota yang tidak hanya maju dalam pembangunan fisik, tetapi juga unggul dalam membangun masa depan generasi penerusnya.(*)




Untuk Pertama Kalinya, Kota Jambi Sandang Status Kota Layak Anak Predikat Utama

Jambi SEPUCUKJAMBI.ID – Kota Jambi kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Untuk pertama kalinya, Kota Jambi meraih Penghargaan Kota Layak Anak (KLA) 2025 dengan Predikat Utama, yang merupakan kategori tertinggi dalam penilaian KLA oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).

Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Menteri PPPA, Arifah Fauzi, kepada Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, dalam acara penganugerahan yang digelar di Auditorium K.H. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, pada Jumat (8/8/2025).

Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolaboratif seluruh elemen di Kota Jambi.

Ia mendedikasikan penghargaan tersebut kepada semua pihak yang terlibat dalam mewujudkan Kota Layak Anak.

“Predikat ini kami dedikasikan kepada Gugus Tugas KLA, seluruh OPD, instansi vertikal, Forum Anak Angso Duo, anak-anak Kota Jambi, serta seluruh masyarakat. Ini adalah bentuk komitmen kita dalam memenuhi hak dan perlindungan khusus bagi anak-anak,” ujar Maulana.

Lebih lanjut, Maulana menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas hidup anak di Kota Jambi.

“Semoga kita bisa terus konsisten memberikan hak-hak anak serta perlindungan yang maksimal, agar Kota Jambi semakin layak, ramah, dan aman bagi anak-anak,” tambahnya.

Kementerian PPPA mencatat, terdapat 355 kabupaten/kota di Indonesia yang menerima Penghargaan Kota Layak Anak 2025.

Proses penilaian dilakukan selama lebih dari satu tahun, dimulai dari Januari hingga Juni 2024, lalu dievaluasi di tingkat provinsi pada Juli–Desember 2024.

Verifikasi akhir dilakukan oleh Kementerian PPPA bersama kementerian/lembaga terkait pada Januari–Juni 2025.

Menteri PPPA Arifah Fauzi menjelaskan bahwa program KLA merupakan bagian dari strategi nasional untuk mewujudkan Indonesia Layak Anak (IDOLA) 2030, sesuai amanat Undang-Undang Perlindungan Anak.

“Kebijakan Kota Layak Anak pertama kali digagas pada 2006, dan penghargaan pertama diberikan tahun 2011. Tujuan akhirnya adalah mewujudkan kabupaten/kota yang benar-benar peduli terhadap hak dan perlindungan anak,” ujar Arifah.

Namun, Arifah menyoroti bahwa masih ada indikator penting yang belum dapat dipenuhi oleh seluruh daerah, yaitu bebas iklan rokok dan kawasan tanpa rokok, yang menjadi tantangan besar dalam mewujudkan lingkungan yang sepenuhnya aman bagi anak.(*)




Wawako Diza Sambut Hangat DKM Magatsari Pasar Jambi, Bahas Program dan Kemaslahatan Ummat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., yang juga sebagai Ketua Umum Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Magatsari Pasar Jambi, menerima kunjungan silaturahmi jajaran pengurus masjid tersebut, Kamis (7/8/2025).

Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Wakil Wali Kota, Grha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi, dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Kunjungan ini menjadi momen istimewa untuk mempererat komunikasi dan memperkuat sinergi antara pengurus masjid dengan Pemerintah Kota Jambi.

Masjid Raya Magatsari merupakan salah satu masjid bersejarah di Kota Jambi yang berdiri sejak awal abad ke-20.

Berlokasi di kawasan Pasar Jambi, masjid ini bukan hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial, pendidikan agama, dan pembinaan umat.

Hadir dalam silaturrahmi itu, Ketua Harian DKM Masjid Raya Magatsari KH. Yahya H. A. Qadir, Wakil Sekretaris I Syekh Dr. H. Muhammad Iqbal Bafadhal, Lc., M.A., Bendahara Umum Habib Syafiq Anies Almuhdhar, S.E., serta Bidang Peribadatan/Imam Drs. KH. Ali H. Jamhari.

Selain itu juga turut hadir dari jajaran Pemkot Jambi Kepala Dinas Kominfo Abu Bakar yang juga menjabat sebagai Humas Masjid Raya Magatsari serta mewakili Kepala Bagian Kesra Setda Kota Jambi Ustadz H. Fachrizal Nover, S. Ag.

Pertemuan tersebut membicarakan berbagai agenda penting, termasuk persiapan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Selain itu, turut dibahas pula program kerja DKM Masjid Raya Magatsari yang mencakup pembinaan jamaah, peningkatan kegiatan dakwah, penguatan kegiatan sosial, perawatan dan pengembangan sarana prasarana masjid, serta penggalangan partisipasi masyarakat dalam memakmurkan masjid.

Ketua Harian DKM Masjid Raya Magatsari, KH. Yahya H. A. Qadir, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dedikasi Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., yang juga memimpin langsung organisasi masjid sebagai Ketua Umum DKM.

“Bagi kami, kehadiran Pak Diza sebagai Ketua Umum DKM adalah suatu kehormatan. Beliau bukan hanya memahami kebutuhan masjid dari dalam, tetapi juga memiliki peran strategis di pemerintahan. Ini sangat membantu kami dalam mewujudkan program pembinaan umat,” ujarnya.

KH. Yahya juga menuturkan bahwa sosok Diza Hazra Aljosha tidaklah asing bagi jamaah Masjid Raya Magatsari. Sejak kecil, Ia sudah akrab dengan masjid ini, karena rumah keluarganya berada tak jauh dari lokasi masjid.

Kakek dan orang tuanya pun tercatat sebagai tokoh penting yang ikut berperan dalam pembangunan dan perkembangan Masjid Raya Magatsari sejak dahulu.

“Beliau sejak kecil sudah sering melaksanakan shalat di sini. Kedekatan emosional dan sejarah keluarga yang panjang inilah yang membuat beliau memahami betul Masjid Raya Magatsari ini. Kami yakin, di bawah kepemimpinan beliau, masjid ini akan semakin makmur dan menjadi pusat pembinaan umat yang lebih kuat,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, menegaskan komitmennya untuk memajukan peran masjid di tengah masyarakat.

Menurutnya, masjid harus menjadi pusat penguatan iman, pendidikan akhlak, dan penggerak kebersamaan ummat.

“Silaturahmi ini menjadi wadah untuk memperkuat dan menyamakan langkah dalam memakmurkan masjid. Sebagai Ketua Umum, Saya akan berupaya memastikan kegiatan keagamaan di Masjid Raya Magatsari berjalan dengan baik, terprogram, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan harapannya, agar seluruh pengurus dan jamaah dapat terus bersatu dalam menjaga kemakmuran masjid.

“Saya berharap Masjid Raya Magatsari bisa menjadi teladan, tidak hanya dalam pengelolaan, tapi juga dalam membangun suasana persaudaraan yang hangat di tengah jamaah. Mari kita jadikan masjid ini rumah besar ummat, tempat semua kalangan bisa merasa diterima, dibina, dan diilhami oleh nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” pungkasnya.

Pertemuan yang diwarnai dengan diskusi hangat ini diakhiri dengan foto bersama dan doa untuk keberkahan serta kemajuan Kota Jambi.(*)




Rumah Baca Ditpolairud Jambi, Tempat Belajar dan Mengaji Anak-anak Pulau Pandan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap pendidikan dan pembinaan karakter anak, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jambi berinisiatif mendirikan Rumah Baca di kawasan pemukiman Pulau Pandan RT 31, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi.

Rumah Baca ini ditujukan untuk anak-anak dan remaja di wilayah perairan tersebut sebagai sarana belajar mengaji, memperdalam ilmu agama, dan menanamkan nilai-nilai karakter sejak dini.

Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang cerdas dan berakhlak mulia.

“Kami sudah menyediakan tempatnya, namun kondisinya masih perlu perbaikan. Rehabilitasi ringan harus dilakukan agar bisa digunakan dengan layak,” ujar Direktur Polairud Polda Jambi, Kombes Pol Agus Tri Waluyo, Kamis (7/8/2025).

Untuk merealisasikan program ini, Ditpolairud membuka kesempatan partisipasi dari masyarakat dan para donatur.

Bantuan dalam bentuk material atau dana dapat disalurkan melalui Ketua RT setempat.

“Kami berharap masyarakat ikut mendukung program ini sebagai bagian dari gerakan bersama mencerdaskan anak bangsa,” imbuh Kombes Pol Agus.

Program ini merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri dalam memperkuat ikatan sosial antara aparat keamanan dan masyarakat, khususnya di daerah pesisir dan perairan Kota Jambi.(*)